[Freelance] Love is . . . (Chapter 1)

love-is-kaigel12

  • Title: love is . . .
  • Author : Kaigel12
  • Genre: romance,happy , school
  • Rating: PG 16
  • Main cast: Oh Hayoung , Kim Jong in
  • Supporting cast: Oh sehun

Poster : missfishyjazz @ artfantasy

  • twitter : @Gelviyana

CHAPTER 1

<!–more–>

Seorang yeoja berambut panjang agak kecoklatan memasuki sebuah ruangan. Dari wajahnya kita tahu bahwa dia sedang dalam keadaan yang sangat bagus karena ia tersenyum dengan begitu ceria. Begitu memasuki ruangan yg ia tuju tersebut , senyum yang tadinya mengembang mulai memudar.

“Apa ini sebuah kelas?”. Gumamnya.

Dilihatnya kelas yang gaduh. Ada sebagian siswa yang tidur,memasang headset ditelinga mereka sampai ada bermain melempar-lempar kertas. Bahkan tak ada yang peduli padanya yang kini berdiri tepat didepan kelas.

“Annyeong hasseo ~”.ucap yeoja bernama lengkap Oh hayoung tersebut namun nihil tak ada yang mendengar bahkan meliriknya.

Dengan berat hati, hayoung melihat sekeliling kelas dan matanya tertuju pada bangku kosong disudut belakang kelas. Dengan perlahan hayoung melangkahkan kakinya menuju bangku kosong tersebut.

“Hey ~ apa kau murid baru?”.tanya salah seorang namja padanya-hayoung-.

“Ne”.jawab hayoung singkat pada namja tersebut dengan suara yang agak pelan dan senyum diwajahnya.

“Oh”.jawab namja itu lalu kembali melakukan kegiatannya sebelumnya.

“Yaa! Apa-apaan ini ! Bahkan tidak ada yg peduli pada murid baru.”gumam hayoung lagi , lalu duduk dibangku kosong tersebut. Lamunannya buyar ketika songsaenim datang dan seketika kelas menjadi sunyi tanpa suara sedikitpun.

Hayoung hanya takjub melihat perubahan yg begitu drastis begitu park songsaenim masuk.

“Murid baru! Majulah dan perkenalkan namamu”. Ucap park songsaenim membuat hayoung yg dari tadi melamun kaget.

“Eh ?”. Kaget hayoung namun dengan cepat ia berdiri dan berjalan menuju depan kelas.

“Annyeong hasseo ~ naneun Oh hayoung imnida “. Ucap hayoung sembari membungkuk 90 derajat dan senyum tentunya.

Tiba-tiba seorang murid mengangkat tangannya dengan maksud ingin bertanya.

“Bagaimana bisa kau pindah kesini?”. Tanya murid tadi dengan senyum tipis. “Bukankah itu beasiswa?”. Lanjutnya.

Belum sempat Hayoung menjawab ada lagi siswa yang ingin bertanya.”apa kau benar-benar pintar? Dari penampilanmu … kau hanya yeoja kampungan”.

mwo?”

“Tidak usah menjawab mereka kembalilah duduk ditempatmu”.sambung park songsaenim sebelum hayoung benar-benar sakit hati mendengar cibiran para murid orang kaya tersebut.

Dengan lemas Hayoung kembali ketempat duduknya namun matanya berpapasan dengan sosok namja yang sedang tertunduk-tidur- disisi lain kelas. Namja itu mulai mengangkat kepalanya tanpa melirik hayoung yang tengah melihatnya tanpa berkedip-kagum-.

“Hayoung-sshi apa kau tidak akan duduk?” Teriak park songsaenim melihat hayoung yang tengah melamun.

Dengan malu hayoung pun duduk dibangkunya namun ia kembali melirik namja tadi. Tiba-tiba namja tersebut melihat kearahnya dengan cepat hayoung mengalihkan pandangannya ketempat lain.

apa ia masih melihat kearahku?”.

— Love is —

Hayoung berjalan santai menuju kantin sekolah tanpa melihat kedepan ia hanya merasa benar-benar sial dihari pertamanya bersekolah.

Ia memang menyadari bahwa yeoja sepertinya tak pantas bersekolah disekolah elit yang sebagian besar muridnya anak orang kaya tapi tekadnya sudah bulat ingin bersekolah disana dengan beasiswa yang entah ia dapatkan darimana. Ia yakin dengan bersekolah disekolah elit tersebut ia dapat mendapatkan pekerjaan dengan mudah kelak.

Bruk ~

Tak sengaja ia menabrak seseorang.

“Aw”. Rintih Hayoung sambil memegang pundaknya yang tertabrak dengan orang tersebut. Perlahan ia mengangkat kepalanya berusaha mencari orang yang ditabraknya atau lebih tepat yg menabraknya.

