[Freelance] Maybe you, Noona! (Chapter 2)

Poster chapter 2

Title: Maybe you, Noona! Chapter 2

Author: Khyena

Cast :     -Byun Baekhyun

-Im Yoona

-Cho Kyuhyun

Genre : Romance, Marriage life

Rating : PG- 17

Length : Chapter

Credit poster: @atikamartya

Disclaimer : This story is mine! Typo ofc. Hate? Don’t read. NO PLAGIAT!

-YOONA POV-

“Terakhir, kalian rapikan lipatan kertas kalian tadi. Sekarang buka perlahan dan tadaaaa! Origami angsanya sudah jadi yaaay!” aku berseru ketika origamiku jadi.

“Horeeeeeee!!!!” seru semua muridku. Aku tersenyum puas melihat mereka, mereka memainkan angsa itu satu sama lain. Ekspresi mereka sungguh lucu, menggemaskan.

Kriiiiiiinnnnnngggggggg!!! Bel sore tanda pulang berbunyi, segera murid muridku memberaskan peralatan sekolah mereka dan memasukkannya ke tas. Kemudian kembali mereka duduk rapi.

“Ottokhe? Kalian suka? Besok, kita akan belajar mewarnai. Jadi bawa pensil warna kalian, arraseo?” Kataku. “Ne! arraseo seongsangnim! Kamsahamnidaaa!” Mereka berdiri dan menundukkan badan, kemudian mulai berhamburan keluar kelas. Akupun membereskan buku dan origami yang kubawa lalu keluar dari kelas. Ketika berjalan keruang guru, kulihat Hyerin –muridku- berdiri di dekat gerbang sendirian. Karena khawatir, kuhampiri Hyerin.

“Hyerin-ah, kenapa menunggu disini? Appamu belum menjemput?” tanyaku.

“Mollaseo Im seongsangnim, mungkin appa masih dikantornya” Hyerin menatapku sambil mempoutkan bibirnya. Aku mengelus rambut Hyerin, lalu sedikit membungkukkan badan.

“Jangan menunggu disini, jika ada yang ingin menculikmu gimana? Kajja kita bermain ditaman, seongsangnim akan menemani sampai appamu datang. Ayo!” Wajahnya langsung tersenyum, kemudian menggandeng tanganku. Kamipun berjalan menuju taman bermain.

-KYUHYUN POV-

Kulajukan mobilku menuju sekolah Hyerin, meeting mendadak tadi membuatku telat menjemputnya. Apa Hyerin menunggu sendirian? Bagaimana kalau ada yang ingin menculiknya? Aaakkhh! Kusingkirkan pikiran buruk dikepalaku. Kuparkirkan mobil saat sampai didepan gerbang sekolahnya. Kulihat dari jauh Hyerin sedang bermain ayunan dengan seorang perempuan. Segera kuhampiri mereka denngan tergesa.

“Hyerin-ah, mianhae appa telat menjemputmu. Apa kau marah? Mianhae” aku berjongkok didepan Hyerin.

“Anni, gwenchanayo appa. Im seongsangnim menemaniku, jadi aku tidak sendiri” Hyerin tersenyum padaku, lalu tersenyum pada wanita disebelahnya. Ternyata dia guru Hyerin.

“Annyeonghaseyo, jeo-nun Im Yoona imnida” gadis tadi membungkukkan badanya sambil tersenyum.

“Annyeong. Cho kyuhyun imnida” sapaku. Aku baru melihatnya, apa dia guru baru?

“Saya menggantikan Kang seongsangnim yang pindah ke Busan. Saya wali kelas Hyerin sekarang” jelasnya, jadi dia pengganti Kang seongsangnim. Kuperhatikan wajah nona Im, terlalu muda untuk jadi guru.

“Ah, ne. Terimakasih karena sudah menjaga Hyerin, seongsangnim. Saya ada meeting mendadak, jadi telat menjemputnya. Kamsahamnida” aku membungkuk sekali lagi, nona Im tersenyum lalu mensejajarkan tubuhnya dengan Hyerin.

“Jangan lupa besok bawa pensil warnamu, ne?” kulihat Hyerin mengangguk sambil tersenyum.

