[Freelance] Dear My Love (Chapter 2B-END)

Poster

Title : Dear My Love Chapter 2B

Author: Melissa Marvella/Mol_mol(@melissamvl_09)

Cast: Song Hye Mi(OC), Xi Lu Han, etc

Genre: Marriage Life, Fluff, School life, Romance

Rating: PG-17

Lenght: twoshoot

Summary: Would this story be happy ending?

Disclaimer: The plot are mine, Song Hye Mi are mine, Xi Lu Han and his friends belongs to SM entertainment as their agency

Chapter sebelumnya>>> Teaser&Chapter 1 Chapter 2A

—————————————–

 

Preview part

Tiba-tiba hyemi membalikan badan dengan mata tidak fokus dan mencium perut Luhan

Luhan hanya bisa memelototkan mata

“wah, lezat, rasa mint, apa ya yang rasa mint?” lalu Hyemi mefokuskan matanya

“apa ini?! kyaaa” sahut Hyemi Sambil melotot

“Hey!” kata Luhan

Mereka berdua akhirnya sadar, setelah beberapa saat tidak sadar

————————————————-

Hye Mi POV

“hei, mengapa kau keluar?” tanya luhan

“oppa juga mengapa tidak memakai pakaian?” tanyaku

“…”

“sudah lupakan, aku akan mandi dulu” sahutku memecah keheningan

Akhirnya akupun memasuki kamar mandi dan membersihkan diri, saat aku akan mengosok gigi, aku meraba bibirku dan terbayang apa yang aku lakukan tadi. Dengan segera aku memusnahkan pikiran itu

Akupun akhirnya keluar dari kamar mandi, saat keluar kulihat luhan sudah memakai pakaian casualnya

“oppa, aku sudah selesai, silahkan oppa mandi” kataku sambil tersenyum

“Baiklah, aku akan mandi” sahutnya langsung memasuki kamar mandi

SKIP>>>

Author POV

Setelah beberapa menit, akhirnya Luhan keluar dari kamar mandi, Hyemi yang sedang menonton televisi pun mengalihkan perhatiannya ke arah Luhan karena mendengar suara pintu dibuka.

“Hei, sana pakai bajumu” kata Hyemi sambil memejamkan mata karena melihat Luhan hanya memakai celana pendek dengan handuk disampirkan di lehernya tanpa memakai pakaian

“wae? Tadi bukannya kau sudah melihat, bahkan kau sudah menciumnya, mengapa masih menutup mata?” Kata Luhan menggoda

“hei, jangan mengungkit masalah tadi” kata Hyemi dengan wajah memerah

“Iya.. Iya..” kata Luhan sambil mendekat ke arah ranjang yang diduduki hyemi

“hei, kenapa kau masih belum memakai pakaianmu?” tanya hyemi setengah berteriak

“aku tidak bisa tidur jika memakai baju, kumohon hyemi-ah?” kata luhan dengan mata puppy eyesnya

“Baiklah, baiklah..” kata hyemi akhirnya

Akhirnya hyemi tertidur dan memasuki alam mimpi. Saat hyemi sedang tidur, luhan menatap hyemi dalam sambil berbicara dengan lembut

“Hyemi-ah, tahukah kau, aku menyukaimu sejak lama, tetapi saat aku pergi ke sekolahmu, ternyata kelasmu sedang mengadakan outbond di gyeonggido, saat aku datang lagi, ternyata kau juga sudah tidak ada di sekolah, mungkin karena kau sudah pulang,  oleh karena itu, aku tidak pernah bertemu denganmu beberapa bulan ini. Kau tau aku sangat merindukanmu” Kata luhan penuh kasih sayang lalu mengecup bibir Hye Mi sesaat.

