Kiss The Rain [Chapter 3B]

tumblr_lplnlaB1Qa1qa20meo1_500_large

Title: Kiss The Rain||Cast: Oc’s and Kim Jongin||

Genre: Hurt/Comfort ||Rate: PG-13(maybe?)

 post on http://summerff.wordpress.com

Chapter 1|Chapter 2|Chapter 3A

Warning : Typo disini bertebaran banyak. juga ceritanya panjang dan absurd

jika kalian tak tahan lagi lebih baik lambaikan tangan 😀

-Chapter 3B-

“Hei,My little Sister”

Hyenjin tersenyum melihat pria itu. tak ada yang berubah sedikit pun. Masih seperti dulu dengan senyum itu.

“Apakah kau tak merindukanku,huh?”tanya pria itu didepan hyenjin dengan merentangkan tangannya. Memberikan kode untuk memeluk.

Tetapi hyenjin menatap pria itu aneh. Merentangkan tangan? aku bukan anak kecil lagi. Batin hyenjin

“Hei,alien”sapa hyenjin mengangkat tangannya sebagai sapaan kepada pria itu

Senyum manis yang tadi bertengger manis dibibirnya seketika hilang saat mendengar adiknya sendiri dengan tak sopan memanggilnya dengan sebutan alien didepan orang banyak. Sangat memalukan sekali menurut pria itu.

Pria itu berkacak pinggang menatap hyenjin kesal “Hei! Bukannya berlari memeluku dan berkata aku merindukanmu oppa. Kau malah memanggilku seperti itu. aku memiliki nama yang sangat indah didengar. Apa kau lupa namaku? Nama oppamu sendiri,huh? Kalau begitu ku ingatkan namaku Kim Taehyung. Seorang lelaki yang sangat tampan. Apa kau bisa mengingatnya”

Mendengar kata ‘tampan’ membuat hyenjin ingin sekali berlari ketoilet dan memuntahkan isi perutnya. Tetapi hal itu tak akan terjadi.

“apa tampan? Alien sepertimu tampan? Aku sangat ingin pergi ketoilet dan memuntahkan isi perutku mendengar kata tampan itu”jawab hyenjin tersenyum puas melihat wajah taehyung yang memerah menahan kesal

Tetapi sebelum hyenjin beranjak dari hadapan itu. ia melihat anak kecil yang sejak tadi memandang mereka berdua dengan pandangan polosnya.

Hyenjin berjongkok lalu menatap anak itu yang juga menatapnya

“sehun kenapa kau ada disini?”tanya hyenji pada sehun

Anak kecil itu menatap taehyung. Mengerti dengan tatapan sehun, hyenjin mengangguk lalu menggendong sehun

“kenapa kau membawa sehun kesini?”hyenjin menatap taehyung tajam

Taehyung menatap hyenjin dengan senyum tak bersalahnya. Ia tahu pasti, hyenjin akan marah jika ia mengajak sehun kesini. Tetapi sehun sendiri yang ingin ikut. Walaupun ia telah melarang anak itu

“sehun sendiri yang ingin ikut, hyenjin-ah. Aku sudah melarangnya dan menyuruhnya untuk tidur siang. Tapi ia tak mau” hyenjin mengangguk lalu menatap anak yang digendongannya yang sedang tersenyum polos seperti biasa

Hyenjin menghelang nafas. Ia melihat sekeliling kantin yang masih tampak ramai. Walaupun tidak lagi mengeromboli mereka. Tapi masih menatap Taehyung dengan pandangan penasaran dari siswa perempuan

“shinhye”panggil hyenjin saat melihat shinhye yang sedang menatap sekeliling seperti sedang mencari seseorang

Shinhye mencari suara hyenjin. Dan saat melihatnya gadis itu menghampiri hyenjin dengan berlari kecil

“kau menjadi tontonan saat ini hyenjin”ucap shinhye lalu tatapannya terfokus pada sehun yang ada digendongan hyenjin. Gadis itu menatap hyenjin dengan bingung dengan adanya sehun disini

Tetapi hyenjin hanya mengangkat bahu dan melirik taehyung yang didepannya.

Shinhye mengikuti arah lirikan hyenjin. Seketika ia terdiam. Entah bingung adanya pria itu. ia tak mengenalnya sama sekali

“dia kakakku shinhye”kata hyenjin saat melihat wajah bingung shinhye melihat pria didepannya

Shinhye mengangguk mengerti lalu mengulurkan tangannya mengajak taehyung berkenalan “hai oppa, namaku shinhye temannya hyenjin”

Taehyun tersenyum lalu menyambut uluran tangan shinhye “taehyung. Kim taehyung”

Shinhye sedikit bingung dengan nama taehyung.

‘kenapa marga mereka berbeda? Kim dan Jung?’batin shinhye bingung. Gadis itu menatap hyenjin tak mengerti

Hyenjin mengangkat bahu “hanya masalah biasa. Tak perlu dihiraukan” hyenjin menatap taehyung “ya dia memang kakak kandungku. Walaupun kami berbeda marga”

Masih dengan kebingungannya. Tetapi shinhye hanya mengangguk atas jawaban hyenjin. Ia tak tahu dengan kehidupan hyenjin saat ini.

“lebih baik kita pulang. Seluruh siswa sudah boleh pulang walaupun belum waktunya. Aku kasihan dengan sehun yang sepertinya mengantuk”sahut hyenjin mengelus kepala sehun yang tertidur dibahunnya

Taehyung maupun shinhye mengangguk setujuh. Mereka pun berjalan meninggalkan kantin yang masih sedikit ramai saat ini

Kai menadahkan kepalannya keatas. Menatap langit sore. Sesekali senyum timbul dibibirnya. Enatah apa yang sedang dipikirkan pria itu.

Kai kembali menatap kedepan. Menatap siswa yang sedang berjalan pulang. Ia bisa melihat dengan jelas disini. Diatap sekolah yang jarang ditempatin siswa sekolah. kecuali orang-orang yang siswa pacaran yang mau waktu berdua saja.

Pandangan pria itu terfokus pada seorang gadis yang sedang berjalan berdampingan dengan pria yang berpakaian bebas yang sedang menggendong seorang anak kecil

Kai tahu gadis itu adalah hyenjin. Tetapi ia tak tahu pria yang ada disebelahnya. kai memandang pria itu yang sepertinya seumuran dengan ia dan hyenjin, pikir kai

Tetapi segera ia mengalihkan pandangan saat melihat chanyeol masuk dan berjalan kearahnya saat sudah menutup pintu. Pria itu berdiri disebelah kai dan ikut melihat apa yang sedang kai lihat

“apa kau pernah jatuh cinta yang sangat dalam?”gumang chanyeol

Kai menatap chanyeol dengan pandangan bingung. Tak bingung kenapa chanyeol yang tiba-tiba bertanya seperti itu

“kenapa kau menanyakan itu?”

