[Freelance] I CHOOSE TO LOVE YOU Part 13: I Belong To You)

PicsArt_1375157186789

NO BASHING, NO SILENT READER, NO PLAGIATOR.

 

Cast : GO MBLAQ / Jung Byung He

           Ok Taecyeon

           Kwon Yuri / Kim Yuri

           Kim Junsu , Lee Joon

Rating : PG-15

Genre : Romance, Family

Author : Vinna Karnawiredja

 

 

Girl I’m sorry 

Girl I’m sorry 

Why did your heart changed 

Although I understand that I was wrong

Please know this

It’s only you (my girl) 

Ma never Please don’t leave me alone

(I wana be with u my love) 

 Don’t abandon me by leaving

It has to be you

My baby Why do you try to leave me

Even if I try to leave you because your heart changed

What should I do when it’s only you for me

(MBLAQ-I Belong To You)

 

Saat sore yuri sampai ke rumahnya, jam menunjukan pukul 11 siang. Ia masuk ke rumah dan melihat ayah angkatnya sedang duduk  di ruang tv.

 

“appa…ada apa sebenarnya? Kau bilang ada hal penting yang terjadi sehingga menyuruhku cepat2 pulang”

 

Bukan jawaban yang di dapat yuri, ia hanya melihat dr junsu senyum-senyum. Yuri pun bingung dan ingin bertanya lagi, tetapi sebelum ia mengatakan sesuatu seseorang mengagetkan ia dari belakang. Orang itu tiba-tiba saja menggendongnya dan memutar-mutar tubuhnya, sontak yuri pun terkejut dan menjerit

 

“aaarggh….ya apa yang kau lakukan? Siapa kau? Cepat turunkan aku”

 

“aigo…uri yeodongseng baru ditinggal beberapa tahun sudah sangat berat” kata pria yang ternyata adalah kakak angkat yuri dan juga anak kandung dr junsu kim hyun joong

 

“hyun oppa…” yuri sangat terkejut ternyata kakaknya datang tanpa pemberitahuan.

 

“apa kau tidak merindukanku kim yuri?”

 

“anniya oppa…naneun neomu neomu bogoshipo”

 

Kemudian yuri memeluk kakanya dengan erat, untuk melepaskan kerinduannya.

 

“oppa…kenapa kau tak bilang kalau akan pulang?”

 

“aku sengaja melakukan ny karena aku ingin memberimu kejutan”

 

“dan kau berhasil membuatku terkejut”

 

“bukankah besok adalah hari pernikahan adikku, tak mungkin aku akan melewatkannya”

 

“gumawoyo oppa”

 

“ah…kau akan menikah dengan kekasihmu yang kau kenal saat kuliah bukan?”

 

“ne…aku akan menikah dengannya”

 

Kemudian dr junsu yang sedari tadi diam akhirnya pun bicara

 

“yah…apa yang kalian lakukan disana. Tidak kah kalian akan makan”

 

“ne…appa” jawab mereka

 

Tapi tiba2 saja seseorang memencet bel pintu rumah mereka

 

“Aku akan membuka pintu dulu, kalian makan duluan saja” kata yuri

 

Kemudian ia pun membuka pintu dan melihat taecyeon berdiri disana

 

“kebetulan sekali kau datang” kata yuri

 

“memangnya ada apa?”

 

“hyun oppa baru saja kembali dari inggris dan kami akan makan siang bersama, kau ikutlah makan bersama kami…kajja”

 

“ah baiklah”

 

Lalu yuri pun mengajak taec ke ruang makan, disana dr junsu dan hyun joong sudah menunggu mereka, saat melihat keluarga yuri, taecyeon pun memberi salam

 

“annyonghaseo abonim, hyungnim” kata taec sambil membungkuk

 

“ah…ini dia calon pengantin pria kita sudah datang, duduklah kita makan bersama” ajak dr junsu

 

Taec pun duduk dan duduk berhadapan dengan hyun joong.

 

“lama tak berjumpa hyungnim”

 

“ne…kau juga tak berubah sedikitpun, aku tak menyangka kau akan menikahi adikku secepat ini…apakah kalian tidak terlalu muda untuk menikah?”

