[Freelance] Past and Present (Bad Eomma? Sequel) Part 1

pastandpresent

Title : Past and Present (Bad Eomma? Sequel)
Author : @anitaanamiraa
Main Cast : Park Chanyeol ( EXO )
Lee Hyejin ( OC / You )
Park Juno ( Chanyeol & Hyejin son)

Genre : Marriage Life , Romance , Sad
Length : Chaptered
Rating : PG-16

Poster : vanflaminkey91 by http://cafeposterart.wordpress.com
Disclaimer : Ide cerita semua nya murni milik aku. Jika ada kesamaan dalam ide maupun alur itu tidak kesengajaan. Maaf kalau banyak typo/terlalu panjang/gak jelas.

 

DON’T BE A PLAGIATOR AND SIDERS!

MAAF KALAU TYPO DI MANA – MANA ^^

Happy Reading, hope you like it ^^

 

===============

 

Sinar matahari pagi mulai memasuki celah – celah jendela kamar. Membangunkan orang orang di hari minggu dengan cuaca yang sangat mendukung untuk berolahraga ataupun berjalan bersama keluarganya di taman. Satu perempuan membuka kedua matanya dengan pelan saat mendengar suara tangisan yang sangat melengking dan tentu saja dia sudah hafal dengan suara tangisan itu berasal dari mana.

“ne, eomma bangun.” Ucap perempuan itu. Segera bangun dari tempat tidurnya dan bergegas ke kamar kedua anaknya.

 

Dua? Ya, setelah positive hamil perempuan itu, Hyejin, sangat menjaga kandungannya hingga sembilan bulan dan akhirnya dia melahirkan dengan selamat beberapa bulan kemudian. Dan anak kedua mereka kembar, Park Jihye sang kakak dan Park Jinhee adik dan sekaligus anak terakhir. Hyejin melahirkan dua anak kembar perempuan dengan selamat dan tidak ada yang cacat sedikitpun.

 

“aigoo, Jihye kau menangis dengan sangat kencang.” Hyejin langsung mengendong anaknya dari kasurnya, sedikit membuka bajunya dan segera memberinya minum. Hyejin tersenyum saat melihat anaknya yang sedang meminum susu dengan mata terpejam.

 

Sudah satu tahun sudah Hyejin mempunyai anak kembar. Hyejin berfikir mempunyai anak kembar akan sangat sulit, karena mereka pasti akan menangis bersamaan dan itu akan membuat Hyejin sangat kerepotan. Tapi Hyejin salah, anaknya tidak terlalu sering menangis apalagi anak terakhir mereka, Park Jinhee, sangat jarang menangis dan itu sangat membuat Hyejin senang. Anak kedua mereka kembar identik, sangat mirip dan sedikit sulit untuk membedakannya. Tapi, Hyejin baru menyadari kalau Jihye dan Jinhee memiliki bentuk mata yang berbeda. Mata Hyejin menurun kepada Jihye yaitu sipit, sedangkan mata Chanyeol menurun kepada Jinhee yaitu bulat besar.

 

“sudah selesai?” ucap Hyejin saat anaknya berhenti meminum susunya. Jihye tersenyum dengan lebar “wae? kenapa kau tersenyum? Kau senang melihat eomma? Liatlah pipimu semakin chubby.” Hyejin mencium gemas pipi gembul anaknya.

“apa adikmu sudah bangun? Ayo kita lihat.” Hyejin segera berjalan menuju kasur anak terakhirnya.

“aigoo kau sudah bangun juga? Kau tidak menangis seperti kakakmu? Good girl.” Ucapnya senang saat melihat anaknya sudah membuka matanya dan tersenyum saat melihat ibunya.

kajja, kita bangunkan appa.” Dia langsung menggendong kedua anaknya segera menuju ke kamarnya.

 

 

Hyejin membuka pintu kamarnya dengan pelan, pemandangan yang dia lihat adalah suaminya yang masih tertidur pulas dengan selimut yang menutupi tubuh tingginya. Hyejin langsung masuk kedalam kamarnya dengan kedua anaknya di gendongannya, dan memasuki kamar dengan pelan. Hyejin segera menduduki kedua anaknya di kasur dan tidak lupa dia memberikan guling di sisi kanan agar anaknya tidak jatuh.

