MISS. ANNOYING (INTRO + TEASER)

MISS ANNOYING1

Author : FanyByun(@afanya_)

Genre : School-life, AU!, Romance, Love-Hate, Friendship

Cast : Byun Baekhyun (E.X.O)| Choi Hyeyoung (OC/YOU) | Kim Jongin (E.X.O)

Other Cast : Park Chanyeol (E.X.O) | Lee Minah (OC/YOU) | and other

Summary : Ice boy meet annoying girl, what will happen?

Length : Chapter

TEASER |

 

2014 © AFANYA PRESENT

INTRODUCTION :

  • Byun Baekhyun : Laki-laki berusia 18 tahun. Berada di kelas 11-1. Wajahnya imut dan tampan. Sayangnya ia bagaikan balok es berjalan yang hanya berbicara seperlunya. Meskipun begitu, ia merupakan seorang jenius yang selalu mewakili sekolah dalam Olimpiade baik di kancah Nasional maupun Internasional. Ia selalu menjalani kehidupan dengan optimis dan statis, karena ia tidak pernah mengalami masalah yang berarti. Tetapi kehidupannya berubah setelah bertemu gadis menjengkelkan bernama Choi Hyeyoung.
  • Choi Hyeyoung : Gadis berusia 16 tahun, tetapi ia sudah berada di kelas 10 dikarenakan ia mengikuti kelas akselerasi saat di Sekolah Menengah Pertama. Memiliki wajah yang manis dan imut. Sifatnya yang periang membuatnya memiliki banyak teman. Tapi terkadang gadis ini ceroboh, sehingga membuat orang lain jengkel. Berasal dari keluarga sederhana dan harus mengambil jalur beasiswa agar tetap bisa bersekolah di sekolah favorite. Memiliki satu kakak laki-laki bernama Choi Minho yang bekerja sebagai dokter di salah satu klinik di Seoul. Tinggal di asrama sekolah , teman sekamarnya adalah Lee Minah.
  • Kim Jongin: Laki-laki berusia 17 tahun. Berada di kelas 10. Sekelas dengan Hyeyoung. Dan merupakan teman pertama bagi gadis itu. Jongin sebenarnya merupakan baddas sekolah. Tetapi dikarenakan Hyeyoung, laki-laki itu harus bersembunyi-sembunyi untuk melakukan hobinya menjahili siswa-siswa lainnya. Ia sangat menyayangi Hyeyoung, seperti seorang laki-laki menyayangi gadisnya. Yeah, Jongin rasa ia jatuh cinta pada Hyeyoung.
  • Park Chanyeol : Laki-laki beruisa 19 tahun. Berada di tingkat akhir. Merupakan sepupu Byun Baekhyun. Salah satu kingkas sekolah. Menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Kelas. Orangnya tegas tetapi bersahabat. Memiliki senyuman yang disebut happy virus karena senyumannya bisa menularkan senyum bagi orang lain yang melihatnya. Sikapnya sering berubah sehingga banyak orang yang memanggilnya bipolar.
  • Lee Minah : Gadis berusia 17 tahun. Berada di kelas 10. Teman sekamar Hyeyoung. Sudah lama menyimpan perasaan pada kakak kelasnya Byun Baekhyun. Memiliki senyum yang manis dan rambut panjang sepinggang. Sikapnya selalu menjaga image bila di depan orang yang disukainya. Tetapi meskipun begitu, Minah merupakan mood maker. Ia sering bertingkah konyol untuk mengembalikan mood Hyeyoung yang mudah hancur.

 

***

 

And this story begin…

 

Hyeyoung merapikan tatanan rambutnya yang diikat dua. Beberapa menit yang lalu, oppa-nya—Choi Minho—seenaknya saja mengacak-acak rambutnya karena laki-laki tampan itu diterima bekerja di salah satu klinik di Seoul. Minho memang sering berperilaku sesukanya jika sedang bahagia.

Hyeyoung melemparkan pandangan kesal kepada kakaknya.

Oppa! Aku menata rambut hampir 30 menit dan oppa seenaknya saja merusaknya.”

Minho tertawa kemudian mengalihkan pandangannya ke mobil keluarga berwarna hitam yang dikendarai oleh Mr.Choi—ayah mereka.

