Guitar Coffe and Love | Part 10

gcl10

 

 

 

Guitar Coffe and Love

 

By Guitara19 (@Caecilianovi_)

 

Do Kyungsoo—Jung Eunji

 

Kim Jongin—Park Chanyeol—Choirin—Choi Jiwoo

 

Romance—Sad—School Life—Friendship

 

Chapter

 

PG—15

 

Previous

P 1P 2P 3P 4P 5P 6P 7P 8P 9 — P 10

 

FF ini juga di post di Guitaracaecil ^^

Don’t Copas | Don’t Bash! | Don’t be a Silent Reader!

TYPO EVERYWHERE

 

 

“Sunbae? Tadi pagi kau memanggilku Oppa”—Kyungsoo

PART 10

 

 

[Author]

Eunji masih saja menutupi mukanya menggunakan sweaternya. Dan kepalanya tak kunjung bangkit dari meja tersebut. ia tak mau dirinya di lihat oleh Jiwoo, sahabat masa kecilnya. Choirin terlihat kebingungan melihat perilaku Eunji, tapi tentu Choirin tak peduli melihat sikap teman sebangkunya itu. Perilaku Eunji mulai aneh. Kakinya menhentak hentak lantai dengan tempo cepat dan keras. Membuat wali kelasnya berdeham karena Eunji sedikit membuat suara yang mengganggu jamnya. Dan Eunji mulai resah saat mendengar wali kelasnya mulai mengabsen mrid yang hadir di kelasnya. Tibalah saatnya nama Eunji di panggil…

“Jung Eunji..” Park Seonsaengnim  memanggil Eunji tapi tak di gubris.

“Jung Eunji..” kedua kalinya Park Seonsaengnim memanggil Eunji dan tak ada respon dari Eunji. Choirin menyikut teman sebangkunya itu agar segera sadar bahwa ia kini sedang di panggil.

“Jung Eunji!!”

“ne seonsaengnim” Eunji bangkt dari kursinya saat mendengar Park seonsaengnim membentak saat menyebutkan namanya.

“kamu ini di panggil berulang kali. Duduk.” Perintah Park seonsaengnim.

“ne, joseonghamnida seonsaengnim.” Eunji kembal duduk dan menghela nafas. Matilah dirinya sekarang. Seseorang yang membangkitkan traumanya kini telah mengetahui, bahwa dirinya sekelas dengan sahabat masa kecilnya.

Eunji makin berkelakuan aneh. Ia bergumam gumam tidak jelas. Membuat Choirin berpikiran bahwa temannya ini sepertinya sudah kerasukan. Ini membuat Choirin bergidik ngeri melihat temannya.

“YA! Gwenchanayo?” tanya Choirin sedikit berteriak. Eunji hanya menengok melihat Choirin, lalu kembali menenggelamkan wajahnya ke dalam sweaternya.

“gwenchana” jawab Eunji singkat. Choirin hanya bisa pasrah melihat kelakuan aneh dari Eunji pagi ini.

Mereka tidak tahu, bahwa sedari tadi, gerak gerik mereka di awasi oleh seseorang. Siapa lagi kalau bukan Jiwoo. Jiwoo memperhatikan Eunji sejak nama yeoja itu di sebut oleh Park seonsaengnim. Jiwoo antara senang dan merasa bersalah sekelas dengan Eunji. Senang karena ia bisa sekelas kembali dengan sahabatny. Bersalah karena kejadian beberapa tahun lalu yang membuat Eunji depresi berat.

Jiwoo melamun melihat Eunji. Yeoja yang sejak dulu mengisi hari harinya. Yeoja yang membuat Jiwoo berani bermain dengan teman yang lain. Eunji yang membuat Jiwoo mau bersosial dengan teman temannya. Itu terjadi saat Jiwoo masih duduk di bangku Play Group.

 

*Flashback*

Semua anak kelas EXO sedang bernyanyi dengan guru mereka. Mereka menari nari saat sang guru sudah mulai bernyanyi. Tapi ada satu orang anak yang hanya diam saja duduk. Tak ikut bermain dengan anak yang lain. ya, dia murid baru disini. Namanya Choi Jiwoo. Anak yang mutasi dari London ke Korea Selatan. Dan ia masuk ke kelas EXO yang muridnya hanya berjumlah 16 orang setelah kedatangan Jiwoo.

