I Love You, Sunbae [Chapter 2] – Kyungdaee

i love you sunbae

Author            : Shin Ah Ra (@kyungdaee)

Cast               :

– Byun Baekhyun  (EXO)

– Kim Shin Yeong (OC)

– Kim Jongin (EXO)

– Jung Eunji (Apink)

– Kim Joonmyeon (EXO)

Genre              : Romance, School life, Angst

Rating             : PG-16

Length            : Chaptered

***

Previous :

“Jinjja eomma? Anak teman eomma adalah sahabat kecilku?”

“Iya sayang.. Umurnya beda 1 tahun denganmu”

“Namja? Yeoja?” Tanya Yeong penasaran.

“Namja. Namanya Byun Baekhyun”

“OMO! Namja? Baekhyun?”

“Iya. Kenapa sayang? Gwenchana?”

“Gwenchana eomma”

‘Aish. Sunbae menyebalkan itu? Aku akan tinggal bersamanya selama satu bulan? Dan dia sahabat kecilku? Ini gila. Sungguh diluar dugaan’ batin Yeong

***

Pagi hari berikutnya terasa semakin berat. Yeong tidak bisa tidur semalam. Gadis itu baru bisa tidur sekitar pukul 3 pagi dan ia tiba tiba terbangun pukul jam 6 pagi. sehingga Yeong tidak punya waktu banyak untuk tidur. Ada lingkaran hitam di bawah matanya yang membuatnya terlihat mengerikan.

Ia semalaman memikirkan bagaimana bisa ia tinggal sunbae yang sangat ia benci itu. Dan parahnya lagi, siang ini ia akan mulai pindah ke rumah teman eommanya itu.

Tiba-tiba saja ponselnya berbunyi nyaring di atas tempat tidurnya itu. Yeong mengernyit dan menebak-nebak orang gila mana yang menelponnya sepagi ini. Jam 6 pagi? Setelah itu ia melihat tulisan yang tertera di layar ponselnya

Jongin is calling..

-Kim Shin Yeong POV-

Jongin is calling..

Jongin? Dia gila atau apa sih? Menelpon sepagi ini? Dasar menyebalkan!

“Yeoboseyo. Wae?” ucapku ketus. Sebenarnya aku sangat malas mengangkat telponnya, tapi siapa tau ada hal penting yang harus ia sampaikan.

‘Good Morning Baby’ Mwo? Baby? Cih.

“Baby? Oh please.. im not your baby”

‘Sedang apa baby?’ dia menelponku hanya untuk menanyakan hal yang sangat tidak penting itu? Dia sungguh tidak penting.

“Kau menelponku sepagi ini hanya untuk menanyakan hal yang sangat tidak penting itu?”

‘Bagiku itu penting baby. Aku merindukanmu’

“cih. Sayangnya aku tidak merindukanmu tuan kim jongin. Aku malah tidak ingin bertemu denganmu!”

‘Baby, ini kan hari minggu. Mau jalan jalan denganku? Kita bisa nonton, shopp-‘

“Tidak mau. BYE!” potongku. Setelah itu aku meng akhiri sambungan telponnya. Aku sedang tidak ingin bertemu siapapun. Perkataan eomma sungguh membuatku badmood.

“Huh! Apa aku kabur saja ya? tapi kalo aku kabur, eomma akan mencabut semua fasilitasku. Ahh! Ini gila, eomma tega sekali terhadapku!” gumamku

“Sayang? Kau sudah bangun?” Itu seperti suara eomma? Memangnya eomma dan appa belum berangkat?

“Nak?” Ucap eomma lagi tetapi sekarang ia sudah masuk dikamarku dan eomma sepertinya terkejut melihat keadaanku sekarang.

“OMO! Kau kenapa sayang? Kau tidak tidur semalaman? Matamu sunggu mengerikan nak” Eomma menghampiriku dan duduk di sebelahku.

“Gwenchana” ucapku dingin

“Kau kenpa? Kau masih marah terhadap eomma?” Tanyanya sambil mengelus rambutku

“Ani”

“Ya sudah. Ayo kita sarapan sekarang. Appa sudah menunggu di bawah”

“Sarapan? Ini masih jam 6 pagi eomma”

“Gwenchana. Sehabis ini kan eomma dan appa akan berangkat. Jadi kita sarapan bersama dulu ya?”

“Hm” Ucapku sambil berjalan meninggalkan eomma sendirian disana. Mungkin eomma mau membereskan tempat tidurku dulu.

Setelah aku sampai diruang makan. Disana aku melihat ada appa dan ada Suho oppa juga. Suho oppa? Kenapa dia ada disini? Bukannya ia sedang kuliah di London?

