[Freelance] Because I Love You (Chapter 3)

Because I Love You_Õ뻵£¼

Because I Love You (Chapter 3)
Author : raihanadulset! (@RaihanaAA_)
Main Cast: Kim Jongin & Byun Ji Kyung (OC)
Support Cast: Byun Baekhyun | Son Chae In (OC) | and others
Genre: Romance | Family | School Life | Angst
Length: Multi Chapter
Rating: T
Disclaimer: ini FF murni karya author suwer tekewer-kewer deh because JIPLAK IS NOT MY STYLE ! Mianhae TYPO bertebaran! PLAGIAT? PERGI SONO JAUH-JAUH KE ZIMBABWE AJA SEKALIAN. Oke cekidot Happy Reading^^

 

Byun Ji Kyung POV
Sudah seminggu Baekhyun Oppa terkulai lemas di ruang ICU dan tak kunjung sadar. Menggerakkan tangannya sedikitpun juga tidak. Dan sudah seminggu lamanya aku tidak masuk sekolah. Chae In sudah membujukku untuk masuk sekolah, tapi aku menolaknya. Karena aku takut terjadi sesuatu pada Baekhyun Oppa.
Seminggu lamanya aku duduk disampingnya. Dan sudah seminggu juga aku tidak terlelap tidur. Sepertinya aku mengalami insomnia saking khawatirnya dengannya. “Oppa, lekaslah sadar.. apa kau tidak kasihan melihat adikmu ini menunggumu terus sampai harus membolos sekolah?” Gumamku sambil menggenggam tangan Baekhyun oppa.
“Setidaknya aku tetap harus bersyukur karena jantungmu masih bisa berdetak. Get well really soon oppa, saranghae,” batinku.

Kim Jong In POV
“haiss malas sekali. Lagi-lagi pelajarannya Choi Seonsaengim. Adakah sekolah yang hanya mempunyai satu mata pelajaran? Belajar menari saja maksudku. Aku bosan mempelajari pelajaran yang tidak kusukai. Aku bosan. Lebih baik tidur di ruang dance saja,” Akupun pergi ke ruang dance practice sambil menguap dengan malasnya. Saat aku hendak membuka pintu, aku melihat temannya Jikyung. Aku tidak tahu persis namanya siapa. Tapi aku pernah melihatnya bersama Jikyung.
Hey tunggu dulu. Kalian pasti bertanya kenapa aku bisa kenal dengan Jikyung?! Ya. Byun Jikyung itu adiknya Byun Baekhyun. Baekhyun itu salah satu karyawan di perusahaan milik ayahku. Dia juga pernah menjadi guru privatku. Jadi kami sudah sangat akrab. Baekhyun pun juga sering bercerita tentang adiknya yang paling ia sayangi itu.
“hey, kau temannya Jikyung bukan?” tanyaku pada yeoja itu.
“Oh ne, ada apa?” Jawabnya.
“kenapa selama seminggu ini dia tidak ada di sekolah? Biasanya dia sering ke ruang latihan seni, kan?” Tanyaku lagi.
“Kakaknya kecelakaan dan sekarang sedang kritis di rumah sakit. Tidak ada yang merawat Baekhyun selain Jikyung. Jadi selama seminggu ini dia tidak masuk sekolah,” aku langsung terlonjak kaget mendengar ucapannya. “Mwo? Baekhyun kecelakaan? Kritis? Di rumah Sakit mana?” Tanyaku dengan khawatir.
“Di rumah sakit Chosun, di ruang ICU. Hey tunggu dulu. Bagaimana bisa kau mengenal Jikyung dan Baekhyun?” balasnya bertanya. Aku mengabaikannya dan langsung bergegas ke rumah sakit tempat Baekhyun dirawat.

