[Freelance] BOGOSHIPPEO ! (CHAPTER 1)

bogoshippeo_Õ뻵£¼_Õ뻵£¼

Author: raihanadulset! (@RaihanaAA_)

Main Cast: Kim Jongin & So Jung Hee (OC)

Genre: Romance & Hurt

Length: Two Shoot (1.187 words)

Rating: PG-15

Annyeong^^ berjumpa lagi bersama author kece badai *prêt* ini FF murni hasil karya author. Mianhae kalo ada kesamaan nama,karakter,cerita, atau typo dll. Happy reading^^

So Jung Hee POV

Sore itu, aku sudah menunggunya di restoran tempat biasa kami makan bersama. Aku sudah duduk manis menunggunya. Tiba-tiba ada seseorang memelukku dari belakang. Dan ternyata itu adalah Kim Jongin, cinta pertamaku sekaligus namjachinguku.

“chagiya, mianhae menunggumu lama. Diluar saat macet tadi, mianhae,” ucap Jongin dengan wajah merasa bersalah padaku.

“gwaenchana oppa, aku juga baru datang kok. Kajja pesankan makanan. Aku sangat lapar, oppa  traktir aku ya hihi,” godaku.

“hey tumben sekali kamu merasa lapar jika makan bersamaku. Biasanya kau selalu menolak jika kutraktir makan, eoh?” Tanya Jongin sambil mencubit pipiku.

“karna dari tadi pagi aku belum makan oppa, arraseo?” jawabku sambil mencubit pipinya juga.

“ne arra, kau mau pesan makanan apa?” Tanya jongin.

”terserah kau saja oppa,” jawabku sambil tersenyum.

“baiklah, kita pesan kebab kesukaanmu saja, eottae?” tanyanya lagi.

“ne, gomawo sudah mentraktirku makan oppa.” Gumamku.

Sebenarnya hari ini aku ingin mengatakan sesuatu yang penting padanya. Minggu depan aku akan pindah ke Jepang. Ayahku ditugaskan untuk bekerja disana. Namun setelah melihat wajah Jongin sangat berbinar-binar ketika kuajak makan, aku jadi tidak tega untuk mengatakannya.

“chagiya, kenapa melamun? Kebab kesukaanmu sudah ada didepan matamu loh?! Kau tak mau?” Tanya Jongin yang membuyarkan lamunanku.

“aniya oppa, aku tidak melamun. Aku sedang memandang wajahmu, hari ini kau sangat tampan oppa, saranghae.” Gumamku sambil memegang tangannya.

“chagiya,  beberapa hari ini kau ini tidak seperti biasanya. So Jung Hee yang biasa kukenal selalu tersenyum jika berjalan bersamaku, selalu mengatakan bahwa wajahku jelek. Beberapa hari ini mengapa kau sering melamun? Apakah terjadi sesuatu, eoh? Malhaebwa,” Tanya Jongin panjang lebar.

“nan gwaenchana oppa. Tapi sebenarnya hari ini aku mengajakmu makan bersama karna aku ingin mengatakan sesuatu padamu,” jawabku sambil menahan air mataku.

“apa yang ingin kau katakan, eoh?” tanyanya bingung.

“minggu depan aku harus ikut orang tuaku ke Jepang. Ayahku diberi tugas untuk bekerja disana untuk sementara waktu, aku tidak ingin berpisah denganmu oppa,” gumamku, yang akhirnya air mata ini tak terbendung lagi. Kali ini air mataku benar-benar sudah mengalir deras.

“aaa geuraeyo, hanya sementara kan chagi?! Uljima, dalam waktu beberapa bulan kau akan kembali ke korea bukan?” Tanya Jongin sambil mengusap air mataku dengan lembut.

“bukan hanya berbulan-bulan oppa. Tapi bisa jadi aku akan menetap disana Oppa. Karna ayahku ditugaskan selama bertahun-tahun disana. Aku sudah bersikeras tidak ingin ikut mereka ke Jepang karna aku tak ingin berpisah denganmu oppa, tapi apa yang bisa kuperbuat?! Tugas ayahku sangat penting disana. Dan aku dan ibuku tak bisa tinggal disini, aku benar-benar minta maaf oppa,” jawabku sambil menangis terisak-isak. Aku tak peduli sekarang aku menjadi pusat perhatian orang-orang yang ada di restoran itu.

So Jung Hee POV end

Kim Jongin POV

Aku terdiam. Lidahku terasa kelu. Mataku berkaca-kaca, namun aku menahannya karna aku tak boleh menangis di depan kekasihku.

“chagiya, lalu bagaimana dengan hubungan kita? Kita tak bisa mengakhirinya seperti ini. Kau dan aku saling mencintai. Dan sekarang kau dan aku juga sama-sama terluka, eoh?” ujarku sambil memegang tangannya.

“apa perlu aku sendiri yang mengatakan pada orang tuamu untuk tidak membawamu bersama mereka ke Jepang, eoh?” tanyaku lagi.

“tidak perlu oppa, usahamu akan sia-sia. Orangtuaku tidak akan menuruti permintaanmu. Masalah hubungan kita? Oppa, jaman sekarang kan teknologi sudah canggih. Kita bisa menggunakan skype,line,kakaotalk atau aplikasi lain buat saling berhubungan bukan?! Ah oppa kau tidak gaul,” ujar Jung Hee yang berusaha tersenyum walaupun aku tahu hatinya sangat sakit.

