[Freelance] The Real Queen (Chapter 5)

the real queen

The real QUEEN

Author :

Kim Mirna/@mirnakawamura

Main Cast :

Choi Queen (OC), Park Chanyeol (Exo K), Hendry Lau (Suju M), Kim Yoon Ah (OC)

Other Cast :

Kris (EXO M) aka Park Kris

Xi Luhan (EXO M) aka Choi Luhan

Bae Suzy (Miss A)

Amber Liu (Fx)

Choi Siwon (Suju)

Tiffany Hwang (SNSD)

Member EXO K

Other Member Suju

Genre :

Romance, a little bit Comedy (?)

Ratting :

General

Lenght :

Multichapter


Annyeong……!!! Author kece alias istri Kim Kibum, adik Kim Joon Myeon dan kakak dari Kim Jong In yaitu Kim Mirna datang lagi……kekeke #plak!! digampar Shawol n Exotic#

SEKEDAR INFO BUAT CHINGUDEUL, DI CHAP 5 INI MOMENT CHANYEOL-QUEEN SENGAJA AKU BANYAKIN BAHKAN DR AWAL CRT SMPAI TBC PART CHANYEOL-QUEEN SEMUA DECH…. COZ DI CHAP SELANJUTNYA CAST-CAST YANG LAIN AKAN BERMNCULAN (trmasuk Kris n Hendry)

Ok dech sekian dl infonya#ini mah bkan info tp bocoran…kekeke#

Warning : hati-hati miss Typo bertebaran……!!!! don’t copas n i hate plagiarism!!

HAPPY READING N DON’T BE A SILENT READER!!!!! ^____^

 

Chapter 5

 

Preview..

“ terserah kau mau bilang apa, pokoknya sepulang sekolah kau jangan berani-berani kabur!“ ancamku

“ kita lihat saja nanti “ timpalnya tidak mau kalah.

***

Author PoV

Dari awal pelajaran sampai jam mata pelajaran terakhir tidak ada satupun kata yang menempel di otak Queen, daritadi ia terus terngiang-ngiang dengan ucapan Chanyeol ‘eommaku ingin bertemu denganmu ‘ membuatnya benar-benar frustasi.

Aishhh….. dasar namja gila itu!! Dia benar-benar sudah menularkan virus gilanya padaku. Gerutu Queen dalam hati. Tanpa sadar ia bergerak-gerak frustasi dikursinya bahkan ia tidak sadar kalau sekarang ia sedang menjambak rambutnya sendiri dan tentu saja itu mengganggu siswa lain yang sedang konsentrasi mendengar penjelasan dari Jung Saem.

“ Choi Queen!! Kalau kau ingin berisik, lebih baik kau keluar sekarang!! “ bentak Jung saem dengan suara cemprengnya membuat Queen sadar seketika.

Ia kemudian melihat bingung ke arah Jung saem yang sedang menatapnya tajam, dengan kikuk ia menurunkan tangannya yang dari tadi meremas rambutnya sendiri.

“ juseonghamnida “ ucapnya dengan wajah datar membuat Jung saem yang memang sudah tahu sifat Queen hanya bisa menghembuskan nafas berat.

^^Skip^^

“ yak!! Sebenarnya kau kenapa huh?? aku lihat dari tadi kau tidak fokus?? “ sembur Amber saat mereka berjalan dikoridor sekolah menuju gerbang.

“ eomma Chanyeol ingin bertemu denganku sekarang “ jawabnya lemas

“ mwo???! “ pekik Suzy dan Amber bersamaan.

“ jjinja?? Apa Chanyeol akan menjadikanmu pacar sungguhan??? “ bisik Suzy takut-takut kalau ada yang dengar

“ molla….. aish….. kalau tahu begini jadinya, aku tidak akan menerima tawarannya sejak awal!! “

“ jadi kau benar-benar akan menemui eommanya?? “

“…..” tidak ada jawaban dari Queen

“ bagaimana kalau ternyata eomma Chanyeol tidak menyukaimu dan akan memperlakukanmu dengan buruk atau mengancammu agar meninggalkan Chanyeol??? “ ujar Suzy sarkastis.

“ atau dia malah sangat menyukaimu dan menyuruh kalian segera menikah?? “ Amber menambahi.

Queen berhenti saat mendengar perkataan kedua sahabatnya itu. Ia tampak berpikir. Iya juga ya…. bagaimana kalau itu benar?? Kalau yang dikatakan Suzy benar, maka aku akan sangat senang… tapi kalau yang dikatakan Amber benar, itu sebuah musibah……menikah dengan namja gila itu??? AndwEeee….!!!!

“ aish….. berhenti menakut-nakutiku…. kalian membuat nyaliku semakin ciut… “ gerutuku kesal.

“ kita tidak menakut-nakutimu Queen-ah, kita hanya memikirkan segala sesuatu yang mungkin terjadi nanti “ jelas Amber

Amber ada benarnya juga, mungkin sebaiknya aku kabur saja masa bodoh dengan ancaman namja gila itu…. aku pasti bisa melawannya!!

