[Freelance] I CHOOSE TO LOVE YOU (Part 7 : Stay With Me)

2(1)

 

NO BASHING, NO SILENT READER, NO PLAGIATOR.

 

Cast : GO MBLAQ / Jung Byung He

           Ok Taecyeon

OC   : Kwon Yuri / Kim Yuri

           Kim Junsu , Lee Joon

Rating : PG-15

Genre : Romance

Author : Vinna Karnawiredja

 

The moment we embrace, As you suddenly disappear   

I become pitifully weak , But when I‘m with you   

Even so since it definitely comes true

Definitely like this forever, Stay with me

There should be no time limit, definitely this love has no limit   

YesCome with me and we can do, like this feel like making love   

That’s right  it’s my ego

But I believe it, that there is definitely one love   

Hold me tight, the moment you realize, two of us

Splitting the sadness in half, and doubling the joy   

We can become overwhelmingly strong woo woo   

But if I were to ask for something, if the love was to go away   

Let go of me at once, Stay with me

(2PM-Stay With Me)

 

Gimpo airport terlihat sangat ramai dengan orang-orang yang sibuk dengan urusannya masing2, di salah satu pintu kedatangan penumpang tampak yuri dan byung hee berdiri tengah menanti kedatangan seseorang, jadwal pesawat di papan sudah menunjukan bahwa pesawat dari New York baru saja mendarat. Mereka memang menanti kedatangan taecyeon yang kembali hari ini setelah hampir sebulan lamanya ia pergi ke new York, tak lama kemudian mereka pun melihat orang yang sudah mereka tunggu sejak tadi, taecyeon terlihat tampan dengan t-shirt merah dan jaket hitamnya, dipadukan dengan celana hitam yang tampak pas di kaki jenjangnya, ia bahkan memakai kacamata hitam dan mengubah gaya rambutnya dan memakai poni, tangan kanan nya memegang koper yang cukup besar, beberapa orang gadis bahkan terlihat mengaguminya. Yuri mengakui kalo taecyeon terlihat lebih tampan dari sebelumnya, saat taec menoleh ke arahnya ia menyunggingkan senyum lebar. Yuri tersenyum dan melambaikan tangan padanya, dengan spontan taecyeon melepaskan kopernya dan berlari ke arah yuri dan langsung memeluknya, mengangkat gadis itu dan memutarnya. Yuri sangat kaget dan ia tertawa dengan perlakuan taec.

 

“chagiya…neomu neomu bogoshipo”

 

“na do…ya sudah cepat lepaskan dan turunkan aku” kata yuri tampak ia terlihat gugup dan sedikit tidak nyaman dengan perlakuan taec. Taec pun menyadari hal itu, dan merasa sedikit bingung, kemudian ia pun menurunkan dan melepaskan pelukannya dari yuri, ia tidak menyadari raut wajah hyung nya yang terlihat masam.

 

“kau tau 25 hari tidak bertemu denganmu benar2 serasa 25 tahun”

 

“apa kau tidak merindukan hyung mu?” Tanya byung hee

 

“ah…tentu saja tidak, aku merindukan yuri saja”

 

“begitukah?” kata byung hee wajahnya langsung cemberut

 

“ah hyung aku bercanda, aku juga rindu padamu” kata taec kemudian memeluk hyungnya itu

 

“yah, dasar anak nakal” kata byung hee kemudian menjitak kepala taec dan mereka pun tertawa bersama.

 

Satu jam kemudian mereka sudah sampai di rumah, saat taec pergi ke kamarnya untuk berganti pakaian, yuri sedang di dapur membuatkan minuman, karena taec bilang ia kangen dengan teh buatan yuri. saat sedang di dapur, tiba2 saja byung hee masuk dan mengambil air dari dalam botol serta menuangkannya ke gelas untuk ia minum.

 

“kau tak perlu tegang, itu akan membuat taec curiga”

 

“apa oppa tahu ini sangat sulit untukku?”

 

“aku tahu, tapi kau juga tidak siap untuk mengatakannya bukan?”

 

“aku…”

 

“aku juga belum siap, aku tumbuh bersamanya. Aku menyayanginya. Dan dia adalah satu2 nya adikku, jadi aku juga belum siap untuk mengatakannya”

 

“aku merasa bersalah padanya, aku seperti seorang penjahat rasanya”

 

“hanya untuk sementara,, sampai waktunya tepat”

 

Tiba2 taec datang ke dapur dan membuat yuri terkejut sehingga ia memecahkan cangkir dan membuat tangannya berdarah, taec dan byung hee pun terkejut

 

“chagiya…kwenchana?” Tanya taec,

 

ia pun reflek mendekati yuri untuk memeriksa lengannya , tapi ternyata byung hee sudah melakukannya lebih dulu, ia menghisap jari yuri yang terluka untuk menahan agar darahnya tak banyak keluar dan mengeluarkan pecahan kaca yang masuk, dan wajah taec terlihat marah melihat hal itu.

