[Freelance] Sequel My Perfect Husband, Chanyeol #1

Sequel My Perfect Husband, Chanyeol 1

[Freelance] [Sequel My Perfect Husband, Chanyeol.]
#1.

Story by Sandra Jongin

Park Chanyeol (EXO) Kim Yumi (OC)
Another Cast
Marriage Life,Romance
PG-17
Chaptered
All story is mine. Don’t be a plagiator.

 

#1

“Yeoli.. Bangunlah. Apa kau mau menyia-nyiakan liburan kita hm? Cepat bangun atau nanti malam kau tidak akan dapat jatah.” Ucap Yumi seraya berdiri dari tempat tidur dan beranjak menuju kamar mandi.

“Ya ya ya.. Aku bangun sayaaaang.” Duduk bersandar dikepala ranjang sambil menyipitkan matanya yang masih terpejam.

“Yumi-ya..”

Menghampiri daun pintu kamar mandi –terlihat seringaian tipis dibibir Chanyeol. Mendekatkan telinganya ke pintu. Sepertinya aku harus masuk. Pikir Chanyeol.

Dan tanpa berpikir panjang lagi, Chanyeol memegang knop pintu kemudian diputar kearah kanan secara perlahan, membukanya sedikit demi sedikit. Berhasil. Terlihat dihadapannya sekarang tubuh polos seorang wanita yang kini tengah berdiri dibawah shower sambil membilas tubuhnya dengan sabun.

Melihat sang istri dari belakang tanpa busana membuat Chanyeol susah payah menelan salivanya.

Ia pikir istrinya itu akan berteriak histeris karena dengan sangat sengaja ia masuk ke dalam kamar mandi. Tapi ternyata salah, Aku harus menahan hasratku. Sadar Park Chanyeol. Batin Chanyeol menggumam sambil menepuk-nepuk pipinya dan memejamkan matanya.

Ketika Yumi berbalik, alangkah terkejutnya ia ketika mendapati sang suami tengah berdiri dibelakangnya yang kini sedang memejamkan mata.

“P-park Chanyeol! A-apa yang kau lakukan, Bodoh?!!!” Mengambil handuk, melilitkannya ke seluruh tubuhnya sambil menghampiri Chanyeol dengan geram.

“A-ah. Yumi-ya.. A-aku bis–Aw Yumi sakit. Ak-aku minta maaf. Yumi–Aww… Sakit sayaaang.” Chanyeol meringis kesakitan ketika tiba-tiba istrinya menarik kedua telinganya secara bersamaan –seperti biasa, tanpa ampun.

“Rasakan ini, Park Chanyeol!!” Ucap Yumi geram masih terus menarik kedua telinga Chanyeol sampai-sampai ia tidak menyadari kalau handuk yang sedari tadi melilit ditubuhnya sudah jatuh, dan yaaaaaa.

“Sayang kau menggodaku rupanya.” Mengerlingkan matanya, menatap Yumi dari atas hingga bawah –bahkan ia sudah melupakan bagaimana dengan bar-barnya Yumi menarik kedua telinganya.

Mendapat tatapan seperti itu dari suaminya membuat Yumi berpikir “Apanya yang menggoda bodoh?” Lalu dengan santainya Yumi melihat apa yang sedari tadi menjadi pusat perhatian namja dihadapannya.

Dan oh astaga!
“PARK CHANYEOL TUTUP MATAMU SEKARANG JUGA!!!!”

Kejadian pagi tadi sukses membuat Yumi malu setengah mati. Walaupun suaminya itu pernah melihatnya tidak memakai sehelai benang pun –diatas kasur- tapi ini berbeda. Yumi sangat kesal dengan Chanyeol. Dan alhasil beginilah jadinya, Yumi yang marah dan Chanyeol yang tidak tau harus berbuat apa.
Apakah Yumi akan memaafkannya kalau ia melakukan ‘itu’ sama seperti kemarin saat ia tengah merajuk? Tidak.

Apa Chanyeol harus menari ala-ala Girlband dengan muka yang diimut-imutkan?

Ah atau…

Hanya Chanyeol yang tau.

Chanyeol melangkahkan kakinya menuju kamar meninggalkan Yumi sendirian yang tengah asik menonton drama. Membuka pintu, mengambil boneka beruang yang cukup besar berwarna putih milik Yumi, kemudian keluar lagi menuju ruang tv.

“Ehem.” Chanyeol berdehem.

Tidak ada respon.

Bukan Chanyeol namanya kalau ia tidak punya ide cemerlang. Lantas ia berdiri dan memposisikan badannya tepat didepan Yumi dan sontak menghalangi Yumi yang tengah menonton tv.

