[Freelance] Love in Corporation (Chapter 1)

Love in Corporation_Õ뻵£¼

Love in Corporation (Chapter 1)
Author: raihanadulset! (@raihanaAA_)
Main Cast: Oh Se Young (OC) & Park Chanyeol
Support Cast: Oh Sehun | Kris |Park Yura | And Others
Genre: Family | Little Bit Comedy (tapi author gak yakin-_-)
Length: Multi Chapter
Rating: PG – 17
Disclaimer: Fan Fiction ini murni karya Author. Because JIPLAK IS NOT MY SYTLE B) Mian ya Typo Bertebaran ! PLAGIAT? GO AWAY !
Happy Reading ^^

 

Oh Se Young POV
“Nona Oh, silahkan tanda tangani surat ini dan mohon buatkan proposal yang akan diserahkan kepada Park Corporation,”
“Nona Oh, sore nanti harap anda menghadiri meeting dengan karyawan Oh Corporation,”
“Nona Oh, maukah anda mengadakan merger dengan Kim Corporation?”
Ya beginilah pekerjaanku setiap hari. Menandatangani surat-surat dan menyelesaikan pekerjaan yang bertumpuk seperti gunung yang sudah dikejar deadline!. aku Oh Se Young, putri dari pemilik Oh Corporation. Perusahaan yang sangat terkenal di Korea. Aku bekerja sebagai direktur utama di perusahaan ini untuk menggantikan ayahku yang sedang sibuk di Luar Negeri. Sedangkan kakakku, Oh Sehun. Sekarang ia sibuk mengurus perusahaan kami yang ada di Jepang.
Setelah tugasku sudah diselesaikan, aku pulang untuk beristirahat. Rumah ini Nampak seperti tidak berpenghuni. Eomma dan Appa sedang di Luar Negeri. Sedangkan Sehun oppa sedang ke Jepang. Tak peduli dirumah tidak ada orang, aku ingin beristirahat karena hari ini aku sangat lelah.

Park Chan Yeol POV
Akhirnya semua tugasku sudah selesai. Karena hari ini sangat melelahkan, jadi aku langsung buru-buru pulang ke rumah untuk beristirahat. Namaku Park Chan Yeol. Aku adalah pewaris tunggal dari perusahaan terkenal di Korea, Park Corporation. Rival dari Perusahaanku adalah Oh Corporation. Perusahaan itu sangat terkenal karena tenaga kerjanya yang baik. Dan katanya sih Direktur utamanya itu Yeoja yang masih sangat muda.
“badanku pegal sekali. Ahjumma bisakah tolong ambilkan aku air hangat?”teriakku memanggil Choi ahjumma, pembantu di rumahku.
Choi Ahjumma pun dengan sigap langsung menyiapkan air hangat untukku, “gomawo ahjumma,” ucapku. Ahjumma itu hanya mengangguk. Lalu aku bertanya,” ahjumma, eomma dan appa pergi kemana lagi? Kenapa mereka tidak punya waktu untuk pulang sih?” tanyaku kesal karena eomma dan appaku selalu berpergian ke luar negeri dengan alasan pekerjaan.
“Tuan dan Nyonya sedang ada tugas di Jepang tuan muda, mereka sedang ada pertemuan dengan Oh Corporation,”jawab Ahjumma.
“Begitukah? Bukannya Oh Corporation itu ada di Korea? Mengapa mengadakan pertemuan di Jepang segala?” tanyaku lagi.
“Saya juga kurang tau tuan.. tetapi yang saya dengar, Oh Corporation juga memiliki perusahaan di Jepang,” Jawab Ahjumma. Aku hanya menganggukkan kepalaku tanda mengerti. Setelah itu ahjumma pun pergi dan aku langsung berbaring di tempat tidurku untuk beristirahat.

