[Freelance] Rain sound

Rain sound2

Judul : Rain sound

Author :  RiskaKAIIka

Riska normalita (Kai+ika) @RiskaKAIIka

 

Genre : Romance , Horror *dikit doang!*

Rating : Semua umur 😀

Length :  Drabble (singkat, padat , dan jelas *gak tau nih jelas atau enggak*)

Main Cast : Kim jaein (OC) , Oh Sehun (EXO-K)

Cast Other : lihat sendiri yaa :’)

 

 

NB :

Annyeong!!! 😀 minka balik lagi nih :’) minka bawa ff Drabble sekarang. Mudah-mudahan ff abal-abal ini *menurut minka* bisa menghibur kalian. Ohh ya always bang Sehun yang minka bawa. Gak bisa ganti lagi nih :’) meski pun minka cinta banget ma KIM JONG IN aka KAI tapi minka udah Klop ma bang Sehun. Ookk cekidot saja yaa 😀

AWAS!!!!!

BANYAK TYPO!!!!!!!!!!!!!!!!!

 

 

 

~ 12 Oktober ~

 

 

“Aku masih menunggu bis lewat … ne … annyeong …”

 

Ku tutup Hp ku dan kembali termenung menunggu bis yang lewat. Sudah 20 menit ku berdiri di sini dengan keadaan cuaca yang sangat ku benci. Hujan , aku sangat banci hujan selalu menggangu dan hambat seluruh kegiatan ku. Dan parahnya bulan ini adalah bulan yang selalu turun hujan, luar biasa sekali karna hujan tak kunjung reda. Meski hanya hujan gerimis tapi tetap menggang ku.

 

“Dasar ….”

 

Gerutu ku kesal sambil melihat ke arah langit, seperti tak adil saja. Padahal bulan ini aku membuat jadwal untuk liburan sekolah, bahkan sekarang aku janji menemani teman ku menumui pacarnya. Siapa tau aku di tanggung uang jajan ketika aku membiarkannya bersama pacarnya, yaa aku tinggal jajan dan mencari buku.

 

“tidak ada kah bus yang lewat??”

 

Aku sudah hampir kehabisan kesabaran karena hari ini. Tak lama ada seorang namja mengetuk pundak ku, ia tersenyum pada ku. Lalu mengisharatkan ku untuk duduk, jujur aku sebelumnya tak pernah melihat ia apa. Yang ku tau berkali-kali aku lewat sini baru ini melihatnya.

 

“duduk lah, kau tak cape?”

“gomao”

 

Aku pun mengikuti saran namja tampan ini. ia sempat tersenyum pada ku lalu kembali meletakkan arah pandangannya yang lurus. Ia seperti sedang terpaku pada jalanan yang sepi akibat hujan. Awalnya aku biarkan ia termenung sendiri, tapi karna merasa tak enak mengacuhkannya jadi aku coba ajak ia bicara.

 

“hai …” ia membalas sapaan ku dengan senyuman. “apa kau juga menunggu bis?”

“ani, aku menunggu seseorang di sini”

“ah! Apa baru saja kau di sini?”

“tidak, sudah lama… kau mungkin tak melihat ku”

“hehehehe mungkin saja, oh ya aku jadi tidak enak karna tak menyapa mu tadi”

“tidak apa tak masalah, bahkan semua orang tak pernah melihat ku”

“mianhae …”

“tak perlu minta maaf”

 

Tak lama sebuah bis menghampiri kami, aku pun berdiri dan mengemasi barang-barang ku yang mau di bawa. Ku lihat ia tersenyum pada ku dan ku balas senyuman.

 

“hati-hati di jalan”

“gomao …”

 

 

 

~14 Oktober~

 

Aku sedang asik mendengar kan lagu favorid ku, LEE HI – It Over. Yaa aku suka lagu bergenre Jazz apa lagi MV nya ada beruang, I LIKE BEAR XD hahahahaaa jadi lucu saja. Sekarang aku sedang menunggu bis yang lewat untuk pergi sekolah meski aku masuk siang aku usahakan sedikit awal agar tidak terlambat.

 

“Hujan …”

 

Baru saja aku nikmati hari yang cerah, eeh tiba-tiba saja hujan dasar!. Aku hanya bisa mendengus kesal dan mengganti lagu yang saat itu juga lagu Ballada, bukan kah itu Clop lagu Ballada dan hujan melanda. Halte bis yang lumayan besar ini benar-benar jadi tempat berteduh ku yang ke 2.

