[Freelance] I GET YOU BACK (Chapter 4)

I get You Back Chap 4

Tittle

I GET YOU BACK (Chapter 4)

Author

 

Fee13 Park

 

Cast

 

Kim Kai (EXO) | Han Sora (oc) | Xi Luhan (EXO) | Jang Haerin (oc) | Lee Minhyuk (BTOB)

And other cast

Rating

PG 17 !

Length

Chaptered

Genre

Romance | School life | little life free (?)

Previous

 

## Seoul International SHS

 

Tok … tok … tok … tok ….

Sepatu Sora tak henti hentinya mengetuk lantai marmer di bawahnya. Ia menunggu Luhan keluar dari kelas. Sora bertekad akan mencari kebenaran dari yang ia lihat. Tapi gadis itu berharap semua yang dilihatnya kemarin hanya halusinasi saja.

“apakah kau sangat merindukanku, chagi? Sampai sampai kau rela menungguku disini” bersamaan dengan terdengarnya suara itu, sebuah tangan merangkul pinggang Sora.

 

-Chapter 4-

 

“Kai..!” saking terkejutnya, Sora sampai tidak bisa berkata kata. Matanya terbelalak dan bibirnya membentuk huruf o.

“jangan biarkan bibirmu membuka seperti itu atau kau tidak akan bisa lari seranganku” kata kata Kai sukses membuat Sora bergidik.

“ng- Sora? A- apa.. ?” Chanyeol tergagap melihat posisi Sora dan Kai.

Luhan yang tadi berada di belakang Chanyeol mulai penasaran.

“Sora? Kai?” suara Luhan menyentak Sora. Dengan kasar ia melepas pelukan Kai.

“oh.. Oppa”

“Sora-ya, kau dan Kai.. mungkinkah..?” pertanyaan menggantung Chanyeol sungguh membuatnya tegang.

“I- ini tidak seperti yang sunbae lihat.. “ Sora tak tahu mengapa ia jadi gagap.

Kai yang melihat situasi yang sangat menguntungkan untuknya tidak menyia nyiakan begitu saja.

“kau pasti kesini untuk mengajakku kencan lagi” seluruh pasang mata kini memandangi Kai. Hanya satu tatapan yang menyiratkan ketidak percayaan.

“ah.. apa yang kemarin malam itu belum cukup?” Sora semakin menatap Kai nanar. Sungguh, pertanyaan itu mampu membuat semua orang salah paham.

“Yo! My brother! Eh.. ada Sora juga. Kai, kau pasti senang yeojacingumu sangat perhatian” kedatangan antek antek (re: Sehun dan Kris) menambah runyam keadaan.

“jadi kalian sudah berpacaran?”

“A- aniya! Chanyeol sunbae! Jangan bicara asal!”

“Aish.. kenapa kau malu malu begitu Sora? Mengapa tidak terus terang saja?” celetuk Kris.

“M- mwoya?! Ah sudahlah! Dasar orang orang gila!” dengan cepat Sora berjalan meninggalkan tempat laknat itu.

“ Argh! Mengapa aku begitu bodoh? Seharusnya aku tidak kesana! Sial, kenapa aku bisa lupa jika Luhan oppa sekelas dengan ketiga bangsat itu?!”

“hei! Kenapa kau sering sekali marah marah? Kau tidak sadar ya bahwa wajahmu itu sudah mulai keriput?” yeah.. itu Haerin.

Sora terdiam. Bukankah ia bisa menanyakannya pada Haerin kalau tidak bisa langsung pada Luhan?

“Haerin- ah..”

“mm.. wae?” lidah Sora menjadi kelu. Hatinya berkata tidak mungkin. Tidak seharusnya dia mencurigai sahabatnya.

“ah.. ani. Oebseoyo”

“kau ini aneh sekali” Haerin tidak begitu memperhatikan gelagat Sora dan hanya menganggapnya angin lalu.

“Haerin- ah”

“apa lagi?!”

“bagaimana kalau nanti kita pergi ke club?”

Ajakan Sora ini cukup membuat Haerin tersedak.

“mwo?”

