[Freelance] The real QUEEN (Chapter 4)

the real queen

The real QUEEN

Author :

Kim Mirna/@mirnakawamura

Main Cast :

Choi Queen (OC), Park Chanyeol (Exo K), Hendry Lau (Suju M), Kim Yoon Ah (OC)

Other Cast :

Kris (EXO M) aka Park Kris

Xi Luhan (EXO M) aka Choi Luhan

Bae Suzy (Miss A)

Amber Liu (Fx)

Choi Siwon (Suju)

Tiffany Hwang (SNSD)

Member EXO K

Other Member Suju

Genre :

Romance, a little bit Comedy (?)

Ratting :

General

Lenght :

Multichapter


Annyeong……!!! Author kece alias istri Kim Kibum, adik Kim Joon Myeon dan kakak dari Kim Jong In yaitu Kim Mirna datang lagi……kekeke #plak!! digampar Shawol n Exotic#

Aahh…. akhirnya chap 4’nya bs aku krm jg…. sebenarnya chap 4 ini udah lama trsimpan di NB but krn kesibukan kuliah dan ujian akhir jd nggak prn punya wkt utk nge’postnya…. semoga aja di chap ini nggak mngecawakan…….

Oh ya klian jg bs bc ff ini wp pribadiku www.kawamura79.wordpress.com tp ttap sm kok dngan yg aku krm di wp ini coz aku krm disini dl br aku masukin ke wp aku…..

 

Warning : hati-hati miss Typo bertebaran……!!!! don’t copas n i hate plagiarism!!

HAPPY READING N DON’T BE A SILENT READER!!!!! ^____^

Chanter 4

 

Author PoV

“ kau Choi Queen kan?? “ tanya Suzy ragu-ragu pada gadis yang duduk santai didepannya. Yang ditanya hanya mengernyitkan dahi bingung.

“ memangnya kau pikir aku siapa??? “ tanyanya sedikit kesal dengan tingkah kedua sahabatnya yang dari tadi menatapnya tidak percaya, bingung dan beberapa macam ekspresi lainnya.

“ Queen-ah ini baru jam setengah 7 ?? “ tanya Amber masih tidak percaya

“ ara “ jawab Queen singkat. “ aisshh… berhenti menatapku seperti itu! Apa salah kalau aku datang cepat huh?? “ semburnya kesal dan sialnya lagi mereka langsung mengangguk membenarkan membuatnya semakin kesal.

“ tch…. !!”

“ ini benar-benar suatu kemajuan Queen-ah, kalau saja hari ini kau datang cepat karena kerasukan setan baik, aku harap setan baik itu tidak keluar-keluar dari tubuhmu “ ujar Amber dengan nada mengejek.

“ yak! Neo…… “ ucapan Queen terhenti ketika mendengar suara bass yang lebih mendominasi diruangan.

“ Chagi-ya!!! “ panggil suara bass itu membuat seisi kelas menoleh ke arahnya dan sontak semua mata terbelalak saking terkejutnya saat melihat namja yang tingginya mirip tiang listrik itu berdiri di ambang pintu dengan senyum lebar. Penghuni-penghuni ruangan itu sibuk menerka-nerka dalam pikiran mereka siapa gerangan gadis beruntung yang di panggil Chagi oleh seorang Park Chanyeol. Namja itu berjalan dengan senyum tidak lepas dari wajahnya, ia tidak memperdulikan mata-mata yang sedaritadi mengawasi langkahnya. Namja jangkung itu terus berjalan dan berhenti di depan seorang yeoja yang juga tidak kalah terkejutnya.

“ shit!!! Pagi-pagi begini dia sudah menjalankan aksinya “ umpat Queen dalam hati. Ia masih belum sadar penuh atas keterkejutannya bahkan saat Chanyeol menggenggam tangannya dan menariknya keluar ruangan.

Ketika Chanyeol dan Queen meninggalkan ruangan sedetik kemudian ruangan itu tadinya hening berubah riuh dengan teriakan-teriakan histeris para yeoja.

“ kyaaa…… Chanyeol pacaran sama Queen, Andweeee!!! “ teriak salah satu yeoja tidak terima sambil menjambak rambut namja yang duduk disebelahnya.

“ yak!! Appo “  keluh namja itu tapi tidak dihiraukan.

“ maldo andwee!! “ teriak yeoja satunya dan jatuh bersimpuh dilantai, ia masih belum bisa menerima kenyataan itu.

“ oppa…… kyaAAA…. oppa!!! “ teriak mereka bersamaan, sama-sama tidak terima dengan apa yang mereka saksikan barusan.

Hanya tinggal tersisa 2 orang yeoja yang tidak teriak histeris, Amber dan Suzy. Mereka masih sama-sama diam berusaha mencerna apa yang mereka saksikan semenit yang lalu. Keduanya kemudian saling memandang berusaha berbicara lewat mata dan setelah kesadaran mereka kembali….

“ KYAAAAAA!!! “ teriak keduanya membahana diruangan, sontak semua mata tertuju pada mereka karena teriakan mereka paling keras.