 

“kau mau ke mana?”

 

Suara seseorang mengejutkan ku ketika lagu memasuki ending. Ku buka Hanset ku dan ku sunggingkan senyuman ku padanya. Ia juga melakukan hal yang sama, jujur saja hal itu yang ku suka darinya.

 

“akan pergi sekolah, bagaimana dengan mu?”

“menunggu seseorang”

“apakah orang yang kemarin kau tunggu itu?”

“hmmm ne”

“ia datang?”

“ani”

“kenapa kau tak hubungi ia saja”

“andai aku bisa, aku sudah hidup bersamanya sekarang”

 

Aku hanya menggauk sok mengerti padahal kata-kata itu tidak aku mengerti. Apa maksudnya?, aku juga tak mau terlalu banyak tau tentang namja tampan ini. mungkin nama saja yang ku tanya duluaan jadi kami mungkin bisa akrab.

 

“ohh yaa siapa nama mu?”

“oh sehun, kau?”

“aku kim jaein”  ia mengaguk mengerti. Tak lama bis datang dan berhenti tepat di depan kami. “kau tak mau naik?”. Ia menggeleng kan kepalanya.”oh ok annyeong sehun sshi”

“annyeong jaein ….”

Aku pun berjalan menuju bis, beberapa orang memandangi ku bahkan sang supir menatap ku heran.

“kau siswi SMA mana? School Jongdam mwo ajjushi?”

“kau harus periksa ke dokter?”

 

Aku tak perdulikan apa yang ia katakan. Biasanya juga supir bis suka berbicara ngelantur dan tak jelas. Dan saat Bis itu berjalan Sehun tak terlihat, mungkin ia pergi …

 

 

~31 Oktober~

 

 

Aku berjalan menuju Halte bis itu, sudah lama tak kesini senjak aku baru jadian dengan Park Chanyeol Sunbae ku di sekolah. Ia selalu menjemput ku dan mengantar ku jika aku sedang ingin di antar olehnya. Aku duduk di bangku yang biasanya kududuki, ada rasa janggal di diri ku tentang bangku ini. tapi apa?

 

Drrrttttt ….

 

Hp ku berdering, ku lihat Chanyeol menelpon ku.

 

“yoboseo oppa, ne?”

“kau di mana Chagi?”

“aku sedang di halte bis”

“memangnya kau mau ke mana? Mau aku antar?”

“aniya! Oppa selalu mengantar ku, aku tak mau menyusahkan oppa”

“Chagia,  kau tak merepotkan ku. Mau aku antar?”

“oppa aku bilang tidak”

“aku tak mau tau! 10 menit lagi ku jemput di helte! Jangan kemana-mana!”

“yaa opaa!”

 

Tit … tit …

 

Ia selalu memaksa ku, padahal aku tak mau menyusahkannya. Sebenarnya perhatannya itu yang membuat ku menyukainya. Tapi ada hal yang sebenarnya membuat ku ke sini, aku yakin jika Chanyeol oppa tau, ia akan cemburu setengah mati dan marah pada ku.

 

“Jaein?”

 

Ku tolehkan wajah ku, ia sedang duduk di sebelah ku sambil tersenyum. Ini ia! Orang yang aku rindukan, entak mengapa hari yang cerah tiba-tiba saja hujan. Aku sempat merasa bingging. Tapi ku anggap itu hal biasa, perubahan ektrim akibat Global worming.

 

“annyeong Sehun sshi”

“kau kemana saja?”

 

Ia menampakan wajah sedih, sangat polos dan jujur. Aku tertegun melihatnya, ia membuat u sedih secara mendadak. Ia menyentuh tangan ku, kurasakan hawa aneh di genggamannya. Sempat rasa takut di dalam diri ku.

 

“jangan takut”.aku terkejut, ia tau apa yang aku rasakan.

“mianhae”

“kau kemana saja Jaein?”

“aku tidak ke sini karna ada orang yang mengantar ku sekarang”. Ia mengguk mengerti.

“apa kau merindukan ku? Aku sangat merindukan mu”. Mwo? Ia bilang apa?

“hah?”ia tersenyum pada ku

“Bogosippo …”

“Mwo?? Ke… kenapa?”

“apa harus ada alasan?”. Aku tertegun, tak bisa membalas pertanyaannya.”kau sudah punya namja chinggu? Sama seperti yeoja ku, ia sudah menemukan pengganti ku”

“apa maksud mu sehun?”

