[Freelance] In Seoul! (Chapter 3)

[PIC]

Title : in Seoul!

Author : @Ivanpramudya

Genre : Comedy, Action, Tragedy, Friendship

Length : Chapter

Rating : PG

Words : 2056

Cast :

          Ivan,

          Zul,

          Stella (JKT48),

          Ghina,

          All member EXO

Other cast : bisa lihat sendiri.

 

Chapter Art 3

 

“Pak kita sudah sampai” kata sang supir.

“Baiklah, ayo kita jemput mereka didalam” kata Uncle Fish. Sampai didalam, sang supir dan uncle menunggu kedatangannya. “Tolong jaga sebentar, saya kebelet pengen kekamar kecil dulu” kata Uncle Fish.

“yasudah pak saya akan tunggu disini”

tak lama kemudian datanglah mereka dengan wajah agak capek tapi masih antusias. “Uncle Fish, jangan-jangan Kalian?” Kata sang Supir

.

“Bapak tahu siapa Uncle Fish” kata Zul.

“Kamu Zul kan?” sambung sang Supir,

“Ya benar anda siapa ya?” sambung Zul penasaran.

“Perkenalkan saya adalah Pak Jack supir dari Uncle Fish” sambung sang supir sambil menjulurkan tangan untuk berkenalan.

“Salam kenal juga pak, perkenalkan ini Ghina, ini Ivan dan yang ini Stella” kata Zul.

“Salam kenal juga buat semua, nah itu dia Uncle Fish” Jawab sang Supir.

“Uncle, Uncle kami disini” kata Zul bersemangat.

“Hay Zul” kata Uncle Fish melambaikan tangan.

“Ayo kita kesana saja Zul” Kata Ghina.

“kalian sudah sampai ternyata, bagaimana perjalanannya” Sambung Uncle Fish.

“Nanti sajalah Uncle di mobil, sudah lelah nih” Kataku.

“Eh Ivan, bagaimana keadaan orangtuamu disana baik?”

Alhamdulillah baik Uncle, Bagaimana keadaan 2 anak Uncle, katanya sudah sukses ya?” kataku lagi.

“dimobil saja ceritanya” kata Uncle Fish.

Selama perjalanan menuju rumah Uncle Fish banyak sekali inforamsi yang dapat aku dan Zul peroleh dari masalah yang akan kami tuntaskan disini.

“Uncle perkenalkan ini Ghina dan Stella, mereka bukannya kami ajak tapi sedang dapat tiket nonton EXO disini” Kata Zul.

“Salam kenal Uncle” kata mereka berdua.

“Kalian pengen nonton EXO ya, siapa personil yang kalian sukai?” Tanya Uncle.

“Kalau aku si Kris sama Sehun” Jawab Ghina.

“kalau kamu siapa Stella?” Tanya Uncle lagi.

“Aku gak suka Uncle, disini aku Cuma nemenin Ghina doang ko” Jawab Stella.

“Gak papa, Trus kalian nanti menginap dihotel mana?”  Tanya Uncle lagi.

“Dihotel daerah Gyoungbok Palace Uncle” Jawab Stella.

“Trus kami beserta yang lain pemennag kuis akan ikut keberbagai tempat bersama personil EXO dan ditutup nonton konser EXO dipulau Mami dan Jeju” sambung Ghina.

***

“Kreeeek” suara pintu terbuka,

“Dooor” suara peluru yang meletup dari pistol.

“Arghh” teriak suara orang itu yang ternyata Sehun salah satu personil EXO.

“Mati kau Bocah haha”  kata CEO.

“Sehun bangunlah, kau jangan mati” kata Bu Manager.

“Dia akan mati sama sepertimu hahaha” sambung CEO.

“Sepertinya orang itu berhasil lari dariku” kata sang Asisten

“kalau begitu aku langsung kembali saja kesana” sambung dia.

Selepas suara tembakan itu datanglah para Staff menuju ruangan Manager. “Aduh sepertinya gua harus lari dari sini mending *Doooor mati juga kau” kata Sang CEO menembak Bu Manager.

“Hey kau bertiga kejar orang yang tadi lari, dan kalian bantu saya buat bawa Sehun dan Bu Manager ke rumah sakit” kata salah satu Staff.

“Kau dimana tuan” kata sang Asisten.

“aku sedang mengarah jalan keluar, cepat kita pergi dari sini” kata CEO.

“baik Tuan saya akan mengambil kendaraan” jawab Sang Asisten.

