[Freelance] I Love You Noona (Part 20)

CYMERA_20131130_125827

Gumawo bagi reader yang udah komen di part-part sebelumnya, sorry gak bias dibales satu satu karena author lagi sibuk >_<, tapi komen kalian tetap dibaca kok, dan jadi motivasi untuk lanjutin cerita. Sekali lagi Gumawoyo not be silent reader 😀

Cast :    Lee Seungki

Kim Woo Bin

Lee Dae Hee as Naomi Lee

Han Hyo Joo as Han Sena

Lee Jongsuk

Rating : M

Genre : Romance, drama

Author : Vinna Lee

NO BASING, NO PLAGIATOR, NO SILENT READER

Matahari bersinar cerah di akhir bulan april, Naomi mengadahkan tangannya ke atas sambil menikmati sinar matahari pagi yang lembut menyentuh kulitnya. Ia tampak nyaman duduk di bangku depan kafe sambil sesekali menyesap kopi hangat.

“Apa kau sudah menunggu lama?“ tanya seseorang

Naomi menatap ke atas dan melihat Seungki yang tersenyum lembut ke arahnya. “Tidak. Aku baru saja tiba. Apa kau mau memesan kopi?“

“Tentu saja“

Naomi memanggil pelayan dan Seungki menyebutkan pesanannya. Setelah pelayan itu mengantarkan pesanannya, Seungki memulai pembicaraan.

“Sebenarnya kenapa kau memintaku datang kesini pagi-pagi?“

Naomi tersenyum, terlihat sedikit gurat kecemasan di wajahnya “Ada sesuatu yang harus kuberitahukan padamu Seungki ya

“Katakanlah“

“…“

Seungki sedikit bingung melihat reaksi Naomi. ia merasa ada sesuatu yang tidak beres. Dan tiba-tiba saja perasaannya menjadi tidak enak “Naomi chan…“

Naomi menarik napas dan menatap ke arah Seungki dengan pandangan serius “Kita akhiri saja pertunangan kita“

Mata Seungki terbelalak tak percaya. Apa yang barusan dikatakan Naomi? apa dia tidak salah dengar? “Naomi chan jangan bercanda seperti itu. Kau membuatku terkejut“ ujar Seungki seraya tertawa hambar.

“Aku serius. Aku ingin memutuskan pertunangan kita“ Suara Naomi tampak bergetar, matanya pun tampak berkaca-kaca “Maafkan aku Seungki ya

Seungki menatap tak percaya pada Naomi? Benarkah Naomi tiba-tiba memutuskan pertunangan mereka? Tapi kenapa Naomi bersikap seperti ini? Bukankah Naomi memberinya kesempatan kedua saat itu? Kenapa tiba-tiba…

“Katakan padaku, apa alasanmu ingin memutuskan pertunangan kita?“

“Karena aku tidak pantas untukmu. Aku hanya akan menyakitimu jika kau terus bersamaku“

Seungki terkekeh “Apa ini masuk akal? Jika kau berpikir seperti itu, bukankah sejak awal kau tidak pernah setuju untuk bertunangan denganku? Tapi kenapa kau baru mengatakannya sekarang?Tidak aku tidak bisa memutuskan pertunangan kita jika hanya karena alasan yangtidak masuk akal seperti itu“

“ini bukan alasan yang tidak masuk akal“ ujar Naomi “Jika kau terus bersamaku semakin lama kau hanya akan semakin terluka“

“Apa kau pikir dengan memutuskan pertunangan kita, itu membuatku tidak terluka?“

Naomi menutup matanya dan menghembuskan napas pelan. Seungki benar, apapun pilihan yang ia buat pasti akan membuat pria itu terluka. “Seungki ya…apa kau mencintaiku?“ tanya Naomi seraya menatap sayu kepada Seungki

“Apa kau ragu soal perasaanku padamu? Jika aku tidak mencintaimu aku tidak akan mungkin bertunangan denganmu“

“Tapi aku tidak merasa seperti itu. Aku merasa yang kau rasakan padaku bukanlah cinta. Wanita yang kau cintai adalah Han Sena bukan aku“

Seungki terlihat kesal dengan perkataan Naomi padanya. Kenapa Naomi harus membawa-bawa Sena dalam masalah ini  “Kenapa kau membawa-bawa nama Sena? Apa karena perhatian yang aku berikan padanya? Bukankah sudah aku bilang hubungan kami sudah lama berakhir. Aku hanya menganggap Sena sebagai sahabatku. Itu saja“ ujar Seungki putus asa