“iya, ayo kita ke club. Kemarin aku dengar ada club bagus di daerah gangnam distric” Sora sangat antusias.

Sudah lama ia tidak bersenang senang. Dulu saat masih di Jepang, ia sangat jarang pergi ke club karena ada Luhan yang melarangnya dan tentu saja Sora tidak keberatan selama Luhan selalu di sampingnya. Tapi akhir akhir ini ia merasa sendiri. Jadi tidak apa apa kan kalau refreshing sebentar?

“club? Maksudmu pub?”

“iyalah! Apa jangan jangan kau belum pernah ke tempat seperti itu?”

Haerin menggeleng dengan polosnya.

“aigoo.. kalau begitu nanti kita ke sana. Oke?”

“tapi..”

“kapan lagi Haerin- ah? Belakangan ini aku sangat frustasi! Sudahlah, pokoknya nanti kita pergi ke sana”

Haerin tidak bisa apa apa lagi jika Sora mulai keras kepala.

 

## Beautiful Night Club

 

Sora menatap jam di tangan kirinya. Dari wajahnya terlihat bahwa ia sudah sangat tidak sabar.

“yeoboseyo.. Haerin , noe oedinya (kau di mana)? Aku sudah lelah menunggu!”

Sedangkan suara di seberang telepon terdengar bersalah.“Arraso! Mianhe, sebentar lagi aku sampai. Kau masuk saja dulu”

“Kau tidak ke sasar kan?”

“Dari lahir aku tinggal di Seoul, dan aku mengenal daerah Gangnam cukup baik”

“kalau begitu aku tunggu di dalam. Get hurry!”

“Arraso”

Sora mengakhiri percakapannya dan segera masuk ke dalam club.

Sora memiliki kesan tersendiri begitu melihat keseluruhan club. Club ini bukan lah seperti club club yang berada di pinggiran kota dengan bau alkohol murahan. Di pintu masuk club saja tidak ada bouncer (katakanlah satpam -.-v) berarti siapa pun boleh masuk, termasuk seorang pelajar sepertinya.

Club dengan design modern tapi tetap chick untuk anak muda. Lagu hip hop electric mendominasi. Di kanan kiri, bahkan hampir di penjuru club- semua adalah pelajar. ‘pantas saja tidak ada penjagaan’ batin Sora.

Dengan langkah ringan, Sora menghampiri meja bar di dekatnya.

“give me one glass of wine, please”

“Cankamman juseyo (tolong tunggu sebentar)” sahut salah satu bartender.

Sora sangat menikmati suasana club, apalagi musik yang di mainkan Disck Joker itu- ia sangat menyukainya. Seperti musik yang ia dengar bersama Kai di taman tempo hari. ‘Tunggu, apa apa an ini? mengapa aku harus mengingat napeun namja itu?’

Sora menghirup aroma wine miliknya. ‘hmm.. benar benar kualitas tinggi’

Satu gelas sudah ia habiskan, tapi Haerin belum juga menampakkan batang hidungnya. Sora pun memutuskan untuk mencarinya di depan club. ‘mungkin ia tidak berani masuk sendirian’, pikir Sora.

Baru saja ia keluar dari club, kedua orang di depannya sangat tidak asing dan tidak mungkin ia salah mengenali orang. Jaraknya hanya sekitar sepuluh meter dari tempatnya berdiri.

 

*Before *

 

“Nah, itu dia tempatnya” Haerin bersiap melangkah masuk ke club. Namun tiba tiba bahunya di tarik hingga ia sepenuhnya menghadap ke arah belakang.

“o- oppa?”

“kau mau pergi kemana Haerin- ah?” Suara lembut yang terdengar tidak senang itu mengusik Haerin. Ia tahu persis siapa pemuda di hadapannya.

“A- aku mau menemui seorang teman”

“Di dalam club itu?”

“Ne” Haerin tidak bisa mengelak jika Luhan yang bertanya.

“batalkan saja. Apa apaan dia meminta bertemu di club” jelas sekali luhan tidak menyukai tempat itu.

“tapi..”

