[Ficlet] Lorem Ipsum

loremipsumKayot’s Present

Lorem Ipsum | Ficlet | PG 17+ | GOT7’s Jackson & Jae (OC) | Romance, fluff, school life | Jackson is belong to God, their parents and iGot7, meanwhile Jae, stroy and plot are all mine. Do not bashing and do not copy without author’s permission. | DONT BE A SIDERS!

~

“Jadilah pacarku, Jae.”

“Go home fast, Jackson. You’re drunk.”

~

“Jae!” teriak Jackson sambil berlarian kecil ke arah Jae yang sedang berjalan menuju halte sepulang sekolah.

Jae menghentikan langkahnya saat suara teriakan yang sangat familiar itu memasuki telinganya lalu menuju ke otak hingga ia tahu bahwa suara itu bersala dari arah belakang. Jae menolehkan kepalanya ke belakang, oh, si lelaki itu, pikir Jae.

“Ke halte?” tanya Jackson sedikit menunduk, karena, ya, tinggi Jae hanya sebatas bahu pria ber-marga Wang itu saja.

“Eung,” Jae mengiyakan sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.

“Mau pu―”

“―pulang bersamaku?” Jae menautkan kedua alis tebalnya.

“Hei! Kau mencuri kalimatku, Jackson Wang!”

“Hahaha,” Jackson melepas tawa besarnya lalu berlarian meninggalkan Jae yang kini sedang mendesis kesal melihat tingkah Jackson.

“YAH! Jackson!” Jae pun akhirnya mengambil langkah besar-besar untuk menyusul Jackson.

~

Kini keduanya sedang duduk di sebuah halte dekat sekolah menunggu bis yag akan mengantarkan mereka pulang ke rumah masing-masing. Hanya kali ini, suasana jauh dari kata ramai. Suasana kali ini sangatlah canggung. Semilir suara angin pun agaknya menelusuk melewati daun kuping kanan dan kiri. Terlebih, di halte ini hanya ada mereka berdua yang duduk bersampingan. Ditambah beberapa pejalan kaki yang lalu lalang di depan halte.

Lalu tanpa aba-aba, tiba-tiba Jackson terlihat risih, ia menggerakkan kepalanya ke bawah kursi halte, ke kanan dan ke kiri, seolah mencari sesuatu.

Jae yang juga risih melihat tingkah Jackson yang tiba-tiba sekali itu, mencoba mendekat, lalu bertanya pada Jackson.

“Jackson? Apa kau kehilangan sesuatu?”

Jackson hanya diam saja, ia malah mengunci tatapan mata Jae dengan tatapan mata elangnya.

“Kau mencari apa, sih?” tanya Jae sekali lagi yang mulai penasaran.

Jackson lalu menghentikan aktivitas ‘mencari-nya. Kemudian mendekatkan diri pada Jae. Jae agak tersentak kali ini, si Jackson ini kenapa? pikir Jae.

“Aku―,” Jackson menggantung kalimatnya.

Jae masih terdiam membisu. Dan, Jackson pun masih sama, menatap manik dua bola mata choco milik Jae.

“Aku lagi nyari pacar kayak kamu,” gumam Jackson pelan namun sangat jelas huruf per huruf, kata per kata itu memasuki telinga Jae.

“Go home fast, Jackson. You’re drunk,” tungkas Jae tak berkedip sama sekali. Tubuhnya bergetar. Darahnya berdesir hebat. Ini gila, pikirnya.

“I did it,” jawab Jackson pasti. Ia tak mengarahkan pandangannya sama sekali dari Jae.

“You’re my home, Jae,” sambungnya.

“Uhm, Jackson? I mean―,” kata Jae sambil memiringkan kepalanya gemas sebelum kalimatnya diputus secara paksa oleh Jackson.

“―apa?” kata Jackson cetus.

“Jadilah pacarku, Jae,” tambah Jackson setelah menghela nafas panjang lagi dalamnya.

“A-apa?” Jae tersentak lagi. Dua kali.

“Harus aku ulangi? Sekali lagi? Dua kali? Setiap hari pun aku siap melakukannya, untukmu,” ucap Jackson yakin.

“Jackson..,” gumam Jae pelan. Sangat pelan, namun Jackson dapat mendengarnya dengan jelas dalam jarak sedekat ini.

“I’m sorry,” ucap bibir mungil Jae lagi. Kini wajahnya tertunduk menatap dua buah sepatu tosca miliknya yang sudah lusuh.

“Untuk?” tanya Jackson. Sekedar informasi, dada Jackson sekarang bahkan sudah berdebar 3 kali lebih cepat dari biasanya. Darahnya seakan mendesir bolak-balik dari atas kepala ke ujung jari kaki lalu kembali lagi ke kepala, begitu seterusnya. Jackson sekarang bahkan sudah hampir gila, ia rasa.

“Bagaimana aku menjelaskannya padamu, hm,” ucap Jae semacam berpikir.

“Apa kau tidak menyukaiku?” tebak Jackson panik.

“Tidak. Bukan. Aku sebenarnya juga mencintaimu, sangat,” kata Jae tak sadar.

“Lalu?” tanya Jackso yang merasa tak puas akan penuturan Jae barusan.

“Kau tau kan, kalau―”

“―aku playboy?” potong Jackson entah yang keberapa kalinya.

Jae tak sanggup lagi. Ia tak sanggup menatap Jackson. Tuhan, aku hampir gila sekarang, ia pikir.