Dibacanya kartu nama orang yang menabraknya itu

“KIM JONGIN”. Seru Hayoung sambil mengeja kartu nama orang tersebut sementara orang yang menabrak hanya diam.

Dilihatnya namja yang menabraknya , ia baru sadar bahwa namja yang menabraknya adalah namja yang dilihatnya dikelas tadi.

Cangung! Itu yang dirasakan hayoung saat ini karena namja yang bernama kim jongin itu hanya diam menatapnya tanpa berkata sepatah katapun.

“W-wae?”

“Aku menunggu maaf darimu”.jawab jongin singkat.

“Eh ? Bukankah kau yang menabrakku?”. Tanya Hayoung dengan ragu-ragu.

“Apa kau masih belum mengerti tentang perbedaan antara siswa yang masuk dengan cara beasiswa dan uang?”. Melihat Hayoung hanya menatapnya dengan bingung jongin melanjutkan perkataannya. “Apa aku harus memberitahukannya untukmu?. Tanya jongin lagi. “Tapi sebaiknya kau cari tahu sendiri”.lanjutnya lalu pergi meninggalkan Hayoung yang diam mematung dengan semu kebingungannya.

“Apa ia sengaja menabrakku hanya untuk mengatakan itu? Apa semua murid disini semuanya sama ?”. Gumam Hayoung lalu menghela napas.

— Love is —

Sepulang sekolah Jongin berjalan santai menuju mobilnya yang diparkir dihalaman sekolah , telinganya terpasang headphone dengan topi dikepalanya. Langkahnya terhenti melihat dua namja berbadan besar membungkuk kearahnya.

“Tuan Kim ingin bertemu dengan anda”. Ucap salah seorang namja berbadan besar tersebut.

“Arraseo”. Jawab jongin singkat lalu mengikuti kearah dua namja tadi membawanya masuk kedalam mobil mereka.

“Apa keadaan appa baik-baik saja?. Tanya Jongin begitu mobil dijalankan.

“Sepertinya memburuk”. Jawab namja tsbt yang merupakan asisten pribadinya-kim jongin-.

Mendengarnya Jongin hanya menghela napas lalu memejamkan matanya menikmati alunan musik pada mp3nya.

“Apa aku membuat kesalahan lagi?”. Tanya jongin lagi-masih memejamkan matanya-.

” ya ! Sepertinya masalah besar”. Jawab asistennya.

Setelah beberapa menit diperjalanan akhirnya mobil yang membawa jongin , asistennya dan supir pribadinya sampai disebuah rumah mewah dengan taman yang indah dihalaman depannya. Tampak beberapa pelayan menyambut kedatangan jongin dan rombongannya.

“Tuan menunggu anda dikamarnya”. Ucap salah seorang pelayan pada jongin. Namun jongin hanya berjalan santai tanpa menghiraukan perkataan pelayan tersebut yah seperti itulah jongin setiap harinya.

Tanpa mengetuk pintu jongin membuka pintu kamar appanya.

“Wae?”

“APA YANG KAU LAKUKAN SELAMA INI HAH?”. marah appanya begitu melihat jongin sementara yang dimarahi hanya diam dengan wajah datar seperti biasanya.

“Apa kau tidak bisa lebih baik darinya?”.lanjut appanya.

Melihat jongin hanya diam membuat appanya sedikit lebih marah lagi. “YA ! apa kau tidak mendengarku? Berhentilah bermain-main !”

“Apa yang kau berikan jika aku lebih baik darinya?”.

“KAU !”. Teriak appanya.

“Berhentilah mengintaiku maka aku mungkin akan memikirkannya”. Jawab Jongin lalu meninggalkan appanya yang masih dalam keadaan marah.

Braak !

Melihat pintu dibanting oleh anaknya, appanya hanya menghela napas panjang. Kemudian ia menelpon seseorang.

“Ikuti dia dan berikan perincian tiap kegiatannya”. Ucap tuan Kim-appa jongin- pada orang diseberang telepon dengan nada yang cukup marah.

“Anak itu benar-benar !”

— Love is —

Hayoung tiba dirumahnya. Dilihatnya jam dinding tua disudut rumahnya menunjukan pukul 08.00 PM.

“Aku terlambat!”. Umpatnya.

Dengan tergesa-gesa ia berlari menuju kamarnya dan mengganti pakaiannya menjadi lebih rapi dari sebelumnya.

“Hayoung-a”

“Ne? “. Jawab Hayoung sambil mengeluarkan sedikit badannya pada daun pintu mencari sumber suara yang memanggilnya.

“Halmoni? Wae-ggeure?”

