[Freelance] Saranghaja (Chapter 5)

Saranghajaa

Title : Saranghaja (Chapter 5)

Author : Kiranti (@kirantiii_)

Cast : Kim Jong In (EXO), Kang Soo Min (OC)

Genre : Romance, Sad

Rating : PG-17

Length : Chapter

Disclaimer : Plot and story originally made by me, happy reading.

prev : Chapter 1 || Chapter 2 | Chapter 3 | Chapter 4 |

Pagi harinya soomin pergi ke kampus seperti biasa, tapi tidak dengan matanya. Lingkaran hitam yang cukup jelas kini melingkar dibawahmatanya. Hyesoo melihat kasihan dengan sahabatnya itu karena harus bekerja keras.

“jah, minumlah” hyesoo menyodorkan susu strawberry kepada soomin dan langsung ditenggak one shot oleh soomin. “kau tampak seperti orang gila soomin-a”, soomin tidak menggubris apa yang sahabatnya itu katakana.

Soomin masih merasa lelah karena pekerjaannya kemarin yang padahal masih hari pertama. Untunglah soomin hanya ditempatkan pada sesi latihan exo dikantor. Tidak terbayag kalau soomin harus menghandle mereka disaat mereka syuting, seberapa repotny. Apa lagi baekhyun dan chanyeol tidak mungkin berhenti membuat tingkah- tingkah lucu.

Ponselnya tiba- tiba saja bordering. Nomornya tidak dikenal, soomin menjawab telepon tersebut. “yeobose…”. “soomin-ssi saat latihan nanti tolong bawakan ayam bumbu pedas, 2 porsi dan tidak lupa juga 4 kaleng cola, arrachi?”. Suara husky ini, kai. Perintah pertama dari kai. “arraseo..” jawan soomin singat.

“nugu?” Tanya hyesoo. “ani” jawab soomin sambil menyeruput minumannya.

Soomin datang ke kantor sesuai dengan petunjuk kai. Kai mengatakan kalau malam ini aka nada latihan dan membawakan makanan yang dipesan kai. Soomin memasuki ruangan dengan kepala yang tertunduk. Alunan musik menyeruak kedalam telinganya. Tapi tidak ada member exo disana selain kai. “kau datang” Tanya kai menghampiri soomin dan mengambil bungkusan yang dibawa soomin. Kai membuka makanan itu dan memberikan 1 porsi lainnya untuk soomin “makanlah, aku tahu kau lapar” sodor kai. Soomin memang kelaparan, jarak dari kampus ke kantor ini tidak bisa dibilang dekat dan soomin melewatkan jam makan siangnya.

Tidak ada perbincangan selama mereka menikmati makan malam. Kai hanya menikmati makanannya sedangkan soomin menikmati makanannya dengan perasaan yang gugup. Belum pernah ia sedekat ini dengan kai, soomin memperhatikan wajah kai. Namun ada perasaan aneh, seperti bukan perasaan mengidolakan. Perasaan suka dan sepertinya soomin merasa tidak asing dengan kai. Tiba- tiba soomin teringat dengan teman masa kecilnya

“jingi-oppa” gumam soomin.

Flash back on

“ya, minie-a jangan dekat- dekat dengan ku!!” tegur bocah laki- laki yang terlihat tidak suka dengan seorang bocah perempuan yang sedari tadi tidak ingin melepaskan lengan si bocah laki- laki.

“wae? Kau kan namchin ku jingi-oppa” kata sambil mempererat pelukannya pada lengan itu. “mwo? Aku tidak mau, kau terlalu centil” tolaknya.

Flash back off

“jadi apa yang kau rencanakan selanjutnya, soomin-ssi?” Kai membuka perbincangan. “rencana?” jawab soomin bingung.

 

“ya, kau mengatakan bahwa kau akan menganti iPod ku yang sudah kau hancurkan”.

 

Soomin hanya terdiam sambil tertunduk, mengingat kejadian itu. “kau tidak usah menggantinya dengan uang, bagaimana dengan menjadi asisten pribadiku selain asisten magang?” tawaran kai membuat soomin membelalakan matanya. Dia tidak percaya bahwa tawaran itu datang dari mulut kai sendiri.

“lalu apa pekerjaanku?”. “mudah, hanya terus menemaniku dan melakukan apapun yang aku perintahkan” jawabnya mudah. Soomin tidak member tanggapan apapun, tetapi kai sepertinya mengganggap kediaman soomin tanda setuju. “kau akan menjalankan tugasmu mulai besok” kai menyelesaikan kalimatnya dan langsung beranjak pergi. Soomin hanya melihat punggung kai yang sudah menghilang dibalik pintu.

