[Drabble] Frustrated Sehun – Deereyeliner

Bq-NUcxCQAIikPE

[Drabble] Frustrated Sehun

 

DEEREYELINER PRESENTED TO YOU

 

  • OH SE HUN [EXO]
  •  SEO HAE JIN [Original Character]

—oOo—

Other Cast : EXO

Rated : PG-15

Genre : Romance, Marriage Life

Disclaimer : The characters are belong to God and themselves, I just only have the storyline. So, don’t copy-paste or remake it.

Note : Please leave a comment after reading this.

Summary : “Ada apa denganmu, Sehun? Kedengarannya kau seperti cumi-cumi paling merana di dunia.”

Happy Reading, hope you like it^^

Entah sudah keberapa kalinya Oh Sehun mengetuk-ngetuk pintu apartemennya yang tidak ada tanda-tanda akan terbuka. Ini sudah malam dan jam 12 malam hanya tinggal menunggu menit.  Parahnya lagi lelaki berusia 21 tahun itu kedinginan di depan pintu apartemennya sendiri. Sehun hanya bisa mengacak-acak rambutnya frustasi lalu mengucapkan serentetan kata yang terdengar merayu dan memelas sekaligus.

“Seo Haejin, buka pintunya. Kumohon. Ini sudah malam.”

“Buka saja. Kau kan punya magneting card.”

Sehun menghela napasnya. Ingin sekali dia berteriak kesal pada istrinya. Memang Sehun memiliki magneting card sebagai kunci apartemennya namun bagaimana bisa masuk jika Haejin mencantelkan kunci selotnya?

“Jangan berpura-pura bodoh, Haejin. Lepaskan dulu kunci selotnya, ini hampir tengah malam, dan aku sangat lelah.” Sehun menghembuskan napas lemah lalu melanjutkan,”Sungguh. Aku lelah, baby.”

Tidak ada jawaban.

“Seo Haejin, ayolah.” Kali ini Sehun mencoba mengeluarkan suara selembut mungkin.

Tetap tidak ada jawaban.

Damn it! Sehun merutuk dalam hatinya karena kesal dengan tingkah kekanak-kanakan Haejin yang seperti ini. Ya, Sehun tahu istrinya itu sangat marah mengingat aksi panggungnya bersama Kwon BoA di Hongkong tadi benar-benar dekat, namun itu semua hanyalah tuntutan pekerjaan, tidak lebih. Dan sifat Haejin yang terlalu over dalam segala hal membuat Sehun harus memutar otak untuk menemukan cara meluluhkan hati wanita itu.

“Apa kau tega membiarkan suamimu sendiri kedinginan di luar sini?”

Pertanyaan Sehun itu membuat hati Haejin sedikit terhenyak. Wanita berumur 19 tahun itu sesekali melirik pintu apartemen mereka berdua dan merasa bersalah. Uh, kalau saja Sehun tidak terlalu dekat dengan BoA tadi mungkin Haejin dengan senang hati akan membukakan pintu apartemen itu.

Sial! Dengan mengingat adegan suaminya sendiri dengan wanita lain di atas panggung membuat Haejin semakin kesal,”Pergi saja ke rumah Luhan!” usirnya dan mengalihkan tatapannya dari pintu.

“Kau bercanda? Kau menyuruhku pergi ke rumah Luhan? Di Beijing?” tanya Sehun memastikan dari luar. Tega sekali Haejin jika sampai seperti itu.

“Ya. Sekalian saja kau pergi dengan artis-artis lain.”

Ya Tuhan, wanita satu ini benar-benar menyebalkan!

Tidak ada wanita yang bisa membuat Sehun bertekuk lutut sekaligus frustasi di saat yang bersamaan selain Seo Haejin. Entah apa yang menarik dari Haejin, Sehun sendiri tidak tahu jawabannya. Mungkin karena Haejin mampu mengimbanginya dan menerimanya sebagai member the hottest group in Asia, EXO, tanpa mengeluh.

