[Freelance] Love in Corporation (Chapter 3)

Love in Corporation_Õ뻵£¼

Love in Corporation (Chapter 3)
Author: raihanadulset! (@raihanaAA_)
Main Cast: Oh Se Young /Oh Se Yeon (OC) & Park Chanyeol/Park Do Bi
Support Cast: Oh Sehun | Kim Yoo Eun (OC) | And Others
Genre: Family | Romance
Length: Multi Chapter
Rating: PG – 17
Disclaimer: Fan Fiction ini murni karya Author. Because JIPLAK IS NOT MY SYTLE B) Mian ya Typo Bertebaran ! PLAGIAT? GO AWAY !
Happy Reading ^^

 

Oh Se Young POV
Kini aku dan Yoo Eun eonni sedang di Butik untuk melakukan fitting baju pengantin Yoo Eun eonni. Aku dan Yoo Eun eonni sedang sibuk memilih-milih desain baju yang cocok untuk Yoo Eun eonni dan juga Sehun Oppa.
“Nah sepertinya Gaun ini cocok denganmu Eonni, cobalah dulu gaun ini. pasti Cantik,” Saranku untuk Yoo Eun eonni.
“hm baiklah, kita pilih 3 gaun dulu untuk dicoba ya, setelah itu bantu aku pilih mana yang lebih cocok denganku. Eottae?” Jawabnya.
“Arraseo,” Ucapku.
Yoo Eun eonni pun mencoba Gaunnya satu per satu. Sebenarnya sih semua gaun itu cocok dengannya. Tapi aku harus memilih salah satunya saja. hmm pilihan yang sulit.
“Bagaimana? Aku cocok memakai gaun yang mana Se Youngie? Tapi aku lebih suka gaun yang ini.” Tanya Yoo Eun eonni.
“Hmm jangan pilih gaun yang itu eonni. Gaun itu terlalu terbuka untukmu. Sehun Oppa pasti tidak mau tubuh mulus calon istrinya dilihat banyak orang nanti,” Jawabku mencoba memberi saran padanya.
“Begitukah? Baiklah jadi kita pilih yang mana?” Tanya Yoo Eun eonni.
“Ah kita pilih gaun yang ini saja. simple tapi tetap terlihat glamour,” Akupun menunjuk salah satu gaun itu. Gaun putih mekar tetapi tidak terlalu panjang. Jadi tidak terlalu merepotkan ketika dipakai Yoo Eun Eonni nanti.
“Baiklah kita pilih yang ini saja,” Gumam Yoo Eun eonni.
Usai dari butik pakaian pengantin, aku dan Yoo Eun eonni bergegas ke Mall. Membeli sejumlah perlengkapan pernikahannya nanti. Namun tiba-tiba ponselku bordering.
“Ne yoboseyo, ada apa? Tumben sekali menelpon,” Ternyata Do Bi menelponku.
“…”
“Mwo? Sekarang? Apa penting sekali?Hm baiklah aku segera kesana,” Jawabku. Park Do Bi mengajakku ke Café langganan kami berdua.
“Yoo Eun eonni, mianhae. Sepertinya hari ini kita tunda dulu membeli perlengkapan pernikahan untukmu. Baru saja Do Bi mengajakku ke Café langganan kami. Katanya ada yang ingin ia bicarakan. Tidak apa-apa kan?” Aku sedikit menyesal tidak bisa menemani Yoo Eun eonni.
“Gwaenchana, lain waktu saja tidak apa-apa kok. Atau besok aku pergi bersama Sehun saja juga tak masalah,” Jawabnya.
“Benarkah? Kalau begitu aku pergi duluan ya Eonni. Sampai jumpaaa,” Akupun langsung bergegas menemui Do Bi. Aku penasaran sebenarnya apa yang mau ia bicarakan. Eh tapi tunggu dulu! “Pabo! Aku tidak bisa pergi kesana dengan pakaian seperti ini. aku kan harus menjadi Oh Se Yeon yang culun dulu,” untung saja aku ingat. Aku harus mengganti penampilanku dulu. Jadi aku pulang ke rumah dulu sebentar untuk mengubah penampilanku.