Keesokan harinya …
Sinar matahari yang menyelinap masuk lewat celah-celah jendela kamarku. menyilaukan mataku dan membuatku langsung terbangun dari pembaringanku. “hoaaammmhh,” aku menguap sembari ke kamar mandi dan segera bersiap-siap untuk pergi ke kantor.
“Tuan Muda, Tuan,Nyonya dan Nona Park sudah menunggu di meja makan. Mereka bilang Tuan Muda harus ikut sarapan bersama mereka,” panggil Choi Ahjumma saat aku sedang memakai dasi dan Jas.
“Mereka pulang? Tumben sekali,” batinku.
Setelah bersiap-siap aku bergegas ke ruang makan untuk sarapan bersama keluargaku. Appa,Eomma dan Yura Noona. Tumben sekali mereka pulang ke rumah.
“Aigoo, putra kesayangan Eomma sudah siap-siap? Kemarilah nak, sarapan dulu bersama kami,” Ajak Eomma.
“Ne Eomma. Kalian apa kabar? Selama di Jepang kalian baik-baik saja bukan?” Tanyaku basa-basi.
“Kami baik-baik saja kok. Igo. Makanlah,” Jawab Yura Noona sembari memberikan Roti panggang dan Susu untukku.
Kamipun sarapan dengan lahapnya. Di sela-sela kami makan Appa bertanya, “Chanyeol, ada yang ingin Appa bicarakan padamu,” Ucap Appa.
“Mau bicara apa? To the point saja,” Jawabku singkat.
“Sebentar lagi Yura akan menikah dengan Soo Jae Hyun. Dan kau? Apa kau sudah mempunyai calon istri? Kalau kau belum mempunyai calon. Appa dan Eomma akan mencari calon istri yang tepat untukmu,”
Ingin rasanya aku muncratkan makanan yang sedang kukunyah. Untung aku masih memiliki tata krama dan etika yang baik dengan orang tuaku.
“Maksud Appa, aku mau dijodohkan? Shirreo! Aku memang belum mempunyai calon istri, tapi AKAN. Lagipula usiaku masih 23 tahun. Kenapa harus cepat-cepat menikah sih?” Jawabku dengan memberi penekanan pada kata “akan”.
“Usia 23 tahun itu sudah cukup matang untuk menikah nak. Lagipula apa salahnya jika kami ingin mencari calon istri untukmu? Eomma dan Appa tidak memilih Yeoja sembarangan untukmu. Kami berdua akan mencarikan Yeoja yang bibit,bebet,dan bobotnya yang bagus dan cocok untukmu,” sambung Eomma.
“shirreo! Tetap saja aku tidak mau dijodohkan. Ayolah zaman kan sudah modern kenapa masih ada perjodohan seperti itu sih? Eomma dan Appa tidak perlu khawatir. Cepat atau lambat aku pasti akan memperkenalkan calon istriku pada kalian. Dan aku juga punya cara sendiri untuk memilih calon istri yang cocok untukku,” Jawabku panjang lebar.

Oh Se Young POV
Aku sedang sibuk berkutik dengan kerjaanku yang sedang menumpuk. Tiba-tiba ponselku berdering, “Sehun Oppa? Tumben sekali dia menghubungiku,” Ucapku sambil menaikkan sebelah alisku.
“Ne Yoboseyo, ada apa Oppa menelponku? Tumben sekali,”
“…”
“Mwo? Sekarang? Haisss hari ini tugasku banyak sekali Oppa. Sepertinya aku tidak bisa menjemputmu,”
“…”
“haisss kau ini merepotkanku saja. baiklah tunggu saja disana aku akan menjemputmu,”
Sehun Oppa menyuruhku untuk menjemputnya di Bandara. Rupanya urusan di Jepang Appaku yang menangani. “Namja itu selalu saja minta tolong padaku jika sedang butuh saja. merepotkan!” Batinku.