 

Taec pun agak terkejut mendengar pernyataan hyun joong dan ia melihat yuri meliriknya. Tatapannya mengatakan kalau ia berharap taec tidak mengatakan soal penyakitnya pada ayah dan kakaknya itu, dan taec mengerti maksud dari tatapan yuri itu, dengan santai ia menanggapi pernyataan hyun joong

 

“itu karena aku tak ingin kehilangan yuri, jadi aku ingin cepat2 menikahinya”

 

“ah syukurlah…aku pikir kalian sudah membuat kesalahan dan akan memberiku seorang keponakan. Makanya kalian cepat2 menikah”

 

yuri maupun taec sangat terkejut dengan kesimpulan yg dibuat oleh hyun joong sehingga mereka pun berteriak

 

“MWO…!!!”

 

Dr junsu yang dari tadi diam pun tak kalah terkejut dan menatap curiga pada mereka berdua

 

“Mungkinkah itu?“ tanya dr junsu

 

“appa…ini benar2 bukan seperti apa yang dikatakan hyun joong oppa…jinjayo…kumohon jangan menatapku seperti itu, ….oppa kenapa kau bicara begitu, mana mungkin terjadi hal seperti itu…kau pikir aku ini wanita seperti apa“ protes yuri

 

“hyungnim,abonim jangan salah paham…aku dan yuri tidak pernah melakukan sesuatu di luar batas, aku hanya tidak ingin kehilangan dia makanya memutuskan untuk menikah lebih cepat“ tambah taec

Melihat reaksi tak terduga dari yuri dan taecyeon hyun joong dan dr junsu pun tertawa terbahak-bahak

 

“hahahaha….kami hanya bercanda saja yuri, appa tak menyangka kalian akan gelagapan seperti itu“ kata dr junsu

 

“atau jangan2 prediksiku benar? Makanya kalian langsung gelagapan seperti itu“ tambah hyun joong

 

“ appa…oppa…hentikan…kalian keterlaluan mengerjaiku seperti itu…aish…“

 

“arraso…miane kami hanya ingin menciptakan suasana agar tak terlalu sepi saja oya taecyeon ssi, apa kau mencintai uri yuri?” tanya hyun joong

 

“tentu saja, aku sangan mencintainya”

 

“aku lega mendengarnya. Aku harap aku bisa mempercayaimu dan menyerahkan adikku satu-satunya ini padamu. Pokoknya kau harus menjaganya, dan jangan sampai menyakitinya apalagi membuatnya menangis. Kalau itu terjadi kau akan berhadapan denganku”

 

Entah kenapa kata-kata hyun joong seperti panah yang langsung menancap ke jantungnya, bagaimana jika semua kebohongan yang ia lakukan terungkap? Akankah yuri membencinya? Akankah membuat yuri menangis? Akankah hyun joong memukulnya hingga babak belur? Atau mungkin bahkan membunuhnya? Berbagai macam pikiran berkecamuk di pikiran taecyeon. Ia hanya bisa tersenyum mendengar pernyataan hyun joong.

 

“oppa tenang saja, selama 5 tahun bersamanya taecyeon tidak pernah menyakitiku. Ia pria yang baik” kata yuri

 

“baguslah jika begitu” jawab hyun joong

 

Entah kenapa perkataan yuri malah membuat taec semakin merasa bersalah, dadanya sesak. Ia tak tahu sampai kapan ia harus hidup dalam kebohongan yang ia buat sendiri.

  

            Sore itu selesai makan siang dengan keluarga yuri, taec mengajaknya pergi ke taman untuk berjalan-jalan. Udara sore itu cukup hangat karena sebentar lagi akan memasuki musim semi. Yuri yang melihat dari tadi taecyeon hanya terdiam saja akhirnya memulai pembicaraan

 

“kenapa diam saja? Apa kau gugup karena besok adalah hari pernikahan kita?”

 

“yuri ah…apa kau yakin akan menikah denganku?”

 

“jika pertanyaanmu masih seperti itu aku benar2 marah. Sudah kubilang berapa kali aku tak akan meninggalkanmu karena penyakitmu”

 

Entah kenapa melihat ketulusan yuri, taec semakin merasa bersalah pada wanita di sampingnya itu. Yuri terlalu baik untuk pria jahat sepertinya, kata-kata hyung nya yang diucapkan padanya semalam terus terngiang-ngiang di kepalanya. entah darimana datangnya, tiba-tiba saja muncul sebuah ide gila di kepalanya

 

“yuri ah…bagaimana jika kita membuat sebuah harapan sebelum menikah?”

