[Freelance] Angel INA (Chapter 1)

Angel INAAngel INATT

[freelance] Angel INA Chapter 1
Title : Angel INA
Author/twitter :Tiara Yustisia/@Tiara_Cheunyu
cast :
Xi Luhan (EXO M)
Angelina Tiaprilia (OC)
Support cast:
you can find in the story
Genre :comedy*maybe*
Rating : 14+
Length : Chapter
Disclaimer :no plagiat (walaupun faktanya emang g ada yg niat plagiat#plak)
Chapter 1 coming !!!


Jangan lupa gunakan imajinasi kalian ya Chingu 
Supaya lebih menghayati ! #eheehhe.
Mian,kalo tittle nya gaje.Ini ff 100% hasil pemikiran aku sendiri,kalau ada kesamaan itu aku g sengaja,ya ! jangan lupa comment ,lho ! karena comment kalian akan berpengaruh besar pada chap2 berikutnya ! oke langsung aja 
-Angel From INA-
Angel pov.
Bandung,Indonesia,23-02-2014
“hooaeemmm”
Sekarang sudah jam 5 pagi,sudah kebiasaan ku tiap hari bangun di jam segini.wuih,dingin sekali .aku turun dari ranjangku ,kemudian menuju kamar mandi.
Kelas masuk jam 07.00 .walaupun apartement ku hanya berjarak beberapa km dari sekolah,tapi aku selalu datang pagi-pagi walaupun tidak sedang piket.
Aku sangat bersemangat hari ini. Kenapa ? karena sekarang sudah semester baru,itu artinya kelas akan diacak lagi,sama seperti tahun-tahun dulu. Dimaksudkan agar kami saling mengenal sesama murid.di acak menurut tingkatan ny masing-masing.
Aku sudah kelas 2 Sekolah Menengas Atas,bukan nya aku sombong,tapi aku selalu mendapat Juara 1 di kelas,dan Juara Umum sejak kelas 1 Sekolah Dasar.
Aku lahir tanggal 30 April tahun 1994.
Aku punya kakek dan nenek asli orang Korea dari pihak ibu.
Dan aku punya kakek dengan keturunan Korea-Amerika dan nenek dari Kalimantan Selatan dari pihak ayah.jadi aku ini bisa di bilang Blasteran abiss.
Hanya beberapa siswa yang mengetahui tentang keblasteran ku ini. Aku kurang suka mengumbar hal-hal seperti itu,tidak penting menurutku.
Aku langsung mengenakan seragam sekolah ku.
Bagaimana seragam sekolahku ? biasa saja,sama seperti sekolah SMA pada umumnya ,cuman bedanya sekolahku memakai rompi berwarna abu-abu pada hari senin sampai Rabu,kemudian hari Kamis menggunakan Rompi berwarna merah kotak-kotak dengan bawahan senada. Pada hari Jum’at dan Sabtu memakai Rompi warna Coklat dan bawahan yang sama warnanya.
Jika rata-rata siswi di sekolah ku memakai rok di atas lutut,aku lebih suka memakai rok di bawah lutut.
Aku berjalan dengan santai menuju sekolah.
Masih ada waktu 45 menit sebelum jam pelajaran pertama dimulai.aku berjalan dengan santai sampai di depan gerbang sekolah,dan seperti biasa satpam sekolah penjaga gerbang akan menegurku
“wah, rajin sekali,pagi-pagi sudah berangkat !” ucap Pak satpam
“hehe,iya nih pak !” aku menjawab sambil tertawa kecil dan melanjutkan langkahku menuju gedung sekolah berlantai 4 ini .
Aku bersekolah di SMA-High Bandung School berstandar internasional.oh iya,aku belum bilang kalau orangtua ku tinggal di Kalimantan Selatan. Aku bersekolah di Bandung karena ingin mandiri dan ingin mencari pengalaman baru disini.
Syukur orangtua ku mempercayai ku dan memperbolehkan ku bersekolah ke tempat yang lumayan jauh dari mereka,mengingat bahwa sekarang pergaulan bebas sedang marak.
