I Love You, Sunbae! [Chapter 4] – Kyungdaee

i-love-you-sunbae

 

Tittle                : I Love You, Sunbae (Chapter 4)

Author            : Shin Ah Ra (@kyungdaee)

Cast                   :

– Byun Baekhyun  (EXO)

– Kim Shin Yeong (OC)

– Kim Jongin (EXO)

– Jung Eunji (Apink)

Genre                : Romance, School life.

Rating               : PG-16

Length              : Chaptered

Credit poster  : Shimmer Light

Disclaimer      : Please be a good reader. Do not plagiarize.

>> Chapter 1 | Chapter 2 | Chapter 3

Happy Reading!

***

 

Previous :

“Baiklah eomma. Aku akan menerima perjodohan ini. Demi eomma. Aku tidak ingin eomma kecewa denganku karena aku sangat sangat menyayangimu eomma” Setelah itu baekhyun memeluk eommanya. ia sangat sayang pada eommanya itu. Dan eommanya tau meskipun anaknya ini terkesan cuek dan dingin, sebenarnya ia memiliki hati yang baik dan penurut.

“Terimakasih anakku. Ini baru Byun Baekhyun anakku. Kajja kita makan kebawah. Kau belum memakan makanan yang eomma siapkan dikamarmu bukan? Nah, lebih baik kita makan bersama dengan appamu dan Shin Yeong. Tolong panggilkan Shin Yeong ya nak. Eomma mau menyiapkan sarapan dulu”

“Ne eomma.” Eomma baekhyun meninggalkan baekhyun sendiri dikamar. Sekarang ia bingung. Mengapa tadi dia bisa menerimanya? Bukankah dia tidak memiliki perasaan kepada gadis itu?

‘Arghh.. Aku bisa gila!’ Gumam baekhyun sambil berjalan pergi menuju kamar yang ada disebelah kamarnya. Yaitu Kamar gadis yang sebentar lagi mungkin akan menjadi istrinya. Kim Shin Shin Yeong.

 

***

Author POV

Tok.. Tok.. Tok..

“Nugu?” Teriak Shin Yeong dari dalam kamar.

“Baekhyun” jawab Baekhyun singkat. Tak beberapa lama kemudian, Pintu kamar Shin Yeong terbuka. Shin Yeong menapat baekhyun dengan wajah bingung. ‘Ada apa dia kekamarku?’ batin Shin Yeong.

“Ada apa?” Tanya Shin Yeong dingin.

“Kau disuruh eomma turun untuk sarapan” Ucap baekhyun dengan nada datarnya. Setelah itu dia pergi turun ke bawah untuk sarapan.

“Baiklah”

Setelah mereka semua berkumpul, mereka mulai sarapan. Suasana di meja makan keluarga Byun kali ini sangat tenang dan damai. Sungguh momen langka. Biasanya Baekhyun dan adik perempuannya itu akan berdebat tidak penting saat makan.

“Shin Yeong. Setelah sarapan Ahjumma dan Ahjussi ingin bicara denganmu” Ucap Nyonya Byun sambil tersenyum

“Ne Ahjumma” Jawab Shin Yeong. Sebenarnya Shin Yeong agak malas untuk bicara dengan Nyonya Byun. Mengingat apa yang dilakukan wanita paruh baya itu kepadanya dan baekhyun kemarin.

“Baek, Kalau bisa kau juga ikut. Karena masalah ini menyangkut dirimu juga” Ucap Tuan Byun tegas.

“Aku juga? Tidak mau!”

“Kau harus mau baek! Kau serius tidak mau? Kau mau menanggung akibatnya heh?”

“Appa selalu mengancam. Apa tidak bisa sekali saja tidak mengancamku??!”

“Tidak” Ucap Tuan Byun cuek.

“Oke. Aku akan ikut bicara. Tapi jangan terlalu lama karena aku ingin belajar setelah itu” Shin Yeong yang mendengarnya tiba – tiba tersedak makanan. Nyonya Byun yang ada disebelahnya langsung mengambilkan minuman untuk Shin Yeong. Setelah mereasa baik, Shin Yeong mulai bicara,

“Mwo? Belajar? Untuk apa belajar di hari libur seperti ini?”

