Mr. Detective First Love – Chapter 2

AAAAAAAAD

a precious poster made by Harururu98 at http://cafeposterart.wordpress.com

Mr. Detective’s First Love 2

Author : Haneulie

Genre : Mystery, Thriller

Rate : PG-15

Chapter sebelumnya : 1


Author’s Note : Terimakasih buat kalian semua yang mau membaca dan meninggalkan feedback di FF ku ini. He he he, sebelum membaca ini, kamu harus baca Chapter 1 nya dulu yaa.. soalnya, bakalan gak nyambung kalau gak baca Chap 1 dulu 🙂

Oh iya, ini juga gak kalah penting, Aku boleh gak minta tolong? Boleh yaa?? heheh//

Tolong Follow twitter aku doongg.. dijamin folback kok (@exoverflows)

Sekian, selamat membaca.


“Saya tidak pernah terlibat masalah seperti ini sebelumnya. Parahnya, saya tidak ingin siapapun tahu tentang masalah ini, sehingga saya kesini secara diam-diam.”

“Silahkan bercerita.” Sahut Sehun dengan  mengerjap-erjapkan matanya.

“Begini, dulu saya sedang ada urusan bisnis ke Incheon. 4 tahun lalu, tepatnya. Saya ingat betul kalau kunjungan saya kesana adalah selama 5 bulan. Pendek cerita, saya berkenalan dengan seorang wanita yang sangat cantik bernama Kim Haneul. Anda pasti sudah mengetahuinya!”

“Mark, tolong carikan di Google.” Gumam Sehun yang terus menutup matanya sedari tadi.

Ternyata Kim Haneul adalah keturunan seorang raja. Keterangan Kim Haneul juga kudapat dari silsilah keluarga seorang artis terkenal saat itu.

“Tunjukkan padaku beritanya, Mark.” Ucap Sehun, “Aha! Seorang bintang Hallyu ternyata. Kelahiran tahun 1992. Pernah bermain di Drama Opera Singin’ In The Rain. Oops, maaf. Sudah berhenti menjadi penyanyi! Sekarang menetap di Seoul. Saya kira Mr.Yi Fan terlibat suatu kasus disini. Mungkin dia punya bukti berupa surat yang membahayakan kedudukan anda, dan anda bermaksud mengambil bukti itu kan?” ucap Sehun dengan senyum kemenangan nya.

Mr. Yi Fan menyahut “Tepat. Tapi bagaimana anda bisa tahu kalau Hane..”

Belum selesai ia berbicara, temanku sudah menyahut “Pernah terkait urusan bisnis?”

“Tidak.” Jawab Mr. Yi Fan

“Pernah ada perjanjian secara hukum?”

“Tidak juga.

Sehun berjingit. “Kalau begitu, masalah anda apa? Okelah, saya tahu bukti itu berada di tangan nya, tetapi anda yakin bahwa itu bukti yang asli? Sungguh banyak penipuan yang bisa ia lakukan dengan bukti berupa sebuah surat.”

“Kertas surat yang saya gunakan adalah kertas mahal dan jarang ditemukan.”

“Aish, itu bisa dicuri atau dibeli.”

“Di surat bukti itu terdapat tanda tangan saya.”

“Itu bisa ditiru.” Ucap Sehun lagi.

“Ada foto saya disana.” Mr. Yi Fan mulai keringatan dengan sendirinya.

“Itu bisa dibeli.”

“Foto kami berdua sedang dipantai, dan dia memakai bikini.” Mr. Yi Fan terlihat menundukkan kepala.

“ Ah, Tuan, anda begitu bodoh pada saat itu.”

“Saya mencintainya waktu itu. Sehingga secara tidak sadar, kami melakukan..”

Sehun berdiri dan berkata “Ini serius. Anda terlibat.”

“Waktu itu saya belum terlalu kaya. Saham saya masih kecil, maka saya tidak khawatir waktu itu.”

“Foto itu harus bersama kita. Kita minta dengan baik, jika tidak mau, maka kita lakukan penawaran harga terhadap foto itu, atau, kita harus mencurinya.” Saran Sehun

Mr. Yi Fan berbicara dengan nada sedikit membentak “ Semuanya sudah saya coba,  gagal. Dia juga tidak mau menjualnya. Kami cegat beberapa kali, tidak ada hasil.”

Sehun tergelak. “Masalah kecil yang mengagumkan.” Katanya

“Tapi menurut saya ini serius.” Sanggah tamu kami.

“Ah, bukan. Ini sangat serius. Apa yang akan dilakukan nya dengan foto itu?”

