[Freelance] What Your Choice? (Part 2)

wyc5

Title: What Your Choice? Part 2

Author: HipHop88

Genre: romance, drama, marriage life, comedy

Main cast: Kim Jong In (EXO), Byun Baekhyun (EXO), Kesha Kim (OC), Zhang Yixing (EXO), Park Ryu Jin (OC), Huang Zi Tao (EXO), Wu Yi Fan (EXO), Sehun (EXO) find by yourself

Summary: kukira aku pergi ke Seoul untuk melanjutkan sekolah menengah atasku. Nyatanya, aku pergi ke Seoul untuk sesuatu yang sangat kuno dan menjijikan

Author’s note: ABSURD! TYPO!

***

Kesha’s POV

“kau akan dijodohkan oleh anak pemilik perusahaan exhohon” ucap appa dengan muka flat face

“MWO?!”

“iya. Jangan banyak bicara. Turuti saja apa kata appa-mu. Ini demi perusahaan kita, Kesha-ah..” ucap eomma

“kau akan bertemu dengannya besok. Jadi, berdandan lah yang cantik ya, Kesha. Eomma yakin kau akan mengingat namja itu..” ucap eomma. Ya aku bukan amnesia atau apa. Tetapi, aku pikun >< aku saja baru tahu kalau aku pernah ke Korea 4 kali. Kukira, ini yang pertama kali..

“namanya siapa, appa?” tanyaku pada appa. Appa sempat memikir sebentar.. tapi

“mollaseo. Appa lupa..” ucap appa dengan cengiran yang menjadi khas appa

“oh.. ya sudah. Apa yang  akan appa lakukan jika aku menolak perjodohan ini?” tanyaku pada appa

“biaya hidupmu di korea, kau tanggung sendiri” ucap eomma dan appa bersamaan

“mana bisa begitu?” ucapku dengan sedikit memelas

“oleh karena itu, jangan batalkan perjodohan ini” ucap appa

“aish, jinjja. Ya sudah, gimana nanti sajalah” ucapku pada appa. Setelah mengobrol-obrol sebentar, akhirnya eomma dan appa pulang ke hotel milik perusahaan exhohon itu

*at same time, other cast*

Someone’s POV

“oppa, apa yang akan kau lakukan jika kau dijodohkan?” tanya adik manisku. Mungin adik termanis yang pernah ada –mungkin

“mollaseo, mungkin akan membatalkannya”ucapku

“kau akan dijodohkan, oppa..” ucap adik manisku. Aku pun segera membalik menghadapinya

“candaan yang tidak lucu Min Rae-ah..” ucapku dengan sedikit bimbang

“aku tidak bercanda…” ucap Min Rae

“Min Rae, bawa oppamu kesini. Ada yang akan eomma omongkan!!!” ucap eomma menggelegar dari luar sana. Min Rae hanya menatapku seakan berkata ‘apa ku bilang!’ aku hanya me rotasikan mataku dan pergi ke arah sumber suara

“kau akan dijodohkan” ucap eomma. Aku hanya bisa terdiam tak berkutik. Min Rae mengeluarkan lidahnya dengan konyol. Hal itu membuatku kesal

“Min Rae telah bilang padamu, kan?” tanya eomma

“ne, eomma… keundae… dengan siapa aku dijodohkan?” tanyaku pada eomma

“dengan Kesha Kim. Anak dari perusahaan sohimbang” ucap ayahku yang sudah cukup tua *bayangin ayah Kim Tan di film The Heirs aja ya*

“ah.. jika aku membatalkannya bagaimana?” ucapku. Tentu, aku tak mau dijodohkan. Aku mau mencari jodoh sendiri!

“semua fasilitas dari rumah, handphone, kartu ATM, mobil akan eomma tarik” ucap eomma

“hahahah!!! Mampus kau, oppa. Terima saja perjodohan ini!!! Hahahahahahaha!!!” ucap Min Rae dengan tawa yang menggelegar. Aku hanya bisa memberikan death glare padanya

“sudah, tidur dulu. Ini sudah malam. Besok kau akan bertemu dengan Kesha dirumahnya. Bersikaplah yang sopan dan berdandan lah yang baik, arachi?” ucap eomma

“dan kau akan pindah sekolah!” ucap appa

“tidak bisa begitu, appa, eomma… ma..”