Jam makan siang pun tiba. Semua kembali ke tempat dudukny masing masing. Mereka mengeluarkan kotak bekal kepunyaan mereka. Lalu sang guru pun member perintah. Mereka harus makan bekal bersama satu orang teman. Jiwoo pun kebingungan. Ia sama sekali kenal teman teman sekelasnya. Nama pun dia tidak tahu.

Eunji yang duduk di sebelah Jiwoo, mulai menatap tajam Kris yang duduk di depannya. Kris bertetanggaan dengan Eunji, rumah mereka bersebelahan tepatnya. Eunji hanya ingin berpasangan dengan Kris seorang. Kris pun begitu. Ia membalas tatapan Eunji dengan anggukan yang berarti aku dengan mu. Tapi tatapan Eunji kalah dengan genggaman tangan Soohyun. Yang menggenggam lengan Kris, agar tidak pergi kemana mana. Eunji hanya bisa mendengus saat melihat Kris sudah di rebut oleh Soohyun. Eunji memandang Jiwoo yang duduk di sebelahnya tak berkutik, dan hanya menundukan kepala saja dari tadi. Dengan cepat Eunji menggenggam lengan Jiwoo. Yang sontak membuat Jiwoo kaget melihatnya.

“Kau denganku.” Ucap singkat Eunji pada Jiwoo.

“ne? Gamsahamnida Eunji-ssi” lalu mereka duduk berhadapan dan mulai memakan bekal yang mereka bawa. Terkadang mereka saling meminta atau bertukar bekal. Ataupun saling mencicipi bekal satu sama lain.

Eunji menatap kagum dengan bekal yang Jiwoo bawa. Sandwich isi daging ayam yang di goring, di potong berukuran kecil hingga berjumlah 6 potong. Dan juga kentang goring yang di sajikan di sebelah sandwich itu. Eunji memandang bekal yang ia bawa. Eommanya membawakannya nasi, telur dadar gulung dan nugget ayam. Ia belum pernah dibawakan bekal seperti yang Jiwoo bawa. Jiwoo sadar, bahwa Eunji kini tengah memandangi bekal yang ia bawa.

“kau boleh mencobanya Eunji-ssi” tawar Jiwoo membuat Eunji menatapnya tak percaya.

“jjinja?”

“ne, silahkan” ucap Jiwoo. Eunji pun langsung mengambil satu buah sandwich menggunakan garpu miliknya. Dilahapnya sandwich tersebut dalam satu lahapan.

“mm.. ini enak Jiwoo. Kau boleh mencoba bekalku” Jiwoo menatap kotak bekal punya Eunji. Dan ia menatap aneh saat melihat telur dadar gulung milik Eunji.

“ini apa?” tanya Jiwoo sambil menunjuk telur dadar tersebut.

“ah itu telur dadar gulung buatan eommaku. Rasanya enak sekali.” Jawab Eunji. Jiwoo mengambil satu dan mencobanya. Eunji menatap Jiwoo yang tengah menguyah telur dadar buatan eommanya itu. tiba tiba Jiwoo member 2 jempol pada Eunji yang mengartikan bahwa ini sungguh enak. Eunji tersenyum lebar saat mengetahui bahwa telur dadar buatan eommanya itu enak bagi Jiwoo. Mereka pun kembali memakan bekal masing masing sampai habis dalam keheningan.

“oh iya Jiwoo”

“ne?”

“sepulang sekolah bermainlah bersama ku Kris, Suho, Tao, Soyeon, Soojung” ajak Eunji yang membuat Jiwoo tercengang.

“aku dengan kalian?” tanya Jiwoo

“iya, kau selalu menyendiri selama di kelas EXO. Apa kau tak kesepian? Mainlah dengan kami” ucap Kris tiba tiba yang sudah berdiri di belakang Eunji. Tao dan Suho sudah ada di belakang Jiwoo.

“benar. Hari ini aku membawa mobil remote controlku. Kau boleh meminjamnya nanti” ujar Tao sambil memamerkan senyumnya pada Jiwoo.

“ayolah tak usah malu Jiwoo, ikut saja” ucap Suho. Jiwoo memandangi teman temannya itu, yang kini menunggu jawaban darinya.

“baiklah aku ikut” jawab Jiwoo yang membuat Tao dan Suho, yang berdiri dibelakang Jiwoo langsung memeluknya. Jiwoo senang. Berkat Eunji ia akhirnya dapat teman baru.

*Flashback off*

 

“Jiwoo-ssi?” panggil Taemin untuk ketiga kalinya sambil melambai lambaikan tanganya dihadapan Jiwoo.

