[Freelance] EXO and Yeoja !

img1401965062111

Title : EXO and Yeoja !

Author : Oh Hani

Cast :

– Park Chanyeol

– So Eunbi (CO)

Genre : Band fic, fluff, comedy

Rating : PG-15

Disclaimer : Ini adalah Ficlet seri kedua dari ff EXO and Yeoja. Kuharap kalian ngerti dengan alur ceritanya ya hehehe. Tolong di wajar kan jg karena ini adalah proyek ff pertamaku, semoga aja dapat disukai para readers, tolong bantuannya jg 🙂 kasih masukan agar tulisannya bisa lebih baik lagi 😀

Selamat membaca readers maaf typo dan juga Gaje 🙂

 

***

At Shinwa Senior High School

 

Chanyeol POV

 

Kai mengajakku taruhan. Memang kita sama – sama tak punya pasangan untuk hadir di acara pesta ulangtahun pernikahan Siwon hyung dan Tiffany eunnie dan ketidakpunyaan pasangan itu dijadikan sebuah taruhan olehnya, begonya lagi aku menyetujui taruhan itu.

 

Aku mengetukkan kelima jari kananku di meja kantin dan bertopang dagu dengan tangan kiriku.

 

“Kau tampak frustasi, ada apa?”, tanya Tao disampingku. Dia sedang menikmati Jus Jeruknya, sejak kapan dia suka Jus Jeruk?

 

“hm? Tidak. Aku hanya merasa bodoh telah menyetujui taruhannya”, jawabku jujur.

 

Tao merangkul sambil menepuk bahuku, “sudah kubilang taruhan itu tak ada gunanya, pergi tanpa pasangan pun tak apa kan?”

 

Aku memandangnya kemudian mengalihkan pandanganku ke depan. Beberapa jam lalu Tao juga diajak untuk ikut bergabung dalam taruhan itu, tapi dia menolak. Dia malah berkata “wanita itu bukan untuk mainan Kai, kau mau mengajak pacaran kemudian kau ajak ke pesta itu dan seusai pesta kau akan memutuskannya? Karma akan berbalik padamu”, memang sih tapiiiii ya mau bagaimana? Kai keras kepala dia bersikukuh akan melanjutkan taruhannya dan terus saja membujukku sampai aku menyetujuinya.

 

Aku menghembuskan nafas berat. Sudah beberapa tahun ini aku tidak mempunyai yeojachingu. Bukannya aku tak laku, tapi aku belum bisa melupakannya.

 

“Tao-ya aku ingin pulang apa kau mau ikut?” tanyaku pada Tao.

 

Tao menggeleng, “tidak, kau duluan saja. Aku masih betah disini”

 

Aku mengangguk, “oke, bye aku duluan”, dia mengangkat tangan kananya dan aku segera menuju tempat parkir.

 

Aku mengendarai motor sport hitamku, aku tidak tau akan kemana. Jika pulang kerumah pasti akan sangat membosankan jadi kuputuskan untuk pergi ke taman kota.

 

Saat sampai tujuan kulirik jam ditangan kiriku, pukul 14.00 KST masih sepi.

 

“Huhf”, sudah sekian kalinya aku mendengus dan baru saja ku mendengus karena tali sepatuku lepas, langsung saja aku jongkok untuk membenarkannya.

 

‘Brukk’

 

Tiba – tiba saja ada yang menabrak dari sebelah kiriku.

 

Chanyeol POV end

 

Eunbi POV

 

“Oppa~”, ucapku lirih ketika dari kejauhan kulihat Minhoo Oppa bersama wanita lain ditaman. Mereka terlihat sangat bahagia. Jarak diantara mereka semakin menipis dan mereka berciuman?

 

Mataku mulai memanas. Tiba – tiba oksigen di sekitarku menipis, tangan kiriku menekan dada karena aku merasa dadaku sangat sesak. Tangan kananku menutup mulut agar aku tak menjerit kesakitan. Tetapi percuma, aku tak sanggup melihat.

 

Kakiku mulai bergerak meninggalkan mereka, semakin lama pergerakan kaki ini semakin cepat.

