F E M A L E (Chapter 6)

Poster FF Female ok

Author: upaphille

Title : FEMALE

Cast : Kim Jongin. Park Chanyeol. Xi Luhan. Byun Hyera

Support Cast : EXO Members , Kim Myungsoo

Genre : Drama Romance

Length : Multi Chapter

Rating : G

Poster by: @upaphille

http://fanfictphille.wordpress.com/

 

 

 

 

kau tak harus menjadi terkenal untuk mendapatkan hati seorang Kim Jongin.

kau tak harus menjadi kaya untuk mendapatkan hati seorang Park Chanyeol.

dan kau juga tak harus menjadi cantik untuk mendapatkan hati seorang Xi Luhan.

 

 

***

 

Hyera POV

 

Aku harus bersyukur sekarang, akhirnya kami sampai di apartemen. Kepalaku memang tak sesakit tadi, tapi aku masih belum sanggup menopang tubuhku. Jongin berbaik hati memapahku. Awalnya dia berniat untuk menggendongku, tapi aku menolaknya. seharian ini aku sudah sangat merepotkannya, jadi aku tak mungkin merepotkannya lagi.

Pintu lift terbuka dan Jongin masih memapahku untuk keluar.

 

 

“KIM JONGIN APA YANG KAU LAKUKAN PADA HYERA???” tiba-tiba seseorang berteriak histeris.

 

Luhan POV

 

“KIM JONGIN APA YANG KAU LAKUKAN PADA HYERA???” aku berteriak histeris dan berlari ke arah Jongin ketika melihatnya sedang memapah Hyera yang kelihatan sangat lemah.

“sssstttt… Hyung pelankan suaramu, member akan mendengar teriakanmu dan keluar. Lalu mereka akan melihat keadaan hyera setelah itu kau pasti akan tau apa yang terjadi” aku menutup mulutku dan berlari ke arah pintu apartemen Hyera, menekan kode dan membuka pintunya. Jongin benar, member lain akan ribut jika tahu adik kesayangan mereka sedang sakit seperti ini.

Setelah menutup rapat dan mengunci apartemen Hyera, aku segera menuju kamar Hyera.

“dia kenapa kkamjong?”

“jangan bertanya padaku, aku juga tidak tahu kenapa dia seperti ini. Dan sebaiknya biarkan dia beristirahat dulu Hyung” Jongin mendorong tubuhku keluar dari kamar Hyera. kulihat Hyera hanya tersenyum ke arah kami. menegaskan kalau dia baik-baik saja.

“bukankah hari ini kalian bertemu ayahmu?”

“seharusnya begitu hyung. tadi aku menyuruh Myungsoo untuk menjemputnya. Tapi begitu sampai dirumahku, Hyera sudah seperti itu. Dia menangis dan memohon padaku agar tak lagi mempertemukannya dengan Myungsoo. Dan kurasa ada sesuatu diantara mereka”

“Myungsoo disini?”

“ne, dia dan istrinya baru tiba kemarin sore”

“istrinya?”

“ne, Hyung. bisakah kau disini dulu menjaga Hyera. aku harus menjemput appa di rumah bibiku”

“pergilah, aku akan menjaganya dengan baik. Bukankah dia juga pernah membantuku, jadi kurasa sekarang waktu yang tepat untuk membalas kebaikannya”

 

Aku begitu penasaran dengan hubungan Hyera dan Myungsoo, apa yang membuat Hyera menjadi seperti itu. Walaupun aku baru mengenalnya, kurasa Hyera bukan orang yang lemah dalam menghadapi suatu masalah.

 

“Hey adik manis, how are you feeling now?” aku duduk di pinggir tempat tidur Hyera. dan meletakkan punggung tanganku ke dahinya.

“jauh lebih baik oppa” Hyera yang kelihatannya baru saja terbangun, tersenyum padaku.

