[Freelance] Who Are You, Sunbae (Chapter 4)

FF who are you, sunbae chap 4

Tittle : Who Are You, Sunbae chapter 4

Author/Twitter : Oh Dae Hun / @dea_fadilla

Cast : Oh Sehun (EXO), Yang Min Soo (As You), and other cast

Genre : School life

Rating : Teenager

Length : Chapter

Declimer : All story is mine. Semua cerita dalam FF ini murni imajinasi author, jika ada
kesamaan cast, waktu dan tempat merupakan ketidaksengajaan. Don’t be
sider and plagiator !

Warning *dalam chapter ini terdapat adegan kekerasan!

Happy reading..

Who are you, sunbae

prev: Chapter 1 || Chapter 2 || Chapter 3 ||

Chapter 4

Author POV

Hari ini MinSoo berangkat sekolah lebih awal.Tidurnya tidak nyenyak, beberapa kali MinSoo terbangun karena memimpikan Sehun. Saat pukul lima pagi ia kembali terbangun, dan MinSoo tidak bisa tidur kembali sehingga ia bersiap-siap lebih awal.

MinSoo duduk dikelas sendiri, ia mengarahkan pandangannya ke luar jendela, ia melihat murid-murid yang berdatangan memasuki gerbang sekolah.

Jantung MinSoo seakan terhenti saat melihat Sehun memasuki gerbang sekolah.Dengan tangannya yang dimasukkan ke saku celana Sehun berjalan dengan santai.Gayanya sangat mempesona, tetapi tidak kali ini dimata MinSoo.Sehun saat ini terlihat begitu menakutkan.

Saat Sehun sudah tidak terlihat, MinSoo dengan cepat menyembunyikan diri dibelakang pintu, ia tidak mau Sehun melihatnya didalam kelas, terlebih saat ini kelasnya kosong.

Skip time

Ttteeeettttt… ttteeeeetttt… tteeettttt… bel istirahat telah berbunyi, siswa berhamburan keluar kelas.

“Ayo makan, aku tidak mau kau pingsan lagi.”Ucap DiRan sambil menarik tangan MinSoo.

“Disini saja makannya.”MinSoo melepaskan tangan DiRan.

“Aku tidak membawa bekal, ayo ke kantin saja.”DiRan mengeluarkan aegyonya.

“Baiklah, kajja.” MinSoo pun luluh dengan aegyo yang dikeluarkan DiRan, dengan langkah berat ia dan DiRan meninggalkan kelas menuju kantin.

Saat sampai dikantin MinSoo langsung menduduki tempat favorit mereka, sedangkan DiRan sedang memesan makanan.Ia mengedarkan pandangan ke setiap sudut kantin. “Tidak ada Sehun sunbae.” Gumamnya, ia pun merasa lega.

DiRan telah kembali dengan membawa makanan, merekapun mulai makan.Meskipun merasa lega, MinSoo sesekali melihat setiap sudut kantin, ia takut jika tiba-tiba Sehun datang.

Dan benar saja, setelah ia membereskan kotak makannya Sehun sudah berada satu meter didepannya yang hendak menghampirinya. MinSoo tersentak, ia segera berdiri dan menarik tangan DiRan dan menariknya pergi meninggalkan kantin.

Sehun yang hendak menghampiri MinSoo pun terdiam melihat MinSoo yang begitu terburu-buru meninggalkan kantin.“Aneh” gumamnya.

Skip time

Sehun sudah berganti pakaian, ia sekarang berada ditengah lapangan sambil men-dribble bola basket. Ia mengedarkan pandangannya, ia mencari MinSoo. Bukankah hari ini seharusnyaia latihan? Sehun masih ingin menguji kemampuan MinSoo. Tapi sejak pulang sekolah ia sama sekali tidak melihat MinSoo.

“Mungkin tangannya masih sakit.”gumam Sehun yang kemudian beranjak menghampiri timnya yang sedang berlatih. Setelah pemanasan beberapa menit, ia pun mulai bergabung dengan timnya.

Permainan dimulai, latihan kali ini adalah pertandingan latihan antara tim inti dan cadangan. Meskipun cadangan, permainannya tidak dapat diragukan, meski tidak sehebat permainan Sehun ataupun ketua tim Chanyeol, mereka dapat mengimbangi irama permainan tim inti.

Time out, permainan selesai. Perbedaan score tidak terlalu jauh, 89-94 tim inti menang. Pelatih tersenyum puas melihat pertandingan latihan, permainan masing-masing tim semakin membaik. Pelatihpun menghentikan latihan dan membolehkan pemain untuk pulang.