Naomi menggeleng “Jika kau tidak mencintainya, kau tak akan meninggalkanku sendirian di Taman Namsan saat itu. Jika kau tidak mencintainya kau tidak akan mungkin membayarkan hutang-hutangnya. Kau tahu kenapa kau masih melakukan hal itu? Karena kau masih peduli dan masih mencintainya“

Seungki menatap Naomi tak percaya? Darimana Naomi tahu kalau ia membayar hutang Sena? Bahkan Sena sendiri pun tidak tahu masalah ini. Mungkinkah Naomi memutuskan pertunangan ini karena masalah itu? “Dari…darimana kau tahu soal hutang-hutang itu?“ tanya Seungki. Suaranya terdengar gemetar.

“Aku tidak sengaja melihat amplop yang membuktikan bahwa kau membayar hutang Sena. Aku melihatnya di mobilmu“

“Jadi karena itu kau memutuskan pertunangan kita? Naomi chan aku bisa menjelaskan semua itu padamu aku…“

Naomi menggeleng “Bukan karena itu, tetapi karena diriku sendiri“ Naomi tersenyum kecil ke arah Seungki “Aku bahkan tidak dapat dibandingkan dengan Han Sena. Dia berkorban banyak untukmu, dan kau harus berada di sampingnya?“

Seungki mengerinyitkan dahinya “Apa maksudmu dengan berkorban?“

“Kau harus bertanya sendiri padanya, apa yang telah dia lakukan untukmu. Aku tidak punya hak untuk mengatakannya“

Seungki tersenyum sinis “Jangan mengatakan hal yang tidak-tidak. Aku lebih mengenal Sena. Dan aku tahu apa saja yang telah ia lakukan“

“Kau sama sekali tidak tahu. Karena jika kau tahu kau tidak akan pernah meninggalkannya“

“Cukup…jangan jadikan Sena sebagai alasan“ Ujar Seungki. Suaranya meninggi

“Sudah aku bilang Aku memutuskan hal ini bukan karena Sena. Aku sudah banyak berpikir akhir-akhir ini dan aku rasa ini adalah hal terbaik untuk kita. Dan untuk semuanya“

“Aku tidak bisa memutuskan pertunangan kita jika kau tidak menjelaskan alasan yang sebenarnya“

Naomi menarik napas kesal, dan akhirnya berbicara kepada Seungki dengan suara yang tenang namun tajam “Karena aku mencintai orang lain. Apa kau puas dengan alasan ini?“

Seungki terperangah tak percaya. Ia diam mematung, tak mampu mengucapkan sepatah katapun. Baginya kata-kata Naomi seperti belati yang langsung menghunus jantungnya.

“Jadi Seungki ya…tolong…tolong lepaskan aku“ ujar Naomi sambil terisak.

Seungki masih terdiam. Otaknya masih mencerna kata-kata Naomi tadi. Sejak kapan? Sejak kapan Naomi telah berpindah hati? Apa perhatiannya pada Sena selama ini telah membuat Naomi berpaling pada orang lain?

“Siapa orang itu?“  tanyanya dengan suara bergetar

“…“

“KATAKAN PADAKU SIAPA ORANG ITU?“ Teriak Seungki, walaupun sebenarnya ia sudah bisa menebak siapa orang yang dicintai Naomi, tetapi ia ingin jawaban tegas dari ,ulut gadis itu

Naomi tertegun, ini adalah pertama kalinya Seungki membentaknya “Aku tidak akan memberitahukanmu. Dan asalkau tahu, walaupun aku mencintai orang itu, aku tidak akan bersamanya. aku hanya akan pergi dan menghilang“ Naomi bangkit dari duduknya “Terimakasih Seungki ya, selama setahun ini aku sangat bahagia bersamamu. Aku tak akan pernah melupakan apa yang telah kau lakukan untukku. Lukisan-lukisan yang kau buat untukku, dan juga kalung sakura yang kau berikan untukku akan aku simpan dan aku jaga seumur hidupku. Aku akan selalu mengingatmu sebagai kenangan terindah dalam hidupku“ Naomi membungkukan badannya “Selamat tinggal Seungki ya“

Naomi kemudian berbalik dan pergi meninggalkan Seungki yang masih membeku di tempatnya tanpa mengucapkan sepatah katapun. Naomi bahkan tidak sadar saat sebutir airmata jatuh dari pelupuk mata Pria yang pernah mengisi hatinya itu.