BLAM

Ucapanku terpotong oleh suara pintu yang tertutup. Rupanya, appa telah memasuki kamarnya

“terima saja.. eomma yakin kau tak akan menyesal” ucap eomma. Aku hanya  bisa mengangguk sedikit dan kembali ke kamarku. Sangat sulit untuk menutup mata dan pergi ke dunia mimpi. Dikarenakan, pikiranu yang melayang kemana-mana. Aku tak bisa membiarkan perjodohan ini terjadi. Tetapi, jika perjodohan ini tidak terjadi, eomma akan menarik semua fasilitasku. Bahkan, aku bisa saja keluar dari rumah ini dan tinggal dijalanan mungkin? Ah, sudahlah. Pikiranku terlalu banyak tentang perjodohan ini. Lebih baik, aku memejamkan mataku dan pergi ke dunia mimpi –walapun berat

Author’s POV

“akhirnya, kita bertemu lagi Kesha. Sudah lama aku tak bertemu denganmu. Aku senang bertemu denganmu. Mungkin, appa masih mengingatmu. Appa, yang tenanglah diatas sana, ya…” ucap Kai sambil memeluk guling yang sudah tertata rapih di tempat tidurnya. Akhirnya, kai pun telah sampai di alam mimpi.

Kring kring kring

Suara weker membangunkan Kai. Kai pun segera mandi dan mengganti bajunya mengenakan baju sekolahnya. Kai sangat bersemangat lantaran Kai akan bertemu dengan Kesha. Gadis yang ia incar-incar selama beberapa tahun ini

“Kai! Kai! Ayo bangun kebo! Aish!!! Ini sudah hampir telat!!!” ucap Lay. Kai pun yang tadinya sedang melahap ramen instannya segera menghabiskannya dan segera turun kebawah untuk pergi bersama member Exis yang lain

“eo… tunggu!!!” ucap Kai dan segera turun ke bawah

“tumben, kau cepat” ucap Kris

“ne! biasanya kau baru turun saat jam 7.10 sehingga kita harus berlari-lari ke stasiun. Kita jadinya telat hanya gara-gara satu kebo!” ucap Tao mengabaikan death glare yang diberikan Kai.

“apa karena ada Kesha? Gadis yang kau incarkan beberapa tahun kebelakang?” tanya Jina. Kai mengangguk lantaran memang Kesha lah alasan utamanya ia bersemangat untuk bersekolah. Biasanya, ia ogah-ogahan untuk pergi ke sekolah. Setelah berbincang-bincang ria, akhirnya mereka sampai di stasiun dan segera menaiki bis yang akan melaju ke sekolah mereka.

“Kesha Kim! Neo jeongmal pabboya!!!” ucap Kesha pada dirinya sendiri yang masih berada di kamar mandi pada pukul 06.55. padahal, sekolah mulai pukul 07.15

“ini pasti gara-gara aku kepikiran perjodohan itu! Jadinya, aku tidur telat begini!” setelah itu, ia langsung mengambil sedikit roti yang diberikan eommanya kemarin. Ia pun segera menggowes sepedanya menuju sekolah. Untungnya, saat Kesha sampai di sekolah, gerbangnya belum ditutup. Jika sudah ditutup, itu akan gawat. Kesha tak akan bisa masuk ke sekolah. Kesha pun segera pergi ke ruang kelasnya. Dan lagi, ia menjadi pusat perhatian walaupun tanpa Kai. Kebanyakan, ada yang melihat dengan sinis ada juga yang melihat Kesha dengan ramah. Kesha pun memasuki kelasnya

“DOR!” ucap Jina mengagetkan Kesha

“KAMPRET!” ucap Kesha menggunakan bahasa Indonesia yang membuat seisi kelas dibuat bingung karenanya.

“eo, mianhamnida, mianhamnida” ucap Kesha seraya membungkukan badannya 45

“ngomong apa sih?” tanya Jina

“enggak, kok. Enggak… hehe…” ucap Kesha dengan cengiran kuda ala kadarnya.