“tunggu disini, aku akan membuatkan teh hangat untukmu” aku mengangkat tubuhku dan tiba-tiba Hyera menarik tanganku, menahan agar aku tetap berada diposisiku.

 

Aku mengerti, Hyera sepertinya tak ingin ditinggal sendiri dan membutuhkan teman untuk menemaninya. Tak ada pembicaraan diantara kami.

 

can i ask you something?” aku memecahkan keheningan diantara kami.

Sementara Hyera hanya menanggapi pertanyaanku dengan sekali anggukan.

“Jongin memberitahuku, kau menangis histeris karena Myungsoo menjemputmu” tak ada kalimat pertanyaan yang kulontarkan. Tapi kurasa Hyera mengerti apa yang kuinginkan.

“apa aku boleh bercerita?” Hyera menarik tanganku dan meremasnya sekilas.

“tentu saja adik manis, aku siap mendengarnya” aku membalas genggaman tangan Hyera sebagai tanda bahwa aku siap mendengar ceritanya.

“Myungsoo adalah mantan kekasihku oppa, kami ber~~~”

“tak perlu kau teruskan Hyera-a. Aku tahu”

Benar, sekarang aku tahu apa yang terjadi pada Hyera. Aku sudah lama mengenal Myungsoo. Dia cukup sering menceritakan Hyera padaku, tapi aku tak menyangka bahwa Hyera yang dimaksud adalah Byun Hyera yang kini ada di depanku.

“kau tahu?”

“dengarkan aku Hyera-a, dan jangan ada bantahan sedikitpun selagi aku masih berbicara. Arraseo?”

Hyera hanya mengangguk merespon perintahku.

“aku tahu apa yang terjadi padamu dan Myungsoo, aku sangat mengerti perasaanmu saat itu bahkan sekarang. Aku tak bermaksud membela Myungsoo atau membenarkan apa yang dilakukannya padamu. Tapi sekarang jika kau berada di posisi Myungsoo, apa kau sanggup menceritakan semuanya saat itu juga? Saat kau tengah berbahagia memadu kasih dengannya?. Kurasa tidak Hyera-a, Aku berani bertaruh, kau juga akan melakukan hal yang sama dengan Myungsoo. Dia hanya mencoba menjaga perasaanmu agar kau terluka”

“tapi sayangnya aku terluka oppa. He left me

“sudah kubilang jangan membantah adik manis, dengarkan oppamu dulu” aku mengangkat dagu Hyera, menatapnya dan kemudian tersenyum.

“maaf”

“Myungsoo tak menyangka kau masih mengharapkannya setelah dia meninggalkanmu tanpa kabar selama beberapa tahun. Dia sangat yakin bahwa kau tak lagi mencintainya dan akan bersikap biasa saja saat menerima undangan itu. Berharap kau datang kepernikahannya dan saat itu juga meminta maaf padamu. Tapi apa yang di yakininya ternyata salah” aku menjeda pembicaraanku dan melihat krystal bening yang menggenangi mata coklatnya.

“yang dibutuhkan Myungsoo saat ini adalah maafmu agar dia tak dihantui rasa bersalah. Dan yang kau butuhkan sekarang adalah memaafkannya dan merelakannya dengan wanita itu, wanita yang kini menjadi istrinya”

“aku sudah merelakannya oppa” dan benar saja krystal bening itu jatuh saat Hyera membuka suara. Hanya krystal bening itu yang jatuh, tak ada teriakan hysteris ataupun isakan.

no, you didn’t, jika kau benar-benar merelakannya, kau takkan menangis histeris dan memohon pada Jongin untuk tidak lagi mempertemukanmu dengan Myungsoo. Memaafkannya adalah merelakannya. Dan itu harus. Sekarang istirahatlah. Aku akan menunggu di luar. Jika ada apa-apa panggil aku” gadis itu lagi-lagi hanya mengangguk.