“tapi jika ku caritakan, kau akan menjahuiku”

“aniya!! Tidak mungkin!! Kitakan sahabat, meski menurut ku”

“hahahaa kau lucu Jaein-ah”

“mianhae”

“kau percaya ada hantu?”

“kenapa kau betanya seperti itu”. Ia langsung menggengam tangan ku dan mendekatkan aku dan dirinya.

“aku hantu jaein-ah”. Mata ku membesar dan membulat sempurna.

“MWO?? Jangan bercanda sehun!”

“coba kau ingat kejadian terakhir kali kau ke sini?, pandangan supir dan orang-orang di bis saat melihat mu berbicara pada ku?”. Benar, mereka! Mereka secara tak langsung mengatakan pada ku bahwa aku bicara sendiri.

“Ba…bagaimana bisa???”ia tersenyum.

“kau dapat melihat ku karna… kau ada di sini ketika tangal kematian ku”

“kapan?”

“12 okterber kemarin, di saat hujan, kau tau aku merasa senang karna tak kesepian menunggu yeoja chingu ku melayat ku, ketika kau pergi ia datang membawa tunangannya dan meminta persetujuan ku, jadi ku terima saja”

“lalu? Aku?”

“aku tertarik pada mu”

“mwo? Karna kau begitu hangat, kau seolah memberi ku harapan untuk kembali ke dunia”

“dan ? apa kau tak ke rumah tuhan?”

“besok”

“besok??? Jadi kita tak akan bertemu lagi???”

“tenang, kita akan bertemu tangal 12 oktober tahun depan asal kan, asalkan kau menunngu ku dan hujan datang di tempat ini”

“maaf aku bertanya, apa yang membuat mu tewas?”

“Narkoba, aku frustasi akan hidup ku, ketika hidup. Appa dan eomma berpisah hidup sendiri dengan harta yang selalu di perebutkan, tapi Kang nam yeong selalu memberi ku harapan. Suatu ketika aku menunggunya di sini, detak jantung ku berhenti karna komplikasi, ketika itu juga aku duduk di sini dan hujan mengiringi kepergian ku”

 

Tanpa ku sadri air mata ku menetes. Tak tertahankan,aku kehilangannya bahkan sebelum ku mengenal senyuman indahnya. Ia memelukku berusaha menenagkan ku, tapi tak bisa ini terlalu sakit.

 

“maaf membuat mu sakit”

“Sehun….” aku terisak di pelukannya.

“tenang kita akan bertemu lagi nanti”

“kau janji?”

“tentu, suara hujan akan mengiringi ku di sini setiap kali hujan, tapi jika bukan tanggal 12 oktober, kau tak bisa melihat ku”

“sehun …”

“jangan sedih … sebaiknya kau tidur agar kau tak sedih lagi”

“kau???”

“tenang selama kau ada di sini aku akan menemani mu …”

 

Ia mencium keninggku, aku merasa mata ku memburam. Ia tersenyum dan pandangan ku gelap. Seperti merasakan kehangatan yang ada di sekitar ku, dan suara hujan yang lembuat membelai ku seakan menjaga ku. Tak lama Chanyeol membagunkan ku, ia terlihat marah melihat ku tertidur di kursi tunggu, tanpa membalas ucapannya kau menangis, ia terkejut dan meminta maaf pada ku. Tapi kau tak menggubrisnya karna aku tak mau ia tau apa yang terjadi, aku tak mau ia terluka.

Semenjak kejadian itu, aku sering mengajaknya ke halte setiap hujan datang. Benar di sela-sela hujan aku seperti mendengar suara sehun menyapa ku. Ia terdengar lembut. Aku akui sekarang, bahwa aku sangat menyukai hujan dan Rain Sound …

 

 

~END~

13 responses to “[Freelance] Rain sound

  1. OMG! Jadi Sehun hantu??? O_O
    ……………………………….
    …………………………………
    ……………………………….
    ……………………………….
    …………………………………..
    ??????????????????
    AAAAAAAA~ Beruntungnya jadi Jaein >,,<
    Hahahahaha 😀 *reader nggak jelas*

  2. Omooo…
    Brntung bnget yg jd hantu sehun…
    Omoooo…
    Kyaaa…
    Sehun…
    Daebak thoor…
    Kereen…
    Hhehe
    Gomawo
    ^-^

Leave a Reply to hyunris Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s