[Freelance] The Dark Rose Part V

thedarkrosepartIV

|| Author :Deerexo ||

|| Title : The Dark Rose Part V ||

|| Length : Chaptered ||

|| Rated :WARNING! PG-17||

|| Main Cast : EXO’s Byun Baek Hyun and Kim Hye Ra OC ||

|| Minor Casts : EXO and SM Family ||

||Theme : School Life, Family problem, Hate-Love, Romance ||

|| Credit Poster :GIRIKWONART||

|| Disclaimer : The characters are belong to God and themselves. I only have the storyline and don’t copy-paste or remake it. ||

|| Author’s note : Please leave your comment after you read this, PART INI BAHAYA.||

|| Previous : Prologue | Part 1 | Part II | Part III | Part IV ||

Happy Reading!

“Jadi apa yang ingin kau tanyakan?”

Baekhyun sedang berbicara dengan Kyungsoo, Kai dan Chanyeol di ruang olahraga.Keempatnya memilih tempat ini karena setelah jam istirahat pelajaran olahraga dimulai. Mereka sedang membicarakan masalah kemarin tentu saja.Ketiga orang itu menatap Baekhyun penuh selidik lalu akhirnya Kai yang angkat bicara.

“Aku melihatmu di Game Center bersama Hyera.Dan kalian terlihat mesra.”

Baekhyun membantahnya,”Mesra?Aku tidak melakukan apapun dengannya.”

Kyungsoo mengibaskan tangan,”Bukan. Bukan seperti itu tapi ketika kau mengurung kepalanya dari belakang itu terlihat seperti…” Kyungsoo ragu untuk melanjutkan bicara.Dia menatap Kai untuk meminta bantuan menjelaskan.Lagipula memang Kai lah yang pertama kali melihat pasangan itu.

“Seperti orang pacaran Baekhyun.”Kai memotong ucapan Kyungsoo.Dia menatap kilatan penuh kebingungan di mata Baekhyun. Entah bingung harus menjawab atau bingung karena hal lain.

Merasa dirinya terpojok Baekhyun langsung merangkul Kai dan Kyungsoo berbarengan,”Hey sudahlah!..” dia tertawa, biarpun kedengarannya seperti tawa yang dipaksakan,”aku kan hanya bermain-main sedikit dengannya.”

Bermain-main?Biarpun Baekhyun cukup terkenal di kalangan gadis dia tidaklah semudah berkencan atau memacari mereka.Dia punya pengalaman cinta 2 kali selama hidupnya.Dan dia tidak mengharapkan cinta lamanya kembali karena Baekhyun selalu membawa hidupnya penuh senyum. Dia laki-laki yang baik dan ramah juga senang bergaul dengan orang lain.

Tapi akhir-akhir ini kepribadiannya berubah begitu saja.Aneh.Kim Hyera kah penyebabnya?

Kemungkinan besar jawabannya adalah iya.

Kai dan Kyungsoo saling menatap. Mereka masih bingung akan sikap Baekhyun yang selalu berubah-ubah, biarpun sifat dominan dalam diri Baekhyun adalah baik, ramah dan tidak suka jahil seperti Chanyeol atau Lay. Kai sendiri tidak bisa menyimpulkan bagaimana hubungan Baekhyun dengan para gadis karena dia tidak pernah sama sekali melihat Baekhyun berkencan.Intinya Baekhyun merupakan orang yang cepat akrab dan kelewat bersemangat jika menurut Kai.

“Pokoknya lupakan insiden itu!Bagaimana?”Baekhyun menawari pilihan paling bijak—menurutnya.

“Ah, sudahlah, masalah wanita masalah pribadi Kai.Kita tidak usah ikut campur.”Kyungsoo menengahi.”Maaf menganggu privasimu Baekhyun.”

“Tidak apa-apa”

Tepat pada saat itu bel berbunyi.Jam istirahat berakhir dan pelajaran olahraga dimulai. Baekhyun berlalu pergi meninggalkan Chanyeol, Kai dan Kyungsoo untuk mengganti pakaian olahraga di ruang ganti pakaian.Dia mengambil baju olahraganya dalam loker serta mengeluarkan sepatu Adidas.Baekhyun sedang membuka sabuk celananya ketika Chanyeol datang berdiri di depannya dan menyilangkan dada.Chanyeol sudah mengganti bajunya dan sekarang dia menatap Baekhyun intens.