“ kalian duluan saja!! “ perintahku pada Suzy dan Amber.

“ wae??? Kita jalan sama-sama ke gerbang, pasti sekarang Chanyeol sudah menunggumu di depan “

“hhmm… aku ingin ke toilet dulu, tiba-tiba aku ingin buang air kecil “ kilahku

“ aigoooo….. apa kau begitu gugup ingin bertemu dengan calon mertuamu eoh?? “ goda Amber sambil menyolek-nyolek dagu Queen yang langsung disambut death glarenya.

“ ne ne arasseo…. kajja Suzy-ah ” setelah Amber dan Suzy meninggalkannya, dengan cepat Queen berlari ke belakang sekolah tempat ia selalu panjat pagar saat sedang terlambat atau membolos sekolah.

Setelah sampai di tempat tujuan, ia buru-buru mendekat ke arah batu besar yang tergelatak manis didekat pagar yang akan menjadi pijakannya saat melompat. Ia mulai memijakkan kakinya di batu itu dan saat ingin mendorong tubuhnya ke atas, tiba-tiba tangan seseorang melingkar dipinggangnya yang sukses membuatnya terkejut dan menghentikan aksinya. Ia menoleh kebelakang dan mendapati namja yang paling ia benci berdiri dibelakangnya.

“ yak!! Apa yang kau lakukan, lepaskan pabo!! “ teriaknya kesal masih dengan posisi semula. Bukannya melepaskan, orang itu justru menariknya dan mengangkat tubuh Queen ala Bridal style.

“ Yak Park Chayeol kau mau mati!!! “ teriaknya lebih keras sambil meronta-ronta dalam gendongan orang yang sudah menggendongnya yang tidak lain adalah Park Chanyeol.

“ berhenti berteriak atau aku akan menjatuhkanmu sekarang juga!! “ ancam Chanyeol.

“ lakukan saja, aku lebih baik jatuh daripada harus digendong olehmu “

“ sepertinya ancamanku tidak mempan “ gumam Chanyeol “ bagaimana kalau aku menciummu! “ tambahnya lagi mengganti ancamannya.

“mwo??? Tch… kau tidak akan berani melakukannya “

“ kau yakin?? “ goda Chanyeol dan semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Queen. Jarak wajah mereka sekarang tidak kurang dari 5 cm, dari jarak pandang sedekat ini Queen baru sadar kalau Chanyeol memang namja yang sangat tampan, bau caramel yang menempel di tubuh Chanyeol menyeruak ke indra penciumannya. Tiba-tiba saja ia merasakan jantungnya berdenyut hebat tanpa tau apa alasannya. Omo!! Apa yang kulakukan?? Queen buru-buru menyadarkan dirinya dari keterpesonaannya.

“ ba-baiklah aku akan diam, tapi turunkan aku “ ucap Queen cepat dalam satu helaan nafas. Chanyeol tersenyum puas.

“ good. Tapi aku tidak akan menurunkanmu, aku tidak yakin kalau kau tidak akan kabur “

“ tapi… “

“ kucium sekarang “ potong Chanyeol yang langsung membuat Queen bungkam.

Sepanjang perjalanan menuju tempat parkir, mereka menjadi tontonan banyak mata dengan banyak ekspresi yang mereka tunjukkan, ekspresi tidak terima, tidak percaya, marah, kesal iri dan sebagainya. Tapi Chanyeol mengabaikannya dan menganggap tidak terjadi apa-apa, lain halnya dengan Queen yang sudah hampir mati karena menahan malu. Aishh… imageku bisa rusak kalau begini?? Runtuk Queen dalam hati. Entah kenapa ia merasa sangat lemah saat berhadapan dengan Chanyeol, ia selalu saja melakukan apa yang diperintahkan namja itu bahkan saat Chayeol meminta password apartemennya ia memberikannya dengan tanpa perlawanan, dan setelah memberitahu Chanyeol, ia baru sadar dan merutuki kebodohannya, mungkin aku terlalu lelah tiap pagi di telpon terus. belanya pada diri sendiri. Tapi sekarang ia menunjukkan kebodohannya lagi di depan Chanyeol, hanya dengan ancaman akan dicium, ia menuruti saja perintah namja itu meskipun harus malu di depan banyak orang.

‘ awas kau Park Chanyeol, aku pasti akan membalasmu!! ‘Umpat Queen dalam hati.

Sementara itu…..

“ wah Chanyeol hyung benar-benar hebat, ia berhasil meluluhkan gumiho ! ” ujar Sehun terkagum-kagum saat melihat Chanyeol berjalan ke parkiran dengan Queen dalam gendongannya.

“ ne, kau benar Sehunnie. Aku berani bertaruh, kalau saja yang menggendong Queen itu bukan Chanyeol pasti namja itu sudah jadi perkedel daging sekarang… kekekeke “ timpal baekhyun sambil terkekeh, tapi seketika kekehannya kandas saat mendengar ucapan Sehun.