“Suho oppa? Kau disini? Sejak kapan?” tanyaku penasaran. Siapa tau dia akan lama disini dan bisa menemaniku. Jadi aku tidak jadi tinggal di rumah baekhyun sunbae! Yeyy!

“Sejak tadi malam. Aku Cuma ingin menggambil data data penting. Siang ini setelah aku mengantarmu, aku akan kembali lagi ke London” Ucapnya sambil berjalan menghampiriku yang sedang berdiri di depan meja makan. Hah? Kembali lagi? Yahh.. Suho oppa sungguh tidak asik!

“Yahh. Aku kira oppa kesini untuk menemaniku. Aku tidak mau tinggal di rumah teman eomma, oppa..”

“Gwenchana saeng. Kau akan senang tinggal disana. Bukankah disana juga ada Baekhyun? Kau kan dulu sangat senang bermain bersamanya?” Mwo? Baekhyun itu sangat menyebalkan. Mana mungkin aku bisa senang!

“Oppa! Baekhyun itu sekarang sangat menyebalkan! Dia Sunbae paling menyebalkan di sekolahku!”

“Hey? Dia Sunbaemu?”

“Ye. Dan pertemuan pertamaku dengannya sungguh tidak asik”

“Hahaha! Tapi meskipun menyebalkan, dia tampan bukan?” Tampan? Menurutku dia standart lahh.

“Tampan? Hey oppa, banyak lelaki yang mengejar – ngejar aku yang bahkan lebih tampan darinya “

“Pasti. Dongsaengku kan sangat cantik hahaha. Tapi menurut oppa, kau cocok dengan baekhyun”

“MWO??”

“Sudah sudah. curhatnya nanti saja. Sekarang kalian berdua sarapan” Ucap appa tiba tiba. Yeah, mungkin kalau appa tidak bicara seprti itu, kita mungkin tidak akan berhenti berdebat.

“Ne appa” Ucap kami berdua. Aku dan suho oppa segera duduk dan makan. Tak lama kemudian eomma datang.

“Yeong sayang, kau sehabis sarapan, mandi ya. Setelah itu kau langsung berangkat kerumah teman eomma. Nanti kau akan diatar oppamu”

“Mwo? Ini masih pagi eomma. Nanti siang saja”

“Ani. Tuan dan Nyonya Byun tidak sabar bertemu denganmu. Makanya barusan mereka menelpon supaya kau cepat cepat kesana”

“Tidak mau!”

“Tidak ada penolakan Yeong-ah. Sudah selesai makan kan? Cepat sana mandi! Dan kau suho, kau juga mandi. Kau kan harus mengantar adikmu. Kau ambil penerbangan pagi saja Oke?” Jelas eomma tegas.

“Ne eomma” jawab suho oppa

“Hm” jawabku datar

Setelah itu aku dan suho oppa naik keatas dan masuk ke kamar masing masing untuk mandi.

Hey, Aku belum mengenalkan oppaku bukan? Oke. Dia satu satunya saudara kandungku. Umur kita hanya berjarak 3 tahun. Nama aslinya Kim Joonmyeon. Tapi ia biasa dipanggil Suho. Setelah lulus dari Kyunghee high school, dia melanjutkan kuliahnya di London. Ia sangat pintar, tidak seperti aku. Dia juga sangat tampan dan baik. Banyak sekali yeoja yang menyukainya.

Setelah selesai mandi, aku berganti baju. Kali ini aku mengenakan Rok mini berwarna biru muda dengan kemeja tanpa lengan polos berwarna putih . Ini sudah  musim panas, jadi aku memilih memakai pakaian terbuka saja. Lalu, aku keluar kamar dengan membawa tas koperku dan dengan waktu yang bersamaan Suho oppa juga keluar kamar dengan membawa kopernya juga. Mungkin ia akan sekalian berangkat.

“Oppa?”

“Kajja berangkat” kata oppaku sambil tersenyum

“kajja” ucapku tidak bersemangat. Mungkin selama sebulan ini aku akan badmood setiap hari.

Setelah berpamitan kepada kedua orang tuaku, aku berangkat. Sekarang, aku sedang ada di mobil Suho oppa.

“Kau ingat tidak waktu dulu kau masih umur 8 tahun kau pernah bilang kalau kau suka dengan baekhyun. Dulu waktu kalian berpisah, kau menangis terus seharian karena tidak mau berpisah dengannya. Baekhyun juga begitu” Menangis? Apakah benar aku menngis karenanya? Itu tidak mungkin. Paling oppa mengarang cerita

“Jinjja? Itu kan aku masih kecil oppa. Aku tidak tau apa apa saat itu”

“Iya saeng. Dulu kau bilang menyukai baekhyun dan menangisinya juga. Aku tidak bohong atau mengarang cerita”

“Ah yasudah lah. Itu kan dulu oppa” ucapku datar

“Tetap saja. Kau pernah suka dengannya. Your First Love?

