[Freelance] ENEMY? – @Fawnssi94

ENEMY

ENEMY?

 

Auhtor : FAWN (@Fawnssi94)

Cast: Kim Junmyeon . Park Yoo Jin (OC) . the Others.

Rating : Teenager Genre: Romance(failed)   Lenght: Ficlet

Disclaimer: Semua ide cerita 100% milik Author. Seluruh cast didalamnya milik keluarga dan agensi masing-masing.

 

Kau menyebalkan dan anehnya aku merindukanmu bahkan ketika aku hanya dapat melihat bayangmu

 

­­-

 

Yoo Jin mendengus sebal. Ia lupa membawa handphone dan dompet hari ini. Membuat dirinya harus pulang dengan berjalan kaki dari sekolah ke rumah yang berjaraknya cukup jauh. Ditambah badannya yang kurang sehat membuat Yoo Jin melangkahkan kakinya dengan malas.

Gadis itu sampai ditaman kompleks, beristirahat sejenak saat dirasa kakinya pegal karna terus berjalan sedari tadi. Baru saja akan berdiri, sepasang sepatu merah berdiri tepat didepannya, bukan sepasang melainkan satu, dua, tiga, empat- atau lebih.

Yoo Jin mengangkat kepala dan terkejut menemukan beberapa yeoja bersidekap dihadapannya dengan wajah yang tidak bersahabat.

Yoo Jin ingat jelas siapa gadis yang berambut ikal sepinggang di depannya saat ini, gadis yang ia tabrak di kantin dua hari yang lalu. Hwang Nami, gadis yang kemana-mana selalu menggunakan make up berlebihan dan mencari perhatian seantero sekolah mereka dengan perilaku centilnya. Dan Yoo Jin sangat tidak suka dengan sikap angkuhnya, ingat itu!

Kalau saja ia tidak sengaja menumpahkan jus jeruk di almater gadis itu pasti Yoo Jin tidak akan dan tidak ingin berurusan dengan gadis seperti ini.

“Hai gadis sombong! Kau masih ingat denganku? Gadis yang kau tabrak beberapa hari yang lalu. Kau fikir aku bodoh bisa kau tipu huh? Kau sengaja melakukannya kan?” dengan suara menakutkan yang dibuat-buat gadis itu semakin mendekat kerah Yoo Jin. Membuat Yoo Jin reflek berdiri dan mulai melangkah mundur.

Apa gadis ini akan mengeroyokku? Mereka berenam dan aku sendiri.. Ya Tuhan, jangan sekarang, batinnya.

“Apa mau mu? Bukannya aku sudah meminta maaf, lagipula aku tidak sengaja kemarin”

“Kau kira aku percaya dengan mu? Aku tahu kau berniat menjatuhkan pamorku disekolah. Mengaku saja..”

“Astaga, fikiran gadis ini dangkal sekali” gumam Yoo Jin pelan. Yoo Jin menatap datar pemadangan didepannya. Ia bersumpah akan menjambak gadis dihadapannya jika sesenti saja gadis itu berani melakukan hal yang tidak-tidak terhadap dirinya.

Baru saja beberapa dari gadis itu hendak melangkah kearah Yoo Jin, sebuah suara menginstruksi mereka untuk berhenti.

Lengan kanan Yoo Jin ditarik dari belakang. Yoo Jin terkejut menemukan lelaki yang menyeretnya berlari meninggalkan gerombolan gadis yang masih menatap kepergian ‘mangsanya’ dengan tatapan tak percaya.

Yoo Jin tahu persis siapa yang membawa berlari kali ini. Kim Junmyeon, pangeran sekolah yang sialnya menjadi tetangga merangkap musuh bebuyutan Yoo Jin. Lelaki dengan pesona malaikat yang selalu terlihat menyebalkan dimata Yoo Jin.

Sebut saja Yoo Jin gila karna sudah jantungnya berdetak keras saat berada didekat musuhnya.

 

 

 

 

Yoo Jin dan Junmyeon masih terus berlari menjauhi taman. Dan berhenti tepat didepan pintu gerbang tinggi berwarna coklat rumah. Yoo Jin yang terlebih dahulu sadar dengan genggaman mereka buru-buru melepaskan tautan tersebut.

Satu tangan Yoo Jin tergerak memegang jantungnya. Berusaha mengontrol kerja jantungnya yang terpompa lebih cepat karna mereka berlari tanpa berhenti sedari tadi -atau mungkin ada alasan lainnya.

Setelah beberapa saat terdiam barulah napas keduanya terdengar normal.

“Kau-”

“Kau-”

“Kau duluan” Junmyeon tersenyum mengalah.

Berhenti tersenyum seperti Kim Junmyeon, batin Yoo Jin.