“Kenapa?”Baekhyun bertanya karena risih diperhatikan seperti itu.

“Hmmm…” Chanyeol hanya bergumam sebagai jawabannya, dia seperti sedang memikirkan suatu hal yang rumit. Entah itu apa tapi ini pasti ada hubungannya dengan Baekhyun.

Melihat itu Baekhyun hanya mengangkat alis dan melanjutkan kegiatan mengganti pakaiannya. Dia memakai pakaian olahraga berwarna abu kemudian mengambil sepatu lalududuk di bangku panjang untuk mengikat tali sepatunya.

“Aku menyukai Kim Hyera, Baekhyun”

Pernyataan Chanyeol yang tiba-tiba membuat Baekhyun mendongak menatapnya.Laki-laki ini tidak bercanda bukan?Dia menyukai Kim Hyera?

“Kau gila!”

“Yah, aku sangat menyukainya.Bagaimana menurutmu?”

Ingin sekali rasanya Baekhyun berkata “TIDAK” sekeras mungkin menggunakan speaker sekolah.Dia tidak bisa menerima itu semua.Tidak, sungguh dia tidak bisa membiarkan ini terjadi tapi…siapa dirinya?Pacar Hyera kah?Well, teman saja bukan.

“Kau serius suka dengannya?”Baekhyun meminta pengulangan kata-kata Chanyeol. Dia berharap dia tidak mendengar nama Hyera keluar dari bibir lelaki itu.

“Aku.Menyukai. Kim. Hyera.”Ulang Chanyeol tegas.Dia memberikan penekanan pada setiap suku kata.Gawat, Chanyeol benar-benar serius dengan perkataannya.Dan dengan ekor matanya Chanyeol menangkap kilatan tidak rela dalam tatapan Baekhyun padanya.Belum lagi sekarang mata sekecil itu menatapnya begitu tajam. Ya ampun! Baekhyun yang manis dan imut berubah menjadi lelaki beringas sekarang?

Tanpa berkata apa-apa lagi Baekhyun meninggalkan Chanyeol sendirian.Dia tidak mau berlama-lama disana karena takut bisa memukul Chanyeol begitu saja.Amarah berputar dalam hatinya dan itu membuatnya kesal setengah mati.

“Sebenarnya kenapa aku begini?”

Gumam Baekhyun, terlebih pada dirinya sendiri. Dia merasa seperti orang bodoh yang tidak tahu perasaannya sendiri.

Dibelakangnya Chanyeol tersenyum simpul lalu mengeluarkan ponsel dalam sakunya. Jarinya mencari nama kontak Kyungsoo dengan cepat.Setelah hubungan itu tersambung Chanyeol segera menempelkan ponselnya pada telinga.

“Hey pendek, kurasa Baekhyun menyukainya.”

“Kau sudah lakukan rencananya?”

Chanyeol mengangguk,”Sudah.Aku sudah bilang padanya bahwa aku menyukai Hyera dan reaksi Baekhyun kelihatan tidak rela.”

Suara di seberang sambungan itu menjadi berisik akibat perkataan Chanyeol.Banyak suara lelaki yang terdengar.Begitu ada yang berbicara bukan suara Kyungsoo lagi melainkan Tao,”Raja Eyeliner itu menyukai wanita?Nuguya?

“Tidak.Dia menyukai Panda betina di kebun binatang!Tentu saja wanita!”

“Berhenti meledekku Kris!”

“YAK! Kal—“

Chanyeol memutuskan hubungan telepon. Percuma saja karena pasti jadinya akan sangat berisik. Dia kembali memasukkan ponselnya lalu berjalan sambil tersenyum kecil.Pengakuan Chanyeol yang mengatakan dia menyukai Hyera hanyalah sebuah rencana darinya dan Kyungsoo.Mereka sengaja untuk membuktikannya sendiri.