“ kau tidak memanggilnya gumiho lagi hyung ? “ tanya Sehun polos membuat Bakhyun menelan ludah dan yang lain terkikik geli.

“ dia masih trauma dengan kejadian di ruang dance kemarin Sehunnie “ timpal Kai sambil menirukan death glare Queen pada Baekhyun. Membuat yang lain tertawa keras.

“ hahahahahaha “

“ yak!! Berhenti meledekku, bukannya kemarin kalian juga ketakutan!! “ teriak Baekhyun kesal.

“ eo, lihat yeoja-yeoja itu! Sepertinya mereka mau menangis… hehehe “ celetuk D.O sambil menunjuk ke arah gerombolan gadis yang berekspresi sedih, tidak terima.

Kelima namja itu masih sibuk memberi komentar-komentar tentang aksi Chanyeol tanpa memperdulikan seorang yaoja yang daritadi berdiri bersama mereka. Yoon Ah. Bukan kah saat ini, dia harusnya senang melihat Chanyeol bisa dekat dengan gadis lain??? Tapi entah kenapa ada rasa tidak terima dalam hatinya. Ia menatap sedih kearah Chanyeol dan Queen.

“ kau tidak apa?? “ tanya Suho tiba-tiba membuyarkan lamunannya.

“ eh… n-ne “ jawabnya terbata. Ada apa denganku??? Batinnya.

***

“ aku pulang !!! “ seru Chanyeol saat memasuki rumah megah itu dengan Queen berdiri dibelakangnya.

“ eo, kau sudah pulang Channie-ya….. mana calon menantuku?? “ celetuk Ny. Park yang tiba-tiba nongol di depan pintu, sebenarnya daritadi ia memang sudah menunggu kepulangan Chanyeol dan saat terdengar pintu terbuka, ia langsung lari menuju pintu. Tapi ia belum bisa melihat keberadaan Queen karena tertutupi tubuh jangkung Chanyeol.

Chanyeol menggeser sedikit tubuhnya dan menampakkan Queen yang daritadi diam di belakangnya.

“ a-annyeonghaseyo, Choi Queen imnida !! “ sapa Queen gugup dengan senyum kikuk dan membungkuk 90o kearah Ny. Park.

“ omo, yeoppoda!! Sudah kuduga kau pasti sangat cantik “ puji Ny. Park

“ gamsahamnida “ jawab Queen sambil tertunduk malu.

‘Aigooo…. yeoja ini, apa dia berkepribadian ganda?? kenapa sekarang dia jadi bersikap manis pada eommaku, padahal kalau di depanku dia seperti ingin memakanku saja’ batin Chanyeol melihat perubahan sikap Queen.

“ sampai kapan kalian akan berdiri di depan pintu, masuklah!! “ ujar Ny. Park kemudian melongos masuk. Chanyeol segera mengikuti eommanya, tapi berbalik lagi karena merasa tidak ada pergerakan dari Queen.

“ perlu ku gendong sampai ke dalam nona Choi?? “ goda Chanyeol dengan smirknya.

“ tch…. terima kasih atas tawaranmu, Tuan Park “ timpal Queen ketus dan langsung mendahului Chanyeol, ia tidak menyadari Chanyeol yang sedang tersenyum di balik punggungnya.

Mereka sekarang sudah berkumpul di meja makan termasuk Tuan Park yang dipaksa pulang cepat dari kantor oleh istrinya.

“ yeobo, jadi ini alasannya kau menyuruhku pulang cepat?? “ tanya Tn Park pada istrinya dengan senyum tersungging dibibirnya.

“ ne yeobo, otthe?? Dia sangat cantikkan?? “ ujar Ny. Park sumringah

“ ne, neomu yeoppo “ timpal Tn Park

‘ ige mwoya??? Kenapa sekarang jadi acara puji memuji seperti ini, eomma appa bukalah mata hati kalian, gadis ini tidak seperti yang kalian bayangkan’ Chanyeol ngedumel dalam hati, entah sudah berapa kali ia menggerutu atas sikap orang tuanya yang terus membangga-banggakan Queen yang sedari tadi hanya tertunduk malu dan sesekali tersenyum kecil saat mendengar pujian-pujian yang dilontarkan untuknya.

“ aigoo…. Chanyeol-ah apa yang kau lakukan pada Queen, kenapa dia mau menjadi yeojachingumu?? “ cibir Ny. Park.

“ maksud eomma, aku tidak pantas jadi namjachingunya?? “ tandas chanyeol sarkastis sontak membuat Queen menoleh ke arahnya. Ada apa dengan namja gila ini?? Batinnya.

“ ani, hanya saja dia terlalu cantik untukmu “ timpal Ny. Park “ yeobo, akhirnya anak kita normal juga “ lanjutnya lagi membuat Chanyeol tersedak. Queen yang mendengar ucapan Ny. Park hampir kelepasan tertawa.