——————————

Pagi hari pukul 07.00 KST

Hye Mi POV

Kurasakan sebuah lengan memelukku, tanganku pun melingkar di pinggang seseorang yang hangat, akhirnya aku membuka mata, yang kulihat yaitu luhan sedang memejamkan mata

‘wajahnya saat tidur sungguh manis dan damai’ batinku

Lalu ku gerakkan tanganku menuju wajahnya, menelusuri alis, mata, hidung, dan bibirnya. Saat aku akan mandi untuk bersiap-siap ke apartemen baruku, tiba-tiba sebuah tangan menarik tanganku

“hei hei hei, kau telah menyentuh wajahku, sebagai gantinya ini” sahut Luhan lalu menciumku

“…”aku pun menutup mata dan membalas ciuman itu

Beberapa menit kemudian akhirnya kami menyudahi ciuman ini

“ini adalah ciuman kedua kita..”  kataku

“tidak ini yang ketiga”  sahutnya sambil tersenyum

“ketiga? Kapan yang satu lagi? kupikir hanya 2” tanyaku sambil berpikir

“saat kau tertidur, sudah, jangan di hitung lagi” sahutnya sambil tersenyum evil

“kalau kau masih menghitungnya aku akan menciummu terus terusan hari ini sampai kau tidak dapat menghitungnya” lanjut luhan

“Hei, oppa!” sahutku dengan nada dibuat kesal

“Sudah sana, mandi, kau bau”  Kata luhan

“Hei! tetapi benar juga, ya sudah aku mandi dulu, jangan mengejekku lagi!” Kataku kesal sekaligus membetulkan ucapannya

 

Akhirnya kami berdua selesai mandi, dan turun ke lantai bawah hotel untuk makan pagi. Kulihat banyak tempat duduk yang sudah kosong, mungkin karena kami kesiangan untuk makan pagi.

“oppa, disitu saja duduknya” Kataku menunjuk sebuah tempat di dekat kolam renang

“Iya” Kata luhan

“Ingin pesan minum apa?” Kata seorang waitress

“Teh manis hangat saja, kau?” Kata luhan lalu mengalihkan pandangan ke aku

“Aku. jadi 2 teh manis hangat.” Kataku sambil tersenyum

“Kau duduk saja disini, kau mau makan apa?” Kata luhan menawari

“Aku ambil sendiri saja” Kataku menolak

“Jangan, duduk disini saja, nanti tempat ini di tempati oleh orang lain.” Kata luhan

“Kalau ditempati, kita cari yang lainnya saja, aku ingin mengambil sendiri!” Sahutku

“Tapi kan ini tempat yang strategis.” Kata luhan

Saat kulihat-lihat tempat ini strategis, ah tidak, sangat strategis, karena di sebelah meja kami terdapat sebuah kolam yang dibatasi oleh semak-semak. tidak ada tempat di pinggir kolam lagi. Menurutku tempat ini sangat romantis walaupun dipagi hari

“Baiklah, karena aku senang tempat ini, aku menyetujui saran oppa, aku mau sereal, roti panggang rasa strowberry, Kentang, sosis dan bacon.” Kataku

” makanmu banyak sekali, aku sampai tidak bisa menghafalnya” Kata luhan mengejek

“Kalau tidak mau, biar aku sendiri saja yang ambil” Kataku akan beranjak dari tempat duduk

“Tidak usah, oppa saja yang ambil, Tunggu disini” Kata luhan sambil menahanku

“Ya, ingat ya, sereal, roti panggang rasa strowberry, kentang, sosis, dan bacon, jangan sampai ada yang tertinggal” kataku, lalu luhan pergi untuk menggambil makanan

“Iya, kau cerewet sekali” Kata luhan

Beberapa menit kemudian, luhan kembali dengan membawa dua piring, lalu minumannya juga sudah datang, akhirnya kami pun makan bersama.

“Hei, kau makan roti itu yang benar, ada selai tuh di dekat bibirmu.” Kata Luhan

“Benarkah, mana?” Kataku sambil menelusuri pinggir bibirku dengan jariku, untuk menghapus selai

“Ah, lama” Sahut luhan lalu menggambil selai di pinggir bibirku menggunakan jarinya lalu menelan selai itu ke dalam mulutnya.