Chanyeol tersenyum. Ia menatap kai yang disebelahnya

“kenapa aku menanyakannya? Karena saat ini kau sedang memandang seseorang dengan sangat dalam” chanyeol menghelang nafas “walaupun aku tak mengerti dengan perasaanmu, tetapi aku tahu apa yang kau rasakan kai. dengan cara kau memandangnya, dengan sikapmu padanya. Aku mengerti kau menyukainya”lanjut chanyeol

Tetapi kai hanya menatap chanyeol dingin lalu berjalan menujuh pintu atap. Meninggalkan chanyeol yang berdiri diam menatap punggung kai yang menghilang dibalik pintu

“aku tahu apa yang kau rasakan kai. tetapi kau terus berbohong dengan hatimu”

Taehyung berjalan menggendong sehun yang tertidur. Sedangkan hyenjin berjalan bersama shinhye menujuh panti asuhan

Hyenjin mengusap kepala sehun yang ada dibahu taehyung. Melihat anak itu tidur, membuat hyenjin merasakan kasihan dengan sehun yang masih kecil

“aku merasa kasihan dengan sehun yang masih kecil, tetapi sudah ditinggal oleh kedua orang tuannya”sahut shinhye

Hyenjin menatap shinhye yang juga sedang menatapnya

“aku tak tahu orang tuanya kemana. Dan seenaknya menaruk bayi didepan panti asuhan”hyenjin menghelang nafas lalu kembali mengelus kepala sehun dengan sayang

Taehyung yang melihat sikap adiknya yang sangat menyanyangi sehun, tersenyum kecil.

“sepertinya aku tak tahu lagi seperti apa adikku ini. Sudah berapa lama aku dan sunggyu hyung meninggalkanmu?”tanya taehyung. Pria itu mengacak rambut hyenjin dengan tangannya yang bebas

Hyenjin menatap taehyung kesal karena rambutnya yang sekarang berantakan “Yak! Tak usah mengacak rambutku alien”

Hyenjin merapikan rambutnya dengan mengerucut bibirnya. Sedangkan taehyung maupun shinhye hanya tertawa

“coba saja sunggyu hyung ikut. Pasti kita lengkap. Berkumpul bersama. Tetapi pria itu terlalu sibuk dengan pekerjaannya” taehyung menghelang nafas. Pria itu memikirkan kakak laki-lakinya yang sangat sibuk dengan pekerjaannya sebagai dokter bedah. Saat taehyung mengajak pulang saat ia masih diLandon untuk beberapa hari. Jawaban yang pria itu dapat dari kakaknya adalah aku tak bisa meninggalkan pekerjaan ini dan aku menitipkan salam kepada hyenjin dan halmoni. Dan yang taehyung lakukan hanya pasrah

Hyenjin menghelang nafas “sunggyu oppa, aku merindukannya”

Taehyung mengangguk “aku juga merindukannya” pria itu mengubah segera wajahnya saat melihat suasana yang sedikit kurang cerah. Karena semuannya terdiam dengan pikiran masing-masing

“kenapa menjadi mellow seperti ini”taehyung tertawa kecil. Pria itu menatap shinhye yang sedari tadi diam membisu

“shinhye-ssi kau melamun”

Shinhye tersentak kaget saat taehyung memanggilnya. Gadis itu menatap taehyung dengan senyum malunya

“aku tak melamun. Dan jangan memanggilku seperti itu aku merasah sedikit tua”

Taehyung mengangguk “baiklah, kalau begitu ceritakan sedikit tentangmu”

Hyenjin menyenggol tangan teahyung dan melototkan matanya saat taehyung menatapnya. Tetapi pria itu hanya mengangkat bahu. Ia hanya ingin tahu saja

Shinhye tersenyum melihat kedua bersaudara itu

“ya, kehidupanku tak terlalu menarik. Ayahku seorang pemilik Shin Crop yang mengelolah dibidang tektil. Dan aku memiliki seorang kakak laki-laki yang sedang berkulia diluar negeri”

Taehyung mengangah lebar mendengar shinhye seorang anak pemilik perusahan yang terkenal itu

“kau seorang putri dari pemilik Shin Crop yang terkenal itu. aku tak menyangka Si Jin ini bisa berteman dengamu”ucap taehyung melirik hyenjin yang tampak kesal dipanggil Jin oleh taehyung

Shinhye tersenyum. Ia melirik hyenjin yang masih tampak kesal dengan kakaknya sendiri

‘coba saja oppa ada disini. Pasti aku tak kesepian lagi dirumah’batin shinhye dengan senyum sedihnya

“hye-ah, apa si alien menanyakan hal yang salah?”tanya hyenjin khawatir dengan keterdiaman shinhye

Shinhye menatap hyenjin dengan menggelengkan kepalanya “anio hyenjin. Aku hanya merindukan kakakku disana. Ia sama seperti kakakmu tetapi lebih tua sedikit darinya”

Hyenjin maupun taehyung mengangguk mengerti

“memang ia berkulia dimana?”tanya taehyung dengan membenarkan letak sehun yang tertidur dan mengusap kecil kepala sehun saat anak itu sedikit terganggu tidurnya

“ia berkulian diLandon di Universitas Oxford jurusan Menejemen dan Bisnis”jawab shinhye

Taehyung mengangguk “berarti dia sama denganku. Aku berkulia di tempat yang sama dengan oppamu. Kalau boleh tahu siapa nama oppamu?”tanya lagi taehyung

“namanya Shin Dongwoo”shinhye menatap taehyung sambil tersenyum

Taehyung mengangguk tetapi seketika matanya terbelalak “WEAYO? DONGWOO HYUNG ADALAH KAKAKMU?”

Chanyeol berjalan sesekali mencium bunga yang ia genggam. Entah senyum dibibirnya sesekali muncul saat ia mengingat moment itu.

Pria itu berdiri didepan pintu besar putih lalu menekan bel rumah itu. senyum dibibirn itu tak hilang dari bibirnya.

Masih menunggu dengan sesekali menatap bunga ditangannya. Sampai akhirnya pintu terbuka tampak seorang wanita paru baya yang berdiri didepannya dengan senyum dibibir itu

“anda mencari siapa, Tuan muda?”tanya wanita tua itu dengan senyum wajah tuannya

Chanyeol membalas senyum itu “apa shinhye ada dirumah?”