‘hahaha… mati kau Park Chanyeol!! Lanjutkan Ajhumma, pojokkan Chanyeol terus’ batinnya sambil tertawa setan(dalam hati tentunya)

“ uhuk uhuk…. apa…. uhuk uhuk maksud eomma??? “ ujar Chanyeol tersendat-sendat sambil menepuk-nepuk dadanya. Queen cepat-cepat mengambil air minum dan memberikannya pada Chanyeol (ia tidak mau dikatakan Yeojachingu tidak perhatian), saat memberikannya, tatapan mereka bertemu Queen melayangkan tatapannya seakan mengatakan ‘mati kau Park Chanyeol’. Chanyeol yang mengerti arti tatapan itu hanya bisa membalasnya dengan tatapan murka.

“ kau tahu eomma dan appa pikir selama ini kau tidak normal karena kau tidak pernah dekat dengan yeoja selain Yoon Ah, itupun karena kalian sudah berteman sejak kecil, kalau tidak pasti kau tidak punya teman yeoja seorangpun. Ditambah lagi kau selalu pulang kerumah membawa kelima sahabat namjamu itu, apalagi si bakkhie, hampir tiap hari dia kesini, eomma pikir kalian sedang pacaran “

Chanyeol PoV

“ kau tahu eomma dan appa pikir selama ini kau tidak normal karena kau tidak pernah dekat dengan yeoja selain Yoon Ah, itupun karena kalian sudah berteman sejak kecil, kalau tidak pasti kau tidak punya teman yeoja seorangpun. Ditambah lagi kau selalu pulang kerumah membawa kelima sahabatmu namja itu, apalagi si bakkhie, hampir tiap hari dia kesini, eomma pikir kalian sedang pacaran “

Saat mendengar ucapan eomma, tiba-tiba saja perutku seperti dikocok dan akan segera memuntahkan isinya. Mwo??? Pacaran dengan baekhyun?? Nan micchinnya??? Mana mungkin eomma bisa berpikir aku pacaran dengan si eyeliner boy, mata sipit, pendek, cerewet itu. #kyaa…. mian Baekhyunnie jangan marah padaku, itu bukan Author yang bilang tapi Chanyeol# … #yak!! Kenapa menyalahkanku?? kan kau yang ngetik thor???# ige mwoya??? #Reader Stresss#

“ mwo?? Eomma… kenapa kau tega berpikiran seperti itu pada anakmu sendiri?? “ protesku tidak terima, aku melirik Queen yang duduk disampingku, wajahnya sudah memerah karena menahan tawanya. Aisshhh jjinja…. puas kau Choi Queen???

“ hahaha yeobo, kau ada-ada saja “ timpal Appaku sambil tertawa keras. Ya…. silahkan memojokkanku sekarang.

Setelah acara makan siang atau lebih tepatnya acara memojokkanku selesai, aku langsung meninggalkan mereka dan masuk ke kamar. Aku tidak yakin bahan eomma dan appa untuk memojokkanku di depan Queen sudah habis, apalagi eomma, dia pasti punya sejuta cerita menyebalkan tentangku yang akan diceritakannya ke Queen. Bukankah itu sedikit aneh bin ajaib?? biasanya orang tua akan menceritakan yang baik-baik tentang anaknya kepada orang lain apalagi pada pacar anaknya, walaupun pacar pura-pura tapi setidaknya saat ini eomma dan appa beranggapan kalau aku dan Queen pacaran sungguhan. Tapi eomma dan appa justru menceritakan hal-hal yang buruk tentangku dan semakin memojokkanku. Aishhh…..

Queen??? Dia masih asyik bercerita dengan eomma dan appa. Walaupun tidak tahu alasannya, tapi jujur saja melihat keakraban eomma dan appa dengan Queen yang begitu cepat membuatku sedikit senang, ingat! ‘sedikit’ hanya sedikit.

“ bwahaahahaha……. “ suara tawa eomma dan appa dan mungkin juga Queen terdengar samar-samar ditelingaku. Keras sekali mereka tertawa padahal aku dilantai dua dan mereka di lantai satu.

“bwahahahaaha…… “ tawa mereka lagi. Aku langsung bangkit dari acara tidur-tiduranku.

“ aishhh…. memangnya mereka sedang menceritakan apa?? Kenapa terus saja tertawa?? “ dumelku. Karena penasaran aku memutuskan turun kebawah.

Aku berjalan menuruni anak tangga dan saat kakiku berpijak pada anak tangga kelima dari bawah, aku mendengar suara tawa bukan suara tawa eomma atau appa, aku menoleh dan terpaku dengan mata yang memandang tidak percaya dan mulutku yang sedikit terbuka, lebay mungkin tapi itulah ekspresiku yang timbul saat melihat Queen tertawa lepas. Kalau mungkin gadis lain yang kulihat sekarang, mungkin ekspresiku tidak selebai ini tapi ini Queen, Choi Queen, Gumiho, Evil Queen yang selama ini kutahu hanya bisa berteriak, marah-marah, tersenyum miring, menyebalkan dan selalu melakukan death glare. Apa aku salah lihat??? Tiba-tiba saja jantungku seperti dikejutkan oleh sengatan  listrik. Ada apa ini???