Tapi aku terbukti dari sekolah dasar sampai detik ini tidak pernah melakukan hal-hal yang tidak diperbolehkan orangtua ku.pacaran,misalnya.
Aku sudah sampai di dalam kelas. Aku memperhatikan setiap inci ruang kelas ku ini,karena hari ini kami akan di acak lagi dan akan berpindah kelas. Setiap kelas mempunyai ‘keunikan’ tersendiri. Baik desain maupun interior nya.
Kelas 11A misalnya, interior kelas mereka bergaya klasik ,dan aku sangat ingin masuk ke dalam kelas itu pada pengacakan siswa hari ini .
Semoga saja 
Luhan Pov.
Seoul,Korea Selatan,23-02-2014
“mwo ?!” aku tidak percaya pada apa yang appa katakan padaku
“mwo kau bilang ?” appa malah balas terkejut
Aku tidak percaya,sangat tidak percaya.apa yang sebenarnya ada dalam pikiran appa ku ini ?
“tapi …”
“aku tidak menerima penolakan” appa menyela perkataanku.
“tapi,itu sangat jauh appa ! tidakkah kau kasihan pada anak bungsu mu ini ?” aku memasang puppy eyes. Tapi appa bahkan tidak melirik sedikitpun padaku
“disana ada noona mu !”
“pasti tidak akan ada yang mau berteman denganku disana ”
Appa tidak menjawab,dia tengah berpikir.
Yess ! sorakku dalam hati,appa pasti akan membatalkan rencana nya ! aku yakin 100% !
“nanti kita bahas lagi, sebaiknya kau cepat ke sekolah atau kau akan terlambat” appa berdiri dari kursinya dan berjalan keluar ruangan
“dan …” sambungnya “jangan membolos lagi,Xi Luhan !”
Jdarr !
Serasa ada petir di pagi hari yang menyambarku,aiish,appa tak pernah berhenti mengungkit hal itu
Skip 
“kemarin kau kemana saat jam pelajaran Jae Songsaenim?” Tanya appa saat aku hendak masuk ke dalam mobil
“mwo?” Tanya ku,seolah-olah aku tidak mengerti maksud dari pertanyaan appa.
“oh… jadi kau pura-pura lupa,ya?” appa memicingkan matanya kepadaku,dan aku akui itu cukup berhasil membuatku mengakui semuanya.appa punya tatapan mata yang menakutkan ketika mengintrogasi seseorang ,dan jika tatapan mata bisa membunuh orang,mungkin aku sekarang sudah dimasukkan ke dalam peti mati.
“hanya jalan-jalan sebentar ! “ jawabku,dengan gesit aku membuka pintu mobil.tapi sial,appa lebih gesit dariku,dia menahan pintu mobil ku,dan tentu saja,menahan ku juga.
“jalan-jalan kemana ?!”
“ah,hanya keliling-keliling taman saja !”
“taman apa ?!”
“taman ya taman !” aku mulai kesal menanggapi pertanyaan appa yang bertubi-tubi
“taman saja atau taman Balapan ,eoh ?” appa menarik telingaku
“ya ! appa,sakit ! lepaskan ,aku bisa saja terlambat !” aku meringis, aduh,pasti telinga ku sudah sangat merah sekarang,panas sekali rasanya.
“berani nya kau berbohong pada appa !”
“aduh,appa !ya ! telingaku bisa saja putus !” aku berusaha melepaskan tangan appa dari telingaku,namun tenaga appa jauh di atas kemampuan ku.
“Hannie,sudah jam berapa ini eoh?kau masih belum berangkat juga ?”
Ah,aku mendengar suara ,suara yang lembut penuh dengan kasih sayang,suara dengan nada penyelamat .seperti suara malaikat.
“aigoo~ apa yang kau lakukan pada LuHaniie ?!” eomma berteriak dan tanpa panjang lebar langsung balik menjewer telinga appa.
“ah ! lepaskan !hey, jangan bersikap begitu di depan anak kita !” appa ku meringis,tapi tak berani melawan
“aniyea,kau yang seharusnya tidak boleh menjewer anak mu sembarangan” eomma melepaskan tangannya dari telinga appa,sekarang aku dengan nya imbang,sama-sama merah di telinga kanan.