Ahjumman menghelang nafas “Nona muda Shinhye sudah beberapa hari jarang ada dirumah pada jam segini tuan muda. Dia akan kembali larut malam”

Chanyeol tampak bingung sejak kapan shinhye pulang larut seperti itu. tak biasanya

“dia kemana,ahjumman?”tanya chanyeol lagi

“sepertinya nona muda pergi kerumah temannya yang tak salah bernama Jung Hyenjin” chanyeol mengangguk lalu memberikan bunga itu kepada ahjumman didepannya

“ahjumman tolong tarukan bunga ini dikamarnya. Kumohon” ahjumman itu menatap wajah chanyeol yang memohon lalu mengangguk dengan senyum dibibirnya

“kamsahamnida,ahjumman. Kalau begita saya permisi”chanyeol menundukan badannya sopan lalu meninggalkan rumah itu

Shinhye duduk diam menatap anak-anak panti yang sedang bermain bersama. Sesekali ia tersenyum melihat tingkah lucu mereka.

Shinhye tak sadar saat melihat seseorang duduk disebelahnya

“jika kau tersenyum seperti itu. bisa saja kau dikira orang gila”ucap orang disebelah shinhye yang membuat gadis itu terlonjak kaget dan menatap orang itu

“mau ?”taehyung mengulurkan permen yang sedang dipegangnya

Shinhye menerima permen itu lalu tersenyum menatap taehyung “gomawo”

Taehyung mengangguk “kakakmu adalah temanku dikampus. Dia juga sering menceritakan tentang dirimu disaat ia merindukamu” taehyung menatap shinhye dan membalas senyum gadis disebelahnya

“benarkah?”tanya shinhye menatap taehyung tak percaya. Tetapi lelaki itu tersenyum dan mengangguk membenarkan

Taehyung memberikan iphonenya “kau bisa melihat video ini jika kau tak percaya seberapa rindu kakakmu itu. tapi sayang ia tak bisa pulang karena ada sebuah tugas yang harus ia kumpulkan”

Shinhye mengambil iphone itu lalu memutar video itu. ia bisa melihat kakaknya yang sedang sibuk membuat sesuatu dan sesekali tersenyum menatap kecamera yang sedang menyorotnya

“video itu diambil saat hari kasih sayang tahun lalu. Dan saat itu ia Dongwoo hyung merindukanmu. Dia membuat sebuah ucapan dengan sebuah gabus dan tulisannya adalah aku merindukamu adikku tersayang shinhye. Semua yang ada disana tertawa dengan kekonyolannya. Ya walaupun aku juga membuat hal yang sama dengannya. aku membuat untuk hyenjin dan sunggyu hyung. Dongwoo hyung ingin menghubungimu tapi ia takut jika kau masih marah dengannya dan tak mengangkat panggilannya maupun membalas emailnya” taehyung menatap shinhye yang sudah menangis disebelahnya “ia sangat merindukanmu shinhye. Sangat”

Shinhye terisak melihat senyum kakaknya yang selama ini ia rindukan. Senyum hangat itu. senyum konyol itu saat bersamanya. Ia sangat merinduka itu semua.

“oppa bogoshipoyo” isak shinhye dengan memeluk iphone taehyung saat menampilkan wajah Dongwoo yang sedang tersenyum

Taehyung merangkul shinhye kedalam pelukaannya lalu mengusap bahu gadis itu dengan lembut “menangislah jika kau ingin menangis untuk melepas rindu itu. hubungilah dia disaat kau merindukannya”

Shinhye terisak didalam pelukan taehyung. Gadis itu mencengkram pakaian yang taehyung gunakan.

Dari kejauhan seseorang yang sedari tadi mendengar dan melihat itu hanya bisa tersenyum sedih. Yang bisa ia lakukan hanya berdiri diam disini tak melakukan apapun.

“aku ingin menjadi sandaramu seperti dulu”

Orang itu menghelang nafas lalu berjalan menujuh motornya dan menajuh dengan kecepatan sedang membela jalanan seoul

Hyenjin menemani anak-anak panti yang sedang membuat pekerjaan sekolanya. Sesekali mereka menanyakan sebuah jawaban yang tidak mereka ketahui pada hyenjin.

“nuna, bagaimana dengan ini?”tanya minhyuk

Hyenjin melihat soal matematika kelas 3SD itu. lalu menjelaskan cara menghitung bilangan pecahan itu.

minhyuk memerhatikan dengan serius. Lalu mengangguk setelah mengerti dengan penjelasan hyenjin

“baiklah nuna” hyenjin tersenyum lalu mengusap kepala minhyuk yang sedang serius mengerjakan soal Prnya

“jika kau ingin menghubunginya. Lakukanlah jangan pernah menahannya mengerti”

Hyenjin menolehkan kepalanya menatap taehyung yang berjalan bersama shinhye yang bermata sembab.

‘ada apa dengan matanya itu? apa ia menangis lagi? atau si alien’hyenjin cepat berdiri lalu menatap kakaknya itu dengan pandangan bertanya

“kenapa kau menatapku seperti itu?”tanya taehyung melihat aura tak bersahabat dari hyenjin didepannya

Hyenjin memutarkan bola matanya “kau apakan shinhye,huh? Mengapa ia menangis?”

Taehyung tersenyum lalu merangkul shinhye yang disebelahnya “kau ingin tahu sekali anak kecil” ejek taehyung lalu berlari pergi masuk kedalam kamarnya sebelum hyenjin mengamuk

Hyenjin menatap pintu kamar pria itu “awas kau alien”desisnya

Shinhye tersenyum melihat kekesalan hyenjin lalu menarik tangan hyenjin, membuat gadis itu menatap shinhye bingung

“taehyung oppa tak menggangguku. Dia hanya memberitahu jika oppaku yang disana sangat merindukanku” jelas shinhye

Hyenjin menatap shinhye lalu memeluk gadis itu “jika kau ingin bercerita kelu kesalmu. Aku siap jika kau mau berbaginya kepadaku”

Shinhye tersenyum dibalik pelukan itu lalu membalas pelukan hyenjin lalu mengangguk

Tetapi pelukan keduannya terlepas saat merasakan tarikan pada ujung baju hyenjin maupun shinhye. Keduannya menundukan badannya saat melihat sehun yang berdiri didepan mereka dengan wajah bangun tidur

Hyenjin tersenyum lalu mencubit kecil hidung anak itu “kenapa kau bangun huh?”

Sehun mengedipkan matanya “aku lapar nuna”ucapnya polos

Shinhye maupun hyenjin tertawa mendengar jawaban polos yang sehun keluarkan

“baiklah, mau nuna buatkan sesuatu? Seperti omelet?”tanya shinye sambil mengulurkan tangannya

Sehun mengangguk girang lalu meraih uluran tangan shinye dengan senang “sehun mau nuna”

Shinhye mengangguk lalu mengajak sehun maupun anak-anak yang lain menuju dapur

Hyenjin melihat keceriaan shinhye yang kembali dan tawa anak-anak itu yang membuat ia tak bisa menghilangkan senyumnya

Taehyung menatap leptopnya yang baru saja menampilkan wajah seseorang. Pria itu menghelang nafasnya.