“Baiklah, saya permisi dulu Kyuhyun-shi, annyeong. Annyeong Hyerin-ah!” Nona Im kemudian  berlalu sambil melambaikan tangannya. Hyerin juga melambaikan tangannya. Aku memperhatikan nona Im yang menjauh menuju ruang guru, jantungku berdegup. Dia….cantik.

-NORMAL POV-

Nal annaehaejwo~

yeah~ geudaega salgo inneun gose nado hamkke teryeogajwo~

Oh sesangui kkeuchirado dwittara galten~

Budi nae siyaeseo beoseonaji marajwo achimi wado sarajiji marajwo oh~

Kkumeul kkuneun georeum geudaen namanui areumdaun nabi ~

woo hoo hoo woo hoo hoo woo hoo hoo~

Yoona meraih ponselnya didalam tas, dibacanya nama yang tertera dilayar handphone, “Baekhyun Calling”. Segera diangkatnya telepon tersebut.

“Yeoboseyo?”

“……”

“Disekolah, wae?”

“……”

“Sekarang?”

“…..”

“Ne”

Diputusnya sambungan telepon tadi. Baekhyun  akan menjemputnya dan menyuruhnya menunggu sampai dia datang. Yoona baru ingat bahwa hari ini mereka harus melakukan fitting baju pernikahan. Sekilas acara pertemuan keluarganya dengan keluarga Baekhyun terlintas, sudah sebulan berlalu. Baekhyun menerima perjodohan itu dan tidak ada penolakan darinya. Apa dia tidak laku sampai harus menerima perjodohan ini? Yoona hanya bisa pasrah, menjengkelkan mengingat Baekhyun yang lebih muda darinya dan selalu memanggilnya Noona akan menjadi suaminya nanti. Suami? Apa dia bisa menjadi suami “normal” seperti lelaki lainnya? Entahlah, sebulan mengenal Baekhyun tapi Yoona belum mengetahui sifat aslinya. Baekhyun terus-terusan memanggilnya  Noona, padahal Yoona sudah sering memberitahunya bahwa dia tidak suka dipanggil seperti itu. Terkadang Baekhyun bersifat baik, tapi  secepat kilat dapat bertransformasi menjadi namja yang menyebalkan.

Tiiit tiiiit!! Klakson mobil Baekhyun terdengar, mobilnya sudah didepan. Baekhyun menurunkan kaca mobil lalu mengisyaratkan Yoona untuk masuk.

-BAEKHYUN POV-

Sore ini aku dan Noona melakukan fitting baju pernikahan, designer langganan eomma melihatkan sketsa gaun yang akan dikenakan Noona saat pernikahan nanti. Gaunnya cukup panjang, warna putih gading dengan taburan kristal yang  banyak. Simpel, itu yang kupikirkan. Kulirik Noona, wajahnya terlihat antusias, lalu dia tersenyum.

“Aku ingin mencocokkan ukuran tubuhmu Yoona-shi, bisakah kita lakukan fitting dengan gaun lain?” tanya designer itu, aku hanya memperhatikan mereka membicarakan tentang gaun gaun itu.

“Baiklah. Baekhyun-shi, tunggu sebentar ne?” aku hanya mengangguk lalu Noona pergi menuju ruang fitting. Aku menunggu sambil melihat lihat buku design didepanku. Ternyata seperti ini rasanya mempersiapkan pernikahan. Aku dan Noona hanya perlu melakukan fitting, untuk urusan gedung dan yang lainnya eomma dan eommonnim sudah menyiapkan.

“Baekhyun-shi, bisa kesini sebentar? Mungkin anda ingin melihat nona Im mengenakan gaun’’ kata pegawai butik memanggilku, menunggu didepan pintu yang tadi Noona masuki. Aku melangkah kedalam dan menatap gadis dihadapanku. Noona memakai gaun lain yang disediakan designer tadi. Sangat pas ditubuhnya, rambutnya diikat keatas memperlihatkan lehernya yang jenjang. Cantik,kata itulah yang terngiang dikepalaku. Tapi gaun itu memiliki belahan dada yang rendah, mengekspos sebagian dada bagian atasnya. Eerr, seharusnya itu sedikit tertutup.

