[Freelance] The Best For Someone Who I Love 2 (Part 1)

pster-yomollayo

Title                       : The Best For Someone Who I Love 2 (Part 1)

Author                  : YoMollayo

Main Cast           : Cha Eunsung (OC), Park Chanyeol, Byun Baekhyun

Support Cast      : EXO members

Genre                   : Romance

Rating                   : General

Length                  : Continue

Disclaimer           : All of the stories belong to God but written by me

Poster by             : Wuu

Annyeong Chingudeul J sedikit ragu-ragu untuk membuat sequel ini tapi karena sudah terlanjur di tulis sayang sekali kalo ga di lanjutin hahahha. FF ini lanjutan dari The Best For Someone Who I Love, jadi sebelum chingudeul baca ini baca dulu yang pertama di sini Part 1 , Part 2 , Part 3 , Part 4 hehehe. Aku baru bisa nulis Part 1 minggu ini, mian kalo update nya lama soalnya tugas kuliah bertebaran TT . Jadi curhat. Happy reading chingudeul ^^

 

AUTHOR POV

“Awww” teriak seorang yeoja, dengan segera semua mata di dalam ruangan ini menatapnya. Baru saja sebuah pulpen mendarat mulus di kepalanya.

“Cha-agashi, jika kau tidak mau mengikuti perlajaranku silahkan keluar! Aku tidak suka jika ada orang tidur dalam kelasku” seorang yeoja paruh baya memberikan tatapan tajamnya pada yeoja yang sedang mengelus kepalanya ini.

“Ne, Jeosonghamnida Kwon-Seonsaengnim” Eunsung berdiri lalu membungkukkan badannya cepat pada yeoja yang menatapnya tajam dan pada teman-teman di kelasnya.

Eunsung kembali duduk ke kursinya, dia memegang kepalanya yang sakit. “Jeosonghamnida Saem, boleh aku ke toilet?” Eunsung kembali berdiri.

“Kau lagi, yasudah silahkan” Kwon Seongsaenim tetap menatapnya tajam. Eunsung membungkuk singkat lalu mulai berjalan.

Bruuuukkkkk

Semua mata terbelalak dan tertuju pada yeoja mungil yang baru saja jatuh. Tanpa berpikir panjang Chanyeol dan Baekhyun menghampirinya dan membawanya cepat ke medical center di kampus ini.

*****

Seorang namja tampak tidak tenang, sudah hampir 15 menit dia menunggu di luar medical center kampusnya. Beberapa saat kemudian 2 orang yang sudah di tunggunya keluar dari medical center tersebut.

“Ya! Kau kenapa?” wajah Chanyeol tampak sangat kawatir. Setelah bel keluar jam pelajaran selesai, dia dan Baekhyun segera bergegas menuju medical center. Dia memilih menunggu Eunsung di luar dan membiarkan Baekhyun masuk melihat keadaan yeojachingunya.

“Aku tadi pagi tidak sarapan” Eunsung tersenyum lebar memamerkan giginya. Di sampingnya Baekhyun menghela nafas berat, dia sudah lelah memarahi yeoja chingunya di dalam medical center tadi.

“YA! PABO” Chanyeol menekan nada bicaranya, dia sudah menggerakkan tangannya tapi di urungkan niatnya. Eunsung terdiam sebentar.

“Mian, tadi pagi aku bangun telat hehehe” lanjut Eunsung. Chanyeol menatap kesal Eunsung, Baekhyun memijit kepalanya.

“Yasudah ayo kita pulang” Baekhyun membuka mulutnya. Mereka bertiga pergi menuju pintu keluar universitas ini.

*****

Seorang yeoja mungil merebahkan dirinya malas di tempat tidur kamarnya. Dia memejamkan matanya berusaha untuk tidur. Berkali-kali dia mencobanya tetapi tetap saja nihil. Kemarin malam Eunsung kesulitan untuk tidur entah mengapa, karena itu tadi pagi dia terlambat bangun dan tidak sempat sarapan.

“Aku juga menyukaimu Sung, entah sudah berapa lama. Maafkan aku yang tidak pernah menyadari perasaanmu”

Eunsung membelalakkan matanya, entah mengapa kalimat tersebut selalu terngiang di kepalanya sejak semalam. Dia menghembuskan nafasnya berat. Kali ini terbayang di kepalanya wajah seorang namja, seorang namja yang sedang menangis, ada kebahagiaan sekaligus perasaan sedih yang amat dalam tergambar jelas di sorot matanya.

