[Freelance] GET AWAY … !! from My wife (Part 3)

GET AWAY from My Wife 3

Title : GET AWAY … !! from My wife
Author : Hyo-ya ( @ohvee12)
Main Cast : Oh Sehun ( EXO )
Han Hyo Ra ( OC / You )
Xi Luhan (EXO)
Yoon Ji Hyuk ( OC )
Genre : Marriage Life , Romance
Length : Chaptered
Rating : PG-15
Disclaimer : I’m not plagiarism and I hate plagiarism *siapa juga yang mau plagiat ff saya . Dan FF ini juga ada di blog sebelah dan wp pribadiku sendiri *lihat di twitter !

 

 

Annyeonghaseo, Hyo comeback bareng couple SeHyo haha ….. Terima kasih buat para readers yang udah mau baca ff Hyo yang jelek ini T_T , yang udah mau ngasih kritik , saran , review dan semangat untuk UN.nya , Hyo udah baca semua . Mungkin di chapter ini bakal tambah jelek dari chapter sebelumnya beneran deh . Hyo juga bakal terima kalau readersnya berkurang . Dan sekian ucapan terima kasih Hyo ^^ => Check This Out

Hyo Ra memandang layar proyektor dengan serius , sesekali tangan mungil itu menyapukan tinta pena pada buku catatannya , menulis hal – hal penting yang disampaikan oleh sang dosen . Kali ini otaknya bekerja dengan baik karna memang bukan pelajaran yang menyangkut tentang banyak angka seperti kalkulus yang dibencinya .

“ Baiklah sepertinya cukup untuk hari ini kita lanjutkan minggu depan ne ?! “ ucap Dosen Hyo Ra menghentikan materi pelajarannya .

“ Ne Songsaengnim “ Ucap seluruh mahasiswa yang juga sekelas dengan Hyo Ra

Hyo Ra segera keluar dari gedung tinggi itu , berjalan menuju halte bus seperti biasa . Tapi baru saja yeoja itu keluar dari gerbang kampus sebuah mobil hitam berhenti didepannya .

“ Annyeong , Hyo Ra-ssi “ sapa seseorang dari dalam mobil setelah menurunkan kaca jendelanya

Hyo Ra terkejut saat tau siapa pengemudi mobil hitam tersebut , ia bahkan berkali-kali mengedipkan mata memastikan penglihatannya tidak salah .

“ Kau , Xi Luhan ?? “ tanya Hyo Ra memastikan , Luhan pun keluar dari mobilnya lalu berdiri dihadapan Hyo Ra

“ Apa kau lupa padaku , kenapa kau masih bertanya ? “ jawab Luhan

“ Ah aniyo , bukan begitu hanya saja … sedang apa kau disini ? “ tanya Hyo Ra lagi

“ Jika aku katakan ‘ingin menjemputmu’ apa kau percaya ? “

“ Mwo ? “ Hyo Ra memasang wajah heran yang lucu

“ Haha kau lucu sekali Hyo Ra-ssi “ ucap Luhan sambil tersenyum dan mengacak-acak rambut Hyo Ra

Hyo Ra terpaku dengan perilaku Luhan berbeda sekali dengan Sehun , namja ini selalu tersenyum manis didepannya . Bahkan mungkin Hyo Ra lupa bagaimana seorang namja bisa tersenyum semanis itu , apa mungkin ini gara – gara Sehun selalu menampakkan wajah dingin dan menyebalkan sehingga ia lupa bagaimana seseorang menampakkan wajah manis dan teduh untuknya .

“ Hyo Ra-ssi “ Luhan menjentikkan jarinya di depan wajah Hyo Ra karna melihat yeoja itu melamun

“ A..a Ne , Luhan-ssi “ jawab Hyo Ra saat tersadar dari lamunan tentang perbedaan Luhan dan Sehun

“ Kajja , kuantar kau pulang.. ah.. atau kau ingin jalan-jalan dulu ini belum cukup sore – bagaimana ? “ tawar Luhan

Seketika Hyo Ra teringat dengan perkataan Sehun ‘ jauhi dia ‘ .