“Jiwoo-ssi?” panggil Taemin ke empat kalinya yang akhirnya berhasil menyadarkan Jiwoo dari lamunannya.

“ne? maaf aku melamun tadi” ucap Jiwoo yang sekarang mengalihkan pandangannya melihat Taemin.

“perkenalkan, Lee Taemin imnida. Keta kelas di kelas ini.” Taemin memperkenalkan dirinya ke Jiwoo.

“Choi Jiwoo imnida. Tolong jangan memanggilku dengan formal, kita teman bukan?” jelas Jiwoo lalu tersenyum. Senyuman itu diliat oleh semua yeoja di kelas 10-4—kecuali Eunji dan Choirin. Membuat para Yeoja itu melting seketika.

“Oh iya pelajaran pertama hari ini apa, Taemin-ah?”

 

-Taman-

Jongin, Kyungsoo dan Chanyeol seperti biasa menghabiskan waktu istirahatnya di taman. Mereka jarang sekali pergi ke kantin. Well, mereka punya banyak penggemar. Pasti ada saj yeoja yang berebut untuk duduk bersama di satu meja dengan mereka. Karena itu, mereka selalu menghindari kantin. Biasanya mereka ke kantin pada jam istirahat kedua, yang terkadang kantin itu terlihat sepi. Itu yang mereka suka. Tempat yang jauh dari kata keramaian. Karena mereka tidak ingin menjadi pusat perhatian.

Kyungsoo selalu belajar memainkan gitar setiap istirahat. Tentu Chanyeol yang setia mengajarinya. Dan Jongin asik bermain ponselnya. Mengapa mereka tidak belajar? Bukannya mereka sudah duduk di kelas 3 SMA? Bagi mereka, jam istirahat itu digunakan untuk istirahat bukan untuk belajar. Tapi terkadang Chanyeol suka sekali melanggar prinsip tersebut.

“dimana Eunji? Mengapa belum datanmg juga?” gumam Jongin di tengah tengah memainkan ponselnya.

“memangnya ada apa, Jongin?” tanya Kyungsoo yang masih sibuk memetik metik senar gitar.

“katanya ia akan kesini. Entah apa yang ia akan bicarakan” jelas Jongin.

Sepertinya sesuatu telah terjadi. Karena saat Eunji mengirimiku pesan singkat terlaihat panik, pikir Jongin.

Tak lama kemudian Eunji datang bersama dengan Choirin dengan berlari. Mereka behenti dihadapan Jongin, Kyungsoo, dnan Chanyeol yang menatap mereka dengan tatapan penuh kebingungan melihat mereka berlari menuju taman.

“YA! YA! YA! Kalian ini kenapa? Seperti di kejar hantu saja” ujar Chanyeol

“Jo—ngin op—pa “ panggil Eunji yang nafasnya masih tersengal sengal.

“Mwo? Aturlah nafasmu dulu” perintah Jongin. Eunji pun mengatur nafasnya perlahan. Begitu juga dengan Choirin. Untung saja tidak mempunyai penyakit asma.  Kini nafas mereka tidak memburu seperti tadi dan sudah sedikit tenang. Eunji dan Choirin akhirnya duduk di hadapan mereka.

“So, ada apa Eunji?” tanya Jongin lembut

“Choi Jiwoo…” ucap Eunji

“nugu?”

“Choi Jiwoo, pindah ke sekolah ini. dan ia satu kelas denganku.” Jelas Eunji yang membuat Jongin menatapnya tak percaya.

“jadi tadi kau seperti orang kerasukan, bertingkah laku aneh, terus menggumam karena Jiwoo?” tanya Choirin yang langsung menyodorkan setumpuk kejadian aneh tadi pagi pada Eunji.

“Geurae. Nanti aku akan ceritakan yang sebenarnya Rin-ah” ujar Eunji

“Choi Jiwoo itu siapa?” tanya Kyungsoo pura pura tidak tahu yang malah mendapat jawaban dari Jongin berupa tatapan yang tajam agar Kyungsoo diam.

“Eunji”

“ne oppa”

“sepertinya kau harus mengahadapinya dulu sementara” ucap Jongin

“haruskah?” tanya lagi Eunji

“harus” Perintah Jongin yang mau tak mau Eunji harus menurutinya. Eunji menutupi mukanya menggunakan kedua tangannya. Entah mengapa ini membuat Eunji ingin menangis. Ia sudah senang karena ia tidak menemukan teman temannya waktu smp kenal dengan dirinya di sekolah ini. tapi Jiwoo malah datang. Ini membangkitkan kenangan lamanya. Ani. Kenangna buruknya yang Eunji tidak ingin ingat sama sekali.

