Taken by Mr. Oh [3]

image

Title: Taken by Mr. Oh [3]
Rating: Teen
Genre: Romance, comedy
Author: @Lil_deer
Main casts: Kim Hana (OC), Oh Sehun (EXO-K)

Story before Taken by Mr. Oh [1][2]

.

Chatroom

Hana beranjak menuju kasurnya dengan lunglai. Ia baru saja menyelesaikan tugas sekolahnya yang membuat kepalanya agak sedikit pusing. Gadis itu berbaring diatas kasur empuknya dan sejenak memejamkan mata untuk menghilangkan penat.

Sesaat kemudian Hana melirik ponsel yang tergeletak di atas meja kecil di sebelah kasur. Ia mendesah pelan lalu meraih benda itu. Hana tidak terlalu terkejut saat melihat nama Sehun bertengger di kolom notifikasi ponselnya yang mengirim sebuah obrolan di ruang obrol mereka semenjak satu jam yang lalu.

Gadis itu membuka ruang obrolan mereka, membaca sejenak pesan yang Sehun kirim dengan alis tertaut lalu mengetik sesuatu disana sebagai balasan pesan Sehun. Terhitung satu menit dua belas detik, Sehun membalas pesan dari Hana. Dan kalimat yang di kirim laki-laki itu membuat Hana tidak bisa menahan senyumnya. Hana kembali mengetik sesuatu untuk Sehun lalu gadis itu turun dari kasur berniat mengambil segelas air putih di dapur.

Hana kembali ke kemarnya beberapa menit kemudian, berbaring di kasur, dan kembali melihat ruang obrolannya bersama Sehun. Wajah Hana memerah seketika membaca balasan dari Sehun. Dan Hana bersumpah jika Sehun berada di dekatnya sekarang pasti ia sudah di goda habis-habisan oleh laki-laki itu.

Hana tahu persis Sehun adalah tipe laki-laki yang suka menggombal. Hal itu sudah Hana lihat semenjak hari itu, hari dimana mereka memulai semuanya. Tapi tetap saja, walaupun sering di gombali oleh Sehun, Hana tetap tidak bisa menahan desiran darahnya, degupan jantungnya, atau pun wajahnya yang memerah.

Hana sedikit kebingung membalas pesan dari Sehun yang satu itu. Ia berpikir keras, memikirkan kata-kata yang pas agar image nya tetap terjaga tapi juga tidak menyakiti hati laki-laki itu. Hana mengirimnya beberapa detik kemudian dan selang beberapa saat, Sehun muncul di ruang obrolan mereka dengan empat buah titik berurutan.

Hana sedikit terhenyak dengan balasan laki-laki itu dan mulai merasa sedikit cemas. Hana rasa Sehun tersinggung dengan jawabannya. Hana menggigit bibirnya sambil memikirkan kembali balasan yang tepat. Namun gagal, ia tidak menemukannya dan akhirnya ia hanya mengirim gabungan huruf H-A yang tersusun panjang untuk laki-laki itu. Berharap Sehun mengerti jika ia hanya bercanda tentang kata-katanya.

Lewat dua menit semenjak pesan terakhir yang Hana kirim, laki-laki itu belum membalasnya. Kali ini Hana benar-benar cemas. Apakah ia menyakiti hati laki-laki itu dengan pesan yang dia kirim? Apakah laki-laki itu merasa kesal padanya? Dan lebih buruk, laki-laki itu marah padanya?!

Ia harus melakukan sesuatu untuk memperbaikki obrolan mereka. Hana mengetik di ponselnya dengan sedikit ragu namun sesaat kemudian ia menghapus tulisannya sambil menggeleng cepat. Mengetik lagi lalu menghapusnya lagi, sampai berulang-ulang kali.

Hana menggeram pelan dan mengutuk dirinya sendiri. Selama ini ia tidak pernah menunjukkan perasaannya secara terang-terang kepada Sehun. Ia terlalu malu untuk berbicara frontal pada laki-laki itu. Kekasih macam apa Hana ini sebenarnya?

Hana merenung sejenak mencoba menjernihkan pikirannya. Mungkin sekali-kali ia harus menyenangi hati Sehun. Iya, ia harus begitu sebelum dirinya menyesal nanti.

Hana kembali memikirkan kata yang tepat dan bingo! Dia menemukan kata yang bagus dan mungkin dapat sedikit menyenangkan hati Sehun tapi juga tetap menjaga image nya.

Hana mengetik kalimat itu dengan perlahan. Membacanya berulang-ulang kali sebelum ia mengirim pesan obrolan itu. Ia menarik nafas panjang dan dengan cepat menekan option send di sudut ruang obrolannya. Sedetik kemudian Hana melempar ponselnya ke samping kasur dan menyurukkan wajahnya pada bantal gulingnya. Jantungnya berdegup kencang dan tiba-tiba jemari terasa dingin. Dia merasa konyol dengan dirinya sendiri.

Tidak sampai satu menit atau bahkan hanya beberapa detik setelah itu, Hana merasakan ponselnya bergetar singkat dan sontak membuat sekujur tubuhnya kaku. Itu pasti Oh Sehun. Dengan ragu Hana mengambil ponselnya, menarik nafasnya pelan, lalu membuka ruang obrolan mereka.

Seketika Hana merasakan dirinya akan meledak saat itu juga.

Sehun and Hana’s chatroom history 14/07/2014

image

image

image

.

Di cerita sebelumnya banyak yang minta di panjangan durasinya. Tapi saya mohon maaf, saya sudah menjelaskan kemarin kalau saya mengkonsep ff ini cuma berisikan cuplikan-cuplikan kecil keseharian mereka yang otomatis gak akan lebih panjang dari sebuah ficlet. Saya harap gak ada yang kecewa ya sama keputusan saya ini. Karena jujur, saya lebih ringan menulis ff seperti ini. Idenya lebih mudah keluar karena cuma menangkup beberapa adegan saja.

Seperti biasa, mari berbagi kritik dan saran untuk cerita saya kali ini. Kalian juga boleh klik option like kalau kalian suka sama ceritanya. Thanks~

LILDEER

86 responses to “Taken by Mr. Oh [3]

  1. Kok gua yg teriak2 gaje yah kan yg digombalin si hana bukan gua -,- !! Keren thor walaupun pendek tp kagak ngegantung ffnya bagus kok thor ffnya daripada panjang2 tp alurnya kecepatan & ngengantung kalau ff eon bagus bgt aku suka aku suka ^_^

  2. Iyadehh gpp klo ceritanya pendek jugaa. Tetep seru ko ceritanyaa. Aku pikir chat nya gaakan diliatin ehh ternyata diliatin diakhir, hehe.
    Haha lucu banget Nana pake singkatan gitu bilang I love you jugaa, awalnya aku gangerti kenapa nana nulisnya 143 :/ tapi setelah berfikir keras dan ditelusuri *eaa-,-* aku mengerti. Haha. Next part ya thor? Hehe
    Fighting! Ditungguu!

  3. yahh….cuplikan doang???
    pdhal klw lnjut jdi chapter seru tuhh
    tpii apapun bntuknya aku suka ko jlaan ceritanyaa

  4. Pingback: Taken by Mr. Oh [5] | SAY - Korean Fanfiction·

  5. haha ikut geli bca chatnya 😀 btw 143 artinya apa thor ? kok di blsnya i love you too ?? mksudnya i love you gtu ? i really don’t know ? gmna cra bcanya kok artiny bsa ‘i love you’ explain please :O !!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s