“jangan kesana”

“tapi oppa, So- “

“Lebih baik kau ikut denganku” tanpa mendengarkan Haerin, Luhan langsung saja menyeretnya pergi. Luhan menggandeng tangan Haerin dan dengan romantisnya membukakan pintu Audy nya untuk gadis itu.

 

*Now*

 

Sora yang yakin bila penglihatannya ini tidak salah hanya mampu menatap nanar. ‘ Tidak mungkin.. tidak mungkin..’ , itulah yang Sora pikirkan.

Secepat kilat mobil Audy putih milik Luhan melesat pergi.

Dengan pikiran kacau Sora masuk ke dalam club.

“Berikan aku satu botol wine” ujar Sora pada bartender dengan suara melamun.

“tapi agashi, Wine di sini berkadar alkohol tinggi” Sang bartender yang yakin bahwa Sora seorang siswi memberi peringatan.

Tanpa menjawab peringatan bartender, Sora membuka dompetnya dan mengeluarkan Black Card nya- kartu kredit yang tidak pernah habis meski di pakai berapa pun, sebut saja unlimited. Sora menyurukkan kartu itu dan berujar lebih tegas.

“berikan aku satu batol Wine” Dengan cepat bartender itu pergi ke ruang penyimpanan dan meletakkan satu botol Wine mahal dihadapan Sora.

Bartender muda itu tidak lagi melawan. Sudah jelas bahwa orang orang yang memiliki Black Card bukan lah orang sembarangan- mungkin lebih tepat bila di katakan memiliki orang tua yang tidak sembarangan.

Sekarang yang ada di otak Sora hanya benang ruwet (?). Ia tidak mampu menghubungkan apa yang baru ia lihat dengan kenyataan yang ada.

Dalam rangka meluruskan benang ruwet (?) di otaknya, Sora mulai meneguk Wine miliknya. Waktu terus berlalu, bahkan sudah tiga botol Wine yang Sora habiskan. Sekarang ia sama sekali tidak bisa berfikir. Bahkan untuk meluruskan benang ruwetnya yang semakin ruwet (?)

Suasana di club telah berubah semakin ramai. Ternyata di club itu sedang ada yang mengadakan party. Birthday party anak Dongwon International SHS. Sekolah yang reputasinya setara dengan Seoul International SHS.

Sora yang mulai kehilangan kesadaran masih terduduk di tempatnya.

“Hei! Sungyeol!” Namja keren dengan jas kulit menggema di dalam pub, mengalahkan nyaringnya dentuman music hip hop electric.

“Minhyuk! Ku kira kau tak jadi datang” lelaki bernama Sungyeol itu merangkul bahu Minhyuk. Mereka terlihat seperti teman akrab.

Suasana di club tambah ramai semenjak Minhyuk datang. Yeah.. dia memang ‘Prince Charming’ di Dongwon International SHS. Bisa di bilang latar belakangnya sangat mencengangkan. Ayahnya terkenal sebagai pengusaha suskes di Eropa. Ibunya.. well, menurut rumor yanh beredar ibunya adalah seorang Geisha. Tapi tak ada satu pun yang mengetahui fakta sebenarnya.

Dengan langkah gontai, Sora berjalan tak tentu arah. Sesekali ia menabrak ‘penggila pub’ yang sedang asyik meliukkan badannya di bawah kemerlap lampu.

“Aku pasti datang. Tapi.. tidakkah aku mendapat upah telah datang?” Maat Minhyuk mengedip jahil.

“yak! Kau itu sahabat macam apa?!” Sungyeol melotot pada Minhyuk. Sedangkan yang di pelototi hanya tersenyum simpul, sambil matanya tak pernah lepas dari yeoja yang kini sedang mendapat cacian dari beberapa pengunjung lain karena menabrak mereka.

“Geurae, you can choose your new toy. It’s up to you. Bukankah aku baik?” Sungyeol tidak tahu bahwa ia sama sekali tidak di gubris oleh Minhyuk.

“Fine. I want that girl” Senyum mengerikan keluar dari bibir Minhyuk, di temani mata elangnya yang terus mengamati Sora dengan intens.