 

-Shin Yeong POV-

 

“Mwo? Belajar? Untuk apa belajar di hari libur seperti ini?”

“Kau bilang apa? Untuk apa belajar? Seharusnya kau tau apa gunanya belajar bodoh. pantas saja kau bodoh”

“Mwo? Bodoh? Kau bilang aku bodoh? Kau tau apa hah tentang hidupku? Sembarangan saja mengataiku bodoh. Ahjumma, bisa kita bicaranya nanti sore saja? Aku baru ingat ada janji  dengan temanku” Ucapku ketus.

Aku berbohong jika ada janji dengan temanku. Sebenarnya aku tidak ada janji dengan siapapun hari ini. Aku hanya sebal dengan perkataan Baekhyun yang sembarangan mengataiku bodoh. Apakah ia tak tau perasaanku? Sungguh dia sangat kejam.

“Baek! Kenapa kau bicara kasar seperti itu kepada Shin Yeong? Shin Yeong, Maafkan baekhyun ya. Dia mungkin tidak sengaja berbicara seperti itu. Apakah acaramu dengan temanmu sangat penting?”

“Ne Ahjumma”

“Baiklah. Tidak apa apa. Kau pergi saja. Jangan pulang terlalu larut ya?”

“Ne”

Aku melangkahkan kakiku menuju kamarku. Saat masuk aku mengecek Handphoneku. 6 Panggilan tak terjawab dan semuanya dari Kai. Aku memutuskan untuk menelpon balik dia. Mungkin aku bisa minta bantuan dia untuk mengantarku ke mall atau bioskop. Meskipun aku sangat sebal dengan lelaki itu. Tapi.. Mungkin aku membutuhkanya sekarang. Telefon sudah tersambung. Terdengar suara kai dari seberang sana.

‘Yeoboseyo chagi?’

“Berhenti memangilku seperti itu Kai”

‘Lalu kau ingin ku panggil apa?’

“Aish. Kau membuang waktuku saja. Aku ingin minta tolong kepadamu”

‘Tolong? Apapun akan aku tolong selagi aku bisa Shin Yeong-ah’

“Baguslah. Kau sibuk hari ini?”

‘Ani. Waeyo?’

“Aku ingin kau mengantarku ke Mall? Atau bioskop juga boleh. Aku suntuk di rumah”

‘Tentu saja aku mau. Bukankah berati kita kencan hari ini?’

“Bukan kencan. Kau hanya menemaniku. Bukan berate kita kencan Kai”

‘Terserahmu. Aku akan menjemputmu sekarang oke?’

“Emm.. Chakkaman. Bisa kau jemput aku di depan mini market xxxxx saja? Aku sedang ada disekitar sini sekarang. Bisa?”

‘Tentu baby’

“Baiklah. Gomawo Kai. Dan jangan panggil aku baby lagi! Arra?”

‘Aish arra’

Setelah itu sambungan telefon terputus. Aku lega. Akhirnya aku bisa refreshing juga Aku sengaja meminta Kai untuk menjemput di depan mini market dekat rumah keluarga Byun saja karena tidak mungkin kan aku minta jemput di rumah Baekhyun?

“Ah. Sebaiknya aku siap siap sekarang”

***

Aku kini sudah berada di depan mini market. Hari ini aku memgenakan kemeja putih polos tanpa lengan dengan hotpants berwarna ungu. Dengan sedikit polesan make up tipis. Sebuah mobil berhenti di depanku. Pasti itu mobil kai. Tak lama kemuadian, Kai turun dari mobilnya lalu membukakan pintu untukku.

“Silahkan tuan putri..” Kata kai sambil mempersilahkanku masuk. Aku lalu masuk dan menutup pintunya sendiri. Setelah itu kai masuk dan menjalankan mobilnya. Di perjalanan ia terus mengoceh tentang penampilaku hari ini. Cih. Rupanya dia pandai sekali merayu gadis.