Dan berkat itu semua Chanyeol memahami apa yang dirasakan Baekhyun saat ini. Biarpun Chanyeol yakin bahwa Baekhyun tidak menyadarinya.

Jatuh cinta.

“Kau memang pintar dalam pelajaran Baekhyun tapi kau benar-benar bodoh untuk mengetahui perasaanmu sendiri.”

***

“Karena saya tidak bisa mengajar di kelas 3-2 saat jam 2 siang nanti maka saya putuskan untuk menggabungkan kelas 3-1 dan 3-2 di jam olahraga ini. Baik saya akan mengambil nilai untuk lompat tinggi—“

Kim Hyera tidak mendengarkan lagi apa yang diucapkan oleh Woon seosangnim, guru olahraganya. Dia benar-benar tidak setuju dengan penggabungan jam olahraga ini, bukan karena dia tidak bisa berolahraga melainkan ada Baekhyun disini.Dia sangat membenci laki-laki itu akibat aksi kurang ajarnya kemarin.

Annyeong.”

Hyera yang sedang duduk sendirian di atas matrass melihat ada seseorang yang berdiri di hadapannya.Lelaki tinggi dengan senyum yang ramah—ramah seperti Baekhyun.Please, bisakah Hyera tidak menyangkut pautkan apapun dengan Byun Baekhyun?

“Nugu?”

“Aku Park Chanyeol.”

Oh, teman Baekhyun. Dia sudah cukup mengalami masalah yang rumit berkat Baekhyun dan dia tidak mau lagi berurusan dengan teman Baekhyun yang menurut Hyera, semuanya sangatlah aneh.Mulai dari lelaki berwajah cantik sampai ada yang mengaku sebagai Unicorn Penyembuh.Itu mengerikan.

Saat murid lainnya sibuk memperhatikan petunjuk yang diberikan Woon seosangnim, perhatian Baekhyun tertuju pada pemandangan Hyera dan Chanyeol yang kelihatannya sedang bertegur sapa.Baekhyun melihat Hyera hanya mengangguk lalu pergi meninggalkan Chanyeol.

Bagus! Itulah yang diharapkan Baekhyun.Dia ingin Hyera menolak seluruh lelaki kecuali dirinya.Ya, hanya dirinya.

Ini bukan perasaan yang macam-macam kan?

Tapi..mereka sedang bertengkar sekarang akibat kejadian kemarin. Sungguh Baekhyun sendiri tidak mengerti dirinya, setan apa yang merasuki dirinya kemarin itu. Dimulai dengan ciuman sampai aksi marah-marahnya yang tidak jelas.

Menggelikan, apa Baekhyun benar-benar tak bisa menebak perasaannya sendiri?

Jadi apa yang harus dilakukan Baekhyun sekarang? Tentu saja meminta maaf.LAGI.Rasanya Baekhyun sudah melakukan kesalahan berkali-kali pada gadis itu. Dan kemungkinan dirinya akan dimaafkan adalah 10 dari 100%. Baekhyun tahu betul sifat gadis itu sekarang setelah mengenalnya.

Hyera gadis yang merepotkan, menyebalkan, dingin, tanpa ekspresi, tidak pernah tersenyum dan yang terakhir adalah menggemaskan.Entahlah yang pasti Baekhyun sendiri bisa mengatakan Hyera menggemaskan ketika gadis itu kelihatan marah dan kesal.

Disana, Chanyeol hanya diam memandangi Hyera yang menjauh darinya. Benar apa kata Kris, jika Hyera adalah gadis aneh. Mana ada gadis yang menghindari lelaki sepertinya?Aku ini tampan dan semua gadis pasti menyukaiku, benar bukan?.Dan Chanyeol pun pergi ke arah Tao yang sedang berlatih wushu.

Baguslah lelaki itu pergi, Baekhyun butuh privasi berdua saja dengan Hyera.

Lelaki bermata kecil itu berjalan mendekati Hyera yang sedang meminum sebotol air mineral.Mau tak mau Baekhyun merasakan semilir angin dingin yang menerpa dadanya begitu melihat penampilan Hyera saat ini.Celana hitam di atas lutut, kaus olahraga abu dan sepatu olahraga berwarna putih.Rambut lurusnya yang menjuntai sampai pinggang dibiarkan diikat asal-asalan.