Sungyeol mencari gadis yang dimaksud Minhyuk. Tepat arah jam 11, ia mendapati seorang yeoja dengan hotpant denim di padukan kaos tipis yang kebesaran- memperlihatkan bahunya yang seputih pualam. Well, Sungyeol takjub pada Minhyuk- mata lelaki itu selalu jeli menangkap ‘mangsa empuk’.

Sungyeol kembali mengumpulkan kesadarannya.

“hei.. hei.. dia tidak ada dalam list! Bahkan aku tidak mengenalnya”

Seorang Sungyeol memang tak mungkin tidak mengenal semua kalangan gadis. Mulai dari yeoja glamour di sekolahnya yang suka menghambur hamburkan uang hanya untuk menghabiskan malam dengan membeli kapal pesiar, sampai gadis gadis murahan yang sering ia lihat berkeliaran di pub. Tapi baru kali ini ia melihat Sora- bukan dalam artian kedua ‘jenis’ gadis di atas, melainkan yeoja dari SHS setara lainnya.

“tapi ku akui, she have a great body” ganti Sungyeol yang menatap Sora seakan menelanjangi gadis itu.

Sora yang masih di kuasai alkohol terus berjalan gontai hingga sebuah tangan melingkari pinggangnya. Dengan penglihatan yang minim, Sora mencoba melihat namja tinggi itu. Badannya yang menempel erat di badan Minhyuk membuat dirinya dapat mencium wangi maskulin yang kuat.

Denyut di kepala Sora semakin keras. Efek alkohol telah menyebar ke seluruh tubuhnya. Sedangkan Minhyuk semakin mempererat pelukannya dan menatap Sora lebih dalam. Salah satu tangannya menyentuh sehelai rambut Sora dan menyusurinya hingga batas rahang.

Terpesona? Ya. Seorang Prince Crown Dongwon International SHS baru kali ini begitu menginginkan seseorang- lebih tepatnya seorang yeoja.

Terbawa hasrat, tangan Minhyuk turun menuju bahu Sora yang terekspos sempurna. Tinggal beberapa centi jarak antara kulit tangannya dengan bahu gadis itu bersentuhan- tapi siapa yang tau bahwa Kai telah menarik Minhyuk menjauhi Sora?

Dengan wajah garang, Kai menatap Minhyuk yang sama sekali tidak terlihat bersalah.

“Don’t you dare to touch my girl anyomore” Desis Kai yang masih memberikan death glare nya pada Minhyuk.

“Kai, sebaiknya kau segera bawa Sora pergi” Sehun yang tidak diketahui dari mana asalnya sudah menarik pelan bahu Kai agar pemuda yang sedang di rundung amarahnya itu segera melunak.

Dan benar saja, Kai langsung melunak begitu ia ingat kini Sora sedang terkapar di pelukannya.

Kai menyelipkan tangan kanannya di tengkuk Sora dan tangan kirinya dibelakang lekukan lutut gadis itu. Kai sedang menggendong Sora.

Kai menatap Sehun sekilas.

“thanks, bro” walau hanya sekilas, tapi terlihat jelas sorot kelegaan dan terima kasih dimata Kai.

Sehun hanya menganggukan kepalanya.

Begitu Kai dan Sora sudah menghilang dari pandangannya, ia kembali menuju singgasanannya di ‘meja Disk Jokey’.

 

Flashback on
Sehun memarkirkan Red Ducati nya di basement pub. Dengan santai lelaki itu memasuki ‘istana’nya, tempat dimana ia berkuasa- apa lagi kalau bukan club.

Sehun tau bahwa ada ‘tamu’. Ya.. anak anak Dongwon International SHS. Di dalam hati Sehun berharap agar mereka tidak berbuat onar di teritorinya. Walau nama buruk mereka tertutup, tapi bagi mereka yang menyukai dunia ‘Free’ seperti ini, semua kelakuan busuk anak anak Dongwon tidak bisa di tutupi.

Kini Headphone besar telah bertengger di kedua sisi telinga Sehun, tak lupa tangannya begitu lincah memainkan turntablenya.