“Oh, c’mon Jae! I’m yours, now. Okay, mungkin aku dulunya memang seorang playboy. Namun setelah menemukanmu aku berubah. Semua wanita-ku tak sebanding denganmu. Kau memabukkan, kau candu, Jae. Kau lebih memabukkan dari wine yang memenuhi kulkasku. Kau lebih candu dari marijuana yang biasa aku pakai. Dan, kau lebih manis dari pada sebungkus rokok yang aku isap. Kau satu dari seribu, Jae,” jelas Jackson panjang lebar. Entahlah, ia rasa ia harus membongkar semuanya. Jae harus tahu bahwa ia memang seorang bad boy. Namun cinta yang Jackson miliki hanya untuk Jae. Jackson berani memastikan itu semua.

Jae hanya mampu mengerdip-ngerdipkan mataya mendengar penjelasan Jackson.

“Aku tahu kita berteman sejak, hm, sebulan yang lalu? Tapi, kau tahu. Kau bisa pegang omonganku, Jae,” jelas Jackson lagi. Demi Tuhan, Jackson sangat mencintai Jae. Semuanya. Dan kalau pun Jae menolaknya sekarang, entahlah.

Jae kembali mengerdip-ngerdipkan matanya. Seakan bahasa sastra pun tak bisa mengungkapkan segala yang ia rasakan.

Tiba-tiba Jae berdiri dari duduknya. Melangkahkan kaki hingga ke depan Jackson. Jackson tetap saja duduk di bangkunya. Terlalu shcok dengan ini semua, dengan apa yang sudah ia lakukan. Terlepas dari itu adalah perbuatan salah atau memang benar.

Jae lalu memeluk Jackson. Memeluk Jackson erat-erat. Seakan saat ini bahasa tubuh lah yang bisa Jae berikan pada Jackson.

Jackson lalu berdiri dari duduknya. Memeluk kembali Jae lebih erat. Jauh lebih erat daripada pelukan milik Jae.

“I love you, Jackson,” gumam Jae dalam pelukannya.

“Se-bad boy dan se-brengsek apapun dirimu, rasa ini akan tetap sama. Untuk hari ini, besok, seminggu, setahun dan selamanya.”

fin.

43 responses to “[Ficlet] Lorem Ipsum

    • makasyiiiiiih xx wah, aku selalu payah kalo bikin chapter=_= tapi jackson x jae bakal lanjut terus di ff yg aku buat, tp tidak dengan embel2 chapter, biar nggak ngerasa punya utang gitu hehe 😀

  1. Sukaaa .
    Ugh jackson bias favorite aku .
    Pas liat ff ini trus cast nya jackson langsung heboh sndiri deh mau baca .

  2. -_- permisi author !
    boleh tanya? apa ini Drabble? pendek :3 aku udh semangat baca.a padahal.. y krna ini PG-17 *plok* ya kan brhubung sesuai umur gtu thor.. ahahaha XD !

  3. jackson jujur banget dan cara nembak nya kocak cari pacar(?) kaya nyari barang hilang pas awal wkwkwk
    tapi tetep pas di akhir mereka sweet
    dan jae nerima jackson apa adanya!
    dan author, ga niat bikin sequel dan sejenisnya? hehe abis lucu aja kayanya kalo kisah cinta mereka diceritain

  4. jacksooonnn >.< aku lagi mulai kepo nih sama got7 dan ff kamu ini berhasil bikin aku jadi pengen nerusin kekepoanku wkwkwk #apadah. jackson parah ya masa si jae disamain sama wine, rokok, marijuana haha. sesungguhnya ini sweet karna aku emang demen banget sama ff yang nyeritain si cowonya playboy terus akhirnya stuck di satu cewe #klasik. keep writingg^^

    • got7 ahaha mereka juga mulai menyita hampir dari separuh hatiku, oh so damn. sangat klasik sebenarnya=_= aku juga suka bikin cerita tentang cowok super bad bad bad boy ahahahaha 😀 makasyih ya btw feedbacknyaaa xx

  5. akhirnya ada juga ffnya jackson.. ohh bias.. imagenya disini sesuai lah swag tp badboy(?).. lanjutkan karyamu thor perbanyak castnya jackson klo bisa hehhehehe^^

  6. Wehh.. Simple tpi wow banget :3
    Jackson ad” aj weh ‘-‘) masa Jae disama”in sama wine sihh ==” kkk~~
    Sequel juseyo ^^

  7. Lucu , simpel dan ngga pake basa basi ..
    Tp ada kalimat yg ngga baku tuh ‘cari cewek kaya km’ kalo ngga salah ,jd agak gmn gt bacanya hehehe

  8. Waaah couple baru niiihh! Aku bakalan ngikutin terus cerita kaliaaaaan 😉 sampai ketemu di cerita selanjutnya 😀
    Ini sweet bgiiittss thor hehe, si jack jujur lagi.

  9. sumpah aku gak tau jackson itu siapa, hahhaa
    tapi ceritanya seruu. aku suka cerita yg bad boy (?) keep writing yahh hahahaa

  10. Cute serius ceritanya yaampun. Ya walaupun aku gak ngebiasin got7 sih, tl serius ini karakter Jackson nya bikin…hah, sudahlah… bust authornya, keep writing^^

  11. Aku agak kurang mudeng thor
    Tpi bagus kok cerita nya
    Ada muncul cast baru ini dri Got7, aku kurang tau tentang mrka juga mungkin bikin aku gak mudeng
    Cerita nya nyambung, dan juga simple tpi menarik, aku rasa nih thor kalo dikembangkan lagi itu pasti pas romance nya akan lebih manis lagi. Keep writing thor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s