[Freelance] I CHOOSE TO LOVE YOU (Part 9 : I Choose To Love You)

PicsArt_1375155131703

NO BASHING, NO SILENT READER, NO PLAGIATOR.

 

Cast : GO MBLAQ / Jung Byung He

           Ok Taecyeon

           Kwon Yuri / Kim Yuri

           Kim Junsu , Lee Joon

Rating : PG-15

Genre : Romance, Family

Author : Vinna Karnawiredja

 

 

I can arouse your curiosity by saying difficult words

I can spend this night with that common game

But I want you to know my heart now

I will love you more than anyone in this world

I will love you until always,

I will love you Like this moment right now,

more than anyone in this world I wil l love you

(Hyorin- I Choose To Love You)

 

Yuri sedang bersiap-siap untuk pergi ke rumah sakit, karena hari ini adalah hari kepulangan byung hee dari rumah sakit. Sejak semalam yuri mencoba menelepon taec untuk minta maaf padanya, tetapi handphone nya tidak aktif dan itu membuat yuri sedikit cemas, saat sedang bersiap-siap seseorang memencet bel rumahnya, karena ia hanya sendirian di rumah siang itu akhirnya ia pun membuka pintu rumahnya, dan yuri terkejut melihat taec berdiri disana, dengan membawa bunga daisy di tangannya

 

“ya…kau ini kemana saja? Kenapa handphone mu tidak aktif apa kau tak tahu kalau aku sangat cemas?” kata yuri

 

“miane chagiya…aku hanya butuh waktu untuk berfikir. Dan setelah berfikir aku merasa aku agak keterlaluan karena marah padamu, seharusnya aku tak perlu cemburu pada hyungku sendiri, karena kau tak mungkin macam-macam dengannya. Jadi aku membawa bunga ini untuk minta maaf padamu. Kau mau memaafkanku kan?”

 

“aku juga minta maaf padamu, karena mungkin aku memang agak berlebihan”

 

Akhirnya yuri menerima bunga daisy itu dan memajangnya di kamar, di lubuk hatinya yuri merasa amat bersalah pada taecyeon, entah sampai kapan ia bisa menyembunyikan rahasia ini dari pria yang amat mencintainya itu, tanpa yuri sadari sebenarnya taec mengetahui semua itu, dan dia berpura-pura tidak tahu.taec tidak ingin kehilangan yuri, ia takut jika yuri menceritakan kebenaran itu padanya pasti yuri akan meninggalkannya, maka dari itu ia bersikap seoalah-olah tidak mengetahui apa-apa. Setelah menaruh bunganya mereka pun pergi ke rumah sakit untuk mengantar byung hee ke rumah. Sesampainya di rumah

 

“hyung aku sudah menyuruh ahjuma untuk membereskan kamarmu” kata taec

 

“gumawoyo, aku mungkin hanya perlu sedikit istirahat saja karena aku harus segera ke perusahaan” kata byung hee

 

“aku sudah mengurusnya, hyung tak perlu cemas, aku bisa melakukannya dengan baik. Tanyakan saja pada lee joon kalau kau tak percaya”

 

“aku tahu, joon sudah menceritakan semuanya padaku. Semakin lama kau semakin baik.mungkin suatu saat aku bisa kalah darimu”

 

“apa hyung takut kalah dariku?”

 

“anniya…aku justru senang”

 

Saat  itu yuri yang tadi ada di dapur untuk membereskan makanan yang mereka beli di jalan tadi, memanggil kakak beradik itu untuk makan

 

“apa kalian sudah selesai mengobrol aku sudah menyiapkan makan siangnya. Lebih baik kita makan bersama”

 

‘baiklah aku sudah lapar. Ayo hyung kita makan” ajak taec

 

“baiklah ayo kita makan”

 

Mereka bertiga makan dengan lahap, saat selesai makan tiba-tiba saja hp yuri berdering dan ia mengangkatnya

 

“yeobuseo….”                     

 

“yuri…ah….bogoshipo…” terdengar suara seoarang wanita dari ujung telepon, yuri sangat mengenal suara wanita itu

 

“park han byul”  yuri terkejut karena teman masa kecilnya menelepon, salah satu anak panti asuhan yang juga selamat dari musibah kebakaran itu, ia di adopsi oleh sebuah keluarga yang berasal dari jepang, yuri dan han byul selama ini hanya berkomunikasi lewat e-mail

 

“ne…aku senang kau masih ingat padaku”

 

‘tentu saja, bagaimana mungkin aku lupa padamu. Apa sekarang kau ada di seoul?”