Naomi terus berjalan ke luar cafe sambil mengusap airmatanya yang tidak berhenti mengalir. Perasaan bersalah menyelimuti dirinya. Ia sadar kalau ia telah membuat Seungki terluka. Tapi ini adalah pilihan terbaik, karena jika sampai Seungki tahu kondisinya saat ini, ia pasti akan lebih terluka lagi.

Naomi masih menunduk seraya menghapus airmatanya, ia bahkan tak sadar saat seorang pengendara motor meluncur kencang ke arahnya.

***

Seungki masih terdiam. Sungguh ia tidak menyangka kalau Naomi tega meninggalkannya seperti ini. Tidak ini tidak boleh, ia tidak bisa melepaskan Naomi begitu saja. Seungki kemudian bangkit dari duduknya dan menaruh selembar uang 10.000 won untuk membayar pesanannya dan Naomi, setelah itu ia berlari ke luar cafe. ia mencari Naomi disekitar cafe dan tampak frustasi setelah 10 menit ia tak juga menemukannya. Saat ia hendak mencari taksi. Ia melihat orang-orang yang terlihat sedang mengerubungi sesuatu. Seungki penasaran dan akhirnya mendekati orang-orang yang sedang berkumpul itu. Matanya terbelalak tak percaya saat ia melihat Naomi tak sadarkan diri dan dahinya terluka, dan dengan cepat ia menghampiri Naomi dan menyandarkan kepala gadis itu di pangkuannya

“Naomi chan sadarlah…Naomi kumohon sadarlah“ ujar Seungki

***

Seungki terlihat mondar-mandir di depan ruang dokter. Ia terlihat panik dan khawatir.

Hyung apa yang terjadi pada Naomi Noona?“

Seungki otomatis menatap Jongsuk yang terlihat setengah berlari dan menghampirinya. “Dia masih di dalam dan masih belum sadarkan diri“

Jongsuk pun tak kalah khawatirnya saat mengetahui kondisi Naomi “Bagaimana ini bisa terjadi?“

“Entahlah, aku juga tak melihat kejadiannya. Tapi menurut orang-orang yang melihatnya, ada sebuah motor yang melaju kencang di trotoar dan menyerempet Naomi“

“Ya Tuhan…Bagaimana jika terjadi sesuatu dengan ba…“ Jongsuk langsung menutup mulutnya saat menyadari ia hampir saja keceplosan.

Seungki memandang curiga pada adiknya “Apa yang barusan akan kau katakan?“

“Ti…tidak apa. Ti…tidak ada apa-apa“ elak jongsuk

Seungki tidak mempercayai kata-kata Jongsuk, ia tadi jelas sekali mendengar kalau adiknya itu akan mengatakan sesuatu. Apa ada yang disembunyikan Jongsuk? Saat seungki hendak bertanya lebih jauh, dokter pun keluar dari ruangan dan menghampiri kakak beradik itu. “Dokter bagaimana keadaannya? Lukanya tidak parah bukan?“ tanya Seungki pada dokter

“Untung saja tidak ada luka serius. Dahinya hanya terluka karena membentur aspal sehingga ia pingsan. Tapi sejauh itu kondisinya baik-baik saja. Sebentar lagi dia akan siuman“ ujar dokter

Seungki menghela napas lega “Syukurlah“

Dokter itu pun melanjutkan “Ah dan satu hal lagi, kondisi kandungannya juga baik-baik saja. Dia sangat beruntung“

Seungki langsung menatap dokter dengan pandangan luar biasa terkejut “A…apa ma..maksud anda dokter?“

Dokter yang mendengar pertanyaan Seungki pun otomatis sedikit bingung “Apa anda tidak tahu kalau tunangan anda sedang mengandung?“

Seungki sedikit goyah saat mendengar pertanyaan dokter padanya. Jongsuk pun segera memegang kakaknya agar tidak terjatuh kemudian menunduk pada sang dokter dan mengucapkan terimakasih.

***

Seugki benar-benar sangat syok. Apa karena ini Naomi memutuskan pertunangan mereka? Bagaimana mungkin Naomi tega mengkhianatinya seperti ini? Dan siapa ayah bayi itu?

Saat dokter itu sudah pergi, Seungki menatap Jongsuk dan bertanya  “Apa kau sudah tahu hal ini? Apa kau sudah tahu kalau Naomi mengandung?“ tanyanya karena ia tidak melihat Jongsuk terkejut seperti dirinya.