“ Ah tidak usah Luhan-ssi aku naik bus saja , aku tidak mau merepotkanmu “ tolak Hyo Ra dengan sopan

“ Aniyo , gwenchana Hyo Ra –ssi lagipula aku tidak punya teman bicara di mobil “ tawar Luhan lagi

Hyo Ra berfikir sejenak , apa salahnya menerima tawaran dari Luhan toh Sehun menyuruhnya untuk menjauhi Luhan tanpa alasan yang jelas . Kemarin malam saat dirinya meminta penjelasan pada Sehun , ia berpikir Sehun akan menjelaskannya dengan detail , jangankan detail namja itu bahkan tidak memulai ceritanya dan hanya mengatakan ‘ ah sudahlah , intinya jauhi dia ‘ lalu kembali tidur . Bagi Hyo Ra larangan tanpa alasan seperti itu tidak akan mempan baginya , lagipula Luhan namja yang baik dan manis, ‘Malaikat Neraka’ apanya ? Bukankah Sehun yang harusnya di beri gelar seperti itu ?

“ Baiklah , jika kau memaksa “ Hyo Ra pun mengiyakan ajakan Luhan , dan disambut senyuman hangat dari namja tersebut

Luhan segera membukakan pintu mobilnya untuk Hyo Ra , belum sempat yeoja manis itu masuk ke dalam mobil Luhan . Sebuah mobil putih berhenti disamping mobil Luhan , Hyo Ra refleks menolehkan kepalanya kearah mobil tersebut , sedetik kemudian ia mengerutkan alisnya ‘bukankah ini mobil Sehun ?’ . Dugaan Hyo Ra tak meleset saat tau seseorang yang berada di dalam mobil itu keluar , dan berjalan menuju dirinya dan Luhan .

“ a…apa yang kau lakukan disini Sehunna ? “ tanya Hyo Ra saat Sehun sudah berada dihadapannya

“ Tentu saja menjemputmu “ ucap Sehun dengan wajah dingin namun saat ini diselingi dengan senyuman tipis – sangat tipis

“ MWO ?? “ Hyo Ra benar – benar terkejut , seorang Oh Sehun datang menjemputnya . Ia pasti bermimpi saat ini , BAGAIMANA MUNGKIN ???

“ Masuklah ke mobil “ perintah Sehun

Tapi yeoja itu seakan kehilangan jiwanya . Ia hanya terdiam dengan tampang bodoh , mata indahnya terbuka lebar dan mulut yang sedikit menganga . Sehun yang merasa tak dihiraukan segera menarik Hyo Ra ke dalam mobilnya tapi sebelum Sehun ikut masuk ke dalam mobil, namja itu kembali berbalik .

“ Maafkan aku Tuan Xi mengganggu usahamu “ ucap Sehun penuh penekanan di hadapan Luhan

“ Kau seharusnya tau dia sudah menerima ajakanku ,dan tidak sopan membawanya tiba – tiba seperti itu tanpa memberinya kesempatan untuk berpamitan padaku “ jawab Luhan tenang

“ Dan tidak sopan mengganggu istri orang Xi Luhan , jangan membuat masalah denganku lagi dan ‘jauhi istriku’ “ ucap Sehun cepat dan menekankan kalimat terakhirnya

“ Apa maksudmu ? “

“ Mungkin kau tidak mengerti , aku memperingatkanmu , kau dalam bahaya sekarang jika berhadapan denganku “ ucap Sehun dengan nada lirih namun terkesan tegas dan tajam

“ Kau pikir aku takut ? “ tantang Luhan tak kalah tajam

“ Berhenti memancingku , aku tak tau apa yang akan kulakukan padamu “ jawab Sehun lalu kembali kedalam mobilnya dan melesat meninggalkan Luhan

“Aku juga tak tau apa yang akan kulakukan padamu Oh Sehun , ternyata kau benar – benar bukan Sehun yang dulu hmm ?? “ ucap Luhan memandang mobil Sehun yang sudah berlalu

~^^~

“ Berhenti menatapku “ ucap Sehun pada Hyo Ra yang tak henti menatapnya mulai dari ia masuk mobil sampai sekarang