Kai bergegas menuju dormnya karena ia tidak mengabari para hyung-nya, pasti mereka mencemaskan kai, terutama Suho. Kai sudah sampai di dorm, setelah mengganti sepatunya menjadi sandal rumah terlihat DO sedang duduk disofa ruang tengah bersama Suho sedang menonton tv. “darimana saja kau, kai?” Tanya Suho. “ah, aku berlatih hyung” kai langsung berjalan menu kamarnya dan membaringkan diri.

Soomin termenung dikamarnya, perkataan kai terngiang ditelinganya. Semenjak kejadian iPod itu, soomin menjalankan pekerjaannya bukan karena dia ingin mendekati exo lagi. Tetapi lebih kepada rasa tanggung jawab akibat kesalahannya. Soomin terbayang pada raut wajah kai saat melihat iPod itu sudah tidak berbentuk, raut wajah sedih dan kecewa. “mungkin sebaiknya aku menerima tawaran itu” pikirnya.

Soomin sudah berada dikampus sekarang, dia berlari untuk menuju ruang kelasnya karena saat ini ia sudah terlambat. Karena memikirkan tawaran kai ia hamper tidak tidur semalaman. Matanya saja sudah dihiasi dengan lingkaran hitam sekarang. Untung saja dosen pada mata kuliah ini tidak begitu memikirkan apa yang dilakukan mahasiswanya, langsung saja soomin mengambil tempat duduk paling belakang dan memutuskan untuk tidur sejenak.

Pas setelah dosen memberikan kata penutupnya soomi terbangun dan siap untuk menuju mata kuliah selanjutnya. Tiba- tiba saja ponselnya berdering dan memperlihatkan nomor yang dia kenal “kai” gumamnya. “soomin-ssi bisa kau bawakan aku coffe latte dengan susu lowfat dan sedikit gula? Aku tunggu diperpustakaan”. Kai langsung menutup teleponnya sementara soomin mendesah. Masih ada waktu 20 menit sebelum kelas selanjutnya dimulai. Soomin bergegas menuju coffee shop yang berada diseberang universitasnya, setelah mendapatkan apa yang ia dapat soomin langsung bergegas menuju tempat yang diperintahkan kai.

Soomin berjalan tergesa- gesa sambil tetap menjaga kopinya aman. Saat memasuki perpustakaan soomin berkeliling untuk mengetahui dimana posisi kai duduk. Sampai dia melihat kepojok ruangan didekat jendela, kai terduduk disana sambil membaca sebuah buku. “jah, ini kopinya? Apakah tidak ada lagi yang kau butuhkan? Aku harus kembali ke kelas” ujar soomin terengah. Kai hanya menggelengkan kepalanya tanpa melihat kearah soomin. Soomin menghela nafas panjang, segera berlari keluar. Sehun yang baru kembali dari rak buku ujung heran karena melihat ada segelas kopi dimeja. “darimana kau mendapatkannya?” Tanya sehun sambil memperhatikan gelas kertas itu. “dari fansku” jawab kai singkat.

Beruntung soomin tidak terlambat memasuki kelas itu. Kelas itu sangat penting baginya, karena ujiannya sangat susah. Soomin sudah melihat hyesoo berada didalam sana. Langsung saja soomin duduk disebelah hyesoo dengan nafas yang masih terengah. Hyesoo melihat sahabatnya itu kasihan, sepertinya pekerjaannya sebagai asisten sangat memberatkan. Selesai kelas soomin masih harus mencari referensi buku untuk ujian harian lusa, sementara hyesoo pamit untuk pulang karena ada urusan mendadak.

Soomin menuju ke perpustakaan, menuju rak buku pengantar komunikasi. Soomin melihat beberapa bagian rak dan setelah sekian lama, menemukan buku yang ia cari. Baru soomin akan mengambilnya tapi ada tangan lain yang juga mengambilnya. Mahasiswa itu adalah mahasiswa seangkatan soomin dan berada dikelas yang sama pada mata kuliah itu, namanya Kim Yu Gyeom. “oh yugyeom-ssi, kau juga ingin meminjam buku ini?” tanyanya. “ah, ne, tapi.. kau bisa memilikinya, aku akan meminjam pada teman ku saja” jawabnya sambil menyerahkan buku itu padaku. Soomin tersenyum karena kebaikan yugyeom dan mengambil buku itu. Sementara yugyeom membalasa senyum soomin sambil beranjak pergi.

Malam ini seperti biasa, jadwal exo untuk latihan, karena besok pagi exo akan tampil di ingkigayo dan langsung meluncur ke Jepang. Soomin bisa sedikit bernafas lega karena mendapat libur 3 hari karena soomin tidak diikut sertakan dalam daftar staff yang ikut ke Jepang. Meski dia juga ingin kesana untuk mengunjungi ibunya. Baru saja dia memikirkan ibunya, ponselnya berdering dan tertera ‘eomma jjang~~’ dilayar ponselnya.

