[Freelance] Compensation –Chapter 7-

ff

Title                 : Compensation –Chapter 7-

Author             : Shin Haeng Jin -@ketrinm23

Main Cast        :

  1. Park Ji Yeon
  2. Oh Sehun
  3. Choi Min Ho
  4. Krystal Jung

Other Cast       :

  1. Kim Jong In a.k.a Kai
  2. Xi Luhan
  3. Choi Min Ji

Genre              : Marriage life, romance, angst

Rating              : PG-17

Length             : Chapter

Disclaimer       : All story is mine. I hate plagiat! This story was based on my imagination. So fiction is still fiction.

            Seorang gadis berlari secepat mungkin menelusuri setiap lorong yang sepi untuk menuju suatu tempat dimana orang yang paling ia sayangi berada. Napasnya terengah-engah dan diikuti air matanya yang terus menerus menetes. Kakinya berhenti berlari. Tangannya terangkat menghapus air mata yang sedari tadi mengalir. Napasnya tak bisa ia atur, ditambah ketakutan untuk merasakan kehilangan lagi.

Kakinya melangkah perlahan menuju sebuah ruangan yang ada dihadapannya. Ia ingin sekali memberitahu orang lain mengenai perasaan yang ia rasakan sekarang ini. Perasaan hampa yang sudah mendekati kata mati karena tidak ada seorang pun menempati.

            “Sehunnie” terdengar suara seorang pria yang berasal dari handphonenya

Ne appa, waeyo?” Tanya Sehun dengan nada datar. Ia benar-benar malas untuk berbicara mengenai apapun sekarang ini. Terlebih setelah kejadian kemarin.

“Cepatlah ke rumah sakit” suara pria itu menunjukkan suatu kekhawatiran yang tidak dapat diartikan oleh Sehun.

“Sebenarnya ada apa, Appa?” Sehun yang sedari tadi malas menjadi kesal karena appanya tidak langsung to the point.

Appanya Krystal kritis”

            “Permisi sajangnim

Min Ho berdiri dan berjalan kea rah sekretarisnya itu.

“Apa ada perkembangan?”

Wanita itu menyodorkan beberapa berkas kepada Minho. Minho yang melihat ke arah berkas itu langsung mengambilnya dan merobek ujung amplopnya. Di telitinya satu per satu foto.

“Bagaimana bisa” Minho tetap tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.

Ne sajangnim. Pelakunya adalah Jung Yong Hwa”

Minho tetap tidak percaya. Bagaimana bisa pelaku dari penculikan siswa-siswi di Korea adalah appa dari mantan kekasihnya. Ia tetap tidak bisa percaya mengenai hal ini.

“Tapi” sambung sekretarisnya “Beliau berusaha bunuh diri dan kondisinya sekarang kritis”

Minho mengangkat kepalanya. “Dimana beliau sekarang?” Tanya Minho tidak sabar.

Medicinetaria Hospital

Minho pun langsung mengambil jasnya yang bertengger di kursi kerjanya.

“Hubungi Park Jiyeon dan Oh Sehun”

            Krystal hanya bisa menangis dari luar ruangan operasi yang telah menjadi tempat paling mengerikan dan menakutkan di dalam hidupnya. De javu, itulah yang selalu ia pikirkan. Masih teringat ketika eommanya masuk ke dalam ruangan ini dengan rasa sakit yang sangat perih di dadanya. Ia hanya bisa terdiam dan tidak bisa meneteskan air matanya sama sekali. Masih teringat sekali ketika eommanya menahan sakit dan tetap tersenyum ke arahnya. Tapi ia malah terpaku melihat eommanya.

Eomma

Krystal menangis sambil menyebut eommanya.

Bogoshippo yo

“Aku sekarang sudah bisa menangis” ujar Krystal sambil tersenyum, “Apa aku akan kehilangan appa juga?”

Krystal terisak. Ia benar-benar merasa dirinya telah remuk dan tubuhnya tidak dapat berdiri dengan kokoh lagi. Semua orang yang ia cintai pergi perlahan meninggalkannya dan tentunya tidak akan pernah kembali lagi, itulah yang membuatnya sangat sakit.

“Krystal”

Tiba-tiba seorang namja datang dan berlari menghampiri gadis yang dipanggilnya itu.

Uljima

Krystal sudah berada di dalam pelukan Sehun. Ia menangis terisak-isak karena merasa dirinya benar-benar hancur. Sehun mengelus rambutnya dengan halus.

Jiyeon pun berjalan ke setiap lorong untuk menemui Minho yang sedang ada di rumah sakit. Ia berjalan dengan cepat dan tidak memperhatikan keadaan sekitarnya. Bagaimanapun ia benar-benar masih sedikit shock setelah mendengar bahwa pelaku penculikan konyol ini adalah appanya Krystal. Banyak sekali pertanyaan yang terbenak dipikirannya.

“Apa motifnya?” Tanya Jiyeon setelah berhasil bertemu dengan Minho yang sedang duduk di depan ruang administrasi.

“Aku tidak tahu” ujar Minho “Sepertinya Sehun sudah ada disini”

“Bagaimana kau bisa tahu?”