Park Chan Yeol POV
Sudah 20 menit lamanya aku menunggu Se Yeon di Café ini. “Kemana dia? Kenapa yeoja itu lelet sekali sih?” aku mendecak kesal karena aku ini tidak terlalu suka menunggu lama.
Akhirnya orang yang kutunggu datang juga. Oh Se Yeon tiba dengan nafas yang terengah-engah.
“huh hah huh hah Do Bi-ya apa aku terlambat? Mianhae,” Ucapnya sambil mencoba mengatur nafas.
“Sudah tahu kau terlambat kenapa masih bertanya. Cepat duduklah. Minumlah Orange Juicenya dulu,” Jawabku sambil menyodorkan Orange Juice yang sudah kupesankan untuknya.
“Gomawo. Oh iya kau bilang mau membicarakan sesuatu. Malhaebwa! Langsung ke intinya saja. tidak usah bertele-tele,” Tukasnya. Sebenarnya aku bingung harus memulainya dari mana.
“Benarkah kau mau langsung mendengar intinya saja?” Tanyaku. Aku sudah persiapkan mental hari ini. sebenarnya hari ini aku ingin menyatakan cinta padanya. Entah sejak kapan aku menyukai Oh Se Yeon. Kepribadiannya yang berbeda dari Yeoja lainnya membuatku tertarik padanya.
“Oke langsung saja. Oh Se Yeon aku menyukaimu. Maukah kau menjadi Yeoja Chinguku?” Ucapku dengan santai tanpa ragu sedikitpun.
BYURRR!
Seketika Se Yeon yang sedang meminum Orange Juicenya langsung termuncrat karena ucapanku tadi. Nampaknya ia sedikit terkejut dengan pernyataanku tadi. Akupun sedikit menghindar darinya karena tidak mau terkena muncratannya tadi. Fiyuuhhh hampir saja kena bajuku.
Suasana jadi hening. Sepertinya Ia masih tidak habis pikir atas ucapanku tadi. Ia masih bengong menatapku. Sedangkan aku? Aku masih dengan santai menunggu jawaban darinya.
“Kau tidak sedang bercanda kan Park Do Bi?” Tanyanya yang rupanya sedikit tidak percaya.
“Apakah wajahku sedang terlihat bercanda? Aku serius Se Yeon-a,” Jawabku.
“ehh aku… aku… ehh maafkan aku Park Do Bi.. tapi…”
“Ne Arraseo. Lebih baik kita berteman seperti biasanya saja. anggap saja tadi tidak terjadi apa-apa. Aku memang sudah menduga kau pasti akan menolak Namja jelek sepertiku,” akupun memotong pembicaraannya. Aku sedikit kecewa karena dia menolakku.
“Hey aku belum selesai bicara. Maksudku, maafkan aku Park Do Bi, aku tidak bisa. Tidak bisa menolakmu maksudnya hehehe,”
Mataku pun langsung terbelalak. Oh Se Yeon! Dia menerimaku menjadi Namja Chingunya! Apakah aku sedang bermimpi? Wajahku yang tadinya muram sekarang berubah menjadi senyuman penuh bahagia.
“Jinjja? Apa kau mau menjadi Yeoja Chinguku?” Aku bertanya lagi. Aku sedikit tidak percaya padanya.
“Kau tidak percaya padaku? Tentu saja aku mau. Tapi aku bingung. Kenapa kau menyukaiku?” Tanyanya.
“hm aku juga tidak tahu. Mungkin karena kau berbeda dengan Yeoja lainnya. Jadi aku menyukaimu,” Ucapanku tadi menimbulkan semburat merah di wajahnya. Kamipun saling menatap dan tersenyum.
Akan tetapi, dalam hati aku berkata,”Apa sudah saatnya aku memperlihatkan padanya wujud asliku yang sebenarnya? Tapi kalau dia terkejut dan merasa ditipu bagaimana?” Batinku. Akupun memutuskan untuk tidak membongkar rahasia ini dulu. Biarkan penyamaran ini berjalan dulu.