“baby, sini duduk disini. Di sebelahku…” ucap Kai dengan aegyonya. Tadinya, Kesha ingin menolak. Tapi, Jina menuntun Kesha untuk duduk disamping Kai. Akhirnya, Kesha duduk disebelah Kai lagi. Kesha melihat keadaan sekitar saat belum ada guru. Banyak yang mengobrol, bermain make up bahkan melakukan nail art. Kesha sendiri bertanya-tanya mengapa murid di kelas ini hanya ada 15

“Jina, mengapa dikelas ini hanya ada 15 orang?” tanya Kesha pada Jina

“murid-murid yang famous kebanyakan di kelas ini. Sehingga, di kelas ini sangat ribut membuat banyak yang tak mau sekelas dengan kita” ucap Jina. Kesha bisa melihat keadaan di sekelilingnya. Memang sangat ribut. Kesha pun melanjutkan membaca buku yang berbahasa Indonesia. Kesha memang masih susah untuk membaca buku dengan tulisan-tulisan yang baginya masih cukup aneh itu. Tetapi, kenikmatan bacanya diganggu oleh 3 orang yeoja yang bernama Kim Ji Eun, Park Chan Mi dan Yang Na Mi

“wae?” tanya Kesha. Ji Eun hanya mengisyaratkan dengan menggerakan jari telunjuknya. Kesha pun akhirnya berdiri dan dengan tidak rela meninggalkan bukunya. Saat hendak keluar kelas, Han Saem masuk ke kelas. Akhirnya,  Kesha, Ji Eun, Chan Mi dan Na Mi masuk ke kelas lagi

“ada yang salah denganmu sehingga berurusan dengan mereka?” tanya Kai pada Kesha membuat Kesha kebingungan

“mereka siapa?” tanya Kesha dengan muka seolah tak tahu

“itu, loh… ji Eun, Chan Mi sama Na Mi” ucap Kai

“oh, mereka. Tak ada mereka saja langsung menyuruhku keluar?”

“eo…”

TET TET TET BAGI SISWA YANG MENGIKUTI PENTAS SENI HARAP BERADA DI RUANG SENI SE – KA – RANG!!!

Ucapan Dong Gi saem yang menggelegar membuat seluruh siswa yang tadinya bermain-main diam tak berkutik. Ya, walaupun ada guru para murid-murid tetap bermain-main

“kajja, baby” ucap Kai seraya mengambil tangan Kesha untuk ia rangkul. Kesha menyadari ada 3 pasang mata yang melirik sinis kearahnya. Tetapi, lebih baik ia abaikan saja taapan-tatapan aneh itu

*diruang seni*

“untuk pentas seni kali ini, kami mengambil tema pentas seni ini adalah black and white” ucap Dong Gi saem

“karena pesertanya sudah ada semua dan sudah terlengkapi, kami akan membuat dialog dan akan membuat gerakan untuk Kai dan Kesha” ucap Dong Gi saem lagi. Kesha hanya memutarkan bola matanya. Tetapi, berbeda dengan Kai. Kai malah memekik kegirangan dalam hati

“ya, karena saya juga bukan spesialis drama, saya hanya spesialis dance, bagi yang akan menampilkan yang lain selain dance, harap tunggu saem yang lain di aula. Arachi?” tanya Dong Gi saem

“ne…” ucap semua anak yang ikut pentas seni tetapi menampilkan yang lain selain dance sambil meninggalkan ruangan seni.

“nah,  baik pertama, saya akan buat gerakan untuk dance bersama, bersama Kai dan Lay. Maju” ucap Dong Gi saem. Kai dan Lay pun maju dan membuat koreografinya bersama. Kami mengikuti semua suruhan Lay, Kai dan Dong Gi saem. Setelah koreografinya terbuat, kami melancarkannya dan, koreografinya telah terbuat. Semuanya pun keluar ruang seni dan menyisakan Kesha, Kai dan Dong Gi saem

“nah, sekarang kita buat koreografinya. Lagunya mau lagu apa?” tanya Dong Gi saem.

“lagu yang ceria saja, saem” ucap Kesha

“jangan yang ceria, kalau ceria, tidak menyambung dengan tema black and whitenya” jawab Dong Gi saem

“terus?, harus sexy dance gitu?, andwe!” ucap Kesha sambil menyilangkan tangannya didepan dadanya yang membentuk ‘X’

“seharusnya kan, memang begitu baby” ucap Kai

“ngimpi aja kau budak boncel” ucap Kesha memakai bahasa Indonesia membuat Kai dan Dong Gi saem kebingungan

“tapi, tak ada tema yag pantas lagi selain sexy, Kesha” ucap Dong Gi saem. Kesha menatap Dong Gi saem tak percaya. Ia pikir, Dong Gi saem mendukungnya.