“ omo!! Chanyeol-ah apa yang kau lakukan disitu?? “ seru eomma membuyarkan lamunanku, Queen yang masih tertawa menoleh ke arahku dan langsung berhenti tertawa saat pandangan kami bertemu, dia memasang wajah datarnya lagi….. aigooo…. dasar yeoja berkepribadian ganda.

“ apa ada yang lucu?? Kenapa dari tadi kalian tertawa terus?? “ tanyaku ketika sudah bergabung dengan mereka di depan TV.

“ ne… lihat sangat lucukan?? “ jawab Queen lalu tertawa, tapi sekarang lebih terlihat seperti tertawa mengejek. Ia  kemudian memperlihatkan foto anak kecil dengan rambut di kuncir 2.

“ Apanya yang lucu itukan hanya fo….. chamkan… “ dengan sigap aku merebut foto itu dari tangannya saat aku mulai menyadari sesuatu, jangan-jangan foto terkutuk itu?? Benar saja, Mataku membulat sempurna saat mengetahui foto anak kecil itu ternyata adalah fotoku saat berumur 5 tahun yang kujuluki sebagai foto terkutuk. Kris hyung saja yang sudah melihatnya berkali-kali masih tetap tertawa saat melihatnya lagi, apalagi Queen yang baru ini melihatnya. Untung saja Suho Hyung, Bakhyun, Kyungsoo, Kai dan Sehun belum pernah melihatnya, kalau itu terjadi aku tidak yakin mereka akan mengejekkaku hanya dalam sehari pasti akan terus berlanjut bahkan mungkin sampai kita sudah tua nanti.

“ aishh…. eomma, bukannya sudah ku bilang untuk membuangnya??? Kenapa masih disimpan?? “ protesku pada eomma yang malah ikut-ikut tertawa. Jangan tertawa eomma, bukankah ini semua hasil karyamu??? Gerutuku dalam hati.

“ waeyo??? Kenapa harus dibuang??? Inikan salah satu kenang-kenangangan saat kau masih kecil “ jawab eommaku santai.

“ tapi aku tidak suka!!! “ renggutku kesal, tsk… mereka malah semakin tertawa…

“ eommonim, apa aku boleh mengambil foto ini?? “ celetuk Queen sambil memegang foto terkutuk itu, kapan dia mengambilnya dariku?? Aku melirik eomma lagi dan menatapnya dengan tatapan memohon agar eomma tidak mengabulkan keinginan yeoja gumiho itu.

“ ne, tentu saja “ jawab eommaku sembari tersenyum senang.

Mwo??? Aku merasa seperti ada durian runtuh yang menimpa kepalaku setelah mendengar ucapan Eomma barusan. Apa eomma serius??? andweEee…. gumiho itu pasti akan menyalahgunakan foto itu untuk mengerjaiku.

“ andWeee…. “ pekikku

“ wae??? Tidak apa diakan yeojachingumu “ ujar eomma tanpa rasa bersalah

“ tapi eomma, itu fotoku ….. “

“ bukannya kau ingin membuangnya?? Daripada dibuang, lebih baik aku yang mengambilnya “ tukas Queen memotong ucapanku.

“ itu benar, biar Queen saja yang mengambilnya, dia pasti akan menyimpannya dengan sangat baik, jadi kalau kalian sudah punya anak, kalian bisa memperlihatkannya lagi “ timpal Appaku yang lagi-lagi sukses membuatku terkejut. Aku beralih memandang Queen dan ternyata dia juga ikut memandangku, sepertinya ia juga terkejut atas ucapan appa. kami saling lihat selama beberapa detik kemudian ia menundukkan wajahnya, aku yang salah lihat atau apa ya?? Tapi sepertinya tadi aku melihat ada semburat merah dipipinya.

“ i-itu berlebihan appa “ jawabku kikuk dan kudengar tawa eomma dan appa lagi, mereka mengerjaiku(lagi) harusnya aku tidak ikut bergabung tadi. Batinku. >,<

***

Author PoV

Jam sudah menunjukkan pukul 20.00 KST dan Queen baru saja pulang dari rumah Chanyeol, setelah mandi dan mengganti seragamnya dengan piyama bermotif hello kitty, ia merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Ia menarik selimut tebalnya hingga menutupi lehernya, ia menatap langit-langit kamarnya sambil mengingat-ingat apa yang ia alami tadi siang saat di rumah Chanyeol. Ya….kejadian hari ini memang tidak berhenti berputar di kepalanya dan membuatnya sesekali tersenyum. Sudah lama sekali rasanya ia tidak sebahagia ini. Ia bahagia karena melihat Chanyeol yang dikerjai oleh orang tuanya dan membuat ia terpojokkan.