 

Saat taec sudah mengantar yuri ke rumahnya, ia pun kembali pulang dan masuk ke kamar hyungnya untuk menanyakan masalah tadi. Ia melihat byung hee sedang membaca buku dengan santai di tempat tidurnya, Ia tampak kesal dan tidak senang

 

“kenapa hyung melakukannya?”

 

“apa maksudmu?”

 

“tangan yuri, kau tau aku bisa melakukan itu. Tapi kenapa kau mendahuluinya”

 

“memangnya kenapa? Aku hanya reflek saja melihat tangannya berdarah. Tidak bolehkah?”

 

“tapi ia kekasihku hyung, dan aku tidak suka kau melakukan hal yang seharusnya aku lakukan”

 

“kau marah hanya karena masalah ini?”

 

“apa hyung senang jika aku melakukan hal seperti itu kepada kekasihmu? Kuharap hyung tidak akan pernah melakukannya lagi. Kali ini aku masih bisa memaafkanmu”

 

Brak…taecyeon keluar dari kamar byung hee , ia benar-benar sangat marah dan kesal. Setelah taec keluar raut wajah byung hee pun menjadi sedikit kesal, ia melemparkan buku yang sedang dibacanya dan berbisik.

 

“tidak…aku lebih berhak daripada kau, karena aku yang lebih dulu bertemu dan menyukainya, jauh sebelum kau berkenalan dengannya” bisik byung hee

 

 Entah kenapa semenjak kepulangannya dari new York beberapa minggu yang lalu taec merasa sikap hyung nya dan juga yuri agak sedikit berbeda, ia memang menaruh sedikit kecurigaan kalau byung hee  dan yuri menyembunyikan sesuatu padanya. Tapi bagaimana pun ia tetap percaya kepada mereka berdua, bagaimanapun juga mereka berdua adalah 2 orang terpenting dalam hidupnya dan tidak mungkin menyembunyikan sesuatu, tetapi Kejadian malam saat ia kembali benar2 membuatnya shock, apa yang di lakukan byung terhadap yuri benar2 di luar dugaannya. Yang ia tahu kalau hyungnya itu tak pernah melirik wanita sama sekali, karena ia bilang kalau ia sudah menjaga hatinya untuk seseorang yang akan ia temui suatu saat nanti, walaupun taec tidak tahu siapa wanita yang byung hee maksud. ia terkesan cuek dan dingin jika ada seorang wanita yang mencoba mendekatinya, bahkan sejak masih di sekolah menengah, bahkan ada beberapa orang yang menyebutnya gay karena tidak pernah berpacaran. Tapi kenapa terhadap yuri sepertinya sangat berbeda, inilah yang membuat taec bingung. Siang itu taec sengaja mengambil cuti karena ia sudah janji akan pergi piknik dengan  yuri. setelah mengendarai mobil selama setengah jam, akhirnya ia sampai di depan rumah yuri, dilihatnya gadis itu sudah berada di depan pintu, dengan mengenakan blouse pink dan celana panjang berwarna hitam, ia memakai syal yang serupa dengan warna celananya, rambutnya diikat ke atas, dan hanya mengenakan sedikit make up. Tapi bagi taec penampilannya yang sederhana seperti inilah yang membuat yuri tampak sangat cantik. Taec pun keluar dan membukakan pintu untuk tuan putrinya, yuri tersenyum dan masuk ke dalam mobil. Saat sudah masuk kembali ke dalam mobil ia memakaikan sabuk pengaman untuk yuri dan mulai menjalankan mobilnya

 

“ya…hari ini kau kenapa? Kenapa memperlakukanku seperti tuan putri” Tanya yuri

 

“karena kau adalah tuan putriku, dan hari ini pangeranmu akan membuatmu tersenyum seharian”

 

“sebenarnya kita mau piknik kemana? Kau bahkan memintaku untuk tak membuat bekal”

 

“karena aku sudah menyiapkan bekal untuk kita?”

 

“mwo???benarkah”

 

Yuri tampak terkejut, karena setahu dia taec tidak bisa memasak, jangankan memasak ke dapur pun  ia tidak suka

 

“kau tahu aku belajar membuat kimbab berapa lama? 1 minggu”

 

“benarkah??” Tanya yuri tak percaya

 

“ahjuma yang suka memasak untukku dan hyung yang mengajarkannya. Aku memintanya untuk mengajarkanku membuat kimbab, karena aku ingin membuatnya special untukmu. Kau tau awalnya aku membuat dapur sangat kacau, bahkan membuat ahjuma ingin mengundurkan diri. Tapi setelah berusaha keras akhirnya aku bisa melakukannya. Walaupun mungkin hasilnya tidak begitu maksimal”

 

Entah kenapa yuri merasa terharu karena taec rela membuat kimbab yang memang masakan yang ia sukai, khusus untuknya. Dia kagum pada namja yang kini ada di sampingnya itu.