“ayolah, saem…” ucap Kesha dengan menampilkan puppy eyesnya. Dong Gi saem hanya menggelengkan kepalanya menandakan bahwa ia tak mempan dengan puppy eyes Kesha. Kesha pun menghelakan napasnya dan menerima apa nasibnya

“baiklah, aku terima tema sexynya tetapi, saem jangan terlalu sexy, ya?” tanya Kesha. Dong Gi saem pun menganggukan ucapan Kesha

“ya, kita mulai…” mereka pun mulai membuat koreografi. Bagian yang menurut Kesha paling sexy adalah, saat tangan Kai meraba tangan Kesha dan memeluk Kesha dan berputar kebelakang. Jadinya, semua orang berpikir bahwa mereka berciuman. Menurut Kesha, berciuman lebih sexy daripada harus meliuk-liukan badannya di club. Menurut Kai, bagian yang paling sexy adalah saat tangannya menaiki pundak Kesha dari pinggulnya dan Kesha menggerakan badannya seperti para sexy dancer menari di club. Menurutnya itu. Karena, menurutnya itu yang paling sexy.

“ya, cukup disini saja. Karena besok libur, saya harap yang mengikuti pentas seni untuk ke sekolah” ucap Dong Gi saem pada Kesha dan Kai

“ne, saem…” ucap mereka dan akhirnya keluar ruang seni

“baby, apakah tadi rame?” tanya Kai dengan muka ‘watados’

“ahni” ucap Kesha singkat, padat dan jelas membuat Kai berdecak tak suka

“baby, kenapa kau sedingin ini? Kemarin kau tak terlalu dingin” ucap Kai dengan nada sedikit memelas

“…” Kesha terdiam

“baby… ke-“ ucapan Kai terpotong oleh Kesha

“ini karena aku telah dijodohkan bodoh” ucap Kesha dengan bahasa Indonesia membuat Kai sulit mengerti apa yang Kesha omongkan

“ah… aku tahu. Kau telah dibodohkan ya?” ucap Kai membuat Kesha membelakan matanya

“darimana kau tahu bahasa Indonesia?” tanya Kesha

“aku pernah tinggal di Indonesia untuk mencari seseorang” jawab Kai enteng

“nugu?” tanya Kesha

‘kau, baby’ ucap Kai dalam hati

“lupakan” ucap Kai dengan nada yang dingin

“Kai… jebal” ucap Kesha menngeluarkan puppy eyesnya

“kubilang lupakan” ucap Kai dengan nada yang tegas

“jebal…” kata  Kesha sambil merangkul tangan Kai

“kubi-“ ucapan Kai terpotong oleh seseorang

“ck, kalau pacaran jangan ditempat umum, arrachi?” tanya Ji Eun diikuti anggukan kepala kedua teman-temannya membuat Kesha mencibir

“ya! Aku tidak berpacaran dengan Kai!” ucap Kesha

“jinjja? Seluruh orang tahu bahwa kau dan Kai berpacaran” ucap Chan Mi membuat Kesha naik darah. Kesha pun segera mendorong Chan Mi hingga terjatuh membuat seluruh orang yag berada disana tercengang. Bagaimana pun, Chan Mi adalah salah satu dari gerombolan yeoja terfamous disini. Pada saat yang sama juga, banyak orang yang menyoraki nama Kesha dan Chan Mi

“ya! Beraninya kau pada kami! Aku akan membuatmu menyesal telah melakukan itu pada kami!” ucap Na Mi sambil menarik rambut Kesha. Tadinya, Kesha akan menepis tetapi, ada Hyo Jin saem yang mengira bahwa Na Mi lah yang memulai

“Kim Ji Eun, Park Chan Mi,  Yang Na Mi temui saya diruang kepala sekolah!” ucap Hyo Jin saem menggelegar

“Kesha?” tanya Ji Eun

“Na Mi yang menarik rambut Kesha. mengapa Kesha yang disalahkan?” tanya Hyo Jin saem sambil pergi dari kerumunan itu