“Kenapa kau menarik ku? Haish, kau membuatku terlihat seperti pecundang dihadapan mereka”

“Jadi kau mau aku bagaimana? Melihatmu berkelahi melawan mereka? dengan kondisi mu seperti ini? Yang benar saja, dasar Nona Sok Kuat! kau fikir kau hebat bisa melawan mereka tadi? Asal kau tau saja, seharusnya kau berterima.. Auuwww YA SAKIT PABBO! Kenapa kau memukulku”

“diamlah Tuan Sok Tampan!! aku tak menyangka selain cerewet, menyebalkan, ternyata kau juga sok tahu ternyata-ugh. Aku baik-baik saja dan tidak sakit, matamu saja yang bermasalah Tuan”

Junmyeon tertawa mengejek membuat Yoo Jin melemparkan tatapan kesalnya. Tangan Junmyeon terangkat menunjuk wajah Yoo Jin.

“Dengan muka dan bibir memucat seperti ini kau bilang baik-baik saja? Sudah sakit masih saja mengelak, Tsk dasar wanita jadi-jadian, aku heran mengapa masih ada lelaki yang mau mendekatimu”

“BERHENTI MENGANGGU HIDUPKU KIM JUNMYEON!”

“Aku rasa menganggu mu adalah hal yang menyenangkan, yah hitung-hitung hiburan untukku, ” Junmyeon tertawa kecil.

“Hiburan kepalamu! Kau kira aku badut taman?”

“Kau yang mengatakannya sendiri Nona.”

“ Kau menyebalkan Kim Jumnyeon, aku memben-”

Ucapannya terhenti kala Junmyeon menempelkan benda lembut diatas bibir gadis tersebut. Itu bibir Junmyeon yang membungkam mulutnya. Rasanya begitu lembut dan hangat.

Tangan yeoja itu mengepal dingin di kedua sisi tubuhnya. Matanya mengerjap lucu saat Junmyeon memisahkan bibir mereka dan menjauhkan tubuhnya.

“Kau benar-benar berisik Park Yoo Jin. Tapi aku suka bibirmu, rasanya manis..” Junmyeon mengulum sedikit bibir bawahnya. Menatap Yoo Jin dengan senyuman malaikatnya yang membuat kedua kaki Yoo Jin melemas saat ini juga.

Fikiran Yoo Jin kosong dengan jantung yang berdegub bahkan lebih cepat dibandingkan saat mereka berlari tadi. Ini gila, ia baru saja kehilangan first kiss nya dan Junmyeon yang mengambilnya. Namja yang selalu berkeliaran di fikiran Yoo Jin dengan segala sifat menyebalkannya, baru saja menciumnya.

Ya Tuhan. Apa yang baru saja terjadi?

Tampar Yoo Jin sekarang.

Gadis itu baru akan mengeluarkan sumpah serapah untuk Junmyeon saat lelaki itu ‘sekali lagi’ mengecup bibir plum Yoo Jin untuk kedua kalinya.

“Sampai jumpa tetanggaku, sayang” Junmyeon berkata riang dan berlari kecil meninggalkanYoo Jin yang masih kehilangan rohnya untuk beberapa saat.

1 detik..

2 detik…

3 detik….

“KIM JUNMYEON KUBUNUH KAUUUU!” Yoo Jin berteriak sekuat yang ia bisa. Membuat BoerBoel –anjing penjaga rumah tetangga yang berada 3 rumah dari rumahnya terbangun. Ketahui saja anjing besar itu tertidur tepat didepan gerbang pintu majikannya dan terbangun dengan wajah amat teramat sangar.

Oh Tuhan! Mati kau Park Yoo Jin.

Eomma, tolong akuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu………”

 

 

 

END

 

 

Author Note : Terimakasih admin yang udah bersedia mempublish FF abal-abal ini.

Maaf kalau masih banyak typo dan, cerita yang membosankan dan garing. Idenya muncul tiba-tiba saat dengerin lagu Peterpan, kebayang aja kalo Holang Kaya satu itu yang jadi peran utamanya -_-

Untuk sequel LOVE THAT I NEED sepertinya aku tidak tahu kapan, soalnya gak kepikiran kesana dan aku cuman bikin FF kalo lagi ada moodnya 😀

Oh ya ini juga udah pernah di post di blog pribadi aku https://fawnfanfictionland.wordpress.com/

Silahkan berkunjung jika berminat J

Don’t forget Read, Coment, and Like everyone.

10 responses to “[Freelance] ENEMY? – @Fawnssi94

  1. kekeke udah kayak tom and jerry mereka
    pwelu dilanjut ini mah saengi jadi series aja jarang” junmyeon jadi anak sma evil begini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s