 

Aku keluar dari kamar Hyera, kemudian mendudukkan tubuhku ke kursi dan memandang sekeliling ruangan ini. Gadis itu benar-benar tak pandai menyembunyikan perasaannya. Hyera masih terlalu banyak berharap pada Myungsoo walaupun ia tahu lelaki itu telah menikah. Mungkin itu juga yang membuatnya selalu berkata pada ayah Jongin untuk tak terlalu banyak berharap pada wanita sepertinya. Dia hanya tak ingin ayah Jongin berharap pada wanita yang masih mengharapkan pria lain. Hyera tak ingin lelaki tua itu seperti dirinya, berharap yang tak pasti.

 

“oppa” Hyera yang tiba-tiba keluar dari kamarnya, duduk di sampingku.

“apa yang kau lakukan disini Byun Hyera, bukankah aku meyuruhmu untuk beristirahat? Kau lihat? Matamu sangat mengerikan?” aku mendekatkan ponselku ke depan wajah Hyera, agar ia bisa melihat betapa mengerikan wajahnya.

“aku bosan di kamar oppa, aku beristirahat di sini saja bersamamu” Hyera bergelayut manja di bahuku.

“cih, menjijikkan” aku mengetuk dahi Hyera dengan satu jariku.

“YA!!!!, kau tak romantis sekali oppa”

“bermimpi saja Byun Hyera, aku tak mau menunjukkan sisi romantisku pada wanita lemah sepertimu”

“op..oppa~~” suara Hyera bergetar, wanita ini sepertinya ingin menangis lagi. apa yang telah kau katakan Luhan. Mulutmu benar-benar cantik seperti wajahmu.

“hey, hey.. Hyera-a. Ada apa denganmu? Astaga kau menangis?. Maaf aku tak bermaksud apa-apa” aku mengusap airmatanya pelan dan kemudian menariknya kedalam pelukanku.

“oppa, bisakah tidak mengingatkanku pada masalah itu? Aku hanya perlu waktu untuk memaafkannya” Hyera kembali terisak didalam pelukanku.

sorry, apakah aku membuatmu marah?”

actually, yes

“niatku hanya bercanda adik manis, kumohon jangan menangis lagi” aku mengelus punggung Hyera dan mengecup puncak kepalanya sekilas.

well, now you know how I feel” aku berhenti mengelus punggungnya saat Hyera mendengar apa yang Hyera katakan.

‘pelukanmu sangat nyaman dan aku suka itu, oppa’ ujar Hyera pelan, tapi aku masih bisa mendengar walaupun samar-samar. Tunggu apa yang barusan dikatakannya? ‘jangan tinggalkan aku, Luhan oppa. Jangan biarkan lelaki itu mendekatiku’ Hyera kembali berbicara pelan dan aku masih berada diposisi memeluknya.

 

Aku menarik pelukanku dan mendapati Hyera sedang tertidur. Dia mengigau? Wanita ini mengatakan bahwa sangat nyaman berada dipelukanku? Dan menyuruhku untuk tak meninggalkannya. Apa maksud wanita ini?. Tiba-tiba jantungku berdetak tak karuan. Aku seperti baru saja selesai mengikuti lomba lari 800 meter. Kurebahkan tubuh Hyera di sofa dan segera menjauh darinya untuk mengatur detak jantungku yang sama sekali tak bisa ku mengerti kenapa seperti ini.

 

Beep..beep..beep..

 

One New Message.

From: Oh Sehun

‘hyung!! kurasa kau harus kembali ke dorm secepatnya. Myungsoo dan Chanyeol berkelahi. Dan ini masalah Hyera’

 

Oke, sekarang aku benar-benar bingung. Aku tak mungkin meninggalkan Hyera dalam keadaan seperti ini sendiri di apartemen. Tapi adik-adikku benar-benar membutuhkanku saat ini.

 

To: Oh Sehun

‘kau ke apartemen Hyera sekarang bersama Kyungsoo dan Zitao. Aku akan segera ke dorm’

 

Ting..tong..