“Hmm.. lezat” Kata luhan

“Ya oppa..” Baru saja aku akan memarahinya karena tiba tiba menghapus selai di ujung bibirku tiba-tiba telepon luhan berbunyi

“Siapa?” Tanyaku

“Ibumu” Kata luhan sambil mengangkat telepon itu

“Halo” kata luhan

Luhan hanya mendengarkan kalimat ibu di seberang telepon

“ya, bu” Jawabnya singkat lalu menutup telepon dan memasukkan telepon itu ke kantong jeansnya

“Ada apa?” Tanyaku

“Ibu tidak bisa datang, dia ada urusan bersama Ny. Kim, Ny. Lim, dan ibu-ibu lainnya. Oleh karena itu, ibu menyuruh kita untuk pergi ke apartemen baru tanpa diantarkan olehnya, ibumu hanya memberi tau alamat apartemen itu, ruangan, serta password apartemen itu.” Jelas luhan panjang lebar

“Oh, begitu” Kataku sambil mengganguk-anggukkan kepala

Kamipun melanjutkan acara makan pagi kami setelah itu, kami meringkas barang lalu pergi ke apartemen baru menggunakan Taxi”

———————————————————————————–

Sesampainya di apartemen baru

“wah, bagus sekali tempat ini, perabotannya lengkap, pemandangannya juga bagus, sungguh indah” sahutku terpesona di depan pintu

“sudah ayo masuk, tidak usah terlalu terpesona” kata luhan

“Tetapi, pemandangan disini sangat indah. aku ingin melihat ruangan-ruangannya dulu.” kataku langsung meninggalkan luhan

 

Author POV

 

“Bagaimana? puas melihat kamar-kamar? Melihat rumah seperti ini saja sudah begitu. Seleramu rendahan” Sahut luhan

“Hei!, oppa!” kata Hyemi tidak terima, Hyemi pun mulai mengejar luhan dan melempar bantal sofa, luhan  pun juga berlari untuk menghindari hyemi. Tanpa mereka sadari, mereka bersenang-senang bermain kejar-kejaran sampai Luhan tersandung sebuah sepatu yang tidak tau mengapa ada di sana, dan terjatuh. hyemi pun menoleh ke arah luhan, dilihatnya luhan akan jatuh menimpanya.

Karena refleks hyemi yang terlambat, akhirnya luhan jatuh menimpa hyemi. Bibir luhan menyentuh bibir hyemi yang ada dibawahnya. Hyemi hanya memelototkan mata, lalu ia pun langsung mendorong tubuh luhan menjauh dari tubuh hyemi. Hyemi dan luhan pun mulai berdiri dan timbullah rasa canggung diantara mereka.

 

Keesokan harinya

Luhan dan hyemi sudah tidak merasa canggung karena luhan meminta maaf pada hyemi tentang kejadian jatuh itu dan akhirnya hyemi memaafkannya. Mereka pun bertambah dekat. dan hari ini adalah hari pertama hyemi sekolah di SM school, dan hyemi akan diantar oleh luhan.

 

Hye Mi POV

 

“oppa, sarapan dulu!” kataku

“ne, jakiya” katanya

“Cepat oppa!” Kataku

“Iya.. Iya..” Katanya lalu menuju ke meja makan

Setelah itu kami makan dan berangkat sekolah

 

SKIP>>>

 

Di perjalanan kami bercanda tawa dan tidak disangka kita sudah sampai di sekolah. Berbeda dengan sebelumnya, sekarang aku boleh masuk ke sekolah ini.

 

“kyaaa.. Luhan” kata seorang perempuan

“oppa, oppa ternyata punya adik perempuan yang manis” kata perempuan lainnya memujiku

Karena kami di kerubungi banyak perempuan, tidak sampai semenit, perempuan-perempuan itu segera memisahkan kita.