Chankaman, abeoji.” Teriak Minho, lalu laki-laki itu memeluk Hyeyoung cukup erat. “Kau harus berhati-hati di sekolah barumu, Young-ah. Jaga dirimu.”

Hyeyoung mengangguk-angguk. “Iya, dasar dokter cerewet. Oppa juga harus berhati-hati. Cepatlah mencari pacar. Aku sudah muak ditanyai macam-macam oleh Yoonji. Dia itu cantik dan masih muda. Harusnya dia sudah punya pacar, kalau ia tidak menungguimu mendekatinya.”

Minho memutar bola matanya. “Kau bahkan lebih cerewet dariku, Young-ah. Aku tidak berjanji.”

Hyeyoung mendorong bahu kakaknya hingga pelukan akrab mereka terlepas. “ Jangan bilang oppa masih menunggu gadis tidak jelas itu. Taruhan, dia pasti telah melupakanmu.”

Minho tersenyum kecil, adiknya memang tahu segalanya tentangnya. “Sudahlah, ayo berangkat.”

 

*

Mobil hitam itu memasuki halaman ‘Jungshin Academy’. Sekolah baru Hyeyoung. Sekolah elite yang sebagian besar murid-muridnya merupakan orang-orang berkantung tebal. Hyeyoung sebenarnya sempat minder untuk bersekolah di Jungshin Academy, tapi karena kemauannya yang kuat gadis itu mengesampingkan rasa mindernya tersebut dan mengikuti tes masuk sekolah. Beruntung, ia diterima, dan mendapatkan beasiswa.

Yeah, tentu saja harus melalui jalur beasiswa. Keluarga Choi bukanlah chaebol. Mr.Choi hanyalah pegawai negeri yang gajinya cukup untuk menghidupi keluarganya dengan sederhana. Sedangkan Mrs.Choi , merupakan ibu rumah tangga yang terkadang membuat roti beras untuk dijual di pasar dekat rumah mereka. Hitung-hitung untuk menambah uang untuk belanja.

Oleh karena itu Hyeyoung dan Minho selalu berusaha membuat kedua orangtuanya bahagia dengan cara menorehkan prestasi yang membanggakan untuk mereka. Baik Minho pun Hyeyoung sudah melakukanya, dengan cara mereka masing-masing.

Mobil hitam tersebut berhenti. Seorang gadis berkacamata , rambutnya diikat dua, keluar dari mobil. Ditangannya terdapat koper berwarna merah berisi barang-barang yang akan ia butuhkan selagi hidup di asrama.

Minho menyembulkan kepalanya dari balik kaca mobil. “Young-ah, serius tidak butuh bantuanku untuk mengangkut koper itu?”

Hyeyoung menoleh. “Tidak perlu oppa, cepatlah pergi kerja. Nanti telat loh.”

Minho mengangguk. “Baiklah, hati-hati.”

Hyeyoung mendengus kesal. Ia berbohong soal mengangkut koper. Sebenarnya ia tidak kuat mengangkut koper itu ke lantai 3 asrama, dimana kamarnya berada. Ia hanya tidak ingin Minho telat bekerja di hari pertamanya.

Yeah, salahkan sekolah ini yang tidak mempunyai lift.

 *

Dengan setengah hati gadis itu memasuki gerbang sekolah. Lapangan rumput yang luas langsung menyambutnya. Banyak siswa-siswi yang berjalan melewatinya. Ada juga siswa –siswa yang sedang bermain sepak bola di lapangan. Ada 5 buah gedung yang memasuki indra penglihatannya. Hyeyoung menggaruk tengkuknya, kebiasaannya jika sedang bingung.

GOD DAMN IT! Ia lupa yang mana gedung asramanya.

Babo, Hyeyoung babo… bagaimana bisa kau melupakan gedung asramamu sendiri!” omel Hyeyoung pada dirinya sendiri.

Alhasil Hyeyoung hanya berdiri disana, menoleh ke kanan dan kiri mencari bantuan. Siapa tahu, ada pangeran tampan berkuda putih yang dengan sukarela membantunya menemukan gedung asramanya. Ah, Hyeyoung sepertinya harus berhenti menonton kartun di Disney Junior mulai sekarang. Sepertinya, ia terkena fairytale sick. Mana ada pangeran berkuda putih di abad 22 seperti ini?

“Hey, kau murid kelas 10 ya?”