Yeoja mungil ini terdiam, entahlah dia tidak mengerti dengan dirinya. Kejadian di taman malam kemarin bersama Chanyeol berkali-kali terngiang di kepalanya.

Eunsung berjalan menuju dapurnya lalu mengambil segelas air untuk menenangkan perasaanya. Dia berjalan menuju beranda apartemen nya dan menatap luas ke luar.

“Hari ini Chanyeol juga aneh sekali. Biasanya jika aku melakukan hal bodoh, dia akan menjitak kepalaku dan mencibirku habis-habisan” yeoja mungil ini menghela nafasnya berat.

“Jika aku tidak makan dia pasti akan berkata ‘KAU MAU CEPAT MATI?’ atau ‘BAGAIMANA JIKA KAU MENDERITA PENYAKIT MAAG ATAU TYPHUS PABO’” Eunsung menggaruk kepalanya.

“Dia aneh sekali hari ini”

*****

Esoknya..

-Ting Tong Ting Tong-

Bel berbunyi menandakan waktu jam pelajaran sudah selesai. Beberapa mahasiswa sudah keluar terlebih dahulu tanpa menunggu dosen keluar.

“Sung, kajja” Baekhyun tersenyum di depan meja tempat duduk Eunsung.

“Eh? Ne kajja” Eunsung sedikit mebelalakkan matanya

“Baekhyun-ah CHUKHAEYO!!” teriak Sehun dari meja tempat duduknya

“Mwo apa Baekhyun ulang tahun?” Tanya Jongdae

“Kau belum tau? Eunsung dan Baekhyun sudah resmi berpacaran” Sehun kembali berteriak

“WOAAAAAH YA YA YA belikan kami makanan” dengan cepat beberapa namja di kelas mengelilingi Baekhyun dan menjitak kepalanya. Baekhyun tertawa dan menerima pasrah jitakan dari teman temannya.

“Kyaaaa Chukahamnida Eunsungie Baekhyunie” beberapa yeoja menghampiri Eunsung dan Baekhyun

“Ah gomawo” Baekhyun tersenyum kepada teman-temannya begitu juga Eunsung. Mereka tertawa bersama dan bercanda ria bersama menggoda Eunsung dan Baekhyun, membuat pasangan baru ini menjadi malu.

Sepasang ah tidak, dua pasang mata menatap kerumunan itu. Mereka dari tadi tidak ikut merasakan kebahagiaan teman sekelasnya, justru malah menatap Eunsung dengan tatapan tajam. Mereka muak melihat ini lalu pergi meninggalkan kelas, sebelum menuju pintu keluar dua pasang mata ini menatap Eunsung kesal.

“Aish sudahlah kalian berlebihan, kami baru jadian selama 2 hari” Baekhyun tertawa malu begitu juga dengan Eunsung

“Wah masih sangat baru. Pasti masih kaku. Apa kalian sudah berciuman?” Tanya Jongdae membuat Baekhyun dan Eunsung membelalakkan matanya.

“Aigo Jongdae-ya!!” Baekhyun menjitak kepala Jongdae keras membuat Jongdae meringgis kesakitan tetapi semua teman-teman yang berkumpul tertawa senang melihat penderitaan Jongdae.

“Sudahlah ayo kita pulang Eunsungie” Baekhyun menarik tangan Eunsung untuk keluar dari kerumunan.

“Annyeong” Baekhyun dan Eunsung memlambaikan tangannya kepada teman-temannya.

“Ah tunggu Baek. Dimana Chanyeol?” Eunsung melihat ke kanan dan kiri bergitu juga Baekhyun

“Molla. Sejak kita di kerumuni tadi aku tidak melihat Chanyeol lagi”

“Ah arra.. Kajja” Eunsung menggaruk kepalanya. Hatinya tidak tenang.

*****

“Sung, Apa makanan kesukaan mu?” tanya Baekhyun memecah keheningan. Sejak keluar kelas mereka hanya berjalan tanpa suara sesekali melihat satu sama lain lalu tersenyum. Bukan karena tidak memiliki bahan yang bisa di bicarakan tetapi karena jantung mereka berdua benar-benar tidak bersahabat.

