[Freelance] The One I Love ( Part 3 )

The One I Love

The One I Love ( Part 3 )
( Three ) : Love??
“ Jantung ini berdebar dan Hati ini berdesir saat melihatmu. Mungkinkah aku sedang jatuh cinta kepadamu?”.
Author : Apri Dwi Jayanti
Main Cast : Cho Kyuhyun
Choi Hyesun
Park Jihyun
Support Cast : Lee Sungmin
Lee Daehyun
Cho Yeung Hwan
Kim Hana
Shin Hyunsoo
Genre : Romance-Sad, Hurt.
Rating : PG 15
Length : Series
Visit My Blog http://placestoryblog.wordpress.com/ or My FB Apri Dwii Jayanti to read other Story 
This Story is Mine….Please Don’t Copy the story and Give me Comment and Like .Happy Reading ^^ 
********The One I Love**********

 

Cho Empire Corp’s Building, at 07.00 P.M KST
Kyuhyun memainkan bolpoint yang ada ditangannya dan menatap kosong berkas yang seharusnya ia tanda tangani dihadapannya. Pikirannya melayang kembali saat melihat pria yang merangkul pundak Jihyun dan tertawa bersama gadis itu. Sejak mengantar Hyesun kerumah dan kembali ke perusahaannya pikirannya benar-benar tidak fokus dan terus memikirkan gadis yang bernama Park Jihyun itu. Kyuhyun meletakkan bolpoint di meja kerjanya lalu mengusap wajahnya kasar.
“Apa sebenarnya yang terjadi padaku?”. Gumamnya lirih lalu menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi. “Kau bahkan belum lama mengenalnya Cho Kyuhyun….”. Kyuhyun menghembuskan nafas beratnya. Entahlah semenjak ia bertemu dengan Jihyun, bayang-bayang gadis itu selalu saja ada dikepalanya bahkan saat ia akan tidur pun gadis itu pasti hadir saat ia akan memejamkan matanya. “Kau benar-benar akan gila Cho Kyuhyun…”. Desisnya frustasi tidak mengerti dengan apa yang ia rasakan. Selama hidupnya Kyuhyun baru mengalami perasaan aneh seperti ini, bahkan saat ia menyukai seseorang saat sekolah dulu perasaan dirinya tidak seperti ini. Selalu berdesir dan berdebar saat melihat Jihyun dalam jarak pandangnya. Kyuhyun memutar kursinya dan menatap pemandangan kota Seoul dimalam hari dari balik jendela perusahaannya. Selama ini ia memang tidak pernah serius dalam berhubungan karena yang menjadi prioritasnya adalah Hyesun. Ia selalu menomorsatukan Hyesun diatas segalanya bahkan disaat ia mencoba untuk berpacaran saat sekolah dulu ia selalu menomorsatukan Hyesun daripada pacarnya. Baginya menjaga Hyesun dan melindungi gadis itu adalah prioritas utamanya dan kebahagiaan gadis itu adalah hal yang paling penting untuknya. Tapi Kyuhyun sendiri tidak tahu apakah hal itu membuat perasaannya kepada Hyesun disebut cinta atau apa ia tidak tahu. Yang ia tahu ia sangat menyayangi gadis itu, tapi disaat kini ia bertemu dengan Jihyun mengapa ada perasaan aneh yang menjalar dihatinya. Perasaan yang tidak ia temukan saat bersama Hyesun.
“Kyuhyun-ah….”. Kyuhyun menolehkan kepalanya lalu memutar kursinya kembali kedepan meja kerjanya saat melihat Lee Sungmin, Manager di perusahaannya yang sudah dianggap kakak olehnya itu memasuki ruangannya. “Kau sudah menandatangani berkas yang aku berikan tadi?”. Tanya Sungmin yang membuat Kyuhyun langsung menggelengkan kepalanya pelan. “Belum?Yak Cho Sajangnim memangnya apa yang kau kerjakan sejak tadi eoh?Aishh cepat tanda tangani aku butuh berkas itu sekarang”. Ucap Sungmin lalu duduk dihadapan Kyuhyun.