 

Minhoo Oppa sungguh tega, aku…aku.. Yeojachingunya. Dia melakukan itu dengan oran lain sementara dia masih berstatus sebagai pacarku, sungguh sangat kejam.

 

‘Brukk’

 

Aku menabrak seseorang dengan keras sampai aku terduduk di aspal jalan.

 

“HEY! Perhatikan jalanmu!”, pria itu membentakku.

 

Aku mulai terisak dan berteriak tak karuan, “MENGAPA HIDUPKU SEPERTI INI? RASANYA SUNGGUH SAKIT haaaaaaa hiks hiks”

 

Pria itu mengerutkan dahinya, “salah sendiri mengapa lari-lari, lagi pula kau tak terluka”.

 

“hiks hiks TIDAK AKAN ADA YANG MENGERTI AKU!!!!! AKU BENCI KAU OPPA!!!”, teriakanku makin menjadi dan pria itu mulai kebingungan akan sikapku.

 

“Oppa? Kau memanggilku Oppa ? Aku memang sangat tak mengerti dirimu!”, aku tak memperdulikannya dan terus saja menangis.

 

“Sudahlah sudahlah, aku akan memaafkanmu. Cepat bangun dan berhentilah menangis, semua orang melihat kearah kita. Mereka kira aku yang membuatmu menangis”, sedikit – sedikit aku mulai berhenti menangis, bukan karena ucapan pria itu, tapi gara – gara aku melihat Minhoo Oppa sedang berjalan kearahku dengan gadis yang tadi berciuman dengannya.

 

Aku membelakkan mata, aku belum sanggup melihatnya. Aku harus segera pergi sebelum dia melihatku. Aku berdiri hendak pergi, tetapi pria yg ku tabrak mencekal tanganku, “kau mau kemana hah? Kau tidak sadar telah mempermalukanku?”

 

“mwo? Aku? Mempermalukan apa?”, tanyaku polos.

 

“kau tidak lihat? Dari tadi orang orang menatapku sinis dan mengira kalau aku yang membuatmu menangis”

 

“lepaskan! Aku harus segera pergi!”, aku mencoba melepaskan cengkramannya, tetapi dia malah mencengkram tanganku lebih erat.

 

“kau tidak akan bisa kabur! Kau tidak tau kalau aku sunbaemu hah? Kau memakai seragam yang sama sepertiku!”, jawabnya. Ya benar dia sunbaeku. Dia memakai seragam yang sama denganku, namun dengan dasi yang berbeda. Warna dasi yang membedakan tingkatan kelas. Dia memakai dasi berwarna biru sedangkan aku memakai dasi berwarna merah marun.

 

Saat aku akan membalas ucapannya tiba – tiba seseorang memanggil namaku.

 

“Eunbi?”, oh sial!

 

Kubalikkan badanku dan kulihat Minhoo menatapku kaget. Aku tak tau dia kaget karena dia ketahuan bersama seorang wanita atau melihatku yang bersama pria lain?

 

“Minhoo?”, tanya pria yang sedang mencengkran tanganku. Dia mengenal Minhoo Oppa?

 

Aku dan Minhoo oppa melirik kearah pria itu dengan wajah bingung, “Chanyeol, kau… Kau sedang apa? Mengapa kau bersama….”.

 

Sebelum dia melanjutkan kalimatnya, tiba – tiba ide gila terlintas dipikiranku. Aku segera menggandeng tangan pria yang ku diketahui bernama Chanyeol itu dan cepat – cepat menyela perkataan Minhoo Oppa.

 

“kita sedang berkencan, kau sendiri?”

 

Kulihat dari ekor mataku pria yang ku gandeng membelakkan matanya sambil menatapku, begitu pula Minhoo Oppa. Kemudian Minhoo Oppa memandang kami berdua bergantian.

 

“ka-kalian…”

 

“yapz, kami baru saja berpacaran setelah kuputuskan untuk mengakhiri hubungan kita”, kulirik pria disebelahku dan kueratkan tanganku padanya, aku merasa tak sanggup berdiri untuk saat ini.

 

Pria disebelahku memandangku beberapa detik, kupasang pandangan sedikit memelas agar dia mau membantuku, kemudian dia melirik Minhoo Oppa, “Apakah kau kenal pria ini sayang?”