“kenapa kau seegois itu? kau menyusakan”

Taehyung mengacak rambutnya gusar. Lalu menatap kembali leptopnya dan menutupnya dengan kasar

“menyusakan”

Pria itu berjalan keluar saat mendengar panggilan hyenjin yang menyuruhnya makan

“hei alien, jika dalam waktu 2 menit saja kau tak keluar dari sarangmu itu, jatah makamu ku ambil”teriak hyenjin keras didepan pintu pria itu

Lalu berlari cepat menujuh meja makan yang sudah berkumpul anak-anak panti yang sedang makan

“hyenjin kau selalu tak memanggil kakakmu itu dengan sopan”kata Kim halmoni menggelengkan kepala melihat cucunya itu

Yang dibicarakan hanya tertawa kecil sambil mengusap belakang kepalannya. Ia malu saat ini. Karena didepan semua anak-anak Neneknya bicara seperti itu

“bener tak sopan sekali dia”lanjut taehyung sambil menjitak kepala hyenjin. Kemudian menjatuhkan dirinya dikursi sebelah hyenjin

Gadis itu mengusap kepalannya yang dijitak taehyung dan menatap kesal pria disebelahnya tetapi pria itu tampak acuh

“woah, siapa yang membuat ini? Enak sekali”puji taehyung saat merasakan omelet itu

“shinhye nuna yang membuat itu hyung”ucap minhyuk menatap shinhye yang disebelahnya

Taehyung tersenyum lalu mengangguk “Wow… kau sangat pintar memasak shinhye ini enak sekali. coba hyenjin bisa membuat ini”

Taehyung melirik reaksi hyenjin. Apa gadis itu akan kesal atau sebaliknya hanya diam. Dan benar. Gadis itu tampak kesal sekarang

“yak! Kau”hyenjin mengangkat tanganya ingin memukul kepala taehyung tetapi pria itu lebih cepat menghindar

“tak kena”taehyung menjulurkan lidahnya lalu berlindung diberlari menghindari hyenjin

Terjadilah kejar-kejaran dari keduannya. Yang membuat suasana meja itu ceria dengan tawa melihat kedua kakak beradik itu

“Gomawo”taehyung menatap gadis disebelahnya dengan mengangkat alisnya

“untuk apa?”tanyanya pada shinhye

Shinhye tersenyum lalu berbalik menatap taehyung “untuk hari ini. Karena jika oppa tak bilang semuanya. Pasti semua ini akan larut terus berjalan. Tak ada perbaikan”

Taehyung membalas senyum shinye “aku hanya membantu dia yang terus dengan kerinduannya” jawab taehyung

Shinhye mengangguk “baiklah, kalau begitu aku pulang dulu. Annyeong oppa”

“apa perlu aku mengantarmu sampai kehalte depan?”tanya taehyung menghentikan jalan shinhye

Shinhye menggelengkan kepala menolak “tak perlu aku bis-“

Tiba-tiba sebuah motor sport berhenti didepan mereka. Membuat keduannya mengalihkan tatapan mereka saat ini

Pria dimotor itu melepaskan helmnya lalu menatap shinhye dengan senyum tipisnya

“perlu tumpangan?” shinhye seketika merubah raut mukanya yang tadinya tersenyum menjadi dingin dan tajam.

Taehyung melihat perubahan raut muka itu sedikit bingung. ia menatap shinhye

“oppa kau jadikan mengantarku?”tanya shinhye

Taehyung terlonjak kaget dengan shinhye yang merangkulnya saat ini. Astaga ada apa dengannya sekarang? batin taehyung

Shinhye menarik tangan taehyung berjalan pergi, sedangkan yang ditarik tampak bingung. dan hanya mengikuti gadis yang menariknya

Chanyeol menatap punggung shinhye yan pergi dengan tersenyum kecut

“aku akan berusaha mengembalikan semuannya”

“mianhae oppa”ucap shinhye saat ia dan taehyung sudah sampai dihalte bis

Taehyung mengenyit dahinya “untuk apa?” shinhye menghelang nafas

“sudah membantuku menghindari pria tadi”sahut shinhye lemas. Entah apa yang ia lemaskan. Hanya bertemu pria itu bisa membuat detakan jantung berdetak berkali lipat lebih cepat

Taehyung hanya mengangguk lalu mengeluarkan sesuatu dari saku jaketnya “ini untuk mu”

Shinhye mengenyit dahi melihat permen yang diberikan taehyung “permen?” gadis itu menatap permen yang ada ditangannya dengan bingung. seorang pria yang sudah berkulia masih menggosumsi permen anak-anak. Batin shinhye

Taehyung tersenyum melihat keheranan shinhye tantangnya “aku memakan permen itu jika aku sedang ada masalah atau apapun untuk meredakannya. Ya walaupun aku sering diejek anak kecil oleh kakakmu”

Shinhye mengangguk lalu membuka bungkus permen itu lalu memakannya sambil menunggu bis untuk ia pulan

“jika kau merasakan hal seperti sedang kesal ataupun apa makan saja permen ini. Tetapi jangan memakan permen ini disaat kau sedang menangis. ya menurutku tidak akan kelihatan keren saat kita memakannya sedang menangis” shinhye tertawa kecil saat mendengar penjelasan dari taehyung

“pasti hyenjin sangat beruntung memiliki oppa sepertimu”puji shinhye lalu menatap taehyung yang juga memakan permen yang sama dengannya

Taehyung tertawa kecil lalu membalas senyum shinhye “ya anak itu memang beruntung memiliki oppa sepertiku tetapi dia selalu membuatku kesal dan gemas dengan tingkah yang menyebalkan itu. hyenjin akan bertingkah manis pada sunggyu hyung. Tetapi aku tetap sayang padanya. Ahh…  aku merasah iri dengan sunggyu hyung” taehyung menghelang nafasnya

Shinhye menatap pria itu lalu menepuk bahunya “jika kau saat itu ada disana pasti kau akan senang. Mengapa? Karena sebenarnya dari sikap hyenjin yang seperti itu ia sangat menyanyangimu”

Taehyung membelalak matanya. Kaget. “benarkah?”

Shinhye mengangguk lalu tersenyum tipis. Gadis itu berdiri dari duduknya lalu berjalan masuk kedalam bis yang sudah berhenti. Sebelum masuk shinhye berbalik menatap taehyung yang masih terduduk diam

“oppa gomawoyo untuk hari ini dan sampaikan salamku pada hyenjin dan semuannya. Aku pergi”shinhye pun masuk kedalam bis itu

Taehyung masih terduduk diam. Lalu senyum bahagia mengembang dibibirnya

“aku sangat bahagiaaaa”

Keesokan harinya

Hyenjin bersiap-siap pergi kesekolah. Seperti biasa. Gadis itu akan pergi lebih pagi dari murit lainnya.