Oh Se Yeon POV
Orange Juice yang sedang kuminum Muncrat keluar Karena ucapan Do Bi tadi. Aigoo! Apakah secepat itu dia menyukaiku.
Aku menatapnya sejenak dan berpikir apa yang harus kukatakan,“Kau tidak sedang bercanda kan Park Do Bi?” Tanyaku yang sedikit tidak percaya pada ucapannya.
“Apakah wajahku sedang terlihat bercanda? Aku serius Se Yeon-a,” Jawabnya dengan penuh keyakinan.
“ehh aku… aku… ehh maafkan aku Park Do Bi.. tapi…” Belum selesai aku berbicara tapi ia sudah memotong ucapanku.
“Ne Arraseo. Lebih baik kita berteman seperti biasanya saja. anggap saja tadi tidak terjadi apa-apa. Aku memang sudah menduga kau pasti akan menolak Namja jelek sepertiku,” Nampaknya ia sedikit kecewa dengan perkataanku. Padahal aku belum selesai bicara.
“Hey aku belum selesai bicara. Maksudku, maafkan aku Park Do Bi, aku tidak bisa. Tidak bisa menolakmu maksudnya hehehe,” Ucapku sambil tersipu malu.
Matanya pun langsung terbelalak. Wajahnya yang tadinya muram sekarang berubah menjadi senyuman penuh bahagia. Lucu sekali.
“Jinjja? Apa kau mau menjadi Yeoja Chinguku?” Dia bertanya lagi. Rupanya Do Bi sedikit tidak percaya padaku.
“Kau tidak percaya padaku? Tentu saja aku mau. Tapi aku bingung. Kenapa kau menyukaiku?” Tanyaku mencoba menginterogasi Namja yang ada dihadapanku ini.
“hm aku juga tidak tahu. Mungkin karena kau berbeda dengan Yeoja lainnya. Jadi aku menyukaimu,” Ucapannya tadi menimbulkan semburat merah di wajahku. Sungguh aku belum pernah merasa bahagia seperti ini. ada seorang Namja yang tulus mencintaiku dengan penampilanku yang seperti ini. Kamipun saling menatap dan tersenyum.
Akan tetapi, dalam hati aku berkata,”Apa sudah saatnya aku memperlihatkan padanya wujud asliku yang sebenarnya? Tapi kalau dia terkejut dan merasa ditipu bagaimana?” Batinku. Akupun memutuskan untuk tidak membongkar rahasia ini dulu. Biarkan penyamaran ini berjalan dulu.