“Eyy aku ingin bertanya satu hal padamu” Ucap kai.

“Apa? Tanyakan saja”

“Kenapa kau menyuruhku menjemputmu di depan mini market itu bukan dirumahmu? Apakah rumahmu sudah pindah ke mini market?”

“Kau mengejekku? Baiklah. Turunkan aku disini. Sekarang juga!!”

“Andwae! Aku minta maaf. Oke?”

“Hm”

“Kau belum menjawab pertanyaanku?”

“Oh itu. Yahh.. Aku sedang berniat membeli sesuatu dulu tadi”

“Mengapa harus disitu? Bukankah dekat rumahmu juga ada mini market?”

“Apakah aku harus menjwab? Ayolah. Ini tidak penting sama sekali Kai. Terserah aku bukan mau membeli dimana? Apa ini urusanmu?”

“Bukan sih. Baiklah”

Tak terasa kami sudah sampai di Lotte World. Tadinya aku ingin Shopping di Mall. Tapi tiba tiba aku ingin sekali mengunjungi Lotte World. Sudah lama aku tidak kemari. Terakhir kali 4 tahun yang lalu bersama Suho Oppa.

“Kai, Ayo naik bianglala” Ucapku semangat. Aku sangat suka wahana itu! Kalau naik wahana itu aku berasa seperti berada di langit. Aku bisa melihat pemandangan indah dari atas sana.

“Ayo! Aku sangat senang bisa menaikinya denganmu” Ucap kai senang. Tentu dia sangat sangat bersedia memenuhi permintaan gadis itu.

“Haha. Bukankah ini Moment langka? Kau mungkin hanya akan merasakannya sekali dalam seumur hidup kai”

“Sekali? Kau benar – benar tak suka denganku ya?”

“Itu tidak penting sekarang. Yang penting kita naik Bianglala. Yuhuu~~ Aku sengan sekali” Ucapku sambil menarik lengan kai masuk ke bianglala. Sekarang bianglala yang kami naikki sudah mulai jalan. Aku senang sekali!

“Shin Yeong. Aku ingin bicara” Ucap Kai pelan.

“Bicara saja”

“Sebenarnya apa alasanmu menolakku selama ini? Kau tau kan sudah berapa kali aku menyatakan cinta padamu? Tapi kenapa kau selalu menolaknya? Kenapa Shin Yeong-ah?” DEG. Ini yang aku takutkan dari dulu. Kai menanyakan  alasan. Aku tidak punya alasan lain selain karena aku tidak mencintainya.

“Maaf kai. Yah, Ini semua karena aku tidak mencintaimu. Seandainya kau tidak terlalu mengejar – ngejar aku. Mungkin aku akan mempertimbangkannya. Tapi, aku sangat tidak suka dengan lelaki yang terlalu berambisi mengejar wanita” Jelasku.

“Baiklah. Jika karena itu, aku akan berusaha merubah sifatku” Aku yang mendengarnya tersenyum. Mungkinkah aku akan membuka hati untuk pria yang ada didepanku ini? Entah. Aku akan memikirkannya lagi nanti.

***

Jam tanganku sudah menunnjukan pukul 06.30. Sudah malam ternyata. Eomma Baekhyun pasti mencemaskanku. Tiba – tiba ponsel Kai berbunyi. Kai mengambilnya lalu mengangkat telefonnya.

“Yeoboseyo?… Mwo? Aku tidak bisa… Aku harus mengantar seseorang… Tapi Appa… Aish Baiklah”

“Shin Yeong-ah”

“Hm?”

“Aku minta maaf. Aku tidak bisa mengantarmu pulang. Appaku menyuruhku pulang sekarang juga”

“Gwenchana Kai. Aku bisa pulang sendiri”

“Tapi sebentar lagi mau hujan Shin Yeong”

“Gwenchana. Sana! Berangkat! Nanti kau dicari Appa mu loh!”

“Baiklah. Sekali lagi maaf Shin Yeong-ah”

“Gwenchana Kai”

Setelah kai pergi aku segera mencari taksi. Tapi anehnya tidak ada taksi lewat. Tapi tidak ada satupun taksi lewat. Padahal ini baru jam 6 lewat 30 menit. Kenapa tidak ada taksi?