^^Skip^^

Chanyeol dan Queen berjalan di koridor dan tangan Chanyeol masih setia menggenggam tangan Queen. Queen masih belum sadar penuh sampai akhirnya ia merasakan aura aneh yang menyelimutinya. Ia kemudian mengedarkan pandangannya dan benar saja semua mata melihatnya. Mata-mata orang yang menyaksikan kejadian terbelalak saking terkejutnya tidak banyak dari mereka yang ingin melayangkan tatapan menusuknya tapi mengingat yeoja yang disamping Chanyeol itu adalah Choi Queen, Queen of Death Glare yang memiliki tatapan lebih mematikan, mereka mengurungkan niatnya dan hanya bisa memandang tidak terima.

“ kenapa mereka semua menatapku?? “ batin Queen. Ia merasa kalau ada sesuatu yang menggenggam tangannya, ia kemudian mengarahkan pandangannya tepat ketangannya dan melihat tangannya telah tergenggam manis oleh tangan seseorang, ia mendongak dan mendapati seorang namja jangkung berjalan disampingnya. Seketika itu ia kembali kekesadarannya. Ia mengehentikan langkahnya dan menghempaskan tangan namja yang menggenggam tangannya. Namja itu ikut berhenti dan menatapnya tajam.

“ yak!! Apa yang kau lakukan?? “ bentak Queen pada namja itu. Seluruh mata tertuju padanya.

“ diam dan ikuti saja permainanku atau aku akan menciummu saat ini juga!! “ bisik Chanyeol penuh penekanan. Ia kemudian tersenyum paksa pada semua orang yang melihatnya dan merangkul Queen lalu kembali berjalan. Queen hanya bisa bungkam dengan amarah yang tertahan mendengar ancaman Chanyeol. Ia tidak mau namja gila ini merebut first kissnya.

“ kenapa kau membawaku kesini?? “ tanya Queen kesal campur bingung karena Chanyeol membawanya ke ruang dance. Apa sekarang ia akan memintaku dance bersamanya??? Benar-benar gila!!! Pikirnya.

“jangan banyak tanya, kita tunggu saja mereka “

Mereka??? mereka siapa??? Apa lagi rencana namja gila ini??? Kalau tahu begini jadinya, aku lebih memilih datang terlambat. gerutunya dalam hati.

Ceklek

Pintu ruang dance itu terbuka dan menampilkan 5 namja dan seorang yeoja cantik.

“ Chanyeol-ah, kenapa kau……. Gumiho!! ” ucapan Baekhyun terputus saat menyadari keberadaan Queen dan langsung berseru padanya dengan menyebut gumiho. Queen yang menyadari dirinya dipanggil gumiho segera melayangkan death glarenya pada Baekhyun yang langsung menegang ketakutan.

“ siapa yang kau sebut gumiho Byun Baekhyun! “ tanya Queen dingin dan masih melayangkan death glarenya. Bukan hanya Baekhyun yang bergidik ngeri bahkan keempat namja dan yeoja yang baru datang itu juga merasakannya.

“ mi-mianhae “ ucap Baekhyun gugup.

“ aishh…. berhenti menatap mereka seperti itu ! kau membuat mereka ketakutan….. “ celetuk Chanyeol yang dari tadi berdiri disamping Queen. Sebenarnya ia ingin tertawa melihat ekspresi ketakutan sahabat-sahabatnya saat ini, ia tidak menyangka kalau mereka akan ketakutan seperti itu hanya dengan tatapan dari seorang gadis yang menurutnya sama sekali tidak menakutkan. Queen beralih menatap Chanyeol.

“ wae??? “ tanya Chanyeol dengan nada menantang.

“hhhmmm…. Chanyeol-ah, kenapa kau mengajak kami berkumpul disini?? “ ujar Suho tiba-tiba setelah berusaha meredam ketakutannya , ia mencoba mencairkan suasana tegang yang tengah berlangsung.

“ mulai hari ini aku akan menjalankan rencanaku dan aku membutuhkan bantuan kalian. “

“ maksud hyung??? Rencana tentang menjadikan gum eh maksudku Queen noona sebagai yeojachingu pura-puramu “ tanya Kai kikuk, hampir saja ia kelepasan menyebut Queen dengan gumiho. #selamat… Author elus-elus dada Kai# woi woi minggir lu thor, reader juga mau! Gubrak!!!#

“ ne “ jawab Chanyeol lantang.

“ yeojachingu pura-pura??? Apa maksudnya Chanyeol-ah??? “

“ mianhae Yoonie karena aku tidak memberitahumu terlebih dulu tapi aku janji sepulang sekolah nanti aku akan menjelaskan semuanya “ ujar Chanyeol lembut berusaha meredam kebingungan gadisnya.

“ baiklah akan kutagih janjimu nanti “

“ lalu hyung kenapa kau menyuruhku membawa kamera?? “ tanya D.O yang daritadi menenteng kamera polaroid.

“ aku ingin kau memotret setiap kedekatanku dengan Queen hari ini dan besok menempelnya dimading dan beri keterangan dibawahnya kalau aku dan Queen sedang berpacaran “ jelas Chanyeol sontak membuat semua yang mendengarnya terkejut tidak terkecuali Queen.

“ mwo??? “ pekik Queen. “ neo miccheosso??! Kenapa harus berfoto segala?? Dan juga kenapa foto itu harus ditempel di mading??? Apa kau gila??? Bukan hanya siswa-siswa saja yang akan tahu tapi juga guru-guru  “ lanjutnya setengah berteriak. Dia benar-benar sudah gila! Batinnya.