Kini aku dan Park Do Bi resmi menjadi sepasang kekasih. Karyawan Kim Corporation tidak ada yang mengetahui hubungan kami. Karena kami sengaja merahasiakannya. Jika di tempat kerjapun kami tidak terlihat seperti orang yang sedang berpacaran. Kami berdua mencoba untuk professional. Hubungan saat kerja dan hubungan pribadi harus dibedakan.
“Se Yeon-a, ayo kuantar pulang. Atau kita mampir ke Caffe dulu?” Ajak Do Bi saat kami bersiap-siap pulang.
“Ah tidak perlu. Hari ini cukup melelahkan. Aku ingin langsung pulang saja,” Jawabku.
Do Bi pun mengantarku pulang. Tidak mungkin aku menunjukkan rumahku yang sebenarnya. pasti ia akan curiga Office Girl sepertiku mempunyai rumah yang sangat mewah. Jadi aku berpura-pura tinggal di Rumah kontrakan yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumahku. Aku juga tidak menyangka kenapa penyamaranku bisa sampai sejauh ini. aku merasa bersalah padanya. Jika ia tahu aku yang sebenarnya pasti ia merasa sangat dibohongi. Lalu ia marah padaku dan putus denganku. Ah aku tidak mau itu terjadiiii!!!
“Nah sudah sampai! Do Bi-ya hati-hati di jalan ya,” ucapku sembari turun dari motornya. Ia pun tersenyum padaku.
“Baiklah aku pergi dulu. Sampai jumpa,” Jawabnya. Akupun melambai-lambaikan tangannya padaku.
Akupun menunggu sampai ia sudah pergi cukup jauh sampai tidak bisa melihatku lagi.lalu akupun langsung pergi ke rumahku yang sebenarnya.
Sesampainya di rumah, ternyata Sehun Oppa sedang sibuk menyiapkan perlengkapan untuk pernikahannya nanti. Akupun mencoba untuk membantunya sebentar.
“Annyeong! Aku pulang! Oppa apa mau kubantu?” Tanyaku.
“Oh kau sudah pulang. Diantar Park Do Bi? Hm sepertinya tidak perlu membantu karena sebentar lagi aku sudah selesai. Kau telat Se Young-a!!!” Pekiknya. Aku hanya terkekeh geli. Sehun Oppa sudah tahu bahwa aku dan Park Do Bi berpacaran. Ia sudah menyuruhku untuk membongkar penyamaranku padanya. Namun aku menolaknya. Belum saatnya Do Bi tahu siapa aku sebenarnya.
“Baguslah kalau kau sudah selesai. Jadi aku tidak perlu capek membantumu lagi. Tapi maaf, sebenarnya tadi aku hanya sekedar basa-basi hahaha,” Sehun Oppa menjitak jidatku. Aku hanya bisa meringis kesakitan.
“Dasar Yeoja Nakal! Ayo kita makan dulu. Kau pasti belum makan kan? Cepat makan! Setelah itu minum obatmu lagi,” Sehun Oppa walaupun terlihat cuek namun sebenarnya ia sangat perhatian padaku.
“Ne Arasseo,” Kamipun pergi ke meja makan untuk makan makanan yang sudah disediakan Sehun Oppa.
“Se Youngie, mau sampai kapan kau menyamar terus? Cepat atau lambat Do Bi pasti akan tahu siapa kau sebenarnya,” Lagi-lagi Sehun Oppa menanyakan itu lagi. Sungguh aku sangat pusing memikirkan hal itu terus setiap hari.
“Aku bingung harus bagaimana Oppa. Aku takut jika aku memberitahu siapa aku yang sebenarnya, ia akan merasa tertipu. Lalu bisa-bisa ia putus denganku. Aku tidak mau itu terjadi. Apa kau punya saran yang baik?” Rengekku. Ia pun menjawab dengan santai.
“Kau mau minta saran dariku? Saran dariku kau cepat selesaikan penyamaranmu dan katakan padanya kalau kau itu sebenarnya bukan Oh Se Yeon, tapi Oh Se Young,”
Akupun memukul dada bidangnya karena kesal, “Ya! Itu bukan saran! Kau malah semakin mempersulit keadaanku tahu!” aku mendecak kesal karena Sehun Oppa menjawab pertanyaanku dengan sangat santai.
“Loh Kau ini bagaimana sih? Katanya mau minta solusi padaku? Ya itulah solusinya. Kau harus secepatnya membongkar rahasiamu padanya. Oh iya, apa kau akan mengundang Park Do Bi di pesta pernikahanku nanti?” Tanya Sehun.
“hm sepertinya tidak. Kalau aku mengundangnya bisa-bisa penyamaranku terbongkar Oppa,” Gumamku.
“Kau ini jahat sekali. Masa Namja Chingunya sendiri tidak diundang ckckck,” Sehun Oppa ada benarnya jugasih. Aku ini Yeoja Chingu yang jahat haha.

