[Freelance] Won’t Let You Go -Part 1-

Won't Let You Go (2)

Title                 : Won’t Let You Go –Introduce-

Author             : Shin Haeng Jin @ketrinm23

Main Cast        :

  1. Krystal Jung a.k.a Jung Soo Jung
  2. Oh Sehun
  3. Xi Luhan
  4. Han Se Mi (OC)

Genre              : Friendship and Romance

Rating              : PG-17

Length             : Chapter

Disclaimer       : All story is mine. I hate plagiat!

Yoyoyo!

Author HaengJin menghadirkan chapter 1 dari Won’t Let You Go. Apa kalian sudah baca introducenya? Aku harap sudah, hehehe. Agar kalian lebih mengerti bacalah yang introduce terlebih dahulu. Gomawo ^^

-oOo-

 

            Seorang yeoja berjalan ke arah lapangan basket yang telah di penuhi banyak penonton. Lebih tepatnya yeoja itu hanya mengarah pada seorang namja yang sedang memegang bola basket.

“Sehun-ssi, aku Krystal Jung dari kelas 3F telah mengagumimu”

Semua penonton tersebut bersorak-sorai mendengar apa yang dikatakan yeoja itu.

“Aku ingin menjadi yeojachingumu” lanjutnya.

Sehun mengangkat alis kirinya, ia memandang aneh yeoja yang dihadapannya itu.

“Kau dari kelas 3F?”

Yeoja itu mengangguk mengiyakan.

“Apa kau tidak sadar diri, Krystal-ssi?”

Krystal mengangkat kepalanya, “Nde?

“Kau hanya yeoja bodoh dan masuk ke sekolah ini karena bantuan dari yayasan. Bagaimana bisa kau menyatakan perasaanmu kepadaku? Apa kau tidak bercermin dulu sebelum menemuiku?”

Krystal berusaha membendung air matanya. Ia benar-benar hanya bisa terdiam mendengar kata-kata Sehun yang menusuk-nusuk hatinya.

Luhan yang sedari tadi memperhatikan yeoja itu kasihan, akhirnya memberanikan diri untuk menghampirinya.

“Ayo ikut aku”

Krystal hanya mengikuti kemana Luhan pergi, karena tangannya telah digenggam erat oleh namja itu.

-oOo-

Krystal POV

            “Cepatlah, apa kau lupa janjimu?” paksa Sulli terhadapku. Ya, aku berjanji padanya bahwa aku akan berhenti menjadi secret admirernya Sehun dan menyatakan perasaanku kepadanya. Jujur, aku sudah menyukai namja itu dari awal masuk sekolah. Tapi sayangnya, karena aku bodoh dan hanya berasal dari kalangan sederhana, aku tidak pernah satu kelas dengannya. Aku hanya selalu memandangnya dari jauh.

Aku selalu pergi ke perpustakaan yang terletak di lantai 2 pada saat jam istirahat. Apa aku belajar? Kalau saja aku suka belajar, mungkin aku bakal menjadi yeoja yang pintar dan bisa satu kelas dengan Sehun. Tapi, aku ke perpustakaan hanya untuk melihat Sehun yang sedang bermain basket. Dan Sulli lah yang selalu mempergokiku ketika aku senyam-senyum melihat tingkah Sehun di lapangan.

Apa hanya disitu aku memperhatikannya? Tidak, aku juga memperhatikannya saat ada acara ibadah di aula sekolah. Aku selalu melihatnya tertawa bersama teman-temannya. Dan Sulli selalu menyuruhku untuk berhenti tertawa sendiri karena pada saat itu sedang berdoa.

Apa alasanku jatuh cinta padanya? Aku mengatakan bahwa alasannya adalah love at first sight. Aku melihatnya berjalan dengan santai tanpa pernak-pernik MOS ke tengah lapangan. Ia tidak merasa bersalah sedikit pun terhadap panitia MOS. Dia malah berkata, “Sebaiknya MOS itu dibuat untuk mengukur kemampuan siswa, bukan mengotoriter siswa, apa kalian guru?”, panitia MOS pun kesal dan menganggu Sehun. Tapi pada akhirnya mereka menyerah untuk mengganggunya, karena Sehun tidak hanya pintar di bidang akademik tapi di bidang olahraga juga, seperti tae kwon do dan thifan –Ilmu bela diri China-. Maka dari itu, aku berpikir bahwa yeoja sepertiku membutuhkan namja seperti dirinya.

Setelah Sulli mendesakku, akhirnya aku memberanikan diri berjalan ke arah tengah lapangan. Aku menundukkan kepalaku karena malu. Meskipun aku bersikap sesuka hati di depan umum, aku juga bisa malu jika dihadapkan pada situasi yang seperti ini.

“Sehun-ssi, aku Krystal Jung dari kelas 3F telah mengagumimu” sambil tetap menundukkan kepala dan menutup mata, aku memberanikan diri untuk mengatakan hal seperti itu.