 

“mwo?harapan sebelum menikah?” tanya yuri heran

 

“emmm…katakan apa harapanmu padaku sebelum kita menikah, dan aku akan mengabulkannya, tapi kau juga harus mengabulkan satu harapanku . bagaimana?”

 

“ah…aku mengerti. Aku punya harapan. Apa kau yakin akan mengabulkannya?”

 

“tentu saja, selama aku bisa aku pasti akan melakukannya. Katakan saja”

 

‘aku hanya tidak ingin melihat kau bersedih lagi, dan merasa terkucil karena penyakitmu. Aku ingin berada disampingmu saat kau melawan penyakitmu. Jadi jangan melarangku lagi saat kau melakukan pengobatan dan juga terapi. Apa lagi hanya untuk alasan agar tidak membuatmu cemas. Bukankah besok aku akan menjadi istrimu? Apa kau tau salah satu janji pernikahan? Akan bersama dalam sehat maupun sakit. Jadi aku tak ingin kau mearangku lagi”

 

Entah kenapa perasaan taec sekarang seperti ditusuki ribuan jarum, ia tidak tahu bagaimana jika yuri tahu kalau dirinya tidak menderita leukemia? Akankah yuri membencinya?. Rasa bersalah, menyesal, terluka, syok bercampur aduk dalam diri taec. Dan ia pun berusaha menahan perasaannya dan mulai berbicara

 

“baiklah, aku tahu. Sekarang kau akan mendengarkan harapanku kan?”

 

“tentu saja, katakan apa harapanmu?”

 

“suatu hari…jika aku melakukan kesalahan besar yang tak termaafkan, aku ingin kau memaafkanku”

 

“mworago? Kenapa kau memiliki harapan seperti ini? Apa ada sesuatu?”

 

Yuri terlihat bingung mendengar harapan taec padanya

 

“bukan seperti itu, hanya saja siapa tahu saat kita telah menikah aku akan membuat kesalahan besar padamu. Jadi aku hanya ingin kau memaafkanku. Kau mau kan?”

 

Setelah berfikir beberapa saat akhirnya yuri pun menjawab

 

“baiklah, aku akan memaafkanmu. Tapi hanya sekali, jika kau melakukan kesalah yg besar lagi untuk kedua kalinya aku tak akan memaafkanmu”

 

“aku tak akan membuat kesalahan lagi untuk kedua kalinya. Kau sudah berjanji, jadi kau harus menepatinya?”

 

“tentu aku janji aku akan memaafkanmu, tapi kau juga harusmemegang janjimu”

 

“ne..”

 

Mereka berdua pun mengakhiri sore itu dengan berjalan-jalan lagi di sekitar taman, sambil menikmati indahnya matahari terbenam.

 

Hari pernikahan taecyeon dan yuri pun tiba, gedung yang mereka sewa untuk pernikahan pun sudah dipenuhi karangan bunga ucapan selamat atas pernikahan mereka. Tamu pun mulai berdatangan satu per satu. Sementara itu yuri sedang berada di ruang rias, ia sudah menggunakan gaun pengantin berwarna putih yang sangat indah, rambutnya terurai dan sudah di tata rapi, ada bunga daisy yg menghiasi kepala yuri, Yuri terlihat sangat cantik. Seharusnya ini adalah hari terindah dan terbahagia sepanjang hidupnya, tapi entah kenapa wajahnya tak menunjukan ekspresi seperti kebanyakan pengantin wanita yang lainnya. Bahkan saat teman2 nya mengunjungi nya ia terlihat tersenyum secara terpaksa. Beberapa menit sebelum acara di mulai, ayah angkatnya dr junsu datang menghampirinya

 

“aigoo uri tal neomu yippo”

 

“appa…apa yang kau lakukan disini?dimana hyun joong oppa?”

 

“ia sedang menyambut tamu yang datang bersama taecyeon”

 

“begitu rupanya…appa apa kau melihat byung hee oppa juga?”

 

“anni…appa belum melihatnya, mungkinkah dia terlambat? tapi masa dia terlambat saat pernikahan adiknya?”

 

“dia benar2 tak ada rupanya..tentu dia tak mungkin datang” kata yuri dalam hatinya.

