[Freelance] DEVIL BESIDE ME (CHAPTER 14a) – BaekFina’s Story

Devil beside me Chapter 14aDEVIL BESIDE ME (CHAPTER 14a) – BaekFina’s Story

Author :: Sangheera

Title :: Devil Beside Me (Chapter 14a) – BaekFina’s Story

Cast :: Baekhyun of EXO as Devil, Serafina A. Fennet (OC), Sera (OC) as Devil, and
Luhan of EXO as Angel

Support Cast :: Angel’s line – Suho, Xiumin, Chen, Lay, Kyungsoo.
Devil’s Line – Kris, Chanyeol, Kai, Sehun, Tao

Genre :: Romance, Fantasy

Length :: Multi Chapter

Rating :: PG-17

Disclaimer :: Fanfict ini adalah hasil dari kerja keras neuron di otak kanan author sendiri, jadi mohon jangan diplagiat yaaa…

Chapter 1 || Chapter 2 || Chapter 3 || Chapter 4 || Chapter 5 || Chapter 6 || Chapter 7 || Chapter 8 || Chapter 9 || Chapter 10 || Chapter 11 || Chapter 12 || Chapter 13 ||

-o0o0o0o-

Oh… She want me…

She’s got me…

She hurts me…

(EXO – Overdose)

“Mau mendengarkan sebuah kisah membosankan, Sera?”

Olaf yang menjawab duluan sambil melompat-lompat. “Aku mau! Aku mau!”

“Aku akan mempertimbangkan apakah itu membosankan atau tidak, Baek. Silahkan mulai saja ceritanya. Aku akan mendengarkan…”Sera kembali duduk disamping Baekhyun. Sedangkan Olaf duduk didepannya.

Baekhyun memandang Sera dan Olaf bergantian. Lalu ia menghentikan tatapannya pada Olaf. “Vibe, mau membantuku menceritakan tentang gadis itu?”Raut wajah Olaf—atau Vibe—berubah semakin cerah. Baekhyun melanjutkan. “Tentang Serafina…”

“Serafina?”tanya Sera. Tertarik dengan nama seorang gadis yang sangat asing ditelinganya. But, hey, bukankah nama mereka mirip? Sera-Serafina?

“Yes. Nona Serafina pernah tinggal bersama Vibe diperbatasan. Vibe sangat menyukai nona Serafina. Tidak ada manusia didunia ini yang bisa menyaingi kecantikan dan kebaikan Nona Serafina…”jawab Olaf dengan semangat menggebu. Mata makhluk yang terbuat dari salju itu berbinar.

“Manusia? Tinggal diperbatasan?”Sera menatap Baekhyun tidak mengerti.

Perbatasan adalah tempat diantara dunia tengah atau dunia manusia dengan dunia bawah. Ditempat ini semua makhluk rendahan dunia bawah menjaga eksistensinya. Werewolf, fairy, vampire, banshee, valkyrie, troll, dwarf, faun—manusia berkaki kambing, centaurus—manusia berkaki kuda—dan segala macam binatang aneh seperti cerberus—anjing berkepala 3, pegasus, juga hidup ditempat ini. Manusia biasa menyebutnya dengan dimensi lain. Menyangkut pautkannya dengan mitos hutan yang angker atau tanah yang terkutuk.

Didunia ini, ada banyak perbatasan yang berada tumpang tindih dengan dunia tengah tempat manusia tinggal. Hanya dibatasi oleh tirai tipis tak kasat mata. Salah satu perbatasan yang terbesar adalah Tir Na Nog, tempat Freyja dan sebagian besar Valkyrie tinggal.

Lalu, bagaimana bisa Serafina masuk ketempat itu dan bahkan tinggal disana? Manusia biasa tidak akan sanggup. Perbatasan penuh dengan teror, karena banyak makhluk tak berakal yang memuja kejahatan disana.

Kurasa ini tidak akan menjadi cerita yang membosankan, batin Sera.

Baekhyun menatap mata Sera yang penuh tanda tanya didalamnya. Gadis itu begitu antusias menunggu kelanjutan ceritanya. Bibir Baekhyun terbuka, lalu mengatup lagi. Tiba-tiba merasa ragu dengan apa yang akan ia ceritakan. Kepalanya menoleh pada Olaf yang berdiri didepannya. Mengomando Baekhyun dengan gerakan tangan agar segera memulai ceritanya.

“Serafina… maksudku…”Baekhyun terdiam lagi, bingung akan memulai cerita dari sebelah mana. Sera yang melihat itu, mengeryit bingung.

“Apa ini cerita tentangmu juga, Baek?”tanyanya.

Reflek. Karena terkejut dengan pertanyaan Sera, Baekhyun menggeleng. “Tidak!”ujarnya dengan nada yang terlampau tinggi. Membuat Sera menjengit kaget.

“Kalau begitu, kenapa kau gugup begitu?”sungut Sera.

“Aku?”Baekhyun menggeleng. “Tidak.”elaknya.

Sera memicingkan matanya, tidak percaya. Tapi sekarang Sera sedang malas berdebat. Dan lagi, ia ingin segera mendengar cerita dari Baekhyun. Jarang-jarang pria ini mau meluangkan waktu untuk berbagi cerita dengan Sera.

“Ini cerita tentang Peter…”Baekhyun memulai ceritanya sambil melirik pada Sera. Oke, ini tidak gentle. Dia pada akhirnya menyerah karena takut melihat reaksi Sera. Dan siapa pula itu Peter. Oh, itu nama yang pertama terlintas dan ia comot begitu saja dari otaknya.

“Peter? Katanya Serafina…”

“Peter dan Serafina…”ralat Baekhyun.

“Siapa Peter?”

“Nggg… makhluk sejenis dengan kita,”

“Iblis?”

“Mmm….”

“Jadi ini cerita tentang Iblis dan manusia?”

Baekhyun tersenyum, lalu mengangguk. “Sebelum dirimu lahir, ada kisah cinta makhluk berbeda dunia yang semanis kisah cintamu dan Luhan, Sera…”

Mata Sera membulat. “Jincha?”

“Ng~~…”Baekhyun kembali menatap kedepan. Pikirannya ia lemparkan kembali ke masa lalu. Masa dimana cinta pernah tumbuh dihatinya, disemai dengan begitu indah, tapi pada akhirnya mati meranggas meninggalkan luka.

Ini bukan kisah tentang Peter dan Serafina. Tapi tentang Baekhyun dan Serafina. Tentang sejarah kelahiran Sera.