“Aku? Tteokbokkie” Eunsung tersenyum meskipun jantungnya tidak bersahabat

“Aniyo. Selain itu, makanan pokok” lanjut Baekhyun

“Aku suka Bulgogi, Samgyopsal, Bibimbap, Bibimguksu, ah Jjajangmyeon juga enak” Eunsung terkekeh

“Mwoya? Kau ini monster?” Baekhyun terkekeh

“Ne hehehe” Eunsung terkekeh kikuk sambil memperhatikan Baekhyun

Melihat itu Baekhyun menjadi sedikit kikuk. Eunsung dari kemarin sangat berbeda. Biasanya dia akan mencubit atau memukul tangan Baekhyun jika dia mengatai Eunsung.

“Mwo? Eunsungie bus akan datang 2 menit lagi” Baekhyun melihat jam tangannya kaget. Dengan cepat dia menarik Eunsung berlari menuju halte bus.

Sepasang kekasih ini berlari dengan cepat menuju halte bus tetapi sayang sekali bus yang ingin mereka tumpangi sudah pergi. Mereka duduk di kursi halte bus, mengambil nafas yang panjang akibat berlari.

“Hua menyebalkan” Eunsung memegang dadanya, berusaha mengatur nafas

“Ne, terpaksa kita menunggu 20menit lagi” Baekhyun juga berusaha mengatur nafas

“Eunsungie”

“Ne” Eunsung menoleh kearah Baekhyun. Saat itu juga jantung Eunsung berdetak hebat, dia terdiam melihat wajah namjachingunya dekat dengan wajahnya.

Baekhyun mengelap lembut wajah Eunsung yang berkeringat dengan saputangan miliknya sambil tersenyum manis menatap yeojachingunya.

“Go-gomawo Baek. Ah itu kan sapu tanganmu. Lalu kau?” Eunsung membuka mulut.

“Gwenchana” Senyum mengembang di wajah Baekhyun

“Ah changkaman” Eunsung membuka tas nya dengan cepat. Dia menemukan beberapa lembar tissue dan dengan cepat mengeluarkannya. Eunsung hendak memberikan tissue tersebut kepada Baekhyun tapi dia berpikir sebentar.

“Baekhyunie” Dengan cepat Baekhyun menoleh ke sumber suara yang memanggil namanya. Dengan cepat juga yeojachingunya mengelap lembut keringat di wajahnya.

“Eunsungie?” Baekhyun membelalakkan matanya. Perlahan lahan senyum mengembang dipipinya

“Wah keringatmu banyak sekali” Eunsung tersenyum kikuk. Tissue itu sangat tipis membuat keringat Baekhyun sempat tersentuh oleh Eunsung dan membuat jantungnya makin tidak karuan.

“Aneh sekali, ini kan musim dingin tapi kita berkeringat” lanjut Eunsung

“Mungkin karena lari kita yang tidak terkendali hahaha” Baekhyun terkekeh

“Ne mungkin saja”

*****

“Huaaa dinginnya” Tubuh Eunsung sedikit bergetar

“Gwenchana?” Baekhyun mengambil topi, syal dan hotpack yang ada di dalam tas nya dan dengan cepat memakaikan dan memberikan hotpack tersebut pada Eunsung.

“Ah jeongmal gomawo” Eunsung tersenyum

“Apakah lebih baik?” Tanya Baekhyun dibalas anggukan oleh Eunsung

“Kau? Tidak kedinginan?”

“Ani. Gwenchana” Baekhyun tersenyum lagi

“Kau membawa topi,syal dan hotpack tetapi tidak memakainya. Aneh” Eunsung mencibir

“Aku memakainya jika aku membutuhkannya. Sekarang tidak. Pabo”

“Ah arra arra hehehe” Eunsung tersenyum kikuk

Baekhyun menggenggam tangan Eunsung dan memasukkan tangannya dan tangan Eunsung ke dalam kantung jaket tebalnya lalu melanjutkan perjalanan menuju rumah mereka.

Sesekali Eunsung menatap kearah Baekhyun, dia ingin sekali cepat sampai rumah. Dia sudah tidak tahan dengan detakan jantungnya yang tidak bersahabat. Eunsung melihat ke depan, seorang pria jangkung menggunakan sweater dengan warna familiar menarik perhatiannya.

“Baekhyun gomawo sudah mengantar ku. Kau pulanglah”

“Mwo? Ini kan belum sampai apartemen mu” Baekhyun menatap Eunsung heran

“Gwencana. Pulanglah. Hangatkan dirimu. Annyeong” Eunsung berlari secepat mungkin mengejar seseorang di depannya meninggalkan Baekhyun di tengah jalan.

