[Freelance] Destiny of love [part 3]

828564246

“Destiny of love [part 3]”

Main casting :
– Kai Exo K
– Naeun Apink

Other casting:
– Tiffany SNSD
– Kris Exo M
– Temukan sendiri

Genre : sad, romance, school
Rate : 12+
Author : myung (@snlaella)

#Tiffany pov
….
“Ne. Lama tidak berjumpa denganmu oppa.Sedang apa kau disini?”
“Aku kesini karena adik ku,kim jongin” dia menujuk kearah namja yang sedang tidak sadarkan diri dengan infusan di lengannya.Aku pun sangat terkejut.

Setelah hasil pemeriksaan keluar, Aku memanggil kris ke ruang kerja ku.
“Aku senang melihatmu sekarang,kau tumbuh menjadi wanita yang hebat. Kuliahmu tidak sia-sia, sekarang kau telah menjadi dokter fany~ah” ujar kris membuka percakapan
“Haha benar kris. tiffany yang cengeng sudah tidak ada lagi.apa kau juga hidup dengan baik ?”
“Jangan khawatir,selama ini aku baik-baik saja” Aku tidak tahu harus senang atau sedih mendengar jawabannya,aku senang dia baik-baik saja. Ya..dia baik-baik saja tanpaku..
“Apa benar dia adikmu?” Tanyaku
mencoba menutupi kesedihan.
“Iya benar, dulu aku pernah bercerita aku punya seorang adik laki-laki kan.bagaimana hasil pemeriksaan nya?”
“Aku khawatir kau akan kecewa”
“Memangnya kenapa? Tolong katakanlah”ucap nya penasaran.
“Hasil pemeriksaan menunjukan bahwa adikmu terkena penyakit leukemia,penyakit lama nya kini kembali lagi” aku melihat wajahnya yang berubah kecewa.
Aku bisa merasakan kesedihannya .

#kris pov
Kini aku berada dikoridor,Aku sangat sedih mendengar hasil pemeriksaan. Apa yang harus ku katakan pada eomma dan appa. Aku tidak bisa merawat adikku
dengan baik. Saat ini aku sangat
membutuhkan pundak. Aku menghubungi kekasihku,jessica. Aku menceritakan semuanya lewat telepon kini dia ada dihadapanku.
“Chagiya~” aku berdiri lemas. Dan dia memelukku.
“Tenanglah,chagi semuanya akan baik-baik saja” ucapnya mencoba menghiburku

#author pov
Tiffany yang tidak sengaja melihat, begitu terkejut pria yang masih disayanginya kini telah memiliki kekasih.dia melihat kris dan jessica berpelukan didepan matanya. Airmata pun jatuh tanpa bisa ia hentikan. Hatinya begitu sakit.

#naeun pov
Sejak semalam kami pulang dari pantai aku tidak tahu kabar kai.ponsel nya mati dan hari ini dia tidak datang kesekolah. Aku tidak bisa berhenti berpikirtentangnya. Hatiku merasa tidak enak.
“Kai~ya sebenarnya apa yang terjadi pada dirimu” batinku. Sore ini Aku hanya terbaring ditempat tidur sambil memegang ponsel berharap dia menghubungiku.

#author pov
Kai tersadar dari pingsannya. Dia sadar kini dia telah berada dirumah sakit.Terakhir dia ingat kemarin dia habis pergi ke pantai bersama kekasihnya. Kai melihat
ada kris dan jessica di sampingnya.
“Hyung, apa yang terjadi padaku?”tanya kai pada kakanya.
“Semalam kau pingsan, apa kau tidak ingat?”
“Tidak. Yang kuingat hanya kepala dan tulangku sakit”
“Kurasa aku tidak perlu merahasiakan ini padamu” raut wajah hyung telihat murung
“Kenapa hyung?” tanyaku penasaran.
“Kau divonis mengidap leukemia”
“Bukankah aku sudah sembuh,sejak usia 8 tahun?”tanya kai yang matanya mulai berkaca-kaca.
“Penyakitmu kini kembali lagi”jawab kris.
Jessica memeluk kai yang sedang duduk diatas kasur inap,
“Noona, apa aku bisa sembuh” ucapnya dengan nada lirih.kai pun menangis tanpa suara.
“kau harus kuat kai~ya,kau harus yakin kau bisa sembuh lagi”