“Baiklah. Aku harus kembali ke kelas. Gomawo oppa” ucap Eunji lalu pergi ke kelas dengan gontai bersama Choirin yang berusaha menyemangati Eunji.

Jongin, Kyungsoo dan Chanyeol menatapi kepergian kedua yeoja itu sampai mereka sudah hilang karena jarak pandang mereka.

“bocah itu sekolah di sini?” tanya Kyungsoo pada Jongin yang sudah kembali memainkan ponselnya.

“iya. Kita harus menjaganya Kyungsoo” jawab Jongin pandangannya tidak teralihkan dari ponselnya.

“aku selalu siap Jongin-ah” ucap Kyungsoo dengan mantap lalu kembali bermain gitar.

“tunggu. Choi Jiwoo itu siapa?” tanya Chanyeol, memberhentikan permainan gitar Kyungsoo.

“Aish nanti kau juga akan tau” Kyungsoo menyingkirkan tangan Chanyeol dari gitar yang sedang Kyungsoo pegang. Chanyeol mendengus kesal mendengar jawaban ketus dari Chanyeol.

 

-Kelas Eunji-

Baru saja Eunji duduk di kursinya. Datang seseorang lalu duduk di depan Eunji. Dan mengubah posisi kursi itu menjadi menghadap Eunji. Eunji sudah tau sapa orangnya. Siapa lagi kalau bukan Jiwoo. Namja di kelas 10-4 tak ada yang mau mendekati Eunji begitu tau bahwa Eunji saudara dari Jongin. Ya, Jongin di takuti oleh hoobaenya karena ia jago sekali dalam hal berkelahi. Eunji menatap malas orang yang ada di hadapannya. Tapi Jiwoo malah membalas tatapan tersebut dengan senyuman. Ini membuat Eunji makin malas melihat namja itu. Eunji sudah agak meinding saat menyadari bahwa yeoja di kelasnya ini sudah menatap sinis ke arahnya. Terkecuali Choirin. Dan Choirin mulai mengerti dengan apa yang tadi di ceritakan Eunji saat berjalan kembali menuju kelas.

Aku harus menyelamatkan Eunji, pikir Choirin

“Eun—“

“Eunji-ya! Aku lupa mengembalikan buku. Temani aku ke perpustakaan, ne?” Choirin memotong pembicaraan Jiwoo. Dengan cepat ia menarik tangan Eunji dan menatapnya tajam.

“Ah ne ne. Mian Jiwoo-ssi” ucap Eunji

“ya, tidak apa apa” Jiwoo menjawab dengan perasaan kecewa di dalamnya.

Choirin membawa Eunji pergi dari kelasnya menuju Toilet wanita. Menjauhi kelas penuh dengan predator yang akan memangsa Eunji menggunakan tatapan yang tajam.

“Gwenchanayo?” tanya Choirin yang khawatir pada Eunji

“ne, Gwenchana. Gomawo Rin-ah” jawab Eunji sambil tersenyum

“cheonma, aku hanya ingin menyelamatkanmu.” Mendengar perkataan Choirin, Eunji senang kini ada yang menjaganya.

Semoga saja kali ini aku selamat dari pembullyan.

 

-Pulang Sekolah-

Choirin langsung menarik Eunji begitu Song seonsaengnim mengakhiri mata pelajarannya. Choirin berusaha menciptakan jarak yang sangat jauh antara Eunji dengan Jiwoo. Ia tak mau temannya ini jadi korban bully hanya karena seorang namja. Eunji sudah mengerti dengan kelakuan Choirin saat ini yang bermaksudkan untuk menyelamatkan Eunji.

Jiwoo yang melihat Eunji meninggalkan kelas begitu cepat, hanya bisa memendam kecewa. Ia tau sepertinya Eunji menjauhinya agar kejadian beberapa tahun lalu tidak terulang kembali. Jiwoo menghela nafas untuk sekian kalinya. Ia membereskan bukunya dan langsung menggendong tasnya pergi meninggalkan kelas ini.

