[Freelance] Destiny of love [part 4-end]

828564246

” Destiny of love [part 4-end] “

Main casting :
– Kai Exo K
– Naeun Apink

Other casting:
– Tiffany SNSD
– Kris Exo K
– Temukan sendiri

Genre : sad,romance,and love.

Rate : PG+12

Author : myung

Don’t be plagiator~
(Backsound Taeyeon – bye)

#kai pov

To : baby pabo
Maaf untuk menyakitimu sementara waktu. Selamat tinggal dan sampai jumpa,cintaku. Aku langsung mematikan ponsel dan mencabut kartu sim ku. Hatiku begitu sakit dada ku terasa sesak. Aku menyenderkan kepalaku dikaca mobil dan mulai membayangkan semua kenangan yang pernah aku lalui bersama naeun,sejak kita bertemu sampai harus seperti ini. Tanpa bisa aku tahan air mata jatuh dari mataku, aku menatap keluar jendela dengan tatapan kosong,saat ini yang ada dipikiranku hanyalah naeun.

“Kai~ya apa kau baik-baik saja?” tanya kris hyung yang sedang menyetir.

“Hyung, apa kau pernah ditinggal seseorang yang kau sayang?”

“Pernah. itu sungguh menyakitkan”

“apa kau membencinya??”

“Aku kecewa begitu tahu dia akan meninggalkanku,tapi aku tidak bisa membencinya. Awalnya aku mencoba menunggunya,jujur aku pria yang tidak suka menunggu. Akhirnya aku bisa merelakan dia dan menemukan pengganti”

Mendengar jawaban kris hyung aku pun berdoa naeun akan seperti itu. Tidak apa jika dia menemukan pengganti yang lebih baik dariku.

#naeun pov

Aku sedang duduk didepan cermin,melihat kalung cantik yang melingkari leherku. aku terus saja tersenyum senang di depan cermin sambil memegangi kalung berbentuk hati tersebut. Ponsel ku
berbunyi ternyata dari kai,aku cepat membukanya.

From : baby alien
Maaf untuk menyakitimu sementara waktu. Selamat tinggal dan sampai jumpa,cintaku. Aku kaget kenapa dia mengirim pesan seperti itu,aku langsung menelepon tapi nomornya tidak aktif. Otakku tidak bisa berhenti berpikir sebenarnya apa maksudnya. Mataku mulai panas dan airmata pun jatuh tanpa bisa kucegah lagi.

#author pov

Sudah seminggu naeun mengurung diri dikamarnya,ia hanya duduk di sofa yang menghadap jendela.dan menatap keluar jendela dengan tatapan kosong. naeun tidak pergi kesekolah semenjak dia tahu bahwa kai resmi keluar dari sekolah dengan alasan akan pindah ke busan. Naeun sangat kecewa kenapa kai tidak memberitahunya. Ia tidak mau makan dan tidak ingin diajak bicara.

“Naeun~ah kenapa kau jadi seperti ini uh? Lupakan kai.. mungkin dia punya alasan kenapa dia meninggalkamu tapi dia tidak bisa mengatakannya padamu” ucap tiffany yang mencoba membujuk naeun agar mau keluar kamar. Tapi hasilnya dia hanya terdiam.

“Sampai kapan kau mau mengurung diri seperti ini? Apa kau tidak ingin sekolah, tidak ingin bermain bersama teman-temanmu?? Kondisi badanmu semakin menurun karena kau hanya makan sekali dalam sehari. Aku tidak bisa membiarkanmu seperti ini naeun~ah” fany menangis dan memeluk adiknya,naeun.

#naeun pov

Tiffany eonni menangis dan memelukku. Aku pun ikut menangis dipelukannya. Didalam hatiku,aku masih tidak bisa terima kenapa kai meninggalkan aku tanpa alasan. Setiap hari aku mencoba menghubunginya tapi nomornya tidak pernah aktif lagi. ini sudah seminggu aku seperti orang gila. Aku tidak tahu lagi apa yang harus aku lakukan. Aku merasa duniaku sudah mati. Sampai kapan aku
harus menunggunya tanpa kepastian.