“makan ucapanmu. Kau telah menyesal melakukan itu padaku. Cih” ucap Kesha

“ya! Ka-“ ucapan Na Mi terpotong oleh Kai

“kajja, baby. Mereka memang harusnya berada di penjara. Tidak berkeliaran seperti ini” ucap Kai sambil merangkul Kesha dan pergi dari kerumunan tersebut membuat ketiga yeoja itu naik darah

“cih, awas kau Kesha Kim!” cibir Ji Eun saat Kesha dan Kai sudah menjauh

***Di Kelas, pulang sekolah***

“Kesha, apakah latihanmu dengan Dong Gi saem berjalan lancar?” tanya Jina pada Kesha. Kesha tersenyum sebentar lalu ekspresinya berubah masam

“sangat buruk” jawab Kesha. Jina hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan sahabat barunya itu

“Baekhyun-ah!!!” ucap salah satu murid. Baekhyun hanya bisa melihat ke sumber suara

“berikan kami lagu yang baik. Kau kan, anak Paduan Suara. Tapi, tak inti! Hahaha!!!” ucap murid itu juga. Karena perkataannya, seluruh murid tertawa dibuatnya. Kesha yang kesal langsung menarik Baekhyun keluar kelas. Tidak lupa, Kesha dan Baekhyun mengambil tas mereka karena kelas telah pulang

“baekhyun-ah, kenapa kau mau dibegitukan oleh mereka?” tanya Kesha. Baekhyun memandang Kesha sekilas lalu menunduk

“dulu…”

Flashback

“baekhyun… kajja” ucap Kai sambil merangkul Baekhyun. Baekhyun tesenyum lalu mengikuti arah Kai. Tanpa mereka sadari, segerombol penjahat mengikuti mereka dari belakang

“baekhyun, apakah kau merasa ada yang mengikuti kita dari belakang?” tanya Kai pada Baekhyun. Baekhyun mengangguk lalu menoleh kebelakang

“ada… penjahat mengikuti kita…” ucap Baekhyun dengan nada bergetar. Kai yang mendengar ucapan sahabatnya lantas langsung membelakan matanya

“hitungan 3, kita lari dari sini. 1, 2, 3!” ucap Kai. Mereka pun berlari tak tentu arah. Baekhyun dan Kai berpencar. Baekhyun menggunakan jurus hapkidonya untuk melawan para penjahat. Baekhyun yang jelas tahu Kai tidak bisa beladiri pun meninggalkan Kai yang dikejar oleh 6 penjahat dari 10 penjahat. Saat Baekhyun hendak menolong Kai, ada 3 namja yang menolong mereka. Yeoja yang satunya menelpon polisi. Dan mereka, Kris, Tao, Lay dan Jina

Flashback off

“ahh… mungkin Kai kira kau tidak menolongnya. Jadinya, kau dijauhi oleh Kai. Memang sangat kekanak-kanakan, ya…” ucap Kesha

“sini, maju sebentar” ucap Kesha. Baekhyun pun maju. Kesha melepas kancing paling atas Baekhyun. Lalu mencopot kacamatanya. Dan mengacak-acak rambut Baekhyun

“tidak buruk” ucap Kesha. Kesha yang mengetahui bahwa Baekhyun kebingungan langsung menunjukan cermin pada Baekhyun

“apakah… ini aku?” tanya Baekhyun. Kesha mengangguk dan menarik Baekhyun

“kajja” ucap Kesha. Baekhyun mengerutkan alisnya karena tak tahu akan dibawa kemana

“kita mau kemana?” tanya Baekhyun

“kita akan ke salon. Aku mau merubah penampilanmu” ucap Kesha. Baekhyun mengangguk singkat lalu ikut berlari bersama Kesha. Mereka telah sampai di salon

“mau dibagaimanakan, rambutnya?” tanya salah satu penata rambut disini

“buat saja penampilannya menjadi lebih menarik daripada yang sekarang” ucap Kesha. Penata rambut itu mengangguk-angguk lalu membawa Baekhyun ke ruang penyucian rambut

“aku keluar dulu, ya. Kalau sudah selesai tunggu saja” ucap Kesha pada Baekhyun. Baekhyun mengangguk dan masuk kedalam bersama penata rambut tersebut. Kesha berjalan-jalan sebentar lalu teringat akan perjodohannya. Bodoh! Ia harus segera ke rumahnya. Untung, saja salonnya dekat degan sekolahnya. Sehingga, Kesha tak perlu cape-cape ke sekolahnya. Kesha pun duduk di bangku penunggu sambil menunggu Baekhyun selesai di tata rambutnya