Seorang laki-laki menghampirinya. Senyuman tak lekang dari wajah tampan laki-laki itu. Siapakah geragan? Apa laki-laki ini pangeran berkuda putih yang Hyeyoung maksud. Oh, bukan, ia hanyalah Kim Suho , si ketua OSIS yang pernah dilihat Hyeyoung beberapa kali saat tes masuk sekolah.

Ne, Suho-sunbaenim.”

Suho mengangguk. “Kalau begitu, kenapa masih disini? Yang lain sudah menempati asrama mereka.”

Hyeyoung menggaruk tengkuknya. “M..anu..”

“Suho hyung!” seorang laki-laki datang menghampiri Suho. Tidak sama dengan Suho yang berkulit putih seperti porselen, laki-laki ini berkulit lebih gelap. Laki-laki itu menatap Hyeyoung , bingung.

“Ada apa ini, hyung?

Suho menggeleng. Lalu menepuk pundak laki-laki berkulit sedikit gelap itu dua kali. “Jongin, tolong antarkan gadis ini ke asramanya. Sepertinya dia melupakan gedung asramanya.”

Jongin—si lelaki hitam—melirik Hyeyoung sekilas. Lalu dengan senyuman miring laki-laki itu berucap.

“Baiklah, hyung.”

 

*

“Jadi.. namamu?”

 

“Choi Hyeyoung, panggil saja Hyeyoung.”

Jongin mengangguk-angguk. Mereka sudah setengah jalan menuju Gedung Asrama Putri Jungshin Academy. Sekarang mereka berdua sedang melewati lorong panjang yang di samping kanan dan kirinya merupakan ruang-ruang kelas. Penerangan pada siang hari hanya mengandalkan sinar matahari, oleh karena itu ruangan-ruangan kelas terlihat remang-remang dan menyeramkan.

Hyeyoung memandang ruangan kelas di samping kirinya. Tiba-tiba sebuah bayangan terlihat dari ruangan kelas tesebut, berlari kencang, berwarna hitam, dan tinggi. Oh yeah, tangan Hyeyoung bergetar sekarang. Apa tadi itu… hantu?

Demi Neptunus! Hantu dan segala jenisnya itu bukan gayanya! Hyeyoung takut hantu!

Jongin mengikuti arah pandang Hyeyoung. “Kalau kau pikir itu hantu, kau salah. Dia Chanyeol sunbae. Ia sedang mencari kucing yang memakan kunci laboratorium.”

Kucing? Memakan kunci laboratorium?

Oh! Hyeyoung ingin tertawa sekencang-kencangnya sekarang. Tapi ia malu, ia tidak biasa tertawa kencang di sebelah orang yang belum dikenalnya. Ia rasa itu tidak sopan. Alhasil gadis itu hanya menutup mulutnya dan berjalan berdampingan dengan Jongin.

“Kalau ingin tertawa, tertawa saja, Hyeyoung-ssi. Aku tidak akan memarahimu, sungguh.”

Hyeyoung memandang Jongin, bingung. Darimana laki-laki itu tahu ia sangat ingin tertawa?
Apa Jongin ini… cenayang?

“Aku juga bukan cenayang. Cha.. kita sudah sampai.”

Karena tidak memperhatikan sekitar, gadis itu baru sadar jika ia telah sampai di depan gedung Asrama Putri Jungshin Academy. Diperhatikannya Jongin yang masih menatapnya lekat.

“Jongin-ssi. Terimakasih.”

“Ya, sama-sama. Tapi, apa kau bisa mengangkut koper itu sendirian ke lantai tiga?”

Hyeyoung mengangguk, “Bisa kok. Lagipula, laki-laki tidak boleh memasuki Gedung Asrama Putri kan?”

*

 

Byun Baekhyun membenarkan letak dasinya. Ia akan membantu Suho melaksanakan inspeksi mendadak ke Gedung Asrama Putra dan Putri. Setelah dirasa rapi, laki-laki itu mengenakan jas almamaternya.

Tampan. Satu kata yang tepat untuk menggambarkan sosoknya yang terpantul di cermin tersebut.

“Baek, sampai kapan kau akan bercermin? Si cebol sudah menunggumu tuh.”

Baekhyun mengalihkan pandangannya pada Chanyeol. Lalu memberikan death-glarenya. Tapi sayang Chanyeol melengos dan pergi menuju toilet. Sepertinya melakukan aktivitas kesehariannya. Berendam di bath-tub sampai tertidur.