#kai pov
Pikiranku langsung teringat pada naeun “pasti sekarang ia sedang menunggu kabarku” pikirku dalam hati. Ponsel ku tertinggal dirumah.
Aku tidak bisa menghubunginya,aku pun ingin langsung menemuinya saja
“Hyung, aku harus pergi”
“Mau kemana? Kau sedang di infus, besok saja!” Cegah hyung yang begitu khawatir.
“Aku harus menemui naeun” aku
mencabut infusan yang menempel
ditanganku,aku tidak perduli betapa sakitnya.
“Kya!! Dasar keras kepala.cepat kembali!” bentak kris yang begitu kesal
Aku mengambil jaket dan kunci mobil hyung. Aku langsung berjalan keluar rumah sakit dan menuju rumah naeun.

#naeun pov
Sudah jam 4 sore aku masih menunggu kabarnya, mata ku terlihat bengkak setelah menangis.
“Kemana dirimu…” Gumam ku.
“Naeun, ada yang mecarimu didepan” teriak bibi shin,yang biasa bekerja dirumah ini. Aku membuka pintu kamar dan berlari ke luar rumah. Ku lihat namja
yang sedang ku tunggu tengah menatapku.
“Naeun,mianhae aku tidak memberimu kabar sejak semalam” ucapnya memulai pembicaraan.
Aku langsung memeluknya,” kenapa begitu? Kau tidak tahu aku sangat merindukanmu”
Dia membalas pelukanku, “Aku ada urusan mendadak chagi. Hyung ku memintaku untuk mengantarnya ke ke gimpo airport. Dan ponsel ku sedang rusak”

#kai pov
Aku terpaksa harus membohongimu,naeun~ah. Aku tidak ingin membuat mu khawatir dan kecewa dengan keadaanku sekarang. Mianhae jeongmal mianhae~
“Wajahmu kenapa pucat? Dan baju mu seperti bau rumah sakit” tanyanya dengan polos.
“Ah tidak apa-apa mungkin aku hanya lelah. Pabo~ya mungkin penciuman mu sedang bermasalah” aku mencubit hidung
mungilnya.
“Kai~ya jangan dicubit nanti idung ku tambah pesek gimana” dia mulai menunjukan pout nya. Melihat dia merengek seperti itu adalah hiburan tersendiri untukku. Aku tertawa-tawa kecil melihatnya.

#Author pov
Kai menjalani hari-hari seperti biasa bersama naeun, tanpa naeun ketahui bahwa dia sedang sakit leukemia. Kai tetap sekolah tapi dia datang dua minggu sekali ke rumah sakit untuk pemeriksaan rutin.
Dokter menyarankan agar dia menjaga pola makan dan tidak boleh kecapean. Tapi kai tidak menurutinya, setiap hari dia
mengajarkan naeun ngedance Suatu hari ketika kai sedang ngedance tulangnya tiba-tiba sakit,dan kai pun terjatuh.
“Kai~ya kenapa??” Tanya naeun yg terlihat panik
“Ani, gwenchana” jawabnya dengan tenang sambil menahan sakit.