Gadis itu berjalan keluar dari kamarnya. Ia menatap keadaan ruang makan yang sudah berkumpul anak-anak panti yang akan pergi kesekolah. Hyenjin pun berjalan menujuh meja itu

“kau pergi sekolah sepagi ini?”tanya seseorang dibelakang hyenjin berdiri

Hyenjin berbalik lalu menatap taehyung yang sudah rapi sepagi ini. Mau kemana dia? Tak biasanya bangun sepagi ini pada saat libur. Batin hyenjin sambil mengenyit dahinnya

Taehyun menatap adiknya yang  menatapnya dengan pandangan aneh

“kenapa kau menatapku seperti itu?”tanya taehyung

“tak biasanya kau bangun sepagi ini saat libur?”

Taehyung mengangguk mengerti dengan pandangan adiknya

“aku ingin pergi sebentar mengurus sesuatu hal” pria itu duduk dibangku yang belum ditempatkan lalu mengambil satu roti lalu memakannya

Hyenjin mengenyit dahi. Gadis itu menjatuhkan badannya disebelah taehyung yang sedang makan “mengurus apa?”

Tampa mengalihkan tatapannya, taehyung menjawab santai “anak kecil tak boleh tahu apa urusan orang dewasa”

Hyenjin menatap taehyung kesal karena mengatainnya anak kecil. gadis itu mengambil rotinya lalu memakannya dengan perasaan kesal

“mau kuantar? Bis jam segini tak ada dan akan membuatmu telambat masuk sekolah”tawar taehyung saat ia dan hyenjin sudah ada diluar rumah. Sedangkan anak-anak panti sudah pergi kesekolah mereka dijemput oleh mobil pengantar

“aku sudah terbiasa jalan kaki”tolak hyenjin lalu berlalu meninggalkan taehyung

Tetapi pria itu tersenyum misterius “apa benar kau jalan kaki setiap hari dan itu tidak terlambat?”tanya taehyung masih dengan senyum itu

Hyenjin berbalik lalu menatap kesal kearah taehyung “Ne! aku berjalan setiap hari dan tak pernah terlambat” hyenjin menjawab dengan ketus pertanyaan taehyung

“bisakan kau melihat jam tangamu,hye? Sekarang sudah jam berapa?”tanya taehyung lagi

Hyenjin memutar matanya kesal “ini baru jam-“ tiba-tiba mata itu terbelalak kaget saat melihat jamnya yang sudah menunjukan pukul 07.00. astaga kenapa bisa seperti ini. batin hyenjin panik

“aku pergi duluannya. Selamat tinggal my little sister”ucap taehyung menaiki sepedannya. Entah sepeda itu ia dapat dari mana. Sepeda yang ia gunakan saat masih dibangku sekolah dulu. Dan sekarang masih bisa digunakan dan masih tampak bagus. Menurutnya

Hyenjin menghentikan taehyung cepat sebelum pria itu melajuh pergi meninggalkannya dengan waktu masuk 30 menit lagi

“oppa tunggu”

Taehyung tersenyum dibalik punggung itu. lalu berbalik menatap hyenjin yang sudah ada dibelakangnya

“aku ikut. Waktu masuk sekolahku 30 menit lagi”gadis itu duduk diboncengan belakang lalu memeluk pinggang taehyung dengan sebelah tangannya

“bukannya kau menolakku tadi?”tanya taehyung dengan wajah  bingung walaupun didalam hati ia sudah berteriak ingin tertawa melihat wajah adiknya itu

Hyenjin menghelang nafas “aku menerimannya. Sekarang jalankan sepedannya aku tak ingin terlambat datang”

Taehyung pun tertawa kecil lalu mulai menjalankan sepedannya di pagi hari yang cerah dan sejuk ini.

‘ahhh…aku sangat merindukan Negara ini’ teriak taehyung dalam hatinya

Semua orang memandang hyenjin maupun taehyung saat ini. semua murit memakai mobil mewah sedangkan hyenjin hanya diantar dengan sepeda kakaknya. Tetapi hyenjin hanya menganggapnya dengan biasa saja

“apa semua orang disini selalu menatamu seperti itu?”tanya taehyung melihat kesekeliling sekolah itu. ada beberapa yang memandang mereka dengan aneh,mengejek dan banyak lagi. tapi ada juga yang tidak menghiraukan.

Hyenjin hanya menganggat bahunya “aku masuk dulu” gadis itu berjalan masuk kedalam sekolahnya. Tetapi sebuah rangkulan dibahunya membuat gadis itu menolehkan kepalannya

Terkejut.

Tentu. Karena ia melihat Taehyung yang juga ikut masuk kedalam sekolahnya

“kenapa kau ikut masuk,huh?”desis hyenjin kecil hanya dapat didengar taehyung

Pria itu mengangkat bahunya tak peduli “aku hanya ingin menemui seseorang disini”

Hyenjin mengenyit dahi. Menemui seseorang? Siapa? Batin hyenjin penasaran siapa yang ingin ditemui taehyung disini

Taehyung melepaskan rangkulannya dibahu hyenjin membuat gadis itu menatap taehyung

“aku pergi dulu,bye my little sister”

Hyenjin menatap punggung taehyung yang menghilang diujung koridor. Tetapi gadis itu hanya mengangkat bahunya tak peduli dan memilih masuk kedalam kelasnya.

“YAK! KAU BERKATA TAK AKAN PULANG HUH?”teriak seseorang

Sedangkan yang diterikankan hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah itu tak pernah hilang

“kenapa mendadak menghubungiku huh?”tanya seseorang yang tadi diteriakan

Pria itu menjatuhkan badannya lalu menghelang nafas “aku hanya ingin menawarkanmu?”

“menawarkanku?”pria itu mengenyit bingung

“maukah kau ikut denganku keacara itu sebagai asistenku? Aku bingung mau mengajak siapa lagi” pria itu menghelang nafas sebelum melanjutkan perkataannya “dan kau bisa melihantnya untuk beberapa hari”

Semua murit kelas XII berteriak girang. Entah apa yang membuat mereka seperti itu. jika Karena tidak belajar lagi. tentu itu membuat semuannya senang. Tetapi ini suatu hal lain.

Hyenjin dan shinhye berjalan menyusuri koridor dengan mengenyit dahi melihat kegirangan murit-murit itu

Saat mereka berdua berjalan melewati mading yang penuh digerubuni para murit-murit.