“Ah aku mengerti” Baekhyun melihat seseorang yang sangat dia kenal sedang di kejar Eunsung, melihat itu Baekhyun segera berbalik dan berjalan kearah rumahnya.

“YA!!!” teriak Eunsung mendorong namja raksasa di depannya membuat namja tersebut hampir hilang keseimbangan.

“AIGO sudah kuduga” Chanyeol menoleh ke belakang, menatap sahabatnya kesal. Eunsung menyengir kuda

“Kau? Kenapa pulang duluan meningalkanku?” Eunsung menyikut lengan Chanyeol

“Kau kan bersama Baek” jawab Chanyeol santai

“Ya ya ya rumah kita kan searah seharusnya kita pulang bersama”

“Dimana Baekhyun?”

“Aku sudah menyuruhnya pulang”

“Wae?”

“Tidak apa-apa” jawab Eunsung pelan

*****

“Rumahmu di sebrang sana” Chanyeol menunjuk bangunan apartemen di sebrang jalan raya

“Aku tau. Aku mau mampir ke rumahmu” Eunsung menyengir kuda. Chanyeol menaikkan sebelah alisnya.

“Ada yang ingin aku katakan” lanjut Eunsung

“Tidak bisakah kau mengatakannya di sini?”

“Mwo? Di sini terlalu berisik Yeol” Eunsung menoleh ke kanan dan kiri. Banyak sekali orang yang berjalan dan mobil serta bus yang melaju di jalan.

“Arra arra” Chanyeol berjalan memasuki gedung apartemen di susul Eunsung.

Chanyeol membuka pintu apartemennya malas lalu Eunsung masuk mengikutinya.

“Apa yang ingin kau katakan?” tanya Chanyeol dengan cepat

“Ya! Aku bahkan belum duduk” Eunsung mendengus kesal lalu duduk di sofa ruang apartemen ini begitu juga dengan Chanyeol.

“Jadi ada apa?” tanya Chanyeol mengulang

“Apa kau membenciku Yeol?” Eunsung memicingkan kedua matanya

“Mwo?”

“Kenapa kau meninggalkanku? Kenapa sikapmu aneh 2 hari ini? Kenapa kau bersikap dingin padaku?” Jari telunjuk Eunsung mengarah ke wajah Chanyeol

“Mwo? Mwo?” Chanyeol sedikit mebelalakkan matanya

“Waeyo?”

“Aku tidak meninggalkan mu Sung, kau kan pulang dan berangkat bersama Baekhyun. Aku tidak bersikap aneh dan aku tidak bersikap dingin” Chanyeol memalingkan wajahnya

“Kau bersikap dingin! Kau aneh!” Eunsung sedikit berteriak

“Mwoya? Aku tidak—”

“Kalau begitu mulai besok kita harus pulang bersama seperti biasa” lanjut Eunsung memotong ucapan Chanyeol

“Wae?”

“Karena kau sahabatku, aku tidak ingin jauh darimu dan….”

“Dan?”

“Aku tidak bisa berdua saja dengan Baekhyun. Kau tau Yeol, jika aku hanya berdua saja denganya jantungku seperti memaksa untuk keluar itu membuatku sulit untuk berbicara kerena itu suasana sering sekali mejadi awkward” Eunsung menyandarkan badannya di sofa. Chanyeol terdiam

“Dia juga memperlakukan ku sangat baik. Karena itu aku tidak ingin jika dia merasa tidak nyaman”

“Mwo? Memangnya kalau ada aku—” Chanyeol menatap Eunsung

“Kalau ada kau, aku bisa sedikit lebih tenang dan pasti suasana tidak menjadi awkward” potong Eunsung lagi

“Ani”

“Wae? Wae? Wae?” Eunsung merengek

“Bagaimana kalau Baekhyun salah sangka?”

“Dia tidak akan merasa seperti itu. Kau kan sahabatnya, aku juga sahabatmu”

“Tapi tetap saja Sung” Chanyeol merendahkan nada bicaranya

“Jebaaal Yeoyeol—ah” Eunsung merengek sambil mendorong dorong pundak sahabanya

“Yeo” Chanyeol menoleh ke Eunsung. ‘Yeoyeol’ nama yang sangat dia rindukan, itu adalah nama panggilan khusus yang Eunsung buat untuknya saat SMP dulu.