2 Minggu Kemudian …
Akhirnya. Pesta pernikahan Sehun Oppa dan Kim Yoo Eun eonni tiba. Aku tidak menyangka sebentar lagi Sehun Oppa akan melepas masa lajangnya. Walaupun aku sering bertengkar dengannya, tapi aku sangat menyayangi Sehun Oppa. Akupun sering berdoa dalam hati agar Sehun Oppa dan Yoo Eun eonni hidup bahagia selamanya dan bisa cepat-cepat memberikan keponakan untukku kekekekkkk.
Aku sudah siap dengan gaun putih polos selutut dengan memakai mahkota bunga yang sangat simple dan sepatu high heels. Eomma dan Appa datang tepat waktu. Mereka sangat sibuk sehingga mereka baru bisa pulang ke Korea pada saat hari pernikahan Sehun Oppa berlangsung.
“Eomma! Appa! Aaa nan jeongmal bogoshipeo!!!” Ucapku dengan manja sambil memeluk Eomma dan Appaku.
“Kami juga merindukanmu Se Youngie, dimana Oppamu?” Tanya Eomma yang sedari tadi mencari Sehun Oppa.
“Dia ada di ruang sebelah. Ayo kuantar,” Akupun mengantar mereka berdua ke ruangan tempat Sehun Oppa bersiap-siap.
Sehun Oppa terlihat sangat Nervous. Hari ini ia sangat tampan. Oh Sehun yang biasanya terlihat kekanak-kanakan tapi hari ini terlihat sangat dewasa. Eomma dan Appa pun juga ikut mengobrol dengan Sehun Oppa.
“Wah Oppa hari ini kau sangat tampan! Haha kau tegang ya? Tenang saja semuanya akan baik-baik saja,” Aku memberi semangat pada Sehun Oppa yang sedang gugup. Ya setidaknya bisa melegakan hatinya sedikit.
“Se Youngie apa penampilanku tidak terlihat aneh? Kim Yoo Eun dimana? Dia baik-baik saja kan?” Tanya Sehun Oppa yang justru mengkhawatirkan Calon Istrinya itu.
“Kau sangat tampan! Aku tidak sedang berbohong Oppa. Oh ya Yoo Eun eonni, tadi aku sudah ke ruangan tempat ia bersiap-siap. Ia baik-baik saja kok. Dia juga terlihat tegang sepertimu. Kau tahu?! Yoo Eun eonni sangat cantik hari ini. Gaun yang dikenakannya sangat cantik. Karena aku yang memilihnya hahaha,” Jawabku.
“Jinjja? Aku jadi tidak sabar melihatnya memakai gaun yang kau pilih. Gomawo Se Youngie sudah membantuku mempersiapkan segala kebutuhan pernikahanku,” Ucap Sehun Oppa sembari mencubit pipiku. ahhh aku sangat tersentuh mendengar ucapan Sehun Oppa. Aku jadi terharu karena tidak biasanya ia berkata seperti itu padaku.
“No Problem, it’s okay Oppa. Kau kan juga sudah membantuku untuk …” Oopss! Hampir aku keceplosan. Tadinya aku ingin bilang kalau Sehun oppa juga sudah membantuku untuk melakukan penyamaran. Untung saja Sehun Oppa langsung membungkam mulutku. Eomma dan Appa yang melihat kelakuan kami merasa heran dan geleng-geleng kepala.
“Oppa! Hwaiting! Aku pergi keluar dulu ne” Akupun memberi semangat untuk Sehun Oppa. Ia hanya mengangguk. Akupun langsung bergegas keluar untuk menyambut para tamu undangan.
Satu-persatu tamu undangan hadir. Mulai dari Keluarga, Karyawan perusahaanku, Para pejabat tinggi, hingga Direktur-Direktur perusahaan lain yang juga turut hadir dalam pesta pernikahan Sehun Oppa.
Lalu aku menengok kearah pintu masuk. Dan..
“AIGOO!!! Itukan Namja yang menatapku saat pesta pernikahan waktu itu. Omooo hari ini ia sangat tampan. Hey Namja Tampan apa kau melihatku disini? Aku sangat ingin berkenalan denganmu,” Batinku sambil terus menatap Namja itu yang sedang memasuki pintu gedung.
“Astaga! Bicara apa kau ini Se Young Pabo! Kau kan sudah memiliki Namja Chingu! Kenapa masih mengharapkan orang lain? Haiissss Se Young centil!” Aku merutuki diriku sendiri yang sedari tadi kehilangan akal sehat. Tidak bisa melihat namja tampan aku langsung lupa dengan Park Do Bi.

TBC~
Gomawo sudah berbaik Hati mampir ke FF author /bow/ Don’t Forget! Tinggalkan jejak RCL ya ^^ DON’T BE SILENT READER oke?! sampai jumpa di Next Chapter !!!

23 responses to “[Freelance] Love in Corporation (Chapter 3)

  1. Aaa. Kenapa pas lafi nyatain saling bongkar aja? Kan aku pengen tau gimana perasaan mereka. Aku juga setuju sama saran sehun thor. Lanjut

  2. aaa…knpa sich mreka gg jujur aja..pdhal khn sbnernya mreka sma2 nyamar jdi sama2 boong..wkwk..Se Yeong sich gg mw dngerin saran Sehun,,,jadi gregetan neh bacanya knpa hrus TBC…??
    Ahh,,jadi pnasaran khn thor…
    palli, palli, palli Next Chapt’nya OK!!
    HWAITING N KEEP WRITING THORRR^^

  3. penasarn gmna reaksi keduanya klau mreka berdua membongkar penyamaran mereka

    trllu pndek thor….

    tpi ttp bgus kq….

    next chapny jngn lma”
    fighting

  4. Oh..my..go..OD

    park do bi an oh se yeon jadian
    Cukkae cukkae…. 😀

    Bikin nuansax LebiH roMantis and ngena dong !

    Momentx kurang
    Ntar wk2 nikahan Chanyeol
    kudu lebih romantis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s