Chanyeol menutup wajahnya dengan boneka beruang besar, kemudian nada bicaranya ia imut-imutkan.

“Yumi-ya.. Jangan marah lagi, nanti aku sedih huhuhu.” Ucap Chanyeol dengan suara seperti anak kecil yang tengah merengek meminta permen kepada orang tuanya sambil menggoyang-goyangkan boneka itu ke kanan dan ke kiri.

“Minggir.” Mendorong pelan Chanyeol ke arah kanan membuat Chanyeol merengut dan kembali duduk disebelah Yumi dengan boneka yang masih ia pegang.

Misi pertama, GAGAL.

Misi kedua.

“Yumi.” Menangkup wajah Yumi membawanya berhadapan dengan wajahnya.

“Apa?” Tanya Yumi datar.

“Maafkan aku, sungguh aku benar-benar minta maaf. Aku pikir tadi kau tidak akan marah, jadi yaa aku masuk saja. Tapi sungguh maafkan aku, Yumi.” Menekuk wajahnya lebih dalam dan dalam lagi, berakting supaya sang istri mau memaafkannya.

Yumi melepas kedua tangan Chanyeol yang berada dikedua pipinya.

“Ya.” Ujar Yumi dan kembali menatap lurus ke tv didepannya.

“Benarkah? Kau memaafkanku? Apa kau tidak meminta sesuatu? Seperti melakukan itu?” Tanya Chanyeol dengan wajah tanpa dosanya yang sukses membuat rona kemerahan dikedua pipi Yumi.

“Chan–

Cup~

Chanyeol mencium tepat dibibir Yumi, melumatnya pelan kemudian melepaskannya.

“Kau menyebalkan, Chanyeol.” Misi kedua berhasil.

“Hehehe, maafkan aku sayaang.” Memeluk Yumi dari samping, mencium wangi rambut sang istri, membenamkan wajahnya dilekukan leher istrinya, menghirup dalam-dalam wangi buah apel favorit sang istri.

“Tinggal berapa hari lagi kita berlibur, Yeol?” Tanya Yumi tanpa menoleh kearah suaminya yang masih sibuk dengan kegiatannya –membenamkan wajahnya dilekukan leher Yumi.

“2 hari lagi mungkin? Ahh.. aku tidak mau waktu libur kita selesai. Aku masih mau bermalas-malasan disini dengan istriku tercinta, memelukmu setiap hari, menciummu, menghirup aroma tubuhmu yang begitu membuatku ketagihan. Ahh.. Pasti akan sulit untuk mendapatkan waktu senggang.”

“Hei, jangan mengeluh Yeoli.” Bergeser, menatap suaminya tepat dikedua matanya.

“Aku pasti akan sangat merindukanmu sayang.” Ucap Chanyeol dengan wajah sendunya yang membuat Yumi tidak tahan untuk tidak memeluknya.

“Kita kan bisa saling bertukar pesan dan aku juga bisa menghampirimu ke kantor.” Memeluk erat suaminya. Chanyeol membalas pelukan hangat dari istrinya tersebut. Sebelum akhirnya Yumi melepaskan pelukannya.

Saling menatap satu sama lain. Saling memejamkan mata. Memiringkan wajah satu sama lain. Dan…

Drrt..drrt..

Mata mereka berdua sukses terbuka saat mendengar bunyi ponsel bergetar. Ponsel Chanyeol.

“Halo?”

“Selamat siang, Direktur. Saya mau menyampaikan sesuatu, besok ada rapat dadakan mengenai kerja sama kita dengan Perusahaan Xi. Mereka meminta kita untuk membatalkan kontrak kerja sama yang baru saja disetujui.”

“Bagaimana bisa?”

“Saya sendiri tidak tau, Pak. Yang jelas baru saja perwakilan dari Perusahaan Xi mengajukan permintaan tersebut melalui telepon.”

“Baiklah, besok aku datang jam 7 pagi.”

Tut.. Tut..
Chanyeol menghela nafas kasar, menjatuhkan kepalanya ke bahu Yumi sambil memejamkan matanya.

“Kau besok ke kantor, hm?” Tanya Yumi sambil mengelus rambut Chanyeol.

“Hm. Maaf.”

“Tidak apa-apa. Apa boleh aku ikut ke kantor?”

Mendengar pertanyaan dari Yumi membuat Chanyeol menegakkan kembali posisi duduknya. Dan itu cukup membuat Yumi terkejut.

“Kenapa, Yeol?” Curiga dengan sikap Chanyeol yang seperti menyembunyikan sesuatu. Yumi memicingkan mata dan Chanyeol yang menghindar dari tatapan Yumi –yang menurutnya sangat tajam.