Semua penonton tersebut bersorak-sorai mendengar apa yang ku katakan. Aku semakin malu dan berusaha melanjutkan perkataanku.

“Aku ingin menjadi yeojachingumu”

Setelah beberapa detik, akhirnya ia merespon pernyataanku. Ah, Sulli ternyata ia tak sedingin apa yang kau katakan, batinku

“Kau dari kelas 3F?”

Aku pun mengangguk mengiyakan.

“Apa kau tidak sadar diri, Krystal-ssi?”

Aku terkejut dan spontan mengangkat kepalaku, “Nde?

“Kau hanya yeoja bodoh dan masuk ke sekolah ini karena bantuan dari yayasan. Bagaimana bisa kau menyatakan perasaanmu kepadaku? Apa kau tidak bercermin dulu sebelum menemuiku?”

Jujur aku tidak masalah ia menyuruhku untuk bercermin, tetapi perkataannya yang “yeoja bodoh dan masuk ke sekolah ini karena bantuan dari yayasan” semakin terngiang di kepalaku dan membuat air mataku membendung. Tolong seseorang tarik aku dari sini, teriakku dalam hati.

“Ayo ikut aku” seorang namja menarik tanganku. Perasaanku benar-benar menjadi campur aduk. Malu, kesal, senang dan masih tercengang sampai-sampai aku tidak bisa mengucapkan kata terima kasih pada namja yang menolongku ini.

-oOo-

Sehun POV

“Sehun-ssi, aku Krystal Jung dari kelas 3F telah mengagumimu”

Jujur, sebenarnya aku terkejut. Aku terkejut karena tidak menyangka bahwa ada yeoja yang berani menyatakan perasaannya kepadaku di depan banyak orang. Apa aku malu? Tentu saja aku sangat malu. Ini pertama kalinya bagiku dan aku sangat malu di sorak-sorai oleh penonton di lapangan basket ini.

“Aku ingin menjadi yeojachingumu” lanjutnya.

Apa yeoja ini bodoh? Mengapa dia melanjutkan perkataannya. Apa dia pikir aku bodoh? Aku sudah tahu bahwa ia akan menyatakan perasaannya. Argh, bisa kah dia langsung pergi.

“Kau dari kelas 3F?” tanyaku sebiasa mungkin. Aku tidak ingin semua orang mengira bahwa aku menanggapi perasaan yeoja yang tidak se-level dengan ku ini.

Yeoja itu mengangguk mengiyakan.

“Apa kau tidak sadar diri, Krystal-ssi?” tanyaku dengan ketus dan dingin. Mian, sebenarnya aku tidak bermaksud berbicara seperti itu. Aku hanya malu dan aku tidak tahu apa yang seharusnya aku lakukan.

Yeoja itu pun mengangkat kepalanya, “Nde?

Jujur, yeoja ini cantik. Hanya namja bodoh yang tidak tertarik dengan matanya yang cantik dan bibirnya yang tipis. Aku harus berusaha mengendalikan diri.

“Kau hanya yeoja bodoh dan masuk ke sekolah ini karena bantuan dari yayasan. Bagaimana bisa kau menyatakan perasaanmu kepadaku? Apa kau tidak bercermin dulu sebelum menemuiku?”, seriously aku tidak mau melanjutkan perkataan ku jika yeoja itu langsung pergi meninggalkanku.

Ku lihat air matanya mulai membendung di kantung matanya. Ingin sekali aku memeluknya dan meminta maaf atas perkataanku. Tapi bagiku, mempertahankan sifat gengsi itu lebih penting.

“Ayo ikut aku”

Apa itu Luhan? Apa maksudnya Luhan menarik gadis itu dari hadapanku? Apa dia menyukai gadis itu?

-oOo-

Luhan POV

            “Ambillah” aku menyodorkan sebuah sapu tangan kepada yeoja itu.

Gomawo yo” ujarnya sambil menerima pemberianku.

“Apa kau akan bunuh diri?” tanyaku dengan polosnya.

Yeoja itu hanya tertawa kecil, “Tentu saja tidak”

Aku pun tersenyum melihat yeoja itu tertawa. Cantik, itulah pendapatku. Apa Sehun buta sehingga ia menolak yeoja ini? Atau ada alasan lain?

“Namaku Xi Luhan” aku mengulurkan tanganku ke arahnya.

Ne, namaku Krystal Jung, jeongmal gamsahabnida atas pertolonganmu tadi”  jawabnya sambil membalas uluran tanganku.

Love at first sight, mungkin? Aku merasakan hal yang berbeda saat menatapnya. Aku merasa ada perasaan aneh yang masuk ke dalam hatiku. Apa ini yang namanya jatuh cinta?