Setelah beberapa menit aku menunggu, Tiba – tiba turun hujan. Aish kenapa harus hujan sih? Lalu aku berlari mencari tempat berteduh. Bajuku sudah basah kuyup sekarang. Dan aku tidak tahu harus pulang naik apa sekarang.

***

-Other Side-

“Baekhyunnn! Kau harus tanggung jawab! Cari Shin Yeong sekarang sampai ketemu! Ini sudah malam dan sekarang diluar hujan! Shin Yeong belum pulang sampai sekarang baek. Ini semua gara gara kau! Cari sekarang! Eomma appa dan Hyera akan pergi ke pernikahan teman appa. Jadi jangan samapai tidak ketemu baek!!” Teriak Eomma baekhyun.

“NE EOMMA!” Jawab baekhyun sebal.

***

“Kenapa tidak ada taksi lewat lagi? Kalau ada taksi lewat, pasti ada isinya. Kenapa jadi begini sih? Apakah aku harus naik bus? Tidak. Aku tidak ingin tersesat dengan menaikki bus sialan itu. Yaampun Kepalaku pusing sekali. Sepertinya aku ingin pingsan” gumam Shin Yeong.

Tiba – tiba ada mobil hitam berhenti di depan halte yang aku pakai untuk berteduh. Sepertinya aku tahu pemilik mobil itu.. Itu kan mobil baekhyun? Kenapa bisa disini?

-Author POV-

Pemilik mobil itu keluar dari mobilnya. Dia adalah Baekhyun.

“Masuk cepat. Kau bisa mati kedinginan disi-“ Belum selesai baekhyun berbicara, Shin Yeong sudah pingsan di kursi halte. Baekhyun yang melihatnya langsung menghampirinya. Baekhyun panik. Tanpa babibu lagi Baekhyun langsung menggendong Shin Yeong menuju mobilnya. Setelah itu dia juga masuk kemobilnya lalu menjalankan mobilnya dengan kecepatan cukup tinggi.

“Aish. Kenapa ia memakai baju setipis itu? Bahkan Bra-nya terlihat. Apa ia tidak malu dilihat orang?” Gumam Baekhyun. Setelah sampai rumah ia menggendong Shin Yeong lagi ke dalam rumahnya. Ia meletakan di ranjang kamar Shin Yeong.

“Apakah aku harus mengganti bajunya?” Ucap baekhyun bingung.

“Menunggu eomma terlalu lama. Ia bisa sakit kalau terus memakai baju basah seperti itu” Stelah itu baekhyun menuju lemari Shin Yeong. Ia mengambil sweater panjang dan training panjang. Ia tidak akan mengganti dalamannya karena ia belum siap lahir batin(?)

Ia mulai melepas kancing kemeja Shin Yeong satu persatu. Tangannya gemetaran. Dia benar – benar gugup sekarang. Setelah semua kancing terlepas ia lalu melepas kemeja Shin Yeong dan mengganti dengan sweater yang tadi ia ambil.

Baekhyun membatalkan rencananya untuk menggantikan celananya juga. Ia tidak mau mimisan disini gara – gara menggantikan pakaian Shin Yeong. Baekhyun pergi untuk mengambil kompres untuk Shin Yeong. Setelah mendapatkannya, ia segera meletakan lap itu di kening Shin Yeong.

“Apa aku juga harus menemaninya disini?” Ucap Baekhyun bimbang. Ia tak tau harus berbuat apa. Jika Baekhyun meninggalkannya, Ia takut jika sesuatu terjadi dengan Shin Yeong.

“Baiklah. Aku akan tidur di sofa saja” Baekhyun berjalan menuju sofa yang ada di kamar Shin Yeong. Ia mulai memejamkan matanya dan beberapa menit kemudian dia sudah terlelap.

***

Shin Yeong membuka matanya perlahan , membiasakan matanya dengan cahaya yang masuk kedalam retina matanya . Ia mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan dimana ia baru saja terbangun dari tidurnya.