“Arraseo Hyung…”. Kyuhyun mengambil bolpointnya lalu menanda tangani berkas itu dengan tidak bersemangat yang membuat Sungmin menatap atasan yang sudah menjadi dongsaengnya itu bingung.
“Kau sakit?”. Kyuhyun menggeleng lalu meletakkan bolpointnya kembali. “Sedang ada masalah serius?perusahaan?Hyesun?”. Tanya Sungmin lagi yang dijawab dengan gelengan kembali oleh Kyuhyun. “Lalu kenapa kau terlihat tidak bersemangat seperti itu eoh?”. Kyuhyun terdiam lalu menatap lurus mejanya dengan hembusan nafas berat yang keluar dari hidungnya.
“Hyung….dulu saat kau jatuh cinta kepada Naomi Noona apa yang kau rasakan?”.
“Hah?”.
“Menurutmu jatuh cinta itu seperti apa?”. Tanya Kyuhyun kembali yang membuat Sungmin menautkan kedua alisnya bingung. Selama ini bekerja diperusahaan Kyuhyun dan dekat dengan pria itu baru kali ini ia mendengar Kyuhyun berkata soal jatuh cinta biasanya pria itu selalu membicarakan soal Hyesun jika sedang bersamanya.
“Jatuh cinta itu…..sangat indah sekaligus menyiksa. Merasa berdebar saat melihatnya dan bahkan menjadi gugup walaupun hanya mendengar namanya. Berdesir saat ia berada dalam jarak pandangmu dan menyiksa ketika disetiap saat bayangan wajahnya selalu terlintas didalam pikiran”. Ujar Sungmin saat membayangkan ketika ia jatuh cinta kepada Naomi yang kini sudah menjadi istrinya sejak satu tahun yang lalu. “Tapi kenapa tiba-tiba kau bertanya seperti itu?Oh astaga Kyuhyun-an……. Kau…..”. Sungmin menatap Kyuhyun penasaran yang membuat Kyuhyun mendongakan kepalanya dan menatap Sungmin dengan tatapan ragu.
“Hyung….mungkinkah aku….. aku sedang jatuh cinta?”.
“MWO?……”.
************
Kyuhyun benar-benar tidak habis pikir dengan apa yang dilakukannya saat ini. Ia pikir dirinya memang sudah benar-benar gila karena denga nekatnya ia kini berada didepan restaurant tempat Jihyun bekerja. Kyuhyun mengetuk-ngetuk tangannya di kemudi mobilnya dengan tatapan mata yang fokus memperhatikan pintu restaurant itu. Waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam dan ia sama sekali tidak tahu apakah gadis itu sudah pulang atau belum. Yang jelas setelah ia menceritakan perasaannya kepada Sungmin tadi yang ada dipikirannya hanya nama gadis itu sehingga ia memutuskan untuk datang ketempat ini dengan perasaan gugup yang melingkupi hatinya.
Flashback
“Kau benar-benar sedang jatuh cinta Kyuhyun-ah?”. Sungmin membuka mulutnya tak percaya mendengar penuturan pria itu. Jatuh Cinta?seorang Cho Kyuhyun sedang jatuh cinta?.
“Aku tidak tahu Hyung tapi saat pertama kali aku melihatnya ada perasaan aneh dalam diriku. Melihatnya tersenyum dan melihat eyes smile yang membuat wajahnya semakin cantik membuat jantungku berdebar tidak seperti biasanya. Ada getaran dan desiran aneh saat melihat matanya. Hyung….apakah aku benar-benar sedang jatuh cinta?”.
“Kau….kau sedang jatuh cinta dengan siapa Kyuhyun-ah?Hyesun?”. Kyuhyun tersenyum kecil lalu menggelengkan kepalanya pelan.
“Bahkan aku tidak pernah merasakan hal seperti ini saat bersama Hyesun Hyung…..gadis itu namanya…..Park Jihyun”.
Kilasan percakapannya dengan Sungmin membuat Kyuhyun membenturkan dahinya pelan dikemudi mobilnya. Ia mendongakan kepalanya lalu menyandarkan kepalanya pada sandaran kursi mobilnya dengan tatapan lurus kedepan.