Byun Ji Kyung POV
Mataku masih tertuju pada Baekhyun Oppa yang masih tak sadarkan diri. Padahal aku sangat ingin melihat ekspresinya ketika melihat penampilan baruku ini. “Oppa, bukalah matamu? Adikmu yang dulu buruk rupa sekarang sudah berubah,” gumamku. Tiba-tiba ada suara knop pintu. Tanda ada seseorang yang mau masuk kesini. Tapi siapa? Chae In tidak mungkin. Sekarang kan masih jam sekolah. Tidak mungkin anak itu membolos. Keluarga? Itu lebih tidak mungkin. Aku kan sudah tidak punya keluarga.
CKLEKKK~
Mataku yang sayu langsung terbelalak melihat sesosok namja yang wajahnya tidak asing bagiku. Bergegas masuk ke ruang ICU dengan nafas yang terengah-engah dan raut wajah khawatir. Ternyata namja itu Kim Jongin.
“Baekhyun kenapa? Kenapa dia bisa seperti ini? kenapa dia belum sadar-sadar?” Tanya Jongin dengan wajah yang sangat cemas. Aku hanya melongo kebingungan karena segitu khawatirkah namja sok cool ini.
“Baekhyun Oppa kecelakaan. Sudah seminggu tak sadarkan diri. Kondisinya sekarang masih kritis. Tapi untungnya jantungnya masih bisa berdetak,” Jawabku dengan wajah yang lesu.
“Dan kenapa kau membolos? Jika Baekhyun tahu kalau kau tidak masuk sekolah selama seminggu ia pasti akan marah besar,” Rutuknya.
“melihat kondisinya yang seperti ini bagaimana bisa aku meninggalkannya sendirian disini? Satu-satunya keluarga yang ia punya hanyalah aku. Tidak ada yang bisa menjaganya selain aku,” Tukasku. Jongin hanya diam sambil menatap kondisi Baekhyun Oppa yang malang.

Kim Jongin POV
Aku bergidik ngeri melihat kondisi Baekhyun yang separah ini. sepertinya ia terkena benturan yang sangat parah di kepalanya sehingga perban yang dibalutkan ke kepalanya sangat banyak. Oh tunggu dulu. Kenapa penampilan yeoja ini berbeda? Adik Baekhyun yang kukenal kan sangat culun dan sangat kuper.
“Mulai besok kau harus masuk sekolah. Kalau kau membolos seperti ini terus aku akan mengadu pada Baekhyun setelah ia sadar,” Ancamku.
“Aku tidak bisa. Kalau aku masuk sekolah, siapa yang akan merawatnya disini? Kau ini seenaknya saja berbicara,” Balasnya dengan nada yang sedikit meninggi.
“masalah itu tidak perlu dikhawatirkan. Besok pengawalku saja yang datang disini untuk menjaganya. Baekhyun itu sudah kuanggap seperti saudaraku sendiri, jadi tidak usah sungkan padaku. Aku mau pulang dulu. Sampai jumpa,” ucapku dengan nada datar.

Byun Ji Kyung POV
“Namja ini datang dan pergi seenaknya saja,cih!,” ucapku ketika Jongin pulang.
“haruskah besok aku masuk sekolah? Aku tidak tega dengan Oppa. Bagaimana kalau terjadi sesuatu padanya? Tapi besok aku juga harus mengikuti ulangan di sekolah. Haisss eotteoke?” batinku.

Akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke sekolah saja. karena hari ini ada ulangan. Lagi pula tadi pagi pengawal Jongin sudah datang.
Sesampainya di Kelas, mereka semua kaget melihat penampilan baruku hasil kerjaannya Ahjumma tukang salon itu. Jung Seyin and the genk pun menatap sinis melihatku. Hhh orang seperti itu abaikan saja. tiba-tiba Chae In datang menghambur dan langsung memelukku.
“huwaaa akhirnya Jikyung kamu masuk sekolah lagi, aku sangat merindukanmu Jikyungieee,” Ungkap Chae In dengan wajah riang gembira. Aku hanya tersenyum melihat tingkah sahabatku yang satu ini.
“Lalu, siapa yang menjaga Baekhyun disana?” Tanya Chae In. aku langsung berpikir,”Kalau aku bilang pengawalnya Jongin, pasti Chae In langsung heboh dan langsung menyebarkan berita yang aneh-aneh. Chae In kan tukang gossip,” batinku.
“Jikyung-a, kau mendengarku kan?” Tanya Chae In.
“ehhh..ehh.. Pengawalnya Kim Jongin yang menjaga Baekhyun Oppa disana,”Bisikku.
“MWOOO??!….” mulut Chae In langsung kubekap dengan tanganku.
“Chae In-a, pelankan suaramu sedikiiitttt,” gumamku. Ia hanya mengangguk.
“Kenapa kau bisa kenal dengannya? Kenapa kalian sepertinya sudah sangat dekat? Kalian berpacaran? Pinky swear kitty swear banana cherry strawberry swear !!!*Chae In pecinta sinetron diam-diam suka-_-*” Tanya Chae In dengan mengucapkan kalimat andalannya yang aneh itu.
“Pelankan suaramuuu!!! Ceritanya panjang. Intinya Baekhyun Oppa dan Kim Jongin itu sangat akrab,” Jawabku dengan singkat.
“Oh My God Oh My No Oh My Wow!!! Jinjja?! Oh iya aku baru ingat. Waktu itu Jongin bertanya padaku kenapa kamu tidak masuk sekolah. Dan aku bilang kau menunggu Baekhyun yang sedang kritis di rumah sakit. Jadi itu sebabnya kenapa Jongin menanyakanmu. Aigoo namja itu sangat tampan. Menatapnya saja aku tidak sanggup Jikyung-a… oh iya. Well to the well well well ! apa kau sudah dengar berita baru? Katanya Jung Seyin berpacaran dengan Kim Jongin,” Ujar Chae In dengan panjang lebar.
DEG!
Kenapa hatiku seperti teriris pisau ketika mendengar kata “Jung Seyin berpacaran dengan Kim Jongin?” entahlah aku juga tidak tahu,
“Jinjja? Kau tahu darimana? Ah sudahlah aku malas ikut campur urusan orang,” Jawabku mencoba mengalihkan pembicaraan.
“hm begitulah. Kau tahu sendiri kan kalo ada gossip baru pasti satu sekolahan langsung heboh. Tapi aku tidak yakin kalau mereka benar-benar berpacaran. Karena aku belum pernah melihat mereka jalan berduaan,” tukas Chae In.
Ketika kami masih asyik mengobrol, Jung Seonsaengnim masuk ke kelas. Lantas obrolan kamipun tentang Jongin dan Seyin tertunda sebentar karena sekarang kami harus ulangan.

Ulangan tadi berjalan lancar. Walaupun seminggu aku tidak masuk sekolah, tapi aku bisa mengerjakan soal ulangan tadi dengan mudah. You knowlah aku ini termasuk murid yang cerdas di sekolah kkkk. Pada saat bel istirahat berbunyi Chae In mengajakku ke kantin. Tapi aku menolaknya. Aku ingin pergi kea tap sekolah saja. aku sedang ingin menyendiri. Aku masih khawatir dengan kondisi Baekhyun Oppa.

