[Freelance] Long Time (Chapter 3)

[PIC] Long Time

Author: Raraelf95

Main cast : Kang Eunki (RI) , Lee Taemin (SHINee), Byun Baekhyun (EXO-K)

Support cast : Lee Jieun a.k.a IU , Park Chanyeol (EXO-K)

Genre : Romance , sad , comedy (?)

Rating : T

Length : Series

 

Pagi yang cerah tapi tidak secerah perasaan lelaki itu. Ia berjalan tergontai dan mungkin tidak tahu arah tujuan jalan nya. Tatapan mata nya  sungguh kosong. Seperti orang mabuk. Yang di takutkan kalau ia tertabrak sesuatu, entah itu orang atau buldozer (?)

Brukkk

Lelaki itu tersadar. “Maaf… maafkan aku, tadi aku melamun” ucap lelaki itu sambil membantu merapikan buku-buku yang terjatuh. Lelaki  itu melihat gadis yang ia bantu merapikan buku nya malah menatap diri nya dengan tatapan aneh. Lelaki itu adalah Byun Baekhyun  dan kenapa ia bisa jalan gontai, itu karena dia sedang patah hati </3

*Baekhyun: huehhh  author!!! Jangan di ingetin lagi …. Author: yahhh dia nangis mewek -_- cemen nih Baekhyun*

“Nona?” ia melambai-lambaikan tangan nya, tapi tiba-tiba….

Brukkk

Baekhyun panik. Bagaimana tidak panik tiba-tiba saja gadis ini pingsan di depan diri nya. “Yo! Baekhyun dia kenapa?” ucap salah satu teman nya. “Tidak tahu tiba-tiba dia pingsan… bagaimana ini?” panik nya. “Bawa saja ke ruang kesehatan.”

“Ahh kau benar… tolong ya bawakan tas ku juga gadis ini. Biar aku yang membawa gadis ini.”

Dengan segera ia membawa gadis ini ke ruang kesehatan. Setelah itu ia memberikan obat minyak dan ia usap-usapkan sedikit di dekat hidung ya berharap ia cepat sadar.

“Byun Baekhyun… aku ada kelas. Kau tidak masalahkan disini?”

“Ya tidak apa-apa… hmm tapi kalau kau ketemu Park Chanyeol tolong suruh si ‘tiang’ itu ke sini.”

“Okay.”

Lelaki teman satu kelas dengan Baekhyun keluar dari  ruang kesehatan. Baekhyun kembali fokus dengan gadis ini.

“Hey nona kau tidak apa-apa?” Baekhyun sangat senang ia melihat gadis itu sudah sadar tapi saat gadis itu melihat wajah nya lagi, gadis itu pingsan kembali. “Hya!!!! Kenapa? Kenapa kau pingsan lagi nona!!!” Baekhyun mengguncang-guncangkan tubuh gadis itu  (-_-“)

*Beberapa menit kemudian*

Gadis itu berngerjap-ngerjap mata nya. Ia menangkap sosok lelaki. Tapi kali ini bukan lelaki yang tadi melainkan teman nya. “Hya!! Kau sudah sadar?”

“Aku… aku dimana?”

“Kau di ruang kesehatan… tunggu sebentar… seperti nya aku pernah melihat mu?” lelaki itu memerhatikan wajah gadis itu. “Hya!!! Apa yang kau lihat??” mata gadis itu membelalak karena wajah lelaki itu makin dekat. Refleks ia memukul lelaki itu dengan tas nya.

Brukkk

Hya!!! Kenapa kau memukul ku??” kesal lelaki itu, “ahh iya aku mengingat nya… kau teman ice ‘devil’ itu kan?”

Gadis itu bangkit dari kasur dan ia menghampiri lelaki itu. “Siapa yang kau bilang ice ‘devil’???”

“Kau tuh yang  devil.” Tambah gadis itu, lalu ia keluar dari ruang kesehatan meninggalkan lelaki tadi.