“Cinta?benarkan ini perasaan cinta?”. Gumam Kyuhyun namun sedetik kemudian ia langsung menegakkan posisi duduknya saat melihat siluet tubuh yang sangat ingin ia lihat itu keluar dari restaurant. Penampilannya sederhana tapi entah mengapa dari jarah yang cukup jauh seperti ini pun Kyuhyun bisa melihat gadis itu sangat cantik walaupun hanya berpakaian sederhana. Kyuhyun melepas sabuk pengamannya lalu keluar dari mobilnya dan berjalan menghampiri Jihyun yang tengah menundukkan kepalanya menatap ponselnya.
“Jihyun?”. Gadis itu mendongakan kepalanya dan matanya membulat serta langsung memundurkan tubuhnya sedikit saat terkejut melihat pria yang kini dihadapannya tengah tersenyum lembut kepadanya.
“S…Sunbaenim”. Pekik Jihyun dan langsung membungkuk sopan yang membuat Kyuhyun tertawa melihat sikap gadis itu. Bolehkan Kyuhyun berkata jika gadia itu sangat lucu dan menggemaskan?Cho Kyuhyun kau benar-benar mulai gila rupanya.
“Hai…..”.
“Sunbaenim, mengapa Sunabenim bisa ada disini?”. Jihyun tidak membalas sapaan Kyuhyun dan malah bertanya kepada pria itu yang membuat Kyuhyun seketika terdiam dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Tidak mungkin bukan jika ia berkata jujur kalau sebenarnya ia ingin menemui gadis itu?.
“Aku..ummm aku …ah tadi aku baru bertemu klien di daerah sektitar sini dan kebetulan saat aku mau pulang aku melihatmu, jadi…jadi aku memutuskan untuk menghampirimu. Kau sendiri baru akan pulang?”. Jihyun menautkan kedua alisnya namun tak lama ia menganggukkan kepalanya menanggapi pertanyaan Kyuhyun. “Mau ku antar?ah maksudku ini sudah malam dan kebetulan aku juga mau pulang jadi bagaimana kalau…..”.
“JIHYUN….”. Jihyun dan Kyuhyun langsung mengalihkan pandangan mereka kepada seorang pria yang berjalan menghampiri Jihyun dengan plastik putih yang ada ditangannya. “Untuk Ahjumma dirumah”. Pria itu memberikan palastik putih berisikan makanan kepada Jihyun yang membuat Kyuhyun kini menatap pria itu tidak suka karena tatapan pria yang tidak dikenalnya itu sangat dalam kepada Jihyun.
“Gomawo Oppa”. Jihyun tersenyum yang membuat Kyuhyun entah mengapa kini merasa geram. Dan apa tadi Oppa?Oh sepertinya mereka mempunyai hubungan yang cukup dekat dan hal itu sungguh membuat Cho Kyuhyun tidak suka.
“Cheonma….”. Pria itu membalas senyum Jihyun namun pandangannya teralih pada Kyuhyun yang berada dibelakang Jihyun. “Cho Kyuhyun-ssi?”. Ujar pria itu ragu-ragu yang membuat Jihyun menolehkan kepalanya dan menatap kedua pria itu bingung.
“Oppa kau mengenalnya?”.
“Tentu, siapa yang tidak mengenal seorang CEO Cho Empire yag sangat terkenal itu. Bahkan namanya masuk dalam jajaran CEO yang paling berpengaruh di negara ini”. Jihyun membulatkan matanya, jujur saja ia baru tahu akan hal itu. Padahal ia berkuliah mengambil jurusan bisnis tapi kenapa ia sama sekali tidak tahu informasi seperti itu. Sepertinya ia harus lebih banyak membaca buku dan menonton berita bisnis lebih banyak.
“Ah ya Kyuhyun Sunbaenim, kenalkan ini Daehyun Oppa. Dia teman kerjaku dan Daehyun Oppa, Kyuhyun Sunbaenim ini salah satu seniorku dulu di Kyunghee”. Ucap Jihyun yang membuat Lee Daehyun tersenyum kepada Kyuhyun.
“Senang bertemu denganmu Daehyun-ssi”. Ucap Kyuhyun berusaha untuk seramah mungkin dan menunjukkan senyum kecilnya.