“ hyung apa kau serius??? “ tanya Sehun setengah percaya

“ aku serius Sehunnie, bukannya itu lebih baik? akan tampak lebih meyakinkan “ timpal Chanyeol mantap.

^^Skip^^

Queen duduk di dikantin sambil menyeruput hot chocolatenya, ia tidak memperdulikan beberapa pasang mata yang sejak tadi menatapnya termasuk tatapan kedua sahabatnya yang sedang duduk di depannya.  Chanyeol??? Untung saja namja itu sedang latihan basket, kalau tidak pasti sekarang sudah menempel didekatnya untuk menarik perhatian orang-orang.

“ kau tidak merasa ada yang perlu kau jelaskan pada kami, Choi Queen?? “ tanya Amber sarkastis.

“ eopso “ timpal Queen santai.

“ yakk!! Nappeun chingu!! Kenapa kau tidak memberitahu kami kalau ternyata selama ini kau berpacaran dengan Chanyeol “ teriak Suzy frustasi, ia tidak sanggup lagi menahan rasa penasaran dan kesalnya.

“ aku rasa itu tidak penting “ timpal Queen datar membuat kedua sahabatnya itu mendengus kesal. Mianhae… saat ini waktu dan tempat tidak mendukung untuk  memberitahu kalian yang sebenarnya, aku akan memberitahu kalian saat kita hanya bertiga saja. Batinnya.

Saat pulang sekolah……

“ mwo?? Apa kau sudah gila Chanyeol-ah? Kenapa kau tega melakukan itu pada yeoja yang sama sekali tidak tahu apa-apa??? “ tanya Yoon Ah setengah berteriak. Sekarang mereka sedang berada di atap gedung, seperti janji Chanyeol sebelumnya, ia akan memberitahu Yoon Ah tentang rencananya.

“ ne… aku memang sudah gila dan itu karena kau, Kim Yoon Ah!! “ Chanyeol juga berteriak.

“ Chanyeol-ah…. wae?? “ suara Yoon Ah melembut, ia tahu Chanyeol melakukan semua ini untuk melindunginya tapi ia juga tidak tega melihat Queen yang jadi korbannya.

Chanyeol menghembuskan nafasnya, tanda ia sedang meredam amarahnya, entahlah kenapa saat ini ia tiba-tiba saja marah.

“ mianhae sudah membentakmu, aku hanya ingin melindungimu, aku merasa bertanggungjawab atas dirimu karena sudah memintamu tetap berada didekatku dan aku tidak ingin kau terluka karena itu. Jeongmal mianhae….. “ ujar Chanyeol lirih dengan nada penuh penyesalan. Tanpa sadar Yoon Ah meneteskan airmatanya, ia tidak menyangka Chanyeol akan melindunginya sampai seperti ini, ia merasa benar-benar menjadi sahabat yang buruk. Ia kemudian memeluk Chanyeol memberi ketenangan pada sahabatnya yang paling berharga itu.

“ ani Chanyeol-ah, kau tidak perlu minta maaf, ini semua bukan salahmu, aku hanya terlalu bodoh karena tidak menyadari usahamu melindungiku, jadi berhenti menyalahkan dirimu lagi “ ucapnya lembut sambil mengelus lembut punggung Chanyeol. Tidak ada jawaban dari Chanyeol melainkan hanya anggukan. Mereka terdiam tenggelam dalam pikiran mereka masing-masing dan masih dalam posisi berpelukan.

***

^^Tokyo, Jepang^^

Di kamar sebuah rumah mewah tampak 2 pria tengah serius memandangi kertas yang penuh dengan angka-angka dan grafik yang mampu membuat otak harus berpikir keras untuk dapat memahaminya. Mereka sedang duduk bersila di atas karpet samping ranjang king size.

“ aArrgHhhh….. aku lelah! “ seru salah satu pria sambil membaringkan tubuhnya di atas karpet dengan posisi terlentang. Hendry.

“ yak…ireona! ini belum selesai “ ujar pria lainnya yang memakai kaca mata bening berbingkai hitam. Luhan.

“ biarkan aku istirahat sebentar Luhan-ah, aku benar-benar lelah. Aishh… professor itu pasti sudah gila memberi kita tugas seperti ini “ gerutu Hendry dengan mata yang tertutup.

“ kau pikir hanya kau yang lelah, aku juga lelah “ timpal Luhan tapi tangan dan matanya tidak teralihkan dari kertas penuh angka dan grafik didepannya.

“…. “ tidak ada jawaban dari Hendry membuat Luhan memutar matanya bosan.

“ aish…. kalau kau lelah, pulang sana. Jangan tidur disini “

“ dasar pelit, aku hanya berbaring sebentar. Kenapa kau cerewet sekali “

“ hhhaa…. terserah kau saja “

Hening beberapa saat. Hendry menutup matanya masih dengan posisi yang sama sedangkan Luhan melanjutkan tugas yang sedari tadi mereka kerjakan.

“ kau tidak merindukannya? “ celetuk hendry tiba-tiba masih dengan mata tertutup.

“ nugu? “ timpal Luhan tanpa mengalihkan pandangannya dari kertas yang ada di depannya.