‘Hahaha…. harusnya aku berterima kasih pada eommonim dan abonim tadi karena membantuku membalas dendam pada anaknya, Park Chanyeol’ batin Queen.

Tapi bukan itu yang menjadi sumber kebahagian utamanya hari ini. Yang membuat ia sangat bahagia adalah ibu Chanyeol. Entah kenapa ia merasa seperti bertemu ibunya sendiri, ibu Chanyeol memiliki sifat yang mirip dengan ibunya, ceria, hangat, lembut, penuh perhatian dan sedikit cerewet. Mungkin karena itulah yang membuat ia cepat akrab dengan beliau. Queen berharap agar ia bisa bertemu lagi dengannya.

Ia juga teringat saat orangtua Chanyeol menanyainya tentang orangtuanya, ia bilang saja kalau mereka sedang di luar negeri dan ibunya sudah meninggal, well itu benarkan?? Ia hanya tidak bilang kalau orangtuanya tinggal di Jepang.

Ia kemudian teringat sesuatu yang bisa menambah kebahagiaanya itu, ia segera bangkit dan mencari-cari sesuatu dalam tasnya.

“ ah ini dia!! “ serunya girang saat menemukan benda yang ia cari. “ kelemahanmu ada ditanganku Park Chanyeol…. hahaha “ desisnya sambil tertawa setan.

***

^^Tokyo, Jepang^^

Tampak pria berperawakan tampan sedang asyik membaca buku di atas tempat tidur dengan punggungnya ia sandarkan di kepala ranjang dan kakinya diselonjorkan di bawah selimut tebal. Ia bahkan tidak sadar kalau ada seseorang yang masuk dalam kamar.

“ buku apa yang sedang kau baca oppa?? “ tanya wanita itu sambil menaiki ranjang dan mengambil posisi yang sama seperti pria tersebut.

“ HOW TO BE SUCCESS “ jawab pria itu tanpa menoleh pada orang yang bertanya padanya.

“ eo bukannya oppa sudah membacanya sampai akhir kemarin?? Kenapa dibaca lagi?? “

“ membaca semua belum tentu bisa memahami semuanya “ tukasnya masih fokus pada bacaannya. Hening beberapa saat wanita itu tampak sedang memikirkan perkataan yang akan di ucapkan selanjutnya karena tampaknya pria disampingnya itu sangat serius dengan apa yang dibacanya.

“ oppa… “ panggil wanita itu ragu.

“ mmm “

“ kau tidak rindu pada Queen?? “ akhirnya ia berhasil melontarkan pertanyaannya, jujur saja dari tadi ia memang ingin menanyakan hal itu, tapi ia takut itu akan membuat pria yang berstatus suaminya itu merasa tidak nyaman. Pria itu menghentikan aktivitas membacanya dan menoleh sebentar ke arah istrinya.

“ kenapa kau tanyakan hal itu?? “ tanyanya setelah kembali menatap buku yang ia baca.

“ mianahe oppa, karena aku, hubunganmu dengan Queen jadi seperti ini “ ujar wanita itu lirih. Tuan Choi menghentikan aktivitas membacanya setelah sebelumnya ia menandai terlebih dulu tempat ia berhenti dengan melipat sudut kertas itu dan kemudian meletakkannya di atas nakas.

“ kenapa kau berkata seperti itu em?? “ tanya tuan Choi lembut

“ oppa…. apa sebaiknya kita berpisah saja “

“ Fani-yah, apa kau lupa janjimu sebelumnya?? Bukankah kau akan melakukannya sampai akhir?? Apa kau ingin mengecewakannya?? “ pertanyaan Tuan Choi beruntun

“ tapi oppa… aku benar-benar tidak tahan dengan semua ini, aku berani berjanji seperti itu dulu karena sangat menyayangi Queen dan Luhan, tapi lihat sekarang?? Semuanya sudah berubah, Queen yang ceria berubah drastis dan bahkan sekarang membencimu, dan Luhan, walaupun dia jauh lebih tenang tapi aku yakin pasti dia sangat marah padamu dan juga padaku, dia juga pasti merasa terluka, aku hanya rindu dengan Queen dan Luhan yang dulu, oppa“ ujar Tiffany sambil terisak. Tuan Choi menarik istrinya itu kedalam pelukannya, memcoba memberikan ketenangan.

“ uljima….. jangan salahkan dirimu lagi, ini bukan sepenuhnya kesalahanmu. Aku yakin suatu saat nanti pasti mereka akan menerimamu“ ujarnya sambil mengelus lembut punggung istrinya.

“ kenapa oppa tidak memberitahu mereka saja yang sebenarnya, aku yakin mereka tidak akan marah pada eonni ??“ tanya Tiffani masih dalam dekapan suaminya.

“ tidak fani-ya, aku tidak ingin mereka tahu itu “

***

^^Di Mobil Chanyeol, OTW Seoul SHS^^

Dari awal berangkat sampai di parkiran sekolah, Queen tidak henti-hentinya tersenyum membuat Chanyeol risih dan beberapa kali mengernyitkan dahi.

