[Freelance] Kissmark by Jimin (Chapter 2- End)

poster kissmark by jimin

Title: Kissmark by Jimin (Chapter 2- End)

Author: Elsa Kim (Twitter: @elsa_guan)

Cast: Park Jimin (BTS), Park Yoora (OC).

Genre: Married life, Romance.

Rating: PG 17

Length: Twoshoot

Disclaimer: FF ini merupakan karya asli dari aku, BTS milik Bighit Ent, orangtua masing-masing dan Tuhan. Kecuali Namjoon milik author *plak xD

“Yoora sayang…kau akan menjadi gadis paling bahagia hari ini” kata Jimin tersenyum misterius.

 

-00-

“mwo? pukul 5 sore…omo berapa jam aku tidur?” teriak Yoora saat melihat jam yang terletak dinangkas kecil samping ranjang. Ia baru saja bangun tidur.

Yoora kaget melihat jam ternyata sudah menunjukkan pukul 5 sore bahkan ia tidak mandi dari pagi dan melewati makan siang. Mungkin karena emosi yang meluap-luap tadi pagi membuat Yoora kelelahan dan tidur sampai lupa waktu. Apa Jimin sudah makan? sebaiknya aku mandi dan memasak makan malam pikir Yoora. Walaupun masih marah dengan Jimin tapi Yoora masih tidak tega membuat Jimin tidak makan seharian. Yoora bergegas merapikan tempat tidur dan mandi.

Yoora keluar dari kamar dengan tubuh yang lebih fresh, saat melewati ruang tengah Yoora terkejut melihat Jimin tidur terlentang dengan mulut terbuka diatas karpet. Gadis itu menghela napas melihat pose tidur Jimin lalu mempercepat langkahnya kedapur. Yoora membuka kulkas dan mengambil bahan-bahan dikulkas, lalu memulai kegiatan memasaknya dengan cekatan.

-00-

Setelah masakannya selesai Yoora menata masakannya dimeja makan. Gadis itu berjalan keruang tengah dan berniat membangunkan Jimin tapi sesampainya disana ternyata Jimin sudah bangun. Laki-laki itu sedang duduk diatas karpet sambil mengusap matanya dan menguap dengan tampang berantakan ala bangun tidur yang sangat sexy menurut Yoora. Yoora terkejut dengan pikirannya. Ia buru-buru membuang pikiran anehnya, lupakan Yoora kau sedang marah dengan Jimin. Ingat itu pikir Yoora.

“oh…kau sudah bangun..” kata Yoora cuek.

“eumm…kenapa kau tidak berangkat? apa Minha tidak jadi mengajakmu libuaran atau Minha tidak menjemputmu?” Tanya Jimin.

“aku tidak jadi berangkat dan jangan bahas itu lagi..” jawab Yoora malas.

“ah..baiklah…apa kau memasak sesuatu? aku sangat lapar” Jimin memegang perutnya tanda lapar.

“hmm..” jawab Yoora masih cuek dan berlalu keruang makan tanpa menatap Jimin.

Jimin mengikuti Yoora keruang makan dan duduk dihadapan Yoora. Mereka menikmati makan malam dalam diam. Makan malam yang sangat-sangat tidak asyik pikir Jimin.

-00-

Kini Jimin duduk diruang tengah membaca majalah otomotifnya sambil menunggu Yoora yang sedang mencuci peralatan makan dan peralatan memasaknya tadi. Beberapa menit kemudian, Yoora sudah selesai mencuci semuanya, sesudah memastikan dapurnya bersih ia menuju ruang tengah melewati Jimin dengan cuek dan tampaknya Yoora masih kesal dengan suaminya tersebut. Jimin melihat Yoora dan menyimpan majalahnya diatas meja.

“Yoora-ah aku ingin mengatakan sesuatu pada mu” kata Jimin to the point.

Yoora berhenti tanpa berbalik, gadis itu masih malas menatap Jimin.

“apa?” jawab Yoora singkat.

“bagaimana aku bisa mengatakannya jika kau begitu…kemarilah” kata Jimin lembut.

Yoora berbalik dengan muka datarnya berjalan kearah Jimin dan berdiri didepan Jimin dengan malas.

“cepat katakan…” kata Yoora ketus.