“Eonni~ya apa yang harus aku lakukan?” Aku mencoba memulai bicara.aku membalas pelukan eonni sambil menangis terisak.

“Kau harus semangat meskipun tidak bersamanya, berhentilah menunggu seperti ini” jawab eonni sambil mengelus rambutku.

#author pov

Keesokan harinya…

Ini pertama kalinya naeun masuk sekolah setelah seminggu ia membolos. Naeun terlihat pucat dan rambutnya menjadi keriting ombak karena ia jarang menyisirnya.

#naeun pov

Aku berjalan memasuki gedung, tanpa semangat dan tanpa tujuan. Saat ini aku melihat bayangan aku dan dia sedang menaiki tangga bergandengan tangan dan terukir senyum bahagia diwajahku. Tapi bayangan itu pudar ketika ada seseorang yang memanggilku.

“Naeun~ah” sapa eunji dari jauh. Aku melihat kumpulan teman-temannku sedang melambaikan tangan kearahku. Aku berjalan menemui mereka. Eunji memelukku

“kemana saja kau, kami merindukanmu”

Aku hanya tersenyum simpul.

“Jangan sedih,kau masih punya kami,naeun” sambung bomi.

“Kita akan selalu menghiburmu” namjoo menunjukan aegyo nya.

“Kya! Jangan bertingkah seperti anak kecil.aku sakit perut melihatnya” ucap chorong yang kemudian disambung tawa oleh semuanya. Aku juga ikut tertawa meskipun itu sedikit kupaksakan.

#author pov

Saat ini naeun dan teman-temannya sedang istirahat dikantin. Tapi naeun sedang ingin menyendiri dan memutuskan untuk pergi.

“Naeun,mau kemana uh?” tanya chorong .

“aku ingin ke kamar mandi sebentar” naeun berbohong sebenarnya ia hanya sedang ingin menyendiri. ia berjalan meninggalkan kantin menuju ruang dance favoritnya dimana ia sering belajar dance bersama dengan kekasihnya,kim jong in.

#naeun pov

Aku sedang berada diruang favorit ku ini, ruangan ini selalu aku kunjungi jika aku sedang sedih lalu aku menyendiri disini. Tapi semenjak aku mengenal kai tempat ini menjadi tempat kami latihan berdua. Di ruangan ini pula pertama kalinya ia tahu bahwa aku ini noona yeoppo, seorang secret admiret yang selalu mengiriminya surat. Aku kembali membayangkan saat itu. Aku melihat kedalam cermin yang panjang dan lebarnya sama dengan ukuran tembok. kulihat betapa menyedihkannya
aku sekarang ini. tidak ada lagi yang akan menghapus airmataku. Tidak ada lagi yang akan memeluk ku.

“Aku sangat membutuhkanmu,kai~ya” lirih ku yang disambut dengan airmata. Tiba-tiba ada yang membuka pintu,aku pun terkejut dan langsung menghapus airmataku.

“Baekhyun” ucapku yang sedikit terkejut. Dia hanya menatapku kebingungan,

“sedang apa kau disini sendirian,naeun~ah?” tanyanya.

“Tidak apa-apa,aku memang sering kesini”

“Oh mianhe,ruang ini boleh kami pakai dulu?”

“Tentu saja.baiklah aku akan keluar” jawabku lalu berjalan menuju pintu. Tapi baekhyun menghalangiku.

“Tunggu dulu. Apa kau tau alasan kai pindah ke busan? Dia tidak bercerita pada
aku dan yang lain.kupikir dia pasti memberitahumu,kau kan yeojachingu nya”

“Tidak. Dia pergi begitu saja”

Aku melihat ekspresi baekhyun yang berubah manjadi tidak enak hati.  “ah, mianhe naeun aku tidak tahu”  .