“Huh. Kenapa kepalaku pusing sekali. Dan kenapa ada.. Baekhyun dikamarku?” Ucap Shin Yeong bingung. Shin Yeong lalu bangun dari tempat tidurnya dan mengahampiri sofa yang sedang digunakan Baekhyun untuk tidur.

“Baek. Bangun” Setelah mendengar suara Shin Yeong, Baekhyun langsung bangun dari tidurnya. Ia mengerjapkan matanya beberapa kali dan  mulai berbicara,

“Kau sudah bangun? Jam berapa ini?” Tanya Baekhyun

“Hm. Jam 7”

“MWO?? Aku bisa telat!” Baekhyun berlari ke kamarnya. Ia segera masuk ke kamar mandinya.

“OMO! Aku baru ingat aku harus ke sekolah hari ini. Aish. Mengapa aku bisa lupa sih?? Aish jinjja..” Akupun segera masuk ke kamar mandi yang ada di kamarku. Aku tidak mau telat hari ini huh!

***

Semuanya sekarang sudah berkumpul di ruang makan untuk sarapan. Eomma dan Appa Baekhyun sudah pulang tadi  malam.

“Ekhm. Baek bisa kau ceritakan kenapa kau bisa tidur di kamar Shin Yeong?” Ucap Appa Baekhyun.

“Aku hanya menjaga Shin Yeong tadi malam. Dia sakit. Kehujanan. Sudah itu saja. Aku tidak meng apa apakanya sedikitpun appa” Jelas Baekhyun datar. Menjagaku? Baekhyun menjagaku? Kerasukan setan mana anak itu sampai mau menjagaku semalamam? Baiklah. Terima Kasih Baek!

“Oh begitu. Kau menemukan dimana tadi malam Shin Yeong?” Tanya Eomma Baekhyun.

“Depan Lotte World”

“Hah? Sedang apa kau disana Shin Yeong?” Tanya eomma Baekhyun kepadaku

“Aku sedang menunggu taksi ahjumma. Tapi tidak ada satu pun taksi yang lewat malam itu”

“Ohh. Kalian sudah selesai makan belum? Ppali! Nanti kalian terlambat sekolah”

“Ne” Ucap aku dan Baekhyun bersamaan. Anak itu! Ikut – ikut saja! Huh.

“Kalian kompak sekali haha. Yaudah sana berangkat! Baek antarkan Shin Yeong sekalian. Park Ahjussi sedang cuti 2 minggu. Jadi selama itu, kau dan Shin Yeong berangkat bersama ne?”

“kenapa ia tidak naik taksi saja sih? Merepotkan saja!” Ucap Baekhyun. Memangnya aku mau berangkat dengamu huh? Kalau bukan karena terpaksa, Aku tidak akan mau!!

“Baek!” Ucap appa Baekhyun tegas.

“Aish. Baiklah! Cepat! Kau membuatku terlambat saja!”

***

-Author POV-

Mereka sudah sampai di gerbang sekolah. Sesuai dengan dugaan mereka, Mereka terlambat! Gerbang sudah dikunci. Artinya, mereka sudah tidak bisa masuk ke sekolah hari ini.

“Ini semua gara gara kau! Kalau bukan karena menjagamu, aku tidak akan terlambat!”

“Kenapa kau menyalahkanku huh? Kita cuma terlambat. Tidak dikeluarkan dari sekolah sunbae babo!” Ucap Shin Yeong dengan nada tinggi. Ia tidak terima di anggap sebagai penyebab mereka terlambat sekarang.

“Cuma katamu? Selama ini, aku tidak pernah terlambat sekalipun! Gara gara kau, aku jadi terlambat sekarang dan aku juga tidak bisa mengikuti pelajaran. Kau tahu? Materi hari ini sangat penting!”

“Tidak” Ucap Shin Yeong singkat.

“Aish. Kau..”

“Apa huh?”

“KENAPA KAU SANGAT MENYEBALKAN NONA SHIN?”