“ada apa itu?”tanya shinhye yang bingung melihat keramaian itu

Hyenjin mengangkat bahu “aku tak tahu. Kita tunggu saja jika sudah tak berdesakan lagi”

Shinhye mengangguk. Mereka hanya melihat murit-murit yang mulai pergi dari mading itu

Hyenjin maupun shinhye pun berjalan kearah mading itu. mereka membaca sebuah kertas yang tertempel dimading

“akan diadakan perpisahan sekolah diJeju besok. Alat yang harus dibawak adalah pakaian olahraga,jaket,kaus kaki dan pakaian lainnya. Ahh… ini sangat mendadak. Apa kau akan ikut,hye?”tanya shinhye setelah membaca kertas itu

“aku tak tahu. Jika aku diizinkan aku akan ikut”hyenjin menganggukan kepalanya setelah selesai membaca kertas dimading itu

“kumohon ikut saja. Aku tak memiliki teman disana. Kita juga tidak akan tidur dihutan seperti perpisahan tahun kemarin. Kita akan tidur disebuah Villa pemilik sekolah ini. wow aku tak sabar lagi melihat Villa mega itu. kumohon ikutlah”

Hyenjin hanya tertawa kecil melihat shinhye yang terus membujuknya

“ayolah aku akan membicarakannya pada Taehyung oppa. Ikut lah kumohon”rengekan shinhye berlanjut. Walaupun mereka sudah berada dikantin sekolah yang ramai

Hyenjin tertawa lalu mencubit gemas pipi shinhye “baiklah aku akan ikut jika aku diizikan halmoni dan taehyung oppa. Dan lagi aku akan bicara pada sehun”

Shinhye mengenyit dahi lalu menyusul hyenjin yang sudah menujuh tempat duduk mereka “izin pada sehun?”

Hyenjin mengangguk “anak itu akan menangis jika aku meninggalkan dia”

Shinhye mengangguk lalu tersenyum “aku akan membujuknya” ucapnya percaya diri

Hyenjin mengangkat alisnya tak percaya kalau shinhye bisa membujuk sehun yang sangat susah dibujuk itu “apakah kau bisa? Aku meragukannya”

Shinhye tersenyum penuh keyakinan “pasti”

Hyenjin mengangguk lalu tertawa kecil. mereka menghabiskan waktu dengan bercakap dikantin sekolah.

“aku dengar-dengar anak laki-laki pemilik sekolah tadi ada disini”ucap seseorang gadis disebelah meja hyenjin dan shinye

Shinhye menatap hyenjin yang juga menatapnya. Mereka tampak tertarik dengan arah pembicaraan gadis itu

“sebaiknya kita dengarkan oke”bisik shinhye

Hyenjin mengangguk. Mereka pun mulai memasang telinga mendengarkan apa yang akan dibicarakan gadis itu

“sepertinya ia sangat tampan. Aku ingin melihatnya secara langsung” ucap gadis itu lagi

Sedangkan temannya yang mendengarkan tak percaya sekali pun “bukannya dulu kau bilang anak pemilik sekolah juga ada bersekolah disini. Tapi sampai sekarang kita tak tahu siapa itu. aku merasa itu hanya tipuan belakang”

“aku pun tak percaya”gadis itu mengangkat bahu

Shinhye mengangguk kepalanya “huu…gadis hanya melihat dari ketampanan. Hye, apa kau pernah mendengar anak perempuan pemilik sekolah bersekolah disini?”

Hyenjin mengangguk “aku pernah mendengarnya dari orang yang sama. Gadis itu juga yang bilang ada anak pemilik sekolah bersekolah disini. Dan sekarang anak laki-lakinya”

Shinhye mengangguk lalu mengalihkan arah tatapanya. Saat melihat orang itu seketika gadis itu menghelang nafas “lebih baik kita pergi dari sini”

Hyenjin bingung dengan sikap shinhye. Tetapi gadis itu hanya mengikuti shinhye yang berjalan keluar kantin

Chanyeol POV’s

Aku berjalan bersama kai dan baekhyung masuk kedalam kantin. Seperti biasa semua gadis menatap kami.

Aku melihat kai yang hanya berwajah datar seperti biasa. Dasar kim Jongin bermuka tembok.

Sedangkan sih bacon pendek ini sedang tebar pesonanya dengan senyum manis yang menurutku sangat menjijikan itu

Tetapi aku mengabaikan semua itu. aku melihat kesekeliling. Mencari gadis pujaan hatiku.

Saat aku melihatnya yang berjalan didepanku. Aku ingin menyapanya tetapi gadis itu hanya menatapku tajam dan dingin seperti biasa yang membuatku tak jadi menyapanya. Yang dapat kulakukan hanya menghelang nafas.

‘aku harus berusaha mengembalikan ini semua’batinku

Chanyeol POV’s end

Taehyung menyenderkan badanya pada badan sepedanya sambil memakan permen seperti biasa. Sesekali pria itu mencari seseorang yang sejak tadi ditunggunya.

Saat pandangannya melihat orang yang ditunggunya. Pria itu menegakan badannya lalu melambaikan tangannya

“hyenjin. Shinhye”

Shinhye mencari seseorang yang memanggilnya tadi “sepertinya aku mendengar taehyung oppa memanggil kita hyenjin. Tapi dimana dia?”shinhye masih sibuk mencari pria itu tetapi hyenjin hanya memutar matanya melihat kakaknya yang berdiri bersandar disepedanya

Shinhye menatap hyenjin lalu mengikuti pandangan gadis itu. dan ia melihat taehyung yang bersandar disepedannya

“hai oppa”sapa shinhye lalu berjalan mengikuti hyenjin yang sudah berjalan duluan

“hai shinhye” taehyung menatap hyenjin yang juga menatapnya

“kenapa kau masih ada disini?”tanya hyenjin

Taehyung tersenyum dan membuang tangkai permennya “aku hanya ingin menunggu adikku. Dan mengajaknya pulang bersama”

hyenjin menghelang nafasnya. Shinhye menatap sahabatnya itu aneh

“kenapa kau seperti tak senang jika taehyung menunggumu?”tanya shinhye

Hyenjin menatap shinhye lalu menggelengkan kepalanya “tidak. aku senang jika dia disini karena aku akan cepat pulang dan makan dirumah”

Shinhye mengangguk mengerti

“kalau aku pergi pulang duluan. Dan jangan lupa katakana pada oppamu tentang tadi oke. Jika didibolehkan hubungi aku” shinhye lalu meninggalkan hyenjin dan taehyung

Taehyung pun menaiki sepedanya. Hyenjin mengikuti duduk dibelakang lalu merangkul pinggang taehyung dengan sebelah tangannya

“sudah siap?”