Seandainya…

Ya, seandainya Sera tahu…

:: SHE WANTS ME ::

Britania Raya – 1913

Mata biru, wajah cantik yang tertutup topeng putih gading, rambut tergerai panjang sepunggung berwarna coklat keemasan, gaun panjang mewah yang menutup hingga kemata kaki, kulit putih pucat, bibir merah dengan shape melekuk sempurna. Ekspresi datar gadis itu kontras dengan hingar bingar pesta yang digelar meriah di istana Raja.

Serafina Angelic Fennet.

Gadis bergelar bangsawan itu menarik perhatian tamu-tamu dihall luas berdekorasi indah itu. Memakai gaun terindah dengan postur tubuh yang tinggi semampai. Bergerak anggun bagai peri. Gadis itu adalah calon menantu Raja. Tunangan dari sang pewaris tahta Britannia Raya—Edward Albert Christian George Andrew Patrick David yang nantinya bergelar Edward VIII.

Baekhyun menyesap anggur merah dari gelas berleher panjang yang mewah. Menatap intens pada Fina yang sedang berdansa dengan sang pangeran mahkota. Hanya didepan sang pangeran mata gadis itu nampak hidup dan bibirnya membentuk senyuman. Anak dari seorang Marquess—bangsawan tertinggi di Britannia Raya—itu, nampak serasi dengan Pangeran Edward yang tampan. Pasangan paling diberkahi, yang selalu disebut seluruh warga Britannia Raya dalam do’a mereka.

“Manusia itu terlalu cantik untuk dilewatkan,”batin Baekhyun dengan seringaian liar dibibir. Untuk seorang iblis berstrata tinggi seperti Baekhyun, manusia seperti Fina-lah yang ia cari. Ya, Baekhyun senang berburu wanita untuk dijadikannya ‘teman’ dimalam hari. Biasanya ia mencari gadis yang memiliki kecantikan diatas rata-rata dan memiliki status tinggi di masyarakat. Iblis mempunyai kegemaran mengoleksi manusia untuk menjadi budak nafsu mereka. Tak terkecuali Baekhyun.

Dan malam ini, gadis bernama Serafina itulah targetnya.

Hanya dengan tatapan mata dan gerakan kecil dibibir. Feromon yang disebarkan Baekhyun sudah lebih dari cukup untuk menarik lepas gadis itu dari genggaman sang pangeran. Baekhyun adalah iblis, dia memiliki semua kesempurnaan fisik yang pasti akan membuat iri kaum pria dan akan membuat kaum wanita jatuh dengan mudah kepelukannya. Fina dengan langkah tergesa, mengikuti sosok Baekhyun yang berjalan menaiki tangga yang ada dihall itu. Meninggalkan hiruk pikuk pesta dibelakangnya.

Dibawah naungan rembulan yang nampak dari jendela besar yang terbuka, Baekhyun berdiri dengan sayap hitam terkembang, menunggu Fina yang berjalan dengan langkah lambat kearahnya. Gadis itu memandangnya dengan tatapan ragu, tapi Baekhyun tahu, keraguannya akan hilang dikalahkan oleh hasrat gadis itu akan dirinya.

Baekhyun mengulurkan tangannya dan disambut oleh tangan lembut gadis itu. Seringai penuh kemenangan terukir dibibir Baekhyun. Dengan tubuhnya ia merangkum Fina dalam pelukannya. Mengukir sebuah tanda permanen dileher Sera. Sebuah ukiran huruf yang artistik bertuliskan MINE.

“Kau adalah milikku, Serafina Fennet…”bisik Baekhyun ditelinga gadis itu.

Jatuh dalam suara rendah Baekhyun yang menghipnotis, bibir Fina sontak menjawab,”Ya, aku adalah milikmu…”

Bukan Fina yang salah karena mengikuti Baekhyun malam itu, dia hanya manusia biasa yang tidak bisa menahan diri menerima serbuan pesona seorang iblis seperti Baekhyun. Tapi Baekhyun-lah yang salah memilih mangsa. Dia melompati suratan takdir, tanpa sengaja memutus benang merah yang mengikat Fina dengan pria yang seharusnya menjadi suaminya. Memutar arah takdir Fina kearah yang tidak seharusnya. Yang pada akhirnya nanti akan menjadi sebuah penyesalan tiada akhir bagi Baekhyun.

Malam itu, Baekhyun membawa Fina kedunia perbatasan. Disebuah pondok kayu kecil yang ada dibawah pohon Ek raksasa, Baekhyun mengurung Fina dalam luapan hasrat dan nafsunya. Gadis itu tentu saja masih dalam pengaruh hipnotisnya, tidak menolak sama sekali dengan perlakuan Baekhyun.

Tapi, saat penyatuan itu terjadi, semua kontrol diri Baekhyun lepas hingga membuat Fina tersadar. Baekhyun baru menyadarinya saat dirinya telah sampai dipelepasan dan melihat mata Fina kembali terang tanpa selaput hipnotisnya. Ini tidak pernah terjadi, Baekhyun tidak pernah gagal menguasai dirinya sendiri saat bersetubuh dengan manusia, tapi dengan Fina, dengan segala kelembutan dan kecantikan tubuh gadis itu membuat Baekhyun terlalu terlena.

Entahlah untuk pertama kalinya, Baekhyun tak berkutik saat mata sayu Fina memandang tepat kematanya. Malam itu, bukan hanya Fina yang terperangkap dalam pesona Baekhyun, Baekhyun pun jatuh dalam pesona Fina.

“Kau siapa?”tanya Fina lewat bisikan suaranya yang terdengar payah. Gadis itu tahu bahwa dirinya telah menyerahkan sesuatu yang paling berharga pada seorang pria yang bahkan tidak ia kenali. Seorang pria asing yang membuatnya terseret kedalam jurang kenikmatan yang terlarang. Namun anehnya, Fina tidak menyesal, ia juga tidak takut dengan ingatannya tentang pria ini. Tentang pria yang mempunyai sayap hitam dipunggungnya.

Baekhyun merundukkan tubuhnya, mengecup lembut tulisan dileher Fina. MINE. “Aku adalah pemilikmu…”jawab Baekhyun dengan suara seraknya.

“Kau bukan manusia, right?”Fina menelusuri punggung Baekhyun. Merasakan kulit panas makhluk itu dijemarinya yang lembut.

“Hmmm…”Baekhyun membenarkan sambil terus mengecupi dan menjilat daerah leher dan telinga Fina. Membuat gadis itu memejamkan matanya dan mendesah lirih.