“cha, kalian tunggu di sini eomma akan buat sarapan arraseo?” Jihye dan Jinhee yang tidak mengerti hanya menatap eomma-nya dengan tatapan polosnya. Hyejin segera keluar dari kamarnya dan bergegas ke dapur untuk membuat sarapan.

 

 

******

 

Chanyeol masih menikmati tidur nyenyaknya di ranjangnya dengan sangat nyaman. Hari minggu adalah hari dimana dia bisa berkumpul dengan keluarganya dan juga bisa beristirahat dengan nyaman di rumahnya. Tapi tidak lagi nyaman saat merasakan ada beban yang sangat berat di perutnya dan dia benar – benar malas untuk membuka matanya.

“Hyejin, kenapa kau menaruh karung beras di perutku?” Chanyeol berteriak dengan mata tetap terpejam. Hyejin tidak membalas. Chanyeol pun mulai merasa curiga dan dengan perlahan dia membuka matanya dan mendapatkan pemandangan yang sangat berbeda dari hari sebelumnya.

 

Pemandangan yang dia lihat di pagi hari ini adalah bukan wajah cantik istrinya atau wajah damai istrinya yang sedang tertidur tetapi muka polos dari anak keduanya, Jihye. Dia sedang duduk di atas perut Chanyeol dengan tatapan yang benar – benar polos membuat Chanyeol ingin menggigit pipi tembemnya.

aigoo, Jihye kenapa kau duduk di perut appa? Kau sangat berat.” Chanyeol memindahkan Jihye ke kasur dan dia baru menyadari kalau ada anak ketiganya bersamanya, tapi dia hanya sibuk berguling ke kanan dan ke kiri. Chanyeol yang melihat itu segera duduk dan tersenyum dengan lebar.

“dimana eomma?” Chanyeol menatap wajah anaknya sambil bertanya kenapa Jihye. Chanyeol jangan tanyakan kepada Jihye! Dia tidak mengerti.

kajja, kita cari eomma.” Chanyeol segera menggendong kedua anaknya dan keluar dari kamarnya.

“kalian berdua sudah bertambah gemuk, tangan appa sudah pegal menggendong kalian berdua.” Chanyeol mulai berbicara dengan kedua anaknya, tetapi kedua anaknya hanya menatap bingung appa-nya.

“ap-pa.” Jinhee mulai berbicara dengan pelan.

aigoo, kau sudah bisa berbicara kau sangat pintar Jinhee.” Chanyeol mencium pipi gempal Jinhee dengan gemas.

 

Akhirnya Chanyeol menemui Hyejin yang sedang menyiapkan sarapan di dapur. Chanyeol mendudukan kedua anaknya di baby walker yang berada di ruang tamu, berjalan perlahan menuju dapur melihat istrinya dan memeluknya dari belakang dengan sangat erat.

 

oppa apa yang kau lakukan?” Hyejin mencoba melepaskan tangan suaminya dari pinggangnya tapi, Chanyeol malah semakin mengeratkan pelukannya.

 

Chanyeol membalikan badan kurus istrinya dan menatap wajah cantik istrinya dengan sayu. Dia mengelus pipi tirus Hyejin, perlahan tapi pasti Chanyeol mulai mendekatkan mukanya dan mulai memejamkan matanya, Hyejin mengikuti Chanyeol mulai menutup matanya dan merasakan bibir tebal Chanyeol yang membungkam bibir tipisnya. Hyejin membalas dengan sangat lembut, dia memeluk erat leher Chanyeol menjambak pelan rambut tebalnya. Ciuman yang hanya berawal dari lumatan pelan semakin lama menjadi lumatan yang kasar dan penuh dengan nafsu. Chanyeol mulai memasukan lidahnya kedalam mulut istrinya membelitkan lidahnya. Hyejin mendorong pelan tubuh Chanyeol karena sejujurnya dia sangat takut kalau hal ini akan di lihat oleh anaknya, sayangnya tenaga dia tidak cukup untuk mendorong badan besar Chanyeol.

 

“selamat pagi eomma appa!!!”