Tanpa perintah dua kali semua pemain sudah balik kanan dan meninggalkan lapangan.Sehun yang masih terlihat lelah meninggalkan lapangan terakhir.Ia menyeka keringat yang masih mengalir di lehernya dengan handuk, ia sudah berada di depan gerbang sekolah.

Krriinngg… krriinnggg… ponsel Sehun bordering, layar ponselnya menunjukkan nama Chen.

“Halo? Kau dimana?”tanya Sehun.

“Di restaurant.Cepat kemari.” Jawab Chen.

“Aku segera kesana.” Ucap Sehun.

Ia memasukkan ponsel kedalam tasnya dan berjalan menuju restaurant tempat ia dan Chen akan bertemu.

Tidak butuh waktu lama untuk sampai ke restaurant, ia hanya perlu berjalan lima belas menit. Ia membuka pintu restaurant dan ia melihat Chen. Chen tidak sendiri, Baekhyun, Kai dan Suho juga ada disana.

“Bagaimana?” Tanya Sehun sambil duduk dikursi sebelah Kai.

“Kami sudah mengatasinya. Kau tahu, anak itu sungguh keterlaluan, bahkan barang jualan kakek di ujung jalan juga ikut ia ambil.” Jelas Baekhyun.

“Kyung Soo? Waahhh ternyata dia tidak hanya mencuri barang jualan Seong Soo, tega sekali ia mencuri barang orang tua.” Ucap Sehun kesal.

“Tapi tenang saja, barang yang dicuri tidak banyak, kami sudah menggantinya.” Ucap Kai sambil menepuk pundak Sehun.

“Dan berkat kau, kita bisa menemukan orang itu.” Tambah Chen.

“Hahaha, jangan berlebihan.” Ucap Sehun.

“Kau sudah makan?” Tanya Suho.

“Belum, aku baru saja selesai latihan dan aku langsung kemari.” Jawab Sehun.

“Kalau begitu, tunggu disini.Akan aku bawakan makanan.”Suho menepuk bahu Sehun dan pergi meninggalkan Sehun dan teman-temannya.

“Hyung, tidak perlu aku bisa makan di………” ucapan Sehun terhenti saat Suho dengan cepat menghilang dari hadapannya.

“Kau tidak akan bisa menolak Suho hyung.Makan saja dulu, baru pulang.” Ucap Chen.

“Baiklah.”Sehun menyerah dengan Suho.

“Nah ini, makan.”Suho datang dengan membawa bulgogi, makanan kesukaan Sehun.

“Terima kasih hyung.” Ucap Sehun dan ia langsung memakannya.

Ia makan dengan lahap membuat teman-temannya hanya tersenyum melihatnya. Ia adalah magnae yang sangat mereka banggakan dengan prestasinya disekolah.

Saking lahapnya, Sehun menghabiskan makanannya dengan cepat. “Kenapa kalian melihatku seperti itu?” Tanya Sehun saat ia melihat teman-temannya memperhatikannya.

“Tidak apa-apa.” Ucap mereka hampir bersamaan.

“Kalau begitu aku pulang dulu.” Sehun berdiri dan mengambil tas.

“Baiklah, hati-hati dijalan.” Ucap Kai dan Sehun hanya menganggukkan kepalanya.

Sehun keluar dari restaurant dan berjalan menuju halte.“Hhmmmm hhmmmm” tiba-tiba seseorang mendekap mulut Sehun. Tiga orangmencoba membawanya pergi, mereka memegang tubuh Sehun erat agar ia tidak kabur.

Sehun dimasukkan kedalam mobil, ia dibawa ke jalanan yang sepi di pinggir gangnam. Setelah mobil berhenti Sehun dilemparkan dengan kasar ke jalan. Di depan Sehun sudah berdiri tiga orang yang sudah menunggunya, dan salah satunya adalah Kyung Soo.

Mata Sehun terbelalak saat melihat Kyung Soo, kemudian ia tersenyum meremehkan dan ia berusaha berdiri. “AH” Sehun terjatuh kembali, orang dibelakang Sehun menendangnya sehingga Sehun terjatuh dalam posisi berlutut.

“Sebaiknya kau meminta maaf kepada adikku.”Ucap orang didepan Sehun.

“Haha untuk apa aku meminta maaf.”Jawab Sehun lantang.

“Kau telah memukuli adikku.”Teriak orang itu.

“Hah, aku tidak sudi.Bahkan adikmu tidak meminta maaf setelah memukuli temanku. Haaa… Bugh…” Sehun dengan keras melayangkan pukulan kepada orang didepannya.