“Molla~ hahaha” Shin Yeong tertawa terbahak – bahak. Baru kali ini, ia melihat baekhyun marah sampai begitu dan itu sangat lucu menurut Shin Yeong.

“Emm.. Baek, Aku ingin bertanya satu hal padamu. Dan ini sangat sangat penting”

“Mwo?” Ucap Baekhyun kesal.

“Siapa yang menggantikan bajuku tadi malam? Perasaan aku tidak memakai sweater waktu pergi kemarin”

Deg. Baekhyun terdiam. Ia bingung ingin bicara jujur atau bohong. Bohong dosa bukan? Tapi, Ia juga tidak mau mati disini gara gara mendapatkan pukulan maut dari Shin Yeong karena berkata kalau ia yang menggantikan bajunya.

“Emm.. itu..”

“Itu apa Baek? KATAKAN SEKARANG JUGA!” Ucap Shin Yeong dengan penekanan di setiap kata.

“Aku yang mengantikannya” Ucap Baekhyun. Ia memilih jujur saja. Mungkin jujur lebih baik.

“MWO?? KAU?? Astaga! Aku sudah tidak suci! Dasar Mesum!!!” Shin Yeong memukul Baekhyun brutal. Ia sangat marah. Bisa bisanya Baekhyun menggantikan baju gadis yang sama sekali bukan istrinya!

“Aku tau aku salah. Aku minta maaf. Bajumu basah. Kau mau sakit eo? Lagipula aku hanya mengganti kemejamu! Bukan dalamanmu babo” Jelas Baekhyun.

“Aku tidak percaya. Pasti kau mengambil kesempatan kan? Kau pasti menyentuhku bukan? Jawab yang jujur! Dasar Byuntae Baekhyun! Lagipula kan ada Jung Ahjumma? Kau bisa menyuruhnya untuk menggantikan bajuku!”

“Ahjumma sedang keluar. Eomma dan appa juga. Dan untuk apa aku mengambil kesempatan kalau nantinya aku bahkan bisa menyentuhmu sepuasnya! Sekarang kita mau kemana? Aku tidak ingin pulang. Terlambat itu memalukan”

“Apa maksudmu hah? Menyentuh sepuasnya? Memang kau siapaku? Suami? Aku ingin Shopping. Dan kau harus mengantarkanku!” Ucap Shin Yeong tiba tiba.

“Tidak mau” Jawab Baekhyun dingin.

“Baiklah. Jika kau tidak mau, Aku akan mengadukan ke eomma dan appamu kalau kita terlambat” Shin Yeong mengambil Handphonenya bersiap ingin menelfon Tuan Byun. Tapi Baekhyun segera mengambil Handphone itu dari tangan Shin Yeong.

“Baiklah. Aku akan mengantarmu. Dasar pemaksa!”

“Haha. Kajja!” Ucap Shin Yeong sambil menarik tangan baekhyun ke tempat mereka memarkir motor Baekhyun tadi.

 

TBC

 

Author Note : Hai! Hai! Hai! Ada yang nunggu ff ini gak? Enggak ya? Baiklah. Gakpapa 😐 Maaf ya postnya ngaret bangetTT Maapin aku yahh 😉 Aku mau bilang kalau Yeong disini meskipun ia nakal dan nyebelin banget. Dia juga suka Shopping loh haha 😀 Next chapter adalah Side Story Baek sama Yeong pas mereka jalan jalan gara gara gak bisa masuk sekolah yaa 😉 kayak nge-date gitu wks. See yuu{} Thanks for reading and don’t forget to comment guys 😉 dan buat ff kolaborasi aku ‘War of Marriage’, buat kalian yang nunggu ff itu, aku minta maf banget karena belum di post – post. Kita bener bener sibuk sampe belum bisa post chap selanjutnya. Tapi secepatnya akan kita post kok^^ Makasih atas pengertiannya ya 🙂

 

43 responses to “I Love You, Sunbae! [Chapter 4] – Kyungdaee

  1. first?? ahh aku tunggu side storynya.. gimana itu anak bedua.. yg satu shopping yg satunya lagi ngapain?? wkwkk
    kai kau harus sabar ya..
    lanjut lagi.. Fighting!!