#naeun pov
Aku membantunya untuk duduk. Kulihat wajahnya yang pucat. Aku sangat khawatir aku sering melihat dia sakit tiba-tiba ketika aku bertanya dia hanya menjawab
tidak apa-apa.
“Pergilah ke dokter. Kepala dan tulang belakangmu sering sakit kan. Kumohon chagi” ucap ku padanya
“Gwenchana… mungkin aku hanya lelah” jawabnya dengan tenang.
“Aish,kau keras kepala. sudahlah kau tidak perlu mengajarkan ku lagi”
“Tidak bisa. sebentar lagi kan audisi cube entertaiment. kita sudah berjanji kita akan menjadi idola kan?” Aku hanya menganggukan kepala
mengiyakan.

#author pov
Suatu hari naeun ingin memperkenalkan kai dengan eonni nya. Mereka kini berada direstaurant Goseumdochi.

#kai pov
Malam ini aku akan berkenalan dengan eonninya, aku tidak merasa gugup sama sekali. Tapi, ketika eonni nya datang dan duduk dikursi depanku. Mata ku langsung
terbelalak aku sangat terkejut. Kulihat dia juga sama terkejut sepertiku.
“Kau.. ” ucapku
“Wae? Kau sudah mengenal eonniku??” sambung naeun yang penasaran.
“Ah ani, aku seperti pernah melihat saja” wajahku berubah jadi panik. Aku berharap eonninya dapat mengerti maksud ku.

#Tiffany pov
Aku melihat wajahnya pucat,kenapa dia tidak mengenaliku. Aku adalah dokter yang merawat nya selama ini. Kupikir ada yang tidak beres. Aku bisa merasa bahwa naeun tidak tahu tentang penyakitnya.aku mencoba bersikap tidak tahu apa-apa.

#author pov
“Eonni,perkenalkan dia kai namjachinguku. Nah kai, perkenalkan dia tiffany eonni ku” ucap naeun.
Kai dan tiffany berjabat tangan seolah baru bertemu.
“Senang bertemu denganmu noona,kau lebih cantik dari naeun ku ternyata” ledek kai
“Kau bisa saja kai~ssi, senang bertemu denganmu juga”
Suasana makan malam itu pun semakin hangat,mereka bertiga berbincang-bincang dan tertawa tanpa ada rasa canggung sedikitpun. semua berkat kai yang bisa mencairkan suasana dengan lelucon nya .

#kai pov
Keesokan harinya aku datang kerumah sakit menemui dokter fany. Aku merasa tidak enak dengannya ,aku akan menjelaskan semuanya.
“annyeong noona” aku membungkukan badanku sembilan puluh derajat.
“Annyeong kai. Silahkan duduk” Aku menarik kursi dan duduk didepannya.
“Mianhe atas kejadian semalam,noona. Aku akan menjelaskan semuanya. Sebenarnya naeun tidak tahu jika aku sedang sakit. Maaf harus berpura-pura tidak mengenalmu”
“Kenapa kau merahasiakannya?”
“Karena aku tidak ingin membebaninya. Aku tidak ingin membuatnya khawatir”
“Menurutku, tindakan mu salah kai~ssi. Bagaimana pun dia kekasih mu dia berhak tau agar dia bisa ikut merawatmu. Sekarang lihatlah hasil pemeriksaannya semakin buruk. Kondisimu semakin buruk
karena kau tidak menurutiku. Kau tidak boleh kecapean kai~ssi. Aku malah menyarankan mu untuk berhenti menari sejenak sampai kau sembuh total”
“Tidak mungkin! untuk sembuh total itu membutuhkan waktu yang lama.aku harus melakukan cangkok sumsum tulang belakang. Haruskah aku mengorbankan impian dan orang yang kusayang?” mata
ku mulai berkaca-kaca

#tiffany pov
…. Haruskah aku mengorbankan impian dan orang yang ku sayang?”
Hati ku kembali bergetar mendengar ucapannya. Kenapa dia harus mengalami hal yang sama denganku. Walaupun berbeda kisah tapi aku bisa merasakan
bagaimana rasanya harus mengorbankan impian dan cinta.
Aku menggenggam kedua tangannya.
“Jangan menangis, kau seorang pria kau harus kuat kai~ya. Kau harus bisa melewati ini” ucapku mencoba
menguatkannya.
“Gomawo noona. Sekarang katakan apa yang harus aku lakukan” lirih nya
“Pergilah ke busan. Tinggal bersama orangtua mu dan menjalani perawatan disana. Tinggalkan naeun ini yang terbaik
bagi kalian berdua”