 

“ne…makanya aku ingin bertemu denganmu sekarang. Bisakah?”

 

“geurom…aku akan ke tempatmu sekarang…ne….sampai nanti”

 

Klik…yuri pun menutup teleponnya, dan saat itu ia sadar kalau kedua pria yang ada di hadapannya sedang menatapnya dengan wajah penuh tanda tanya

 

“apakah itu park han byul yang dulu sering mengompol?” tanya byung hee tiba-tiba, tanpa menyadari kalau di sampingnya ada taecyeon

 

“ne…oppa masih ingat?”

 

Tiba2 saja mereka berdua sadar kalau telah salah bicara dan mereka menatap taec dengan rasa cemas, bersiap jika taec ingin bertanya, tapi taec yang sudah tahu kenyataannya malah berpura-pura mencari alasan agar mereka tak memberitahukan kebenaran padanya

 

“hahaha kenapa hanya aku saja yang tidak tahu, chagiya…apa kau menceritakan tentang temanmu itu pada hyungku saja? Pasti kau menceritakannya saat aku di amerika ya” kata taec

 

Yuri pun kaget karena ternyata dugaannya salah, ia pikir taec akan bertanya macam-macam tapi

ternyata ia malah membuat kesimpulannya sendiri, begitu pun byung hee yang tak kalah kagetnya, sekaligus lega.

 

“ne…aku menceritakannya pada oppa dulu. Kalau begitu aku pergi dulu karena harus menemui han byul”

 

“aku akan mengantarmu” kata taec

 

“tak perlu, lagipula tempatnya tak jauh, kau jaga oppa saja. Aku pergi dulu”

 

“calkayo…yuri ah”kata byung hee

 

            Setengah jam kemudian yuri sudah sampai ke cafe tempatnya janjian dengan han byul, café sudah terlihat agak sepi karena jam makan siang baru saja lewat. Tampak yuri mengalihkan pandangannya ke berbagai sudut ruangan untuk mencari han byul.

 

“yuri ah…aku disini” teriak han byul saat melihat yuri di dekat pintu masuk.

 

Yuri melihat sahabatnya itu di kursi ujung dan beru-buru menghampirinya, park han byul adalah teman kecil yuri, setelah go pergi, han byul lah yang selalu menemani yuri.

 

“han byul ah….bogoshipo” kata yuri, dan mereka pun berpelukan untuk melepaskan rasa kangen mereka karena selama beberapa tahun blm pernah bertemu lagi

 

“apa kau sedang liburan?’ tanya yuri

 

“ne…aku hanya 3 hari saja disini, setelah itu aku harus kembali ke jepang”

 

“tampaknya kau bahagia? Aku senang melihatnya”

 

“ne…orang tua angkatku sangat baik padaku. Aku bahagia karena di adopsi oleh mereka. Bagaimana keadaan keluarga angkatmu? Oppa mu masih di inggris?”

 

“eemm…dia bekerja disana, jadi hanya tinggal aku dan appa”

 

“yuri ah…saat di e-mail kau bilang kalau go oppa sudah kembali? Aku tak menyangka setelah 15 tahun akhirnya dia kembali”

 

“benar…sekarang ia sudah kembali, bahkan ia juga menyelamatkanku”

 

“benarkah?”

 

Lalu yuri menceritakan insiden penusukan itu kepada han byul, han byul sangat kaget mendengarnya, tapi ia juga kagum pada byung hee yang dengan segera menyelamatkan nyawa yuri.

 

“lalu bagaimana dengan taecyeon? Kau masih berpacaran dengannya?”

 

“han byul ah…sebenarnya go oppa adalah…kakak kandung taecyeon”

 

Han byul sangat kaget mendengar perkataan yuri, selama ini yuri selalu curhat padanya lewat e-mail, tapi yuri tak pernah memberitahukan padanya kalo go oppa adalah kakak kandung taec

 

“mworago???ini tak mungkin” katanya tak percaya

 

“aku juga baru mengetahuinya, tapi taec blm tahu tentang masalah ini, aku dan go oppa merahasiakan darinya”

 

“lalu apa yang akan kau lakukan?”