“tapi jika tidak melihat wajahmu secara langsung rasanya sangat berbeda chagiya,” rengekku.

“tak masalah oppa, jika liburan aku akan mampir ke korea untuk bertemu denganmu oppa. Tenang saja aku tidak akan jatuh hati pada pria lain. Hatiku hanya untukmu seorang oppa, eoh?” gumam Jun Hee yang berusaha mengiburku.

“ne arraseo. Kita jangan bersedih seperti ini. Sebaiknya selama seminggu penuh ini kita menghabiskan waktu bersama. Setiap pulang sekolah aku akan menjemputmu dan mengajakmu berjalan-jalan, eottae?” tanyaku.

“ne, aku setuju oppa. Kau sangat pengertian, saranghae.” Jawabnya dengan senyuman manis.

“nado saranghae chagiya,” ujarku sambil mencium keningnya.

Kim Jongin POV end

So Jung Hee POV

Hari demi haripun berlalu. Sesuai dengan janjinya, selama seminggu penuh sebelum keberangkatanku ke Jepang ia selalu mengajakku jalan berkeliling taman, nonton bioskop, makan malam bersama, yang membuatku semakin tidak rela meninggalkannya.

Hingga akhirnya hari itu tiba. Hari aku akan berangkat ke Jepang bersama kedua orang tuaku. Dan sekarang aku sedang di Incheon Airport menunggu keberangkatanku ke Jepang. Dan sampai saat ini Kim Jongin masih setia menemaniku.

“chagiya, ingat pekataanmu. Jika kau sudah di Jepang jangan sekali-sekali jatuh cinta pada pria lain tanpa sepengetahuanku, kau juga pernah berjanji kalau aku satu-satunya yang ada dihatimu bukan?” ucap Jongin sambil mengelus rambutku.

“kenapa begitu? Kau juga tidak akan tahu kalau aku sedang jatuh cinta pada pria lain disana bukan? Dan jika ada seorang pria tampan menyatakan cinta padaku bagaimana oppa hahahaha,” ujarku sambil tertawa dan meledeknya.

“Jung Hee-ya kau menyakitiku secara tidak langsung huh aku sangat benci perkataanmu tadi,” jawab Jongin yang terlihat kesal.

“oppa, jangan marah seperti itu. Aku kan hanya bercanda, apa kau tega marah padaku disaat aku sudah mau pergi jauh seperti ini? Bukankah sudah beratus-ratus  kali kalau kau itu satu-satunya pria yang ada dihatiku, arraseo? Apa perlu aku mencium pipimu agar kau percaya, eoh?” jawabku sambil tertawa.

“shireo! Aku tak mau hanya dicium di pipi, aku maunya disini.” Gumamnya sambil menunjuk bibir manisnya itu yang membuat jantungku berdebar-debar.

“oppa, kau menggodaku! Jangan mencuri kesempatan,” ucapku sambil memanyunkan bibirku.

“hahaha kena kau! Sekarang aku juga berhasil menggodamu hahaha tapi kalau aku benar-benar dicium aku juga mau hehe,” ledek Jongin sambil mencubit pipiku.

tiba-tiba ia merogoh-rogoh kantong celananya. Lalu ia mengeluarkan sepasang kalung yang indah. Kalung itu bertuliskan huruf “J” dan “J”.

“ ige mwoya?” tanyaku penasaran.

“ini kalung pasangan, aku sudah memesannya 3 hari yang lalu. Kau pakai yang ada tulisan “J” yang berarti Jongin. Dan aku juga memakai kalung yang ada tulisan “J” yang berarti Jung Hee,” jawabnya sambil tersenyum lalu mengalungkan benda cantik itu ke leherku.

“oppa, kalung ini sangat indah. Gomawo oppa,” ucapku sambil tersenyum sumringah.

“jangan hilangkan kalung itu chagiya, aku akan sangat sedih jika kalung itu hilang, arraseo?” pinta Jongin.

“ne arraseo, aku tidak akan menghilangkan kalung ini oppa,”ujarku.

Akhirnya jadwal keberangkatanku tiba. Orang tuaku menyuruhku bersiap-siap. Lalu secara reflex aku memeluk tubuh Jongin, seakan-akan aku tidak  ingin berpisah dengannya.

“Oppa, jagalah kesehatanmu. Terus berlatih untuk debutmu tahun depan, aku akan sangat merindukanmu, saranghaeo.” Ucapku sambil menahan air mata. Kali ini aku benar-benar tidak boleh menangis. Karna aku sudah berjanji padanya untuk tidak menangis dihadapannya.

“aku juga akan merindukanmu chagiya, kau jaga kesehatan juga, eoh?” jawabnya dengan lembut lalu mencium keningku singkat.

“baiklah sekarang aku harus pergi, jangan lupa oppa, kau harus selalu mengaktifkan skypemu agar kita bisa berhubungan kapan saja, eoh? Sampai jumpa oppa, aku mencintaimuuuu” ucapku sambil berteriak.

“aku juga mencintaimu Jung Hee,” jawabnya singkat.

TBC~

Yap!!! Chapter 1 done~ silahkan tunggu Chapter 2 ya, silahkan kasih kritik atau saran atau pujian juga boleh kekekekkk~

17 responses to “[Freelance] BOGOSHIPPEO ! (CHAPTER 1)

  1. Apakah jongin yg bakalan selingkuh??? Penasaran kayanga sweet gt tapi blm tau kearah mana ceriganya nihh thor 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s