“syuutt”

Tibat-tiba Jimin menarik tangan Yoora hingga terjatuh kepangkuannya lalu memeluk pinggang gadis itu erat.

“yaakk…Park Jimin apa yang kau lakukan? Lepaskan!” kata Yoora berusaha melepaskan diri.

“mianhae sayang..” gumam Jimin tetap memeluk pinggang Yoora.

Yoora berhenti meronta dan terdiam. Gadis itu setengah menunduk menatap jimin dengan tatapan yang sulit diartikan.

“aku melakukan itu semua karena suatu alasan. Aku tidak suka kau liburan tanpa aku dan apalagi ada Yoongi yang bergabung diliburan kalian. Aku benci akan hal itu Yoora-ah tapi kau tidak mengerti dan tetap memaksa ikut. Aku marah Yoora-ah, aku bahkan tidak bisa mengontrol perasaanku sendiri. Aku tahu laki-laki itu masih menyimpan perasaan cintanya hanya dari tatapannya. Tatapannya terlihat berbeda saat melihatmu dan aku tidak suka melihat laki-laki lain menatap istri ku begitu. Kau itu istriku…kau milikku. Karena ketakutanku bahkan aku membayar Jungkook untuk memata-mataimu dikampus dan apa hasilnya Yoongi sering terlihat dekat denganmu walaupun disitu ada Minha tapi aku tetap takut laki-laki itu merebutmu dariku…” jelas Jimin panjang lebar.

Yoora terdiam dan mencerna apa yang dikatakan Jimin. Ia terharu mendengar pengakuan Jimin ternyata laki-laki itu takut kehilangan dirinya dan kata-kata Jimin membuat hati Yoora menghangat. Bahkan Jimin sampai membayar Jungkook untuk memata-matainya, pantas Yoora sering melihat Jungkook berkeliaran di Fakultasnya. Jimin cemburu dengan Yoongi, memang Yoongi pernah menyukainya tapi itu dulu dan sekarang Yoongi sudah bertunangan dengan Minha. Jadi, apa yang harus ditakutkan. Yoora tertawa dan memeluk Jimin. Ia sudah lupa akan rasa kesalnya karena alasan konyol Jimin tapi berhasil menghangatkan hatinya.

“Jimin-ah alasan mu sangat konyol…hahahaha” kata Yoora disela tawanya.

“mwo? kau bilang konyol? itu adalah fakta dan coba kau lihat mereka tidak mengajakku dan hanya mengajakmu…pasti itu rencana Yoongi-Yoongi mu itukan” jawab Jimin tidak terima.

“aigo…uri Jimin salah paham rupanya…sebenarnya Minha dan Yoongi oppa mengajak kita berdua tapi karena waktu itu kau sibuk membantu Hoseok oppa membuat koreografi dance dan membantu Namjoon oppa menulis lirik lagu untuk pentas seni kalian jadi aku malas mengajakmu Jimin-ah dan kalau kau sudah sibuk biasanya kau tidak pulang berhari-harikan. Aku pikir lebih baik ikut mereka liburan selagi kau sibuk” jawab yoora panjang lebar sambil tetap memeluk jimin.

“Hoseok hyung pulang kerumah orangtuanya selama seminggu karena ibunya sakit dan aku sudah minta izin dengan Namjoon hyung untuk libur satu minggu” jawab Jimin.

“jinjjayo? tapi kenapa izin satu minggu? apa itu tidak terlalu lama? tumben Namjoon oppa memberi izin selama itu?” Tanya Yoora terkejut.

Yoora melepas pelukannya dan menatap Jimin tidak percaya.

“karena aku ingin berlibur dengan istriku…aku membujuknya dan harus mendengar omelannya selama 2 jam…ahhh jinjja Namjoon hyung memang seperti ajhumma-ajhumma” jawab Jimin sambil mengingat saat dirinya membujuk Namjoon ketua tim mereka.

“berlibur denganku?” Tanya Yoora bingung.

“ummm…ne sayang..ahh..aku punya sesuatu untukmu..semoga kau suka” kata Jimin mengambil amplop dibawah bantal sofa.

“apa ini?” Tanya Yoora semakin bingung.

“buka saja…”jawab Jimin tersenyum lembut.

Yoora membuka amplop yang diberikan Jimin dan betapa terkejutnya Yoora saat melihat isi amplop tersebut.