Ya, kecuali situasi saat ini. Dimana kecemburuannya sedang muncul secara gila-gilaan.

Akhirnya Sehun mencoba taktik lain agar Haejin mau membuka pintu itu.

“Haejin, kau tahu aku bisa terkena flu karena kedinginan bukan?”

“Aku tahu.”

“Lalu?”

“Aku tidak peduli.”

Demi Tuhan!

Tak lama kemudian ponsel Sehun berbunyi menandakan ada pesan masuk. Sehun membukanya dan dia tercengang setengah mati. Pengirim pesan itu adalah Seo Haejin dan pesan itu berisi sebuah foto.

seba

Dibawah foto itu tertera pesan Haejin.

Kenapa kau tidak lebih dekat saja? Kau menyia-nyiakan kesempatan besar untuk mencium seorang penyanyi terkenal.

This. Is. Really. Crazy.

Sehun berpikir kembali untuk menemukan cara yang tepat agar Haejin mau membuka pintu ini. Otaknya menemukan cara-cara seperti menggodanya dengan mengatakan hal-hal ‘ekstrim’, merayunya dengan kata-kata yang jauh lebih lembut atau mengancamnya akan menyerangnya habis-habisan jika tidak dibukakan pintu. Dan ketika Sehun memutuskan bahwa cara pertama lebih tepat, ponselnya berdering sekali lagi.

The Darkest Kid in The World is calling.

Kim Jongin. Siapa lagi?

Sehun baru saja menempelkan ponselnya ke telinga ketika suara Kai dilatarbelakangi suara berisik menyerang telinganya. Ini pasti di dorm.

“Dimana ku taruh stick drum itu?”

“Pakai saja uangku.”

“Apa yang akan kita makan hari ini?”

“Kenapa belum memasak juga, Kyungsoo?”

“Aku dan Baekhyun sangat lapar.”

Sehun benar-benar ingin mematikan telepon itu sekarang juga. Apa Kai menelponnya hanya untuk mendengarkan ocehan mereka yang tidak jelas seperti itu? Itu sama saja membuang-buang waktu berharganya.

Sehun sudah siap mematikan telepon ketika Kai bertanya,”Sehun? Kau dengar suaraku tidak?”

Sehun mendecak sebal,”Tentu saja. Walaupun suara di belakangmu sangat berisik.”

Kai tertawa.”Dorm sedang kacau dan Suho bertanya apa kau sudah sampai di apartemen?”

“Sudah,” jawab Sehun singkat sambil menyandarkan punggungnya pada pintu. Matanya terpejam untuk menenangkan diri. Sehun sudah ingin menghempaskan tubuhnya ke atas ranjang dan tertidur pulas.

“Ada apa denganmu, Sehun? Kedengarannya kau seperti cumi-cumi paling merana di dunia.”

Mendengar itu semua membuat Sehun menatap bengis layar ponselnya. Sejak kapan dirinya disamakan dengan cumi-cumi? Dan ditambah paling merana? Sehun sudah berjanji akan menendang Kai jika bertemu nanti karena sudah mengejeknya.

“Hentikan ocehan tidak jelasmu itu—“

“Oh, Haejin sedang marah rupanya. Pasti karena aksi panggungmu dengan BoA nuna.”

“Tutup mulutmu, jerk.”

Fuck off, Oh Sehun. Jaga bicaramu. Aku lebih tua darimu!”

Sehun mendengus mendengarnya.”Hanya berbeda beberapa bulan saja.”

Kai mendecak sebelum bertanya lebih serius,”Jadi, istrimu marah? Kau sudah bicara dengannya?”

“Bagaimana bisa aku menjelaskan semuanya jika dia tidak mau membukakan pintu untukku?” erang Sehun retoris dan Sehun mencoba mengetuk pintu apartemennya kembali lalu berkata lembut,”Haejin, ini sudah jam setengah satu malam. Cepat buka pintunya!”