“Kau apa?”Fina berusaha sekuat tenaga untuk memastikan otaknya berjalan dengan semestinya saat ini, karena lagi-lagi Baekhyun berusaha untuk membuatnya dikuasai hasratnya lagi.

“Aku adalah iblis yang memilikimu malam ini, Serafina…”bisik Baekhyun ditelinga Fina.

“Iblis?”Mungkin ini terdengar mengerikan, bahwa dirinya sekarang sedang dikuasai oleh seorang iblis. Ya, manusia yang menghabiskan malamnya dengan seorang iblis tentu bukan hal yang romantis. Segala keburukan iblis telah diceritakan oleh pastur dan orang-orang disekitar Fina. Tapi tidak ada yang pernah bilang pada Fina bahwa seorang iblis ternyata setampan, selembut, dan sehangat ini. Fina benar-benar menyukai suara Baekhyun yang dalam dan bagaimana Baekhyun menyentuhnya.

“Sebut namaku, dear…”pinta Baekhyun ketika ia membawa Fina kembali mendaki puncak kenikmatan.

Fina memejamkan matanya. Terengah dan kepayahan. Ditengah desahannya ia menggumamkan nama itu. “Baekhyun~~”

Dan disaat itulah Baekhyun lagi-lagi merasakannya. Lambungan rasa bahagia yang sulit dijelaskan oleh dirinya sendiri. Baekhyun alpha. Dia benar-benar tidak tahu, bahwa malam itu, Baekhyun telah jatuh cinta pada sesosok manusia bernama Serafina.

“Kau tidak mau memakai bajumu?”

Fina menggeleng pelan dan semakin mengeratkan selimut yang menutupi tubuhnya. Manusia itu akhirnya terbawa juga pada kenyataan. Setelah semalam ia melupakan jati dirinya sebagai seorang bangsawan inggris yang terhormat dan membiarkan begitu saja seorang pria tidur dengannya—apalagi pria itu bukan manusia melainkan seorang iblis. Kini Fina harus menghadapi fakta bahwa dirinya telah melakukan dosa besar. Fina tidak sanggup membayangkan bagaimana ia jika bertemu dengan orang tuanya dan terutama… Pangeran Edward—tunangannya.

Baekhyun yang sedang mengancingkan kemejanya, menoleh pada Fina yang masih terduduk lesu diranjang. Bibir pria itu membentuk senyuman. “Kau bisa tinggal disini jika kau mau…”ujarnya kemudian. Tentu saja Baekhyun bisa membaca apa yang ada dipikiran manusia cantik dihadapannya itu.

Fina mendongak kearah Baekhyun. Menatap pria bermata sipit dengan iris coklat gelap, bibir tipis, rambut hitam legam dan wajah asing yang berbeda sekali dengan wajah tegas pria-pria Inggris. “Bolehkah?”

“Aku akan meminta Rossy untuk mengurusmu selama tinggal disini. Lilian juga pasti akan senang jika ada manusia yang tinggal diperbatasan, makhluk kecil itu akan ramah padamu karena ia sangat menyukai manusia. Lagipula Alfan dan Paran sedang tidak ada kerjaan jadi mereka pasti tak masalah jika aku memintanya untuk menjadi pengawalmu.”

“Alfan? Rossy? Lilian? Paran? Siapa mereka?”tanya Fina.

Baekhyun berjalan menghampiri Fina dan duduk disamping gadis itu, mengusap lembut pipi sang gadis. Lalu matanya tertuju pada tatto MINE dileher Fina. Tersenyum. “Pakailah bajumu dulu. Setelah itu aku akan mengenalkanmu pada mereka dan mengajakmu berjalan-jalan diperbatasan. Kau tidak ingin pulang kan?”

Fina mengangguk tapi wajahnya masih nampak ragu. “Kau bilang ‘perbatasan’, apa tempat ini adalah perbatasan antara duniaku dan duniamu?”

“Kau hampir benar.”Baekhyun tersenyum. “Tapi kau tidak perlu takut karena ditempat ini kau masih akan menemukan mereka yang baik padamu. Jadi, my dear, jika kau tidak ingin pulang dan ingin tetap disini, kau harus mengenal tempat dimana kau tinggal dan kau juga perlu mengenal seperti apa tetangga-tetangga disekitar rumah tempatku tinggal. Aku benar kan?”

Fina lagi-lagi hanya mengangguk. Kata-kata Baekhyun benar. Karena dia akan tinggal disini, tentu saja Fina harus mengenal seperti apa tempatnya tinggal sekarang. Walaupun gadis itu tidak yakin apakah akan tinggal disini untuk waktu lama atau tidak. Fina juga tidak yakin apakah keputusannya untuk tinggal bersama pria yang bukan suaminya adalah keputusan yang baik atau tidak. Tapi untuk saat ini, menuruti kata-kata Baekhyun nampaknya bukan sesuatu yang merugikan baginya.

Lagipula, jauh didalam dirinya, Fina sendiri merasa belum rela jika harus berpisah dengan pria dihadapannya ini.

Tidak peduli bahwa pria ini adalah IBLIS.

Terkejut? PASTI. Itu yang terjadi saat Fina tahu bahwa Rossy adalah makhluk bertubuh kerdil dengan rambut kemerahan dan raut wajah pemarah yang orang-orang sebut dengan DWARF. Lalu, Lilian, makhluk kecil yang kata Baekhyun sangat menyukai manusia adalah seorang peri dengan sayap bunga tulip yang bulat dipunggungnya, persis seperti apa yang ada dibuku-buku cerita bergambar. Alfan dan Paran?? Alfan adalah seorang—atau seekor?—centaurus bermata cerdas dan bertubuh tegap dan gagah, sedangkan Paran adalah seorang elf dengan rambut panjang keemasan dan memiliki telinga runcing yang dihiasi helaian daun mint. Paran memiliki pasangan yang selalu bersamanya, seorang elf cantik jelita bernama Elsa.

Merekalah makhluk-makhluk yang diberi mandat oleh Baekhyun untuk mengurus dan menemani Fina diperbatasan dan ‘tetangga’ yang dimaksud Baekhyun tentu saja adalah makhluk-makhluk lain yang para manusia kira hanya hidup dicerita fantasy. Baekhyun tidak menyangka, Fina ternyata tidak memiliki kesulitan yang berarti dalam beradaptasi dengan makhluk-makhluk ini.