Minho pun tersenyum sinis, “Kau tidak tahu bahwa yang dioperasi adalah calon mertuanya?”

Jiyeon menunduk malu. Bukan hanya malu, hatinya sedikit tergores ketika mendengar bahwa appanya Krystal adalah calon mertuanya Sehun.

Jiyeon pun mengikuti langkah Minho dari belakang. Sebenarnya ia ingin sekali berjalan disamping mantan suaminya itu. Tapi, mengingat kejadian yang telah terjadi membuatnya mengurungkan niat baik itu.

“Krystal”

Tiba-tiba Minho dan Jiyeon mendengar suara seorang namja dan tentunya membuat mereka spontan menoleh ke arah suara itu.

Mata Jiyeon membesar ketika namja itu menghampiri dan memeluk gadis yang dipanggilnya.

Hana, deul, set” hitung Jiyeon dalam hatinya, lalu langsung pergi meninggalkan Minho yang masih memandang ke arah Krystal dan Sehun.

Bagaimana bisa kau memeluk gadis lain lebih dari tiga detik

­–

            “Sehunnie”

            Jiyeon berteriak memanggil Sehun dari kejauhan. Dengan baju kotornya ia berlari ke arah Sehun dan memeluknya.

            “Yak! Kau kotor”

            Jiyeon pun tersenyum didalam pelukan mereka. “Gomawo  sudah menolongku”

            Sehun pun menahan bibirnya agar tidak mengukir sebuah senyuman. “Kau beruntung sekali nyonya Park. Karena biasanya aku tidak membiarkan gadis lain memelukku lebih dari tiga detik”

 

 

            “Bagaimana keadaan appanya?”

Minho datang setelah melihat Krystal pergi meninggalkan Sehun. Sehun pun kaget akan kehadiran Minho di dekatnya.

“Apa kau kesini bersama Jiyeon?” selidik Sehun.

Minho tersenyum sinis, “Tadi, tapi sepertinya ia kabur setelah melihatmu berpelukan dengan Krystal”

Setelah mendengar perkataan Minho, Sehun langsung lari keluar dari rumah sakit untuk menemui Jiyeon. Bagaimana pun ia tidak ingin kesalah pahaman terjadi untuk kedua kalinya lagi.

            “Bagaimana kabarmu”

Minho mendatangi Krystal dan duduk disamping gadis itu. Krystal terkejut akan kehadiran mantan kekasihnya itu. Bagaimana pun rasa canggung pasti ada diantara mereka.

“Apa aku terlihat baik-baik saja?”

Minho tertawa kecil, “Aku baru tahu bahwa nama ayahmu adalah Jung Yong Hwa”

Tiba-tiba Krystal tersentak mendengar bahwa Minho telah mengetahui nama ayahnya. Krystal yang berusaha menutupi identitas ayahnya, pada akhirnya terbongkar juga.

“Seingatku kau bilang namanya adalah—“

“Ya kau benar”

Krystal langsung memotong pembicaraan. Ia benar-benar tidak tahu harus berbicara seperti apalagi ke Minho.

“Aku mengetahui bahwa ayahmu yang membeli jantung itu, beberapa hari sebelum kau menikah dengan Jiyeon”

Mian” sambung Krystal “Aku malu, sungguh”

Minho merasa tidak enak hati terlebih melihat kondisi Krystal yang menjadi semakin terpuruk. Minho pun menarik kepala Krystal ke pundaknya, membiarkan gadis itu merasakan bahwa akan baik-baik saja nantinya.

Kau tahu, aku akan selalu mencintaimu meskipun aku menyukai orang lain” batin Krystal.

            Sehun duduk terdiam di atas kursi kerjanya. Ia menyerah karena setiap cara yang ia gunakan untuk menemui Jiyeon, ditolak oleh gadis itu. Setelah mendengar perkataan Minho, ia langsung pergi ke apartement Jiyeon untuk membicarakan segala hal dengan baik-baik. Tetapi, semuanya gagal. Gadis itu malah membanting pintu dan berkata tidak ingin menemuinya lagi. Tiba-tiba sebuah senyum manis terukir di bibir Sehun.

I know what I have to do.

MIAN CHINGUDEUL T__T

SEPERTINYA KURANG BAGUS YA CHAPTER INI

MIANHAE T—T

MIAN BUAT KELELETAN AUTHOR BUAT NGEPOST FF INI

AUTHO BENAR-BENAR CHHIIBBUKK HUHUUU *alay*

DON’T FORGET TO GIVE YOUR COMMENT OKAY ;D

By the way, next chapter is the last of this fanfic. Hahaha 😀 SEE YOU  😀

64 responses to “[Freelance] Compensation –Chapter 7-

  1. Pendek banget thor… Tapi tetep daebak kok…
    Sehun harus sama jiyeon ya thor jebal!!!!
    Next thor jangan lama-lama ya!!
    Fighting!! 🙂

  2. Pendek banget thor.. semakin kesini makin menarik nih ff…lanjutin dong thorrr… please dipublish dongg.. nggak sabar bacanya

  3. Wahh critanya makin seru tpi pendek bnget..
    Smoga couple jiyeon itu sehun
    ditunggu next nya chingu, ohya jngan lama” update nya ya makasih.. *bow*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s