Hyenjin bergumang kecil lalu menyenderkan kepalanya dipunggung taehyung

“kenapa kau sedari tadi diam,huh?”tanya taehyun melihat adiknya yang diam. Tak seperti biasa yang sering berbicara

Hyenjin menatap taehyung ragu. Apa aku harus membicarakan ini? tanya pada dirinya sendiri

Akhirnya gadis tiu menghelang nafas lalu menatap taehyung

“oppa bolehkah aku ikut acara perpisahan sekolah besok?”

Taehyung mengenyit dahinya “besok? Mendadak sekali? dimana?”tanya taehyung

“di Jeju. Perpisahan dipinggir pantai dan mengginap di Villa pemilik sekolah”jelas hyenjin

Taehyung menangguk mengerti “baiklah. Aku memperbolehkanmu. Tapi jaga dirimu mengerti”Hyenjin mengangguk mengiyakan perkataan taehyung.

Taehyung mengacak rambut hyenjin lalu berjalan masuk kedalam panti asuahan.

“KAU DIBOLEHKAN?”teriak shinhye

Hyenjin menjauhkan iphonenya dari telinganya. Coba tadi aku tak menghubunginnya. Gerutuk hyenjin

“ne shinhye. Aku dibolehkan. Tak usah berteriak pabo” yang diseberang sana terkekek geli mendengar gerutukan hyenjin

“kau sudah menyiapkan barang-barangmu?”

Hyenjin tersenyum penuh arti. Gadis itu ingin sekali mengerjai shinhye saat ini

“hye-ah, sepertinya aku tak bisa ikut besok”ucap hyenjin sedih

“APA? KENAPA BEGITU?”

Hyenjin menjauhkan iphonenya kembali saat shinhye kembali berteriak. Tetapi tawanya tak tertahankan saat ini

“aku tak diperbolehkan oleh sehun”jawabnya

“berikan handphone mu padanya. Sekarang!”

Hyenjin tertawa kecil lalu melambaikan tangannya saat melihat sehun yang masuk kedalam kamarnya

“sepertinya dia ada disini. Tunggu sebentar”hyenjin mengambil sehun lalu menduduki anak itu dipangkuannya

“sehunnie, shinhye nuna ingin berbicara denganmu”bisik hyenjin

Sehun menatap hyenjin lalu mengangguk mengerti saat hyenjin memberikan iphonenya pada sehun

“halo nuna”sapa sehun riang

“hai sehunnie”

“nuna kata hyenjin nuna, shinhye nuna ingin bicara dengan sehun?”tanya anak itu

“ne sehun. Nuna ingin meminta izin”

Sehun bingung. anak itu menggadahkan kepalannya menatap hyenjin. Tetapi hyenjin hanya mengangkat bahunya. Ia menyerahkan semuannya pada sehun yang ingin bicara apa dengan shinhye

“izin apa nuna?”

“bolehkah hyenjin nuna pergi bersama shinhye nuna selama beberapa hari?”

Sehun menatap hyenjin lalu sehun dengan tiba-tiba memeluk leher hyenjin “tak boleh, sehun tak mengizinkan hyenjin nuna pergi”

Hyenjin menghelang nafasnya lalu membalas pelukan sehun dengan mengelus punggung sehun dengan sayang

“nuna mohon sehun. Hanya beberapa hari. Shinhye nuna janji hyenjin nuna tak akan meninggalkan sehun setelah ini”

Sehun menggeleng “tak boleh hyenjin nuna tak boleh pergi” sehun mulai terisak menangis dalam pelukannya

Hyenjin pun mengambil iphonenya lalu berbicara dengan shinhye bahwa ia ikut besok dan shinhye bisa menunggunya disekolah besok.

Dan akhirnya hyenjin pun mengakhiri menelponnya

“sstt… nuna tak akan pergi sehun. Nuna ada disini”hyenjin menenangi sehun yang masih terisak

“nuna jangan tinggalkan sehun sendiri”isak sehun kembali mengeratkan pelukannya pada hyenjin

“nuna tidak akan meninggalkan sehun sendiri. Nuna hanya pergi beberapa hari setelahnya nuna akan kembali. Janji”

Hyenjin melepaskan pelukan sehun lalu menghapus air mata dipipi itu dengan ibu jarinya. Gadis itu mencium puncak kepala sehun dengan sayang

“sekarang sehun tidur ya. nuna akan menemani sehun” hyenjin meniduri sehun ditempat tidur dan menyelimuti dirinya dan sehun

“janji nuna?”sehun mengulurkan jari kelingkingnya

Hyenjin menyambut itu lalu setelahnya membawa sehun kedalam pelukannya untuk tidur

Hyenjin memasukan barang-barangnya kedalam tas ranselnya. Setelah memasukan semuannya, gadis itu memakai jaketnya lalu memakai ranselnya dan berjalan keluar kamarnya

Ia melihat sehun yang sudah berdiri didepan pintu kamarnya. Hyenjin tersenyum lalu berjongkok menatap sehun. Gadis itu mengelus rambut sehun sayang

“ada apa sehun?”tanya hyenjin lembut

Sehun menatap hyenjin lalu menyodorkan sesuatu

“jika nuna merindukan sehun. Nuna bisa melihat ini” hyenjin mengambil foto itu. ia menatap foto yang menampilkan dirinya dan sehun yang berumur 3 tahun berfoto bersamanya. Mereka berdua tersenyum bersama

Hyenjin tersenyum lalu mengangguk. Ia menarik sehun kedalam pelukannya “pasti nuna akan merindukamu”

“sehun pun juga nuna”ucap sehun memeluk leher hyenjin

“hyenjin. Ayo berangkat bersama”panggil seseorang yang ternyata shinhye sudah berdiri dibelakang sehun

Gadis itu melepaskan pelukan sehun lalu menatap shinhye mengangguk

“sehun jangan nakal jika tak ada nuna,ne? jaga kim halmoni”sehun mengangguk lalu tersenyum manis yang dibalas hyenjin dengan senyumnya

“kalau begitu nuna berangkat ne. taehyung oppa dimana?”tanya hyenjin lalu mencari kakaknya yang sejak tadi tak telihat

“taehyung hyung pergi nuna tadi pagi. Kalau kim halmoni sedang pergi kerumah Jung ahjumman” hyenjin mengangguk lalu mengacak rambut sehun sayang

“baiklah jagoan. Jaga diririmu. Nuna pergi”

Hyenjin dan shinhye pergi menujuh sekolah mereka untuk berkumpul. Sudah ramai siswa-siswi yang berkumpul didepan sekolah

“Wow, sudah ramai seperti ini”gumang shinhye saat mereka turun dari mobil yang mengatar mereka

Hyenjin mengangguk lalu masuk kedalam barisan kelas mereka dan mendengarkan amanat dari panitia perpisahan

“baiklah semuannya, kita akan pergi kejeju menggunakan pesawat pribadi sekolah. semua tiket kalian sudah diurus dan kita semua tinggal menujuh bandara. Sebelumnya kalian tak boleh terpisah dari kelompok kelas kalian. Apa kalian mengerti?”