Gadis itu pernah hampir mati tenggelam karena Siren mengganggunya ketika mandi. Leher Fina juga pernah terbelit tumbuhan bersulur yang hampir saja membuatnya mati kehabisan napas. Fina juga pernah keracunan buah-buahan yang tumbuh liar dihutan. Pernah disandera dan hampir saja dimasak menjadi sup oleh para troll yang tinggal dirawa. Fina juga sempat menjadi bulan-bulanan ketika para vampire disisi hutan timur menemukannya dan bernafsu sekali hendak menghisap darah Fina.

Tapi gadis itu toh bertahan, hingga hampir lebih dari setengah tahun lamanya tinggal di Perbatasan. Semua makhluk yang memiliki sisi baik, melindungi Fina karena menyukai kepribadian gadis itu. Baekhyun pun tak pernah tanggung-tanggung mengulurkan tangannya ketika Fina dalam bahaya. Manusia itu telah menjadi satu-satunya diperbatasan dan dia juga telah menjadi bagian dari tempat mistis itu.

Lebih dari setengah tahun, dan sepanjang waktu itu Fina telah hidup dengan cara yang berbeda. Ia hampir melupakan semua yang ada didunia manusia tempatnya seharusnya berada. Fina rela, ia sungguh tidak keberatan jika harus tinggal seumur hidup diperbatasan. Karena ditempat ini pulalah Baekhyun tinggal.

Pria yang merupakan seorang iblis itu sering meninggalkannya pergi kedunia tengah maupun dunia bawah. Tapi Baekhyun selalu kembali. Pria itu selalu kembali untuk Fina dan mereka akan mengecap lagi keindahan saat tubuh mereka saling bertaut sempurna.

Fina menyerahkan segalanya untuk Baekhyun. Tubuhnya, kehidupannya, jiwanya juga hatinya. Gadis itu tak memiliki apapun selain Baekhyun disisinya. Dan dia tak merasa keberatan. Karena itu semua ia rasa setimpal dengan besarnya keinginan Fina untuk memiliki Baekhyun.

Manusia yang menginginkan iblis bersamanya. Itulah Serafina.

Hingga pada akhirnya Fina tahu. Ia terlalu gegabah. Fina terlalu mempercayai sang iblis. Ia lupa bahwa Iblis memiliki kodrat sebagai makhluk perusak. Iblis-lah yang menyeret manusia untuk menginjak api neraka.

Malam itu, Fina sedang berpesta dengan para penghuni perbatasan yang bersahabat baik dengannya. Tanpa Baekhyun, karena iblis itu telah 3 hari pergi meninggalkan perbatasan. Saat malam semakin larut, dan Fina tidak mampu lagi membuat matanya tetap terjaga, Alfan mengantar Fina pulang dengan membiarkan gadis itu menaiki tubuh kudanya.

Dirumah itu, dipondok tempat Fina selama ini tinggal dengan Baekhyun. Diranjang tempat ia biasa bercinta dengan Baekhyun. Fina melihat pemandangan paling menusuk hatinya. Ya, Baekhyun mengkhianatinya. Iblis itu sedang bercumbu dengan manusia lain.

Tatapan mereka bertemu dan Fina hanya tersenyum pahit. Berbalik meninggalkan pondok itu dan tidak menengok lagi kebelakang.

“Fina…”Baekhyun yang mengejar Fina, meraih lengan gadis itu dan memaksa Fina untuk berbalik menghadapnya. “What’s wrong with you?”

“’What’s wrong’??”Fina mengulang pertanyaan Baekhyun dengan nada mengejek seolah Baekhyun barusan telah melontarkan pertanyaan paling lucu sedunia. Ya pertanyaan Baekhyun memang lucu, setidaknya bagi Fina. Mata gadis itu memanas. Air mata memenuhi kelopak matanya, tapi Fina sekuat tenaga menahan agar tangisnya tak pecah. “Aku melihatmu tidur dengan gadis lain dan masih saja bertanya apa yang salah denganku?”

“Ya…”Baekhyun menjawab tanpa merasa bersalah sama sekali. Ia tidak tahu apa yang salah dengan itu.

“Kau melakukan itu dengan gadis lain, Baek. Kau mengkhianatiku!”jerit Fina.

Mata Baekhyun menatap Fina tajam. “Aku tidak mengkhianatimu, Fina. Kenapa kau bisa menganggapku mengkhianatimu jika tidak ada apapun diantara kita?”

Fina seolah baru saja disiram dengan air es mendengar kata-kata Baekhyun. Ya, Baekhyun benar. Selama ini Baekhyun hanya bilang pada Fina bahwa Fina adalah miliknya. Terbukti dari tatto yang tercetak dileher Fina. Tapi, Baekhyun tak pernah menjadi milik Fina. Ini perasaan sepihak. Tidak pernah ada kata-kata cinta. Semua perhatian dan kelembutan yang Baekhyun berikan pada Fina tidak memiliki maksud apapun kecuali sebuah usaha untuk pemenuhan hasrat diatas ranjang. Jika Baekhyun bosan dengan Fina, ia bisa mencari manusia lain dan mencetak lagi tatto serupa dileher gadis manapun yang Baekhyun kehendaki.

Manusia tak akan pernah memiliki Iblis. Yang ada iblis-lah yang menjadikan manusia budak mereka.

Malam itu, dengan perasaan hancur, Fina memohon pada Paran dan Elsa untuk mengantarnya pulang kedunia manusia. Entah apa yang akan terjadi disana karena Fina yang telah menghilang 6 bulan lamanya, yang pasti Fina sudah tidak ingin tinggal diperbatasan lagi. Paran dan Elsa setuju meski dengan berat hati.

Fina kembali kerumahnya yang megah, disambut dengan jeritan bahagia oleh seluruh keluarga dan para pelayan. Perasaan Fina hancur saat ibunya memeluk Fina begitu erat. Menangis dan mengucapkan syukur hingga beribu kali. Dan Fina semakin hancur saat melihat Edward datang tergopoh untuk melihat Fina yang akhirnya kembali. Napas pria itu putus-putus karena kelelahan setelah memacu kudanya dengan kecepatan tinggi dari istana kerumah Fina. Mata pria yang telah menjadi sahabatnya sejak kecil dan tunangannya sejak 2 tahun yang lalu itu berkilau karena airmata. Edward sungguh mencintai Fina dengan tulus dan Fina tahu itu. Didalam pelukan Edward, Fina menangis tersedu. Didalam hati gadis itu, Fina meneriakkan kata maaf yang sulit ia ucapkan.

“Edward, maafkan aku karena mengkhianatimu…”batin Fina penuh penyesalan.