“ Queen. Kau tidak merindukannya? “ ulang Hendry

“ kenapa kau menanyakan hal yang kau sudah tau jawabannya “

“ itu karena kau tidak pernah bercerita padaku, makanya aku menayakannya “ ujar Hendry gemas “ kau tidak punya rencana menyusulnya? “

Luhan menghentikan aktivitasnya. Ia melepas kacamatanya dan ikut berbaring di samping Henry.

“ walaupun aku punya, aku tidak yakin bisa melakukannya saat ini. Appa sedang membutuhkanku di perusahaan “ suara Luhan merendah dengan nada yang sarat dengan keputus asaan. Ia menatap lurus ke langit-langit kamarnya dan seketika memori kebersamaannya dengan Queen berputar kembali diingatannya. Membayangkan bagaimana Queen yang selalu bergelayut manja dilengannya saat ia sedang memohon sesuatu, bagaimana lucunya Queen saat sedang marah dengan bibir tipis yang dikerucutkan, cara Queen tersenyum riang dan tak henti-hentinya berceloteh tentang pengalaman yang didapatnya, Queen yang selalu bersemangat bahkan ketika adik kecilnya menangis karena tidak ingin ditinggal sendiri. Memori-memori itu terus berputar dan tanpa disadarinya setetes cairan bening tumpah dari kedua sudut matanya.

“ aku akan menyusulnya “ ujar Hendry membuyarkan Luhan dari lamunannya dan dengan cepat ia menyeka cairan bening itu dan duduk seperti posisi semula. Ia tidak ingin Hendry tahu kalau ia sedang menangis.

“ mwo?? “

“ aku akan menyusulnya, aku khawatir.  Kau taukan dia paling takut saat sendiri “ ujar Hendry lagi tapi dengan posisi yang sama dengan Luhan dan menatap serius ke arah Luhan. Luhan bisa melihat keseriusan yang terpancar dari mata Hendry, ia tahu benar sifat sahabatnya itu. kalau ia merencanakan sesuatu pasti akan diwujudkankannya.

“ dia bukan Queen yang kau kenal 2 tahun lalu Hendry-ah, Queen yang manja, penakut, selalu bergantung pada orang lain. Dia sudah dewasa. Dia tumbuh menjadi gadis yang kuat dan berani “

“ tetap saja di mataku, Queen adalah gadis kecil yang kukenal dulu “ tandas Hendry. Luhan menghembuskan nafas, ia tahu percuma Hendry yang sedang serius, itu hanya akan menimbulkan perdebatan antara keduanya. 

“ kapan kau akan menyusulnya? “

“ setelah urusan kuliah selesai, aku akan kesana dan membawanya kembali kesini “

***

Di dalam kamar sebuah apartemen, tepatnya di atas tempat tidur tampak seorang yeoja masih terlelap dengan nyenyaknya, ia tidak peduli dengan berkas-berkas sinar matahari yang menerpa pipi putihnya dari cela-cela ventilasi. Bahkan HPnya yang daritadi berdering tidak dihiraukannya. Beberapa menit kemudian, ia mulai menggeliat dari balik selimut tebalnya dan Hpnya masih saja berdering.

“ aisshhh…. siapa yang menelpon pagi-pagi begini “ gerutunya frustasi, masih dengan mata tertutup ia meraba-raba nakas dibelah tempat tidurnya berusaha mencari benda berisik itu.

“ yeobseyo…” sapanya dengan suara serak

“ yak!! Kemana saja kau daritadi?? Kenapa baru kau angkat??!! “ teriak suara disebrang telpon, membuat Queen sedikit menjauhkan Hpnya, ia tidak mau pendengarannya koslet seketika.

“ nugu??? Kenapa kau berteriak?? “ ia balik berteriak dan sekarang ia sudah duduk dengan rambut yang acak-acakan.

“ mwo??? Kau tidak tahu siapa aku?? Nan neo namjachingu ! “

“ namjachingu??? Nugu??? “

“ aishh…. berapa umurmu huh?? kenapa kau sudah pikun??? Jangan banyak tanya, sekarang cepatlah turun, aku sudah di depan apartemenmu, kita ke sekolah sama-sama. Kuberi kau waktu 15 menit atau aku sendiri yang akan menyeretmu keluar “

‘ Klik ‘ panggilan terputus saat namja itu menyelesaikan kalimatnya.

“ aisshhh…. dasar orang gila, kenapa pagi-pagi sudah marah-marah dan mengaku jadi namjachinguku, aku tidak….. “ gerutunya terhenti saat ia teringat sesuatu.

“ omo!!! Park Chanyeol!!! “ ia baru ingat kalau kemarin ia baru saja resmi jadi yeojachingu pura-puranya Chanyeol. Aishhh…. kenapa daritadi dia tidak bilang namjachingu pura-pura akukan bisa langsung ingat. Batinnya. Wajar saja kalau ia bingung saat seseorang mengaku namjachingunya karena selama ini ia memang tidak punya namjachingu kecuali namjachingu pura-pura. Ia kemudian melihat layar ponselnya dan mengecek panggilan masuknya, sekali lagi ia dibuat terkejut karena ada 50 panggilan tidak terjawab dari nomor baru, nomor yang tadi dipakai Chanyeol.

Ia lalu ingat perkataan Chanyeol, kalau dia sudah di depan apartemen dan menunggunya 15 menit, dengan gerakan cepat ia berlari kekamar mandi.