Para yeoja tentu tidak akan melewatkan kesempatan ini. Jiwoo berjalan sendirian tidak ada yang menemaninya. Dengan cepat para yeoja berlari mengejar Jiwoo sambil berteriak. Di lorong kelas tersebut, Jiwoo berjalan diiringi dengan tatapan kagum para Yeoja dari kelas lain. bukan cuman teman angkatannya, para sunbae perempuan pun menatapnya dengan penuh kagum. Jiwoo menghela nafs kembali begitu mendengar teriakan para yeoja sekelasnya. Dan ia memaksa berjalan sampai gerbang menghadapi serbuan para yeoja yang menyodorkan seribu pertanyaan padanya.

 

–x–

 

“Eunji maaf aku sudah di jemput”

“gwenchana, aku menunggu Jongin disini saja”

“mianheyo, jaga dirimu baik baik ne? annyeong” ucap Choirin sambil melambaikan tangannya dan melangkah pergi menuju mobil yang sudah menjemputnya di depan sekolah. Eunji pun membalas lambai tersebut.

Eunji berdiri sambil mengutak atik ponselnya menunggu Jongin datang dan membawanya segera pergi ke rumah Sehun, agar menceritakan semua kejadian hari ini. ini yang Eunji benci. Menunggu seseorang. Jongin tadi berjanji akan segera datang apabila Eunji sudah keluar. Tapi apa? Dasar namja yang menyebalkan, batin Eunji.

“Eunji-ya” panggil seseorang yang membuat Eunji menengok. Dia adalah Jiwoo. Yang di belakangnya diikuti para yeoja.

“ne? ada apa?” tanya Eunji

“kau pulang sendiri?” tanya Jiwoo. Dan Eunji melihat respon para yeoja yang berdiri di belakang Jiwoo. Mereka menatap Eunji dengan tajam.

“Aku pulang dengan—“

“Chagi—ya” tiba tiba seseorang merangkulnya dari belakang. Yang membuat Eunji kaget melihat siapa orang tersebut

“sunbae..”

“sunbae? Tadi pagi kau memanggilku oppa” ucap Kyungsoo sambil menatap tajam Eunji.

“ah hehehe mian aku lupa oppa” ucap Eunji. Hahahaha oppa oppa oppa oppa, batin Eunji yang sebenarnya dalam hati ia terkekeh mendengarnya.

“Eunji-ya” panggil Jiwoo

“nugu seyo?” tanya Kyungsoo menatap Jiwoo dari ujung kepala sampai kaki.

“Choi Jiwoo imnida”

“ah, kau ya yang anak baru itu. oohh lihat baru hari pertama penggemarmu sudah banyak ne” ejek Kyungsoo yang membuat Jiwoo menatapnya kesal. Apalagi rangkulannya pada Eunji.

“Ayo chagi kita pergi dari sini..” Kyungsoo segera menarik Eunji untuk masuk ke dalam mobilnya. Pergi meninggalkan Jiwoo dengan yeoja yeoja yang mengikutinya.

Siapa orang itu? dia memanggil Eunji ‘chagi’ ?

 

—TBC—

 

 

Haiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii gais!!!

Ada kabar gembira lhooo! Fanficku kini ga pendek lagi huahahahahahahahaha—cukup!

Itu sih bagiku gatau bagi kalian hehehe…

Makasih yaaa buat comentnya readers tercintaaaah ❤

Maaf kalo moment Eunji—Kyungsoo nya kurang, soalnya lagi belum ada ide hehehehe

Oke aku cukup banyak bacot, jangan lupa RCLnya readers sayangkuuuuu

Salam cinta dari bias masing masing ❤ ❤ ❤ ❤

Ada salam juga dari Akang Chanyeol yang bentar lagi mau ke Indo yeaay

 

tumblr_n5eizxgFhD1saq0axo1_250 tumblr_n5eizxgFhD1saq0axo2_250

 

Jangan sedih yang gabisa nonton okay! Pas konser aku ke Jakarta hehehe tapi bukan nonton EXO akaakakakakkakakakak—cukup!

Kali aja sound systemnya nyampe sampe ke rumah nenek gue, kan deket GBK hehehe, ya kedengeran lah suara mereka pas nyanyi Overdose 😀

Okay see you next time! 🙂

 

Guitara19

Advertisements

33 responses to “Guitar Coffe and Love | Part 10

  1. daebak… daebak… daebak….

    setiap jiwoo mau dketin eunji.. selalu ada penghalang… kekeke~

    menurut ku ini msih pndek thor… alurnya juga kecepatan…..
    next nya di panjangi lagi ya…

    next…
    keep writing

  2. crtax tmbh sru thor..
    kyungsoo sma choirin ide bwt bntu da j dech….
    lnjut thor dtnggu next chap..
    fighting

  3. Eunji itu korban bully gara-gara fansnya Jiwoo di smp dulu o_O
    Cuman gegara cowok (?)!
    Tadi typonya rumayan thor, jadi di teliti lagi aja ^^
    Good Job iya 😀

  4. Makin penasaran’-‘
    semoga aja bener dah tuh kyungsoo bisa manggil eunji chagiya terus… Hahahaha>.<
    sedih juga thor gak bisa nontonT.T
    udah deh aku rapopo intinya..
    Keep writing !!