“Dimana dia?” Tanya sang CEO,

“Maaf Tuan Dia berhasil Kabur” jawab Sang Asisten.

“Bodoh kau, pasti dia akan melaporkan kita” sambungnya.

“Tidak tuan, dia belum lihat wajah kita bukan, dan Manager bodoh itu pasti sudah kau tembakkan” sambung Asisten.

“sepertinya sudah aman, sebaiknya saya kembali keruangan Bu Mananger” kata Staff Ahli.

Tak lama kemudian datanglah ambulance dan polisi disekitar gedung. “Ada apa ini” kata sang Staff Ahli.

“Bu Manager dan Sehun tertenbak oleh orang yang mengaku sebagai CEO konser” jawab salah satu Staff. Lalu datanglah ketiga orang tadi yang mengejar CEO.

“Dia berhasil kabur bersama seorang lagi menggunakan Mobil” ucap Salah satu orang itu.

***

Sekitar 45 menit yang ditempuh dari bandara untuk sampai ke Rumah Uncle Fish.

“Sepertinya sudah sampai nih kita” Kataku.

“Yap sudah sampai, maaf kalian berdua Uncle ajak kerumah, nanti biar pak Jack Supir Uncle ini yang mengantarkan kalian ke hotel” ucap Uncle Fish.

“Gak papa ko Uncle, kami juga sekalian mau lihat-lihat ko” kata Ghina.

Sampai diruamh Uncle Fish Ghina Dan Stella bertecak kagum melihat pemandangan alam yang indah disana. “Keren banget Stell, foto-foto yuk” kata Ghina menarik Stella.

“Van fotoin kita berdua ya” kata Stella.

“eth dah, kebiasaan lu berdua kalo ditempat yang bagus foto mulu” kata Zul meledek.

“Biarin suka-suka gua Zul” Sambung Ghina.

“Irit-irit lah foto nanti nyesel loh” kataku.

“Memang ada apa lagi van” Tanya Stella.

“Ada deh, yakan bro” sambung Zul.

“yoi” sambungku.

“TingnongTingnong” suara bel berbunyi.

“ya nanti dulu” kata seseorang dari dalam.

“Eh ayah sudah pulang habis jemput Zul sama teman-temannya ya” kata wanita berparas cantik itu bernama Chen Wang.

“Wang kabarnya gimana baik” kataku.

“Baik ko van hehe” jawabnya.

“Awas Van jangan cari gara-gara inget tuh ada Stella” kata Zul.

“au lu van” sambung Ghina.

Stella hanya terdiam dengan muka cemberut dan memanyunkan bibirnya. “Tuhkan marah dia” sambung Ghina.

“Apa sih Ghina, nyari masalah deh” Kata Stella.

“Hahahaha, yasudah maaf” sambung Ghina.

“oh iya Wang kakakmu dimana” kata Zul.

“Kakak ada tuh diruang tamu, biasa lah” Kata Chen Wang sambil membawa mereka keruang tamu.

“Ghin, udah siap belom?” Tanya ku,

“siap apaan lagi” jawab Ghina.

“nih gua kasih ghin, takutnya lu histeris entar” ucap Zul.

“eth dah lu buat apaan si gak perlu gua” sambung Ghina.

“buat Aku aja Zul” kata Stella.

“Yaudah nih” sambung Zul,

“Stell nanti kalau Ghina minta Tissuenya jangan dikasih ya” ucapku.

“baik bisa diatur sama aku hehe” jawab Stella. Sampai diruang tamu Uncle Fish pun bergegas ke atas buat mengambil sesuatu, dan didepan Tv terdapat 2 orang yang sedang bermain video game.

“Ka Zul sama teman-temannya sudah datang nih” kata Chen Wang.

“woy Bro udah lama gak jumpa ada kayanya 7 tahun”  kata orang itu.

“widih udah lama juga ya, masih jago juga main ginian, ngomong-ngomong kabar gimana?” jawabku

“weh ada lu juga van, sehat lah dan masih jago sama kya yg dulu” jawab orang itu.

“Kkkrriiiiis, itu beneran kris kan” Tanya Ghina gugup

“tuh kan bener, dikit lagi histeris nih” Kata Zul cekikikan.

“emang itu siapa van?” Tanya Stella.

“itu salah satu personil EXO namanya Kris” jawabku.

“ko rambutnya kaya anak alay ya, diwarnain trus panjang kaya Boyband” sambung Stella.

“Aduh Stella, EXO itu Boyband korea” Sambungku lagi.