“eomma,appa tadi menjewerku,aku jadi terlambat begini” aku langsung berlari kea rah eomma dan menunjuk ke telinga kanan ku
“aigoo~ anankku… sudahlah,sebaiknya kau cepat berangkat !”
Eomma mendorongku ke dalam mobil dan melambaikan tangannya,kemudian aku langsung tancap gas.
Yeey !! aku selamat,pekikku di dalam mobil
“au,perih !” aku memperhatikan telinga kanan ku dari kaca spion tengah
Author pov.
“kau terlalu memanjakan nya” ucap Tuan Xi
“ani.kau saja yang terlalu keras” Nyonya Xi membela diri
“sudahlah,aku perlu kompres !”
Kemudian Nyonya Xi memanggil salah satu pelayanan nya,menyuruh nya mengambilkan kompres.kemudian dia memasangkan nya di telinga suaminya.
“aku sudah memberitahukannya tadi pagi “ kata Tuan Xi sambil memasangkan kompres ke telinga kanannya.
“jadi kau memang ingin melakukkan nya eoh ?” jawab Nyonya Xi sambil menatap dalam pada Suaminya. Tidak ikhlas dengan yang diucapkan Tuan Xi barusan.
Tuan xi mengambil napas panjang,antara kesal dan kecewa.
“mau bagaimana lagi eoh ? dia harus bisa merubah kelakuan nya itu”
“tapi dia anak yang baik ,balapan itu kan hal-hal yang lumrah di kalangan pemuda zaman sekarang” Nyonya Xi berusaha membela anak bungsu kesayangan nya yang sering ia sebut dengan Hannie.
“aku tidak suka .balapan membahayakan nyawanya, dan …”
“dan dia suka membolos” Nyonya Xi menyela perkataan suaminya
“nah,kau sudah tau kan ? aku sudah menasehati nya berkali-kali tapi tetap saja tidak berguna” Tuan Xi menjawab sambil menyandarkan punggungnya ke sofa.
“ah,masalah itu biar aku yang urus” nyonya Xi tersenyum
“ani ! keputusan ku sudah bulat,dari dulu kau selalu bilang akan mengurusnya,tapi mana hasilnya ?” Tuan Xi berkata dengan kesal,ia mencoba meredam amarah nya mengingat istrinya adalah orang yang sangat lemah lembut.
“lagipula,ini untuk kebaikan Luhan juga” Tuan Xi menggenggam tangan Nyonya Xi,berusaha menenangkan istrinya yang menitikkan air mata.
“arasseo,demi Hannie aku akan menyetujuinya “ Nyonya Xi menangis,serasa seperti ditusuk dengan tombak di bagian dada nya .
Luhan pov.
“hey,kau baru direbus,ya ?” goda Baekhyun sambil menarik-narik telingaku
“ya ! dasar bacon ! lepaskan tanganmu itu !” aku menepis kasar tangannya,sekarang telingaku malah tambah perih.
“yee,begitu saja marah !” Baekhyun melepaskan tangannya dan kami pun berjalan ke dalam kelas.
Sebenarnya kejadian ini sudah sangat di hafal sahabat-sahabatku.jadi mereka hanya akan ber ‘oh’ ria mendengar keluhan ku tentang appa ku.
Semuanya baik-baik saja sampai …
“ya ! chagiya,apa yang terjadi pada telingamu ?apa sakit?mau kuobati?atau kau mau kuantar kan pulang !?” seorang yeoja berlari kearah ku dan langsung duduk di sampingku dengan wajah cemas.
Aish,kurang ajar.
Chaenyol,Baekhyun ,Sehun dan Tao hanya cekikikan
“ah~ yeojachingu Luhan sudah datang,sebaiknya kita pergi dan jangan mengganggu mereka,kajja !” Chaenyol memberikan komando kepada yang lain untuk pergi.
Jika mereka pergi,itu artinya aku hanya akan berduaan dengan yeoja ini ani!aku tidak mau !
“ya! Chaenyol,siapa yang menyuruh mu pergi ?kembali kesini !” aku berteriak,namun sayang,mereka sudah menghilang di balik tembok .