“ kau taruh dimana telingamu saat tidur?? Kenapa 50 panggilanku tidak kau dengar huh?? awas saja kalau kita terlambat!! “ sembur Chanyeol kesal saat mereka sudah didalam mobil menuju sekolah.

“ kenapa kau menyalahkanku??? Siapa suruh pagi-pagi sudah menelpon?? Apa kau tahu kau mengganggu waktu tidurku dan juga sekarang masih jam 07.40 “ teriak Queen tidak kalah kesalnya.

“ mwo?? Waktu tidur?? Jam 06.00 pagi kau bilang waktu tidur??? Ck ck dasar yeoja pemalas“

“ memangnya kenapa??? Apa itu masalah untukmu Park Chanyeol’ssi?? Geunde, darimana kau tahu nomor Hpku??? Apa kau benar-benar Stalker?? Kau punya videoku, kau tahu nilai-nilaiku hancur, kau tahu aku sering bolos dan sekarang kau tahu nomor Hpku. Aigooo….  kau benar-benar stalker sejati “ ujar Queen dengan nada mengejek sambil geleng-geleng kepala.

“ yak!! Aku bukan stalkermu!! Diamlah atau aku akan menurunkanmu sekarang juga “ tandas Chanyeol tidak terima.

“ ancamanmu kekanak-kanakan sekali “ cibir Queen.

Setelah beberapa menit perjalanan, akhirnya mereka sampai juga di sekolah dan tidak terlambat. Queen buru-buru turun dari mobil Chanyeol, ia tidak suka berlama-lama dekat namja gila ini. Belum selangkah ia melangkah, ia harus berhenti karena tiba-tiba saja Chanyeol sudah berdiri disampingnya dan menggenggam tangannya.

“ mwohaneungoya??? “

“ mulai sekarang kau harus terbiasa dengan ini, ara?? “ ujar Chanyeol dengan senyum yang dibuat-buat.

“ mwo?? Shireo…! “ Queen berusaha melepaskan genggaman tangan Chanyeol tapi sayang kekuatan Chanyeol lebih besar dari kekuatannya.

“ kenapa kau selalu saja membantah?? Apa kau gugup aku menggenggam tanganmu emm?” goda Chanyeol dengan smirknya.

“ tch… PD sekali kau. Aku hanya khawatir virus gilamu itu bisa menular melalu sentuhan kulit dan aku tidak mau itu terjadi “ ujar Queen datar membuat Chanyeol mendelik kesal ke arahnya. Tanpa memperdulikan ucapan Queen, Chanyeol berjalan sambil tetap menggenggam atau lebih tepatnya meremas tangan Queen.

“ yak! Appo!! “ keluh Queen tapi tidak dihiraukan Chanyeol.

“ kyAAaaaa……. mereka datang !!!! “ teriak salah satu yeoja membuat siswa-siswi yang berkerumun di depan mading berhamburan seketika seperti melihat hantu. Mereka bahkan tidak memperdulikan benda mereka yang terjatuh, mereka lebih memilih mencari tempat yang aman untuk bersembunyi.

“ kenapa mereka lari seperti itu?? “ tanya Queen dengan watadosnya.

“ kau tidak sadar?? Mereka lari seperti itu karena melihatmu. Mereka tidak mau jadi sarapan pagimu. Aigooo….. kau benar-benar mirip gumiho “ cibir Chanyeol dan tersenyum miring

“ berhenti menyebutku gumiho Park Chanyeol ! “

“ wae?? Nama itu lebih cocok untukmu daripada Queen. Ratu apanya??? Ratu gumiho “ ledek Chanyeol membuat amarah Queen semakin memuncak. Ia benar-benar sudah tidak tahan lagi dengan sikap menyebalkan namja di depannya itu, amarahnya sudah sampai diubun-ubunnya dan kalau saja saat ini adalah sebuah tayangan animasi pasti akan terlihat asap keluar dari kedua lubang telinganya. Ia baru akan mengeluarkan umpatannya tapi terhenti karena pekikan Chanyeol.

“ omo!!! Aku tidak menyangka mereka melakukannya dengan sangat baik “ Queen mengarahkan pandangannya pada apa yang dilihat Chanyeol dan sedetik kemudian matanya membulat saat melihat fotonya dan Chanyeol dalam berbagai keadaan terpampang jelas dimading dan sialnya bukan hanya satu foto tapi ada banyak foto bahkan hampir memenuhi mading.

“ ige mwoya???? “ pekiknya frustasi “ kau benar-benar melakukannya??? “

“ tentu saja, aku tidak pernah main-main dengan ucapanku nona Choi “ tandas Chanyeol angkuh. Membuat Queen harus menutup mata untuk sementara mengumpulkan tenaganya dan……

DuUkkkk!!!

Tendangan manis mengenai tulang kering Chanyeol

“ Arrhgghh…. kau mau mati Choi Queen!! “ erang Chanyeol kesakitan sambil membungkuk memegangi tulang keringnya. Queen tidak memperdulikan Chanyeol yang mengerang kesakitan, ia berjalan menuju kelas meninggalkan namja gila itu sebelum ia merontokkan gigi putih namja itu.