“omo…Jimin-ah apa ini benar?apa kau serius?apa aku bermimpi?” Tanya Yoora girang.

“hahaha…kau tidak bermimpi sayang dan ini benar..aku serius…besok lusa kita berangkat” jawab Jimin sambil tertawa.

“kyaaaa..kita ke New Zealand..gomawo Jimin-ah…” jawab Yoora senang sambil memeluk jimin semangat.

“sama-sama sayang…sebenarnya aku sudah memesan tiket ini berbulan-bulan yang lalu. Anggap saja ini bulan madu kita yang sempat tertunda waktu itu…dan ini juga termasuk alasan kenapa aku…yaahhh membuat ini dilehermu” kata Jimin lalu mengecup bekas kissmark hasil karyanya dileher Yoora.

“mwo? bu..bulan madu?…apa kau tidak berlebihan Jimin-ah..ini sangat mahal untuk sebuah bulan madu, kita kan harus berhemat dan aku tidak percaya dengan rencana konyolmu kau sengaja membuat kissmark dileherku karena ini..kau bisa bilang secara langsungkan tanpa membuat kissmark dileherku…dasar pervert” jawab Yoora memukul dada Jimin.

“kau jangan memikirkan biaya disaat seperti ini..aku sudah memperhitungkan semuanya Yoora-ah soal belanja bulanan kau tenang saja..cukup pikirkan bulan madu kita..hahahaha..dan kissmark ini adalah sebuah karya sayang..Kissmark by Jimin..”kata Jimin tersenyum seduktif.

“oh my God…sepertinya keselamatanku terancam” gumam Yoora.

Jimin tiba-tiba mencium bibir Yoora dan membuat gadis itu terkejut. Laki-laki itu mencium Yoora dengan lembut. Hanya ciuman tanda cinta tanpa nafsu didalamnya. Jimin melepas ciumannya dan memeluk pinggang Yoora dengan sayang.

“Jimin-ah” gumam Yoora pelan.

“ummm…kenapa sayang?” jawab Jimin pelan.

“aku mencintamu Park Jimin…sangat dan sangat mencintaimu” bisik Yoora.

Jimin melonggarkan pelukannya pada pinggang Yoora, laki-laki itu tersenyum dan menggosokkan hidungnya ke hidung Yoora dengan gemas.

“dengar Park Yoora…aku mencintaimu melebihi cinta siapapun  didunia ini. Jika kau bertanya dimana ujung dan dimana cinta ini berakhir, kau tidak akan mendapatkan jawabannya karena cinta ini tidak memiliki ujung dan tidak akan berakhir sampai kapanpun walaupun maut memisahkan kita. Aku akan selalu menjagamu bahkan ditidurmu Yoora-ah. Itu janji ku padamu” bisik Jimin penuh perasaan.

Yoora tersenyum manis, gadis itu mengalungkan tangannya keleher Jimin dan perlahan-lahan Yoora mendekatkan wajahnya dan mencium bibir Jimin lembut. Menyalurkan kehangatan dan rasa cintanya pada laki-laki itu yang sudah menjadi suaminya selama 6 bulan ini. Jimin membalas ciuman Yoora, laki-laki itu memegang tengkuk yoora memperdalam ciumannya dan menggigit bibir bawah Yoora.

“akh…” Yoora terkejut dan tidak sengaja membuka mulutnya memberi celah dibibirnya dengan tidak sabaran Jimin memasukkan lidahnya mengeksplor setiap inci mulut Yoora. Tangannya pun tidak tinggal diam, Jimin menyusupkan tangannya kebalik kaos longgar Yoora, mengusap punggung gadis itu lembut. Saat Jimin sudah menemukan kaitan dibalik kaos Yoora tiba-tiba gadis itu melepas tautan mereka dan mendorong sedikit dada Jimin agar menjauh.

“beri waktu aku bernapas” kata Yoora terengah-engah. Jimin mengerucutkan bibirnya

“kau berhenti disaat yang tidak tepat Yoora-ah bahkan aku baru memulai permainan” jawab Jimin kecewa.

“aku tidak peduli…aku butuh bernapas dan tadi kau hampir membuatku pingsan kehabisan oksigen Park Jimin” jawab Yoora acuh.