Langsung saja soomin keluar dari tempat latihan untuk mengangkat telepon dari ibunya. “eomma, bogosipoyeo!!” tanpa menyapa terlebih dahulu soomin sudah mengungkapkan rasa rindunya. “arraseoyo uri dal, bagaimana kuliah mu? Maaf ibu baru bisa menanyakan keadaan mu, ibu bahkan tidak datang diacara wisuda sma mu”.

“gwaenchanayeo eomma, kuliahku berjalan lancar walaupun sangat sibuk” terang soomin. “ah mattda, kau apakah tidak ingin ke jepang? Exo akan konser disini dan menggunakan hotel kita sebagai tempat penginapan”.

Walaupun sedikit kaget tapi soomin juga merasa lega, karena soomin tidak akan ikut ke Jepang besok. “aah, aku rasa aku tidak bisa bu, kuliah ku begitu padat, tapi akan aku pastikan liburan musim panas depan akan ku pergunakan untuk berkunjung”. “kalo begitu aku akan menunggu, kalau begitu, bye”. Ibu soomin menutup teleponnya dan soomin kembali kedalam tempat latihan. Terlihat member exo yang sedang beristirahat terduduk diatas sofa dan sebagian menggeletakan diri dilantai. Tanpa aba- aba lagi soomin memberikan para member sebotol air mineral.

 

Latihan malam ini akan menjadi latihan terpanjang karena, exo akan menambah koreografi untuk persiapan konser di Jepang. Soomin melihat kearah kai yang Nampak lebih letih dibandingkan member lainnya, karena koreografi ini lebih banyak menonjolkan bagian kai. Koreografi ini akan dibawakan setelah mereka selesai membawakan lagu Growl. Jam menunjukan pukul 11 malam, latihan pun usai dan memberikan waktu untuk mereka beristirahat. Syuting ingkigayo akan dimulai pukul 7 pagi besok dan mereka akan berangkat ke jepang malam harinya.

 

Soomin tidak bisa membayangkan betapa lelahnya menjadi orang terkenal karena harus mengikuti jadwal sana- sini. Baru saja soomin beranjak dari tempatnya, tiba – tiba asisten Jang menahannya “soomin-ssi, aku sudah menyiapkan surat izin mu selama 3 hari kedepan”.

Asisten jang memberikan sebuah amplop, soomin dengan tatapan heran menerima amplop itu tidak mengerti. “kau akan ikut kami ke jepang besok, kami sungguh kekurangan staff” jelas asisten Jang. “mwo?!” soomin terkejut bukan main, seperti barusan ada kereta yang menyeretnya secara tiba- tiba.

___TBC___

23 responses to “[Freelance] Saranghaja (Chapter 5)

  1. Baru aja beberapa menit yang lalu baca chap 4 udah dateng chap 5 , soomin ikut ke jepang pasti seru dong apalagi exo nginep di hotelnya soomin . Aku ga sabar buat nunggu chap nya . Hwaiting thor

  2. yugyeom ini apa ada hubungannya ma anak exo ntar ya ?
    dan kai kayaknya punya banyak rencana aneh buat soomin dengan perjanjiannya itu
    lanjuttt

  3. cepet bgt ini ngepost nya.. kasian jg soomin, kalo sampe dia sakit mah ribet tuh.. aku tunggu lanjutannya deh 🙂 semangat ya

  4. wahhh cepet bgt ff.a d post.. asikk..
    apa kai sma soomin prnah pnya hbngan msa lalu??
    siapa jingi???
    wahhh makin pnsaran aja…
    apa yg akn terjdi slnjuta.a

    semangat

  5. Wah keren thor><cepet banget ngepostnya.. Wkwkkw kasian soomin itu wkwkw pasti capek banget/? NEXT CHAPTER DITUNGGU thorrrrt KEEP WRITING

  6. next ya thorrr aaaa apa kai temen masa kecilnya tapi kenapa sehun juga tau huuu penasaran kaa daebakk thorr cepet postnyaa pertahankan 😉

  7. wow. . Kai knapa ya?benar2 tak tertebak, , ,
    Ealah,,kasian soomin,uda seneng2 gak ikut ke jepang,tapi malah tiba2 di kagetkan ama jang ahjussi. . Hahahaha sabar soomin

  8. Kasihan soomin… 😦
    Tpi dia bakialan ikut ke jepang…
    Gimana klo dia ketemu eommanya?
    Next! Ffnya jjang! Daebak! 😉

  9. Ahhhh kasian soomin…
    dy bth istirahat….
    sebenarnya motif kai apa nyuruh soomin jdi ass pribadinya?
    penasaran….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s