 

“aku tidak tahu…aku tak punya rencana apa-apa”

 

“yuri ah..katakan padaku siapa yang kau cintai sebenarnya? Kau tidak bisa terus menerus merahasiakannya. Kau masih mencintai go oppa?”

 

“entahlah aku bingung dengan perasaanku sendiri…”

 

“yuri ah…kau harus cepat2 membuat keputusan, jika terus menerus seperti ini, itu sama saja kau menyakiti mereka berdua”

 

“han byul katakan padaku, bagaimana cara kau mengetahui kalau kau mencintai seseorang dan mengagumi seseorang?”

 

“jika kau mencintai seseorang, maka kau akan sangat merindukannya saat ia tak disampingmu, kau merasa hidupmu hampa tanpa dia, kau akan merasa bahagia dan selalu tersenyum saat disampingnya, kau juga akan merasa aman karena ia pasti akan selalu melindungimu, dan kau akan sedih jika melihatnya terluka. Jika mengagumi seseorang, itu seperti seorang fans pada idolanya, kau merasa kalau dia adalah sosok yg sempurna dan kau merasa bahagia bila bertemu dengannya, tapi tidak membuat jantungmu berdebar-debar. Cinta seorang fans pada idolanya dan cinta antara pria dan wanita itu berbeda. Begitulah kalau menurut pendapatku.”

 

“han byul ah…gumawo”

 

“wae?”

 

“kurasa kini aku tahu siapa pria yang kucintai”

 

keesokan harinya saat matahari akan mulai turun  yuri berada di meja kerjanya setelah selesai mengajar beberapa jam yang lalu, ia tampak sibuk membereskan mejanya dan bersiap untuk pulang, semua guru sudah pulang beberapa menit yang lalu, tetapi karena yuri harus menyelesaikan beberapa urusan makanya ia pun pulang paling terlambat. Saat sedang bersiap-siap seorang kurir mengetuk pintu ruang guru, yuri pun datang menghampirinya dan berkata

 

“ada yang bisa aku bantu?”

 

“ne…ada kiriman untuk nona yuri, apakah anda nona kim yuri?”

 

“benar aku orangnya?”

 

‘kalau begitu silahkan ttd tangan disini”

 

Kemudian kurir itu pun memberikan selembar kertas tanda terima untuk ditanda tangan yuri, setelah yuri menandatanganinya kurir itu pun pergi. Yuri melihat kiriman yang cukup besar untuknya. Ia tidak melihat ada nama pengirimnya. Kemudian ia duduk di salah satu sofa yang ada di ruangan itu dan mulai membuka paket itu perlahan-lahan. Saat membukanya yuri melihat sebuah gaun yang sangat cantik, gaun berwarna peach itu terlihat sangat elegan, apalagi ditambah sedikit mutiara di bagian atasnya. yuri sadar kalau itu adalah gaun yang mahal. Saat melihatnya tiba-tiba hp yuri berdering, ternyata taec yang meneleponnya

 

“yebuseo” kata yuri

 

“apa kau sudah menerima gaun pemberianku?

 

“jadi gaun itu darimu…kenapa kau tiba2 memberiku gaun?”

 

“wae? Apa kau tidak suka?”

 

‘bukan begitu, hanya saja gaun ini terlalu bagus untukku, pasti harganya mahal sekali”

 

“aku sengaja memesan gaun itu untukmu?”

 

“tapi untuk apa?”

 

“besok lusa adalah acara ulang tahun perusahaan hyung dan aku. Dan kami akan merayakannya di kapal pesiar yang dipinjamkan salah satu partner bisnis kami. Aku ingin kau datang dan menjadi gadis tercantik di pesta itu?”

 

“mwo??? Kenapa mengundangku ke pesta perusahaan. Kau tahu aku tak cocok ke tempat seperti itu”

 

“pokonya kau harus datang, karena aku ingin memperkenalkanmu sebagai pacarku”

 

“tapi….”

 

 “tidak ada tapi-tapian”

 

Yuri bimbang, haruskah ia mengatakan perasaannya pada taec? Haruskah ia menceritakan kebenarannya sebelum pesta itu? Atau saat pesta itu mungkin ia harus mengatakan kebenaran pada taec? Benar saat sebelum pesta dimulai mungkin waktu yang tepat, yuri sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak meneruskan kebohongan ini.