“ya ! dan kau Son Yi Kyung, hentikan memegangi telingaku !” aku berteriak kepada yeoja di sampingku yang tidak henti-hentinya memegangi teingaku
“aaa mian “ dia tertunduk
Aish,kenapa aku harus meneriaki seorang yeoja !?
Biar kuluruskan hal-hal yang berbelok ini :
Son Yi Kyung bukanlah yeojachinguku,dia hanya salah satu dari sekian banyaknya yeoja yang menggemariku di sekolah ini
Dia selalu mengejar-ngejar diriku akhir-akhir ini,dan aku sangat benci dengan wanita CENTIL !
Aku berjalan menjauh,menyusul Chaenyol dan lainnya yang meninggalkanku terlebih dahulu,yang membiarkan aku bersama dengan iblis centil ini.
“Xi Luhan !” Yi Kyung berteriak
Aku pura-pura tidak mendengar,dan mengambil langkah seribu menuju cahenyol berada.
Skip 
Sebentar lagi pelajaran geometri,itu adalah pelajaran yang sangat ku benci.apalagi dengan Jae songsaenim yang killer .
Apa arti nya ? artinya aku harus segela melarikan diri,karena 15 menit lagi pelajaran killer itu akan dimulai.
“hya ! Xi Luhan,kau mau membolos lagi ?” Sehun menarik pergelangan tanganku ketika aku berjalan menuju ke luar kelas.
“ani… hanya…hanya ke toilet sebentar !” jawabku
“ne,kau ke toilet nya memang sebentar ,tapi stelah itu kau akan kabur !” Sehun memperkuat genggaman tanangnnya di lenganku
“kau tidak kasihan pada kami yang selalu ditanyai guru killer itu tiap kali kau membolos eoh ?” Xiumin menjitak kepalaku
Akhirnya aku tidak jadi membolos karena Jae songsaenim sudah memasuki kelas.
“sial !” gumamku
“oh,bukankah kursi itu selalu kosong?” guru killer itu kaget melihat aku berada di meja ku.
Serentak seluruh kelas menatap ku dan tertawa kecil.
“cih,apanya yang lucu ?”
Skip 
Appa dan eomma ada urusan ke luar negeri selama beberapa hari,jadi aku BEBAS!
Hari ini aku dan kelompokku menantang kelompok dari sekolah lain untuk balapan .ini adalah hobby ku, jadi tak heran kalau aku punya mobil sport 2 buah di rumah.
Appa memang melarangku balapan,tapi dia tetap saja menuruti keinginanku memiliki mobil sport untuk balapan .aneh ,pikirku.
Tepat ketika aku dan kelompokku yang terdiri dari : Sehun,Xiumin,Chaenyol,Baekhyun,Tao dan Kai sudah berada di tempat balapan yang kami janjikan dan siap tancap gas sesuatu terjadi .
“ya ! anak nakal,cepat pulang ! kau bisa saja dibunuh Appa mu jika ketahuan masih melakukan hal mematikan ini !” itu Nyonya Cho,ibu Cho Kyuhyun,lawan main balapan ku hari ini.
“yeooppo ! eomma,sakit !” Cho Kyuhyun di seret paksa keluar dari mobilnya oleh Nyonyah Cho
“apa yang kalian lakukan ?! mau ku panggilkan polisi eoh ?”
Itu berhasil membuat kami semua bergegas masuk ke mobil masing-masing dan tancap gas pergi menjauhi tempat itu
“ah ! dasar anak manja,begitu saja tidak boleh”
Sehun menatap ku,
“mwo ?!” tanyaku
“kau bilang dia anak manja ?lantas bagaimana denganmu ?” Dia balik bertanya
“aniyea ! aku tidak manja !” jawabku ketus
Sehun malah terkekeh,
“bukankah kau adalah anak yang selalu berlari ke dalam pelukan eomma nya ketika appa nya menjewer dan memarahinya ?” Sehun kali ini benar-benar tertawa
“ani ! aku tidak memeluk eeomma ku !” aku berusaha membela diri,tapi tentu saja,tidak ada gunannya sama sekali
“ya ! sudahlah !” aku akhirnya menginjak pedal gas lebih dalam,karena kami sudah masuk ke dalam jalanan yang sepi dan satu arah ,reflex Sehun langsung memasang safebelt nya .