 

Kini giliran aku yang kaget, tapi aku berusaha menyembunyikan kekagetanku. Kulirik dia sambil berkata, “iya, dia mantan pacarku”.

 

Aku berdo’a agar aktingku bisa meyakinkan semua orang. Terutama orang yang berada di depanku ini.

 

“ohhh, ternyata kau mantan pacar dari pacarku Minhoo? Dunia memang sempit. Oh ya siapa wanita disampingmu?”, pria disampingku dengan santai memainkan perannya dan mengapa dia mesti bertanya siapa wanita itu?

 

Minhoo oppa melirikku sekilas kemudian melirik wanita disampingnya itu, “dia pacarku, kami baru jalan 1 bulan”, apa 1 bulan ? Ja-jadi…

 

Aku bergetar, aku berharap Minhoo Oppa tidak melihat rasa kecewaku padanya.

 

“ohhh, sayang apakah kau sudah lapar? Dari tadi kita terus bermain, dan lupa makan siang. Wajahmu pucat, apalagi dari tadi kau berlari – lari”, aku memandang pria disebelahku ini.

 

“ne, aku sudah lapar dan sangat kelelahan Oppa”, jawabku seceria mungkin.

 

“apa kalian akan bergabung?”, ohhh tidakkkkkkk!

 

“gomawo, tapi sepertinya tidak. Kami akan langsung pulang saja”, jawab Minhoo Oppa. Ahh untunglah.

 

Pria disebelahku mulai berjalan kearah motor sport hitam yang kuyakini miliknya. Dia menyerahkan helm kepadaku. Aku segera memakainya. Kemudian kami segera pergi setelah memberi salam terlebih dahulu kepada dua orang itu.

 

Eunbi POV end

 

Chanyeol POV

 

Saat tangannya menggandeng dan mengcengkramku, aku yakin dia sedang tertekan. Belum lg saat dia memandangku dengan sorot mata memohon, aku mulai merasa perlu menolongnya.

 

Melihat sorot matanya yang memohon aku mempunyai ide.

 

“Apakah kau kenal pria ini sayang?”, aku mulai memerankan aktingku.

 

Dia melirikku. Mungkin dia kaget denganku yang tiba – tiba saja ikut dalam permainanya, “iya, dia mantan pacarku”.

 

“ohhh, ternyata kau mantan pacar dari pacarku Minhoo? Dunia memang sempit. Oh ya siapa wanita disampingmu?”, aku berusaha berakting senatural mungkin.

 

Dia melirik wanita disampingku sekilas kemudian melirik wanita disampingnya itu, “dia pacarku, kami baru jalan 1 bulan”, oohhh

 

Wanita disampingku bergetar. Sepertinya pertanyaanku tadi adalah sebuah pertanyaan yang salah.

 

“ohhh, sayang apakah kau sudah lapar? Dari tadi kita terus bermain, dan lupa makan siang. Wajahmu pucat apalagi dari tadi kau berlari – lari”, dia memandang ku. Aku tidak berbohong saat ini. Wajahnya benar – benar pucat.

 

“ne, aku sudah lapar dan sangat kelelahan Oppa”, jawabnya ceria.

 

Kulirik sepasang mekasih di depanku, “apa kalian akan bergabung?”

 

“gomawo, tapi sepertinya tidak. Kami akan langsung pulang saja”, jawab Minhoo.

 

***

 

“Sudahlah kau tak perlu menangisi Minhoo!”, saranku kepadanya “makan ramenmu selagi hangat, jika sudah dingin rasanya tidak akan enak”, kami berdua sedang makan di salah satu kedai ramen dipinggiran jalan. Setelah melihat wajahnya yang pucat aku memutuskan untuk membawanya pergi makan. Mungkin saja dia belum makan kan ?

 

“Kau kenal dengan Minhoo oppa?”, tanya gadis itu tiba – tiba.

 

Aku mengangguk sambil memasukan ramen kedalam mulutku, “dia teman sekelasku”.

 

“kau kenal gadis disebelahnya?”, aku mengangguk kembali.