 

Jung Kook POV

Kulihat ada perempuan-perempuan berkerubung di tempat itu, lalu kulihat ada wajah yang tampak familiar di ingatanku. Ia sedang berbicara dengan perempuan-perempuan itu.

‘Hye Mi-ah, akhirnya kita dapat bertemu lagi’ batinku di balik dinding sambil memakai earphone, jadi aku tidak mendengar perempuan-perempuan itu berbicara apa. ‘Mungkin perempuan-perempuan itu ingin berkenalan dengan hyemi’ Pikirku. Akupun segera pergi ke kelas 11A kelasku sendiri.

‘Aku akan menampakan diriku kepadamu setelah aku siap.’ kataku dalam hati

 

Back to Hye Mi POV (di waktu yang sama dengan Jungkook POV)

“hei, namamu siapa? Namaku Mi Rae, aku seangkatan denganmu. Kau adiknya Lu Han oppa ya? Tolong dekatkan aku dengan luhan ya, aku mohon” ujar seorang perempuan

“Ne, namaku Xi Hye Mi. Kalau dekatkan dengan luhan kurasa tidak bisa, karena ia sedang menyukai seorang perempuan” Sahutku menyangkal, Karena aku tidak suka luhan dekat dengan perempuan lain selain aku, jujur, aku cemburu.

“Benarkah? Siapa perempuan itu?” tanya Mi Rae lagi

“aku tidak dapat memberi tahumu, itu urusan pribadi oppa” sahutku lagi

“Tidak apa-apa kalau kau tidak mau memberi tau. Setiap orang punya privasi kan. tapi aku akan menyelidikinya sendiri” kata Mi Rae

Setelah itu Mi Rae pergi, dan perempuan lainnya tetap mengerubungiku dan berkenalan denganku, sampai bel berbunyi

Kring.. Kring.. Kring..

Bel masuk berbunyi

 

Di kelas 10A

“kita kenalkan murid baru, dia adalah adik dari Xi Lu Han kelas 11A, namanya Xi Hye Mi” kata Park Songsaengnim

“Hai semua, nama saya Xi Hye Mi, senang bertemu dengan kalian semua” kataku memasang wajah tersenyum

“silahkan duduk di sebelah Na Ae Ra” kata Park songsengnim

“iya, pak” aku pun duduk di sebelah Ae Ra

saat istirahat pertama, aku menemukan sahabat baru yang mau bersahabat denganku mereka adalah Na Ae Ra, Uh Soo Sun, dan Yoon Soo Wan. Aku senang bercanda tawa dengan mereka. mereka berteman denganku bukan karena xi lu han, Aku tau itu, karena mereka tidak mengungkit-ungkit tentang luhan, tetapi malah mengungkit seseorang bernama Zhang Yi Xing, aku tidak tau bagaimana wajahnya dan aku tidak mau tau, karena itu tidak penting bagiku, karena aku hanya menyukai luhan. Zhang Yi Xing,  ia adalah saingan Lu Han di sekolah ini baik di pelajaran maupun hal lainnya.

————————————————————————————————

Beberapa bulan kemudian saat istirahat, aku sendirian di dekat aula. Aku yang asalnya ingin pergi ke kantin yang berada di dekat aula, akhirnya menghentikan langkahku, karena melihat Luhan sedang berduaan dengan seorang Mi Rae di aula

“oppa, ini minumlah” kata Mi Rae

“Tidak, terima kasih” kata luhan

“Tidak bisakah oppa menerimaku? Tanya Mi Rae

“tidak bisa! Aku memang mencintaimu, tetapi..” kata luhan

Aku tidak sanggup mendengar percakapannya lagi dan akhirnya memilih untuk pergi dari tempat itu dan kembali ke kelas, Aku hanya murung saat istirahat itu berlangsung. Percakapan teman-temanku saja aku abaikan, mereka hanya heran memandangku

Kring.. Kring.. Kring..