@IncheonAirport
“Dimana Namja Pabo itu?! Kenapa batang hidungnya tidak terlihat?” Ucapku sembari mencari-cari Sehun di sekeliling.
“Hey Yeoja jelek, aku disini!!!” Sontak akupun menoleh pada sumber suara. Dan ternyata benar. Itu suaranya Sehun. Suara khas cemprengnya itu sangat mudah diingat.
“Pabo! Kemana saja kau? Aku mencarimu di sekeliling bandara tau!” Omelku. Ia mengabaikanku dan hanya sibuk dengan bubble tea yang digenggamnya.
“Tadi aku beli bubble tea dulu. Aku haus tau! Nah Yeodongsaengku yang jelek, traktir aku makan ya hahaha,” Ajaknya sambil mengacak-acak rambutku.
“Tidak usah sok akrab begitu menjijikkan. Kau makan saja sana sendiri dirumah. Habis ini aku harus pergi ke kantor lagi. Kerjaanku masih banyak,” Balasku.
“Kau ini kenapa Judes sekali hah? Aku ini kan Oppamu yang paling ganteng seantero jagat raya hahaha,” Jawabnya sambil tertawa seperti Jin botol.
“Dasar Jin botol kecap ! tertawa saja terus sampai gila. Aku mau kembali ke kantor,” Ejekku.
“Hey chakkaman! Tadi kata Appa hari ini kau tidak perlu ke kantor dulu. Appa bilang hari ini kau temani aku jalan-jalan saja. lalu kata Appa jika kau tidak menurut maka kau tidak boleh pulang ke rumah!” Ingin rasanya Namja ini aku hantam dengan sedotan bubble tea(?) kenapa Namja ini selalu dimanja oleh Appa?! Huh menyebalkan sekali.
“Ne Ne arraseo. Suruh Baek Ahjussi bawa kopermu ke rumah. Langsung saja kita ke restorannya Kyungsoo,” Jawabku dengan malas.

@CafeKyungsoo
Jjajangmyeon dan Bubble Tea kesukaan Sehun sudah terhidang rapi di meja makan tempat kami memesan makanan. Sembari makan Jjajangmyeon Aku dan Sehun berbincang-bincang.
“Se Young-a, ada yang ingin kubicarakan denganmu. Dan aku juga sudah membicarakan hal ini dengan Appa dan Eomma,” Tukas Sehun. Lantas aku mendongak kearahnya.
“Ada apa? To the point saja,” Jawabku ringkas.
“dua bulan lagi aku dan Kim Yoo Eun akan menikah,”
“MWO?! Menikah? Kenapa cepat sekali?” Mataku langsung membulat mendengar ucapannya bahwa dia akan menikah dengan Yeoja Chingunya, Kim Yoo Eun. Teman sekampusnya dulu.
“Cepat apanya? Kami sudah setahun berpacaran. Dan kami berdua sudah merasa cocok satu sama lain. Usia kami juga sudah cukup untuk menikah. Jadi apa yang perlu dipermasalahkan?” Jawabnya. Tumben sekali ucapannya bijak seperti itu.
“Ne Ne Ne arra, lalu kalau kau akan menikah, aku harus apa? Panjangin gigi sambil bilang WoW gitu?” Ledekku. (Seyoung ngalay dikit-_-). Sehun hanya memutar matanya tanda malas.
“Appa dan Eomma bilang apa kau sudah punya calon suami? Appa dan Eomma bilang kau juga harus segera menikah agar suamimu kelak juga bisa membantumu mengelola perusahaan.”
Ingin rasanya aku muncratkan Jjajangmyeon yang sedang kukunyah ini lalu kusembur Oppaku yang paling Sengklek ini! “MWO? Hey Namja sengklek! Usiaku masih 22 tahun. Terlalu muda untuk menikah. Lagipula aku sedang focus pada pekerjaanku dulu Pabo. Setelah itu baru memikirkan soal Calon suami,” Bantahku.
“Jadi kau belum mempunyai Namja Chingu? Dasar Jomblo Ngenes! Kata Eomma dan Appa jika kau memang belum punya calon suami, Kami akan mencarikan Jodoh yang tepat untukmu Se Youngie,” Gumam Sehun.
“Shirreo! Zaman modern seperti sekarang kenapa masih ada perjodohan seperti itu? Andwae! Aku tidak mau pokoknya di Jodohkan seperti itu. Yak! Aku bukan jomblo ngenes Oppa. Tapi Jomblo nge-hits B)” Tolakku mentah-mentah.
“Cih itu sama saja keles. Intinya kau Jomblo kan? Yak! Aku belum selesai bicara. Kami tidak mencarikan Jodoh yang sembarangan untukmu. Kau juga bisa memilih. Kau mau pilih yang mana? Pewaris Park Corporation? Kim Corporation? Baek Corporation? Tinggal kau tunjuk mana yang kau suka. Kami akan menjodohkannya denganmu. Mereka masih single juga sepertimu,” Dengan santainya ia bicara seperti itu.
“Enak saja kau bicara! Memangnya semudah itu apa mencari Jodoh yang tepat. Lagipula aku juga tidak kenal dengan mereka. Tenang sajalah Oppa, cepat atau lambat aku pasti akan mengenalkan Calon suami pada kalian. Aku juga punya cara sendiri untuk mencari Namja yang cocok denganku,” Ujarku ambil meminum Bubble Tea milik Sehun. Kami berdua memang kurang akur. Tapi sebenarnya kami berdua sangat dekat dan saling menyayangi seperti Telettubies.
“Jinjja? Malhaebwa! Apa kau sudah menyukai seseorang? Ayolah ceritakan padaku,” Tanya Sehun.
“Itu Rahasia kekekekkk, eh tapi tunggu dulu! Sepertinya rencanaku ini butuh bantuan darimu Oppa. Kemarilah!” Lalu akupun membisikkan sesuatu hal padanya. Oppaku ini cukup asyik juga bila diajak bekerja sama hehe.
“hmm bagus juga idemu! Pintar juga kau ternyata haha. Masalah itu serahkan saja padaku oke?!” Akupun mengangguk. Kamipun berkompak. Sepakat untuk menjaga rahasiaku ini. jangan sampai ada yang tahu. Kami berdua pun tersenyum Evil dengan rencana yang aku buat untuk mencari Namja pilihanku hahaha.