“Yasudah kalau begitu aku kembali kedalam, kau hati-hati dijalan ya Hyun-ah”. Kyuhyun kembali dibuat terkejut saat tangan pria bernama Daehyun itu mengusap rambut Jihyun. Kyuhyun menatap tajam punggung Daehyun yang semakin lama semakin menghilang saat ia masuk ke restaurant.
“Sunbaenim aku…..”.
“Kajja pulang bersamaku”. Kyuhyun langsung menarik tangan Jihyun yang membuat gadis itu membelalakan matanya saat tangan Kyuhyu menggenggam telapak tangannya. Jihyun hanya bisa menundukkan kepalanya dan berharap debaran jantungnya tidak terdengar oleh Kyuhyun yang nantinya akan membuatnya malu itu. “Masuklah”. Ucap Kyuhyun lembut setelah membukakan pintu mobilnya. Jihyun menatap ragu-ragu Kyuhyun namun tatapan pria itu seolah menghipnotisnya yang membuat Jihyun akhirnya memasuki mobil itu. Kyuhyun menutup pintu mobilnya lalu berjalan menuju pintu satunya dengan senyum kecil yang terlihat diwajahnya. Pria itu memasuki mobilnya lalu memperhatikan Jihyun yang sedang mengenakan sabuk pengaman.
“Sudah?”. Jihyun menganggukkan kepalanya yang membuat Kyuhyun tersenyum. Pria itu memasang sabuk pengamanya lalu mulai menghidupkan mesin mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan biasa.
********
Kyuhyun menghentikan mobilnya didepan sebuah rumah sederhana yang nampak sejuk karena banyak tanaman yang menghiasi halaman rumah itu. Kyuhyun mengamati rumah itu sebentar lalu menolehkan kepalanya melihat Jihyun yang sedang melepas sabuk pengamannya. Kyuhyun masih menatap Jihyun hingga akhirnya gadis itu menolehkan kepalanya dan untuk beberapa saat tatapan mata mereka bertemu. Walalupun keadaan lampu mobil Kyuhyun tidak terlalu terang tapi pria itu bisa melihat dengan jelas betapa cantiknya gadis itu. Kening yang indah, hidung yang mancung, pipi yang cukup chubby serta bibir tipisnya…..Kyuhyun langsung mengalihkan pandangannya saat pikiran-pikiran yang seharusnya tidak ada dikepalanya melintas begitu saja. Jihyun menundukkan kepalanya sambil menautkan kedua tangannya gugup, ia bingung apa yang harus dilakukan selanjutnya padahal gadis itu hanya perlu mengucapkan terimakasih dan setelah itu keluar dari mobil Kyuhyun namun disaat seperti ini kenapa sangat sulit untuk melakukan hal semudah itu.
“Ummm…Sunbaenim, Terimakasih karena sudah mengantarku”. Ujar Jihyun lalu menatap Kyuhyun yang membuat pria itu menganggukkan kepalanya. “Sekali lagi terimakasih Sunbaenim”.
“Jihyun…”. Baru saja Jihyun akan membuka pintu mobil tapi niatannya terhenti saat Kyuhyun memanggil namanya membuat gadis itu menolehkan kepalanya dan melihat Kyuhyun yang kini menatap matanya dengan tatapan yang sulit diartikan.
“Pria tadi….bisakah kau tidak terlalu dekat dengannya?”. Ucap Kyuhyun serius yang membuat Jihyun menautkan kedua alisnya bingung. Baru saja Jihyun akan bertanya tapi Kyuhyun sudah lebih dulu menyelanya.”Cepat masuk kerumahmu dan segeralah istirahat”. Ujar Kyuhyun yang membuat Jihyun akhirnya tidak jadi mengucapkan perkataannya. Jihyun membuka pintu mobil itu dan baru akan keluar tapi sebuah perkataan berhasil membuat jantungnya kini berdebar lebih cepat. “Jaljayo Jihyun-ah”. Jihyun menolehkan kepalanya dan mendapati Kyuhyun yang tersenyum lembut kepadanya. Gadis itu membungkukan badannya sekilas lalu membalas senyuman Kyuhyun.