“Baek, akhirnya kau keluar juga. Kupikir kau tidak akan membantuku.” Suho berkata setelah Baekhyun keluar dari kamar asramanya dan sibuk mengunci pintu.

“Aku bukan orang yang ingkar janji, Suho.”

Suho berdeham merasa suasana tiba-tiba berubah menjadi berawan karena kata-kata Baekhyun tersebut. Ternyata mitos jika Baekhyun adalah ‘Pangeran Es’ itu benar. Hanya dengan kata-kata laki-laki itu saja sudah membuat Suho yang biasanya ceria menjadi pendiam. Sungguh, me-na-kut-kan.

 

*

 

“Apa? Inspeksi mendadak? Kau tidak bercanda kan Minah-ya? Ini hari pertama kita, dan sudah ada inspeksi? Benar-benar gila, si Suho itu.” teriak Hyeyoung kesal.

 

Ia memperhatikan barang-barangnya yang masih tesebar di dalam kamar tersebut dengan tatapan horror.

 

“Bagaimana bisa aku membereskannya sendirian?” keluh Hyeyoung. Minah memutar bola matanya.

 

“Aku akan membantumu.”

 

Hyeyoung tersenyum kecil. “Kau memang yang terbaik, Minah-ya.”

 

Minah menatap Hyeyoung kesal, karena gadis itu hanya berdiri sedari tadi, membiarkan Minah bekerja sendiri.

 

“Hei, berhenti mengoceh dan bantu aku.”

 

Ay ay! Captain!”

Kini Hyeyoung sedang membereskan pakaiannya yang tergeletak mengenaskan di kasurnya. Lalu gadis itu meletakkan pakaiannya ke dalam lemari kecil di sudut kamar, tepat di sebelah meja belajar. Minah sendiri sibuk membereskan kantung plastik bekas jajanan yang dilemparkan sembarangan oleh Hyeyoung dan dirinya tadi. Sebagai wujud rasa senang setelah memakan kimbab yang dibawa oleh Hyeyoung.

Aktivitas mereka terhenti ketika suara gadis-gadis yang berteriak terdengar dari balik pintu kamar mereka.

 

“Oh tidak! Baekhyun-sunbaenim sudah datang!”

 

Buru-buru Hyeyoung meletakkan sisa barang-barangnya ke koper lalu menutupnya dan meletakkan koper itu ke sudut kamar. Minah sendiri sudah membuang sampah yang mereka buat ke tempat sampah. Tiba-tiba pintu kamar mereka diketuk sebanyak tiga kali.

Keduanya tediam. Lalu Hyeyoung mengambil inisiatif untuk membuka pintu. Ia tidak memperhatikan gerak-gerik Minah yang melarangnya untuk membukakan pintu.

Hana.. Hyeyoung memutar kenob pintu.

Dul.. Suara pintu berderit.

Set..Suara deritan pint semakin kencang.

 

Pintu terbuka.

 

Wajah dingin Baekhyun memasuki indra penglihatan Hyeyoung. Gadis itu memperhatikan laki-laki itu lama sebelum menyingkir , memberikan jalan bagi Baekhyun untuk mengecheck kamarnya. Tapi laki-laki itu tidak juga beranjak dari pintu masuk kamar. Penasaran, Hyeyoung berinisiatif untuk bertanya.

Sunbaenim, mengapa tidak menge-check ruangan kami?”

Baekhyun berdeham, tatapannya jatuh pada puncak kepala Hyeyoung dan menggeleng pelan.

Psttt Pstt Hyeyoung…” Minah menarik-narik lengan Hyeyoung heboh. Sedangkan Hyeyoung menghentikan tingkah Minah yang ia rasa sangat konyol. Apa Minah baru saja memakan ulat bulu? Mengapa gadis itu bergerak-gerak hyper seperti ulat bulu begitu?

“Berhenti bertingkah aneh, Minah.” Bisik Hyeyoung.

Baekhyun memperhatikan kedua gadis itu tanpa minat. Tapi ketika tatapannya jatuh pada puncak kepala Hyeyoung laki-laki itu segera mengalihkan wajah.

 

GOD DAMN IT! Apa gadis itu benar-benar ingin membuatnya kesal setengah mati?