“Baru tau Aku van” Sambung Stella dengan muka heran.

“Aku kenalnya Boyband diluar sana kaya Westlife, One Direction masih banyak lagi deh pokoknya” sambung dia lagi.

“hmm, yaudah gak papa, Aku juga gak terlalu kenal juga si sama Boyband Korea” Sambungku.

***

“Wang, kakakmu yang 1 lagi dimana” Kata Zul.

“Kakak dikamar lagi dirawat sama Ibu, 3 hari yang lalu dia kena tembak oleh Orang yang tak dikenal” kata Chen Wang.

“Kena tembak dimana” Kataku penasarn.

“3 hari yang lalu kakak berusaha menyelamatkan Bu Manager dari percobaan pembunuhan oleh orang” Sambung Wang.

“Tapi besok dia bisa perform kan?” Sambung Zul.

“Gak tahu jika boleh sama ayah ya perform” sambung Wang lagi.

Sedang berbincang-bincang Ghina masih heboh sendiri melihat Kris dari dekat. “Zul fotoin dong please” kata Ghina.

“Tadi ngerutu sama gua, sekarang baik-baikin gua” kata Zul jengkel.

“Maaf aku kan Cuma becanda” Sambung Ghina sembaring memberikan HPnya.

“Zul kita keatas duluan ya, pengen liatin Sehun” Kataku.

“yasudah duluan sana” kata Zul. “Cepet Ghin, gua mao liatin Sehun diatas” kata Zul lagi.

“Sehun, Sehun EXO, memang dia kenapa?” Kata Ghina.

“Sudah Zul kesana aja duluan, Ghina nanti bareng gua” Kata Kris sambil merangkul Ghina.

“Semalem gua mimpi apaan ya, sampai sedeket ini sama Kris dan dirangkul juga lagi” kata Ghina dalam Hati. “Memangnya Sehun kenapa” Tanya Ghina,

“Dia tertenbak saat ingin menyelamatkan Bu Manager diruangannya” Jawab Kris.

“Ko bisa” sambung Ghina.

“sebelum kejadian itu terjadi dia melihat seorang Staff berlari dikejar oleh orang dari dalam ruangan Bu Manager” sambung Kris.

“Oh begitu kejadiannya, jadi kami dipanggil kesini buat menjaga keamanan” Kataku ke Uncle Fish.

“Yap benar sekali, kalian sudah disetujui oleh mentri pertahanan disini” Ucap Uncle Fish.

“Tapi kami kan Cuma berdua Uncle” sambung Zul.

“itu sudah diperhitungkan, besok kalian akan ditemani oleh Mio dan Chen dan beberapa pasukan dari sini” sambung Uncle.

“Jadi intinya Ivan dan Zul  mengamankan personil dan konser EXO di dorm dan di pulau mami”  Tanya Stella.

“ya, hanya kalian satu-satunya harapan kami disini, karena polisi disni sudah babak belur dengan anggota mereka yang sangat cepat dalam beraksi” Jawab seseorang dari balik pintu.

***

“Sejak kapan anda disitu Bu Manager” Tanya Uncle Fish.

“Baru beberapa menit yang lalu, saya kesini ditelfon oleh Kris katanya orangnya sudah datang” Jawab Bu Mnanger.

“Hmm, Jack” panggil Uncle Fish,

“Ya ada apa tuan” jawab Jack.

“Antarkan Stella dan Ghina ke Hotel mereka menginap ya” Sambung Uncle Fish.

“Baik tuan, ayo non saya bawakan barangnya” Ucap Jack.

“Hati-hati ya Stell” Kataku,

“kamu juga hati-hati ya” kata Stella,

“Stell jagain Ghina ya, kalo dia rusuh pas konser jitak aja palanya” kata Zul.

“cieee perhatian nih sama Ghina” sambungku, 

“Ciee, siap Zul, kalo perlu nanti tangkep aja kan situ yang jadi kemanannya” Jawab Stella.

“Oh iya lupa” sambung Zul.

Sedang berbincang-bincang Zul langsung salting liat Ghina yang menghampiri mereka. “Mao kemana Stell” Tanya Ghina.

“Ke Hotel lah, Ghin” Jawab Stella,

“Padahal kan lagi betah disini” Sambung Ghina,

“Iya Betah, orang dirumahnya Kris dan Sehun” Kata Zul.

*uhuk “ada yang cemburu nih” Kataku.

“Ciee cemburu nih hehehe” sambung Stella.