 

Akhirnya tempat yang akan mereka gunakan berpiknik adalah padang rumput dekat panti asuhannya dulu. Yuri memandang sekeliling, entah kenapa melihat tempat ini mengingatkannya pada masa kecilnya, dan mengingatkannya pada go oppa nya dan itu membuat yuri tersenyum, taec yang tidak mengetahui makna dibalik senyum yuri mengira kalau yuri sangat senang ia ajak kesini

 

“apa kau menyukai tempat ini?” Tanya taec

 

“mmm…tempat ini adalah tempat bermainku semasa kecil”

 

“jinjayo???” Tanya taec tak percaya

 

“wae? Kau mengira ini pertama kalinya aku datang kemari?”

 

“ne…aish tadinya aku ingin memberimu kejutan karena di tempat ini banyak bunga daisy, bunga kesukaanmu, tapi ternyata kau sudah pernah kemari. Bukan kejutan lagi namanya”

 

Yuri tertawa mendengar penjelasan taec

 

“ini sudah merupakan kejutan untukku, karena aku kangen dengan tempat ini.gumawo taecyeon ah”

 

“benarkah? Kau tidak sedang menghiburku kan?”

 

“annimida…hanya saja tempat ini mengingatkanku pada seseorang”

 

“apa orang itu cinta pertamamu yang kau bilang kau tunggu itu?”

 

“mmm…”

 

“chagiya…kau ingat perkataanku saat pertama kali kau menerimaku”

 

Yuri terkejut mendengar pertanyaan taec, ia ingat sekali janji taec saat itu, tapi ia tidak menyangka kalau taec akan menanyakan hal itu sekarang. Akhirnya yuri pun mengangguk

“ini sudah 15 tahun kan? Bukankah ia tak pernah kembali, bahkan kabarnya pun tak ada. Dan aku sudah bersamamu selama 5 tahun. Jadi kuharap kau tidak menunggunya lagi yuri ah…kuharap sekarang kau bisa menerimaku seutuhnya”

Deg….jantung yuri berdetak cepat mendengar pernyataan taec, ia merasa menjadi orang jahat. Taec mengira kalau go oppa blm kembali, ia tidak tahu harus menjawab apa. Apa ia harus mengatakan kenyataannya sekarang? Anni…yuri tak bisa melakukannya saat ini, ia tak punya keberanian, dan ia juga masih ragu tentang perasaannya. Ia tak tahu siapa sebenarnya yang ia benar2 cintai. Bodoh…ia memang berfikir kalau dirinya benar2 bodoh. Entah sampai kapan ia bisa menutupi kenyataan ini. Yuri menarik nafas dalam2 dan mencoba mengalihkan pembicaraan

 

“aku lapar…aku ingin mencoba kimbab buatanmu”

 

Walaupun taec sedikit kecewa karena yuri tidak menjawab pertanyaannya, tapi ia mencoba mengerti karena ia pikir yuri tidak ingin membicarakan masalah itu saat ini, lagipula itu pasti akan merusak pikinik mereka

 

“baiklah tuan putriku, kalao begitu ayo kita makan”

 

Dengan cekatan taec langsung memasang kain untuk mereka duduk, tepat di bawah pohon agar sinar matahri tidak langsung mengenai mereka. Kemudian ia mengeluarkan bekal buatannya dan menyusunnya dengan sangat rapi, yuri melihat bagaimana taec melakukan semuanya dengan sempurna dan ia tersenyum tak mengira pria yang kekanak-kanakan ini bisa juga melakukan hal semacam itu

 

“apa kau latihan dari ahjuma juga untuk melakukan semua ini? Tanya yuri

 

“ya…apa kau peramal. Bagaimana kau bisa tahu”

 

Yuri hanya tertawa mendengar jawaban taec

 

“baiklah tuan putri semuanya sudah siap silahkan duduk”

 

Yuri pun membuka sepatunya dan duduk dengan nyaman. Ia melihat kimbab buatan taec yang sebenarnya tidak begitu rapi, tapi terlihah lezat. Yuri membuka mulutnya saat taec menyuapinya

 

“bagaimana rasanya?’ Tanya taec

 

“mmm….massita”

 

“jinjayo???”

 

“mmm…kau benar2 hebat dalam memasak” puji yuri, kemudian ia membuka mulutnya lagi meminta taec untuk menyuapinya lagi, dan taec pun meyuapinya lagi. Mereka tertawa lepas dan bermain-main di padang rumput itu, bermain kejar2an, memetik bunga daisy, bernyanyi, menangkap kupu2 dll. Saat sore tec kelelelahan dan ia tertidur di pangkuan yuri. saat taec tertidur pulas yuri menyentuh wajahnya, alisnya, matanya, hidungnya sambil berguman

 

“miane…aku adalah gadis yang jahat, membohongi orang yang sangat baik sepertimu. Kau tau kau sangat baik bahkan terlalu baik untukku maka dari itu aku tak bisa mengatakan yang sebenarnya padamu. Aku tidak ingin senyuman indahmu hilang, tawa bahagiamu sirna begitu saja. Miane…jeongmal miane”

 

 

***TBC***

 

3 responses to “[Freelance] I CHOOSE TO LOVE YOU (Part 7 : Stay With Me)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s