“Hanya sampai aku merasa tidak merasa awkward di dekatnya”

“Mian aku” Chanyeol memalingkan wajahnya

“Bukankah kau berjanji akan terus melindungiku?”

“Mwo?” Dengan cepat Chanyeol menoleh ke Eunsung dan mengingat kejadian saat mereka SMA dulu. Chanyeol dan Eunsung pernah bertengkar karena masalah kecil. Eunsung berusaha mengejar dan meminta maaf kepadanya tetapi tidak dia hiraukan. Saat mengejar Chanyeol, Eunsung tidak melihat lampu penyebrangan sudah berwana merah lalu Eunsung secara tidak sengaja tertabrak sebuah mobil.

“Kau ingat? Saat aku tidak sadarkan diri kau berkata : ‘Eunsung-ah bangun, buka matamu. Jebal. Jebal. Mianhae.. jeongmal mianhae. Jika kau bangun aku berjanji akan selalu melindungimu. Aku tidak akan membiarkan ini terjadi lagi’.”

“Kau?” Chanyeol membulatkan matanya sempurna. Bagaimana bisa Eunsung tau hal itu?

“Eommoni yang memberitahuku”

“Untuk apa aku melindungimu lagi? Kau kan sudah bersama Baekhyun” Chanyeol memalingkan wajahnya lagi. Entah mengapa kata ‘bersama’ terdengar sangat menyakitkan baginya.

“Bagaimana tiba-tiba aku terkena serangan jantung akibat Baekhyun? Aku kan sudah bilang jantungku itu tidak bersahabat di dekatnya?” cerca Eunsung tetapi Chanyeol hanya diam saja.

“Aku mohon Chanyeol-ah. Jebal” Eunsung menundukkan kepalanya

“Baiklah baiklah” Dengan berat hati Chanyeol mengatakan hal tersebut. Biar bagaimanapun janji adalah janji. Dia bukan pria yang baik jika tidak bisa menepati janjinya

“Aigooo gomawo” Senyum yang sangat cerah mengembang di wajah Eunsung, dia tidak sadar akan perasaan sahabatnya.

*****

“Eunsungie apa hari ini kau sibuk?” Baekhyun menghampiri yeojachingunya yang masih duduk di kursi kelas

“Aniyo” Eunsung terseyum

“Aku dan Chanyeol ingin menonton film nanti sore. Kau mau ikut?” tawar Baekhyun

“Mwo? Kau dan Chanyeol?”

“Ehm Wae?” Baekhyun mengangguk

“Aniyo.. Film apa yang akan kalian tonton?” Eunsung tersenyum dalam hatinya dia merasa sangat lega karena tidak berdua saja dengan Baekhyun

“Horror Time” Suara bass Chanyeol membuat Baekhyun dan Eunsung langsung menoleh kearahnya

“Mwo? Kalian ingin menonton itu? Aku tidak ikut”

“Wae? Wae?” Baekhyun menatap heran Eunsung

“Dia takut dengan hantu” Chanyeol memandang rendah Eunsung

“Mwo? Hahahaha ini kan zaman modern Sung” Baekhyun tertawa geli

“YA! Tetap saja” Eunsung menggaruk kepalanya yang tidak gatal

“Jadi kau ikut atau tidak?” tanya Chanyeol mengulang

“Tidak aku lebih baik mengerjakan tugas di rumah”

“Mwoya? Apa aku tidak salah dengar?” Baekhyun menahan tawanya

“Tugas dari Kwon-saem? Silahkan kerjakan tugas membosankan itu. Aku dan Baek akan menonton hari ini” Chanyeol terkekeh

“Ya ya ya! Aku juga bosan mengerjakannya” Eunsung mengeluh

“Kalau begitu ikutlah”

“Ne, ada kami” Baekhyun tersenyum

Eunsung menatap dua namja di depannya. Dia sangat tidak yakin untuk menonton film tersebut tetapi daripada di rumah mengerjakan tugas yang membosankan, lagipula tugas tersebut masih lama di kumpulkan.