“Apa dah lu berdua kaga jelas” sambung Ghina. “memang ada apaan Zul” sambungnya lagi.

“Gak ada apa-apaan juga” sambung Zul gugup.

“Ghina, Stella ayo cepat” kata Jack,

“Iya pa” sahut Ghina.

“Jadi tugas kalian berdua adalah Mencari siapa otak percobaan pembunuhan ini” Kata Uncle Fish.

“Kalian akan mulai di Konser EXO besok malam” sambung Bu Manager.

***

“Zama kenapa kau diam saja, bantu yang lain?” Kata Ji Eul.

“Saya yg ditugaskan memantau disini, adanya anda yang bekerja bukan saya” Kata Zama baring membentak.

“Kamu sudah berani ya membentak saya, jangan mentang-mentang Anda sedang dikasih amanah buat mengawasi selama beliau tidak ada bertindak semau anda” Sambung Ji Eul.

“Ahrg, berisik kau Ji Eul sang Staff Ahli yang hampir terbunuh 3 hari yang lalu” sambung Zama

“Bagaimana kau tau Zama” sambung Ji Eul,

“iya gimana dia tau, kan dia sedang ditugaskan mensurvei tempat ini” kata Staff yang lain.

“kalian semua tidak ada yang boleh tau, ini rahasia hahaha”,

cepat kalian terusin kerjanya” Sambung Zama.

“Kenapa gak mati aja sekalian si tuh orang, nyusahin aja padahal sedikit lagi” Kata Zama dalam Hati.

Ji Eul Sedang mempersiapkan perlengkapan dibackstage dengan Staff lain, datanglah Uncle Fish bersama Mio dan Chen. “Bagaimana persiapannya, apakah sudah beres?” kata Uncle Fish.

“ternyata anda, sedikit lagi selesai tinggal persiapan Keamanannya saja yang belum” Ucap Ji Eul.

“Baiklah saya akan menepatkan Beberapa personil dari FBI, CIA, polisi dalam Negeri dan mereka berempat” Sambung Uncel Fish.

“Mereka Cuma berdua mana dua orang lagi?” kata Salah satu Staff.

“Mereka berdua akan menyamar menjadi penonton bersama 5 orang lainnya” kata Chen.

“Kabar dari Sehun gimana” Sambung salah satu Staff,

“kalau dia belum bisa tampil, jadinya personil yang ada saja tampil” sambung Uncle Fish.

“kalau Bu Manager?” kata Ji Eul,

“dia aman dirumah saya” ucap Uncle.

“bukannya berbahaya dia ditinggalkan sendiri disana” Sambung Ji Eul.

“Dia sudah dikawal 8 orang lebih, malah Anda yang harus kami jaga karena anda yang melihat siapa sang pelaku” kata Mio.

“kalau hal itu saya  tidak tahu siapa orangnya, saya Cuma mengenal suaranya saja” Kata Ji Eul.

“lalu yang mengejar anda” sambung Chen.

“saya juga tidak tahu dia memakai masker dan memakai topi, jadinya susah untuk dikenal” Sambung dia.

“Hmm, Mio cepat suruh yang lain buat bersiap untuk nanti malam” kata Uncle Fish.

“siap laksanakan” Ucap Mio.

Malam harinya salah satu gedung di Pulau Mami sangat ramai oleh Fansnya EXO.

“Ghin ramai sekali disini, aku takut kesasar nih nanti” Kata Stella sambil memegang erat tangan Ghina,

“Gak bakal kesasar Stell, disini banyak pengawas jadinya bisa nanya kalau kesasar” kata Ghina santai sambil menunjuk salah satu pengawas.

Sementara itu diRumah Uncle Fish, Chen Wang beserta Ibunya sedang menjaga Sehun agar tidak pergi kesana.

“Wang, kamu jagain Kakak dan Ibumu ya” Ucap Uncle Fish sebelum berangkat,

“Baik Ayah akan aku usahakan” Kata Wang sambil mencium tangan Ayahnya. “Aku harus bisa jagain orang dirumah, walaupun banyak yang jaga juga disini” Kata Chen Wang dalam Hati.

“Lapor daerah Taman belakang dan depan Aman” kata Salah satu penjaga disana.

“Walaupun aman kita harus berjaga biar aman tempat ini” Disaat sedang berbicang-bincang mereka dikejutkan dengan….

 

BERSAMBUNG….

One response to “[Freelance] In Seoul! (Chapter 3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s