“Gwenchana” aku tersenyum lalu pergi dari ruang dance. Aku berjalan melewati koridor dan mata
ku tertuju pada sebuah brosur yang tertempel dimading. Aku melihat brosur audisi cube entertaiment. Audisi ini tinggal sepuluh hari lagi, tapi aku sudah tidak ada keinginan untuk ikut. Seketika ingatan ku kembali pada saat aku dan dia berada disungai han .

#flashback

“Yak! Poboya~ jangan bicara seperti itu son naeun,lalu untuk apa aku mengajarkan mu selama ini uh?”

“Mianhe..”

“Berjanjilah apapun yang terjadi kau harus ikut audisi itu,kau harus lolos”

“Ne~ aku berjanji aku akan lolos audisi~~” teriak ku didepan sungai han.

#flashback end

Hatiku kembali tergerak untuk mengikuti audisi itu tapi pikiranku menolaknya.

“Untuk apalagi aku menepati janjiku sedangkan dia meninggalkan ku begitu saja tanpa memperdulikan betapa sakitnya aku” pikirku dalam hati.

#author pov

Malam ini naeun membereskan kamar nya dari barang-barang pemberian kai. Fany yang melihat dari luar pintu kamar mendekati naeun.

“Sedang apa hm?” tanya fany yang kebingungan.

“Aku sedang mengumpulkan barang-barang yang pernah kai berikan untuk aku,eon. Aku pikir lebih baik aku membuangnya. Lagi pula dia sudah mencampakkan aku seperti ini. Dia tidak pantas lagi untuk aku kenang” jawab naeun sambil memasukkan barang-barang ke dalam kardus.

#tiffany pov

Mendengar jawaban naeun,entah kenapa perasaan ku sangat sedih. Kai yang sedang dibencinya kini, padahal pria yang paling baik yang pernah aku temui. Haruskah aku memberitahu semuanya? Batinku mengajak agar aku mengatakan nya.

“Naeun~ah, berhenti dulu! Ada yang ingin eonni bicarakan. Ini mengenai kai”

#Naeun pov

…. Ini mengenai kai”

Mendengar namanya membuat aku berhenti dari tugasku. Aku berbalik dan duduk dikasurku menghadap eonni.

“Ada apa eon?”

“Sebenarnya eonni tahu alasan kenapa kai pindah ke busan”. Aku terkejut mata ku terbelalak aku tidak mengerti apa yang sedang eonni bicarakan.tapi aku hanya diam agar eonni melanjutkan bicaranya.

“Jadi,sebenarnya kai adalah pasienku yang mengidap penyakit leukemia. Tapi dia merahasiakan penyakitnya darimu dan teman-temannya. sebelum kita makan malam sebenarnya eon sudah
mengenalnya”

Mendengar pengakuan eonni airmataku mulai menetes. Aku tidak bisa berkata apa-apa. Yang bisa aku lakukan hanya menangis dan mendengar pengakuan eonni sampai selesai.

“Pria yang kau benci sekarang,kim jong in. Dia adalah pria yang baik naeun~ah. Dia tidak ingin kekasih nya tau tentang penyakitnya karena dia tidak ingin membebani  dan melihatmu kecewa. Setiap hari dia menemanimu tanpa peduli kondisi kesehatannya”

Aku semakin menangis terisak. Airmata mengalir deras.hatiku benar-benar sakit mendengarnya. Yang aku ingin sekarang hanya bertemu dan memeluk kim jongin yang jauh disana.

“Apa yang telah aku lakukan eonni. Aku tidak  seharusnya membenci dia hiks. Sekarang tolong katakan dimana dia berada??”

” Dia tinggal bersama orangtua nya dibusan dan melakukan pengobatan disana.selebihnya aku tidak tahu lagi”

Isak ku semakin keras. dadaku terasa sangat sesak. Aku menutup mulutku dengan tangan agar aku berhenti terisak.tapi  aku semakin terisak. Eonni ikut menangis dan memeluk ku mencoba menguatkan aku.

#author pov

Suatu hari di tempat yang berbeda seorang pria sedang didorong memasuki ruang operasi.