Queen PoV

“aishh…. dasar micchin namja!!! Kenapa dia melakukan itu, bagaimana kalau Kim Ajhussi melihatnya dan melaporkannya pada appa. Appa pasti akan mengirim bodyguardnya untuk membawaku ke Jepang. AndwEee!!! Itu tidak boleh terjadi, aku tidak mau kembali ke Jepang “ aku masih saja bergelut dengan pikiranku memikirkan kemungkinan-kemungkinan terburuk yang akan terjadi. Saking frustasinya aku tidak sadar menjambak rambutku sendirii. Semua mata memandang aneh ke arahku dan segera saja kulayangkan death glareku yang membuat mereka memalingkan wajah seketika.

Aku masuk ke dalam kelas dan lagi-lagi aku mendapatkan tatapan dari penghuni kelas yang entah apa artinya marah, kesal, benci dan mungkin masih banyak lagi dan terpaksa aku harus melayangkan death glareku lagi dan membuat mereka tertunduk. Aku berjalan menuju kursiku dan ternyata Amber dan Suzy sudah datang tapi sepertinya mereka mengacuhkanku. Apa mereka marah karena aku tidak memberitahu mereka tentang hubungan palsuku dengan Chanyeol???

Aku duduk di belakang Suzy dan Amber, mereka masih saja sibuk bicara dan menganggapku tidak ada padahal biasanya mereka akan menyambutku dengan segala macam sapaan aneh atau dengan memberitahuku gosip hangat tentang sekolah artis dan semacamnya dan tentu saja itu dilakukan oleh Suzy karena Amber dan aku sama sekali tidak tertarik dengan gosip. walaupun aku tidak menyukainya tapi sekarang aku merasa aneh mereka tidak melakukannya lagi.

Sampai jam pelajaran pertama selesai mereka tetap mengacuhkanku, aku benar-benar tidak tahan. Mereka bergerak dari tempat duduknya dan seperti akan kekantin, dengan cepat aku mencegat langkah mereka dengan berdiri di depan mereka sambil berkacak pinggang.

“ kalian benar-benar akan terus mengacuhkanku?? “

“……” mereka tidak menjawab dan malah lebih memilih memalingkan wajah mereka daripada memandangku.

“ apa kalian marah hanya karena aku tidak bilang tentang hubunganku dengan Chanyeol?? “

“ wah…. akhirnya kau sadar nona Choi “ cibir Amber

“ apa kau benar-benar tidak menganggap kami sebagai sahabatmu, sudah cukup kau tidak memberitahu kami tentang keluargamu dan asal sekolahmu, dan sekarang kau merahasiakan sesuatu yang harusnya kau bisa berbagi cerita bahagia dengan kami, sahabatmu “ ujar Suzy kesal dengan penuh penekanan pada kata ‘sahabat’.

“ ini bukan berita bahagia makanya aku tidak memberitahu kalian “ ujarku lemah

“ apa maksudmu??? “

Aku mengedarkan pandanganku memastikan kalau sekarang saat yang tepat untuk bercerita dan untungnya semua siswa sudah keluar dan hanya meninggalkan kami bertiga. Aku menarik tangan Suzy dan Amber dan mendudukkan mereka di depanku. Aku menatap mereka yang tampaknya sangat penasaran. Dasar miss kepo.

“ sebenarnya aku dan Chanyeol hanya pacaran pura-pura “ ucapku setengah berbisik

“mwo?????” pekik Suzy dan Amber bersamaan

“ aishhh…. kecilkan suara kalian. Jangan sampai ada yang dengar “

“ geunde wae??? Kenapa hanya pura-pura???  “

“ apa kau berharap aku pacaran sungguhan dengannya? “ tanyaku tidak suka dan mereka mengangguk serempak

“ tch…. kau tidak tahu sifat aslinya yang menyebalkan dan aku tidak mau pacaran dengan namja gila sepertinya “ ucapku sambil membayangkan sifat-sifat menyebalkan Chanyeol selama 2 hari ini yang ia tunjukkan padaku.

“ apa alasan kalian pacaran pura-pura??? “

“ jadi begini….. “ aku mulai bercerita mulai dari pertemuan pertamaku dengan Chanyeol di depan toko malam itu dan bagaimana ia mengancamku agar menjadi yeojachingu pura-puranya. Aku juga menceritakan tentang tujuan Chanyeol mengajakku berpacaran pura-pura.

“ jjinja dia melakukan semua itu dan mengancammu??? Dasar nappeun namja!! “ umpat Amber

“ tapi tetap saja dia mengagumkan, dia melakukan itu untuk melindungi orang yang ia cintai…. oh… so sweeetttt!!! “ ucap Suzy dengan mata yang berbinar-binar dan tangan yang saling ditautkan di depan dada sambil melek-melek gaje.

“ ne,,, dan aku adalah korbannya Bae Suzy “ timpalku tidak suka. Bagaimana bisa ia masih mengagumi orang yang sudah membuat sahabatnya dalam bahaya.

“ lalu apa yang akan kau lakukan sekarang??? “

“ entahlah….. untuk sementara ini aku ikuti saja keinginannya “ jawabku putus asa.

“ yak!!! Kenapa kau jadi lemah begini huh? kenapa kau takut pada ancamannya lagipula kaukan dekat dengan kepsek aku yakin kepsek tidak akan membiarkan kau dikeluarkan begitu saja apalagi kita sudah kelas 3 “

“ kau salah Amber-ah justru kepseklah yang akan lebih dulu menendangku dari sekolah ini ke Jepang “ timpalku dalam hati.