Park Chanyeol POV
Aku sedang bersantai ria di Café milik Kris Hyung, dia Sepupuku dari Cina. Dia Tampan, Tinggi badannya melebihi tiang Listrik-_-, Kaya Raya, Cerdas, Sehat Bugar. Ayolah siapa sih Yeoja yang bisa menolak pesonanya?
“Hyung, ada yang ingin aku bicarakan denganmu,” Pintaku.
“Ada apa? Katakan saja,” Kris menjawabnya sambil meminum Moccacino kesukaannya.
“Aku ingin dijodohkan dengan seorang Yeoja dengan Keluargaku. Tapi aku tidak mau. Aku tidak suka dijodoh-jodohkan. Keluargaku meminta agar aku segera menikah. Tapi sampai saat ini aku belum mempunyai Yeoja Chingu yang akan kunikahi,” Aku menjelaskan dengan singkat,padat namun bisa dimengerti dengannya.
“Lalu?” Dengan santainya dia menjawab hanya satu patah kata! Inilah buruknya seorang Kris. Dia ini pelit sekali untuk berbicara. Bahkan denganku sekalipun yang sudah sangat dekat dengannya. Bahkan sifat pelit bicaranya itu terkadang malah melenceng seperti Namja sok Cool.
“Aku ingin merencanakan sesuatu. Cara yang cukup tepat untuk mencari Yeoja Chingu yang tepat untukku. dan aku butuh bantuanmu. Kemarilah!” Ajakku sambil membisikkan sesuatu hal padanya.
Selesai bisik-berbisik Kris pun setuju dengan rencana yang kubuat. Aku dan Kris pun sepakat untuk menjaga rahasia ini. “Jangan sampai ada yang tahu tentang rencanaku ini hahaha,” Batinku sambil tersenyum Evil.

TBC~
Gomawo sudah berbaik Hati mampir ke FF author /bow/ Don’t Forget! Tinggalkan jejak RCL ya ^^ DON’T BE SILENT READER oke?! sampai jumpa di Next Chapter !!!

19 responses to “[Freelance] Love in Corporation (Chapter 1)

  1. annyeong~~
    aq reader baru kekeke
    Keren thor ff’ny gokil pake bhsa gaul hahaha..
    Pas bca dialog sehun ma adeknya bkin ktwa ngakak..Kris lbih tinggi dari tiang listrik??Ouuhh,,gege ngenes #plakk!!!
    kyaknya rencna n sifat ChanYeong rada2 mirip ya??
    ok,FIGHTING buat author (y)

  2. annyeong 😀 new readers disini kkkk~
    ffnya daebak thor, gokil jga
    ehh aku kira uri sehun bakal sma yoora 😮 ternyata ngga yahh *ngarep bngt*
    ihh yeoli oppa bilang wupan ge kaya tiang listrik pdhal oppa kan sma kya gege -3-
    keep writing authornim jjang !!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s