Sedangkan Hyo Ra benar – benar tak bisa mengalihkan pandangannya pada seseorang yang sedang mengemudikan mobil putih itu , ia tak habis pikir seorang Oh Sehun , camkan sekali lagi OH SEHUN namja dingin yang hanya punya satu ekspresi , yang tak pernah peduli dengan kehidupan Hyo Ra , bahkan dari 1 tahun yang lalu tak pernah sekalipun menjemputnya kini datang dengan alasan ‘menjemput’ . Oh ayolah bukan kah itu hal kecil seorang suami menjemput istrinya , tapi bagi Hyo Ra ini adalah moment yang sangat – sangat langka . Jika pun tadi Hyo Ra sempat mengabadikan kejadian dimana Sehun mengatakan untuk menjemputnya pasti ia akan segera memasangnya di koran kota Seoul dan memberi judul ‘Kejadian Langka’ .

“ Sehunna , ini kau ? “ tanya Hyo Ra masih menatap Sehun tidak percaya

“ Memangnya sejak kapan wajahku berubah sampai kau tak mengenaliku ? “ tanya Sehun heran

Hyo Ra dapat memandang dengan jelas rambut dark brown itu , mata yang tajam tapi menawan hidung yang mancung dan bagus , bibir yang sangat manis juga setelan jas hitam yang menempel di badannya . ‘Dia benar – benar suamiku’ batin Hyo Ra

“ Kau benar Oh Sehun , Direktur Utama ‘OS Company’ itu kan ? “ tanya Hyo Ra lagi

Sehun memutar bola matanya malas , memang ada yang aneh dengan kelakuannya hari ini ? , bukankah bagus dia mau menjemput istrinya ? Lalu dimana salahnya sampai membuat istrinya sendiri seperti seseorang yang amnesia seperti itu ?

“ Jika kau tak mau kita kecelakaan karna mengganggu konsentrasiku mengemudi lebih baik kau diam dan berhenti memandangku ! “ tutur Sehun dingin

“ OMOO !!! Ini benar kau !!! “ jerit Hyo Ra , ia baru percaya jika itu Sehun karna kata – kata tajam yang keluar dari namja itu adalah ciri utamanya -_-

“ Yaa Han Hyo Ra jika kau menjerit lagi akan ku turunkan kau disini sekarang juga !!! “ ucap Sehun

Hyo Ra pun segera diam lalu bertingkah seperti biasa, melihat pemandangan luar dari jendela dan mengangguk-anggukan pelan kepalanya seolah mendengarkan musik padahal suasana sangat tenang di mobil , Sehun hanya memandang Hyo Ra aneh .

“ Kita ke kantorku dulu , ada sesuatu yang belum ku selesaikan “ ucap Sehun dan diiyakan oleh Hyo Ra

OS Company

“ Kau mau menunggu di ruanganku ? “ tanya Sehun saat mereka berdua sudah memasuki lobby

“ Shireo , disana membosankan aku akan menunggu sambil berjalan – jalan saja di sekitar sini “ tolak Hyo Ra

“ Terserahmu saja “ balas Sehun singkat lalu berlalu meninggalkan Hyo Ra

“ Auhh .. dasar Oh Sehun di hari yang cukup panas seperti ini dia masih bisa sedingin itu , apa dia tidak bisa mencair sedikit saja “ gumam Hyo Ra saat Sehun sudah memasuki lift

Hyo Ra mulai melangkahkan kakinya ke luar lobby , ia ingin mencari hiburan di sekitar OS Company . Sepertinya pergi ke café di sekitar OS Company adalah tujuan Hyo Ra saat ini .

“ Hyo Ra –ssi “ panggil seseorang pada Hyo Ra sesaat setelah yeoja itu keluar lobby

“ O.. Annyeonghaseo Sekertaris Yoon “ sahut Hyo Ra

“ Sedang apa kau disini , apa kau juga mencari Oh Sajangnim ? “ Tanya Sekertaris Yoon

“ Aniyo , aku bahkan tadi kemari bersamanya “ jelas Hyo Ra

“ Jjinjayo~ ? Aku baru saja akan mencarinya ternyata dia pergi menjemputmu ? “

“ Ne , dia menjemputku Sekertaris Yoon . Dia juga sudah kembali ke ruangannya , eumm apa ada hal penting sampai kau mencarinya ? “