Angel pov.
“aku tidak mau !”
“hey,kau tak boleh begitu !”
“tapi aku ingin bersamamu !”
“kau ini keras kepala sekali !”
Dia hanya diam.
Aku agak kesal tapi kasihan juga dengannya.
Amira,dia temanku saat kelas 10C semester 2 sampai sekarang
“aku mau satu kelas denganmu !!!” rengeknya
“aish,mau bagaimana lagi ? pengacakan siswa nya sudah begitu ,aku juga tidak bisa berbuat apa-apa” aku menjawab dengan jujur.
Aku orang yang mudah bergaul, jadi setiap pengacakan siswa aku enjoy saja,karena ‘teman’ itu akan datang dengan sendirinya,selama aku bersikap baik pada mereka.
Tapi Amira ?
Dia anak direktur muda ,anak orang kaya raya,manja,sombong,pilih teman.
“yasudah !” dia bangkit dari duduknya
“aku akan mendapatkan teman yang lebih baik darimu !” ucap nya denga ketus
“hey,kenapa ? kau marah padaku ?” tanyaku yang mendengar gelagat nya yang agak berteriak
Dia hanya mendengus kesal dan pergi begitu saja. Ya Tuhan,apa salahku ? kuberitahu,ya seharusnya kalau dia ingin marah,dia harus marah dengan Bu Guru,bukan aku ! kenapa ? karena bu guru lah yang mengacak siswa,bukan aku !
Skip 
Amira berada di kelas 11C,dan aku di kelas 11A ,senangnya . aku tidak henti-henti nya memperhatikan interior bergaya klasik di ruangan kelas ku yang baru ini
Aku masuk kedalam kelas setelah sebelumnya melihat papan pengumuman kelas untuk mengetahui letak kursi ku.
Mengejutkan sekali.kenapa ? aku diletakkan di pojok kanan PALING BELAKANG! Aku mungkin sudah berteriak histeris jika tidak ada orang lain di kelas.
Ah,tapi mau bagaimana lagi ? aku tidak boleh egois,kan ? omong-omong egois,aku jadi teringat Amira.ah biar saja ,I don’t care.orang seperti dia tidak patut punya teman,itu menurutku loh.
Aku lebih terkejut lagi karena kursi di sampingku kosong.katanya sih memang sengaja,aku jadi teringat film hantu .aiish,ngelantur !
Author pov.
Seorang laki-laki dengan sedikit uban di kepalanya berjalan di lorong sekolah,dengan wajah yang terlihat bijaksana namun teduh,menandakan bahwa dia adalah orang yang berwibawa dan penuh kasih sayang.
Laki-laki itu datang bersama seorang wanita,bisa diperkirakan bahwa tu adalah istrinya,dengan sedikit uban,keriput di bawah kelopak mata,tapi itu tidak berpengaruh sama sekali dengan kecantikan natural yang dimilikinya,ia selalu tersenyum,menggandeng suaminya,dari air muka nya dapat kalian ketahui kalau dia adalah wanita yang lemah lembut dan penuh kasih sayang.
Angel yang kebetulan dalam perjalanan menuju perpustakaan tidak sengaja berpas-pasan dengan pasangan suami-istri ini.
“aigoo~ bagaimana mengatakannya ?” kata laki-laki tua itu kepada istrinya menggunakan bahasa Korea
“ehm,excuse me” wanita ini bicara pada Angel
Angel pun menoleh saat menyadari dirinyalah yang dipanggil,karena hanya ada mereka di lorong sekolah saat ini.
“ya ?” balas Angel dengan gugup
‘hah,mereka bicara dengan bahasa inggris ? ku kira orang Korea,atau mungkin mereka kira aku tidak mengerti bahasa korea ,ya?’ Angel bergumam dalam hati
Ternyata mereka bertanya pada Angel dimana letak ruang kepala Sekolah,kemudian Angel bilang mereka hanya tinggal lurus dan belok kiri.