“First Love? Ani”

“Tidak usah bohong”

“Aku serius oppa. Aku sudah lupa masa laluku”

“Aish. Terserahmu lah!”

“Dasar. Kau sama menyebalkannya dengan sunbae gila itu” Ucapku dingin

“Mwo? Sunbae gila? Baekhyun maksudmu?”

“Iya lah. Siapa lagi?”

“Justru yang menyebalkan itu Kau Nona Kim Shin Yeong. Kau itu sangat sangat menyebalkan. Hey, kita sudah sampai. Turun sana! Oppa mau segera ke airport, takut ketinggalan pesawat. Jaga diri baik baik ya dongsaengku yang sangat cantik. Oppa mungkin 3 minggu lagi libur dan akan pulang ke korea.”

“Oppa tidak mengantarku ke dalam?”

“Ani. Oppa mau terlambat sayang. Yasudah sana turun!”

“Aish Ye~” Akhirnya aku pun turun. Stelah aku turun, mobil oppa langsung pergi meninggalkan aku sendiri di depan gerbang rumah sunbae gila itu. Aku pun masuk kerumah itu.

Sekarang aku sudah sampai di depan pintu rumah tuan byun. Aku mengetok pintu rumah itu. Tidak lama ada seseorang yang membukakannya. Seorang gasis muda yang terlihat seperti seumuran denganku. ‘Mungkin adik sunbae gila itu’ pikirku

-Author POV-

“Yeong eonnie kan?” Tanya gadis itu

“Ne” Jawab Yeong dengan nada datarnya seperti biasa.

“Eonnie lupa denganku?”

“Mian. Aku lupa. Kau adik Baekhyun?”

“Iya eonnie. Aku Byun Hyera. Adik Baekhyun oppa”

“Oh ne. Maaf ne aku lupa tadi”

“Gwenchana eonnie. Kajja eonnie masuk. Appa dan eomma tiba tiba harus ke jeju selama 3 hari. Katanya ada pekerjaan Barusan saja berangkat. Kajja aku antar ke kamar eonnie”

“Ne”

Setelah mereka sampai di kamar Yeong, Yeong menaruh kopernya di sebelah tempat tidur.

“Ini Kamar eonnie. Kamarku ada lantai bawah. Dan kamar baekhyun oppa ada di sebelah kamar eonnie persis” Jelas Byun Hyera. Adik Baekhyun.

“Gomawo Hyera. Kau memanggilku eonnie?”

“Tentu. Kan kau 3 tahun lebih tua dariku eonnie”

“Oh. Baiklah.”

“Yasudah aku keluar dulu ya. Eonnie istirahat saja dulu. Kalau ada sesuatu, bilang saja pada baekhyun oppa. Ia mungkin sedang di kamar”

“Ne”

Setelah itu Hyera keluar, Awalnya Yeong ingin langsung istirahat tapi ia ingin melihat lihat kamarnya dulu.

“Lumayan bagus juga. Tetapi masih bagus kamarku sih hahaha” Ucap Yeong dengan nada yang agak tinggi

Tok.. Tok.. Tok..

Yeong mendengar ada yang mengetuk pintunya. Ia segera membukakan pintunya. Dan ternyata yang mengetuk pintunya adalah Baekhyun.

“Eo kau? Sudah datang?” Baekhyun terlihat terkejut melihat Yeong ada di situ

“Hm” jawab Yeong singkat dan sangat datar.

“Aku menemukan ponsel didepan pintu  kamar ini. Milikmu?” Ucap baekhyun sambil melihatkan sebuah ponsel yang ia pegang.

“Hey itu ponselku!” Teriak Yeong sambil merebut poselnya dari tangan baekhyun

“Bukannya terima kasih malah memarahiku. Dasar tidak sopan”

“Terserahku. Dasar sunbae menyebalkan”

“Aku tidak menyebalkan eo”

“Whatever!” Teriak Yeong. Setelah itu ia menutup pintu kamarnya keras.

“Dasar tidak sopan” ucap baekhyun sambil melangkah pergi kebawah untuk mengambil minum di dapur.

“Oppa? Baru saja aku mau ke kamar oppa. Aku mau bicara” Ucap hyera kepada oppanya.

“Mwo”

“Aku mau belajar kelompok dirumah Nana dan mungkin sampai malam. Jadi aku akan menginap disana. Aku tadi sudah bilang ke eomma dan eomma membolehkan aku. Aku pergi dulu oppa~” Setelah itu Hyera langsung berlari pergi meninggalkan baekhyun.