“ Ya begitulah , hari ini ada rapat investor tetap di meeting room, tapi tinggal beberapa menit rapat itu dimulai dia pamit pergi , ternyata dia menjemputmu “

“ Apa dia terlambat Sekertaris Yoon ? “ tanya Hyo Ra khawatir

“ Gwenchana , dia sepertinya tepat waktu kalaupun terlambat itu pasti hanya sebentar . Kau tidak akan mengacaukannya lagi Hyo Ra –ssi “ jawab Sekertaris Yoon sambil tersenyum simpul

“ Eum arraseo~ “ ucap Hyo Ra

“ Kau mau kemana Hyo Ra –ssi , kenapa kau berada di luar ? “

“ Ah.. aku mau berjalan – jalan di sekitar sini , daripada aku harus duduk di ruangan Sehun lagipula dia rapat aku bisa mati bosan jika harus di ruangannya sendirian “ Jelas Hyo Ra membuat Sekertaris Yoon kembali tersenyum

“ Kau benar , kau tidak seperti istri para Direktur pada umumnya “ ucap Sekertaris Yoon sambil mengacak rambut Hyo Ra pelan

“ Maksudmu ? “ tanya Hyo Ra tak mengerti

“ Biasanya istri seorang Direktur sukses sepertimu akan segera fitting gaun untuk pesta para pengusaha lusa “

“ Pesta ? “ Hyo Ra semakin tak mengerti

“ Hmm pesta , apa kau tidak tau ? “ tanya Sekertaris Yoon dan hanya dibalas gelengan kepala oleh Hyo Ra

“ Lusa ada pesta para pengusaha yang memang biasanya para Direktur Perusahaan membawa istri , tunangan atau sekedar pasangan mereka untuk datang , ah.. mungkin Oh Sajangnim belum memberitahumu “ jelas Sekertaris Yoon

“ Dia tidak akan memberitahuku Sekertaris Yoon “ ucap Hyo Ra

“ Waeyo ? “ tanya Sekertaris Yoon heran

“ Dia tidak pernah mengizinkanku untuk ikut dengannya dalam pesta anggun seperti itu , aku sudah pernah meminta untuk ikut dan tentu saja dia menolaknya “ jawab Hyo Ra

“ Benarkah seperti itu ? Kalau begitu aku akan menegurnya nanti “

“ Aish sepertinya teguranmu akan percuma kau tau sendiri sifatnya , lagipula aku juga tidak secantik istri para Direktur yang lain jelas saja Sehun tidak ingin mengajakku “ Ucap Hyo Ra sedih

“ Kau bahkan adalah istri tercantik dari para Direktur yang pernah kutemui , atasanku tidak salah memilihmu ” puji Sekertaris Yoon membuat pipi Hyo Ra merona

“ dan sepertinya aku harus kembali bekerja Hyo Ra –ssi “

“ Ah ne Sekertaris Yoon “

“ Aku pergi dulu , sampai jumpa “ pamit Sekertaris Yoon yang langsung menghilang di balik pintu lobby

Hyo Ra kembali berjalan menyusuri barisan café yang terdapat di sekitar OS Company . Kantor Sehun benar – benar strategis bertempat di dekat café – café yang bisa di manfaatkan pekerja untuk jam makan siang . Hyo Ra memilih café dimana kemarin dirinya , Sehun dan juga Sekertaris Yoon berada di sana , yeoja itu juga kembali memesan ice cream yang sama dan memakannya di tempat duduk dekat jendela transaparan café tersebut .

Hyo Ra melamunkan sesuatu saat memakan ice cream tersebut . Sehun dapat di ibaratkan dengan ice cream yang di makannya saat ini dia sangat dingin namun tidak dipungkiri wajahnya juga sangat manis seperti ice cream, siapapun pasti sulit mengalihkan pandangannya pada namja itu . Hyo Ra sedikit tersenyum saat mengibaratkan suaminya sendiri seperti ice cream didepannya .