“Apa kau akan berangkat kerja?”. Tanya neneknya pada Hayoung begitu melihat Hayiung keluar dari kamarnya dengan pakaian yang sangat rapi. Hanyoung hanya menganguk.

“Kenapa kau selalu bekerja selarut ini? Sebenarnya apa pekerjaanmu?”. Tanya halmoni. Melihat Hayoung hanya diam membuat halmoni sedikit sedih.

“Halmoni jangan mengkhawatirkanku , aku baik-baik saja”. Jawab Hayoung sambil memeluk halmoninya.

“Makanlah dulu sebelum pergi”

Hayoung kini duduk dengan halmoninya sambil menyantap beberapa masakan yang dimasak halmoninya. Ia memang hanya tinggal dengan halmoninya seorang diri . Appanya sudah meninggal ketika ia berusia 5 tahun dan eommanya sekarang berada dibusan membuka sebuah kedai kecil. Eommanya berjanji akan membawa hayoung dan halmoninya kebusan ketika usahanya sukses.

Setelah selesai makan malam bersama halmoninya hayoung bergegas pergi karena ia hampir terlambat 10 menit lagi.

“Aku pergi” teriaknya diujung pintu lalu berlari menuju tempat kerjanya.

Begitu sampai , dengan segera ia mengecek jam ditangannya. “Apa aku terlambat ?” Tanyanya pada dua orang namja berbadan besar yang menjaga didepan pintu utama sebuah casino? Yah hayoung ternyata bekerja disebuah casino legal dipusat kota seoul.

“Masuklah”

Hayoung berjalan memasuki casino tersebut. “Hari ini kau ditugaskan diruang VIP , Cepatlah karena permainan akan segera dimulai”. Ujar salah seorang yeoja pada hayoung dan hayoung menganguk tanda ia mengerti. Dengan segera ia memasuki ruang VIP.

Hayong membelakan matanya ketika melihat sosok namja yang sedang duduk diruangan tersebut.”k-kau? Bagaimana bisa kau disini?” Kaget Hayoung masih tak percaya melihat sosok didepannya yah itu adalah Kim jongin teman sekelasnya. Sementara namja yang dilihatinya hanya melihatnya dengan wajah datar ada sedikit rasa kaget saat melihat Hayoung namun hanya ditahan didalam hatinya.

1 detik 2 detik 3 detik hayoung dan jongin bertatapan sampai akhirnya lawan main jongin berteriak ” cepatlah”.

Hayoung menundukkan kepalanya sambil berjalan menuju meja tempat jongin dan seorang lainnya yg akan bermain hold’em.

(Tau hold’em ? Itu semacam judi. Lebih jelas nntn drama Triangle coba .-. )

Dan permainan pun dimulai…

Lawan main Jongin-tuan cho- terus berada diatas awan karena ia terus menambah uang taruhannya begitu jga dengan jongin . Dan saat jongin mengatakan pass , tampak tuan cho yang begitu bangga karena mengira ia mendapat kartu yang sangat bagus dan mempertaruhkan semua uangnya namun ternyata itu hanya jebakan jongin haha. Dan tuan cho dengan mudah dikalahkan oleh jongin. Kartu tuan cho lebih kecil dari jongin.

Permainan pun selesai dengan kemenangan jongin sementara hayoung yg menjadi dealer dalam permainan itu hanya bisa takjub melihat kehebatan jongin.

Jongin berdiri dan tersenyum tipis kearah tuan cho yang duduk dengan kekesalannya.

Hayoung pun lebih dahulu keluar dari ruangan tersebut diikuti jongin sementara tuan cho sepertinya tak sanggup berdiri lagi menerima kekalahannya yang sangat besar.

“bagaimana ini?”.gumam Hayoung mempercepat langkahnya takut jongin bertanya yang aneh-aneh padanya.

Melihat tingkah Hayoung yang sedikit aneh , jongin mempercepat langkahnya mendahului hayoung.

“Apa kau berniat lari?”. Tanyanya-jongin- begitu berdiri tepat didepan Hayoung.

“Eh?”. Kaget hayoung refleks mengangkat kepalanya dan melihat sosok jongin yang kini berdiri tepat didepannya.

“Kenapa aku harus lari?”

“Kenapa kau harus lari?”. Tanya jongin mengulang pertanyaan hayoung masih dengan wajah yang datar. “Karena kau ketahuan bekerja sebagai dealer disebuah casino.”lanjutnya.

“I-itu…”

Tak sengaja jongin melihat seorang namja berpakaian serba hitam dan nampak memegang sebuah camera ditangannya , yah orang itu adalah orang suruhan appa jongin yang sedang membuntutinya sejak tadi. Mendapat sebuah ide jongin bergerak mendekat kearah hayoung.