 

Hyeyoung memperhatikan Minah yang menunjuk-nunjuk puncak kepalanya. Dengan penasaran Hyeyoung memegang puncak kepalanya, kemudian menarik benda yang bertengger di sana. Mata gadis itu melotot.

 

“GYAAAAAA!!!!!”

 

TBC / END

 

Author Note : Hai guys, seperti janjiku aku bakalan nge-post ff setelah tanggal 8 Mei. And here I am with my absurd fanfiction. Maaf kalau tidak sesuai dengan harapan kalian dan masih banyak typo juga ketidak-sesuaian diksi disana sini. Aku emang masih amateur *bow*. Jangan lupa tinggalin komentar ya. Komentar apapun itu sangat membantuku. Asal jangan nge-bash aja. By the way, jangan panggil aku ‘thor-thor’ ya? Panggil aja Fany/Fanya. Sampai jumpa di next chapter!

 

PS : Kalau yang komentar lebih dari 40 aku bakal cepet nge-post chapter selanjutnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

195 responses to “MISS. ANNOYING (INTRO + TEASER)

  1. hmm?? sebenernya aku udh lupa sama nih ff,, jd baru sempet baca teasernya doang.. -_-
    jd lupa udh pernah comment atau belum,, 😀 kalo udh, dpt comment 2 dari aku gpp kan thor??
    wkwkwk hyeyoung bisa ceroboh gt.. ckckck penasaran apa yg ada diatas kepalanya hyeyoung..
    aduh baek.. mukanya gak usah dingin gt bisa ga?? gak cocok tau..
    lanjut baca yah thor.. penasarannn,,

    keep writing, gomawo and fighting ^^

  2. Baca teasernya aja udah bikin penasaran hahahaha. Kucing makan kunci? Haduh kayaknya kalo kucing itu ketemu, kucingnya udah harus masuk ugd/?:( terus itu yang dikepala hyeyoung apa….kok aku mikirnya itu semacam anu /wht

  3. Sebenernya, ff ini udah aku simpen di bookmarks sampai chapter 8. Tapi, belum sempet baca :v
    Eh, tak disangka tak dinyana, author di The X Feeling sama author di sini adalah orang yang sama. Jadi, sekalian 😀
    Izin baca y?

  4. annyeong aq readers bru nih…
    itu aph yg ada di kepala hyeyoung?
    omg hellloow teasernya ajj dh keren bgtzz gmn kelanjutannya…
    izin bca ke chapter selanjutnya yaa fanya….

  5. Oke ini aku telat banget baru nemu ff ini ahhh berasa kudet beneran maafkan sayaaa :’v
    Waaa apa yang ada di kepala hyeyoung jangan” anu *oke otakku mulai konslet*
    Next chap izin baca kak/thor ni manggilnya

  6. waw!

    aku langsung tertarik waktu intro nya hyeyoung itu deh thor-nim!^^ jujur ada rasa gimana gitu pas baca dia anak akselerasi. aku rasa bakal seru ceritanya.

    wah, tapi pas ada info minah suka baekhyun aku jadi rada was was deh. tapi semoga yg ada dipikiran aku ga ternyatakan/?

    wuuh apa tuh yg ada dikepala hyeyoung? aku lanjut baca dulu yaa~

  7. betapa kudet nya aku baru tau ff ini padahal ini f udah lama bgt 😀
    Ceritanya keren aku suka 🙂 ohya thor kapan dilanjut ff yang THE X FEELING nya? aku nunggu bgt loh ff yg itu 😦

  8. KYAA!! ada FF baekki ternyata. Baru nemu~ Udah lama ya FF ini? Udah berapa tahun coba? Aq baru nemu nih FF. So far so good. DAEBAK malah!!! 😄😘
    Pokoknya keren deh. Izin baca next chapter unnie.

    From,
    Cantikapark61

  9. oohh… aku tau apa yang ada di kepala nya hyeyoung , pasti ada sisa makanan atau barang pribadi nya… heeheh… :-p di tunggu nex chap… 😀

  10. baru kali ini aku baca ff yang karakternya baekhyun itu sedingin es. kan biasanya baekhyun itu karakternya kocak. haha
    tapi gapapalah mencoba suasana baru. tapi yang ada di kepala hyeyoung apa ya? apakah itu celana dalam? hahaha. lucu banget sih si hyeyoung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s