“aigoo~ appa,dia sangat manis !” nyonya Xi berkata pada suaminya ketika Angel sudah beranjak pergi
‘nah benar kan? Mereka orang Korea .dia bilang apa? Aku manis? Ah,terima kasih nyonya !’ Angel bersorak dalam hati,tetap berjalan,seakan-akan dia tidak mengerti bahasa yang digunakan orang asing itu
Perempuan berumur 17 tahun ini sudah diajarkan berbahasa Korea dan inggris oleh kakek dan neneknya semenjak kelas 3 Sekolah Dasar.
Apalagi sekolah SMA nya ini adalah sekolah Internasional,jadi semua guru bercakap-cakap dan mengajar siswa nya dengan bahasa Inggris.
“ah~padahal aku ingin sekali bercakap-cakap lebih banyak dengan Nyonya itu” Keluh Angel saat dia sedang mengambil sebuah buku di lemari buku perpustakaan
“aish,kenapa kepala perpustakaan memesan lemari segini tingginya ?” dia sudah melompat-lompat tapi tidak sampai. Tinggi badannya adalah 173 cm ,bayangkan saja seberapa tingginya lemari itu hingga tidak bisa di raih oleh Angel.
Tidak heran kalau dia selalu di ikutkan dalam kejuaraan basket sekolahnya ,bukan hanya karena tinggi badannya,tapi karena dia bisa menjaga kekompakan tim ,dan sebagai seorang Leader basket,dia perlu diacungi 2 jempol.
Skip 
Seoul,Korea Selatan, 28-12-2014
5 hari kemudian di kediaman Keluarga Xi …
Suasana makan malam hari ini sedikit menegangkan.
Tidak biasanya ini terjadi di kediaman keluarga Xi, anak bungsu Tuan Xi,Luhan akhirnya buka suara setelah separuh perjalan makan tidak ada suara sama sekali dari appa maupun eomma nya.
“eomma,ada apa ini ? kenapa kalian diam saja,tidak seperti biasanya”Luhan menenggak air putih nya
Nyonya Xi yang ditanyai malah membenarkan posisi duduknya,dan sedikit menyenggol lengan suaminya yang pura-pura tidak mendengar.
“aa~ sepertinya oppa merahasiakan sesuatu “ selidik Luhan sambil menatap appa nya yang tengah duduk dengan gugup sambil memasukkan potongan danging ke dalam mulutnya
“ini bukan rahasia,selesaikan saja dulu makan malam mu” Tuan Xi menjawab tanpa menatap anaknya yang penasaran
Skip 
Luhan pov.
“appa lama sekali” aku mulai kesal karena appa menyuruhku menunggu nya di ruang keluarga setelah selesai makan malam tadi,tapi appa malah ke kamarnya dan sampai detik ini belum kelihatan sama sekali
“Hannie,ini minumlah” Nyonya Xi datang sambil membawa sebuah nampan dengan sebuah cangkir di atasnya
“coklat hangat ?” tanyaku
“ne” jawab eomma singkat
Aku bingung.tidak biasanya eomma membuatkan ku coklat hangat.biasanya eomma akan membuatkanku coklat hangat jika aku sedang sedih,atau setelah di marahi appa.tiba-tiba aku menyadari sesuatu
“eo…eomma… ,appa akan memarahi ku,ya?” aku duduk mendekati eomma
“ani…” jawab eomma santai,aku tau eomma pasti bohong.dia memang sellau begitu,agar aku tidak takut.
Aku ingin bicara lagi,tapi appa sudah datang sambil membawa map di tangan kanan nya
“hya ! appa,mianhae ! aku janji tidak akan melakukannya lagi !” aku langsung bersujud di depan kaki appa
“mwo?” Tanya appa
“aku berjanji tidak akan balapan lagi ! appa,mianhae !”
“ba…bala…pan ?” Tanya Appa
“aku janji appa,I promise ! waktu itu aku sudah menggas habis-habisan tapi aku tetap kalah !” aku merasa ingin menangis
Appa tertawa.