 

Aku segera berlari ke arah pintu kemudian membukanya. Benar saja seperti dugaanku, itu Sehun, Kyungsoo dan Tao.

“kau disini Hyung? bukankah kau pergi ke supermarket tadi?” adikku berkulit putih itu segera masuk tanpa kuperintah.

“kalian bertiga temani Hyera disini, aku akan kembali ke dorm. Hyera adalah mantan kekasih Myungsoo yang sering diceritakannya itu. Dan kalian tau pasti ceritanya. Jadi jangan bertanya apapun lagi pada Hyera. jika dia bangun, bilang saja aku sedang ke supermarket membeli makanan”

“kami mengerti. Dan kau segera ke Dorm sekarang, mereka berdua sangat menyebalkan” Kyungsoo mendorongku ke arah pintu.

 

Dari dulu Chanyeol dan Myungsoo memang tak pernah akur. Chanyeol juga sempat berkelahi dengan Myungsoo saat dia tahu bahwa Myungsoo akan menikah. Chanyeol memang tak mengenal Hyera sebelumnya, tapi dia cukup tahu apa yang dirasakan Hyera. karena wanita yang dinikahi Myungsoo adalah Shim Haemi, kekasih Chanyeol.

Sekarang kejadiannya terulang lagi, mereka bertengkar dan ini karena Hyera. kurasa Chanyeol tak bisa menerima jika ternyata wanita itu adalah Hyera, Byun Hyera. wanita yang telah dianggapnya seperti adiknya sendiri. Kurasa Chanyeol benar-benar emosi sekarang. Dan apa yang dilakukan Myungsoo di Dorm? Anak itu benar-benar mencari masalah.

 

TBC

 

Terima kasih buat reader yang masih nyempetin baca FF super pendek ini dan typo bertebaran dimana-mana. silahkan mampir di WP pribadiku http://fanfictphille.wordpress.com/

28 responses to “F E M A L E (Chapter 6)

  1. what ?! istri na myungsoo kekasihnya chanyeol .. waaaah mamin rumit nih konflik na .. next next next thoor ^^

  2. Luhan kenapa tuh,jatuh cinta ya 😉
    gak sabar pengen baca perkelahian nya Chanyeol sama ><
    ditunggu next chap 🙂
    keep writing

  3. Wah padahal ceritanya udah mulai seru nih 😀 tp ……
    Terlalu kependekan thor …. panjangin lagi lah !!!

  4. Kayanya luhan udah mulai punya perasaan deh ke hyera, jadi makin penasaran nih sama ceritanya, lanjut thor 🙂

  5. myungsoo jdi trouble maker d sni….
    trouble maker vs happy virus….
    aq pngen tw gmn reaksiny baek klau tw chan brtengkar dngn myungsoo…

    d tnggu next chapny thor… fighting

  6. Waduhh maen ribut aje tu chanyeol sm myungsoo -_-
    Masih kurang thor bumbu-bumbu cintanya 😦
    Next part buat lebih panjang ne?

  7. Aduhh chanyeol myungsoo kelahi cuman gara2 hyera? Kenapa gak gara2 aku ajaaaaa u,u =D makin seru kak, next chapter ditungguuu teruss

  8. ternyata takdir mereka emang gak jauh” bnget,,terbukti masa lalu hyera itu ada sangkut pautnya ama chanyeol…
    mungkin udah agak mulai kliatan siapa aja yg bkal ngerebutin hyera,,#soktau:-P
    nice story d’tunggu next partnya^^

  9. istinya myungsoo pacarnya chanyeol ??
    ini tbc muncul disaat yang tidak tepat. -,-
    next chap ditunggu ^^

  10. aaaaaaa~ daebak thor!!! gak sabar nunggu chap selanjutnya… authornya pinter nih naruh tbc d saat yang tak tepat! kan bikin penasaraaaannn… pokoknya next chap d tunggu thor ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s