 

“ada apa dengan wajahmu? Senyummu terlihat dipaksakan?” tanya dr junsu tiba2

 

“anniya appa…aku hanya gugup”

 

“yuri ah…kau tak bisa membohongi appa”

 

“appa…kwenchanayo, aku benar2 tidak apa2”

 

“apa kau yakin akan menikah dengan taecyeon?”

 

“appa kenapa kau bertanya seperti itu? Jika aku tak yakin sudah sejak dulu aku tak menerima lamarannya”

 

“baguslah kalau begitu, appa hanya ingin bilang kalau kau harus mengikuti kata hatimu, bagaimana pun juga pernikahan adalah hal yang penting karena kau akan menghabiskan sebagian hidupmu bersama dengan suamimu, dan kau harus mencintai suamimu”

 

“aku mengerti appa. Gumawoyo”

 

Tanpa sepengetahuan mereka, taec mendengar semua percakapan yuri dan dr junsu, wajahnya terlihat tegang dan pucat, kemudian ia pun berjalan menuju toilet,  tiba2 saja hp nya bergetar dan ia mengangkat telepon itu  kemudian menutup telepon, setelah mendengar apa yang dikatakan orang suruhannya di ujung telepon. Wajah taec semakin pucat. Ia mondar-mandir di toilet, sebentar lagi upacara pernikahannya akan dimulai, tapi ia sangat bingung dengan apa yang harus ia lakukan.

 

Orang suruhannya mengatakan kalau kakaknya byung hee telah sampai di bandara. Ia benar2 tidak menyangka kalau hyung nya benar2 akan mengalah untuknya, ia sadar betapa byung hee sangat mencintainya dan melindunginya, bahkan setelah byung hee tahu apa yang telah dilakukan oleh taec, byung hee tidak membencinya bahkan ia tetap melindungi dan menyayangi taec, tiba-tiba rasa  bersalah dan penyesalan memenuhi hati taec, ia ingat apa yang di katakan hyungnya 2 hari yang lalu

 

***Flashback On***

 

“itu bukan cinta, itu adalah obsesimu untuk memiliki yuri. kau tahu apa yang dikatakan yuri padaku saat ia mengira kau sakit dan menerima lamaranmu? dia bilang mungkin kami memang ditakdirkan tak bisa bersama walaupun kami saling mencintai, dia bilang takdir antara dia dan aku sudah berakhir, dia bilang kau lebih membutuhkannya daripada aku, dan dia menyuruhku untuk mencari wanita lain yang lebih baik darinya dan hidup bahagia. Dia menyuruhku untuk melupakannya dan dia juga akan berusaha melupakanku dan mulai dari awal denganmu. Itu baru disebut cinta. Asal melihat orang yang kaucintai bahagia walaupun kau tak bisa memilikinya itu adalah cinta sejati”

 

****

 

“wae? Kalau kau mau mengatakan yang sebenarnya yuri pasti akan kembali padamu, tapi kenapa kau memutuskan seperti itu?”

 

“karena kau adalah satu-satunya adikku…dan aku akan mengalah, aku sangat menyayangimu, aku tak ingin melihatmu menderita. aku mengerti mengapa kau melakukan hal seperti ini. Pasti sangat sakit mengetahui kebenarannya kan? lagipula aku percaya kau bisa membuat yuri bahagia. Tapi 1 pesanku, jangan terlalu lama menyembunyikan hal ini, karena itu akan membuat yuri menderita”

 

“hyung…. Kau membenciku bukan?”

 

“tidak, aku tak membencimu, aku hanya menyayangkan sikapmu

 

***Flashback Off***

 

Akhirnya taec sadar kalau selama ini ia sangat egois, ia mengorbankan segalanya hanya karena cinta nya pada yuri. ia bahkan membuat hyung nya dan yuri terluka karena kebohongan yang telah ia buat. Sekarang setelah berfikir dan menyadari kesalahannya, taec tahu kalau ia harus melakukan sesuatu untuk menebus kesalahannya, dan ia tahu kalau ia tak punya banyak waktu lagi, lalu dengan tergesa-gesa ia pun keluar dari toilet dan berlari menuju tampat yuri.

 

 

***TBC***

2 responses to “[Freelance] I CHOOSE TO LOVE YOU Part 13: I Belong To You)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s