“Kesha” Kesha yang merasa namanya terpanggil langsung membalikan badannya dan melihat Baekhyun ‘sangat tampan’ ucap Kesha dalam hati

“Kesha” panggil Baekhyun lagi. Kesha segera menggelengkan kepalanya  dan langsung membayar pada kasir

“sekarang, kita mau kemana lagi?” tanya Baekhyun. Kesha melihat Baekhyun sebentar lalu berkata

“kacamatamu yang bulat dan retro itu sangat mengganggu. Ayo, sekarang kita ke toko kacamata untuk melihat kacamata yang sedang nge-trend” ucap Kesha. Baekhyun pun mengangguk lalu ikut kemana Kesha pergi. Mereka telah sampai di toko kacamata. Setelah mecheck seberapa buruknya mata Baekhyun, mereka memilih kacamata

“nah, yang ini bagus kau pakai. Dengan rambutmu yang blonde pirang, kau pantas memakainya. Ini, pakailah” ucap Kesha. Baekhyun mengangguk lalu memakainya

“bagaimana?” tanya Baekhyun sambil tersenyum. Kesha melihat Baekhyun yang menurutnya tampan (banyangin aja Baekhyun yang di poster album X.O.X.O)

“bagus. Ayo, kita ambil yang ini” ucap Kesha. Baekhyun mengangguk lalu menyerahkan kacamata itu pada kasir lalu memakainya

“kau hanya kurang satu” ucap Kesha

“apa?” tanya Baekhyun

“tesenyumlah minimal 1000 kali sehari. Itu akan membuatmu merasa lebih nyaman. Walau kau sedang di-bully, tersenyumlah seakan tak terjadi apa-apa. Aku yakin, lama-lama para yeoja akan jatuh cinta denganmu” ucap Kesha

“begini?” tanya Baekhyun sambil tersenyum kuda

“itu malah menyeramkan. Oh, ya Baekhyun. Ayo kita ke sekolah. Aku harus cepat-cepat pulang” ucap Kesha. Baekhyun mengangguk lalu kesekolah. Setelah berpamitan pada Baekhyun, Kesha melarikan sepedanya ke apartementnya

***di apartement Kesha***

“aigoo, Kesha! Eomma kira kau kabur karena tak mau menerima perjodohan ini!” ucap eomma Kesha. Kesha hanya tersenyum kuda sekilas lalu pergi kekamarnya

“pakailah baju yang bagus saat nanti. Ini acara yang cukup penting untuk kita. Arra?” tanya eomma Kesha. Kesha hanya mengangguk lalu mencari-cari baju yang bagus. Kesha memilih memakai dress berwarna putih diatas lutut tanpa lengan. Setelah memakai bajunya, Kesha turun kebawah

“nah, kau cantik memakainya. Ayo pergi” ucap eomma Kesha. Kesha pun mengangguk lalu mengikuti eomma dan appanya untuk menaiki mobil mereka. Tak banyak percakapan yang keluar dari eomma, appa dan Kesha. Kesha lebih memilih untuk tutup mulut karena, jika ia membuka mulut, eomma dan appanya pasti menghubungkan percakapannya dengan perjodohannya.

“nah, kita sudah sampai” ucap eomma Kesha sambil membuka pintu. Kesha pun menurutinya. Mereka memasuki hotel milik perusahaan exhohon. Mereka segera melangkahkan kakinya ke restoran yang dimiliki oleh hotel ini

“annyeong, senang bertemu kalian kembali” ucap eomma Kesha sambil berjabat tangan dengan orang yang Kesha perkirakan adalah eomma dari orang yang akan dijodohkan oleh Kesha

“oh, halo.. senang bertemu dengan kalian juga. Oh, jadi ini yang namanya Kesha? Yeoppoda… itu calon suamimu ada didalam. Sana, bersenang-senang dulu…” ucapnya. Kesha mengangguk lalu masuk kedalam ketempat yang dimaksud oleh ibu tadi. Kesha melihat ada seorang namja menghalanginya sedang memakan steak