Bel sudah berbunyi, dan guru-guru telah masuk ke kelas yang akan di ajarnya, Lalu pelajaran pun dimulai

 

SKIP>>>

 

Pulang sekolah di halaman sekolah. Aku dihadang oleh seseorang lelaki

“Hyemi-ah, kau tidak ingat padaku?” tanya lelaki itu

“Aku tidak ingat kau, tetapi aku tau kau, Kau jungkook yang sering dibicarakan temanku, kau temannya Zhang Yi Xing kan” ujarku jujur kepadanya

“Kau tidak mengingatku? Aku jungkook, jeon jungkook, teman masa kecilmu” Kata jungkook

“…” aku masih berfikir

“Kita dulu sering bermain bersama Kang Min Hyuk, Jo Myung Soo Hyung, Im Hye Soo Noona dan Im See hee” masa kau tidak ingat?” Tanya jungkook lagi

Akhirnya aku mengingatnya

“Ah, benar, kau jeon jungkook, Kookie.” Kataku

“Masa kau tidak ingat aku” Kata jungkook oppa sambil memelukku

“ah, jungkook oppa, senang bertemu dgnmu lagi. Bagaimana kabar teman teman kita?” kataku

“Minhyuk melanjutkan sekolah di FNC school, Jo Myung Soo bersekolah di Jeguk High School, Sementara Im Hye Soo noona dan adiknya Im See Hee pindah ke canada.” Kata jungkook

“Oh, begitu” kataku

“Hyemi-ah, aku merindukanmu” katanya

” mau jalan-jalan denganku? hari ini saja” tawar jungkook

Baru saja aku akan menolak, tiba-tiba aku melihat ada Luhan sedang melintas seorang diri, karena sedang kesal, akhirnya aku tidak jadi menolak ajakan jungkook

“Iya, aku mau” kataku

Tiba-tiba Luhan langsung menyeretku keluar sekolah

“hei, apa yang kau lakukan, mengapa kau menerimanya?” katanya setelah sampai di tempat yang agak sepi

“kenapa juga oppa menyatakan cinta pada gadis di aula tadi? Aku tau, oppa tidak menyukaiku, aku tau itu, oppa hanya menyukai mi rae kan?” tanyaku emosi

“apa kau lihat?” tanyanya ragu ragu

“iya, kenapa oppa? Ketahuan ya, kalau oppa selingkuh dan selama ini ternyata oppa membohongiku, aku tidak menyangka” ujarku dan langsung kembali ke sekolah dan menutup kupingku dengan earphone supaya alasan Luhan tidak terdengar.

akupun kembali di sekolah karena tidak lezat dengan jungkook oppa

Kulihat jungkook masih di tempat itu. Dia terlihat menundukkan kepala

“jungkook oppa” kataku

Dia langsung menaikkan kepalanya

“Ada apa? Aku kira kau tidak akan kembali” katanya

“ayo kita jalan jalan, aku sedang bosan dirumah, ibu dan ayah sedang sibuk di luar kota” kataku

“ayo, beberapa saat yang lalu, mengapa luhan menyeretmu?” tanyanya

“tidak apa, hanya masalah kecil” sahutku sambil tersenyum

Kamipun pergi ke sebuah china town

 

Di sebuah Chinatown tepatnya di toko mie

“wah, oppa, sangat lezat” kataku

“iya, sepertinya hari ini kita sedang dating” katanya

“Benarkah? Ah, ayo kita habiskan makanan ini, jangan sampai mie yang lezat ini menjadi dingin” sahutku

Dia hanya menatapku “oppa, mengapa terus menatapku?” tanyaku

dia mengambil tissue dan tissue itu menghapus sesuatu di sudut bibirku

“ada makanan di sudut bibirmu, kau tidak berubah dari dulu, kalau makan tetap saja tercecer di dekat mulut” katanya sambil tersenyum

“Iya oppa” kataku malu

“gumawo oppa” lanjutku

Lalu kami melanjutkan memakan makanan kita sampai habis

 

Masih di China Town

Saat aku berjalan-jalan, tiba-tiba luhan ada di depanku dengan kondisi mabuk.