‘ Bagaimana bisa kau menjemputku di saat kau ada rapat penting seperti tadi ? ‘ Batin Hyo Ra

Namja itu sedikit aneh akhir – akhir ini , hal ini dimulai saat ia bertemu Luhan . Hyo Ra kembali teringat Luhan , ia merasa tidak enak pada namja imut itu . Dua kali Hyo Ra meninggalkan Luhan tanpa berpamitan . Dan kenapa juga Sehun harus melarangnya untuk menjauhi Luhan ?

‘ Kenapa aku tadi tak menanyakannya pada Sekertaris Yoon , mungkin saja dia tau ? ‘ sesal Hyo Ra

Hyo Ra hanya duduk memandang jalanan di luar dari kaca transparan di sampingnya , ice creamnya sudah habis dan ia juga sudah mulai bosan . Cukup lama Hyo Ra seperti itu sampai sebuah pesan masuk dari handphone miliknya membuatnya sadar .

From : Se Hun
Kajja pulang aku sudah selesai .

Hyo Ra segera pergi dari café tersebut setelah membaca pesan dari Sehun dan membayar makanannya . Ia kembali menuju OS Company dimana Sehun berada , yeoja itu menunggu Sehun di depan lobby . Tak jarang karyawan OS Company yang juga pulang menyapa Hyo Ra , dan tentu saja Hyo Ra juga membalas mereka dengan senyuman ramah .

‘ Waa romantis sekali Nyonya Oh menunggu suaminya pulang ‘

‘ Istri Sajangnim sangat cantik yaa ‘

Beberapa pujian para karyawan yang lewat dapat di dengar Hyo Ra sekilas , hal itu sedikit membuat Hyo Ra malu sampai wajahnya memerah , yeoja itu hanya dapat menundukkan kepalanya saat para karyawan itu terus memujinya .

“ Kajja pulang “ suara berat depannya membuatnya mendongak , siapa lagi dia kalau bukan Sehun .

“ Kau sudah selesai ? “ tanya Hyo Ra dan hanya dibalas anggukan oleh Sehun .

Mereka berdua pun segera memasuki mobil putih milik Sehun yang berada di parkiran kantor , dan masih saja ada karyawan yang memandang mereka berdua iri walaupun mobil itu sudah berlalu .

Apartemen

Hyo Ra berjalan mendahului Sehun ia langsung mengganti sepatunya dengan sandal rumah setelah berada di dalam Apartemen . Yeoja itu berjalan menuju kamarnya namun saat hendak memegang gagang pintu …

“ Bukankah aku sudah menyuruhmu untuk menjauhinya ? “ Ucap Sehun yang berada tak jauh dari Hyo Ra , membuat yeoja itu mengahadapnya

“ Yaa Oh Sehun bukankah aku juga sudah bilang bagaimana mungkin aku menjauhi seseorang tanpa alasan yang jelas huh ? “ jawab Hyo Ra tak mau kalah

Sehun mendekat kearah Hyo Ra dengan langkah pelan membuat Hyo Ra refleks memundurkan langkahnya , Sehun terus mendekat hingga Hyo Ra berhenti karna punggungnya sudah menempel di daun pintu kamarnya .

“ y..y..yaa Oh Sehun apa yang ingin k.. kau lakukan ? “ tanya Hyo Ra karna Sehun sudah berada sangat dekat dengannya bahkan mungkin jika Sehun memajukan sedikit lagi tubuhnya, mereka pasti akan menempel .

“ Bukankah kau tau hak seorang Suami ?! “ ucap Sehun membuat Hyo Ra mendongak menatap Sehun yang memang lebih tinggi darinya

“ M..m..mwo ? “ tanya Hyo Ra gugup

“ Dan kau pasti juga tau apa kewajiban seorang Istri ? “ ucap Sehun lagi

“ N..ne.. ? “ Hyo Ra tak bisa menghilangkan kegugupannya , pikirannya memutar kata – kata Sehun di otaknya dan munculah satu ‘kesimpulan’ . Sontak Hyo Ra segera menyilangkan tangan di tubuh mungilnya ia menatap Sehun tajam . Hal itu tentu saja membuat Sehun heran lalu memundurkan satu langkah tubuhnya .