Kim Jong In POV
Lagi-lagi pelajaran hari ini membosankan. Aku muak. Aku ingin berhenti sekolah saja rasanya. “hoam tidur di atap sekolah sepertinya aman. Tidak akan ketahuan guru hahay,” ucapku dengan evil laugh.
Satu jam…
Dua jam…
“hoaaammh jam berapa ini? eoh, sudah istirahat? Cepat sekali? Rasanya aku tidur baru 5 menit,” gumamku. Setelah aku menguap dengan malas aku beranjak hendak pergi ke kantin. Namun terlihat sosok Yeoja sedang duduk di bangku atap sekolah. Yeoja itu Nampak seperti sedang memikirkan sesuatu, “Yeoja itu? Sepertinya aku kenal,?” pikirku. Akupun mulai mendekati yeoja itu. Dan ternyata dugaanku benar. Itu Byun Jikyung. Adik kesayangan Baekhyun Hyung.
“Kau Jikyung kan? Sedang apa kau disini?” Tanyaku sedikit basa-basi.
“…” ia mengabaikanku.
“Hey kau ini tuli atau memang pura-pura tidak dengar?” Lagi-lagi ia mengabaikanku. Pandangannya masih tertuju kearah pemandangan indah di atap sekolah ini. ia seperti tidak menyadari keberadaanku disini.
“…”
Dan untuk kesekian kalinya ia tidak menghiraukanku. Akupun kesal dan mulai meninggikan suaraku. “Kau ini punya sopan santun atau tidak sih? Kalau ada orang bertanya itu dijawab. Jangan diabaikan. Hah kau ini memuakkan,” bentakku sambil mengacak-acak rambutku.
“Pergilah,”
DEG!
Hanya satu kalimat bisa membuat mulutku seperti terkunci. Nampaknya Yeoja ini sedang memikirkan kondisi kakaknya yang sedang kritis. Untung aku masih punya kesabaran menghadapi Yeoja ini.
Lama aku terdiam. Tiba-tiba terdengar suara isakan dari seseorang, “apakah di atap ini ada hantunya? Huh menyeramkan sekali,” aku bergidik ngeri mendengar suara isakan tangis itu. Namun dugaanku ternyata salah. Aku kira itu adalah suara isak tangis seorang hantu yeoja gentayangan yang tewas bunuh diri di atap sekolah ini. namun ternyata suara isak tangis itu berasal dari Yeoja yang ada dihadapanku sekarang.
Byun Ji Kyung. Ia menangis. Sungguh aku tidak tega melihat Yeoja manis seperti dia menangis seperti itu. “Sebegitu parahkah aku membentaknya tadi? Sampai ia menangis seperti itu?” Batinku.
“Jikyung-a, kenapa kau menangis? Uljima uljima! Haisss kau ini cengeng sekali. Hanya karena aku berkata seperti tadi kau menangis seperti ini?” Pabo! Kenapa aku malah membentaknya lagi. Aku ini benar-benar tidak pandai bersikap baik pada wanita.
“eh.. eh… mianhae Jikyung-a, Mianhae… ehh.. aku tidak bermaksud untuk kasar padamu. Sungguh aku benar-benar tidak bermaksud seperti itu,” Aku merutukki diriku sendiri yang bodoh.
“Nan gwaenchana. Aku menangis bukan karenamu,” Akhirnya Yeoja ini buka suara setelah aku memohon-mohon meminta maaf. Dan ternyata itu bukan kesalahanku. Damn! Bahkan ini pertama kalinya aku memohon-mohon meminta maaf kepada seorang Yeoja.
“Kalau begitu? Mengapa kau menangis?” Tanyaku. Aku ingin berusaha care kepada adik Baekhyun Hyung ini.
“Baekhyun Oppa,” Jawaban yang sangat ringkas namun aku tahu sebabnya.
“Ne Arasseo. Uljima. Menangis tidak akan membuat Baekhyun sadar. Lebih baik kau doakan saja agar Baekhyun lekas sadar,” Ujarku. Memberikan saran untuknya. Agar dia sedikit lega.
“Sudah berkali-kali aku berdoa. Aku berdoa dengan tulus. Berharap Baekhyun Oppa cepat bangun dari Komanya. Namun hasilnya? Nihil. Sampai saat ini dia juga belum sadar,” Keluhnya.
Ini pertama kalinya bagiku mendengar curhatan seorang Yeoja. Bahkan baru kali ini juga aku merasa sedikit dekat dengan Yeoja yang baru-baru saja kukenal karena kebetulan.
“Buat apa kau berdoa jika kau mengeluh? Jika kau mengeluh seperti itu bisa-bisa doamu malah tidak akan terkabul,” Gumamku. Kini posisiku sekarang berubah. Sekarang aku sudah duduk santai disamping Jikyung.
“Tapi jika seperti ini terus aku juga tidak tahan. Mengapa Tuhan sangat tidak adil padaku? Appa dan Eomma sudah meninggal. Keluargaku meninggalkanku sendirian dengan Oppaku. Dan kini satu-satunya keluarga yang kumiliki harus meninggalkanku juga? Bahkan untuk selama-lamanya? Aku bersumpah jika Baekhyun Oppa tiada, aku juga ingin ikut dengannya. Lebih baik aku bunuh diri saja. itu memang jalan yang terbaik agar aku tidak menderita lagi bukan?”
“…”
Byun Ji Kyung POV
Air mataku sudah tidak terbendung lagi. Aku sudah muak memendam amarahku. Semuanya telah aku luangkan. Dengan Kim Jongin. Namja yang baru-baru ini kukenal. Bahkan kami sama sekali tidak akrab.
Ia hanya diam membeku. Entah aku juga tidak mengerti dengan raut wajah namja ini. sekilas aku melihat wajahnya dan …
GREP!
Seketika ia menarik tubuh lemahku dan memelukku erat. Pelukan yang erat namun hangat. Pelukan ini rasanya sama persis dengan pelukan hangat Baekhyun Oppa. Aku merasa nyaman dengan pelukannya. Tangisanku kini berubah hanya menjadi isakan.
“Kumohon hentikan. Jangan mengatakannya lagi. Sebegitu menderitakah dirimu? Kenapa Baekhyun tidak pernah bercerita padaku tentang hal ini? Jebal, aku tidak bisa membiarkanmu menderita seperti itu. Kumohon jangan katakan itu lagi,” Ucapannya yang sejak tadi sangat kasar padaku kini berubah 360 derajat. Tutur katanya sangat halus seakan-akan ia mengetahui perasaanku yang sangat menderita. Aku sangat nyaman dengan pelukan ini. pelukan Namja itu menimbulkan semburat merah di pipiku. Sungguh aku tidak menyangka bahwa Jongin yang bersikap sangat dingin kini menjadi Kim Jongin yang sangat hangat.
changgae bureooneun gaeulbarameun teong bin maeumeul seuchyeo ganeunde
chagawojin byeoge gidaeeomeolli balkaoneun saebyeokhaneul baraboayo
bogo sipjiman gakkai gal su eopseo ijen geudae gyeoteul tteonagaya hae
oerowosseodeon naui memareun geu du nune keugo ttatteuthan sarangeul jueodeon
geudae gyeoteul ije tteonaneun geoseul huhoehaljido moreujiman geudael saranghagi ttaemuniya
geudaemaneul saranghaneun geol ijeul suneun eoptjiman seulpeum soge geudael jiwoyaman hae
nunbusin haessal arae manheun saramdeureun useum jieumyeo geotgo ijiman
chagapgeman neukkyeojineun gaeul haneulcheoreom on sesangi nattseolge boyeo
saranghajiman tteonal subakke eopseo jigeum i sungani neomu himdeureo
eoduwojiman naneun al su isseosseo geudae nungae heureuneun nunmureul
nan geudaeege sangcheomaneul jujiman eonjengan nae maeumeul ihaehal su igeji
geudae gyeoteul ije tteonaneun geoseul huhoehaljido moreujiman geudael saranghagi ttaemuniya
geudaemaneul saranghaneun geol ijeul suneun eopsjiman seulpeum soge geudael jiwoyaman
geudae gyeoteul ije tteonaneun geoseul huhoehaljido moreujiman geudael saranghagi ttaemuniya
geudaemaneul saranghaneun geol ijeul suneun eopsjiman saranghaneun geudaeyeo annyeong (Because I Love You – Wendy SMROOKIES)
TBC~
Gomawo readers yang sudah dengan senang hati membaca FF milik Author. Chigeum, mohon tinggalkan jejak RCL ya, DON’T BE SILENT READER okay Gomawo sampai jumpa di Next Chapter ^^