 

Hyejin yang terkejut langsung mendorong kencang tubuh Chanyeol dan membersihkan bibirnya yang basah dengan telapak tangannya. Dia segera mendekati anak pertamanya dan memeluknya dengan erat. Ini benar – benar mengejutkan.

“pagi juga, apa kau tidur dengan nyenyak sayang?” Hyejin merapihkan rambut anaknya dan bertanya dengan suara yang lembut.

“cih bahkan dia tidak menanyakan suaminya sendiri, istri macam apa itu.” Chanyeol hanya bergumam dan berjalan ke arah ruang tamu bermain dengan anak kembarnya.

 

Keluarga Park menikmati sarapan pagi ini dengan senyuman dan juga candaan. Ini yang selalu mereka lakukan di setiap pagi, lebih tepatnya saat mereka sarapan. Karena, mereka sudah sangat jarang untuk berkumpul. Chanyeol yang sibuk dengan pekerjaannya, berangkat sangat pagi dan akan bertemu lagi saat larut malam tentu saja Hyejin sudah tertidur. Dan juga anak pertamanya, Juno yang sudah mulai memasuki Taman Kanak – Kanak. Dan hari minggu adalah salah satu hari di mana kita semua bisa berkumpul dan melepaskan rasa rindu.

 

****

 

Minggu sore, seorang Park Chanyeol sedang melihat pemandangan di luar sana dimana sibuknya orang – orang yang sedang berjalan untuk ketempat tujuannya dengan tatapan yang kosong. Dia sedang menikmati angin sore yang menerpa badan besarnya, besok di akan memulai lagi hari – harinya seperti biasa. Bangun di pagi hari, duduk di balik meja besar hanya untuk melihat file yang setiap harinya bertambah dengan banyak dan melakukan meeting dengan banyak investor. Bertemu dengan banyak orang setiap harinya dan akan pulang di malam yang sangat larut, dimana semua keluarganya sudah terlelap dan saat masuk rumah dia akan melihat istrinya sedang terlelap di sofa menunggu Chanyeol pulang dari kerjanya. Itu yang akan dia lakukan di setiap harinya. Disaat sedang melamun, tiba – tiba dia merasakan ada tangan hangat yang memeluk pinggangnya dengan erat.

 

“apa yang kau lakukan disini, oppa?” tanya Hyejin dengan suara yang lembut dan mengeratkan pelukannya, menyenderkan kepalanya di punggung besar suaminya.

 

Chanyeol membalikkan badannya dan memeluk erat tubuh mungil istrinya. Mencium rambutnya dengan sayang. Entahlah, dia merasa sangat merindukan istrinya. Hangat. Itulah yang dia rasakan saat memeluk tubuh istrinya. Perempuan yang sangat dia sayangi dan membuatnya harus bersujud di depan kedua orang tuanya hanya untuk meminta restu. Menjalani hidup yang sangat berat sampai akhirnya mereka bisa hidup bahagia dengan semua yang mereka miliki.

 

oppa, apa yang kau pikirkan? Kenapa kau selalu melamun akhir – akhir ini?” Hyejin menatap wajah suaminya dengan seksama. Bukannya menjawab pertanyaan istrinya, Chanyeol malah mencium hidung istrinya dengan gemas. Hyejin mengerucutkan bibirnya saat pertanyaannya tidak di jawab suaminya.

Chanyeol tertawa pelan saat melihat istrinya ngambek “aniya, aku hanya sedang memikirkan sesuatu.”

“apa itu? Apa kau memikirkan perempuan lain?” Hyejin mulai menatap tajam suaminya itu dengan seksama.

“sejak kapan kau menjadi seorang peramal atau sebenarnya kau ini cenayang? Kau bisa membaca pikiranku Hye.” Chanyeol memasang tatapan yang sangat serius. Dia hanya ingin menjahili gadis polosnya ini.

Hyejin semakin jengah dengan jawaban Chanyeol “oppa!! Kau tidak boleh memikirkan yeoja lain selain diriku!” dia melepaskan paksa pelukan mereka dan memukul dada Chanyeol dengan pelan.