“Lay hyung.” Kyung Soo terkejut dan langsung membantu kakaknya Lay yang terjatuh.

“Aku tidak apa-apa.Baiklah jika kau tidak mau meminta maaf, karena mereka akan membalas lebih dari apa yang kau lakukan padaku dan adikku.” Lay menggerakkan kepalanya, orang-orang yang berada dibelakang Sehun mengerti apa yang dimaksudkan Lay.

“Bbbbuuhhhh…… akh…… bbbuugghhhh……” pukulan tanpa berhenti dilayangkan kepada Sehun. Sehun meringis kesakitan, pukulan yang ia terima jauh lebih banyak dan kuat dari pukulan yang dilayangkan kepada Kyung Soo.

Sehun menggeratakkan giginya menahan sakit, darah mengalir dari pelipis dan bibir Sehun.Kaki, punggung, bahkan perut Sehun tidak luput dari pukulan dan tendangan yang keras.Pandangan Sehun mulai buram saat seseorang memukul kepalanya dengan kencang.Kesadaran Sehun semakin hilang.

Kini pandangan Sehun benar-benar gelap, ia masih merasakan tendangan diperutnya tapi ia sudah tidak bisa bergerak. Melihat Sehun yang sudah terkapar, merekapun menghentikan gerakannya, setelah memastikan ia tidak sadarkan diri, Lay dan Kyung Soo pergi meninggalkan Sehun diikuti dengan keempat orang yang memukuli Sehun.

Sehun dengan penuh luka diwajah dan tubuhnya ditinggalkan dipinggir jalan, ia pingsan. Keadaannya sungguh jauh lebih parah dibandingkan Kyung Soo.Darah mengalir dari pelipis dan dahi serta bibirnya.Tangan dan kakinya pun terluka mengeluarkan darah.

Min Soo POV

“Sudah lama kau tidak kemari.”Ucap seseorang sambil membawa minuman.

“Eonni.”Aku segera memeluk Seo Jong eonni, dia adalah anak teman eomma yang menjabat sebagai manajer café milik keluarganya.

“Kenapa kau kemari malam hari?Eommoni pasti khawatir jika kau pulang malam MinSoo-ya.”Seo Jong eonni melepaskan pelukanku.

“Eomma dan appa sedang diluar negeri, eonni.Aku sedang tidak bersemangat. Sejak pulang sekolah aku berada di perpustakaan kota. Aku tidak ingin pulang, jadi aku datang kemari.”Ucapku.

“Tapi jangan pulang terlalu larut.”Ucap Seo Jong eonni.

“Arasseo.Oh Xiumin oppa.” Mataku beralih kepada Xiumin yang sedang duduk di depan mejaku.

“Siapa?”Tanya Seo Jong eonni.

“Sunbae.”Jawabku pada Seo Jong eonni.“Xiumin oppa.”Teriakku sambil melambaikan tangan.Xiumin oppa membalikkan badan dan tersenyum kearahku.

“Kau belum pulang?”Xiumin menghampiriku.

“Duduk oppa, kenalkan ini Seo Jong eonni.Eonni ku.”Aku memperkenalkan mereka.

“Habiskan minummu dan segera pulang.Dan Xiumin-ssi kau bisa mengantar MinSoo pulang?Sudah malam, aku khawatir dengannya.”Ucap Seo Jong eonni.

“Baiklah, aku akan menjaganya.” Jawab Xiumin oppa saat Seo Jong eonni akan pergi melanjutkan pekerjaannya.

“Sudah lama sekali aku tidak melihat oppa.Oppa sangat sibuk.”Ucapku sambil melipat kedua tanganku.

“Yah beginilah.”Jawab Xiumin oppa singkat.“Sudah malam, cepat habiskan minumanmu dan kita pulang.”Lanjutnya.

“Kajja.”Aku meminum minumanku kemudian aku berdiri dan Xiumin oppa juga mengikutiku.Kami meninggalkan café setelah berpamitan kepada Seo Jong eonni. Letak café cukup jauh dari rumahku, kebetulan rumahku dan Xiumin oppa searah sehingga kami bisa menaiki bus yang sama.

Kami berjalan menuju halte, cukup jauh dan harus melewati gang sepi jika ingin cepat.Karena aku bersama Xiumin oppa yang pandai bela diri, aku tidak perlu khawatir.

Xiumin menghentikan langkahnya.“Ada apa oppa?” tanyaku.

“Itu, apakah itu orang?”Xiumin oppa menunjuk sesuatu diseberang gang.