Suara Haejin di dalam meneriakkan,”Buka saja sendiri!”

Man, kau kedengaran sangat frustasi.” Kai berpendapat ketika mendengar suara serak Sehun dan suara tajam Haejin.

“Wanita satu ini membuatku frustasi.”

“Dan membuatmu cinta mati.” Kai menambahi kalimat Sehun dengan tertawa renyah. Parahnya kali ini Sehun mendengar tawa lain, yang berarti semua member ikut mendengarkan percakapan ini. Kai pasti menekan tombol loudspeaker.

Sehun berjalan sedikit menjauhi pintu lalu berbisik pelan,”Kau punya cara tidak agar Haejin mau membukakan pintu?”

Pertanyaan itu langsung disambut oleh tawa semua orang disana dan itu membuat Sehun semakin jengkel. Dimana letak lucunya memang? Semua teman-temannya memang sudah gila.

“Katakan alasan paling sederhana—“ usul Kai lalu melanjutkan,”—katakan kalau kau melihat ada fans yang menuju ke arahmu. Dia pasti langsung membuka pintunya bukan?”

Dan Sehun rasa itu adalah ide terbaik saat ini. Ya, fans adalah satu-satunya hal yang membuat Haejin langsung waspada seribu kali lipat. Pernikahan mereka ini benar-benar disembunyikan oleh publik dan hanya para member serta staff SM yang mengetahui hal ini.

Tanpa mengucapkan terima kasih, Sehun langsung memutuskan sambungan dan berbalik ke arah pintu apartemennya kembali. Sehun menarik napas lalu berkata dengan terburu-buru,”Haejin! Cepat buka pintunya karena aku melihat seseorang yang sedang membawa kamera di ujung koridor.”

Tak butuh waktu lama, pintu apartemen itu terbuka lebar dan menunjukkan seorang gadis memakai kaus longgar yang kebesaran serta celana yang sangat pendek. Wajahnya terlihat panik dan dia langsung menarik Sehun ke dalam apartemen sebelum mengunci pintunya dengan gerakan kilat.

Seo Haejin baru saja akan menanyakan siapa yang membawa kamera ketika melihat Sehun berdiri di hadapannya dengan seringaian lebar. Senyum Sehun kali ini dipenuhi smirk khas dirinya.

Bodoh! Detik itu juga Haejin tahu bahwa dia sudah ditipu.

Haejin langsung mengambil bantal sofa yang tergeletak di atas sofa lalu memukul Sehun secara brutal seraya berteriak kesal melampiaskan emosinya,”Kau bohong! Kau menipuku!”

Pukulan Haejin tepat mengenai bahunya dan walaupun itu hanya bantal, tetap saja rasanya sakit. Wanita ini memang keterlaluan dan over. Sehun sendiri berusaha mengelak dari amukan itu dengan susah payah karena tenaga istrinya itu sangat kuat.”Hanya dengan—berhenti memukulku—cara itu—Haejin, itu sakit!—kau mau membuka—Ya! Haejin!—pintu!”

Setelah lima menit Haejin puas memukuli Sehun secara brutal, wanita itu terengah-engah dan napasnya memburu. Matanya yang kecil menatap Sehun tajam dan dia masih sangat kesal. Lebih baik Haejin mengutarakan perasaan kesalnya pada Sehun sekarang juga daripada harus memendamnya terus-menerus.

“Kenapa kau tidak memberitahuku bahwa kau akan tampil di panggung seperti itu sambil melakukan hal-hal menyebalkan itu!”

Sehun, yang sibuk mengusap-usap bahunya karena sakit, langsung menghentikan aktivitasnya dan menatap Haejin intense.

“Aku sangat kecewa dan marah padamu! Kalau saja kau memberitahuku terlebih dahulu masalah itu, pasti aku tidak akan menguncimu di luar.”

tumblr_mhbmamg0k01rmkoz7o1_1280

Ah. Sehun mengerti sekarang. Rupanya ini yang Haejin inginkan.