Chanyeol tertawa dengan sangat kencang, dia merasakan perutnya sangat sakit karena terlalu banyak tertawa “mianhae, kau cemburu?” Chanyeol mencoba menggoda Hyejin yang sekarang sudah benar – benar ngambek.

“seterah kau saja, lebih baik aku bersama Jihye dan Jinhee.” Hyejin berjalan dengan cepat, Chanyeol hanya melihat dari belakang punggung mungil istrinya. Sebelum benar – benar keluar Hyejin membalikkan badannya dan menatap tajam suaminya “jangan harap kau bisa tidur di kamar!” gadis itu segera keluar dan membanting pintu.

“Hyejin mianhae, Park Hyejin!!!!!” Chanyeol langsung mengejar istrinya dengan kecepatan tinggi. Dia sudah trauma tidur di luar dan bersumpah untuk tidak lagi tidur di luar.

 

Itulah pertengkaran kecil yang selalu terjadi di kehidupan Hyejin dan Chanyeol. Hanya masalah sepele, tapi karena cemburu yang sangat tinggi itu yang membuat mereka berdua selalu bertengkar. Tenang saja, besok pagi mereka akan akur kembali.

 

 

****

 

 

Matahari sudah keluar dari tempat asalnya menyinari kota Seoul dengan cuaca yang hangat. Chanyeol, kepala keluarga itu sedang menikmati sarapan pagi dengan sangat nikmat dan tenang. Tidak lagi tenang saat anak pertamanya ikut bergabung di meja makan dengan sangat gaduh.

 

“selamat pagi, appa!” anaknya menyapa dengan penuh semangat dan rasa bahagia.

“selamat pagi juga, Juno” Chanyeol tersenyum dengan lebar dan membalas sapaan dari anaknya. Hyejin pun mulai duduk di samping Juno dan menyiapkan sarapan untuknya.

Chanyeol melihat istrinya yang sangat serius menyiapkan sarapan dan juga bekal untuk Juno. Tiba – tiba dia teringat dengan anak kembarnya yang tidak bergabung bersama. Karena biasanya anak kembarnya itu bangun lebih pagi darinya “dimana anak kembar?”

“aku belum mengecek mereka, sepertinya mereka masih tertidur.” Hyejin menjawab tanpa menatap wajahnya dan tetap fokus membuatkan bekal untuk anaknya.

“aku akan mengecek mereka.” Hyejin menganggukan kepalanya dengan cepat. Chanyeol bangun dari duduknya segera menuju ke lantai dua. Lebih tepatnya ke kamar anak kembarnya.

 

Dia membuka pintu kamar anaknya dengan pelan. Bau bedak bayi langsung tercium dengan jelas, inilah alasan kenapa Chanyeol selalu betah untuk terus berada di kamar anak kembarnya. Chanyeol mendekati baby bed kedua anaknya tersenyum pelan saat melihat kedua anaknya masih tertidur dengan lelap. Chanyeol sedikit membungkukkan badannya untuk mencium kening anaknya. Saat sedang mengelus pipi kedua anaknya tiba – tiba Jinhee membuka matanya dan langsung menangis dengan sangat kencang.

aigoo, appa mengganggu tidur nyenyakmu?” Chanyeol segera menggendong tubuh mungil anak terakhirnya dengan erat sembari menepuk pelan punggung kecilnya.

Jinhee tetap menangis dengan kencang “arraseo, mungkin kau harus Jinhee.” Chanyeol keluar dari kamar anak kembarnya segera menuju ke dapur untuk menemui istrinya.

Hyejin yang mendengar suara tangisan anaknya langsung bangun dari duduknya “kau mengganggu tidurnya Park Chanyeol.” Hyejin mengambil alih anaknya dan menggendongnya dengan erat.

Chanyeol mengelus punggung Jinhee dengan pelan “aku tidak mengganggu tidurnya, dia tiba – tiba terbangun dan langsung menangis dengan kencang.”

“lebih baik kau berangkat kerja dan antar Juno, oppa. Waktu sudah semakin siang, nanti kau telat.” Hyejin tersenyum dengan lembut sambil mengelus pipi halus suaminya.

arra, aku berangkat dulu. Juno kajja kita berangkat. Hati – hati dirumah Hye, jangan lupa mengkunci pintu.” Chanyeol mengecup kening istrinya dan beralih mengecup pipi tembem anaknya.