“ Apa yang kau pikirkan Han Hyo Ra ? “ ucap Sehun sambil menyentil dahi Hyo Ra setelah mengerti apa yang dipikirkan yeoja didepannya .

“ YAAKK … Appo !! kenapa kau suka sekali melukai dahiku huh ?!? “ keluh Hyo Ra sambil mengelus – ngelus dahinya .

“ Itu agar pikiranmu tidak kotor gadis bodoh !! “

“ Tentu kau tau hak ku sebagai suami adalah memberi larangan pada istrinya untuk hal yang tidak baik dan kau sebagai istri mempunyai kewajiban untuk menurutiku , kau pikir apa yang sedang ku maksudkan ? “ jelas Sehun

“aku tidak berpikiran tentang apapun Oh Sehun “

“ Lagipula untuk apa kau melarangku menjauhi Luh …. “ Hyo Ra segera terdiam saat Sehun mendekatkan tubuhnya lagi , bahkan kali ini sangat dekat hingga hidung mereka bisa saja bersentuhan . Hyo Ra juga dapat merasakan nafas Sehun di wajahnya , mata mereka bertatapan dalam seakan terkunci dan tak ada objek lain untuk dipandang .

“ Jangan pernah menyebut namanya didepanku dan jauhi dia ! , atau kau mau melakukan kewajiban mu yang lain Nyonya Oh “ ancam Sehun dengan seringaian ringan

Hyo Ra hanya diam , merasakan Sehun sedekat itu , mendengar ancamannya dan apa tadi—Sehun memanggilnya Nyonya Oh ? . Rasa gugup , takut dan terkejut bercampur menjadi satu .

“ Sekarang minggirlah ! “ Perintah Sehun datar sambil menjauhkan tubuhnya dari Hyo Ra

“ Mwo ? “ ucap Hyo Ra bodoh

“ Aku mau ganti baju minggirlah kau menghalangi pintu “ ucap Sehun lagi

Seakan tersadar Hyo Ra segera menyingkir dari depan pintu kamarnya , segera Sehun masuk ke kamar dan menutup pintunya lagi . Lalu Hyo Ra ? Yeoja itu masih berdiri mematung , tak percaya apa yang baru saja terjadi padanya . Melihat Sehun sedekat itu membuat jantungnya serasa ingin melompat keluar untung saja mulutnya tidak melontarkan kata – kata seperti ‘ kau benar – benar tampan’ di depan Sehun .

“ Untung saja dia suamiku sendiri Ya Tuhan “ gumam Hyo Ra sambil mengelus dadanya

~^^~
Sehun sedang serius dengan file – file kantor di ruang tengah , beberapa kali ia harus membaca file yang sama untuk membuat kesimpulan bagi perusahaannya . Walaupun dirinya masih muda namun semangat untuk memajukan OS Company sangatlah kuat , dia selalu melanjutkan aktivitas kerjanya di rumah meskipun lelah .

Sehun dapat merasakan seseorang duduk disampingnya , ia menoleh sebentar dan benar saja .

“ Kenapa kau kemari ? “ tanya Sehun dingin

“ Apa aku tidak boleh duduk disini ? “ jawab Hyo Ra

“ Tidak mungkin kau kemari , jika tak ada yang kau inginkan “ jawab Sehun pandangannya kembali pada pekerjaannya

“ Sehunna “ panggil Hyo Ra

“ Hmm “

“ Apa aku boleh ikut ke pesta itu ? “

Seketika Sehun menoleh ke Hyo Ra .

“ Pesta ? “ tanya Sehun tak mengerti

“ Ne , pesta para pengusaha itu “ jawab Hyo Ra . Sedetik kemudian Sehun mengerti apa tujuan Hyo Ra datang padanya , namja itu kembali menyibukkan dirinya dengan file didepannya .