*****

–Bioskop–

“Aku duduk di tengah” Eunsung menendang kaki Chanyeol yang duduk di sebelah kanan Baekhyun, menyuruhnya untuk pindah

“Aish kau di sebelah Chanyeol saja” cibir Baekhyun

“Andwae aku di tengah kalian pokoknya” rengek Eunsung

“Kau puas?” Dengan malas Chanyeol pindah dari kursinya

“Ya kalian berisik sekali film nya sudah mulai” cibir Baekhyun lagi

Film tersebut di mulai dengan adegan yang sangat lucu di mana para actor dan aktris nya saling mencibir satu sama lain menggunakan bahasa yang mampu membuat setiap orang yang menonton tertawa. Film semakin berlanjut memasuki cerita horror membuat para penonton membelalakkan matanya dan berteriak

“Huaaa” teriak Eunsung pelan dengan cepat dia menutup matanya dan memeluk lengan Chanyeol

Chanyeol menatap Eunsung, dia terkekeh pelan melihat ketakutan sahabatnya. Dengan cepat Chanyeol melihat kearah Baekhyun, di sana sahabatnya asik menonton film sambil memakan popcorn nya. Chanyeol bersyukur, untunglah sahabatnya tidak melihat ini dia tidak ingin Baekhyun salah paham dengan hal ini.

“Ya! Kau mengganggu saja” Dengan berat hati Chanyeol menggerakkan lengan nya agar Eunsung melepasnya.

“Mwo? Aku takut” Eunsung tetap kekeh tidak melepas lengan Chanyeol

Chanyeol menatap wajah Eunsung yang sedikit pucat akibat adegan pembunuhan di film tersebut. Dia tidak tega, dia juga merasa senang Eunsung merangkul lengannya tapi biar bagaimanapun juga sahabatnya milik Baekhyun sekarang.

“Lepaskan” Chanyeol menggerakkan lengannya sedikit kasar membuat Eunsung melepaskannya.

Eunsung melepas lengan Chanyeol, dia menatap kearah layar meskipun takut Eunsung tetap penasaran dengan cerita tersebut dia berusaha menahan ketakutannya.

“Huaaaaaa” teriak para penonton termasuk Eunsung setelah melihat adegan hantu yang tiba-tiba keluar dari dalam lemari.

“Hahahaha kau kenapa?” Baekhyun terkekeh melihat Eunsung yang sudah merangkul dan menyembunyikan wajahnya di lengan kanannya, membuat dia sulit untuk mengambil popcorn.

“Aku takut” Eunsung tetap menyembunyikan wajahnya di lengan Baek

“Sung, di belakangmu” Baekhyun berbisik di telinga Eunsung membuat yeojachingu nya sedikit menjerit dan semakin mengeratkan dirinya di lengan Baekhyun.

“Sssssssttt” orang-orang sekitar memperingatkan Baekhyun dan Eunsung. Baekhyun menggerakkan kepalanya pelan meminta maaf lalu tersenyum melihat Eunsung yang masih menyembunyikan wajahnya di lengannya.

“Gwenchana” Baekhyun terkekeh membelai rambut Eunsung lembut

“Changkaman. Apa kau baru saja menakutiku?” bisik Eunsung yang baru sadar. Dengan cepat dia melepas lengan Baekhyun. Baekhyun hanya terkekeh

“Ya! Ya! Ya! Meneyebalkan” Eunsung melempar beberapa biji popcorn ke wajah Baekhyun.

“Coba lempar lagi popcorn nya aaaaaa” Baekhyun terkekeh sambil melebarkan mulutnya dan menggerakkan kepalanya ke kanan dan kiri, membuat Eunsung semakin kesal

“Aish kau! Menyebalkan” Eunsung mencubit kedua pipi Baekhyun dengan kedua tangannya gemas

“Auuu aaaa appo appo” jerit Baekhyun

“Ya! Kalian berisik sekali” Seseorang menegur Baekhyun dan Eunsung

“Jeosonghamnida jeosonghamnida” Dengan segera Baekhyun dan Eunsung membungkukkan badannya

“Ini salahmu” Baekhyun menggerakkan bibirnya tanpa suara sambil menununjuk Eunsung

“Mwo? Ini salahmu pabo” Eunsung mencubit lengan Baekhyun

“Ya ya ya appo lepaskan appo” Baekhyun memukul mukul pelan tangan Eunsung yang mencubit lengannya sambil menggerakkan bibirnya tanpa suara. Eunsung terkekeh melihat namjachingunya sesekali dia tersenyum evil dan menguatkan cubitannya di lengan Baekhyun.

Eunsung dan Baekhyun berada di dunia mereka berdua. Tangisan, jeritan dan suara-suara misterius dari layar tidak mereka pedulikan. Mereka bermain-main dan bercanda satu sama lain tanpa mengeluarkan suara, kegembiraan menghiasi wajah mereka.