“Hati-hati dijalan Sunbaenim”. Ucap Jihyun lalu menutup pintu mobil Kyuhyun dan tak lama mobil itu melaju hingga lama-kelamaan mobil itu menjauh dari jarak pandang Jihyun. “Tuhan….apa yang terjadi kepadaku?”. Jihyun menyentuh dada sebelah kirinya dan tak lama senyum manis mengembang diwajah cantiknya.
“Kau pulang dengan siapa Jihyun-ah?”. Jihyun tersentak dan langsung berbalik badan menatap seorang wanita paruh baya yang kini sedang menatapnya bingung.
“IMO..”. Pekik Jihyun melihat kakak dari mendiang ibunya dan satu-satunya keluarga yang dimilikinya saat ini itu sudah berada dihadapannya.
“Waeyo?”. Shin Hyunsoo menatap keponakannya itu dengan alis tertaut lalu tak lama senyum menggoda mengembang diwajahnya. “Ah kau diantar oleh seorang pria Hyun-ah?nugu?pacarmu?”. Tanya Hyunsoo yang membuat pipi Jihyun bersemu merah namun dengan cepat gadis itu langsung menggelengkan kepalanya.
“Bukan Imo….tadi itu….umm temanku”. Jawab Jihyun kikuk yang membuat Hyunsoo menatap keponakannya penasaran.
“Teman?pria?”.
“Imo, aku masuk ne….ah ya ini ada titipan dari Daehyun Oppa”. Jihyun memberikan plastik putih yang tadi ditangannya kepada Hyunsoo dan setelah itu ia berjalan masuk kerumah dengan buru-buru yang membuat Hyunsoo menatap gadis itu bingung.
*********
Cho Family’s House, at 08.00 A.M KST
Kyuhyun’s Privat Room.
“Kyuhyun Oppa bangun…..”. Hyesun menggoyangkan lengan Kyuhyun agar pria itu segera bangun dari tidurnya. Gadis itu menggembungkan pipinya dan menatap pria yang masih terlelah dalam tidurnya itu dengan kesal. Ini sudah yang kesekian kalinya gadis itu masuk ke kamar Kyuhyun untuk membangunkan pria itu, tapi hasilnya benar-benar nihil. Dari mulai waktu masih menunjukkan pukul 7 pagi hingga saat ini pria itu belum juga membuka matanya.
“Oppa palli bangun…kau tidak lihat ini sudah siang eoh?”. Jihyun menepuk-nepuk lengan Kyuhyun lalu beranjak menuju jendela kamar itu dan membuka tirai yang membuat Kyuhyun langsung mengerjapkan matanya saat sinar matahari menerpa wajahnya.
“Hye, tutup tirainya”. Ucap Kyuhyun dengan suara serak dan pria itu kembali melanjutkan tidurnya yang membuat Hyesun semakin menatapnya kesal.
“OPPA….”. Teriak Hyesun lalu duduk diranjang Kyuhyun dan menarik hidung pria itu dengan kesal.
“Aww…yak….”. Kyuhyun langsung membuka matanya dan langsung mengelus hidungnya yang ditarik oleh gadis itu dengan ringisan pelan. “Hye, biarkan aku tidur sebentar lagi. Oke?aku sangat mengantuk kau tahu..”. Kyuhyun menarik selimut lalu menutupi kepalanya yang membuat Hyesun langsung menyingkap selimut itu. “Hyesun-ah..”. Rengek Kyuhyun dan menatap gadis yang tengah berkacak pinggang dihadapannya itu.
“Ani, Oppa ini sudah pukul 8 dan kau tahu aku sudah membangunkanmu berpuluh-puluh kali. Jadi sekarang cepat bangun”.
“Tapi ini hari minggu Hye, dan kau pun tidak ada kuliah kan dihari minggu?”.
“Arra..tapi Oppa sudah janji akan mengajakku jalan-jalan hari ini”. Kali ini giliran Hyesun yang merengek membuat Kyuhyun akhirnya bangun dari posisi tidurnya.
“Memangnya kau mau kemana hari ini eoh?”. Tanya Kyuhyun yang membuat Hyesun duduk didepan Kyuhyun dengan senyum senangnya.
“Ummm bagaimana kalau kita ke taman saja…ada beberapa tugas yang harus ku kerjakan jadi Oppa nanti bisa sekalian mengajarkanku. Bagaimana?”.