  2. Akhirnya datang juga nih udah ditungguin lama..hhe
    Baekhyun gitu bgt sama young..
    lembut dikit donk..hhe
    Kasian kai y ditolak terus..
    kira” nanti gmn reaksi yeong y klo tau dy dijodohkan saa baek? penasaran.
    ditunggu next chapter y thor..
    keep writing n fighting!

  3. Tiap hari mereka ribut ya, padahal masalahnya sepele2 😀 emang cocok laa~
    Oiya, unnie author yang War of Marriage cepet dipost ya. Aku udah lumutan nunggu. Kirain ntar gak bkal dilanjutin 🙂

  4. akhirnyaaaa di post juga
    yeeyy \(^o^)/

    keren di chapter 3,
    thor buat juga pas baekhyun cemburu lihat kedekatan Shin Yeong dan kai yaa><
    aku pngn lihat baekhyun cemburu :3 semangat yaaa thor :*

  5. shin yeong suka banget membuat baekhyun sebal..
    lu banget mereka ya ampun…
    kasihan kai ditolak berkali2.
    apa jadinya kalau ia tau jiak shin yeong akan menikah dengan baekhyun.
    next chapternya ya thor…

  6. Hihi~~ gak bisa bayangin liat ekspresi baekhyun ketika ganti baju si shin yeong pasti lucu banget, hehe^^
    Next chap dan side story nya ditunggu^^

  7. wah mereka bakalan kencan wah jd kepo nunggu next chapternya.,thor aku tunggu lanjutannya..fighting..

  8. astaga lama juga baru post ㅋㅋ d sni baekhyunnya kasian wkwk d tggu next chap nyaaa. jangan kelamaan yaaa

  9. Akhirnya ff ini di lanjutin… setelah menunggu berhari hari, berbulan bulan dan bertahun tahun #lebay #plak!
    Seru deh buat ngisi ngabuburit…
    Keren lah pokoknya…
    Ayo thor next chapter berikutnya udah gak sabar nih

  10. hahaha lucu sumpah XD
    berantem muluk kerjaan mereka paahal bentar lagi mereka mau dinikahin hahaa
    ditunggu next chapternya

  11. Side Story?? Kagak di protek kan??
    Semoga aje :v
    Next thorr
    Huanjirr Baek sarap :v
    Kalo gue jadi Yeong udh gue gantung yg namanya Byun Baekhyun :v
    Mereka pasti kencan :v
    Emot gue (:v) ini terus dari tadi
    Okeh thor.. Gue cuma mao bilang
    JANGAN LAMA2 DI PUBLISHNYA *ga woles :v

  12. yahh mereka telat malah shopping…
    huh,, dasar perempuan kebiasaan deh,,
    suka bgt shopping…
    nungguin side story nya..
    next….
    keep writing 🙂

  13. yah udah tbc aja -_- , padahal lagi seru2 nge baca.. ditunggu next chap nya thor 🙂 . fighting!

  14. kyaaaaaa akhinya dipublis juga ni ff…
    udh nunggu lma thor…
    wahhh baekhyun byuntae jg..hahhaha 😀
    g sbar thor bruan next chaptr.na penge tw sweat momment.na mreka..
    keep writing!!!!^^

  15. Wahh akhirx post juga,
    Hahahah. . .
    Seru bngt waktu mereka berantem,
    Mereka dijodohinkah???
    Ditunggu next chapterx,

  16. Feel nya kurang dapet, kurang mengena di hati*waks? Alurnya juga kecepetan. Tapi keren kok, cukup konyol. Baek young moment nya di banyakin thor.
    next chap hya jan lama lama thor

  17. Haii minn
    minn FF nya masih di lanjutin kan ??
    Penasaran saya min
    oh ya di chap sblum nya saya ada koment gak ?? Kalo belum mian ya hehe kalo saya baru komemt di chap ini
    oh ya min next dong
    pasti mreka lucu kkkk
    keep writing min 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s