Tidak hanya BaekSung couple saja yang ada di dunianya. Seorang namja memperhatikan mereka berdua daritadi, dia mencoba berkonsentrasi pada film tetapi tidak bisa. Pikiran dan matanya tertuju pada pasangan bodoh tersebut. Sesekali dia tersenyum melihat tingkah laku pasangan tersebut yang seperti anak-anak tetapi jauh di dasar hatinya dia merasakan luka yang sangat perih. Hatinya bertarung dengan akalnya. Dia berusaha memotivasi dirinya jika dia melihat Eunsung dan Baekhyun bahagia maka dia juga akan bahagia, justru kebahagiaan itu menjadi berlipat ganda karena melihat kebahagiaan dari 2 orang yang sangat dia sayangi. Hal tersebut sangat berlawanan dengan hatinya yang memaksa dirinya untuk menangis dan berlalari dari ruangan ini.

“Terima kasih, silahkan keluar menuju pintu exit yang bertuliskan hijau” suara operator menggema di seluruh ruang bisokop

“Mwo? Film nya sudah selesai?” Baekhyun dan Eunsung menatap ke sekeliling, ruangan ini sudah tidak gelap lagi, cahanya lampu sudah memasuki seluruh ruangan

“Chanyeolie bagaimana akhir film nya?” Baekhyun menoleh ke Chanyeol

“Ak aku tidak tahu, sepertinya aku tertidur” Chanyeol terkekeh kikuk

“Ah sayang sekali padahal film nya bagus. Ini semua karena mu” Baekhyun menunjuk Eunsung

“Mwo? Aku?”

“Ah bagaimana besok kita menonton film ini lagi?” tawar Baekhyun

“Andwaeee” Eunsung menggelengkan kepalanya

“Tapi aku penasaran sekali”

“Aish aku tidak mau”

“Siapa yang mengajakmu?” Baekhyun memandang remeh Eunsung

“Ya!” Eunsung menatap kesal namjachingunya

“Sudahlah ayo keluar dari sini lihat sudah mulai sepi” Chanyeol berjalan kearah pintu keluar di susul Baekhyun dan Eunsung.

**TBC**

Bagaimana chingudeul? Apa chingudeul punya saran apa yang harus Chanyeol lakukan? Atau ada yang mau kasih usul tentang lanjutan ff ini? Kalo ada tolong tulis di kolom comment ya J saran dan kritik dari chingudeul sangat membantu author. Gomawo sudah baca kalo bisa tolong di komen hehehehe. XOXO

41 responses to “[Freelance] The Best For Someone Who I Love 2 (Part 1)

  1. eh ada lanjutannya ‘-‘ bagus nih, coba bikin chanyeol menderita bgt disini, buat eunsung sama baekhyun gk peka sama chanyeol terus nantinya buat mereka nyesel udah gituin chanyeol.. kedengerannya kejam sih tp ini cuma saran aja ^^

  2. uh..kasian chanchan..

    ummm… aku gg ad saran buat kelanjutannya ini..
    tp buat endingnya eunsung ma chanchan yah…

    kyaknya pasangan baeksung kurang greget deh..

  3. wuiihh ada lanjutannya…
    ya ampun kasian banget tuh chanyeol, tapi aku tetep dukung baeksung couple 😀
    tetep semangat buat author bikin ceritanya, selalu ditunggu next chapnya 🙂

  4. huaaaa,,,kasian banget chanyeol…..
    thor,endingnya biar eunsung sma chanyeol aja ya,,,,,baekhyun jtuh skit trus ngerelain eunsung sma chanyeol,,,,…

    ahhhh,,,itu aja sran dri aku,,,,
    keep writing thor 🙂

  5. Yaa Yeollie,,, jangan sedih ne..
    Aku kasihan ama Yeollie disini..
    Aku dukung baeksung couple..
    Kalo saran dari saya mending nambah cast buat YeolYeol..
    Tapi awal2nya tu cewek suka ama baek..
    Cuma s’kdar saran thor..
    Lanjut lagi thorr… Fighting!!!