#kai pov
Malam itu aku menelepon eomma. aku bilang aku ingin tinggal besama mereka dan menjalani pengobatan disana. Dan eomma sangat senang mendengarnya.
Sebenarnya eomma sudah lama memintaku untuk kembali ke busan tapi aku menolaknya. Kris hyung juga setuju. Dia yang mengurusi pasport keberangkatan ku.
Seminggu kemudian….
“Kai, ini tiketnya besok pukul 15.40
pesawatnya berangkat jangan sampai terlambat” kris hyung menyerahkan tiketnya.
“Ne hyung”

#naeun pov
Entah kenapa belakangan ini dia jadi cuek padaku. Aku jadi jarang berkomunikasi dengannya. Dia jarang membalas sms ku dan telepon ku juga tidak diangkat. Aku
takut aku pikir dia sudah mulai bosan denganku. Aish naeun,kau harus positif thingking! Malam ini ponselku bergetar ternyata ada telepon masuk dari kai. Aku pun cepat mengangkatnya.
“Yeboseo”
“Yeboseo,chagi”
“Ada apa? Kau tidak tahu ya aku
merindukanmu”
“Aku juga merindukanmu”
“Kau pembohong kai~ya. Kalau rindu apa buktinya”
“Jangan marah.. besok pagi aku
menjemputmu ne. Kita pergi jalan-jalan sekitar seoul”
“Jinjja?? ” tanya ku girang
” jinjja. Saranghae naeun~ah”
“Nado” dia menutup teleponnya dan akupun langsung lompat kegirangan.

#kai pov
Sampai detik ini naeun belum tahu aku akan pergi meninggalkan nya. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi setelah aku pergi,apa dia akan membenciku?? Aku melihat layar ponsel ku yang terpasang
gambar wajahnya. Tanpa sadar aku
menangis, rasanya begitu sakit
meninggalkan orang yang aku cintai. Tapi inilah yang terbaik untuk kami. aku bisa sembuh dan dia bisa melupakan ku walaupun harus membenciku.

#naeun pov
Aku menunggu kai di depan halaman. Tapi tidak lama dia sudah datang. Aku masuk kedalam mobilnya.
“Kau lagi ingin kemana?aku akan
mengantarmu” tanyanya
“Entah mengapa aku ingin ke sungai han”
“Baiklah kita akan kesana” kai
menjalankan mobilnya menuju sungai han.
Kini kami sudah sampai di jembatan sungai han. Aku menutup mata merasakan udara pagi dan pemandangan yang indah
ini, sebenarnya sungai han lebih indah lagi jika datang malam hari karena ada pancuran air dan lampu yang berwarna warni. Tapi datang pagi ini juga tidak masalah.
Dari belakang dia memasangkan sesuatu dileherku.
“Hm?apa ini?” Aku melihat sebuah kalung cantik sudah melingkari leherku.
“Itu untukmu”
“Ini sungguh cantik. Kenapa kau selalu memberikan ku sesuatu yang spesial. Selama aku menjadi yeoja mu aku tidak pernah memberikan mu apa-apa”
“Kau telah memberikan cintamu,itu lebih spesial dari apapun” dia memberikan senyum termanisnya.
“Ada yang ingin aku tanyakan, jika suatu hari aku pergi meninggalkanmu. Apa yang
akan kau lakukan?” Ucapnya
“Menunggu dan tetap mencintaimu” jawabku.
Kulihat dia hanya terdiam sambil
tersenyum kearahku, aku melanjutkan bicaraku “Kau tahu,aku tidak sabar untuk ikut audisi. Kalo kita lolos,kita akan ditraining,debut,jadi idola, lalu menikah
benar kan??haha” aku bercanda.
“Aku juga ingin seperti itu”balasnya
“Jika aku tidak lolos audisi bagaimana?”
“Yak! Poboya~ jangan bicara seperti itu son naeun,lalu untuk apa aku mengajarkan mu selama ini uh?”
“Mianhe..”
“Berjanjilah apapun yang terjadi kau harus ikut audisi itu,kau harus lolos”
“aku berjanji aku akan lolos audisi~~”
teriak ku didepan sungai han. “Kau juga harus berjanji akan lolos audisi kai~ya”.
Aku mengacungkan jari kelingkingku. Tapi
dia diam dan langsung menarikku kedalam pelukannya. Aku tidak mengerti kenapa dia memelukku.