‘aku akan membuatmu malu setengah hidup Park Chanyeol sebagai balasan kau membuatku malu kemarin…. hehehe’ batin Queen dan tersenyum semakin lebar, saking asyiknya membayangkan hal-hal yang akan dilakukannya nanti, ia tidak sadar kalau ternyata sudah sampai di sekolah. Chanyeol yang baru saja ingin membuka pintu mengurungkan niatnya karena Queen masih belum bergerak, ia menoleh ke arah Queen dengan dahi yang berkerut.

“ kenapa kau senyum-senyum terus daritadi?? Apa kau sudah gila?? “ sembur Chanyeol membuyarkan lamunan Queen.

“eo, m-mwo?? ani!! “ sanggah Queen kemudian memasang wajah datarnya, tapi sepertinya Chanyeol tidak percaya, ia semakin memicingkan matanya pada Queen.

“ yak!! Jangan menatapku seperti itu!! “

“ kau an…. “

Kring Kring

Ucapan Chanyeol terpotong oleh bunyi Hp Queen dari dalam tas. Queen kemudian membuka gasper tasnya dan mencari-cari ponselnya. Saat ia mengeluarkan Hpnya selembar foto ikut terjatuh tepat didekat kaki Chanyeol pandangan mereka berdua tertuju pada foto itu. Mata Queen membulat saat melihat Chanyeol menunduk ingin mengambil foto itu.

‘andWeee…. benda pusakaku!!’ teriaknya dalam hati. Dengan sigap Queen menunduk dan mengambil foto itu membuat Chanyeol memandang bingung ke arahnya.

“ foto apa itu?? “ tanyanya. “ jangan-jangan itu…. “ Chanyeol tidak mampu melanjutkan ucapannya, ia memandang tidak percaya ke arah Queen. Sedangkan Queen mengalihkan padangannya ke depan dengan kikuk.

“ yak! Mau kau apakan foto itu kenapa kau membawanya ke sekolah??” teriaknya setelah sadar kalau foto yang tadi dilihatnya adalah foto terkutuk miliknya.

“ bukan urusanmu! “ tandas Queen ketus.

“ berikan padaku!! “

“ Shireo!! “ serunya kemudian hendak membuka pintu mobil. “ yak!! Kenapa kau kunci, cepat buka!! “ semburnya kesal saat menyadari kalau pintu mobil sudah dikunci Chanyeol.

“ shrieo! Berikan dulu foto itu! “

“ Shireo! “ Queen menggenggam erat foto itu dan menyembunyikannya di balik punggungnya.

“ yak! Kau mau main-main denganku huh?? “ sungut Chanyeol kesal

“ ani, lagi pula itu hakku membawa foto ini ke sekolah. Foto ini bukan milikmu lagi, eommonim sudah memberikannya padaku “

“ Eommonim?? Sejak kapan kau memanggil eommaku dengan panggilan seperti itu?? “ tanya Chanyeol menyelidik.

“ sejak kemarin. Wae?? Eommonim sendiri yang menyuruhku memanggilnya seperti itu katanya….. “ ucapan Queen terhenti saat mengingat ucapan Ny. Park kemarin ‘ tidak baik calon menantu memanggil calon mertuanya dengan panggilan ajhumma. Panggil eommonim saja ne?’

“ pokoknya foto ini sudah jadi milikku “ lanjutnya tanpa memberitahu Chanyeol ucapan Ny. Park. Itu tidak mungkin! Apa yang akan dipikirkan namja itu kalau ia memberitahunya.

“ kenapa kau semangat sekali ingin memiliki foto itu?? Apa kau sudah mulai menyukaiku jadi kau ingin memiliki benda milikku em?? “ goda Chanyeol sambil menyunggingkan senyum miringnya.

“ nan micchinnya?? Menyukaimu?? Hha.. bahkan saat semua namja di dunia ini musnah dan hanya menyisakan kau dan seekor anjing, aku akan lebih memilih menyukai anjing itu “ tandas Queen tidak mau kalah.

“ mwo??? Yak! Choi Queen!! Neo jjinja… “

“ jjinja wae? Jjinja yeoppo?? “ goda Queen

“ tch…. PD sekali kau! Cepat berikan foto itu padaku “

“ shireo! “

“ berikan padaku atau kucium kau sekarang! “ ancam Chanyeol (lagi)

“ tch…. ancaman itu lagi! “

“ wae?? Kau tidak percaya kalau aku akan benar-benar melakukannya?? “

“ ne… kaukan tidak normal “ timpal Queen dengan wajah datarnya membuat Chanyeol semakin naik darah.

“ jaga ucapanmu Nona Choi atau kau akan menyesal?? “ tukas Chanyeol dan mendekatkan tubuhnya ke arah Queen

“ w-wae?? Yak! Apa yang kau lakukan? Menjauh dariku! “ ujar Queen panik melihat pergerakan tiba-tiba Chanyeol.