“Baiklah tuan putri, aku memang tidak pernah bisa menolak permintaanmu”. Kyuhyun menarik hidung Hyesun dan langsung emmbuat gadis itu mengerucutkan bibirnya. “Aku mandi dulu”. Kyuhyun turun dari ranjangnya lalu menuju kamar mandi yang membuat Hyesun tersenyum puas.
*********
Hyesun menarik tangan Kyuhyun untuk mengikuti langkah kakinya memasuki sebuah taman kota yang cukup ramai dengan beberapa pengunjung. Hyesun mengedarkan pandangannya untuk mencari bangku taman yang kosong dan tersenyum saat sudah menemukannya.
“Kita duduk disini Oppa”. Hyesun mendudukkan dirinya diikuti dengan Kyuhyun yang duduk disampingnya. Pria itu tesenyum menatap Hyesun lalu pandangannya terarah kedepan, melihat beberapa keluarga yang sedang bermain dengan anak-anaknya. “Oppa aku mengerjakan tugasku terlebih dulu nanti kalau aku tidak bisa aku akan bertanya padamu, oke”
“Oke..”. Kyuhyun mengacak pelan rambut gadis itu lalu mengambil buku kuliah Hyesun yang lain dan membacanya. Pria itu menatap buku yang dipegangnya dengan serius membuat Hyesun mengalihkan perhatiannya dari tugas kuliahnya lalu melihat Kyuhyun yang disampingnya. Hyesun menatap dalam Kyuhyun yang tidak menayadarinya itu, menatap intens wajah Kyuhyun yang menurutnya semakin tampan. Mulai dari kening, mata, hidung, dan bibir diamati oleh Hyesun satu-persatu. Ada perasaan lain saat matanya melihat Kyuhyun sejak dulu, kebersamaan mereka dan sikap over protektif dan perhatian Kyuhyun kepadanya membuat gadis itu menyadari sebuah perasaan yang mulai bersarang dihatinya sejak ia lulus SMA. Gadis itu menyukai bahkan mencintai Kyuhyun, tapi bukan sebagai seorang kakak melainkan seorang pria yang dicintai oleh seorang wanita.
“Oppa…..”. Hyesun tersenyum sambil terus menatap Kyuhyun, menunggu pria itu merespon panggilannya.
“Heummm?”. Gumam Kyuhyun tanpa mengalihkan tatapannya dari buku yang ia baca.
“Menurutmu….cinta itu seperti apa?”. Tanya Hyesun yang membuat Kyuhyun menghentikan kegiatan membacanya dan menolehkan kepalanya, melihat Hyesun yang kini sedang mengembangkan senyumnya.
“Apa…kau berkata apa tadi?”. Tanya Kyuhyun dengan kening berkerut. Hyesun mengalihkan pandangannya, menatap lurus pohon besar yang berada jauh dihadapannya lalu mendekap buku tugasnya dengan erat.
“Sepertinya aku sedang jatuh cinta Oppa”.
“Mwo?Hye, kau sedang jatuh cinta dengan siapa?siapa pria itu?umur berapa?apa pekerjaannya?”. Tanya Kyuhyun penasaran yang membuat Hyesun tertawa kecil lalu menolehkan kepalanya menatap Kyuhyun.
“Suatu saat kau juga pasti akan tahu siapa orangnya Oppa”. Hyesun menunjukkan cengirannya lalu kembali mengerjakan tugasnya. Kyuhyun terdiam dan melihat gadis itu dengan alis tertaut, mencoba menerka-nerka siapa pria yang membuat gadis itu jatuh cinta……
******TBC******
Part 3….. Terimakasih banyak readers yang mau membaca lagi kelanjutan FF ini. Maaf jika ada Typo yang bertebaran  dan maaf juga apabila ceritanya tidak nyambung, saya masih dalam proses belajar..heheheh 

6 responses to “[Freelance] The One I Love ( Part 3 )

  1. mnurut aku sih sbnrnya kyuhyun cintanya sm hyesun .. Tp blm sadar… Mngkin crtnya nnti hyesun pergi sm bapaknya ke london ..heheheh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s