SHIT. THIS GIRL IS SO DAMN BEAUTIFUL.

“Hyera..”

Baekhyun memanggilnya begitu jaraknya semakin dekat dengan gadis itu.Hyera menoleh dan dia tersedak minumnya sendiri karena terkejut Baekhyun berdiri di hadapannya.Lelaki itu menundukkan wajahnya untuk mensejajarkannya dengan wajah Hyera.

“Kau baik-baik saja?” nada Baekhyun terdengar khawatir.Gadis itu tersedak cukup sakit tadi.

“Jangan sentuh aku.”Hyera menepis tangan Baekhyun yang sudah siap mengulurkan sapu tangan untuknya.Rasanya terlalu sakit ketika melihat Baekhyun dan mengingat semua perkataannya kemarin.Hyera sangatlah sensitive jika menyangkut masalah harga diri.

Beberapa murid memandang ke arah mereka dengan pandangan bertanya termasuk Chanyeol dan yang lainnya. Ada apa yang terjadi? Mengapa Baekhyun bisa bersama Hyera?

“Kau benar Chanyeol, Baekhyun memang sudah benar-benar jatuh cinta dengan seluruh hatinya pada Kim Hyera.”Suho berdecak kagum.Dia bisa melihat pancaran dan luapan perasaan Baekhyun yang menguar begitu saja.

Dilihatnya Hyera sedang menatap sinis pada Baekhyun.Gadis itu menghembuskan napas lalu bergumam,”Berhenti melakukan ini padaku!”

“Ini apa?”

“Mengangguku dan membuat masalah!”

“Aku hanya membantumu untuk melupakan masalahmu, mungkin saat itu aku lepas kendali dan melakukan hal yang membuatmu benci tapi ku tegaskan sekali lagi aku tulus untuk membantumu dan berteman denganmu.”

“Kenapa harus aku?”

Baekhyun terdiam.Betul itu.Kenapa harus Hyera?Dari sekian banyak gadis di sekolah ini kenapa Baekhyun memilih Hyera yang benar-benar membuatnya pusing setengah mati dengan sifatnya.

Baekhyun menggelengkan kepalanya,”Aku juga tidak mengerti.”Dia berkata jujur, memang hatinya masih bimbang dengan perasaan yang menyelimuti hatinya tentang gadis itu.Melihat Hyera terdiam, Baekhyun melanjutkan pembicaraannya,”Jadi, maukah kau memaafkanku?”

“Kim Hyera kelas 3-2! Saatnya untukmu test lompat tinggi.”

Suara Woon seosangnim memotong pembicaraan mereka berdua. Guru itu menatap tajam pada Baekhyun dan menunjuk Hyera dengan jarinya untuk menyuruhnya test sekarang juga.

Ige mwoya?

Dasar guru yang tidak pengertian, permohonan maaf Baekhyun di rusak begitu saja!

Tanpa berkata sepatah katapun Hyera meninggalkan Baekhyun untuk bersiap test lompat tinggi.Hyera meraih ikat kepala berwarna putih dan mengikatnya di keningnya—tanda semangat.Dia berjalan ke arah papan setinggi 1 meter untuk dilompatinya.

Hanadulset..Go!”

Gadis itu berlari menuju papan setinggi 1 meter itu dan bersiap untuk melakukan lompat tinggi. Larinya cukup cepat dan sepertinya Hyera akan mendapatkan nilai bagus untuk test ini. Namun detik berikutnya pandangannya berkunang-kunang dan kepalanya terasa berat.Sebenarnya Hyera masih sakit dan kemarin Baekhyun mengajaknya pergi.Sudah bisa dipastikan bahwa sakit Hyera semakin parah sekarang.

Langkahnya mulai goyah dan yang terjadi adalah Hyera kehilangan keseimbangannya tepat didekat papan loncat.Dia terjatuh dengan bunyi “braaaak” yang cukup keras.

“Aaaaah..!”

Hyera meringis ketika merasakan kedua lututnya berdenyut parah.Kepalanya menabrak papan loncat itu.Dan badannya terhempas begitu saja.Itu benar-benar sakit.