 

Hyejin mengatar kedua orang tersebut sampai di depan pintu rumahnya. Melihat pemandangan kedua namja yang sangat dia sayangi. Sampai akhirnya pemandangan itu lihat dari pengelihatannya dia segera masuk ke dalam rumah dan tidak lupa mengkunci pintunya. Dia menuju sofa di ruang tamu, mencari posisi yang nyaman untuknya. Dia membuka sedikit bajunya langsung memberikan minum untuk anaknya yang sedari tadi menangis dengan kencang.

 

“nanti kita ke kantor appa bersama kakakmu, arraseo?” Hyejin mengelus pipi tembem anaknya dengan pelan.

 

 

****

 

Chanyeol duduk dengan tenang di kursi kerjanya. Melihat file yang sedari tadi sudah menunggunya. Sudah 1 jam dia terduduk di kursinya, hanya melihat file dan juga data yang selalu menambah.

 

Tok tok

 

Disaat sedang serius tiba – tiba suara ketukan mengganggu konsentrasinya, “masuk.” Chanyeol berbicara dengan cepat sejujurnya dia sangat malas kalau ada yang mengganggu konsentrasinya, kecuali istri dan keluarganya.

“maaf mengganggu Tuan, ada orang yang ingin melamar kerja.” Chanyeol mengalihkan pendangannya melihat ke arah perempuan yang notabennya adalah seketaris pengganti, sebab seketarisnya yang dulu mengundurkan diri karena ingin menetap di luar negeri.

“ah ya, suruh orang itu masuk.” Chanyeol tetap menatap wajah perempuan itu dengan tatapan dingin.

ne, saya permisi Tuan.” Seketarisnya itu segera keluar dari ruanganya dan langsung menampilkan wajah wanita lainnya.

 

Chanyeol yang sedang melihat file tidak terlalu memerhatikan kedatangan orang yang akan melamar kerja.

 

“selamat pagi, silakan simpan data diri anda di meja sa-“ Chanyeol menghentikan bicaranya saat melihat orang yang akan melamar kerja itu. Bukan karena dia cantik tapi…. Orang itu.

 

“Park Chanyeol?”

“Lee Yejin?

 

 

TBC

 

READ THIS, PLEASE

 

Haiiii aku balik lagi membawa sequel dari Bad Eomma hehe. Aku mau terima kasih banget buat yang udah comment dan like di fanfiction aku yang gak jelas banget. Maaf gak bisa di bales satu – satu, tenang aja aku baca kok dan aku berterima kasih bangett sama kalian yang udah kasih comment dan kritikan.

 

Yang minta sequel ini aku kasih hehe J maaf ya kalau ceritanya mainstream dan udah bosen aku bawa sequel dengan cast baruu ada sih kembar Jihye dan Jinhee haha.

 

Seharusnya sequel ini udah selesai dari kapan tau tapi biasa lah ada banyak kendala, urusan, dan sebenernya ini udah aku kirim tapi aku telat jadi udah di close deh untuk pengeriman freelance. Maaf yang nunggu lama ^^

Makasih jangan lupa comment dan kasih kritik kalau ada yang salah. Sampai jumpa di part 2! ^^

50 responses to “[Freelance] Past and Present (Bad Eomma? Sequel) Part 1

  1. aaaaa jadi first nihhh
    udah lama banget gak liat ini fic
    yaudah deh komen dulu baru baca biar gak keduluan xD

  2. Yeee fanfict bad eomma ada lgii ~ *nari2gaje*
    Lee yejin itu mantan pacar chanyeol ya?? Omoo..
    Di tunggu lnjutannya thor.. keep writing

  3. Waahhh akhirnya ada squelll 😀 udah nungguin lama lho =))
    tapi ituuu waahh ada cast pengganggu tuh si cewek
    tambahin yang cowok aja skalian chingu temen SMA hyejin atau siapa gitu biar imbang 😀 *Plaakk jahat…
    Next thor :))

  4. 2nd nya aku juga haha *tawa evil
    si hyejin mau kerja itu kok dia malah kaget sendiri apa itu lee yejin yang lain
    ahhhh ga tau deh kita liat aja chapter selanjut nya
    bye bye…..