“oh, kau sudah datang?” tanya namja itu tanpa menoleh sedikitpun pada Kesha. Kesha mengangguk bahwa ia yakin namja itu tak akan melihatnya mengangguk

“jangan berdiri terus duduk saja” ucap namja itu lagi. Dingin. Itulah kata yang pertama terlintas diotak Kesha saat namja tersebut berkata padanya. Walaupun namja itu berkata panjang, tetapi nadanya sangat flat. Dan jujur, Kesha benci orang yang dingin. Kesha pun duduk dan memakan makanan yang sudah disiapkan. Kesha melirik kepada namja terbebut ‘tampan. Tetapi dia sangat dingin. Pas sekali dengan mukanya yang sangat dingin’ ucap Kesha dalam hati

***someone’s POV***

Aku melirik yeoja yang akan menjadi tunanganku ini. Dia cantik. Tetapi, kulitnya agak gelap. Oh, diakan orang Indonesia-Korea. Tetapi, aku kurang suka dengannya. Ia terlalu dingin. Tak pas dengan mukanya yang ceria. Aku pun melihatnya lagi. Mata kami bertemu. Aku segera mengalihkan pandangan kearah lain. Untuk memecah ketegangan, aku mengambil kentang yang berada di depan. Dan tanpa sengaja, tangan kami bersentuhan. Aku melihat mukanya menjadi merah. Ia pun segera menjabat tanganku. Aku tak tahu apa yang akan ia lakukan

“annyeong haseyo, Kesha Kim imnida” ucapnya. Aku pun mengangguk dan mempererat tangan kami

“annyeong haseyo, Oh Sehun imnida” ucapku

TuBiKontiniew

Gimana? Rame gak? Banyak yang mau Kesha sama Kai, ya? Kai sih buat author aja  -_-a Jangan lupa komen, ya… don’t be silent readers. Kebayang, gak Baekhyun muka baru? Author sih kebayang. Keche gileee…. -_-  sudah, sekian dari author, jangan lupa komen ya 🙂

36 responses to “[Freelance] What Your Choice? (Part 2)

  1. jadi kesha dijodohin sama sehun,kirain sama kai,tetus ntar kai gmn????makin penasarannn,ditunggu next chap,keep writing 🙂

  2. jdi kesha d jdohin sma sehun…. kirain sma kai atau baekhyun..

    next chapny jngn lma” thor..

    keep writing

  3. Ternyata Kesha dijodohkan dengan sehun
    Gimana nasib Kai nantinya?
    Nantiny Kesha akan pilih sapa ya? Sehunkah? atau Kaikah?
    Next chap ditunggu 😀

  4. Wahh daebak
    lanjutin yg cepet
    fighting
    oh yah kai pernah k indonesia kpn? Bukan pas sm town kn! Trus k temu ma kesha d mn

  5. Haaaaa
    kesha sama kai aja,jgn sama sehun,feelnya gak dpt nih kalo ama sehun,kasian juga kai kan udh lama nyari kesha

  6. Akusih pengennya kesha sama sehun thor, karna sehun bias gue tapi kali ngeliat kai, aku jadi kasian sama perjuangan kai mati2an buat ngedapetin kesha

  7. Kalo aku sih berharap kesha sama sehun thor karna sehun bias gue, tapi kalo ngeliat kai kasian karna udah mati2an buat ngedapetin kesha

  8. ahh~ kesha sama sehun aja, tpi kasihan kai yg udah nungguin kesha tpi klo sma kai takutnya yoon_____ itu blik ntar kasihan kesha. Cepet next ya.

  9. hahahahaha
    keren. . Kai ama aku ajha ya , .haha #ngarep
    ini bnyak kata yg kebolak-balik,,dan ada bbrapa typo. . Maaf yg cingu. .hehe
    tp overall critanx keren

  10. Waahh,ga nyangka kalo kesha d jodohkan ama sehun oppa.
    Baekki oppa neomu kyeopta !!
    Aku kira kesha bakalan ama kai oppa.
    Tapi kok kai oppa kayaknya udah kenal kesha lebih dulu yaa..??
    Lanjut thor!!! 😀 😀

  11. Kesha cewek garang ternyata XD wkwk. Jd ternyata sehun? Pasti patah hati si kai.-. Ff-nya tambah bagus. Jd makin penasaran:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s