:: SHE’S GOT ME ::

Baekhyun alpha. Ya, Baekhyun benar-benar tidak tahu bahwa dirinya telah jatuh cinta. Oh, memangnya siapa yang akan percaya jika iblis juga memiliki rasa cinta dihati mereka. Bahkan Baekhyun sendiri tidak percaya. Kata cinta sedikitpun tidak terlintas dalam pikirannya. Perasaan hampa saat ia tidak mendengar suara Fina, tidak melihat sosok cantik gadis bermata biru itu dan tidak merasakan sentuhannya, tidak mampu Baekhyun terjemahkan sebagai rasa hampa karena rindu.

Baekhyun sungguh alpha. Dia benar-benar tidak mampu membaca perasaannya sendiri.

“Tuan nampak bodoh dengan wajah bengong seperti itu…”Paran berkomentar saat ia melihat Baekhyun yang lagi-lagi hanya duduk tercenung dipinggir danau. Menatap entah apa.

“Hanya nona Fina yang pergi, tapi tuan bersikap seolah-olah seluruh perbatasan meninggalkan tuan. Kalau tuan tidak suka nona Fina pergi, kenapa tuan tidak menjemputnya kembali?”Lilian yang duduk dibahu Baekhyun berujar dengan suara kecilnya yang lucu. “Lilian juga tidak suka nona Fina pergi…”

“Memangnya Fina itu siapa?”Baekhyun akhirnya buka suara. “Mengapa aku merasa sekacau ini saat gadis itu pergi? Bukankah ia hanya manusia? Ia manusia yang sama seperti manusia lain yang pernah kubawa kesini. Yang pernah kutiduri. Yang memiliki tanda dilehernya. Tapi kenapa…”

“Apa maksud tuan?”Alfan berujar dengan nada tidak suka yang kentara sekali. “Siapa bilang Nona Fina sama seperti manusia lain? Mana ada manusia lain yang bisa begitu menyatu dengan perbatasan seperti Nona Fina. Mana ada manusia lain yang menyayangi makhluk-makhluk aneh seperti kami selain Nona Fina. Lagipula, nona Fina tidak terpengaruh hipnotis saat ada bersama Tuan, nona Fina juga tidak meminta kekayaan atau kecantikan abadi seperti gadis-gadis lain yang menjadi budak tuan. Nona Fina tak pernah meminta imbalan apapun…”

“Nona Fina tulus, dia tulus ingin berada disisi tuan karena nona Fina mencintai tuan…”Rossy menambahi.

Baekhyun tertawa, merasa kata-kata Rossy adalah candaan yang benar-benar konyol. Mana ada manusia yang mencintai Iblis?? Tapi Rossy sungguh-sungguh dengan ucapannya dan semua makhluk yang ada disitu pun mengamini kata-kata Rossy. Baekhyun terdiam. Hatinya diliputi perasaan aneh yang tidak bisa dijelaskan. Yang pasti, saat itu juga, Baekhyun beranjak dan pergi secepat yang ia bisa ketempat Fina berada.

Baekhyun ingin Fina kembali.

Baekhyun ingin Fina kembali meskipun ia harus merebut gadis itu dari Edward.

Itu adalah hal yang terlintas dipikiran Baekhyun saat melihat Fina dan Edward yang sedang duduk berdua ditaman belakang kediaman Keluarga Fennet. Hati Baekhyun mendidih melihat Fina yang tersenyum begitu lembut dan membiarkan Edward mengecup lembut dahinya.

Fina menyadari keberadaan Baekhyun saat itu, dan gadis itu begitu pintar mempermainkan perasaan Baekhyun. Fina membalas, dengan bersikap sedekat mungkin pada Edward. Dan ketika Edward akhirnya pergi kembali keistana, Fina berjalan menghampiri Baekhyun. Menatap mata coklat gelap yang berkilat marah itu dengan perasaan puas. Baekhyun cemburu, dan Fina begitu senang dengan kenyataan itu.

Dikuasai oleh perasaan Fina yang begitu menggebu pada makhluk dihadapannya ini, Fina tanpa ragu mendekat. Memangkas jarak diantara mereka dan mengulaskan sebuah ciuman menuntut kebibir Baekhyun. Baekhyun mengerang pelan dan tak sanggup untuk tidak membalas ciuman panas Fina. Tapi saat itu juga, Fina menarik dirinya menjauh.

“Lihat. Bukankah kau juga menginginkanku? Kau merindukanku karena itu kau datang kesini kan?”tanya Fina. Kata-katanya yang penuh percaya diri itu kontras sekali dengan airmata yang mengisi pelupuk matanya. “Apa manusia lain bisa memuaskanmu seperti yang aku lakukan? Apa mereka lebih baik dariku?”kali ini Fina telah benar-benar menangis karena kata-kata hina yang terlontar dari mulutnya sendiri. “Aku… bahkan rela meninggalkan seluruh dunia hanya untukmu. Apakah itu belum cukup? Lalu apa yang harus aku lakukan agar kau hanya melihatku seorang, Baek? Tidak bisakah aku menjadi satu-satunya?”

Baekhyun meraih tubuh Fina, dan melekatkan bibir mereka kembali. Mengisi setiap gerakan bibirnya dengan luapan perasaan yang menggebu.

Lalu, tangan pria itu membimbing jemari Fina menyentuh lehernya. Mata Fina terbuka, menyaksikan bagaimana belaian tangannya memunculkan guratan dileher Baekhyun. Fina terkesiap dan tangisannya pecah. Baekhyun mengeratkan pelukannya dan memperdalam ciumannya untuk meredam tangis Fina.

YOURS.

Baekhyun mengguratkan tatto dilehernya lewat jemari Fina. Itulah yang membuat Fina menangis begitu bahagia saat ini.

Fina adalah milik Baekhyun (MINE) dan Baekhyun adalah milik Fina (YOURS).

Fina mungkin adalah gadis yang jahat karena sekali lagi mengkhianati Edward. Dibelakang pria itu, Fina berhubungan dengan Baekhyun. Fina tak berdaya karena rasa cintanya yang terlalu besar pada sang iblis dan gadis itu juga tidak mungkin mengatakan kebenarannya karena yang ia cintai bukanlah manusia.

Ya, Fina dan Baekhyun saling mencintai, namun mereka menyadari bahwa mereka adalah makhluk yang berbeda. Karena itu, Baekhyun tidak membawa Fina kembali keperbatasan. Baekhyun membiarkan Fina tinggal didunia manusia, bahkan ia belajar merelakan Fina jika gadis itu sedang berada disamping Edward. Fina manusia, dan dia harus hidup selayaknya manusia.