#kai pov
Aku tidak sanggup menahan airmata ini,aku menariknya kedalam pelukanku.
“Kai~ya” gumamnya
“Gwenchana. Jangan bergerak chagi aku hanya ingin memelukmu sebentar saja” Aku begitu menikmati setiap detik pelukan
terakhir itu.

#naeun pov
Kami hanya dua jam berada di sungai han. Dia bilang hanya memelukku sebentar tapi itu yang paling lama menurutku,batinku.
“Kenapa aku degdegan” ucapku lalu menatap kearahnya.
“Aku tidak tahu, mungkin itu hanya
perasaanmu saja”
“Tidak,rasanya ini begitu tidak enak” wajahku berubah jadi sedih.
“Sudah sampai rumahmu” ucapnya yang menyadarkan lamunanku
“Kau tidak ingin masuk dulu?”
“Boleh.tapi hanya sebentar saja” kami masuk kedalam rumah. Kebetulan dirumah sedang ada fany eonni. Kai dan eonni
duduk diruang tamu sedangkan aku membuatkan kopi hangat untuk mereka.

#kai pov
“Noona,  hari ini aku akan pergi,aku titip naeun padamu”
“Tenang saja.cepat sembuh kai~ssi”
“Gomawo”
Naeun keluar dari dapur membawa dua cangkir kopi. Aku melihat jam tanganku yang menunjukan pukul 12.30
“Naeun~ah aku harus pergi”
“Minum sedikit kopinya” jawabnya.
Aku meminum kopi buatannya lalu pamit untuk pulang.

#naeun pov
Aku mengantarkan kai sampai depan pintu
“Naeun~ah,aku pergi dulu ya” ucapnya sambil mengelus kepalaku.
“Ne,hati-hati dijalan. Saranghae chagi” aku melambaikan tanganku. Aku melihat kai sampai mobilnya jalan dan menghilang dari pandanganku. Entah mengapa firasat tidak enak ini terus menghantuiku sejak pagi. Aku gelisah tapi aku tidak tahu apa
yang terjadi. Rasanya aku tidak ingin jauh darinya.

#kai pov
Kini aku kembali ke apatermentku
menjemput kris hyung. Dia yang akan menyetir dan mengantarku sampai bandara. Di dalam mobil aku mengirimkan pesan untuk naeun

To : baby pabo
Maaf untuk menyakitimu sementara waktu. Selamat tinggal dan sampai jumpa,cintaku.

Aku langsung mematikan ponsel dan mencabut kartu sim ku..

-to be continued-

Gimana ceritanya chingu, Masih mau lanjut?^^ maaf kalo banyak typo ini ff pertama mimin,Jadi masih banyak belajar. Komentar kalian sangat mimin tunggu^^

9 responses to “[Freelance] Destiny of love [part 3]

  1. ksihan amat naeun..
    moga aja naeun tdk brpkiran bruk dg kprgian kai karna tdk mndpat pnjelasan apapun dri kai
    lnjut thor ^^

Leave a Reply to M Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s