“nah sekarangkan kau sudah menghirup oksigen…jadi kita lanjutkan lagi permainan yang tertunda tadi” bisik Jimin beserta senyum seduktifnya.

“shireo…kau bau Jimin-ah…kau berapa hari tidak mandi? Kata Yoora lalu bangkit dari pangkuan Jimin.

“mwo? aku bau? aku hanya belum mandi malam ini dan manusia tampan sepertiku tidak memelihara bau” jawab Jimin dengan percaya diri.

“kau yakin? bau mu mirip babi Park Jimin..hahahaha” ejek Yoora.

Yoora menjulur lidahnya mengejek Jimin dan berlari kekamar sambil tertawa.

“yaaakkk..jangan lari kau Park Yoora. Kau ingin aku membuat kau tidak bisa berjalan besok pagi rupanya” teriak Jimin.

“aku tidak peduli Park Jimin” teriak Yoora dari kamar.

“yaaakk…Park Yoora. Aku akan menghukum mu malam ini” teriak Jimin berlari kekamar.

Setelah itu hanya terdengar suara teriakan Yoora dikamar entah apa yang dilakukan Jimin hanya Jimin dan Yoora yang tau dan sepertinya malam ini akan menjadi malam yang panjang untuk mereka berdua.

-END-

Semoga gak ada yang pingsan atau kejang-kejang baca ff amburadul trus romancenya yang gagal ini yaa…

Maaf kalau endingnya ngecewain kalian dan gak sesuai T.T please…jangan bunuh author, author belum dilamar sama Namjoon /? *plak

Oh…yaa jgn lupa kritik dan sarannya, karena kritik dan saran kalian itu berharga dan sangat membantu buat author. Jujur aja author masih bermasalah sama diksi *author curhat

Kalau ada yang mau temenan atau mau kenalan gitu sama author bisa follow twitter @elsa_guan atau follow IG  @elsaguan *authorsedangpromosi xD (pasti difollback)

Udah itu aja, author mau ikut Jimin & Yoora bulan madu dulu yaa xD*digorokYoora

Bye..bye semuanya *lambai2barengJimin

25 responses to “[Freelance] Kissmark by Jimin (Chapter 2- End)

  1. Omo…
    Nice nice ^^ manisnyaaa…
    Huft singkat,detailnya dpt fantasynya kemana2 jdinya thor 😀
    Hoaa sequel dong
    Manis bgt tnpa nc soalnya lebh giman gitu 😀 tpi fantasy liar tuhh mendekati ending jdinya
    Good thor (y)

  2. Aaa chimchim >///<
    Yoongi kan sama Minha, si Chimchim gak tau ya? -__-" masa cemburu ama tunangan orang–"
    Hehe, daebak!
    Sequel ya? /aegyo/ /author muntah-__-"/

  3. Mau apa rasanya? Pengen nelan Jimin ahh masa! Bayangkan muka Jin dulu lah wkwkw
    It’s little bit menguras usaha karena Jimin kau membuat aku kejang kejang. Hahaha

  4. ya ampun jimin cemburu yang tidak beralasan tapi biarpun sempat bikin bete nyatanya dia punya rencana yang so sweet banget
    gk terlalu pervert” amat sich tapi melindungi

  5. Imut,manis,unyu,pervert gmn gt… haha
    ya ampun jimin ceburu sgtuny. . . . critanya bgus chingu, klo ada sequelny boleh tuh. . .

  6. Haha jimin protektif banget , lucu ah alasannya , duhh jimin pervert” tapi so sweet gitu , aaa suami idaman 😀
    Next ditunggu karya lain , buatin cast nya jungkook dong thor hehe ^^ keep write

  7. Anyyeong reader baru ^^
    Salam kenal thor ^^
    Maaf baru koment ^^ langsung dr part 1 ^^
    Seneng deh baca ff cast ny jimin ^^
    Hehehehe jimin bener2 pervert ^^
    Tapi so sweet banget dengan plan honeymoon nya jimin^^
    Akh yoora beruntung punya suami jimin hehe biar kadang2 bikin kesel hehe buktinya yoora ga bisa lama2 marah sama jimmin ^^

  8. hahahaa, ending malah kejar2an kaya film india, hahaa
    yaahh jeju batal gantinya new zealand, itu mah berkali2 lipat untungnya..wehweehh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s