Fina meskipun awalnya keberatan, akhirnya menerima keputusan Baekhyun. Karena berselingkuh dengan iblis, Fina pikir dirinya tidak akan ketahuan. Baekhyun juga merasa yakin bisa mengendalikan semuanya karena toh hubungan mereka tidak meninggalkan jejak apapun. Baekhyun bisa langsung menghilang jika ada yang memergoki mereka.

Tapi, takdir berjalan kearah yang sungguh tidak diduga-duga. Ketika Baekhyun berpikir sperma yang ia tinggalkan dirahim Fina tidak akan mungkin mampu dikembangkan oleh metabolisme rahim manusia, nyatanya sperma tersebut menyatu dan tumbuh bersama sel telur Fina hingga bermetamorfosis menjadi sebuah kehidupan.

“Bagaimana bisa?!”Sera memotong cerita Baekhyun. Wajah gadis itu penuh diliputi oleh perasaan tak nyaman yang mengisi hatinya semenjak Baekhyun memulai ceritanya. “Manusia tak mungkin bisa mengandung anak seorang iblis,”protesnya. Padahal Sera tahu betul bahwa manusia pada kenyataannya BISA mengandung keturunan Iblis. Terbukti dari keberadaan dirinya sekarang. Sang produk gagal. Setengah manusia setengah iblis.

“Manusia memang tidak bisa, Sera…”Baekhyun berkata tegas sambil menatap lurus kemata Sera. “Tapi, Fina bisa…”

“Why? Kenapa manusia lain tidak bisa, tapi Fina bisa?”

“Karena dia adalah manusia yang diberkahi rahim yang kokoh. Manusia yang dipersiapkan khusus untuk melahirkan bayi yang suci…”

“Suci? Dia mengandung anak iblis, Baek!! Iblis adalah makhluk laknat bahkan sebelum mereka lahir.”

“Kau benar. Tapi, itulah kesalahan Peter, karena tidak seharusnya ia turut campur dalam kehidupan Fina.”Baekhyun berkata pelan.

Napas Sera tercekat. Didalam pikirannya, gadis itu tidak bisa menahan diri untuk tidak beranggapan bahwa Baekhyun sedang menceritakan tentang sejarah kelahiran Sera.

“Apakah ini kisah tentangku, Baek?”

Baekhyun memejamkan matanya. Didalam hati pria itu sedang dipenuhi pertentangan dan rasa sakit yang amat sangat karena harus menceritakan kembali memori pahit dalam hidupnya. Tidak mengiyakan namun juga tidak membantah, Baekhyun hanya berkata, “Mau mendengar lanjutan kisahnya?”

Sera kecewa. Gadis itu kecewa karena Baekhyun tidak memberikan jawaban pasti padanya. Tidak ada jalan lain selain mendengarkan terusan kisah ini. Sera menggumam pelan,”Ya, lanjutkan…”

Fina mengetahuinya saat ia muntah-muntah dipagi hari dan Ibunya memanggil tabib untuk mengobati Fina. Terkejutlah seluruh keluarga Fennet saat tabib menyatakan bahwa Fina telah hamil 3 bulan.

Padahal Fina baru kembali dari masa menghilangnya tidak lebih dari 1 bulan. Lalu apa yang terjadi dua bulan yang lalu? Dengan siapa Fina melakukan hal itu?

Keluarga Fina memaksa Fina untuk segera menggugurkan kandungannya, tapi Fina bersikeras menolak.

Hingga tak pelak berita menggemparkan ini akhirnya sampai ketelinga Sang Raja. Dengan murka, Sang Raja meminta pengawalnya untuk menyeret Fina saat itu juga kehadapannya. Fina adalah sang calon menantu, tapi bisa-bisanya gadis itu mencoreng kehormatannya yang juga berarti kehormatan Raja dengan hamil diluar nikah.

Panik karena gadis yang ia cintai akan diadili dan dihukum berat, Edward tanpa pikir panjang membuat pengakuan palsu demi melindungi Fina.

“Akulah ayah dari bayi yang dikandung Fina, ayah. 6 bulan lalu kami melakukan itu dan Fina menjadi begitu malu dengan perbuatan kami hingga ia tidak berani pulang kerumah. Saat kami pikir ia tidak hamil, Fina pulang. Tapi, kami lupa bahwa kami juga melakukan hal itu lagi dalam rentang 6 bulan itu, dan ternyata apa yang kami lakukan 2 bulan lalu berhasil menumbuhkan janin diperut Fina. Kumohon ayah, maafkan kebodohan anakmu ini…”

Fina begitu terkejut dengan apa yang disampaikan oleh Edward. Begitu pula dengan Sang Raja. Penjelasan Edward sungguh tidak bisa diterima. Berhubungan badan diluar nikah adalah hal tabu yang tak termaafkan bagi Sang Raja.

“Aku memberimu dua pilihan, Edward. Kau kirim gadis itu kepenjara dan kau akan tetap menjadi pangeran mahkota. Atau, kau boleh saja mempertahankan gadis ini asal kau serahkan jabatanmu pada adikmu dan pergi dari istana.”

Fina, Edward dan semua orang yang mendengar titah Sang Raja, tersentak.

Fina-lah yang paling tidak terima dengan titah Sang Raja. Edward tidak salah, ia tidak ada sangkut pautnya dengan kehamilan Fina.

Dengan berani Fina mengaku dihadapan Sang Raja,”Maafkan aku, Yang Mulia. Akulah yang salah, Pangeran Edward tidak pantas menanggung kesalahan hamba karena janin ini bukan tanggung jawabnya.”Gadis itu mendongakkan kepalanya. “Ya, hamba telah berselingkuh dengan pria lain, dan selama 6 bulan ini hamba telah tinggal bersamanya sehingga hamba bisa memperoleh janin ini diperut hamba.” Fina kembali menyembah, menunduk dalam untuk menerima vonisnya. “Hamba siap dihukum mati karena mempermalukan nama Raja…”

Tamparan keras langsung diberikan oleh Ratu pada Fina, pada gadis yang selama ini telah ia anggap sebagai anaknya sendiri yang ternyata malah berbalik mengkhianatinya. Fina dijatuhi hukuman penjara dan pangkatnya akan diturunkan serendah-rendahnya. Fina akan dikirim ke bagian paling utara Inggris untuk dijadikan budak ditanah pertanian Kerajaan.

Edward terduduk pasrah. Matanya telah basah oleh airmata karena tak tega melihat Fina yang digiring menuju penjara. Hatinya perih, karena cintanya yang terkhianati. Tapi ia merasa lebih sakit lagi saat melihat Fina menderita.