24 responses to “[Freelance] Because I Love You (Chapter 3)

  1. Kyaaa jongin udh mulai so sweet. Chapter selanjutnya panjangin ya thor. Aku tunggu chapter selanjutnya.

  2. wuuaaahhhh udh mulai dket tuhh mereka
    buat lbh bnyak moment mereka thorrr
    n buqt baekhyun jg sadar
    huhuhu
    lanjut thorrr

  3. Huaa.. Jongin nya so sweet nih 🙂
    yaampun lagunya Wendy(SMROOKIES) yang Because I Love You itu lagu favorite saya banget*curcol*
    next chapternya jangan lama-lama yaa 😉

  4. Kasian banget Jikyung, udah orangtua nya meninggal,sekarang malah oppa kkaebsong tersayang dan satu2 nya koma 😦
    Baekhyun cepet sadar dong.
    Dan kayaknya gara2 kejadian ini, Jikyung sama Jongin bakln deket dehh…
    Walaupun Jongin kelihatan dingin dan cuek, tapi dia perhatian juga sama Jikyung. Pake peluk2 segala 🙂
    ahh aku suka banget moment Jongin meluk Jikyung, Romantis ^^
    Kalo gitu, ditunggu next chapternya 🙂

  5. kasihan nasib jikyung udsah orunya meninggal masa baekhyun juga ikut2 tan ninggalin jikyung
    next chap ditunggu

  6. Oh my god oh my no oh my wow ! Pinky swear kitty swear banana cherry strawberry swear CEPETAN DILANJUT 😀 (mendadak ikutan gila kayak chae in -_-) jongin bener bener wow/? Baekhyun gak boleh mati kalo baekhyun mati jikyung entar bunuh diri dong -_- jongin entar merana/? -_-

    Pokoknya ceritanya keren dehhh !! Ditunggu next chapternya ya ^^

  7. Wuah chap ini kai udah mulai
    Jatuh cinta sama jikyung udah berani meluk”
    Moga” chap selanjutnya kai tambah suka sama jikyung 🙂
    Next thor di tunggu loh,,, 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s