-oOo-

Always under exactly the same sky, always exactly the same day

Other than you aren’t being here, there’s nothing different at all

I just want to smile, want to forget everything

Just like absolutely nothing has happened, smiling to live my days

(Because I Miss You – Jung Yong Hwa)

 

-oOo-

Beberapa hari kemudian

“Luhan! Apa benar kau jadian dengan Krystal?” tanya Chanyeol dengan hebohnya kepada Luhan yang sedang membaca novel The Mediator Ninth Key kesayangannya.

Luhan pun hanya tersenyum.

“Yak! Aku tidak butuh senyumanmu! Jawablah aku butuh penjelasan!”

Luhan tertawa melihat tingkah sahabatnya yang kekanak-kanakkan ini, “Wae? Apa kau cemburu?”

Kini Chanyeol hanya speechless, “A-ani! Kau seperti mengambil orang itu dari Sehun”

“Apa maksudmu berkata seperti itu?”

Sehun tiba-tiba masuk dan bertanya apa maksud dari perkataan Chanyeol yang semakin membuatnya panas.

Yeoja bodoh itu bukan milikku. Dan mereka juga sangat cocok, karena sama-sama bodoh” Sehun berkata-kata pedas tanpa menghiraukan pandangan teman-teman sekelasnya.

Luhan tersenyum kecil, “Terserah”

-oOo-

 

            “Ya, kau harus cari nilai dari variable X nya dulu”

Krytal berusaha menghitung-hitung dan akhirnya ia pun menemukan hasilnya.

“Yak! Kau ini pintar, siapa yang mengatakanmu bodoh ha?” ejek Luhan. Krystal pun langsung berhenti menulis dan memandang kekasihnya itu.

“Kau mengejekku ya!” Krystal memukul pelan tangannya Luhan.

Appo” Luhan pun berpura-pura kesakitan “Kenapa kau jahat sekali pada namjachingumu?”

Krystal pun tertawa dan memeluk tangannya Luhan, “Apa masih sakit?”

“Apa itu obat?” tanya Luhan pura-pura tidak mengerti.

“Apa ada obat semanis ini?”

“Tentu saja tidak ada”

Mereka berdua pun tertawa. Mereka terlihat seperti sepasang kekasih yang sudah berpacaran bertahun-tahun.

“Luhan!” teriak Chanyeol

“Karena kau sekarang sudah punya yeojachingu kau melupakanku terus” omelnya.

Luhan pun tertawa, “Mianhae, aku tidak melupakanmu. Apa kau mau ku peluk juga?”

“Yak! Kau kira aku ini sudah tidak normal apa!”

Krystal dan Luhan tertawa melihat tingkah Chanyeol yang seperti anak kecil ini.

“Chanyeol oppa” tegur Krystal

Tiba-tiba suara Chanyeol yang tadi berada pada nada tinggi, langsung berubah menjadi halus. “Wae baby?”

“Yak! Kau seperti bencong jika berkata seperti itu”

“Hahahaaha, yeoja mu menggodaku”

Luhan melirik ke arah Krystal dengan gaya mengintrogasi.

“Apa kau cemburu?” tanya Krystal senyum-senyum.

Ani, untuk apa aku cemburu jika kau sudah menjadi milikku”

“Kau tidak romantis sekali Luhan” ejek Chanyeol

“Makanya, kau harus punya yeojachingu. Jadi aku bisa mengikuti gaya romantismu”

Mereka bertiga pun tertawa setelah saling mengejek satu sama lain. Semenjak insiden dimana Krystal menyatakan perasaan kepada Sehun, mereka bertiga semakin dekat. Dan menjadi semakin dekat setelah Krystal resmi menjadi yeojachingunya Luhan.

-oOo-

Walk together, a separate walk

Is not to say the dream hasn’t done the most pain

If you step back

I can bear

In the final speak, where is the love?

(Nu Er Hong – Jay Chou)

-oOo-

To Be Continue…

Don’t forget to give your comment to support this FF

SARANGHAE CHINGUDEUL!

17 responses to “[Freelance] Won’t Let You Go -Part 1-

  1. YaAmpun YaAmpun,, sumpah kece mentho >.< (Banget) lanjut.nya yg cepet thor tp please jgn pakai PW,, abis.nya twiter aku lupa sandi.nya -_-"

    Semoga sehun cemburu ama luhan, dan tau k'lau sifatx yg kayak gi2 ngak baik banget !!!

  2. krystal n luhan so sweet~
    sehun cemburu…

    d tnggu next chapny thor…!!
    jngn lma” y..

    keep writing thor

  3. Kyaaaa …
    I’m excited!!!! Really!
    It’s really dificult find LUSTAL fanfic.
    I love your fanfic.
    Fighting! Don’t stop writting!
    I’ll waitting your story!
    Please don’t separate Luhan and Krystal. I love them! Jebal

  4. keren banget kak ff nya, seru banget bacanya 😀
    penasaran ama lanjutannya 😀
    buat sehun menyesal thor uda nolak klee :v
    haha *evil
    jgn lama2 updatenya ya thor ^^

Leave a Reply to yeju Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s