Semua murid langsung berhamburan mendekati Hyera yang sekarang terlihat memejamkan matanya dan menggigit bibir menahan sakit.Bukan hanya lututnya saja yang cedera melainkan kedua pergelangan tangannya juga kelihatan membiru.

Dari semua murid yang sedang berada di lapangan olahraga sekarang, hanya Baekhyun yang kelihatan seperti setengah nyawanya menghilang. Dia terdiam beberapa detik karena melihat Hyera terjatuh di depan matanya.

“Biarkan aku yang menggendongnya Woonki seosangnim

Suara Kai membuatnya terkejut. Apa-apaan Kai!

Baekhyun berlari secepat mungkin kea rah kerumunan itu dan menabrak setiap orang yang dilewatinya.Tepat pada saat itu dia langsung menahan lengan Kai yang sudah siap menggendong gadis itu.

“Biar aku saja.Aku akan menjaganya.”Baekhyun berkata datar.

Murid-murid lainnya langsung berbisik-bisik.Mereka sudah mulai mencurigai ada masalah serius antara Hyera dan Baekhyun.Para gadis yang melihat itu semua langsung terlihat marah dan kesal sekaligus.Bagaimana tidak?Lelaki pintar dan ramah seperti Baekhyun mau menolong Hyera yang bahkan tidak terlalu pintar?

“Ayo cepat! Siapa saja yang menolongnya cepat bawa ke ruang kesehatan!.” Woonki seosangnim terlihat panic sekarang dan menyuruh siapa saja untuk membawa Hyera agar bisa diobati.

Dengan cekatan laki-laki bermata kecil itu menggendong Hyera dengan gayabridal style. Hyera sudah setengah tidak sadar akibat pandangannya semakin gelap sekarang.Kepala Hyera terkulai ke belakang dan dia benar-benar pingsan mulai sekarang.

Tubuh Baekhyun menegang dan dia langsung membawa Hyera ke ruang kesehatan bersama Woonki seosangnim.

Pikiran buruk menghantui Baekhyun dari sekelebat arah. Mulai dari takut gadis itu akan kesakitan sampai memikirkan kemungkinan terburuk yaitu meninggal.

Jangan melucu Baekhyun! Kau pikir hanya karena jatuh menabrak papan loncat bisa meninggal?

“Baekhyun-ssi, kau bawa Hyera ke ruang kesehatan dan saya akan memanggil guru lain untuk memanggilkan dokter.” Perintah Woonki seosangnim.

Baekhyun hanya mengangguk dan membawa gadis itu secepat yang ia bisa. Dia sudah tidak bisa berpikir jernih sekarang.Dia ketakutan, sungguh dan dia merasa khawatir.

Ya Tuhan, bisakah aku menggantikan posisinya? Kumohon Hyera, sadarlah secepatnya!

***

Satu jam berikutnya Hyera terbangun dengan kepala yang masih berdenyut biarpun itu cukup pelan. Dia mengerjapkan matanya dan melihat segalanya berwarna putih. Mulai dari dinding,kasur yang ditempatinya dan selimut yang menutupi setengah tubuhnya.

Diam-diam dia mencoba untuk duduk bersandarkan kepala tempat tidur sambil memegangi kepalanya.Uh, dia masih pusing dan sepertinya sakitnya semakin parah sekarang. Kalau saja dia tidak pergi keluar bersama Baekhyun kemarin dia pasti tidak akan bertambah sakit seperti ini.

“Aaaawww!”Dia memekik kesakitan ketika menyadari bahwa kakinya sakit sekali untuk bergerak dan di tangannya ada beberapa memar yang sepertinya baru saja di obati.Hyera berhasil duduk dan dia melihat lututnya memar dan membiru.Masih ada darah membeku di lututnya.Hyera mencoba turun dari tempat tidurnya.

Pintu terbuka dan menampilkan sosok lelaki yang Hyera hindari seharian ini.