“Kaca itu tidak akan mengomentari tubuhmu walaupun kau berdiri seharian disana, Noona” ucapku membuyarkan kegiatan berkacanya. Terlihat raut kesal diwajahnya, dan aku suka raut itu. Aku berjalan mendekatinya, memerhatikan dari atas sampai bawah.

“Apa baju yang nanti kau kenakan seperti ini?” Tanyaku.

“Kurang lebih, wae?” dia memerhatikan bagian bawah gaunnya.

“Sedikit terbuka” lalu aku memerhatikan bagian yang “terbuka’’ itu. Merasa diperhatikan, Noona langsung menyilangkan tangan didepan dadanya.

“Dan kau tidak perlu memperhatikan seintens itu Byun Baekhyun!” suaranya sedikit meninggi lalu pipinya memerah. Aku tersenyum tipis.

“Aku tidak ingin saat pernikahan nanti lelaki lain menatapmu dengan pikiran kotor Noona” Ya, aku tidak ingin mata nakal lelaki lain memperhatikannya. Tiba-tiba terlintas diotakku untuk memfotonya saat ini. Aku mengambil i-phoneku disaku lalu menekan aplikasi kamera. Kuarahkan ke Noona yang –kembali- berkaca.

“Noona…”

Cklik! Foto itu kuambil tepat saat Noona membalikkan badannya. Tanpa ekspresi, wajahnya sangat alami difoto itu. Noona menyipitkan matanya, memberi sedikit death glare padaku. Hahaha, raut kesal  muncul lagi diwajahnya.

“Tidak seburuk itu Noona, kau cantik difoto, lihatlah” aku mendekatinya lagi, bahu kami bersentuhan, Noona berdiri tepat disebelahku. Kutunjukan foto yang tadi kuambil dengan keadaan  jarak kami sangat dekat. Kami memperhatikan foto itu bersama.

“Yeoppeo!” serunya dan memalingkan wajah kearahku, matanya dan mataku bertemu. Oh tidak, jarak wajah kami dekat, sangat dekat…

-NORMAL POV-

Wajah mereka sangat dekat, hanya butuh beberapa centi hingga hidung atau bibir mereka bertemu.  Alam sadar Yoona memerintahkan agar mundur beberapa langkah, tapi…

“Akkhh!” Yoona menjerit kecil saat hampir terjatuh, kakinya menginjak gaun panjang itu. Tapi dengan cepat Baekhyun menangkap pinggul Yoona dan menariknya kearahnya. Posisi mereka semakin dekat, tangan Yoona menggenggam erat lengan Baekhyun. Wajahnya tepat berada  dibawah leher Baekhyun, terhirup aroma parfum yang namja itu gunakan.

“Yak! Ceroboh! Jika gaun itu rusak bagaimana? Kau mau menggantinya?!” sergah Baekhyun cepat. Yoona yang mendengarnya langsung melepas genggamannya dan menyingkirkan tangan Baekhyun.

“Yak bocah kecil! Bisakah kau lebih sopan?! Jangan berteriak! Lagipula itu tidak sengaja! Pabboya!!” Yoona lalu membalikkan badannya hendak meninggalkan Baekhyun. Tapi baru beberapa langkah, Yoona kembali menginjak gaun itu. Refleks Baekhyun menarik tangan Yoona, menjaga keseimbangan gadis itu agar tidak terjatuh lagi.

“Ini kedua kalinya Noona, seceroboh inikah calon istriku?” goda Baekhyun mengeluarkan smirknya, dan masih menggenggam tangan Yoona. Pipi gadis itu memerah kesal, dengan cepat disingkirkannya tangan Baekhyun.

“Kau bisa batalkan pernikahan ini jika tidak mau memiliki istri ceroboh, Byun Baekhyun” jawab Yoona sambil berlalu. Diangkatnya gaun bagian bawah dan berjalan kecil menuju ruang ganti. Bagian belakang gaun itu menyeret lantai karena panjangnya, Baekhyun yang melihat itupun membantu memegang bagian belakang gaun tersebut.

“Aku suka dengan istri ceroboh, apalagi jika dia seorang Noona” goda Baekhyun lagi saat mereka sampai didepan ruang ganti. Yoona hanya mendesis meninggalkan Baekhyun.