“A-ah i-itu.. Kurasa kau dirumah juga tidak apa sayang. Maksudku.. Aku ingin saat aku pulang nanti aku bisa melihatmu dirumah menyambutku.” Konyol. Bukankah seharusnya tidak apa-apa kalau Yumi menemaninya dikantor? Ya hitung-hitung supaya tidak merasa bosan.

“Kau membuatku curiga, Chanyeol.” Yumi beralih ke layar tv, mengambil remote dan mengganti channel itu secara asal dengan menekan-nekan tombol remote dengan kesal.

Drrt..Drrt

[Xi Luhan]

Chanyeol membelalakkan matanya ketika melihat nama dilayar ponselnya tersebut kemudian dengan cepat beranjak menuju kamarnya.

“Ada apa?” Tanya Chanyeol malas.

“Apa kau tidak lupa kalau besok ada rapat denganku?”

“Tidak perlu kau ingatkan juga aku sudah tau, Xi Luhan.” Geram. Mendengar suaranya saja sudah membuat Chanyeol naik darah.

“Wah. Santai saja, Park Chanyeol. Ah~ bagaimana kabar istrimu? Oh lebih tepatnya mantan cinta pertamaku?

“Kau..” Cukup. Sudah cukup Chanyeol menahan emosinya. Ia tidak suka kalau harus mengingat kembali masa lalu yang sangat ia benci.

“Mungkin jika aku bertemu dengannya, istrimu itu akan kembali lagi padaku. Bukan begitu, Park Chanyeol?”

-kkeut-

Hai-hai. Balik lagi sama ff My Perfect Husband, Chanyeol. Pertama-tama mau perkenalin diri dulu, namaku Sandra 97line kalian bisa panggil aku eonni,dongsaeng atau sebagainya kecuali ‘thor’ hehe.

Makasih banget yang udah baca + udah komentar ff oneshoot sandra MPHC, ga nyangka aja responnya bagus, saran-sarannya juga bikin senyum-senyum sendiri. Yang udah komen sandra catet id kalian dibuku terus nanti mau tau deh kalian baca lagi ga ff ini. Makasih ya makasih bgt. Tadinya bingung mau bikin sequel atau versi member yg lain, dann lebih milih sequel deh. Bingung juga mau nerusin ff I Can See You Everywhere apa engga. Maaf curhat hehe.

Oke, thanks. Selamat berkomentar dan jangan lupa dilike~

70 responses to “[Freelance] Sequel My Perfect Husband, Chanyeol #1

  1. chanyeol pervert banget y xD kkk
    oh ternyata yeol gak ngebolehin yumi ke kantor gara” takut yumi ketemuan sama luhan ya ._.

  2. romantis banget.. Tapi chanyeol nya pervert/yadong.. Maklumlah cowok.. Semoga luhan ga ganggu lagi yumi sama chanyeol yaaaa:(

  3. Hallo eonni, aku readers baru 😀
    Aku suka sama ffnya >< feelnya juga dapat.
    Oiya, jadi Chanyeol ga bolehin Yumi gara-gara ada Luhan cinta pertamanya duhh_-

  4. Kok chanyeol nya yd? haha ngambek nya gantian
    Supaya yumi gak ngambek, ngelakuin hal ‘itu’? emg nya lu yeol ? yumi mah beda haha

    oalah jadi alesan nya itu, kirain chanyeol ada sesuatu di kantor haha tp pasti yumi juga mikir yg bukan bukan deh

    Udh bagus sandra tp kaya nya kurang panjang deh

  5. luhannn knp kau ganggu hidup rumah tangga chanyeol sm yumi…
    huffttt jdi gregetan sm luhann…
    pnasaran ke chapter selanjutnya…

  6. Jadi yumi itu mantan nya luhan oppa. Oppa jangan ganggu hubungan mereka dong, mereka berdua kan baru nikah. Mendingan sama aku aja oppa 😀

  7. ya ampun pagi pagi chanyeol udah pervert aja…
    oh.. jadi gitu chanyeol ga mau yumi dateng itu karna ada luhan.. mantan kekasihnya yumi… ckckckk chanyeol bisa aja… wkwkk
    keep writing!

  8. Chanyeolllll….. ada2 aja kamu. Masa ngintip istri yang lagi mandi. Tapi mungkin ga masalah juga kali ya, tapi liat istrimu! Cemberut dia tuh. Tapi ttp berhasil membujuknya dgn ciuman manis. (Cemburuuuuuuu)

  9. hahahahaa, chanyeol nya manja bangeet.
    gimana ceritanya chanyeol bisa nikah sama yumi yg mantan pacarnya luhan??
    apa luhan masih ada rasa sama yuli? luhan sama chanyeol temenan apa rival banget nii??

Leave a Reply to luvina pcy Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s