  5. seruuuu…
    jiwoo blum tau ya kalau eunji pacaran dengan kyungsoo oppa…
    panggilan kyungsoo oppa sweet bnget untk d dengar…
    chap selanjutnya d tnggu…

  6. kyungsoo ngaku2 jd pacar eunji? lol, bikin sweet moment kyungsoo-eunji buat manas2in jiwoo thor wkwk

  7. Owww jadi gara” jinwoo eunji jadi korban pembullyan..
    Semoga kejadian itu gg terulang lagi, semoga Jongin, Kuungsoo, Yeol n Choirin bisa menjaga eunji..
    Oiy kan Kyungsoo bakalan sama Eunji y? Jongin dipasangin aja sama choirin..hehe
    Ditunggu next chapter y, keep writing and fighting! ^^

  8. next thor..
    ditunggu secepatnya ne.. 🙂
    chapter ini masih kependekan Thor..
    next chapter panjangin ne.. hehe.. 😀
    ~·♥·~ keep writing and fighting..!! ~·♥·~

  9. haha itu kyungsoo emang cari kesempatan dalam kesempitan ya ckck, terus bener juga kata kyungsoo jiwoo keren baru sehari aja udah banyak fans daebaak 🙂
    o iya semiga aja eunji gak bakal di bully lagi karena ada jiwoo
    next chap di tunggu fighting 🙂

  10. Daebakk makin seru ceritanya thor^
    YaAmpun thor engkau membuatku mengingat itu lagi 😦 aku juga nggk bisa nntn TLP INA weeh T^T *Oke Curhat*

    Keep Writing! Di tunggu NextChaptnya^_~

  11. Ahahhaa…. Dasar~ si kyungsoo alias D.O dapet kesempatan dalam kekecewaan Jiwoo… (Rangkul eunji + panggil Chagiyaa lagii…)Ahahahhaha

    Cecillll…. Walau memeng ini lebih panjang dr chapter sebelumnyaa, tp menurut ku sih ini msih pendek… ㅋㅋㅋㅋ alurnya juga agak kecepatan ya kyanyaa (?) Typo nya jg banyak bertebaran…. (Udh kya paku aja) 하하하.
    Tp ttep keren kok!! (y) (y)
    next chap, moga2 di panjangi lagi ya caecill

    Btw, jongin nya kmana ya?
    Nextt…!
    (ง’̀⌣’́)ง 화이팅!

  12. kyungsoo bnar2 memanfaatkan keadaan yaaaa wkwk…. itu jiwoo kasian sekali. ingin berbicara pada eunji tp banyak bgt halangannya. lgian ga sadar bgt apa klo eunji masih trauma–”

    disini kai muncul dikit bgt thor :3 ehya adegan sweet kyungsoo-eunji mlah ga ada 😦

    next ditunggu ya. ini panjang sih. tp berharap next part lbh panjang lagi. dan jan ngaret ya ngeposnya. banyak yg nungguin lho 🙂

  13. Finally …ketemu juga ff yg cast nya kyungsoo eunji>< seru banget lah tetep lanjutin yaa karyanya hehe maaf ga ninggalin comment di part sebelum nya soalnya bingung mau ninngalin jejak apaㅋㅋㅋ soalnya baru baca:v

  14. Pingback: Guitar Coffe and Love | Part 11 | SAY - Korean Fanfiction·

  15. daebak thor…
    lanjutkan…
    gak sabar liat kelanjutan nya
    part ini bikin geregetan >.<
    apalagi pas bagian akhir….
    aaaa…
    keren (y)

  16. Hhahahaha 😀 kesian banget sih Jiwoo. Setiap mau bicara sama Eunji selalu aja halangan untuk dia :D. Yang sabar ye, orang sabarkan di sayang Tuhan :D. Thor, panjangin lagi dong ffnya.. Masih nanggung ni, kurang panjang dikit lagi :D. Oke semangat buat author! (y)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s