“Menghancurkan reputasi saya minggu depan.”

“Caranya?” Sehun berjingit kedua kalinya

“Minggu depan, saya akan ada pesta perjodohan dengan Ling Mei Mei, puteri pemilik perusahaan sutera di China. Dia gadis yang sensitif, saya takut rahasia ini terbongkar.”

“Kim Haneul, kaitannya apa?”

“Dia mengancam ingin memeras saya. Jika saya tidak memberi kiriman uang dengan jumlah besar pada minggu ini, dia akan menyebarkan foto itu pada saat pertunangan saya nantinya. Minggu depan.” Sahut Mr. Yi Fan.

“Masih ada 4 hari lagi. Oh ya, anda tentunya masih menetap sementara di Korea, bukan?” Sahut Sehun.

“Ya, di Hotel Marriot, dengan nama samaran saya Henry Ling. Segera kabari jika ada perkembangan, Detektif Sehun.” Kata tamu kami itu sambil bergegas menuju pintu untuk pulang.

Ia kembali lagi dan memegang bahu Sehun “Tuliskan berapa yang anda mau. Semau anda. Terserah anda, asalkan foto itu ditangan saya minggu depan.”

“Betul begitu?” Sehun menyeringai

“Ya.”

“Saya ingin tiga kilogram emas. Dan untuk biaya taktis saat ini?”

Mr. Yi Fan mengeluarkan tas kulit dari dalam bajunya, dan menaruhnya dimeja “ Koin emas masing masing 5 gram, 300 keping, dan tujuh ratus lembar uang kertas.”

Segera saja mereka membuat tanda tangan di surat tanda terima dan sehun menanyakan 2 pertanyaan lagi.

“Dimana alamat wanita itu? Dan, apakah fotonya besar?”

“Ansan-Do, Seoul, dan berada di Kompleks perumahan St. John. Fotonya kecil, dan kemungkinan diberi bingkai.

“Baiklah. Kalian berdua boleh pergi. Mr. Yi Fan, saya yakin akan ada berita gembira dari kasus ini, dan untukmu Mark, datanglah besok jam tiga sore kesini. Ada yang harus kita lakukan untuk ini.

“Oke.” Jawabku.

Aku menepati janjiku. Jam dua lewat lima belas keesokan harinya aku sudah berada di depan rumahnya, dan sampai jam empat sore, Sehun belum juga ada dirumahnya. Kutanya pada tetangganya, katanya ia sudah pergi mulai jam tujuh pagi tadi. Apa yang ia lakukan, ya? Sambil menunggu, aku duduk di teras rumahnya tanpa perduli berapa lama waktuku yang sudah habis. Aku begitu tertarik dengan kasus ini. Seumur aku mengenal Sehun, baru kali ini dia berurusan dengan seorang wanita. Tidak hanya itu, aku juga tertarik pada kemampuan berpikirnya. Kurasa dialah orang terakhir yang secerdas itu di abad ke 21 ini. Daya pikirnya yang tajam, kemampuan mengamati, dan cara-caranya menguasai situasi, aku selalu melihat dia sukses dan berpikir bahwa dia tidak akan bisa gagal.

Saat sepi dan tidak ada orang diluar, pada jam empat lewat lima belas kulihat ada orang yang berjalan dengan langkah cepat dan panjang menuju rumah Sehun ini. Mirip petani yang baru habis minum, berkumis tebal, berjambang, berwajah kemerahan, pakaian nya bulus luar dan berantakan, memegang tanganku dan menyuruhku masuk kedalam rumah Sehun. Oh tuhan, aku harus melihat lima kali dulu baru aku sadar, bahwa ia betul-betul Sehun temanku dan ia menyamar! Oh iya, aku lupa! Aku juga kagum dengan kemampuan menyamarnya. Bukan hanya penampilan saja yang ia ganti, namun cara bicara, dan perilakunya pun ia ganti.

Tanpa berbicara, ia langsung masuk kamar dan mengganti pakaian nya serta bergegas untuk mencuci muka. Kira kira 10 menit kemudian, dia masuk kamar lagi, dan berganti baju lagi dengan mengenakan kemeja yang rapi berwarna putih, topi mahal merek Gucci, serta jas wol yang tebal berwarna hitam. Direbahkan nya dirinya ke sofa lalu ia tertawa terbahak-bahak selama beberapa saat.

“Ada apa?” tanyaku

Ia tetap tertawa terbahak-bahak sampai ia kelelahan, lalu berbicara kepadaku

“Hari ini begitu lucu, Mark!” sahut Sehun sambil tertawa lagi dan memegangi perutnya yang nyeri karena tertawa terlalu keras.