Gadis tadi di ketahui bernama Lee Jieun ialah teman Kang Eunki. Tadi ia sedang mencari Eunki, ia sudah menelpon nya tapi ponsel nya tidak aktif. Begitu pula dengan ponsel Taemin. Tapi saat ia sedang mencari mereka berdua, dia tidak sengaja bertemu dengan Senior Byun Baekhyun. Saking senang nya ia sampai pingsan. Tapi tidak di sangka ia malah melihat teman senior Byun. Mengingat kejadian itu membuat ia kesal sendiri.

Jieun mencoba menelpon teman nya itu dan kali ini nomer nya berhasil terhubung.

“Halo Eunki, kamu dimana? Apa sudah bertemu Prof. Kim?”

“Ya sudah… ahh iya Jieun hari ini aku tidak bisa masuk. Apa kamu bisa izinkan aku?”

“Loh memang kamu kenapa? Apa telah terjadi sesuatu?”

Ne… tapi maaf aku tidak bisa mengatakan nya. Lain waktu aku akan menceritakan nya pada mu.”

Jieun menghela nafas, “Baiklah… hati-hati di jalan ya.”

“Yaa.”

Mereka berdua menutup ponsel nya, Jieun menaruh ponsel nya kembali dan ia berjalan ke kelas nya karena sebentar lagi  pelajaran akan di mulai.

*Di tempat lain*

Tatapan nya sangat kosong. Ia duduk diam di halte bus. Ia bingung. Bingung dengan semua nya. Teman nya, Lee Taemin telah menyatakan perasaan nya. Ia bingung menyikapi nya.

 

Flashback

Saranghae Kang Eunki.”

Ucapan lelaki ini membuat diri nya membeku tiba-tiba. Bagaimana ia tidak membeku… ini untuk pertama kali nya ada seorang lelaki yang menyatakan cinta kepada diri nya dan ia tidak menyangka kalau teman yang sangat dekat diri nya itu yang malah menyatakan cinta kepada diri nya.

Eunki menatap Taemin dan mencari mata  kebohongan nya. Siapa tahu kan ia hanya mempermainkan diri nya? Karena Taemin sangat suka sekali menjahili nya. Tapi  ia tidak menemukan nya. Taemin memeluk Eunki dengan erat seakan ia tidak mau kehilangan gadis ini. Sementara Eunki hanya diam, ia diam karena bingung.

“Ku mohon jadilah milik ku… aku… aku tidak akan pernah membiarkan air mata mu itu keluar dari mata mu itu.”

Eunki mendorong kecil tubuh lelaki itu, ia menatap nya lagi. “Aku… aku… maaf… maafkan aku.” Itulah ucapan Eunki yang sedari tadi hanya diam. Setelah mengucapkan itu Eunki langsung mengambil langkah seribu menjauhi lelaki itu.

End Flashback

 

Kang Eunki masih di halte bus itu, ia masih asik dalam pikiran. Gadis itu tidak sadar kalau ada seseorang yang melihat nya. Seseorang itu mendekati Eunki dan menyentuh bahu nya.  Eunki  tersentak ia sangat kaget ada yang menyentuh nya. Saat ia melihat ke samping  ia tambah kaget.

Annyeong Kang Eunki lama kita tidak bertemu.”

Sesosok gadis berambut panjang ikal coklat ada di hadapan Eunki. Eunki tersenyum kecil.

Sekarang mereka ada di sebuah cafe yang  tidak jauh dari halte tadi. Gadis tadi adalah teman saat SMP nya. Ia adalah Seo Minri. Gadis ini adalah gadis yang di sukai Senior Byun dan itu yang membuat Eunki sakit hati. Ternyata pada waktu itu, Senior Byun mengincar teman dekat nya ini.

“Bagaimana kabar mu?” tanya Minri. “Baik.” Ucap singkat Eunki, gadis ini lebih memilih menikmati minuman nya dari pada melihat teman lama nya ini. Minri merasa Kang Eunki masih marah kepada nya, itu sangat terlihat dari cara ekspresi di wajah gadis tomboi ini. Walaupun Eunki seperti nya menutupi nya tapi itu semua bisa terbaca oleh Minri.

“Sebaik-baik nya kamu membungkus nya dengan rapih tapi kerusakan itu tetap masih terlihat Kang Eunki…” Eunki  kaget mendengar ucapan teman nya ini, bagaimana bisa ia mengetahui kalau diri nya masih kesal?