Tapi sedari tadi ada yang mengganjal bagi Sehun. Ia seperti melihat seseorang yang tidak asing. Tapi ia sendiri belum yakin. Karena penasaran, Sehun meminta partner Disk Joker lain untuk menggantikan.

Mata tajam Sehun memang tidak pernah salah. Baru beberapa detik ia fokus mencari, dan matanya menangkap kejanggalan itu.

Sehun langsung menghampiri waitress di dekat sana.

“kenapa dia?”Tanya Sehun dengan nada dingin khas nya.

“sepertinya ia mabuk berat tuan. Nona ini menghabiskan tiga botol Wine”

“Mwo? Tiga botol? Alkohol disinni kan sangat tinggi kadarnya. Kenapa kau tidak mencegahnya?”

“saya tidak berani menolak tuan, apalagi nona ini memakai Black Card” Sehun yang mendengar penuturan waitress itu lumayan takjub. ‘Black Card. Wow..’

“ya sudah, biarkan saja” Sehun berjalan menuju private room nya untuk mengambil ponsel. Tentu saja untuk menghubungi Kai.

Baru di tinggal beberapa menit, Sora sudah menghilang dari tempatnya.

“Dammit” Umpat Sehun.

Ia belum menemukan Sora, Sehun mencoba mencari gadis itu di tengah keramaian murid Dongwon. Dan lagi, ini mengejutkan Sehun- melihat Sora berada di pelukan seorang Minhyuk. Dengan sigap ia menekan nomor Kai.

“Sebaiknya kau segera kesini. Your girl was drunk at pub. Dan aku yakin Minhyuk mengincarnya”

“Are you kidding me? Sora disana? oh damn.. lima menit aku sampai” Kai langsung memutus percakapan.

 

Flashback off

 

Kali ini Kai tidak mengendarai motor kebanggaannya, melainkan mobil Blue Back Bugatti Veyron yang mampu menarik berpasang pasang mata ketika kecepatannya membelah jalanan Seoul.

Emosi? Ya.. Kai emosi. Ia melihat sendiri ‘gadisnya’ di sentuh oleh namja lain. Dan itu adalah Lee Minhyuk. Oh hell, Lelaki ini melampiaskannya pada jalanan di depan.

tak perlu waktu lama untuk mencapai apartement- karena apartement Kai sendiri terletak di Gangnam- gu yang elit itu.

Kai kembali menggendong Sora ala bridal style. Di lobi apartement, seorang penjaga sudah menunggu. Kai melempar begitu saja kunci mobilnya pada panjaga itu dan langsung berjalan menuju lift.

Sesampainya di apartement yang- mungkin bisa dikatakan design interior yang hanya satu di dunia. Pertama melangkahkan kaki, design interiornya modern dengan properti minimalis. Bila lebih masuk ke dalam, suasana yang di berikan sudah berbeda. Di sebelah kanan ruangan terdapat meja bar lengkap dengan semua peralatan dan botol botol Wine, Liquor dan masih banyak lagi. Sedangkan di sebelah kiri, di design model classic yang dilengkapi dengan alat peracik kopi dan juga berbagai keramik cangkir teh yang unik. Di ujung terdapat sebuah pintu,yaitu pintu kamar Kai tentunya. Sedang di pojok ditutup pintu kaca yang menjurus pada balkon.

Kai menendang pintu apartementnya agar ia bisa masuk. Lelaki itu berjalan menuju kamarnya dan meletakkan Sora dengan perlahan di atas ranjang King Size miliknya.

Sora menggeliat pelan, Kai yang memandangnya hanya tersenyum. Pemuda itu menarik selimut hitam polos agar menutupi setengah badan Sora.

“Kau tidak pernah berubah. Dan kau akan selalu menjadi milikku” Kai menyentuh ringan bagian bawah mata Sora, lalu lebih pelan lagi sampai menyentuh bibir merah gadis itu.

Jantung Kai berdetak lebih kencang melihat bibir Sora yang sedikit membuka. Menambah suasana yang semakin tegang bagi Kai.

Tanpa sadar, Kai mendekatkan bibirnya ke bibir Sora.

Chu~

Untuk kedua kalinya Kai mencuri ciuman dari gadis itu.