“ tentu saja membuktikan ancamanku. Berikan foto itu atau kucium “

“ s-shireo! “

Chanyeol semakin menghimpit tubuh Queen dan mempersempit jarak mereka, ia dapat dengan jelas mencium bau strawberry dari tubuh Queen. Wajah mereka benar-benar sudah sangat dekat bahkan hidung mereka sudah bersentuhan tapi Queen tetap kekeuh pada pendiriannya untuk tidak memberikan benda pusakanya pada Chanyeol dan lagi-lagi debaran aneh itu tiba-tiba menyerang jantungnya, seharusnya sekarang ia menendang, mendorong atau memukul kepala Park Chanyeol tapi entah kenapa sarafnya seakan lumpuh saat merasakan hidung Chanyeol menyentuh hidungnya. Ia memejamkan matanya rapat-rapat tidak sanggup melihat wajah Chanyeol dari jarak dekat, karena ia tidak yakin jika ia tidak melakukan hal itu, jantungnya akan tetap diam di tempat.

___

Sementara itu…… di lain tempat, sepasang mata sibuk memandangi mobil yang terparkir didepannya dengan seorang namja dan yeoja di dalam mobil itu dan dengan posisi seperti sedang berciuman. Tanpa ia sadari tangannya meremas kuat ujung roknya dan tetap menatap lurus kedepan dengan tatapan yang sulit diartikan.

___

Ketika Queen tengah sibuk mengatur detak jantungnya, Chanyeol menggerakkan tangannya ke belakang dan…

“ aku dapat! “ serunya sambil tersenyum puas.

Queen membuka matanya dan mendapati Chanyeol yang sudah duduk tegap dan tersenyum lebar sambil melambai-lambaikan benda yang mereka perebutkan tadi di depan mata Queen. Queen memandang kesal ke arah Chanyeol dan melayangkan Death glarenya, wajahnya yang sejak tadi bersemu merah semakin merah karena menahan amarahnya. Ia kesal pada Chanyeol, tapi aneh bukan karena Chanyeol mendapatkan benda pusakanya melainkan karena ia merasa dipermainkan oleh namja gila itu. ‘ apa yang kau harapkan Choi Queen! ’ batinnya berteriak.

“ buka pintunya! “ perintahnya dengan nada dingin dan suara berat, ia memadang lurus kedepan. Chanyeol seketika menghentikan eupohrianya dan menoleh ke arah Queen yang tiba-tiba berubah tapi ia tetap menuruti perintah yeoja itu.

Tanpa memperdulikan Chanyeol yang masih menatapnya, Queen keluar dari dalam mobil dan berjalan cepat meninggalkan mobil Chanyeol. Sepeninggal Queen, Chanyeol masih tetap berada di dalam mobil, senyum lebarnya memudar, tangan kanannya beralih menyentuh dada kirinya.

“ ada apa ini?? “ gumamnya.

TBC

Ahhhh…. akhirnya kelar jg chap 5’nya…..

Gmn readers, moment Chanyeol-Queen lebih banyak kan???? Hehehe

Spt yg aku blg sblmnya klu chap ini mmg moment mereka sengaja aku banyakin coz chap slnjtnya cast-cast yg lain bkalan brmnculan jd tunggu aja ya chap slnjtnya……

Btw, Thanks udah mau bc

Jgn lupa comment ya…..

See you next chap…… annyeong!!! ^_^

 

31 responses to “[Freelance] The Real Queen (Chapter 5)

  1. waduh.. kok jadi suka ma pasangan chayeol queen ya? padahal berharanya queen bakal ama henry 😀
    gpp si.. tetep menarik kok ceritanya.. oiya nextnya ditambahin hubungan sibling antara queen ma luhan ama chayeol kris dong.. jebal.. 🙂

  2. alurnya emang lambat tp pasti… lanjut thor.
    menunggu dngn tidak sabar menanti kelanjutan quechan couple #maksa bgt yah 😀

  3. jadi semakin penasaran ada apa sebenernya antara appa, eomma sama eomma tiri queen..
    hahaha…chanyeol mulai suka sama queen..

  4. Hai author yg keceh, aku sudah 2 kali baca dan kapan ff ini akan di lanjtkan thor? Aku bukan fans nya chanyeol dan skrng aku jatuh ati ama dia, thor tanggung jawab^^

  5. hwaaaaa makin lucu ceritanya thor hahaha aku senyum2 bacanyaaa, kok aku kurang suka ya sama yoon ah, aku mikir nya dia bakal egois nantinya, dia mau kris trs dia mau cy juga ckckck aku gamau ituuu, cy sama queen cup! hahaha

  6. Pingback: [Freelance] The Real Queen [Chapter 8] | SAY - Korean Fanfiction·

  7. Pingback: [Freelance] The Real Queen (Chapter 9) | SAY - Korean Fanfiction·

  8. Ya ampun couple ini emang bener” yahh, si ceye sama queen uda mulai saling suka 😀 tinggal tunggu climax nya aja, uda nggak sabar thor! Smangat untuk next chap nya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s