***

Sudah seminggu ini aku dan Chanyeol menjalani akting pacaran pura-pura di depan siswa. Bukan berarti selama itu hidupku baik-baik saja, hampir tiap malam aku mendapat pesan teror dari banyak nomor baru berisi ancaman, umpatan bahkan sumpah serapah. Aku juga beberapa kali hampir terkunci di kamar mandi atau akan disiram air saat sedang bejalan dan anehnya selalu saja ada yang menyelamatkanku. Sejauh ini belum ada yang secara terang-terangan mendatangiku dan melakukan aniaya fisik padaku, sepertinya Chanyeol benar, mereka semua takut padaku. Yoon Ah??? Selama hubunganku dan Chanyeol muncul, aku dengar ia tidak pernah lagi mendapat pesan teror atau di bully. Aku tidak menyangka kalau rencana namja gila itu untuk melindunginya berhasil.

Lalu bagaimana hubunganku dan Chanyeol selama seminggu  ini?? Tentu saja semakin buruk. Aku benar-benar membutuhkan tenaga ekstra untuk menghadapinya, dia benar-benar menyebalkan. Selalu saja ada cara membuatku merasa kesal dan aku rasa dia sangat menikmatinya. Selama seminggu ini pula dia mengantar-jemputku ke sekolah dan jujur saja itu salah satu keuntungan yang kudapatkan dari kerjasama ini, setidaknya aku tidak perlu repot berjalan sampai di halte bus dan mengeluarkan biaya transportasi. Dan ada satu hal yang tidak aku suka awalnya tapi sekarang aku mulai terbaiasa yaitu dia akan selalu menggenggam tanganku sebelum masuk ke gedung sekolah dan saat pulang sekolah, entah aku yang sudah tertular virus gilanya atau apa tapi jujur saja aku mulai merasa nyaman saat ia melakukannya.

Kim Ajhussi??? Ya… untuk beberapa hari ini aku cukup aman karena yang aku dengar beliau sedang ke luar negeri mengurus sesuatu tentunya berhubungan dengan sekolah tapi tetap saja aku selalu was-was kalau-kalau dia muncul tiba-tiba dan mengetahui semuanya…. tamat sudah riawayatku.

***

Chanyeol PoV

^^At D.O Cafe^^

“ yak!! Kamjjong kau curang!! “ teriak Sehun

“ ani… aku tidak curang kau kalah Sehunnie, sini kepalamu “ bantah Kai, yaaa mereka berdua sedang tanding game di PSP dan yang kalah harus mendapat 3 kali jitakan. Dasar magnae-magnae itu.

“ aishh…. sudah ku bilang jangan berisik kau mau aku bangkrut karena pengunjung cafeku kabur semua “ bentak D.O kesal melihat tingkah Kai dan Sehun yang dari tadi riuh gara-gara game angry bird. #LOL#

“ eyyy…. kyungsoo-ya… diamlah! kau mengganggu konsentrasiku “ ujar Baekhyun kesal karena konsentrasinya yang sedang memakai eyeliner terganggu. -___-

“ hhaa…… jjinja “ dengus D.O

Aku dan Suho hyung hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah sahabat-sahabatku itu, dan kadang tertawa kecil saat melihat kekonyolan Sehun dan Kai yang saling jitak kepala karena kalah game padahal yang dimainkan hanya game angry bird.

“ Chanyeol-ah… apa kau ada masalah?? “ tanya Suho hyung tiba-tiba. Apa begitu jelas di wajahku kalau aku sedang galau??? Suho hyung memang orang yang paling sensitive terhadapku dan juga sahabat-sahabatku yang lain. Ia akan selalu tahu kalau aku atau yang lainnya sedang ada masalah.

“ ne “ jawabku lemas sambil menyandarkan punggungku di sandaran kursi.

“ apa masalah Yoon Ah??? “

“ bukan, ini masalah Queen “

“ Queen?? Ada apa dengannya?? Apa dia ingin berhenti menjadi pacar pura-puramu?? “

“ ani,, ini masalah baru. Entah darimana eomma tahu kabar kalau aku pacaran dengan Queen dan ia meminta untuk bertemu Queen besok “

“ mwo?? Eommonim tahu hal itu??? Onje??? “

“ tadi pagi “

Flashback On

“ channie-ya…. kau sudah mau berangkat?? “ tanya eomma sambil menata meja makan dengan menu sarapan pagi saat melihatku menuruni tangga lengkap dengan seragam sekolahku.

“ ne “ jawabku dan langsung duduk di kursi makan.

“ kenapa akhir-akhir ini kau selalu berangkat cepat ke sekolah? “ tanyanya lagi dengan nada menyelidik.

“ hhmm…. aku hanya sedang semangat eomma “ jawabku asal dan memasukkan roti selai cokelat itu kemulutku.

“ benarkah?? bukan karena kau harus menjemput yeojachingumu setiap pagi eoh??? “ goda eommaku sambil senyum-senyum.

“ uhuk uhuk “ aku tersedak mendengar ucapan eomma, apa eomma tahu sesuatu?? Batinku.

“ aku dengar namanya Queen??? Wah mendengar namanya saja orang pasti langsung tahu kalau dia gadis yang cantik, benarkan Channie-ya?? “

“ da-darimana eomma tahu?? “ tanyaku gugup. Mati kau Park Chanyeol!!! Umpatku dalam hati.