“A-apa yang kau lakukan?”. Ucap Hayoung dengan terbata-bata sambil melangkah mundur namun sayang punggungnya sudah mendarat ditembok tapi jongin masih bergerak maju mendekatnya hingga jarak diantara mereka hanya terlampau 10cm.

“Bukankah kau tahu bahwa pekerjaan itu tidak cocok bagi seorang pelajar sepertimu?”. Tanya jongin namun matanya melirik kearah namja yang membuntutinya tersebut.”kau juga tau konsekuensinya bila pihak sekolah tau bukan?”.tanyanya lagi.

“Tapi…. k-kau juga melanggar peraturan sekolah !”. Jawab Hayoung gugup karena jarak antara dirinya dan jongin terlalu dekat.

“Hhm? Aku? Bahkan jika aku melanggar peraturan sekolah lebih dari sekali , aku tidak akan dikeluarkan dari sekolah.” Jawab jongin enteng namun ia terus mempersempit jarak diantara dia dan hayoung.

“W-wae?”

“Neo molla? Aku anak dari orang terkaya diseoul dan pemilik sekolah tersebut , apa ayahku tega mengeluarkan aku dari sekolah tersebut yang artinya merusak masa depan perusahaannya?”. Jelas jongin panjang lebar membuat hayoung keheranan stengah mati , ia baru tau kalau jongin anak dari pemilik sekolah dan orang terkaya diseoul.

“Jadi kau mau aku merahasiakannya?”. Tanya jongin lagi namun tidak dibalas hayoung. Hayoung hanya menundukan wajahnya saat ini karena wajah jongin yang terbilang sangat dekat dengan wajahnya.

“Maka kau harus melakukan sesuatu!”. Lanjutnya lalu mengangkat wajah hayoung dan mulai mendekatkan wajahnya kewajah hayoung sementara hayoung hanya dapat menutup matanya.

Jarak antara keduanya mulai menipis ….
5 cm
4cm
3cm

Dan …..

To be continue……

 

29 responses to “[Freelance] Love is . . . (Chapter 1)

  1. ahhhhh apa tuh penasaran :D,, ulalalalla keren thorr,,,
    jadi kangen flim triangel 😀
    semangat yaaa thor 😀
    aku menanti FFnya,,
    lanjut 🙂

  2. wah mau ngapain tuh si kkamjong ma anak orang,..??
    thor pnasaran chap 2’nya jangan lama2…
    oke fithing

  3. wahhh hayoung berani banget bisa kerja ditempat seperti itu
    dan jongin seenaknya aja memanfaatkan hayoung hadeuhhh bakal timbul masalah baru nich buat hayoung
    lanjut chingu

  4. Kyaa!! Ff ny daebak… aq ska krakter jong in oppa dsini dn kykny ni ff bkln seru bgt nih.. nextny dtggu y thor! Fighting

  5. Dan apa itu thor ko TBC -,-

    Wahhh si Jongen mau ngapain itu, awas jangan macam macam Jongen.
    Kenapa appa Jongen bandingin Jongen sama seseorang? siapa seseorang itu.

    Ahhh penasaran thor, next chapnya jangan lama lama ya thor.

    Keep writing and fighting author 🙂

  6. Kyaaaaaa ><
    Gemes thor.. Knpa TBC harus datang?
    Seru bgt !!! Harus d lanjut chap selanjutnya.
    D tunggu loh jangan lama2 yaa heheeh #ditampar author

  7. Seruu tp kurang panjang….he
    Jd next chap cpet d post n lbh panjang y…
    Mzh pnsaran sm karakter2 cast’y…blom keliatan soal’y.

  8. Kenapa TBC ?!!
    Kyaa penasaran bnget nih.
    Oiya, gak ada sehun kah? Atau luhan gtu.
    Apalagi klau mereka jd sahabat Jongin.
    Seru deh pastinya.
    Dan jg klau Jongin punya musuh gtu aku rasa lbh baik dr BB lain dehh biar lbh greget.
    Aku suka bnget soalnya ni my bias.
    Next ditunggu ya. Cepetan, hehe

  9. Mwoya??? mwoya???
    Aigooo apa yg akan jongin lakukan,
    Gila bad boy bngt,
    Siapa yg dimaksud jongin dan ayahya dengan dia thor?
    Next thor,
    Penasaran,

  10. Aaaaaa jeballll apa mereka mau… ciuman? jjinja bikin penasaran😖😖😖😖 ditunggu lanjutannya Thor kekeke but wait! sehun oppa nya belum nongol sih? aaaaa lanjutannya harus ada sehun ne? kekeke😁
    btw, 안녕하세ㅛ^^

  11. parahhh… ini ff seru banget :””” srmangat buat next ffnya author ^^ mereka bias aku dua duanya :”” hehe… aku suka ceritanya :”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s