Semuanya berteriak mengerti. Mereka pun mulai memasuki bis yang akan mengantarkan mereka menujuh bandara Gimpo.

“jin-ah, kita dibagian bis dimana? Sepertinya sudah penuh semuannya”ucap shinhye cemas melihat bis yang sudah penuh tak ada tempat duduk lagi

Hyenjin pun mengangguk mereka masih sibuk mencari bis mana yang bisa menampung mereka berdua. Saat ia melihat duua bangku kosong. Hyenjin menarik shinhye menujuh kesana

“disana kosong”

Tetapi saat mereka akan duduk, seseorang menerobosnya duluan lalu duduk disana

“hei ini tempat kami”kesal shinhye pada orang itu

“siapa yang duluan duduk huh? Aku yang mempunyai bangku ini”ucap orang itu yang ternyata baekhyun dengan seseorang siswi perempuan

Hyenjin menenangi shinhye lalu mengajak gadis itu turun mencari ditempat lainnya

“sekarang kita harus duduk dimana?”tanya shinhye frustasi

Hyenjin berpikir sebentar lalu menatap sekeliling menatap bis yang suda penuh semuannya

“perlu tumpangan?”

Hyenjin maupun shinhye menatap pria yang menawari mereka saat ini. seketika raut muka keduannya kaget dan ragu.

‘apa harus?’

Tbc


 Heyo semua ^^

balik lagi dengan chapter 3B yang panjangnya nauzubila 😀

serius gak nyaka banget bisa sampe sebanyak ini terharu banget :”” #plak

oke nihhh chapter ini kedatangan banyak cast mulai dari

Sih alien alias Kim taehyung

kemudian Kim sunggyu

dan juga

Shin Dongwoo

nah aku mau nanya Tahu gak Shin Dongwoo siapa? kalau belum tahu bisa liat fotonya dibawah dan kalian akan tahu dalam waktu 2 detik ini

buat konflik yang belum keliatan sampai sekarang, tenang aja bakal ada dichapter selanjutnya. ditunggu ya 🙂

segitu aja. dan aku mau bilang makasih ke kalian semua yang sudah baca cerita ini dan ngasih kritik saran yang sangat mendukung untukku

Makasih Semuannya #peluksatusatu

girl-and-boy-on-bicycle

{Shin Dongwoo}

tumblr_mb2okjBYve1qkozk5o5_250

[Kim Sunggyu]

infinite7soul1101hfsk00

[Kim Taehyung]

Bp_ZcF6CQAA4Ws3


Bye Bye Semua ^^

 {Jung Hyenjin dan Shinhye}original

40 responses to “Kiss The Rain [Chapter 3B]

  1. Sungkyu Taehyung Hyejin sodara kandung kan? Lalu marga Hyejin kenapa beda dari 2 orang ini dan Hyejin juga mengatakan kepada Shinhye jika mereka memang benar2 sodara kandung O.o? Dan masalah anak pemilik sekolah yang cowok, yang mereka maksud Taehyung kan? Sumpah ini kece banget story nya. Jangan lama ya thor

  2. apa hyejin sama taehyung itu anak sipemilik sekolah ya dan sebenarnya mereka keluarga caebol
    penuh teka teki banget

    kapan moment kai-hyejin ya

  3. Yg nawarin kai ma chanyeol kah?gk da moment hyejin ma kai sma skali,n msh da typo dkit…dtnggu next..

  4. Yg nawarin kai ma chanyeol kah?gk da moment hyejin ma kai sma skali,n msh da typo dkit..dtnggu next..

  5. huaaaa.. akhirnya muncul juga ni ff..wkwk keren dehh..sehunnya lucu gitu😍😍wkwk jongin ga muncul banyak ya?next chapter ditunggu ya thorr

  6. Woohhooo..
    Alien.. alien.. itu kayaknya anak pemilik sekolah itu mengarah ke hyehin sama taehyung deh..
    Terus yang mau ngasih tumpangan mungkin si chan2 kalo ga gitu si kai.. hihi

  7. wh ternyata yg manggil hyenjin tuh kakaknya, aq kira siapa, wh taehyung jd kakaknya hyenjin, aduh kyknya kai cemburu ama taehyung dech, ah kasihan dia gk tau kalau taehyung tu oppa x hyenjin. Kkkk ya udah dech thor di tggu next chapnxa.

  8. pnasaran siapa sih sbenarnya anak dri pemilik skolah??
    trus yg membrikan mreka tawaran siapa???
    ngga ada jonginhyenjin moment yah 😦
    dtunggu next’ny
    KEEP WRITING!!!

  9. Bikin penasaran ff nya dari anak pemilik sekolah , orang tua hyejin , cerita detailnya chanyeol sengan shinhye sekarang nambah yang nganter hyejin sama shinhye , kai dan chanyeol kah ????? Gaada jonginhyejin moment ya
    Ditunggu next chapter nya , keep writing

  10. Taehyung sm hyejin itu sbnernya anaknya spa sih ? Masa anak yg punya sklahnya ? Ah… Bikin pnsaran aja,next chap kk jgn lama2 ya

  11. Penasaran sama pemilik sekolah itu, apa Taehyung??
    Siapa laki” yang debat itu?? Duh penasaran..
    Apa Taehyung suka Shinhye??
    Duh kasihan Chanyeol.. Shinhye masih suka kan sama Chanyeol..
    Semoga yang nawarin Hyenjin dan Shinhye adalah Kai dan Chanyeol, hehehe

  12. Pingback: Kiss The Rain [Chapter 4] | SAY - Korean Fanfiction·

  13. Pingback: Kiss The Rain [Chapter 5A] | SAY - Korean Fanfiction·

  14. Pingback: Kiss The Rain [Chapter 6A] | SAY - Korean Fanfiction·

  15. Pingback: Kiss The Rain [Chapter 6B] | SAY - Korean Fanfiction·

  16. Pingback: Kiss The Rain [Chapter 7A] | SAY - Korean Fanfiction·

  17. Pingback: Kiss The Rain [Chapter 7B] | SAY - Korean Fanfiction·

  18. Pingback: Kiss The Rain [Chapter 8] | SAY KOREAN FANFICTION·

  19. Pingback: Kiss The Rain [Chapter 9] | SAY KOREAN FANFICTION·

  20. Pingback: Kiss The Rain [Chapter 10A] | SAY KOREAN FANFICTION·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s