-YOONA POV-

“Kami pesan dua porsi makchang sama satu sup jogaetang. Ne, kamsahamnida” ucapku tersenyum pada pelayan yang mengambil pesanan. Baekhyun mengajakku makan sebelum mengantarku pulang.

“Jadi…apa yang akan kita bicarakan Baekhyun-shi?” tanyaku. Baekhyun memperhatikanku sedari tadi. Aku jadi risih karenanya.

“Perbincangan ringan, seperti kapan tanggal lahirmu, apa hobimu, berapa mantan yang kau punya, apa cita-citamu, seperti itu” ucapnya dan tetap memerhatikanku.

“30 Mei 1990, tidur, euum..mungkin dua, menjadi guru tk dan sekarang sudah terwujud.” Jawabku singkat, pertanyaan konyol batiku.

“Apa sifatmu selalu begini didepan pria? Pantas saja mantanmu hanya dua Noona, coba jika kau bersikap lebih imut, pasti banyak pria yang ak-“

“Yak Byun Baekhyun!” kutatap tajam mata namja tidak sopan ini. Bisa-bisanya dia bicara begitu padaku. Sungguh namja ini membuatku kesal seharian!

“Kau manis jika sedang kesal Noona” dia tersenyum evil. Belum sempat aku memarahinya, pesanan kami datang. Kuurungkan niatku tadi.

“Kau beruntung Baekhyun-shi, atau sendok ini sudah mendarat dikepalamu dari tadi” dengusku kesal lalu menyantap makananku.

-BAEKHYUN POV-

Aku mengantarkan Noona pulang, perjalanan dimobil cukup membosankan. Kami lebih banyak mengobrol ketika makan tadi. Entah kenapa aku suka senang menggoda Noona seharian ini, mukanya yang kesal sungguh menggemaskan. Beberapa hari ini aku mencoba untuk mengenalnya lebih jauh. Tapi kurasa dia belum terlalu nyaman  didekatku, terbukti jika kami sedang berdua, dia memilih meyibukkan diri dengan handphone atau yang lainnya.

“Baekhyun-shi…”

“Hmm?” gumamku.

“Kenapa kau menerima perjodohan ini?” tanyanya to the point.

“Aku tidak mau membuat orangtuaku marah” jawabku seadanya. Tidak, itu bukan alasanku sesungguhnya.

“Dan kau? Apa alasanmu?” tanyaku balik.

“Sama denganmu” jawabnya singkat. Kulihat dia sebentar, ia mencoba menutup matanya. Kurasa Noona mengantuk dan aku tidak ingin menanyakan hal lainnya. Kuhidupkan MP3 player mobilku agar suasana hening ini hilang.

Rumah Yoona~

“Noona…” aku mencoba membangunkannya, gadis ini benar benar tidur ternyata. Kuperhatikan wajahnya yang sedang tertidur itu, kepalanya sedikit miring kekanan, damai sekali.

“Noonaaa…” kutekan pipinya dengan telunjukku, masih tidak bergeming. Apa dia tukang tidur? Jika Seoul terkena gempa, kurasa namanya akan masuk kedalam daftar korban jiwa. Kubuka seat belt ku lalu duduk menghadapnya. Kupandangi sekali lagi gadis ini. Benar, dia sangat manis.

Kuarahkan tanganku menuju wajahnya, kuelus pelan pipi putih itu. Jantungku mulai berdegup cepat, tanganku yang tadi mengelus pipinya sekarang turun kearah bibir mungil gadis itu. Tiba-tiba aku tersadar, yak Byun Baekhyun, apa yang kau lakukan?! Aku menggelengkan kepalaku cepat, berusaha membuang pikiran aneh diotakku. Langsung saja aku turun dari mobil, lalu berjalan kearah pintu tempat duduknya. Kubuka pintu itu, lalu sedikit membungkukkan badan, aku melepaskan seat belt yang dipakainya. Tubuhku kini condong kearah Noona. Saat aku mau berdiri, Noona merubah posisi kepalanya menghadap kearahku. Dan…hidung kami bersentuhan… oh tuhan! Aku mencoba berdiri tetapi tubuhku menolak, tubuhku kaku. Tidak Baekhyun, kuasai dirimu! Tapi posisi “bencana” ini masih terjadi. 5 detik…10detik…15detik…

CHU~

TBC? COMENT!