“Eh? Lalu aku sendirian bersama hoobae kurang ajar itu? Huh. Lebih baik aku ke kamar saja” ucap baekhyun.

***

-Other Side-

“Bagaimana Hyera? Kau sudah menyuruh bibi jung mengunci mereka berdua nanti?”

“Sudah eomma. Semuanya sudah beres”

“Haha Bagus. Dengan begitu mereka akan semakin dekat”

“Iya eomma. Appa mana?”

“Sedang di kantor. Lebih baik kau masuk kekamarmu sendiri saja. ini kamar hotel eomma dan appa”

“Baiklah eomma”

***

Tok.. Tok.. Tok..

“Ne? Nuguya?” Teriak Yeong.

“Saya Jung Ahjumma. Pembantu di sini”

“Oh ne. Sebentar” Setelah itu Yeong membuka pintunya. Dan melihat jung ahjumma disitu

“Jung ahjumma? Ada apa?”

“Nona disuruh tuan baekhyun kekamarnya. Katanya ada yang ingin ia bicarakan”

“Oh ne Ahjumma. Kamshahamida”

“Ne nona. Ahjumma pergi dulu ya”

“Ne”

Setelah Jung Ahjumma pergi, Yeong berjalan menuju kamar baekhyun. Tanpa ia mengetok pintu, ia langsung masuk saja. Dan ternyata Baekhyun sedang ini memakai kaosnya. Dia sekarang sedang bertelanjang dada.

“Hey Kau? Mengapa tidak mengetok pintu dulu? Aku sedang ganti baju eo!”

“Mian” Ucap Yeong pelan sambil menutup matanya dengan telapan tangannya. Tak beberapa lama kemudian baekhyun sudah selesai memakai kaosnya

“Sudah. Buka matamu” ucap baekhyun

“Kata Jung Ahjumma kau memanggilku. Wae?”

“Memanggilmu? Aku tidak memanggilmu” jawab bekhyun sambil berjalan menuju pintu. Tapi saat baekhyun membuka pintunya, pintunya tidak bisa terbuka alias terkunci. Dan ini terkuncinya bukan dari dalam tetapi dari luar.

“Hey? Kenapa pintunya tidak bisa dibuka?” ucap baekhyun masih sambil berusaha membuka pintu sialan itu

“Apa? Pintunya terkunci?” Teriak yeong keras.

“Bisa tidak tidak usah berteriak? KITA TERKUNCI” ucap baekhyun dengan penekanan di kata ‘kita terkunci’

“Mwo?”

TBC

Author’s Note : Maaf ya kalo ini masih kependekan dan gaje bangett. Author bisanya cuma buat sampe segini doang.  Maap ya :3 ini aku sengaja post cepet karena respon buat ff ini lumayan banyak. Makasih yaa{} Thanks for reading and don’t forget to comment guys J

 

 

 

 

 

90 responses to “I Love You, Sunbae [Chapter 2] – Kyungdaee

  1. thorrr aku mnt pw yg chapter 3 yaa..
    cos udah penasaran klanjutannya niech..
    gomawoyo..^^

  2. hehe baek dingin amat sih jadi cwo
    dijodohin lagi mereka padahal ga akur gt
    lalu siapa tuh yg kunciin kmary baek
    wah jail nih

    min mt pw part 3 dong

  3. Wahhh seru ceritanya thorrrr….!!!
    Aku baru ketemu ff ini stlh cek daftar ff cast b
    aekhyun…. Salam kenal 🙂 aku 94 line.

    Btw, kalau baek gmana? Msh ingat ga ya??
    Trs lucu bgt mereka kya dipaksa (oleh situasi n keadaan) utk inget masa kecil mreka berdua trs biar sm2 jatuh cinta lagi… Smpe2 dikunciin di kamar baek >_< lucu bgt ortunya baek. Hehhehhe….. Moga2 dua2nya jd lbh akurr… Ehehehe XD

    Akhhh penasarannn~ aku lanjut bacanya ya
    thor… Ekhh… Tunggu, aku minta pw yg chap. 3 nya dong thorr…. Gimana yaaa.. Boleh minta lewat email aja ga? My email : marleine_lauraw@yahoo.com. Gomawo ^^!

  4. Ya ampun.. Apa yang terjadi kalau mereka dikunci di kamar, cuma berdua lagi… Eomma nya Baekhyun segitunya amat.. Hehe.. Lanjut, thor!! ^^

  5. Ternyata mau dijodohkan ya. apa yg akan terjadi di dalam kamar ya. hahaha. kamu daebak thor bkin cerita ini. next chap yaa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s