“Oppa kau menakutiku, oppa jangan kesana, oppaa…” Aku mencoba menghentikan Xiumin oppa, tetapi oppa tidak menggubrisku dan tetap menghampirinya.Karena aku takut sendirian maka aku mengikuti Xiumin oppa.

“Oh dia. Sehun kan, MinSoo-ya?” Tanya Xiumin oppa saat membalikkan tubuh yang tergeletak dijalan.

“Omo, apa yang terjadi, kenapa Sehun sunbae.Kenapa…?” aku menangis melihat keadaan Sehun sunbae, wajahnya dipenuhi darah.Xiumin oppa dengan sigap menghubungi 911, dan tidak perlu menunggu lama, ambulance segera datang.

Aku dan Xiumin naik kedalam ambulance, tubuhku bergetar, aku terus menangis dan Xiumin oppa mencoba menenangkanku. Sehun sunbae kini diberikan alat bantu pernapasan. Aku menggenggam tangan Sehun sunbae, rasa takut memenuhi perasaanku.

Sepuluh menit kemudian kami sampai dirumah sakit.Sehun sunbae segera dibawa ke ruang gawat darurat.Aku dan Xiumin oppa menunggu dengan cemas. Aku teringat dengan ponsel yang aku bawa, aku menemukan ponsel Sehun sunbae jatuh saat ia dipindahkan ke ambulance.

Aku mencari nomor keluarga Sehun, nihil, sama sekali tidak ada nomor kontak lain selain empat nama di ponselnya. Baekhyun, Chen, Kai dan Suho, hanya empat nama itu di ponsel Sehun sunbae. Tidak memiliki pilihan lain akupun menghubung Baekhyun.

“Eoh Sehun-ah.”Baekhyun menjawab teleponku.

“Maaf aku teman Sehun. Sehun keadaannya kecelakaan. Aku tidak tau apa yang terjadi.” Jelasku.

“Sekarang dia ada dimana?” suara Baekhyun terdengar sangat khawatir.

“Rumah sakit Seongwon. Se…” Baekhyun telah memutuskan panggilan.Aku kembali menatap ruang dimana Sehun sunbae sedang diobati.Aku terus berdoa agar tidak terjadi hal serius pada Sehun sunbae.

Sepuluh menit… dua puluh menit… dokter belum juga keluar dari ruangan itu.Saat aku hendak melihat kedalam ruangan datanglah keempat teman Sehun sunbae.Mataku terbelalak saat melihat penampilan mereka.

Aku dengan jelas melihat penampilan mereka kemarin, menakutkan.Tapi sekarang mereka dihadapanku dengan memakai seragam… waiter?

“Bagaimana keadaan Sehun?” seseorang bertanya kepadaku.

“Ah dokter masih be…” dokter keluar dari ruangan. “Bagaimana keadaannya?” aku dan keempat temannya bertanya bersamaan, Xiumin oppa pun segera mendekati dokter.

“Tidak ada luka dalam yang serius, ia harus menerima beberapa jahitan karena lukanya dalam.Ia kehilangan banyak darah, tetapi kalian tidak perlu khawatir, keadaannya sekarang stabil.”Jelas dokter.

“Apa kami boleh masuk?” tanyaku.

“Silakan, tapi jangan biarkan ia banyak bicara jika ia sadar.”Dokter kemudian meninggalkan kami.

Saat kami masuk ruangan Sehun sunbae, keempat temannya langsung mendekati Sehun sunbae dan menangis disamping ranjang Sehun sunbae.Melihat wajahnya penuh luka serta perban di tubuhnya akupun tidak kuat menahan air mata, Xiumin oppa yang melihatku segera merangkul bahuku.

Pemandangan dihadapanku 360 derajat berbeda dengan pemandangan kemarin.Siapa sebenarnya mereka, mereka terlihat seperti orang baik, bahkan mereka sopan saat kami bertemu diluar.Mereka terlihat begitu menyayangi Sehun sunbae.

Benarkan mereka yang kulihat kemarin? Benarkan mereka yang dengan kejam memukuli siswa lain? Orang seperti apa Sehun sunbae sehingga keempat orang itu begitu menyayanginya?

Siapakah Sehun sunbae sebenarnya?