“Jakiya” suara Luhan, suaranya seperti orang mabuk

“Apa? Jakiya?” tanya jungkook

“iya, kenapa? Hye Mi adalah istriku, jadi tidak bisakah aku memanggilnya dengan sebutan itu?” tanya luhan, setelah berbicara ia kehilangan kesadarannya

“apa? Benarkah itu hyemi-ah?” tanya jungkook tidak percaya kepadaku

“Iya, oppa, maaf aku tidak memberitahu oppa, sebenarnya aku sudah punya suami dan sangat mencintainya, ia adalah luhan” kataku

“kenapa kau tidak bilang kepada oppa?” kata jungkook

“oppa, aku tidak mau dibenci oleh teman-teman di sekolah” kataku menundukan kepala

“Hye Mi-ah, teman-temanmu pasti akan mengerti.” kata jungkook

“tapi oppa..” kataku

“kalau teman-temanmu membencimu, masih ada aku yang tidak akan membencimu. oppa sudah menganggapmu sebagai adik sendiri” Kata jungkook

“Kenapa kau menerima tawaranku untuk jalan bersama Hye mi? pasti ada masalah dengan Lu Han” tanyanya

“iya oppa, Luhan ternyata tidak mempunyai perasaan yang sama sepertiku, ia menyukai mirae, yoo mi rae.” Ujarku

“Siapa? Yoo Mi Rae? Mirae baru saja tadi siang menjadi pacarku sebelum aku bertemu denganmu. Ia bilang ia ditolak oleh luhan lalu ia menangis di hadapanku. Akhirnya akupun menyatakan perasaanku kepadanya, dan ia menjadi bersedia mencoba mencintaiku. Setelah itu mirae pulang karena ada keperluan” Kata jungkook

“Benarkah?” Tanyaku tidak percaya

“Iya, Ayo sekarang kita antar pulang suami yang paling kau sayangi” kata oppaku

Akhirnya aku dan luhan diantar oleh jungkook oppa sampai apartment. Tidak lupa jungkook juga menggendong Luhan sampai di tmpt tidur

 

SKIP>>>

 

Keesokan harinya tepatnya hari sabtu

Lu Han POV

Kepalaku sangat pusing, Mungkin karena kemarin aku mabuk. Kudengar suara air direbus dan suara pisau memotong-motong. Akhirnya akupun membuka mataku.

Aku menuju sumber suara itu dan melihat seorang perempuan yang menjadi alasanku untuk mabuk. Aku memeluknya dari belakang

“oppa, apa oppa tidak apa-apa? kemarin oppa mabuk sendirian di chinatown” ujarnya

“Iya, sudah baikan” kataku

“ini makanlah” katanya

“nanti saja dulu, aku ingin menjelaskan soal kemarin” kataku

“sudah, tidak usah diperpanjang” katanya

“aku ingin menjelaskan supaya kau tidak salah paham” kataku memaksa

“aku sudah dengar penjelasanmu kemarin saat oppa mabuk” katanya

“dan aku memaafkanmu” katanya lagi sambil tersenyum

“Benarkah, terima kasih hye mi-ah sudah mau memaafkanku, memang aku memjelaskannya bagaimana?” tanyaku

“begini..” katanya(Hyemi menjelaskan flashback dibawah ini dalam bentuk kata-kata)

 

Flashback

 

 

Author POV

“aku memang mencintaimu, tetapi sebagai adik, tidak lebih, dan juga aku sudah beristri sekarang, dan aku sangat mencintai istriku” kata Luhan

“apa oppa?? Beristri, kapan oppa menikah? Tetapi jika sudah beristri aku tidak akan menggangu oppa, karena itu sudah hubungan serius dan oppa pun juga mencintainya, Kalau boleh tau, siapa orang itu?” Tanya Mi Rae