“Akhirnya aku mendapat donor sumsum tulang belakang. Kini aku pasrahkan hidup ku pada tuhan. Berhasil atau tidaknya operasi ini aku sudah siap menerimanya” jarum bius telah disuntikan pada lengan ku. Mataku mulai gelap tapi aku sempat mengucapkan “saranghae naeun” sebelum aku tidak sadarkan diri untuk dioperasi.

Beberapa tahun kemudian…

#author pov

Seorang gadis cantik berambut panjang bergelombang dengan kostum panggungnya kini sedang berdiri diatas panggung besar dan ditonton ribuan orang. Gadis tersebut bersama keenam kawannya
tergabung dengan nama grup,A pink. Mereka sedang melakukan showcase tunggal mereka diseoul.

#naeun pov

Kini aku berdiri diatas panggung ditonton ratusan pasang mata yang mencintaiku. Ini adalah impian aku dan dia,impian kita. Aku telah menepati janjiku untuk bisa lolos audisi dan kini aku telah debut.
Meskipun sudah setahun lebih aku tidak  pernah bisa melupakannya. Seseorang yang bersinar seperti bintang dihatiku, kim jongin.

“Apa kabar yang disana.apa kau tahu ini adalah showcase pertamaku. aku berharap kau ada disini.” ucap ku didalam hati. Aku tersenyum kepada fansku sambil melambaikan tangan. Mataku mencari
sekeliling berharap menemukan dia.walaupun ini kedengaran nya sangat bodoh dan mustahil.

#author pov

Showcase tunggal itu berjalan dengan lancar hingga selesai. Sekarang waktu menunjukan pukul 10 malam. Kini naeun dan member lainnya sedang berganti kostum dan membersihkan make up yang masih menempel diwajah mereka. Tiba-tiba manager naeun menghampiri,

“naeun~ah, ada seorang pria yang menitipkan surat ini”

“hm?dari siapa?” naeun sedikit terkejut tapi tidak berhenti membersihkan make up diwajahnya.

“Dia bilang kau mengenalnya. Dia sampai memohon padaku agar surat ini sampai padamu”.

Manager kim membolak-balik surat itu dan menemukan nama di pojok kanan surat tersebut , “hmm..dari kim jongin”

#naeun pov

Aku selalu tertegun mendengar nama lengkap itu. Nama yang tidak asing bagiku. Apa itu dia? Apa dia mengirim surat untuk mengucapkan selamat padaku ? Mataku mulai berkaca-kaca. Aku langsung
mengambil surat itu dari manager kim. Aku duduk di meja rias yang ada diruangan ini dan mulai membacanya.

Hay,baby pabo apa kabar? Apa kau masih mengingatku? Aku menonton pertunjukanmu tadi,kau sungguh hebat. Aku bangga padamu,son naeun. Aku sekarang sudah berada di seoul..aku kembali…
Jika kau ingin bertemu denganku aku tunggu di Cheonggyecheon Stream besok pukul 8 malam,karena ada hal penting yang ingin kujelaskan. Tidak apa-apa jika kau membenciku dan tidak ingin melihatku lagi.aku akan pergi menjauh darimu mulai saat itu…mianhae untuk menyakitimu..
Hatiku kembali bergetar ketika membaca surat darinya,meskipun aku masih bisa menahan tangis haru. Jujur aku senang mendengar dia kembali. Itu berarti dia sudah sembuh. Aku tidak sabar untuk
menemuinya.

#author pov

Malam itu terlihat sesosok pria tampan sedang berdiri diantara kerumunan orang yang berlalu lalang. Pria tersebut berdiri disamping tiang dan terlihat gelisah karena sudah 2 jam menunggu. Pria tersebut menghelakan nafas dalam-dalam.