 

“Dia setingkat denganku dan Minhoo, tetapi kami berbeda kelas, kau tidak mengenalnya ?” Kulihat dia, dia mendengus frustasi. Aku sedikit iba melihatnya.

 

“ternyata selama ini dia berbohong padaku?”, kudengar nada penyesalan dan kecewa dalam kalimat yang dilontarkannya.

 

“kau juga berbohong padanya. Aku bukan pacarmu! Kau bilang padanya bahwa aku ini pacarmu. Bagaimana nanti di sekolah? Jika gosip tersebar ‘seorang Park Chanyeol menyelamatkan seorang gadis dari badai kegalauan’ kan tidak keren”.

 

Gadis itu melongo, “tidak akan ada gosip seperti itu bodoh! Isshh”.

 

“Terus gosip apa yang kemungkinan akan beredar?”, tanyaku memancingnya

 

“Eunbi seorang gadis cantik berpacaran dengan Chanyeol si pemuda bodoh”, mwooooo??? Itu bukan jawaban yang aku harapkan!

 

“Ya gadis gila! Kau akan mati!”, kataku geram.

 

“Ya aku akan mati, tapi tidak sekarang!”, gadis itu menopang dagu dan menatap jalanan yang ramai.

 

“Terserah kau saja! Kau akan menyesal berbicara seperti itu. Akan ku beri tahu Minhoo bahwa aku bukan pacarmu, kemudian kau akan kalah 1-0 darinya”, aku beranjak dari tempatku duduk. Gadis itu mulai membelakkan matanya.

 

“Ya ya ya!!!!! kau jangan beri tahu dia!!!!”, haduhhh dia berteriak – teriak tanpa melihat situasi dan kondisi. Aku meminta maaf pada pengunjung lain yang sudah menatap kami sinis. Aku tidak ingin berlama – lama dengannya. Baru mengenalnya saja aku sudah banyak mendapat tatapan sinis orang – orang. Bisa – bisa aku mati berdiri.

 

Dia mengejarku, “hosh hosh, kau… kau jangan beritahu Minhoo Oppa! Jika gosip tersebar aku mengaku- ngaku sebagai pacarmu, itu akan menjadi berita buruk bagiku”, hahh? Seharusnya aku yang menganggap bahwa itu berita yang buruk bagiku.

 

“Bagaimana kalau kita buat kesepakatan?”, tanyanya.

 

Aku pura – pura menimbang imbang. Namun sebenarnya inilah yang aku tunggu dari tadi, “apa yang kau tawarkan?”, tanyaku sedikit angkuh.

 

Dia menghela nafas sebentar kemudian berkata, “Kau berpura – puralah menjadi namjachinguku, sebagai balasannya aku akan memenuhi semua permintaanmu”, BINGO!!! Aku sudah mendapatkan yeoja untuk pesta ulangtahun pernikahan Siwon Hyung dan Tiffany Eunnie. Hahaha Kai, siap – siap saja kau!

 

“Hey kalian berdua! bayar dulu sebelm pergi!” Teriak ajhuma pemilik kedai. Aku dan Eunbi menoleh.

 

“Maaf ajhuma, dia yang akan membayar”, seruku sambil melenggang keluar kedai.

 

“Ya!!!!! Namja PABO!”

 

-END-

 

Bagaimana ? ffnya garing ya ? maafkan aku teman teman 😦

 

Komen terus ya ff ku ini, komentar kalian sangat beharga bagiku 🙂

sampai jumpa kembali di ff selanjutnya.

 

15 responses to “[Freelance] EXO and Yeoja !

    • aduhh ini sebenarnya memang belum end kok, masih ada lanjutannya. Tapi kayanya bakal beda judul lg soalnya ini semacam seri ff EXO and Yeoja ver.Chanyeol. ditunggu aja ya 😉 makasih sudah komentar 🙂

  1. ooh jadi cuma pura pura yaa. aku baca yang cerita kyungsoo duluan tadi.. jadi bingung urutannya nih hehehe 😀 kalau bisa di fd yang baru di post dikasih link ff exo & yeoja chapter sebelumnya ya.. biar berurutan hehehe 😀 gomawo thor 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s