Byun Baekhyun. Dia membawa sebuah perban dan alcohol di tangannya.Dan Baekhyun cukup terkejut ketika melihat gadis itu sudah terbangun.Dia baru saja keluar tadi untuk membeli perban karena persediaan perban di ruang kesehatan habis dan kembali kesini lalu mendapati gadis itu terbangun dan sekarang menatapnya dengan dahi berkerut—tanda protes.

“Kuminta kau keluar.”

Hyera berkata sinis dan membuang muka.Dia benar-benar tidak mau bertemu dengan lelaki itu lagi.

Baekhyun hanya menutup pintu itu kembali dan berjalan ke arah Hyera.Dia menampilkan wajah datarnya.Bagaimanapun juga dia harus menolong gadis ini.Dia merasa tidak enak hati ketika tadi dia merasakan suhu tubuh gadis itu panas.Pastilah dia sakit dan kemarin Baekhyun tak menyadarinya.

“Kubilang pergi!”

Hyera berteriak sambil menunjuk pintu.Apa maunya laki-laki ini?! Tidak bisakah dia meninggalkannya sendiri?

Baekhyun memperhatikan kaki jenjang gadis itu yang sekarang sedang mencoba turun dari tempat tidur.Ada memar disana dan itu membuatnya tertegun.

Gadis keras kepala, Baekhyun bergumam dalam hati.

Tiba-tiba saja Baekhyun berjongkok didepan Hyera yang sedang duduk di atas tempat tidur dengan posisi kaki menggantung di udara.Baekhyun memegang pergelangan kaki itu untuk menahannya bergerak.

“MAU APA KAU!”

Hyera panik. Lelaki ini gila atau apa berjongkok seperti itu dan memegang pergelangan kakinya.Bagaimana kalau ada yang melihat mereka seperti ini?!

Baekhyun mengeluarkan perban, obat merah dan alcohol lalu mengeluarkan sebuah sapu tangan yang ada dalam sakunya. Dia meneteskan cairan alcohol itu pada sapu tangannya lalu Baekhyun berkata lembut,”Mungkin ini akan sedikit perih. Kau boleh marah padaku setelah aku melakukan ini tapi izinkan aku untuk mengobati lukamu ini.”

Perkataan Baekhyun membuat Hyera terpengarah.Kenapa laki-laki ini begitu peduli padanya?

Melihat Hyera terdiam, Baekhyun langsung mengusapkan sapu tangannya pada lutut gadis itu.Dia menekannya lembut dan berharap Hyera tidak terlalu kesakitan.

Hyera enggan mengakui bahwa Baekhyun sangat baik hari ini dan jantungnya berulah lagi dengan berdetak gila-gilaan melewati batas normal.

Byun Baekhyun dan Kim Hyera.

Dua orang yang tidak begitu mengenal satu sama lain sebelumnya yang sekarang terjebak dalam permainan perasaan mereka sendiri. Entah karena mereka tidak menyadarinya atau mereka begitu bodohnya sampai tidak tahu perasaan masing-masing.

“Apa kau mau memaafkanku?”

Baekhyun berkata pelan dan Hyera menatap Baekhyun yang ternyata pandangannya masih terpaku pada luka Hyera di lututnya.Lelaki itu tidak menatapnya.

Hyera meringis perih sebelum menjawab,”Kenapa aku harus memaafkanmu?”

Baekhyun mulai meneteskan obat merah di lututnya lalu melilitkan perban berwarna putih itu. Baru disadarinya bahwa Hyera memiliki kaki yang bagus…err stop! Berhenti Baekhyun!

“Aku sungguh minta maaf atas semuanya.”

“Tidak.”

“Aku tidak akan mengulanginya lagi.”

“Aku tidak mempercayaimu.”

Baekhyun menghela napasnya lalu menatap Hyera yang ada di atasnya.Gadis itu juga sedang menatapnya.Tangan Baekhyun masih memegangi pergelangan kaki itu.

“Kim Hyera, aku berharap kau mau memaafkanku.”

Bimbang.Itulah yang dirasakan Hyera saat ini.Dia sudah pernah memaafkan Baekhyun saat itu dan kejadian akhirnya adalah Baekhyun menciumnya dengan ganas.Lalu kalau dia memaafkan Baekhyun sekarang akankah kejadian ciuman itu terulang lagi?Jelas itu jadi pertimbangan besar untuk Hyera.Baekhyun bisa memahami perasaan gadis itu.