“Lucu? Bukankah kau pergi bertujuan untuk mengawasi kehidupan dan rumah Miss Haneul itu?”

Sehun berhenti tertawa dan menyahut “Tentu. Tetapi semuanya berubah menjadi sebuah kebetulan. Begini, disana aku menyamar sebagai seorang tukang kebun yang sedang nganggur dan minum di kedai kopi dekat situ. Kau tahu kan, sesama pekerja pasti suka menggosip? Lalu kami berbicara mengenai informasi yang kurang penting disitu. Kemudian, salah satu tukang kebun disitu, mengajakku kerumah majikan nya untuk membantunya membersihkan kebun. Aku ikut saja. Tanpa aku suruh, dia memberi informasi bahwa rumah Ms. Haneul adalah sedikit kebawah dari rumah mereka. Tampak dengan jelas dari kebun itu bagaimana bentuk rumah Ms. Haneul. Karena dekatnya, aku bisa melihat kalau Pintu depan rumah itu selalu terkunci. Kulihat kuncinya mudah dibuka karena sudah los. Ada juga jendela yang bisa kubobol dengan mudah, dan terakhir rumah itu bertingkat dua.”

Lalu aku menyahut “Hanya itu informasinya?”

“Tidak. Karena telah membantunya, dia berterimakasih dan mengajakku ke tempat pemerahan susu sapi. Aku melihat, dari tembok tempat pemerahan itu, bisa langsung ke pintu belakang rumah Ms. Haneul. Sebagai ucapan terimakasihnya, dia memberiku dua gelas susu, dua buah roti dan sebatang rokok, serta informasi lengkap yang aku tanyakan tentang Ms. Haneul.”

“Informasi apa saja?” tanyaku penasaran

“Begini, dia cantik sekali dan banyak laki laki yang terpikat padanya. Hidupnya baik. Dia seorang penyanyi, pemain drama, dan jarang berada dirumah. Dia biasanya berada dirumah pada hari Jumat dan Sabtu, besok adalah Jumat, dan pasti dia berada dirumah. Dia belum pernah menikah, tetapi katanya tiga bulan terakhir ini ada pria yang sering datang kerumahnya. Berkulit kecoklatan, tinggi, dan tampan. Itu menurut informasi si pemerah susu tersebut. Pria itu berkunjung lebih dari sekali dalam sehari. Namanya Kim Jong In, dari Busan. Nah, anehnya dia selalu membeli susu ketika mau pulang, sehingga temanku berbicara itu tahu banyak tentang dirinya.” Terang Sehun kepadaku

“Ah tuhan! Dewa Neptunus bersama kita! Sepertinya ini merupakan kebetulan yang menakjubkan.” Sahutku.

“ Kim Jong In ini pasti punya kaitan besar dalam masalah ini. Dia seorang penyanyi juga. Mereka punya hubungan apa? Untuk apa dia datang kesana? Apakah Ms. Haneul adalah kekasih gelapnya?” ucap Sehun.

Sehun diam sebentar, lalu ia melanjutkan lagi ” Kim Jong In, sepertinya, pemuda itu..”

TBC


MOHON MEMBERI FEEDBACK YAA

20 responses to “Mr. Detective First Love – Chapter 2

  1. am i the 1st one?
    Aku makin kepo deh ma kehidupan haneul plus disini cast lain jg mulai nongol *lirik jongin* XD
    Aihhh seru XD
    Oh iya, aku msh agk bingung kalo ga salah pov nya mark terus ya? Knp ?

  2. Hahaha.. iyaa ini POV nya Mark terus. Kenapa?
    Karena memang itu inti ceritanya.
    Jadi si Mark menceritakan kehebatan teman nya yang bernama Oh Sehun.
    Heheh..

  3. ekhhhh,,,,q bingung gk d ksh ‘POV’ gttu??? bingung bacanya pdhal alurnya menarik lohhh….. sayng nehhh klo ajj sdkit lbh d jelasn dsni dr sudut pandng siapa???? dn main cast’y sapa ajj??? hehehhe karna ini udhhh keren bngetttt nagihhh ,,,dikit juga akhhhh jd penasarn add ap sih sma org y nmanya Haneul itu???? aaaiisshhhhhh tbc nya tuhh hahahhaha

  4. Aaaaaaaaaaaa….penasaraaaaaaann kurang panjang TT,TT

    Aku suka banget sama karakter sehun disini — dan gaya bahasa author ituloh ♡ ^^b

    Keep writing yah—fighting^,^)/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s