“kamu ini… aku sudah mengenal mu lebih lama di bandingkan Lee Taemin jadi aku tahu bagaimana keadaan mu sekarang.”

Lagi-lagi eunki hanya diam, mendengar nama Lee Taemin membuat ia mengingat kejadian tadi.

“Ahh iya bagaimana keadaan dia? Apa kalian masih seperti dulu?”

“Maaf… maafkan aku, hari ini sedang tidak mood. Aku harus pulang… maafkan aku Seo Minri.” Eunki beranjak dari tempat duduk nya dan keluar dari cafe itu. Ia memang sedang tidak mood untuk berbicara dengan siapa pun hari ini.

Minri hanya diam saja di tempat duduk nya karena ia seperti nya salah waktu untuk mengobrol dengan teman lama nya itu. Itu terlihat dari tadi ia melihat Eunki di halte bus yang hanya menatap kosong jalanan.

♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

Malam pun tiba. Langit malam ini benar-benar cerah tapi tidak secerah hati lelaki ini. Sudah satu jam lebih lelaki itu menatap langit, ia berharap ada bintang jatuh agar ia bisa meminta sesuatu. Tapi seperti nya bintang masih menempel erat dengan langit.

“Baekhyun… boleh eomma masuk?”

Lelaki tadi terbangun dari pikiran nya sendiri, “Ya eomma masuk saja, pintu nya tidak di kunci.” Baekhyun langsung berjalan ke arah pintu. Eomma nya sudah terlebih dulu membuka pintu nya. “Ada apa eomma?”

“Bagaimana kuliah mu? Apa lancar?” ucap nyonya Byun sambil berjalan ke arah balkon dan duduk disana. “Sejauh ini lancar… memang ada apa?”

“Tidak… hanya saja, tadi Chanyeol cerita hari ini dia melihat ada seorang mahasiswa yang seperti nya tidak suka melihat mu… siapa dia? Apa kamu punya masalah dengan kawan mu di kuliah?”

Baekhyun tersenyum, “Tidak… bahkan aku tidak mengenal nya. Eomma yang menjadi masalah ku itu ya si Chanyeol.” Tawa baekhyun dan terlihat nyonya Byun juga ikut tertawa. “Ahh baiklah… eomma mau istirahat dulu.” Nyonya byun bangkit dari duduk nya. Namun, ia membalikkan badan nya lagi, “Apa besok kamu ada acara?”

Baekhyun berpikir dan menggeleng. “Kalau begitu apa bisa menemani eomma dan appa ke suatu tempat?”

“Ke suatu tempat? Kemana?”

“Yahh lihat saja nanti… kamu jangan tidur terlalu malam, arraseo?” Baekhyun menjawab nya dengan mengangguk. Ia berjalan menuju pintu dan mengunci nya. Lalu ia berjalan lagi ke meja belajar nya untuk meletakkan laptop nya. Betapa terkejut nya ia melihat foto itu bisa berada di meja nya, seingat diri nya foto tersebut ada di laci. Ia tidak ambil pusing, mungkin ia yang pelupa. Baekhyun mengambil ponsel nya karena ada pesan masuk.

 

To: 서민러

Hai oppa… bagaimana kabar mu? Apa kita bisa bertemu? Aku tunggu oppa di tempat biasa dan aku memaksa hehehe ^^

Baekhyun menghela nafas lalu melihat ke arah jam yang telah menunjukkan jam 7 malam. Ia membalas nya.

From: 서민러

Minri maafkan aku malam ini aku tidak bisa bertemu. Bagaimana kalau besok saja? Ehh tunggu dulu… memang kamu sudah ada di Korea?

 

*Tringgg*

To: 서민러

Ya aku sudah Korea. Baiklah besok di tempat biasa jam 11, bagaimana?

Baekhyun membaca lagi tapi kali ini ia tidak membalas nya. Ia tidak mau bersama gadis itu. Karena yang Baekhyun inginkan saat ini bersama gadis yang dulu suka mengikuti nya dari belakang. Gadis itu, ya hanya gadis itu.

♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

“Senior Byun? Sedang apa kau disini?” ucap heran seorang gadis. Lelaki yang di panggil senior Byun itu mendekat ke arah gadis itu. Ia memeluk gadis itu, “Maaf… maafkan aku. Aku bodoh. Aku benar-benar bodoh saat itu. Aku tidak menyadari bahwa hanya kamu yang tulus mencintai ku. Maafkan aku Kang Eunki.”

“Senior Byun, tapi aku….”

Hya!!!! Kau!!! Kau jangan mendekati Eunki ku!!!” teriak seseorang dari belakang. Baekhyun langsung menoleh dan menemukan mahasiswa itu. Mahasiswa yang sudah menyatakan cinta kepada gadis ini. Byun baekhyun langsung membawa lari Kang Eunki dan mahasiswa itu masih mengejar mereka.

Baekhyun menghentikan lari nya karena tiba-tiba mahasiswa itu ada di depan nya. Lalu terjadilah adegan tarik- menarik. Tangan sebelah kanan di pegang oleh mahasiswa itu dan tangan yang satu nya di pegang oleh Baekhyun. Satu sama lain tidak mau ada yang mengalah.

Author: *sungkem ke ega*

Ega: *cemplungin author ke sumur*

*Back story*

Eunki yang sudah tidak tahan langsung menghempaskan kedua tangan nya hingga tidak ada kedua tangan nya di pegang oleh dua namja ini. *ehmmm*

“Kang Eunki?” ucap Baekhyun. “Kalian ini kenapa kaya anak kecil sih?” kesal Eunki. “Senior Byun… untuk apa kamu mendatangi ku? Kau kan sudah bersama Minri… kenapa malah mendatangi ku?”

“Eunki… siapa… siapa lelaki ini?” tanya Baekhyun sambil menunjuk lelaki yang  ada di sisi kanan gadis itu. “Tentu saja kekasih ku… jadi ku harap senior jangan pernah mendekati ku dan urus saja Seo Minri.”

Mwoya??? ANDWAE!!!!!!!!”

 

Nafas Baekhyun terengah-engah. Ternyata itu hanya mimpi nya karena ia menemukan diri nya masih di ranjang nya. Ia mengucek-ngucek mata nya dan menggaruk kepala nya yang tidak gatal itu. Baekhyun menatap langit-langit kamar nya. “Mimpi yang mengerikan” gumgam nya.

Ia tidak bisa tidur sama sekali karena mimpi itu. Pada akhir nya ia menyibukkan diri di dalam kamar dan di  harapkan ia bisa tertidur lagi.

♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

Sama hal nya dengan Baekhyun. Kang Eunki juga tidak bisa tidur. Ia masih memikirkan kejadian tadi siang. Ia bingung harus bersikap seperti apa nanti di depan Taemin dan ia harus menjawab nya apa?? Itulah yang sedang Eunki pikirkan.

Gadis itu membuka ponsel nya dan menemukan banyak sekali pesan dan panggilan dari Taemin dan Jieun.

To : 이태민

Eunki kenapa ponsel mu di matikan? Temui aku di tempat biasa nanti malam jam 7 malam. Aku akan menunggu mu, jadi datanglah.

Gadis itu melihat jam dan menunjukkan pukul 11 malam. Eunki merasa cemas, ia mencoba menelpon Taemin tapi bukan nya di angkat Taemin malahan nada sambung yang ia dengar. 5 kali lebih ia menelpon tapi tetap saja tidak di angkat.

Tidak mungkin ia keluar rumah malam-malam seperti ini karena ia tidak mau mendapat masalah. Ia mempunyai ide gila. Tapi saat ingin mencoba ia tidak berani.

“Akhhh menyebalkan… terpaksa.” Eunki mengambil jaket nya lalu keluar kamar. Ia mengendap-endap untuk keluar rumah.

“Eunki-ah?”

Omona….” kaget eunki melihat kakak laki-laki nya berada di depan rumah, seperti nya kakak nya baru pulang. “Kenapa berjalan mengendap-endap? Jangan bilang kau mau….”