Dalam keadaan hamil dan sendirian, Fina menjalani kehidupannya sebagai budak. Issue tentang adanya perang, membuat seluruh dataran Inggris dirundung cemas. Apalagi untuk para budak, mereka pasti akan dipekerjakan dimedan perang dan itulah yang membuat semua budak ditanah pertanian itu tidak pernah lupa memanjatkan doa agar perang tidak terjadi.

Fina, tidak takut akan adanya perang, tapi ia lebih mencemaskan bayi yang sedang tumbuh diperutnya. Tidak ada perlindungan sama sekali. Keluarga Fennet dan kerajaan telah membuangnya. Sementara itu Baekhyun sedang pulang kedunia bawah dan entah kapan akan kembali. Pria itu belum tahu apa yang terjadi pada Fina. Dan lagi, Fina tidak tahu bagaimana mengirim pesan ke perbatasan. Padahal, ia ingin tinggal disana jika perang benar-benar pecah nantinya.

Fina mendengar kabar bahwa Inggris telah mengirim delegasinya menuju Perancis. Setelah menghabiskan hampir seluruh hidupnya berdekatan dengan istana, Fina tahu apa artinya itu. Kesepakatan telah terjadi, Inggris memutuskan akan ikut andil dalam peperangan dan bergabung dengan Blok Sekutu.

Setiap hari, Fina hanya mengharapkan satu hal. Ia ingin bertemu dengan Baekhyun. Menumpahkan segala perasaan sakitnya pada pria itu. Tapi Baekhyun tak juga muncul.

Ya, Baekhyun tak muncul karena dialah yang ada dibalik pembunuhan Franz Ferdinand, dialah yang menjadi dalang pemicu perseteruan antara Jerman dan Perancis, dialah pemerkasa Perang Dunia I didunia manusia. Perang yang sudah dipersiapkan begitu sempurna oleh para penyembah iblis, kelompok yang bercita-cita mengusai dunia. Sang Raja iblis telah lama mempersiapkan strategi untuk mewujudkan kekacauan didunia manusia, dan Baekhyun-lah yang mendapat tugas sebagai ‘ketua panitia’nya. Itulah mengapa pria itu lebih sering tinggal didunia manusia daripada didunia bawah. Itu jugalah mengapa pria itu tidak muncul saat ini. Persiapan perang dunia I, dan Baekhyun terlalu sibuk untuk menengok keadaan Fina.

Hingga satu bulan kemudian, Baekhyun kebingungan mendapati Fina yang tidak ada lagi dirumah orangtuanya. Perang telah pecah, dan semakin melebar seperti yang Baekhyun duga. Untuk itu ia kembali pulang untuk menjemput Fina, memastikan gadis itu baik-baik saja dan terlindung. Tapi ia tidak mendapati gadis itu dimanapun. Edward juga telah pergi kemedan perang. Hingga akhirnya, kabar itu sampai juga ketelinga Baekhyun.

Kalut. Baekhyun pergi mencari Fina di tanah pertanian. Syok melihat perut Fina yang membuncit dan kondisinya yang kepayahan karena harus bekerja kasar. Fina menangis tersedu saat bertemu dengan Baekhyun. Memeluk sang iblis erat.

“Kukira kau juga pergi meninggalkanku…”ujarnya.

“Apa yang terjadi padamu, Fina?”Baekhyun menurunkan tatapan matanya keperut Fina. “K-kau hamil? Orang-orang bilang, ini bukan anak Edward. Lalu… mungkinkah?”

Fina mengangguk dengan senyuman yang tersungging dibibir. “Ini anak kita…”

Baekhyun buru-buru melepas pelukan Fina padanya, membuat jarak dengan gadis itu. “Tidak mungkin, tidak mungkin itu anak kita. Pasti ada kesalahan disini!”

“Apa maksud ucapanmu itu, Baek? Tentu saja ini anak kita, buah cinta kita!”

“Tapi itu tidak mungkin, Fina. Aku iblis dan kau manusia, kita tidak bisa… makhluk itu tidak akan bisa tumbuh diperut seorang manusia. Tidak ada manusia yang bisa melahirkan bayi seorang iblis. Tidak ada dan tidak akan pernah ada!”

Perasaan Fina terluka mendengar ucapan Baekhyun. “Tapi ini sungguh anakmu, Baek. Tidak ada pria lain yang menyentuhku kecuali dirimu.”

“Benarkah? Bukankah kau bertunangan dengan Edward, mungkin saja kau dan pria itu…”

PLAK!!

Tamparan keras mendarat dipipi Baekhyun. Buah dari kekecewaan Fina karena mendengar penyangkalan yang keluar dari mulut Baekhyun.

“Kau benar-benar makhluk brengsek!”umpat gadis itu kasar. Fina berbalik, hendak meninggalkan Baekhyun tapi pria itu menahannya.

“Dengar Fina, sungguh tidak seharusnya manusia mengandung anak seorang iblis. Kau harus menggugurkan bayi itu jika memang itu adalah anakku. Aku tidak bisa menjamin keselamatanmu jika kau terus mempertahankan bayi itu. Iblis adalah makhluk perusak, karena itu ada kemungkinan makhluk ini juga akan merusak dirimu kelak…”

“Tidak, Baek. Aku tidak akan menggugurkannya apapun yang terjadi!”

“KAU MENDERITA KARENA BAYI INI!! APA UNTUNGNYA BAGIMU MEMPERTAHANKANNYA??!”

“KARENA INI ANAKMU!!”Fina balas berteriak membuat Baekhyun tersentak. Airmata telah meleleh dari mata birunya. “Karena…”Fina terisak. “…kita berbeda. Tidak ada jaminan bahwa kita akan selamanya bersama. Aku mungkin tidak akan pernah memilikimu. Karena itu, tolong, paling tidak biarkan aku memiliki anak ini, Baek. Kumohon.”

Baekhyun terdiam. Lidahnya kelu tidak mampu membalas kata-kata Fina. Baekhyun menghela napas berat dan meraih kembali Fina yang menangis kepelukannya. Perasaan bersalah memenuhi rongga dadanya.