“ Darimana kau tau tentang pesta itu ? “ tanya Sehun lagi

“ Sekertaris Yoon yang memberitahukannya padaku , dia juga bilang bahwa biasanya para Direktur yang hadir , datang bersama istrinya “ jelas Hyo Ra

“ Aku bisa pergi sendiri “ jawab Sehun singkat

“ Tapi Sehunna … “

“ Aku bisa pergi sendiri Hyo – ya , lagipula tidak ada peraturan disana yang mewajibkan seorang direktur membawa istri mereka masing – masing “ potong Sehun dingin

“ Sekarang lebih baik kau tidur dan jangan membahas pesta itu lagi “ tambah Sehun

“ Kalau begitu jelaskan padaku tentang Lu… “ perkataan Hyo Ra kembali terpotong saat mendapat tatapan tajam dari Sehun

“ Arraseo … arraseo … aku akan tidur sekarang tak perlu memandangku seperti itu “

Hyo Ra segera masuk ke kamar dan merebahkan tubuhnya .

Apa salahnya jika dia ikut ke pesta itu , ia bahkan akan berjanji tak akan membuat malu Sehun jika dia megikuti pesta itu . Tapi Sehun selalu melarangnya , Hyo Ra juga ingin tampil cantik memakai gaun indah dan bersanding dengan Sehun di sebuah pesta , bukankah itu romantis . Membayangkan seorang suami yang menggandeng tangannya mesra , memperlihatkan bahwa dirinya sudah dimiliki oleh seseorang .

Tapi sepertinya Hyo Ra hanya dapat membayangkannya saja , bukannya Sehun tidak mengakuinya sebagai seorang istri bahkan sebagian para karyawan yang bekerja di OS Company mengenalnya sebagai istri dari Oh Sehun . Hyo Ra hanya ingin Sehun menunjukkan bagaimana dia mencintai Hyo Ra bukan hanya sebagai status. Mencintai ? Hyo Ra saja tidak tau apakah Sehun mencintainya atau tidak ? . Berfikir seperti itu membuat Hyo Ra mengantuk , yeoja ini mulai menutup matanya dan berlabuh kealam mimpi .

Keesokan Harinya

Hari ini adalah hari libur , Sehun dan Hyo Ra pun sama . Sehun libur bekerja dan kebetulan pula Hyo Ra tak ada jadwal kuliah . Hyo Ra menghampiri Sehun yang sedang duduk di balkon kamar namja itu sedang membaca buku .

“ Sehunna “ panggil Hyo Ra

“ Hmm “ jawab Sehun seperti biasa dan masih terfokus pada bukunya

“ Aku mau belanja bahan makanan sebentar , bahan makanan di dapur sudah habis . Apa kau tidak apa – apa makan sedikit siang nanti ? “ Tanya Hyo Ra

“ Gwenchana , kajja kuantar “ tawar Sehun sambil menaruh bukunya

“ Tidak perlu Sehunna , aku naik taksi saja . Kita harus berhemat , lanjutkan saja kegiatanmu “ jawab Hyo Ra cepat

“ Aku pergi duluuuuu “ pamit Hyo Ra meninggalkan Sehun yang tidak jadi beranjak dari tempat duduknya .

“ Bukankah naik taksi itu juga pemborosan , Hemat dari mana ? “ gumam Sehun setelah Hyo Ra pergi

“ Haishh … Gadis Bodoh “ Sehun pun kembali melanjutkan membaca bukunya

SuperMarket

Hyo Ra mendorong trollinya kearah kumpulan sayur – sayuran . Ia berhenti di bagian lobak putih gadis itu memilih – milih lobak putih dihadapannya .

“ Apa aku harus membuat kimchi hari ini ? “ tanya Hyo Ra pada dirinya sendiri

“ Sepertinya ide yang bagus Hyo Ra –ssi “ Hyo Ra segera berbalik mendengar seseorang menyahuti perkataannya

“ Luhan –ssi kau disini ? “ tanya Hyo Ra terkejut mendapati Luhan disini juga

“ Seperti yang kau lihat , aku juga sedang berbelanja Hyo Ra –ssi “ jawab Luhan sambil menunjuk trolli yang didorongnya .

“ Ah matta , emm Luhan –ssi mianhe karna meninggalkanmu dua kali tanpa berpamitan kemarin “ pinta Hyo Ra , Luhan tersenyum manis .