  5. Akhirnya ada sequel jg..
    Wuih..mereka punya anak kembar? Daebak..
    Siapa Lee Yejin? Apa punya hubungan sodara sm Lee Hyejin?
    Keep Writing ya,aku tunggu kelanjutannya

  6. haduh… siapa lagi lee yejin?
    anak kembarnya lucu bngt ngebayangin kaya rayul and rahui di return of superman
    mereka so sweet bngt sii envy tau gk
    next~

  7. aduh lee yejin itu siapa jgn sampe ada org ketiga … jangan sedih”an dong chingu pgn yg genrenya fluff gitu hhe

  8. Akhirnya ada sequel nya…duhhh bayangin anak kembar nya itu loh pasti lucu,trus yejin siapa?mantan nya chanyeol,apa saudaranya hyejin?
    Ditunggu kelanjutan nya…

  9. waaah..si kembar lucu bgt..juno jg makin gemesin udh sekolah tk..tp siapa yejin? Jgn2 mantan atw cinta pertama chanyeol..

  10. aaaahh…..thor kenapa tbc ? wkwkwkwkwk horeeeee…ada bad eomma lagi… anaknya chanyeol & hyejin lucu-lucu ….next chap thor! fighting…gomawo

  11. yeay akhirnya bahagia.
    jinhee dan jihye lucu banget ngebanyangin aja udah buat ge.mae..
    ya ampun kenapa harus ada orang ketiga lagi sih..
    lagi bahagianya mereka..
    next sequelnya ya thor.
    semoga heejin tidak salah paham dan perempuan itu tidak mengganggu rumah tangga chanyeol bersama heejin.
    kutunggu ya thor..
    keep writing ya thor

  12. huaaa cast baru lg…
    yejin siapa tuh…
    jgn2 mantan nya chanyeol lg..
    hah,, semoga gk ada kesalahan pahaman..
    keluarga nya chanyeol kan udah bahagia tuh…
    next chapter..
    keep writing 🙂

  13. Akhrnya ad sequelnya…lucu chanyeol pnya ank kmbar…cpa yejin?apkh org ktga,..dtnggu,next thor…

  14. wahhh ada sequel’a jg ^^
    chanyeol udh pnya ank 3 jg
    lucu sma si kembar
    waduh pas tbc itu ada yejin lg-.-
    udh g enk ni feeling -.-
    next

    “haevha”

  15. Lee yejin itu siapanya chanyeol?? Pengen liat jihye sama jinheenya hehehe di tunggu next chapnya ya 🙂

  16. seru seruuuuuuuuu. .
    lee yejin itu kira kira siapanya yeol yaa?
    ditunggu chap selanjutnya yaaaaa.
    keep writing authornim 🙂

  17. Sapa tu yejin???huaaa jangan rusak kebahagia keluarga park..juno kuk jarang nungul kaya terabaikan???pengan ada cerita juno dan adik kembarnya…

  18. yeye ada sequel…
    yeeee uri juno udah punya adik kembar..
    lee yejin??siapa itu?? mungkin mantan nya chanyeol,tpi gak tau juga..

  19. lee yejin???
    siapa dia??? jangan-jangan nanti yejin yang akan menjadi masalah baru di keluarganya chanyeol???

    oooh tidaak….

    next….
    keep writing

  20. Pingback: [Freelance] Past and Present (Bad Eomma? Sequel) part 2 | SAY - Korean Fanfiction·

  21. hasekk dah ada sequelnya bad eomma 😀 j’adore ça!! Maaf ya thor baru baca hehe, soalnya baru liat! Izin baca yg selanjutnya yooo 🙂

  22. Masi inget aku ga thor? Aku baru balik nih thor bacain ff author wkwk maap sempet sibuk uda mau un jd gabisa terlalu sering. Yaa sepeerti biasa ff author emang bikin ngefly wkwk next chap !

  23. Oow…coba kalo namanya kim yejin udh beneran mantannya chanyeol :”V syukurnya lee yejin,bahaya inii konfliknya langsung muncul XD sekedar nebak sih 😀 keep writing thor 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s