  6. Aah ada sequel nya? bagus deh,, kra” dsini ntr perasaanx eunsung bsa gak yah balik arah lagi ke chanyeol?! terserah authornim alurnya mau kek gini readers nya cuman bisa pasrah, Fighting thor! ^^

  7. Kasih cast yeoja baru buat pasangan chanyeol thor biar dia ga ngiri liat baekhyun sm eunsung..suka bgt sm couple ini soalnya..kl eunsung sm chanyeol lebih cocok jadi sahabat thorr..jeball biarkan baeksung bersatu terus dan chanyeol dapet pacar juga 🙂

  8. Chan oppanya dicariin pasangan jg aja~ Kan kasia tu doi cuman jd nyamuk diantara Baek oppa n Eunsung kkk

    Sippo! Ditunggu kelanjutannya yaa :*
    Keep writing n fighting!!^^

  9. daebakkk eonnn!!!
    jadi eunsung itu demennya ama siapa eonn? aduh eunsung labil nih…
    endingnya ama chanyeol aja eon, kesian si chanyeol spalnya…
    next part nya buruan yaaa eonn 🙂

  10. annyeong..
    Akhirnya ada kelanjutannya..d chapter ini aku ngerasa eunsung egois bgt sama chanyeol..aku sih berharap chanyeol bisa ketemu sama orang yg suka n ngertiin dia..dan dia berubah sedikit demi sedikit, g terlalu musatin perhatiannya sama eunsung biar eunsung sadar kalo chanyeol yg selalu ada buat dia..
    Itu cuma saran aku aja y..tp ff ini bagus bgt..

  11. ff nya bgus bnget thor……..
    kasian banget si chanyeoll,,thor eunsung sma chanyeol aja,,,tpi buat chanyeol pergi dlu untuk smentara wktu,trus eunsung sdar deh klau dia lebih cinta sma chanyeol dri pda baekhyun,,,,,,,

    itw aja thor saran dri aku,,,,

    keep writing thor,,,:)
    next chap nya cpet d post ya thor,,,

    fighting

  12. Haaaaaaaaaa !!! FF-nya seru BGT !! ^_^ baekyeol couple lagi .. Pokonya harus di lanjut yh thor !! Ak tungguin ! Fighting :):)

  13. Tetap dukung baeksung couple thor, lbh baik nambah cast cewek buat jd pasangan chanyeol, chanyeol dan eunsang lbh baik bersahabat aja, lbh cocok..

  14. Next min~^-^

    Kalo aku sarannya… Baekhyun sama Eunsung putus, alesannya Eunsung yabegitulah….. pokonya nyuruh eunsung ngejar Chanyeol lagi……. gtu pokoknya. Tapi Chanyeol sama baek masih akrab seakan masalah itu gak pernah terjadi .______. maaf kao gakjelas wkwk 😀

  15. Pingback: [Freelance] The Best for Someone Who I Love 2 (Part 2) | SAY - Korean Fanfiction·

  16. duuh ni ff, ssah mau pilih yang mana, pacar atau sahabat, kaloo disuruh milih sih, mending dua2nya. Hehe.
    Lanjut thor, daebak 😀

  17. Pingback: [Freelance] The Best for Someone Who I Love 2 (Part 3) | SAY - Korean Fanfiction·

  18. Pingback: [Freelance] The Best for Someone Who I Love 2 (Part 6) | SAY - Korean Fanfiction·

  19. Pingback: [Freelance] The Best for Someone Who I Love 2 (Part 7) | SAY - Korean Fanfiction·

  20. haha ngakak baca tingkah couplenya hehe 😀
    tp chanyeol ntar nasibnya gmna? kasian chanyeol
    next chap 🙂
    hwaiting 🙂

  21. Pingback: [Freelance] The Best for Someone Who I Love 2 (Part 8) | SAY - Korean Fanfiction·

  22. sumpah ya thor…
    mendingan mereka ber3 sahabatan aja deh..
    gak tega kalo ngeliat salah satunya sakit hati…

  23. Kasian chan
    Tp kasian juga sama baek kalo eunsung jadian sama chan dan putus sama baek
    22nya gak enak
    Ntah knp aku lbh suka baek-sung couple
    Tambahin cast baru aja thor
    Cewek manis yg berhasil buat chan ngelupain eunsung

  24. Aku lbh suka chansung couple dripd baeksung couple..
    Lebih ngefeel chansung.. kalo sama baek malah lbh ke sahabat feelnya..

  25. Pingback: [FREELANCE] The Best for Someone Who I Love 2 (Part 14) | SAY KOREAN FANFICTION·

  26. Pingback: [FREELANCE] The Best for Someone Who I Love 2 (Part 15/END) | SAY KOREAN FANFICTION·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s