Sambil menunggu jawaban Hyera, Baekhyun merekatkan perban putih itu dengan handiplast berwarna coklat.Dia sudah selesai mengobati luka Hyera namun gadis itu belum juga membuka suaranya.Gadis itu menunduk.Baekhyun yang melihat itupun berdiri.

Baekhyun meraih dagu gadis itu dan mengangkat wajahnya agar bertatapan dengannya.

“Kalau kau belum bisa menjawabnya sekarang aku akan menunggumu.”

“…….”

Hyera masih bingung dan tidak mengeluarkan sama sekali. Ada rasa hangat yang menjalari tubuhnya seperti listrik ketika Baekhyun menyentuh dagunya.Ingin rasanya Hyera menepis tangan Baekhyun namun tubuhnya menolak untuk berkompromi.

Baekhyun menatapnya dan Hyera balas menatap Baekhyun.Tatapan mereka bertemu dan udara di sekeliling mereka berubah menjadi panas.Keinginan untuk menyentuh pipi gadis itu begitu kuat dan membakar jiwanya.Dan Baekhyun pun melakukannya.

“Ber..hen..ti” Hyera mendesis begitu tangan Baekhyun mengusap pipinya lembut dan tangan lainnya mengeksplorasi rambut kecoklatan gadis itu. Aroma gadis itu membuatnya mabuk tapi begitu menghangatkan dirinya.Dan jantung Baekhyun terasa damai begitu gadis itu berada di dekatnya seperti ini.

Hyera berada di dekatnya.Dan itu lebih dari cukup untuk membuat hati Baekhyun merasa nyaman.

Tapi perasaan ini asing.Baekhyun masih tak mengerti dengan perasaan asing ini.

“Aku akan mengantarmu pulang. Dan….” Baekhyun menggantungkan kalimatnya.Dia makin menatap dan menyelami mata gadis itu dengan menyeluruh. Oh dia begitu cantik dan manis, Baekhyun bergumam tanpa sadar.

“Tidak perlu, kau tidak perlu mengantark—“

Ucapan Hyera terpotong begitu saja ketika merasakan ada sesuatu yang lembut dan basah yang menyentuh keningya.Itu bibir Baekhyun.

Byun Baekhyun sedang mencium kening Kim Hyera di ruang kesehatan.

Oh Tuhan, Hyera merasakan nyaman dan benci sekaligus pada dirinya sendiri. Dia benci mengapa tubuhnya tidak bisa menolak ketika Baekhyun menyentuhnya!

Lelaki itu membawa bibirnya dari kening Hyera ke pipi kanan gadis itu.Dan Hyera memejamkan mata dan menahan napasnya.Tangannya mengepal.

Baekhyun membuka matanya dan bibir gadis itu tepat 3 cm dari bibirnya. Tidak! Baekhyun harus menahan hasratnya atau Hyera semakin membencinya nanti.Dia harus menahan godaan bibir kemerahan itu. Ya, harus!

Akhirnya setelah mencium pipi gadis itu dengan lumayan lama Baekhyun kembali membawa bibirnya ke kening gadis itu.Dia mengecupnya sekilas lalu dia mengacak-acak rambut gadis itu.Membuatnya berantakan.

“Cepat sembuh Hyera, aku akan mengantarmu pulang setelah ini.Kalau perlu aku akan menginap untuk menjagamu.”

Setelah berkata begitu Baekhyun tersenyum lalu meninggalkan Hyera yang masih memejamkan matanya akibat ulah Baekhyun yang tiba-tiba seperti tadi.Hyera membuka matanya dan mendapati Baekhyun sudah tidak ada dalam jarak pandangnya.

Gadis itu menyentuh pipi dan keningnya dengan tangannya.

Dan ada semburat merah merona dalam pipinya.Dia tak mengerti dengan perasaannya sendiri.Sungguh, dia benar-benar bingung. Di satu sisi dia benci pada Baekhyun yang seenaknya menciumnya kemarin dan di sisi lainnya dia melihat Baekhyun bersikap sangat manis hari ini.