To Be Continue…

Chapter 1Chapter 2Chapter 3

34 responses to “[Freelance] Who Are You, Sunbae (Chapter 4)

  1. Ouw ternyata minsoo salah paham toh sama sehun
    akhirnya sekarang udh tau yang salah siapa tapi kasian sehun sampai babak belur gtu
    next…next authornim pengen tau kelanjutannya gimana chapter depan

  2. oh jadi sehun mukul kyungsoo karena dia mencuri ya..aku kira sehun berandalan yg suka berantem tanpa alesan kekeke dan minsoo nya salah paham
    next nya ditunggu ya ^^

  3. Maaf..
    tapi ngakak pas baca part keadaannya kecelakaan (?) hahahaha
    bagus deh, makin penasaran g gangster nakal itu kyungsoo apa sehun
    kayaknya sehun anak baik2 deh
    Tapi kenapa harus mukulin orang sampe sekejam itu? Kayak pas diliatin minsoo
    ditunggu next story nyaaa

  4. Sebenernya Sehun itu baik, jadi Minsoo cuma salah paham..
    Tapi ada yang aneh dari Sehun???
    Ditunggu next chapternya author…

  5. Ooh jadi Sehun tuh gak jahat, aku kirain juga Sehun tuh jahat 😀

    Waah berarti ceritanya susah ditebak ni 😀
    Keep writing

  6. min soo cuma salah paham aja kayaknya
    diakan belum dengar cerita yang sesungguhnya dari pihak sehun tapi kayaknya sehun ma temen”nya cuma berniat baik aja

  7. Jadi disini yang badboy itu DoKyung+Lay kok nggak cocok ya haha.. yang kelihatannya badboy malah jadi goodboy tapi nggak apalah biar nggak mainstream kan ya.. 😀
    Kasihan SeHun jadi babak belur kayak gitu.. Minsoo nya salah pengertian ya sama siapa Sehun dikiranya mereka badboy eh ternyata malah kebalikannya..
    tapi kayaknya masih terlalu singkat gitu deh kurang sedikit panjang thor. . next panjangin dikit ya biar tambah puas bacanya.. 😀
    baiklah pokoknya next chapter ditunggu ne thor.. ^+^

    ~·♥·~ KEEP WRITING AND HWAITING. .!!! ~·♥·~

  8. Sekrg udh jelas cpa yg jahat trnyata kyung soo,ksian bnget sehun,min soo suka ma sehun kah?dtnggu next,keep writing..

  9. Wah lagi seru bacanya, tiba-tiba TBC nya keluar,
    mian koq kayaknya ceritanya pendek ya … panjangin lagi lah, soalnya seru nih
    kyungsoo itu sebetulnya siapa sih??? penasaran deh
    ditunggu ya next chapternya 😀

  10. Minsoo abang sehun itu orangnya punya kepribadian 4d yaaa hahaha jadi susah ditebak , dan yg pasti itu dia cakeep dan bisa buat kita berteriak histeris dengan tatapan(?) nyaaaa huahahaha , udaah next nyaa aku tunggu yaa thor muach

  11. kirain sehun jhat thor, tp stelah bca chap ini cma slh paham, .ksian sehun dpukulin smpek bbak blur gtu, .next thor

  12. Ah thehunnn dipukulinn TT aku golok nih/?
    Minsoo kabur2an dari sehun segala -_- lewat aja lagii/?
    Ah sehun gws yaa, enak banget disayang sma member exo wkwk
    Next2 😀

  13. Oalahhh… Jd si kyungsoo dipukulin itu krn dia nyuri barang teman mreka skaligus barang dagangan kakek2 tohh…. Makanya sehun,dkk. Mukulin D.O…. Kukira td nya mereka brandalan… Ternyataa… Tp aku masih pnasaran sm identitasnya si Sehun + 4 kawannya itu… Hhmm… Gimana yaa???
    Kasian si sehunn jd babak belur gitu… Btw, aku baru baca ff yg castnya itu Lay + kyungsoo yg jd brandalan or jahat gini… Ahhahahaha
    Btw, abang xiumin jd apa nihh? Sunbae terdekatnya minsoo?

    Oh iya chingu… Cerita ff mu ini udh cukup menarik… Cm kurang 1! (Kurang puanjaaaaanggg…..) Ahahhahaha… Request next chap dipanjangin dong…. 제발 (˘▿˘ʃƪ)~

    See u soon in the next chapter!!
    Keep wiring, (ง’̀⌣’́)ง 화이팅!! Byee….

  14. sehun nih memang yaa……misteriusnya tingkat dewaaaa……sikapnya beda mulu….aneeehh gilaaaa

    tpi sehun sebenernya siapa????

  15. Oh ternyata minsoo salah paham toh sm sehun. Ternyata sehun + gangnya baik banget nolongin orang.
    Btw kasian juga ya ngeliat sehun babak belur smpek masuk rumah sakit. Ckckck
    Kyung soo kejem bgt ihh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s