 

“arrasoyo”

 

“nah itu baru pacarku yang manis”

 

“dasar kau…aku sedang bersiap untuk pulang”

 

“baiklah nanti aku akan meneleponmu lagi…bye”

 

Tok…tok…tok terdengar pintu depan mengetuk dan yuri melihat byung hee berdiri disana

 

“oppa….” Kata yuri kaget

 

“annyong yuri ah”

 

Tanpa yuri sadari ia tidak mematikan teleponnya, dan saat taec akan mematikan teleponnya ia mendengar suara byung hee, sehingga ia tak jadi menutup teleponnya dan mendengarkan pembicaraan mereka berdua

 

“apa yang kau lakukan disini?” tanya yuri

 

“gaun yang sangat cantik, apa taec yang memberinya padamu?”

 

“mmm…dia mengirimkannya lewat kurir”

 

“pasti untuk pesta lusa, baru aku hendak mengundangmu, dan ingin membelikan gaun yang cantik untuk kau pakai nanti. Ternyata sudah didahului”

 

“oppa…” raut wajah yuri tiba-tiba serius dan itu membuat byung hee bertanya-tanya

 

“waeyo? Kenapa tiba2 nada bicaramu begitu serius?”

 

“aku sudah memutuskan untuk memberitahukan masalah kita pada taecyeon”

 

Byung hee kaget mendengar pernyataan yuri, ia pikir yuri tak akan pernah memberitahukan rahasia itu pada taec karena takut adiknya itu terluka

 

“kenapa tiba2 kau ingin mengatakannya?”

 

“karena aku merasa seperti orang jahat, lagi pula kita tak bisa terus menerus menutupinya, lambat laun kita harus memberitahukannya”

 

Kau benar, tapi apa yang membuatmu tiba2 berubah pikiran?”

 

“han byul…dia menyadarkanku tentang 1 hal. Dia bilang jika seperti ini terus aku hanya kan menyakiti kalian berdua”

 

“tunggu…apa maksudmu sebenarnya?” byung hee sebenarnya mengerti ke arah mana pembicaraan yuri, tapi ia tetap bertanya

 

“nae maeum…sekarang aku tahu perasaanku. Orang yang membuatku merindukannya saat ia tak disampingku, orang yang membuatku selalu tersenyum dan tertawa, orang yang selalu melindungiku dan membuatku merasa aman bila disampingnya, orang yang membuatku cemas dan sedih jika melihatnya terluka. orang yang membuatku menunggu selama belasan tahun. Orang itu adalah orang yang kucintai…dan dia adalah…kau go oppa”

 

Byung hee amat terkejut dengan pernyataan yuri, ia tak menyangka kalu yuri masih mencintainya walaupun mereka sudah berpisah selama 15 tahun, hatinya lega, bahagia, sekaligus cemas… semua itu bercampur menjadi satu, ia menatap yuri lama sekali sebelum memeluknya dengan erat dan membisikan sesuatu ke telinga yuri

 

“saranghanda”

 

Tanpa mereka sadari, taec mendengar semua percakapn mereka melalui telepon genggamnya, ia buru2 mematikan teleponnya agar yuri dan byung hee tak menyadari kalau ia mendengarnya. Taecyeon syok, ia tak menyangka kalau yuri akan lebih memilih kakaknya daripada ia, padahal selama 5 tahun ini taec selalu di samping yuri, dan memperlakukannya seperti seorang putri. Tapi apa yang di dengarnya benar2 membuatnya terluka. baru saja ia mengetahui kalau hyung nya sendiri adalah orang yang telah di tunggu yuri selama ini, dan sekarang ia harus menerima kenyataan pahit kalau yuri, wanita yang sangat ia cintai lebih memilih hyung hya daripada ia.

 

“tidak…ini tidak boleh terjadi, aku tak akan membiarkan hyung merebut yuri dariku. Aku tak akan menyerah…aku tak akan mengalah”

 

Tiba-tiba saja terlintas sebuah ide di pikirannya, ide untuk membuat yuri tetap di sampingnya. Ia tahu kelemahan yuri, dan ia tahu kalau itu pasti akan berhasil. Kemudian ia memencet telepon dan berbicara pada seseorang

 

“ini aku….aku butuh bantuanmu…”

 

***TBC**

4 responses to “[Freelance] I CHOOSE TO LOVE YOU (Part 9 : I Choose To Love You)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s