#kai pov

Aku berdiri disini sudah lebih dari dua jam,menanti seorang gadis yang sangat kucintai. Dinginnya malam ini tidak mampu menyurutkan rinduku pada son naeun,kekasihku. Oh.. salah. aku tidak tahu status ku dengan dia apa sekarang. Apa dia masih menganggapku kekasihnya?!! Seharusnya sejak awal aku tahu diri,mana mungkin dia mau menemuiku dan memaafkan aku setelah aku mencampakan dia tanpa alasan. Jika aku jelaskan sekarang pun pasti sudah terlambat. Lagi pula dia sudah bahagia dengan hidupnya sekarang. Mulai detik ini sebaiknya aku berhenti mengusik nya lagi..
Ya..aku akan pergi menjauh. Sejauh mungkin?!! Aku membalikkan badan hendak pulang dengan perasaan kecewa dan sakit. Tapi saat itu pula aku melihat seorang gadis tengah berada tepat dihadapanku. Gadis misterius yang memakai topi dan syal yang melingkar dilehernya.

Aku bisa merasakan dia bukan orang yang asing. Tapi aku tidak bisa melihatnya dengan jelas karena dia begitu tertutup. Dia terus saja berdiam diri dihadapan ku. Aku tidak menghiraukannya dan berjalan melewatinya.

“Yak! Kim jongin?!! Item pesek pabo” kudengar suara yang sangat aku rindukan itu dari arah belakang. Aku menengok dan kudapati gadis misterius itu sedang menarik syalnya agar wajahnya kelihatan.

“Ini aku son naeun”

Aku begitu terkejut melihatnya ternyata itu benar dia..aku lupa bahwa dia seorang artis sekarang. Apa yang akan terjadi jika seseorang melihat artis disini. Pasti naeun akan terluka oleh penggemarnya. Dia berlari dan memeluk ku dengan erat.

“Aku merindukanmu,kai~ya” ucapnya sambil terisak.

Aku membalas pelukannya dengan erat ” aku lebih merindukanmu. Mianhae jeongmal mianhae,naeun~ah”

” Jangan menjelaskan apapun, aku sudah tahu semuanya. eonni yang memberitahukan aku. Aku tidak marah dan membenci mu sedikit pun.” Ucapnya yang masih terisak.kulihat wajahnya yang
sudah berlinang airmata. Dia memegang kedua pipiku, ” Bagaimana keadaanmu kai~ya??”

” Aku sudah sembuh, aku sudah melewati operasi dengan lancar” jawabku yang ikut menangis terharu.

” syukurlah.. mianhae aku tidak bisa merawatmu. Mian aku jadi beban untukmu. Kau tahu betapa menderitanya aku saat kau pergi?”

” aku yang seharusnya minta maaf chagi. Kenapa kau rela menungguku?”

” aku mencintaimu. ku mohon jangan pernah tinggalkan aku seperti itu lagi”

” tidak akan. cukup sekali aku menjadi pria bodoh yang menyia-nyiakan gadis sebaik dirimu, naeun”

Aku memeluknya kembali. Aku merasa beruntung untuk memiliki naeun,ia gadis terbaik yang pernah aku temui. Kupikir takdir akan memisahkan kita. Kupikir aku akan mati atau dia membenciku. Terimakasih tuhan telah membuatkan takdir cinta ini berakhir indah. Terima kasih telah mengirimkan dia didalam hidupku….

****

The End ^^ Bagaimana ceritanya chingu? Ini ff pertama yang mimin post lho~ Maaf kalo ngepost part ini lama.soalnya mimin lagi sibuk ‘_’ komentar kalian sangat dibutuhkan. DON’T BE SILENT READERS GUYS! ^~^

13 responses to “[Freelance] Destiny of love [part 4-end]

  1. yeah! happy ending! akhirnya mrka brdua ktmu lg..
    sbnernya agk kurng greget sih min, tp ttep.. daebakk!
    di tnggu ff ff yg laen, moga tmbh lbih keren lg
    keep writing ^^ hwaiting!!

  2. Happy ending
    tp ada someone yg kurang mmm mungkin feel’y
    d tunggu karya selanjut’y
    go writing
    fighting

  3. kok….. nyesek ya pas kai ninggalin naeun 😦 sempet hampir nangis bacanyaaa ya ampun thorrr, good job banget buat kamuuu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s