“Terima kasih Baekhyun.” Ucapnya tanpa sadar lalu tersenyum kecil.

Hyera sama sekali tidak menyadari bahwa Baekhyun sedang berdiri dibalik dinding ruang kesehatan. Lelaki itu sengaja bersembunyi disitu.

Ketika Baekhyun mendengar Hyera mengucapkan kata terimakasih padanya dia merasakan seluruh bebannya terangkat.Dia merasa harinya seperti terisi oleh sebuah semangat yang menggebu-gebu.

“Hey Baekhyun, sedang apa kau disini? Dan kenapa kau tersenyum terus?”

Kim Min Seok atau Xiumin bertanya pada Baekhyun yang sedang tersenyum tidak jelas. Baekhyun salah minum obat atau apa?

“Tidak.Hanya saja hari ini begitu indah sampai aku tidak mau berhenti tersenyum.”

TBC

Thankyou:))

Halo:D maaf ya postingnya lama! Sumpah aku dapet 94 komentar? Ini demi apa? Aku ga percaya banget loh! Makasih ya readers:)) Tetep comment yah! Siders, maukah kalian berkomentar juga? XD

Di part 6 atau 7 nanti aku mau protect kayanya soalnya itu inti cerita ini dan banyak banget moment Baek-Ra yang begitu laaaah~

Nih 085779272258, bagi kalian yang mau baca part itu setelah aku post disini silahkan sms ke aku dan sebutin nama yang kalian pake untuk mengomentari ff buatanku ini^^ .Aku ga selalu on twitter jadi aku gabisa melayani disana. Mungkin kalau ada yang minta di twitter aku bakal lama responnya. Mending di sms aja ya.

Contoh : “Hey author, aku (nama yang kalian pake buat komentarin ff aku) minta password TDR part 6/7” gitu ya 😀

Kalau kalian mau baca aku saranin minta passwordnya 2-3 jam lebih dulu soalnya hari senin-rabu aku sekolah pagi dan kamis-sabtu aku sekolah siang. Jadi takutnya ntr kalian sms aku ga bales^^

Dan terimakasih admin SKF! 😀

Sampai ketemu di part 6 dan 7 :)) Oh ya, aku gamau kasih bocoran karena itu bener-bener kejutan besar kkkkkk:p

1,529 responses to “[Freelance] The Dark Rose Part V

  1. Baekhyun hyera sweet bgt kalian taugak, eh chanyeol, kulirain kamu emang ska hyera ternyata cma akalakalan aja bareng kyungsoo buat liat reaksinya baek

  2. Sama sama suka juga beeeh meni gemes yaa ampun pengen deh gw teriak ke baekra “kalian jatuh cinta,bodoh”pengen deh kaya gituu,,,sorry eon jadi ngegerutu gini abis gereget gw

  3. Sama sama suka juga beeeh meni gemes yaa ampun pengen deh gw teriak ke baekra “kalian jatuh cinta,bodoh”pengen deh kaya gituu,,,sorry eon jadi ngegerutu gini abis gereget gw ahhh pokonya gw suka sama ff nya

  4. Udah deket aja mereka niiihh wkkwwk tapi sebenernya mereka ada kesamaannya juga looo, sama sama gak menyadari kalao mereka jatuh cinta, perbedaannya hyera emang baru pertama kali, dan baekhyun udah berkali kali pacaran wkkwkwk

  5. Setelah fakum dri dunia ff, trus nemu ni ff kerenlah pokoe apalagi castnya bias aku “baekhyun”

  6. kirain si canyeol beneran suka ama hyera, bagus tuh idenya si kyungsoo biar keliatan kalo baekhyun suka ama hyera.

  7. Pepet hyera terus Baek😂haahah
    Dikira si Chanyeol suka beneran sama hyera eh tapi ternyata cuma akal-akal blusukan doang😄

  8. Kirain chanyeol bneran suka eh cuma mau ngetes(?) toh, hehehehe keknya dua2nya udh mulai fall in love deh *eyakkk eh chapter 6 di protect yah,, hm kak itu nomornya masih on nggak?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s