Annyeong~!

Author balik nih! *pokpokpok* udah munculkan other castnya? Hahahahaha, maaf ya kalau other castnya gak sesuai keinginan readers._.v Otak aku agak buntu waktu nulis chapter ini, gatau kenapa-_- tapi next chapternya udah ada ide kok wkwkwkwkwk =))) maaf juga kalau ff ini kayak kerasa diburu bacanya ._.v komen lagi ya readers, aku semangat buat lanjutin cerita ini gegara baca komen kalian di chapter 1. Buat siders, kapan mau komen? Biar tambah semangat gitu._. Terakhir, kalau ada typo maafin yooo! Authornya gak perfect sih-_- sekian dan kita ketemu lagi di chapter 3, annyeong!!! {}

48 responses to “[Freelance] Maybe you, Noona! (Chapter 2)

  1. Haha kocak..suka sm Baekhyun..krain crta ff ky gni biasanya sang namja udh pnya pcar dan g bgtu pduli..
    Dlnjut thor..keep writing

  2. Wuuaa~
    apa”an in thor,ff in sukses bkin ak senyum” sendri kyk org gila *lebay ehehe. . .tp ff in bneran so sweet dh thor next chapt thor,n keep writing 😀

  3. Chaaaaa!!!!! >.< Next or died -_-"
    YaAmpun thor ff.nya bikin aku dag dig dug,, trus apa nnt akan jd cinta segitiga gi2 ?? Noona.nya baeki akan diperebutkn juga dgn msk.nya kyuh itu?? Nanti pernikahan.nya lancar atau gmn ? Atau ada konflik lain mgkn?? AKkkkk!! Molla -_-" pokok.nya next cepet dan sekali-kali thor kita chat ne di E-mail^^ *deasyramadhani91@yahoo.co.id

  4. kependekan..
    cast lainnya kyuhyun,aku suka..
    cerita baekhyun yoona lucu..
    tbc mengganggu banget..ditunggu next chap

  5. woahhh…
    padahal lagi seru2 nya malah TBC !! *terkutukkauTBC
    tapi tetep bagus & keren 😀
    ditunggu next nya…

  6. Agak panjang dikit dong thor ceritanya..
    Disini kyuhyun oppa jadi aingle parent yaa??
    Dilanjut jangan kelamaan thor!!
    *Maksa!!! 😀 😀

  7. Ini ff apa authornim?? Kenapa pendek sekali 😥
    Next chap bikin yg panjang dong thor (kereta sampe kalah) 😛 kan penasaran banget

  8. Aaaak! bagus nih:3 penulisannya jelas sekali enak dipandang… jadi bacanya jg nggak bosen, jjang! Lanjut ya 🙂 aku reader baru:)

  9. it tbc,a nyebelin bnget *plak
    cepetin nikah kn mereka, psti seru pasangan aneh gk bsa diem law lg brdua kekekekkk
    ok keep writing

  10. kyaaaaa!! terkutuklah TBC!!! >.<
    ternyata di bawahnya ada tulisan terkutuk!!!
    hahaha,tp gpp deh,ceritanyaa itu loh,romantiiiss bgt dan feel nya dpt bgt!!
    ditunggu yaa thor lanjutannya,jgn lama" ngepostnya 😀
    oh ya,author punya wordpress/twitter gt gk? nae boleh dong nanyaa?? 🙂
    hehehe,sekian dr readermu yg cerewet ini :p 😀

  11. knpa yoona gx protes gra” baekhyun manggilny dngn sebutan ‘noona’?

    Next chapny jngn lma” thor

    fighting….!!!

  12. Baekhyun evil bnget dh >_< , , ,yoona hrus ekstra sbr th kekeke,trus kyuhyun kykx ska mah yoona dh,bkal jd org ke-3 ?

  13. Ceritanya ringan jadi aq suka, happily ever after… Semoga hubungannya lbih berkembang di chap2 slanjutnya tapi tetep happy. Btw kyuhyun muncul lgi ga ya di ep selanjutnya..

  14. Beuh udh tbc ajaa hahahhaa
    Baek ngapain tuh ?beneran nyium yoona ? Haahah
    Ehm thor kalo bisa bahasanya agak dirapihin biar enak bacanya hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s