“Aku lapar… aku mau mencari makanan. Oppa mau tidak?” Eunki langsung mengalihkan arah pembicaraan kakak nya ini. “Ahh tidak… aku sudah makan tadi. Hati-hati di luar.” Jawab Minhyuk. Eunki mengangguk dan berjalan kembali. Dalam hati gadis itu berkata sambil terkekeh, Oppa-gampang-di-bohongi. Tapi tiba-tiba kakak nya menyuruh nya berhenti, sontak membuat gadis itu kaget. Ia takut kakak nya tidak mengizinkan nya. Namun, ternyata kakak nya hanya memberikan kunci motor milik nya untuk di pakai.

Eunki bernafas lega dan langsung mengendarai motor kakak nya menuju tempat Taemin berada. Benar… lelaki itu masih di sana. Duduk manis di bangku taman. Taman ini adalah taman yang suka ia datangi kalau hati nya sedang gundah ataupun kesal.

“Kamu ini kenapa lama sekali sih??? Kamu ingin aku mati kedinginan di luar sini??”

“Bodoh. “ gumgam Eunki. “Apa yang kamu katakan?” tanya Taemin.

“KAU BODOH LEE TAEMIN!!!!!!!!” teriak Eunki sambil menghampiri Taemin, ia ingin memukul lelaki itu tapi tidak jadi. “Sudah tahu udara dingin kenapa masih saja di sini????”

“Menunggu mu selama 4 jam lebih seperti ini bukanlah apa-apa…” Taemin bangkit dari duduk nya dan berdiri di depan gadis itu sambil memegangi tangan gadis itu.

“asal kamu tahu, aku sudah menunggu mu selama 4 tahun lebih. Ku kira dengan menggoda mu dan suka menjahili mu, kamu akan sadar bahwa aku suka dengan mu. Tapi ternyata kamu malah mengajak ku beradu mulut. Yah itu tidak masalah dengan seperti itu aku bisa dekat dengan mu dan mengenal mu lebih jauh dan dalam.”

“Taemin-ah… maaf… maafkan aku tapi aku lebih nyaman jika kamu  adalah sahabat ku. Menjadi sepasang kekasih tidak menjamin kita untuk tetap bersama. Namun, kalau persahabatan mungkin bisa untuk tetap bersama.”

Taemin mendekat dan mencium kening gadis itu, sontak membuat gadis itu kaget. Baru kali ini ia di cium kening nya sama orang lain kecuali sama kedua orang tua nya ataupun kakak nya itu saat ia masih kecil. Setelah mencium kening nya, Taemin memeluk gadis itu.

“Tolong biarkan 5 menit… seperti ini.”

Eunki membiarkan Taemin memeluk nya. Ia pun juga membalas pelukan taemin. “Maafkan aku Taemin, aku tidak bisa membalas perasaan mu.”

“Tidak apa-apa… tapi izinkan aku untuk tetap mencintai mu… dan kalau kau berubah pikiran. Lee Taemin yang kece nya tidak terkalahkan ini masih membuka hati nya untuk mu, Kang Eunki.” Ucap Taemin dengan tertawa, Eunki melepaskan pelukan nya memandang sebal sahabat nya ini. “Hmm… mulai lagi.” Sahut Eunki dengan satu pukulan mendarat di badan lelaki itu lalu pergi meninggalkan Taemin.

Hya! Seharus nya kamu bersyukur bisa di sukai orang kece seperti ku.” Taemin berjalan mengejar Eunki yang berjalan ke arah motor nya. “Ya… ya… ya terserah apa kata mu saja.”

“Ehh kamu mau kemana?”

“Tentu saja mau pulang Tuan Kece.”

“Baiklah tunggu aku… aku juga mau pulang.”

Eunki tidak menunggu Taemin, ia langsung melajukan motor nya. Taemin meneriaki nama gadis itu tapi tetap saja ia tidak memberhentikan laju motor nya. Sayang sekali, mungkin kalau jalur arah rumah dari nya dengan Eunki sama. Ia akan mengejar gadis itu.

TBC

 

Akhir nya kelar part 3 hahaha maaf ya ega bikin penasaran lagi ^^v

Gimana part ini? Ada sedikit memuaskan atau makin penasaran??

Yanra usahain ga banyak-banyak part nya deh hehehe

3 responses to “[Freelance] Long Time (Chapter 3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s