To be continued…

Annyeong~~~yeoreobuuuunnnn~~~

Wahhh.. akhirnya ya, Chapter 14 rilis juga, fiuhhh~~ tapi maaf karena akhirnya kujadiin 2 part karena ceritanya Baek ternyata jadi terlalu panjang buat satu chapter. Janji deh, lanjutannya gak akan lama publishnya. Yah, tapi itu tergantung admin disini ya, publishnya cepet atau gak, coz author disini kan Cuma Freelancer, hehe…
Ngomong-ngomong, ada banyak pertanyaan tentang Vaduz – Liechtenstein… soal tempat itu beneran ada atau gak. Jawabannya ADA. Coba aja googling. Tempatnya indah banget. Bersih, hijau, klasik, kesukaannya author banget pokoknya. 
So… untuk yang chapter ini, ada tempat yang namanya PERBATASAN, kalau itu pure hasil imajinasi author. Tempat yang ada didunia khayal author. Jadi jangan dianggap beneran ada ya? Hohoho. Tapi kalau Tir Na Nog, yah, dalam kepercayaan orang-orang Norwegia, tempat itu katanya memang benar-benar ada. Wallahualam… walaupun author sungguh berharap Tir Na Nog itu ADA dan kapan-kapan author pengen berkunjung kesana… hehehe.
Lalu, Pangeran Edward… untuk sang pangeran Britannia Raya ini, beliau memang benar-benar ada dan hidup dijaman itu. Memerintah nggak lebih dari satu tahun, yaitu pada bulan Januari 1935 sampai bulan Desember 1935. Tapi sekarang Edward VIII sudah wafat, jadi mohon maaf sekali karena author pinjam karakter tanpa ijin-ijin dulu #bow. Jangan hantui author, pleaaaaaseeeee~~~
Author termasuk orang-orang yang percaya bahwa kejadian-kejadian besar didunia—salah satunya adalah Perang Dunia 1—adalah hasil konspirasi organisasi besar penyembah setan didunia. Aku gak nyebut merk ya, tapi buat pecinta KPOP pasti tau organisasi apa yang kumaksud, hehe. Jadi jangan bingung kenapa author bilang kalau Baekhyun ikut andil dalam pecahnya Perang Dunia 1.

Maafkan imajinasi author yang terlalu berlebihan ini…huhuhu…
Uke, gak perlu lebih panjang lagi… makasiii uda nyempetin baca ya teman-teman. Ditunggu komen and like-nya…

 

Love you, all~~~

 

#tebarLuhan.

 

 

243 responses to “[Freelance] DEVIL BESIDE ME (CHAPTER 14a) – BaekFina’s Story

  1. sumpah aku bingung mau ngasi koment apa ? karna ini terlalu bagus :3 akhirmya baekhyun menceritakan yg sebenernya tp aoa baekhyun jujur sama sera kalo yg diceritain itu kisah baekhyun sama sera ? izin lanjut baca thor :3

  2. Ternyata kisah baek-fina itu juga seruu yahhh daripda LuSera #plakk mungkin karna gue ngebiasin baek wakaka tapi karna ff satu ini, gue jadi jtuh cinta ama luhan hihihi jangan bully saya yaaa

  3. astagaa baekfina ngenes banget sih. eh salah harusnya fina doang nih, baekhyun suka ngilang gitu soalnya. kasian kan udah selingkuh, hamil, diusir lagi. ckck. edward juga nih kasian. semua masalah berawak dari oreo -ehh, apadah, baekhyun- yaudah aku lanjut baca ya kakk^^

  4. Ya ampuuuun ceritanya baekfina ternyata lebih pelik dari lusera walaupun duaduanya sweet banget :3 fina yg cinta mati banget sama baek dan baek yg ga ngerti perasaan yg seperti itu ;( baek jujurlah baek. Jangan takut akan reaksi sera

  5. Wow daebak, lg2 aku speechless sm cerita kamu thor .. Keren bgt ,, kamu bikin cerita ngga cm asal bikin aja tp beneran bikin dan observasi dan suka sm dulu sm objek yg mau kamu buat..
    Aku salut bgt ,kamu suka sm hal2 yg berbau sejarah klasik gitu hehe
    Hwaiting thor ^^

  6. Ampe mewek baca kisah baekfina.. Huh, kasian bgt Fina. berjuang sndrian , Baek.nya kyak g ada niatan bwt cri solusi, mklum tpi ya, critanya baek kan iblis

  7. Dan sekian kalinya aku bersumpah demi luhan aku bingung mau komen…..tolong….!!!!!!kenapa kece banget sih ffnya…sambil baca .ampe bilang wow wow wow mulu dari tadi…. 😀

  8. daebak pkoknya…cerita bakhyun dan serafina seru juga..bisa dijadikan satu judul ff lagi berupa before story devil beside me nih,,hehe…

  9. Cerita baekfina sm lusera kerenn bgtt
    FF ini keren,kece,daebak apalagi lah itu pokoknya jempoll bwt author (y)
    Lanjut bca dulu ya~ hihihi 😀

  10. Keren… bisa sampai sedetail ini rasanya… ah aku jadi penasaran.. kehdupan author tuh seperti apa… ya ampun… bneran deh… ide author bner2 ma’nyooossss… 😁😁😁😁

  11. Jadi ini ceritanya Baehyun-Serafina… Agak sedih bacanya. 😦
    Pengorbanan Serafina itu astaga, rela banget ngorbanin dirinya buat janinnya, padahal pada akhirnya dia gak milikin siapa-siapa 😥

  12. baca ff ini langsung loncat ke part 14.. heehehe…
    imajinasi author itu keren banget ya! bisa membuat ff sekeren ini apalagi fantasy ..
    woohh ..

  13. Aku malah jd tkt ya… Abis nyeritain ini semua eehhh sera nya malah gak terima..konflik lagi. Tapi kalo g da konflik ya gak seru juga hehe
    Coba sih munculin sosok Serafina nya. Itu dicover cuma matanya aj. 😀

  14. daebak, daebak!
    ada serpihan-serpihan pelajarannya sejarah:3(?)
    imajinasinya author udah terlampau keeren (y)
    feelnya dapet pulaa 😀
    tapi kisahnya baekhyun gitu amat sih 😦
    oya, sibaek gak beritau kalo dia sebenernya ayahnya sera?
    part ini bikin hati teriris;;
    next chap.

    fighting thor! 🙂

  15. ya ampun ngenes bgt ceritanya fina huhuhu saking cintanya baekhyun sma serafina smpk nyuruh gugurin bayinya

  16. Ahhh kakak aku baper ampe baca ulang part ini , sumpah karakter Baekhyun keren bgt disini , dia kebapak an sekali sama Sera wkwk . Duh masih berharap bakalan ada sequel full story Baek – Fina sih , tapi ahh sudahlah . Wkwkk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s