“mwo? Kau kalah lalu kau minta maaf padaku ?” Tanya appa,eomma juga terlihat iku tertawa
Akhirnya aku bangkit dari sujudku dan duduk kembali di samping eomma.
“jadi…appa tidak marah ?” tanyaku heran
“aku bahkan tidak…”
Ting-tong,itu suara bel rumahku.
Seseorang masuk begitu saja sambil meneriakkan namaku,siapa lagi kalau bukan Oh Sehun.
“aa… sedang berkumpul eoh ?” Tanya nya sambil melangkah kearah ku dan duduk di sofa yang berada di seberang ku
“ada apa?” tanyaku
“ku dengar paman dan bibi baru datang dari luar negeri ?” Tanya Sehun tanpa menghiraukan aku
“ne,ada sedikit urusan. Bagaimana kelakuan sepupumu selama kami pergi ?”Tanya appa ku pada Sehun
“katakan saja,mereka sudah tau” jawabku woles,karena appa dan eomma sepertinya tidak marah.
“nde… Luhan balapan lagi “
“ne,kalau itu aku sudah wajar,dia masih membolos ?”
“ani… aku mencegah nya”
“bagus…”
“tapi…”
“apa ?”
“Luhan kalah balapan”
Serentak eomma dan appa tertawa
“kalian sangat kecewa,ya jika kalah balapan?” Tanya eomma ku
“mwo ? Luhan kau belum memberitau mereka?” Sehun memelototi ku
“memberitahu apa?” tanyya oppa setelah tawanya mereda
“Luhan … dia kalah … lalu …” Sehun kemudian menatap ku,meminta persetujuan
Aku hanya mengangguk pelan
“lalu apa?” Tanya appa tidak sabaran,dia agak mencondongkan tubuhnya sedikit kearah Sehun
“aku takutnya paman yang akan kecewa,Luhan Balapan,lalu dia kalah,dan mobil yang dia kendarai itu adalah taruhannya”
“MWO ?! XI LUHAN ! aku membiarkan mu balapan,tapi aku sama sekali tidak setuju dengan taruhan !!” appa berteriak padaku
Skip 
Setelah di nasehati habis-habisan ,ya,hanya menasehati, appa diam beberapa menit . Sehun masih di tempatnya,merasa bersalah.
“ah,kita langsung ke point nya saja” appa angkat bicara
Author pov.
“MWO ? APPA KAU SERIUS ?!” Luhan kaget setengah hidup
Sehun juga sama, tapi dia hanya bisa meng ‘o’ kan bibirnya,tidak percaya.
Nyonya Xi dengan sigap mengambilkan coklat hangat yang dletakkan nya diatas meja,dan menyerahkan nya dengan lembut ke tangan anaknya
“paman… itu tidak mungkin” Sehun mencoba menyadarkan paman nya yang ia pikir mulai tidak waras.
“ini demi kebaikan Luhan” Nyonya Xi angkat suara,dia merangkul anaknya yang dengan gugup menenggak perlahan-lahan coklat hangat nya
“eomma… tidak … sayang pada…ku lagi,ya ?” Luhan bicara dengan hati – hati.
TBContinued
TOBECONTINUE !!
gimana nih ceritanya ? menarik gak ??
semoga aja iya,amiin 😀
aku udh prnah post ff LOL ,itu loh, FF yg penuh dengan kecadelan.tp berhubung byk yg g ngerti akhirnya aku kembali ke ff love-love aja deh .
Please.. jgn SREADER 😀 !!! ayyo di komentt !!
@Tiara_cheunyu

9 responses to “[Freelance] Angel INA (Chapter 1)

  1. Ceritanya udh bagus. Cuman masih banyak typo, dan penulisan kata yg kurang tepat.
    Sehabis titik (.) Atau koma (,) dikasih spasi. Kalau sehabis titik, huruf awal kapital. Chaenyol, cahenyol itu Chanyeol maksudnya?
    Yeooppo, itu apa thor? Mungkin maksudmu appo kali ya. Aniyea seharusnya aniyo.
    Maaf ya aku kritik terlalu banyak wkwk. Next chap usahain tulisannya diperbaiki lagi, biar makin banyak yg suka ff mu thor ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s