“Maaf,” pinta Sehun seraya melingkarkan tangan kanannya pada pinggang mungil wanita itu sebelum menariknya ke dalam pelukannya. Tangannya yang bebas diletakkan di rambut gadis itu untuk mengusapnya lembut.”Seharusnya aku memberitahumu dulu, ya?”

Haejin balas memeluk Sehun dengan melingkarkan kedua lengannya pada leher Sehun dan mengangguk,”Ya. Kalau kau masih tidak mau memberitahuku, aku akan pindah ke apartemen bersama Tao.”

Sehun tertawa dan mencium puncak kepala Haejin lalu berkata,”Kau tidak akan bisa karena aku tidak akan melepaskanmu.”

Rona kemerahan menjalari pipi Haejin dengan cepatnya dan wanita itu memilih menyembunyikan wajahnya dengan membenamkannya pada dada Sehun. Dia tidak akan sanggup melihat Sehun yang terus-menerus menatapnya seolah-olah dia adalah harta paling berharga di hidup lelaki itu.

Melihat Haejin membuat Sehun tersenyum tenang. Lelaki itu merundukkan wajahnya sedikit untuk mencium keningnya.”Satu hal yang kau tahu, aku melakukan itu semua karena tuntutan pekerjaan.”

Haejin berjinjit untuk menjangkau pipi Sehun lalu menciumnya sekilas,”Uh! Aku benar-benar membencimu!” ucapnya dengan nada marah yang dibuat-buat.

Sehun kembali menarik Haejin ke dalam pelukannya dan lelaki itu mengistirahatkan dagunya di bahu mungil wanita itu. Ada kehangatan dan kenyamanan ketika Sehun memeluk satu-satunya wanita yang berhasil mengenggam separuh hati dan jiwanya. Sehun akan dan selalu mencintai wanita ini, tidak peduli dalam keadaan apapun.

“Aku juga mencintaimu, and I’m only yours, baby.”

BrcYw0ICEAEXae-.jpg large

 

BrDLz5WCQAA2T24.jpg large

 

BrJX4EzCIAAnbPi

 

FIN

Hello guys, still remember me? Maaf ya buat readersku yang udah nunggu lama;___; apalagi yang udah nunggu Baek-Ra stories, sumpah deh aku juga pengen post cepet-cepet cuman karena banyaknya insiden yang terjadi jadi aku gabisa post dengan berbagai alasan. You know what I mean lah

So, anggep aja drabble ini permintaan maaf aku ya. Aku bakal lanjut kok tapi nanti ya ga sekarang^^ and I’m always Baekhyun stan, anyway~ I love B so much~

Dan untuk kaum muslim, Selamat Berpuasa^^

219 responses to “[Drabble] Frustrated Sehun – Deereyeliner

  1. Comment apa yaaa. Cuma mau bilang klo aku udah baca ff ini 🙂 .Haha. Seru seru, lucu ceritanya. Haha. Bikin senyum senyum sendiri.
    Terus berkarya authorr. Hhe

  2. kak lani memang the best, fanfic nya sosweet.. Oh maaf kak aku bru bisa komen diff ini, yg sekian lamanya menjadi sider. Hp ngajak ribt soalnya. Tapi sekarng aku udah bisa beri komenku untk kakak. Yg intinya cerita kak bagus:)

  3. malangnya nasib Sehun ckckck #plakk
    istrinya bijak (?) banget mau ngunci sehun dari dalam :v hahaha LOL kekeke
    lucu lucu nikah diusia dini (?) ‘-‘

    gpp kok disuruh nunggu lama juga kak yg penting dilanjut 😀 #maksa -_-
    keep writing ^^

  4. Hmmm comment apa yaa
    O-m-a-y-g-a-t sekali thorrrr\m/
    Ff nya sumpah keren banget, kalau sehun udah punya istri, ntar aku sama siapa dong?:’
    Di tunggu cerita lainnya thor fight!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s