“Ya, benar, dia Xi Hye Mi, orang yang kau kira adikku itu, tolong rahasiakan ini sampai aku sendiri yang membukanya”

“Iya, oppa, aku akan merahasiakan itu, dan aku sudah senang, karena oppa mau menggangapku sebagai adik”

Flashback end

 

“Ah, begitu, terima kasih sudah mau mengerti aku” sahutku

 

Siang Hari, masih di hari itu

Hye Mi POV

“oppa, jalan jalan yuk, ke namsan tower” ajakku

“ayo, sebentar ya, oppa ingin siap-siap dulu” katanya

“Iya, oppa”

 

SKIP>>>

 

at namsan tower

“wah oppa, ayo kita membeli gembok cinta” kataku

“iya, setelah foto foto dan membeli makanan, kau lupa? kita belum makan siang” katanya

“Iya, aku lapar oppa” lalu kami langsung makan berdua

“aakk..” kata oppa menyuruhku membuka mulut

” Aku bisa makan sendiri, tidak usah menyuapiku!” katanya

“ayo lah, hari ini saja, eoh” ucap luhan merengek, akhirnya secara terpaksa aku disuapi olehnya

 

SKIP>>>

 

“jakiya, smile, ayo foto bersama” kata luhan

Aku pun tersenyum

“Jakiya, sudah jam 17.00 KST, ayo kita memasang gembok cinta dan pulang” kata luhan

“ayo, aku ingin pulang, sudah sangat pegal” kataku bersemangat

akhirnya kami memasang gembok cinta kami lalu membuang kuncinya kelaut

“ayo pulang” katanya

Di mobil

“ada yang kurang nih” katanya lalu mencium bibirku, dan akupun membalasnya, kami pun saling menautkan bibir di dalam mobil itu.

“tok.. tok.. tok..” Kaca mobil diketuk

“Maaf, namsan sudah hampir ditutup. Jadi dimohon, agar kalian segera pulang” Kata seorang petugas

“Ne” Sahut oppa malu karena ketahuan..

 

SKIP>

Sesampainya di kamar apartment. Tiba-tiba oppa mendekat kearahku

“Hei, oppa, apa yang oppa lakukan?” Tanyaku mundur selangkah demi selangkah

“…”

“Hei!” Kataku lagi saat sudah hampir menatap tembok

“Kau akan menjadi milikku setelah malam ini” sahutnya sambil menggendongku bridal style

“hei, you’re my pervert oppa” kataku

“Iya, benar, Lalu?”  Katanya evil

 

Author POV

Setelah itu mereka memasuki kamar mereka.. Hanya mereka berdua yang tau apa yang terjadi di kamar itu

END

—————-

 

Akhirnya selesai juga ff aneh ini.

Maaf kalau ff nya agak aneh.. Maaf banget

 

Need a sequel? Comment below J

Sorry for many typos, Don’t Forget to RCL

Thanks for readingJ

9 responses to “[Freelance] Dear My Love (Chapter 2B-END)

  1. cieeeeeeeeee
    awalnya aku kira jungkook-oppa suka sama hyemi-unnie
    keren thor tapi alurnya masih kecepetan
    thor buat sequel yahhhhhhhhhhhhh

  2. udah kelar nich cepet banget konfliknya simple ada typo sich kalezatan agak bingung maksudnya but ceritanya lumayan next fanficmu ditunggu ya

  3. Mau mau sequelnya….:-)
    Tpi jgan trlalu pndek thor… 😦
    Yaaa,,,luhan kumat lagi yadong nyaa…. >,<
    Keren thor,lucu. D tnggu klnjutannya. Always fighting…

  4. Nice, good job ^^
    Tapi alurnya sedikit kecepatan,thor..
    Lebih diperjelas lagi alurnya dan ada sedikit typo juga,thor..
    Keep writing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s