Jongsuk mengangguk lemah “Maafkan aku hyung

Seungkimenjadi emosi dan mencengkram kerah baju Jongsuk “Sejak kapan kau mengetahuinya? Dan bagaimana mungkin kau tidak memberitahukan aku hal sepenting ini?“

Jongsuk masih menunduk. Ia benar-benar tidak tahu bagaimana cara menjelaskan ini pada Seungki. “Aku mengetahuinya secara tak sengaja. Dan Naomi Noona memintaku merahasiakan hal ini darimu“

Seungki tertawa sinis “Jadi kau lebih memilih membohongiku? Hyung mu sendiri?“ Seungki kemudian menatap wajah Jongsuk. Kilatan di matanya tampak menakutkan “Kau tahu siapa ayah bayi ini kan? Katakan padaku siapa ayah bayi ini“

“Maaf hyung, tapi aku tak bisa memberitahukan hal ini“ jawab Jongsuk

Seungki kemudian meninju rahang Jongsuk sehingga membuat Jongsuk jatuh tersungkur. Ia benar-benar kehilangan kendali dirinya “Bagaimana mungkin kau tega melakukan ini padaku Jongsuk ah. Kau dan Naomi sama saja“ Seungki mencengkram kerah jongsuk lagi dan memaksa adiknya itu bangun dan menatap wajahnya “Woo Bin…ayah bayi itu adalah Kim Woo Bin bukan?“ tanya Seungki

Jongsuk terbelalak, tak menyangka kalau hyungnya bisa tahu kalau ayah anak itu adalah sahabatnya.

“Jawab aku? Si brengsek itu adalah ayah dari anak yang di kandung Naomi bukan?“ tanya Seungki lagi. Kali ini ucapannya terdengar sangat tajam dan dalam

Jongsuk hanya bisa memandang hyungnya dengan tatapan ngeri, ia masih terdiam

“Jika kau diam saja berarti tebakanku benar“ Seungki kemudian melepasakan cengkramannya “Aku akan membunuh bajingan itu“ Seungki kemudian berjalan melewati Jongsuk dengan tangan mengepal. Dan otomatis Jongsuk pun memegang tangan Seungki untuk menghentikan langkahnya

“Woo Bin sedang berada di Jepang saat ini. Dan hyung kumohon jangan seperti ini“

“Kalau begitu akan akan pergi ke Jepang sekarang juga dan memberi pelajaran padanya“

Hyung kumohon…kembalilah ke akal sehatmu“

“Apa kau pikir aku bisa diam saja saat mengetahui bahwa temanmu yang brengsek itu telah membuat tunanganku….“ Seungki tak bisa melanjutkan kata-katanya. Ia menggeleng cepat dan berusaha melepaskan genggaman tangan Jongsuk

“Ini semua salahmu…jika kau tidak memulainya ini semua tidak akan terjadi. Jadi kumohon jangan hanya menyalahkan mereka“ ujar Jongsuk yang terlihat putus asa

Seungki menatap tak percaya pada Jongsuk “Kenapa ini bisa menjadi salahku? Kalian semua yang mempermainkan aku. Naomi, Woo Bin, dan bahkan Kau. Kalian semua mengkhianatiku dan juga membohongiku. Jadi bagaimana mungkin kau mengatakan ini salahku?“

“Jika saat itu kau pergi ke Taman Namsan dengan Naomi, jika saat itu kau tidak datang ke pemakaman Ibu Sena. Ini semua tidak akan terjadi?“

“Apa maksudmu?“ tanya Seungki yang langsung terdiam mendengar perkataan Jongsuk

“Hari itu aku dan Woo Bin datang ke pemakaman dan melihat naomi Noona keluar dalam keadaan menangis. Woo Bin mengejarnya karena khawatir“