“ kau tidak perlu tahu darimana eomma tahu yang pasti bukan dari Yoon Ah atau sahabat-sahabatmu itu. Besok siang bawa dia kesini, eomma ingin mengenal calon menantu eomma“

“ Ta-tapi eomma…. “

“ bawa dia kesini atau eomma yang akan menemuinya dan langsung melamarnya “ ancam eomma tegas.

“ mwo??? Andweee!!! Baiklah, aku akan membawanya kesini besok siang “ jawabku panik. Melamar?? Aigoooo tidak bisa aku bayangkan bagaimana hancurnya rumah tanggaku kalau menikah dengan gumiho itu.

Flashback off

“ bwaaahahahahahaha… benarkah eommonim mengancammu seperti itu??? hahahaha “ tawa Suho hyung menggelegar membuat pengunjung lain mendelik kesal ke arahnya. Aku bisa melihat Kyungsoo yang sedang menahan amarahnya. Jangan sampai ia menendang Suho hyung keluar dari cafe. #ga apa, nanti biar author yang tangkap.. keekeke#

“ hyung kau mengagetkanku, lihat eyelinerku jadi berantakan “ sembur baekkie kesal. Suho hyung menghentikan tawanya dan langsung beralih memandang Baekhyun dan….

“ bwahhahahahahaha…… kau lucu baekhie-ya …. “ tawa Suho lagi saat melihat eyeliner baekhie yang sudah belepotan dimana-dimana. Aku dan yang lainnyapun ikut tertawa.

“aisshhhh…. kalian benar-benar “

***

Saat ini aku dan Queen berada dalam mobilku menuju sekolah, ya… seperti biasa aku menjemputnya ke sekolah dan karena itu aku harus bangun cepat tiap paginya, dia benar-benar gadis yang susah dibangunkan butuh waktu 30 menit membangunkannya jadi pagi-pagi aku sudah berada di apartemennya untuk membangunkan gadis pemalas itu. Aku juga memaksanya memberitahuku Password apartemennya jadi kalau pagi-pagi aku datang aku langsung ke kamarnya dan menyeretnya dari tempat tidur. Aigooo…. untuk sesaat aku seperti pembantunya saja, tapi biarlah ini juga demi keberhasilan rencana yang kubuat jadi aku benar-benar harus mendalami peranku sebagai namjachingunya.

“ sepulang sekolah kita ke rumahku “ celetukku tiba-tiba membuat ia yang dari tadi memandang ke luar jendela menoleh ke arahku.

“ untuk apa?? “ tanyanya datar

“ eommaku ingin bertemu denganmu “

“ mwo???!!! “ pekiknya dengan mata yang membulat. Kekeke….. entahlah tapi aku paling suka melihat ia terkejut atau marah, dia jauh lebih lucu. Aigooo…. apa yang kupikirkan????

“aishhh…. jangan berteriak, kau membuat telingaku berdengung “ ujarku pura-pura kesal.

“ apa lagi rencanamu huh?? kenapa sekarang eommamu juga ikut-ikut??? Apa eommamu juga membully Yoon Ah jadi kau ingin mengalihkan perhatiannya padaku??? “ semburnya

“ yak!! Pikiran bodoh darimana itu?? Eommaku sudah menganggap Yoon Ah sebagai anaknya sendiri jadi dia tidak mungkin melakukan itu “

“ lalu apa alasannya ia ingin bertemu denganku?? Apa kau curhat padanya??? Manja sekali kau…. “ tukasnya mengejek

Aishh….. mulut yeoja ini terbuat dari apa?? Kenapa semua perkataannya selalu membuatku naik darah.

“ terserah kau mau bilang apa, pokoknya sepulang sekolah kau jangan berani-berani kabur!“ ancamku

“ kita lihat saja nanti “ timpalnya tidak mau kalah.

TBC

Ye ye ye…. selsai jg chap 4’nya…. smg chingudeul yg udah nunggu chap ini ngga’ kecewa…..

Oh ya…. sekedar info, ff Try To Love bakal comeback dgn chap 3’nya….. hehehe #alaaa….. bhsa lu thor pk comeback segala kyk boyband aja….# mgkin 2 atau 3 hr coz aku lgi ngetik ulang dan yg psti mikir ulang abis file yg dl benar2 nggak bs di buka……..hhhaaa….. kerja 2 kali dech…..

Btw, Thanks udah mau bc

Jgn lupa comment ya…..

See you next chap…… annyeong!!!

 

15 responses to “[Freelance] The real QUEEN (Chapter 4)

  1. akhirnya keluar juga part 4 nya 😀
    aduh.. jangan sampe queen jatuh cinta ma chayeol.. kasiah henry kan ntar patah hati dia.. mana dah mo nyusul queen segala
    dan partnya luhan sedikit banget disini, banyakin dong thor 🙂

  2. akhirnya henry mw nyusul queen ke korea…itu baekhyun masih sempet2nya make eye liner waktu di kafe…puas banget suho ngetawain baekhyun…hehehe…makin seru chingu..^^

  3. Annyeong thor, aku baru komen di chap ini, 😀 Hahaha si queen gila wehh 😀 mulutnya ituloh mulutt, penasaran sama nex chap nya thor smangatt

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s