Cukup lama Kai bertahan dalam posisinya.

Namun hal tak terduga yang terjadi selanjutnya benar benar membuat Kai terkejut. Sora membalas Kai dengan kecupan juga. Kai yang memang sangat menyukai bibir Sora yang beraroma Berry itu- tentu saja tidak bisa menolak. Bibir Kai mulai melumat bibir Sora, sedangkan gadis itu hanya melenguh sebagai respon atas perlakukan yang Kai berikan.

Tangan Sora menahan dada Kai, tanda bahwa tidurnya mulai terganggu. Namun Kai yang sudah terbawa suasana malah beralih ke leher gadis itu.

“mm.. gemanhe (hentikan) geli” Racau Sora yang masih terlelap di tidurnya. Kai menjadi liar, ia semakin senang mendengar racauan Sora.

Nonononono.. nononono I am warning you(you)

Nonononono.. nononono stop messing with my mind baby

(don’t flirt – U kiss)

Nada dering ponsel Sora menyadarkan Kai. Sebenarnya Kai enggan melepaskan kontak tubuhnya dengan Sora. Tapi ia tidak ingin membuat Sora terlihat seperti wanita wanita murahan yang sering ia temui.

“Kai mengambil ponsel Sora yang berada di saku dan mendapati sebuah pesan.

 

Sender : Haerin

‘So-ya, maaf aku tidak bisa datang dan baru memberitahumu sekarang. Tadi aku bertemu dengan seseorang yang ku kenal dan dia menarikku pergi. Jongmal mianhe. Aku akan menebusnya lain waktu,ne?’

 

Kai tidak bodoh. Ia tahu siapa yang di maksud ‘seseorang yang ku kenal’.

Hanya satu nama itu yang positif.

“bukankah ini menyakitkan bila kau membacanya sekarang, Chagi?” Kai menyusuri rambut Sora yang tergerai.

Dengan satu gerakan cepat, pesan itu sudah terhapus oleh Kai.

“kau tetap So-chan ku” Setelah bergumam pelan, Kai bangkit dan keluar dari kamarnya.

 

TBC

 

Anyeong ^^

Nah, buat readers yang di Chapter kemaren nanyain di mana si Minyuk ^^

Fee udah masukin Minhyuk tuh ^o^/

Fee saranin banget buat liat MV nya BTOB yang Thiller ^^ pas baca fanfic ini bayangin Minhyuk nya kayak yang di mv noh ^^

Keren banget ^^

Duh.. maaf, Fee masih kebanyakan omong lagi -.-

Actually, terima kasih buat readers yang masih setia baca dan comment ^^ Luv you :3

 

117 responses to “[Freelance] I GET YOU BACK (Chapter 4)

  1. wah crta’a mkin ksni makin bkin pnasaran, so chan? Who is she? ,
    yg jd prtnyaan kai it siapa’a sora si knpa dia tw bgt tntang sora.
    Wah kudu lnjut baca nih tmbh pnsaran !

  2. Luhan sama haerin ko ga jujur aja sih..
    Kan kasian sora ditinggal terus tnpa kejelasan..

    So-chan?? Owww panggilan masa lalu kai buat sora ya..
    Penasaraann..
    Nexttt

  3. sumpah ya eon demi apapun ini makin bikin tambah penasaran
    alurnya kereeeen banget sumpah ngga bosen dibacanya
    so-chun ?
    omoomoomo jd bener kan seseorang dari masa lalu !
    waaaah aku ijin baca next chapnyaa ya eoon

  4. sbenar.y gubungan kai ama sora i2 apa dn lgi knp luhan nutup”in low dia pacaean atau dkat ama haerin ???????? Mkin pnasaran

    Next, hwaiting !!!

  5. Sebenernya siapa sih Sora? Kok Kai kaya tau bangett gituu..

    Ahh haerin, bilang aja itu Luhann ahh rese ahh wkwkwk

  6. Aaiihhh…makin penasaran dah :v
    Ah..knpa haerin sama luha gak terus terang aja sih kan kasian soranya nanti sakit hati-,-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s