“Bagaimana mungkin hanya karena hal itu mereka…mereka…“
“Kau tidak tahu bagaimana perasaan dilupakan oleh orang yang kau cintai? Naomi sangat terluka dan terpukul. Bukan hanya karena kau membantu Sena tapi karena kau tidak ingat kalau Naomi menunggumu hari itu“ Jongsuk mendesah pelan “Woo Bin mengatakan padaku kalau saat itu Naomi mabuk. Ia bahkan tidak tahan dengan seteguk alkohol. Tapi malam itu ia bahkan tidak langsung jatuh saat sudah meminum setengah botol soju.  Apa kau tahu kenapa? Karena ia sangat terluka.“ Jongsuk menghampiri Seungki dan memegang bahunya “Karena lukanya sangat dalam, ia bahkan tidak sadar apa yang telah ia dan Woo Bin lakukan, ia mencoba untuk mengubur semuanya. Ia bahkan meminta Woo Bin untuk melupakan semua yang telah terjadi. Dan ia memberikanmu kesempatan kedua.“ Jongsuk tertawa sedih “Tapi Tuhan berkata lain. Ia hamil dan ia tidakingin membuatmu ataupun Woo Bin terluka sehingga ia memutuskan untukmenghilang.

Seungki jatuh terduduk, ia masih mencerna kata-kata Jongsuk. Apa karena itu Naomi bahkan tidak bisa mengendalikan dirinya? Apa karena dirinya Naomi benar-benar kehilangan akal sehatnya? Seungki menangis. Hatinya begitu terluka. Ia baru sadar  kalau ia kehilangan Naomi karena ulahnya sendiri. Naomi tidak pernah mengkhianatinya, Naomi melakukan hal itu karena dia sedang kecewa dan putus asa padanya. Demi Tuhan kenapa ia begitu bodoh, bahkan saat ia tahu Naomi datang ke rumah duka hari itu, ia tidak mengejarnya dan tetap di samping Sena. Seungki benar-benar menyesal dan marah pada dirinya sendiri. Ia sama sekali tidak mempedulikan perasaan Naomi yang sangat terluka karena ulahnya. Seungki menepuk-nepuk dadanya yang terasa sesak sambil menangis

Beberapa menit kemudian Jongsuk  berjongkok di sebelah Seungki dan berkata “Hyung aku mengerti bagaimana perasaanmu. Tapi ini semua sudah terjadi“

Seungki mengangguk pelan dan menghapus airmatanya. Ia sudah menjadi sedikit lebih tenang. Kemudian Jongsuk pun melanjutkan perkataannya “Dan satu hal lagi, Woo Bin sama sekali tidak tahu masalah ini. Jadi kumohon jangan memberitahukan dia karena Naomi Noona tidak ingin Woo Bin tahu mengenai kehamilannya“

Seungki mengalihkan pandangannya dan  menatap Jongsuk “Kenapa?“ tanyanya

Hyung tanyakan saja sendiri alasannya pada Naomi Noona“

***

TBC

15 responses to “[Freelance] I Love You Noona (Part 20)

  1. kasian bnget……

    nnti naomi ttp sma seungki atau pndah ke woo bin????

    next chapny jngn lma” thor….

    keep writing

  2. Makin penasaran thor naomi nya nanti sama siapa…tapi aku lebih seneng nya ngeliat naomi sama seung gi. Next thorr

  3. Berharap sih naomi sma woobin krn kl sma seungki kasihan sena..dulu dia berkorban demi seungki jadi ini saatnya buat mereka bersatu lagi..
    Keep writing & ttep semangat y thor!! 🙂

  4. sedih banget cerita di part ini . sebenernya aku suka seungki sama naomi, tapi kasian juga sama woobin n sena-_-

  5. hallo author-nim, salam kenal, saya new reader 😀
    ceritanya drama sekali yah, tapi suka dengan cara penulisan author.
    konfliknya dapet banget dan sepertinya sebentar lagi akan mencapai antiklimaks yah.?
    Ditunggu yah next chapternya *terutama part sena hehehehe..
    Terima kasih…

  6. GAnnyeong author,ªǪ reader baru di wp ini
    Prtma x liat judul & cast di ff ini ªǪ udah penasaran. ªǪ kira hbungan seung gi & naomi adem ayem aja krn skap πÿ̲̣̣̣ά seung gi ke naomi & naomi juga udah suka sma seung gi, tapi conflik mncul,ªǪ pnsaran kra2 naomi ngasih tau woo bin gak yaa soal khamilan dya
    Dtnggu part slnjut πÿ̲̣̣̣ά Y‎​ªªª thor, keep writing for author ^-^

  7. Huaaahh akhirnya chap 20 jg
    Makiin seruu… Konfliknya bentar lg klimaks nih keknya
    Btw maap nih thor baru comment di chap ini 😀
    Next chap jgn lama2 yaa thor
    Fighting!!

Leave a Reply to Bae Kugy Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s