“ Gwenchanayo~ , aku mengerti tidak perlu dibahas lagi , sepertinya kita bisa berbelanja bersama Hyo Ra –ssi “ tawar Luhan

Hyo Ra sedikit ragu dengan tawaran Luhan , Sehun sudah melarangnya untuk berdekatan dengan Luhan . Tapi rasanya tidak enak juga baru saja dia meminta maaf lalu sekarang harus mengacuhkannya … eiyy tidak sopan sekali .

“ Baiklah Luhan –ssi “ Hyo Ra mengiyakan

Luhan dan Hyo Ra berbelanja bersama , terkadang mereka berdua juga merundingkan bahan apa yang harus dibeli . Orang yang berada di sekitar mereka pasti mengira Luhan dan Hyo Ra adalah pasangan suami istri jika mereka berdua tidak membawa trolli sendiri – sendiri seperti itu .

“ Luhan –ssi bolehkah aku bertanya sesuatu ? “ ucap Hyo Ra ditengah – tengah acara belanja mereka

“ Hmm , Apa yang kau ingin tanyakan Hyo Ra –ssi ? “ jawab Luhan

“ Sebenarnya apa hubunganmu dengan Sehun ? “

Luhan sedikit terkejut dengan pertanyaan Hyo Ra namun ia segera menyembunyikan ekspresinya . ‘ternyata Sehun belum menceritakan apapun padanya’ batin Luhan

“ Aku dan Sehun dulu adalah seorang teman tapi …. “

TBC
Gimana readers jelek kan ? itu mah udah pasti !!! Maaf sekali lagi ngga bisa menuhin request kalian untuk ngebagusin nih ff . Kalian udah mau baca itu Hyo udah bersyukur banget apalagi mau kasih saran atau jelek – jelekin ff Hyo gapapa deh *tapi jangan jelek – jelek banget yaa. Untuk konflik bakal Hyo sajiin di chapter selanjutnya *iya kalo ada yang nunggu chapter selanjutnya ! . Ada yang tau lirik growl di dalem ff tadi ga ?
Pokonya Thank’s banget buat readers *muuuahhh . Once again Hyo line 96 jadi kalian bisa panggil eonni atau saeng atau Hyo . Cukup kecerewetan dari Hyo and
See U Bye – Bye

131 responses to “[Freelance] GET AWAY … !! from My wife (Part 3)

  1. woww…luhan jadi saingan sehun..wahwahwah….smga hyora ga brpling…ya wlaupun luhan biasku tpi yg prang utma kn sehun jdi akungdkun sehun aja..tpi luhan ku ttap no1..kk…udah lma trtngal nicrta bru mau lnjut bca..aku next dlu..udah pnsran….

  2. “Bukankan naik taksi itu juga pemborosan? Hemat dari mana?” “Haish… gadis bodoh”
    Hyo Ra polos bngt yaa.. 😀

    Aku suka pas adegan yang didepan pintu kamar 🙂 itu so sweet bngt 🙂

  3. Sebenernya sehun gmn perasaannyaa sm hyura ? Dia tuh dingin tp peduli sm hyura ..
    Ehm sehun sm luhan tuh kayanya musuh bgt yahh ,, lagian lulu kaya stalker hyura deh ada aja deh tiap ada hyura ..

  4. “ OMOO !!! Ini benar kau !!! “ jerit Hyo Ra , ia baru percaya jika itu Sehun karna kata – kata tajam yang keluar dari namja itu adalah ciri utamanya -_-
    Ngakak itu pas baca part ini sebegitukah ga percaya hyora kalo itu sehun?? Duh polos banget ya hyora kkkkkk~
    Wuuuu sehun-luhan temenan??? Tapi–
    Tebece T___T
    Okeeee lanjut dahhh
    Kakk fighting!!

  5. nah hampir kebuka rhasia nya,, bisa g luhan ceritainnya ya??
    uuh,, mau lanjut baca dah,, kan krna emng udah telat bcanya jd bisa lanjut ke chap selnjutnya,, hohoho

  6. itu yg ditunggu2 malah tbc

    ada positif n negatifnya kedatangan luhan, sehun sekarang lebih perhatian n agak banyak omong

    keep writing n fighting

  7. Sehun sebenarnya takut kehilangan Hyora ya,sampe segitunya sehun ngelarang hyora buat deket deket sm luhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s