Our Moment

tumblr_n7xol2uoyr1qgxuxro1_1280kk

Title

Our Moment

 

Author

Skyoung9094

 

Cast

Byun Baekhyun and Lee Min Yha

 

Genre

Romance and Little Fluff

 

Leght

OneShoot

Rating

PG+13

           

Desclaimer

Ini fanfic bener asli buatanku. Ide berasal dari aku sendiri.

Please don’t copy-paste. Cast milik Tuhan, aku hanya pinjem nama.

Ini first fanfic yang aku publish di wp ini. Dan ini pernah aku publish di wp pribadiku disini. Maaf juga ya kalau fanfic ini masih jelek, kurang greget. Aku masih baru didunia tulis-menulis.

HAPPY READING~

Angin sore bertiup-tiupan mengakibatkan beberapa helai rambut gadis itu berterbangan. Gadis itu melihat jam tangannya sekali lagi. Sudah hampir satu jam dia menunggu seseorang di depan pintu gerbang sekolahnya sendirian. Sore ini dia sudah ada janji dengan seseorang untuk ke toko buku bersama dan juga untuk berjalan-jalan. Gadis itu menghembuskan nafasnya bertanda kesal. Dia sudah lelah menunggu.

Oke, 5 menit lagi tidak datang, aku akan pergi sendiri. Dasar pengingkar janji!

5 menit berlalu. Dia memutuskan tidak menunggu lagi orang yang di tunggu. Berjalan menuju halte. Naik bus untuk pergi sendiri ke toko buku.

Dan tampaknya kesialan menghampirinya. Saat sudah sampai di tujuan ternyata toko yang di tuju sudah tutup. Padahal itu adalah toko buku favoritnya dengan seseorang yang di tunggu tadi. Gadis itu tak menginginkan mencari toko buku lain.

Moodnya sangat jelek hari ini, jadi dia memutuskan untuk berjalan-jalan saja di Sungai Han yang terletak tak jauh dari toko buku yang di tuju. Cahaya merah yang berada di langit sore Sungai Han tampak indah. Di tambah lagi dengan angin yang bertiup-tiup membuat hati gadis itu merasa lebih tenang. Moodnya sedikit lebih baik dari tadi, namun kekesalan pada seseorang yang ditunggu tadi belum hilang.

Gadis itu memutuskan mencari kursi untuk ia duduki–karena dia sangat lelah sehabis menunggu tadi hampir satu jam tak duduk– . Dia memilih kursi yang menurutnya bagus untuk menikmati pemandangan Sungai Han.

Minyha-nama gadis itu- menegeluarkan earphone dari tasnya. Dia menghubungkan kabel earphone dengan ponselnya. Dia memutuskan untuk mendengarkan lagu sambil menikmati pemandangan. Saat membuka ponselnya ternyata ada satu pesan. Ternyata pesan itu dari seseorang yang di tunggunya tadi. Tunggu..

Kenapa tadi aku tak menghubunginya saja? Padahal akukan membawa ponsel. Aku tidak meninggalkannya di rumah. Paboya! Paboya! Kenapa aku bisa lupa sih?! AAAAAAA Paboya!

Minyha sering lupa tentang barangnya.. Minyha segera membuka pesan tersebut.

17.01

Maaf.

Aku tak bisa menemanimu.

Aku ada janji mendadak dengan keluargaku.

Jeongmal mianhae.

 

17.01? Bukanya saat itu Minyha menuju halte bus? Jadi seseorang yang di tunggu tadi terlambat memberi tahu kepada Minyha? Terlambat mengirim pesan? Oh syukurlah jadi tadi saat dia menunggu bukan sepenuhnya salah Minyha-karena teledor tidak menghubungi seseorang yang di tunggu itu- salah seseorang itu juga.

Minyha mengabaikan pesan itu. Dia mencampakkannya begitu saja. Tak peduli sedikitpun tentang pesan itu. Dia sungguh marah dengan ini. Bisa-bisanya mengirim pesan terlambat satu jam dari waktu perjanjian. Sungguh menyebalkan.

Gara-gara pesan itu Minyha lupa dengan tujuan awalnya. Listening the music and watching beautiful scenary of Han River. Dia memilih lagu yang terkesan lembut. Jari-jarinya men-scroll down terus untuk memilih lagu yang tepat pilihanya.

EXO K – Don’t Go

Jarinya berhenti tepat pada lagu itu. Dia memakai earphone dan memutar lagu tersebut. Menurutnya pribadi lagu tersebut termasuk kedalam lagu romantis.

Rangkain kata-kata liriknya terkesan romantis. Seorang lelaki yang di mabuk cinta yang tak mau gadis incarannya pergi begitu saja. Ouh manisnya—pikir Minyha.

Andai saja seseorang yang di tunggu tadi menyanyikannya lagu ini sekarang, di pinggir Sungai Han. Dengan cahaya merah efek dari sore hari dan ditemani angin yang semilir-milir. Itu hanya Minyha’s wish.

Hari sudah mulai malam dan angin semakin kencang membuat Minyha kedinginan. Dia merapatkan blazer seragam yang di pakai untuk menghangatkan tubuhnya, namun ternyata itu tak bereaksi sama sekali.

Minyha sudah kedinginan. Dia beranjak dari duduknya dan ingin pulng ke rumah. Namun tiba-tiba ada seseorang yang memakaikan jas di tubuhnya dari belakang. Bukan memakaikan sepenuhnya, hanya di selampirkan saja di pundaknya. Jas itu cukup membantu Minyha. Dia sedikit merasa hangat, tidak seperti beberapa menit yang lalu.

Dia sedikit kaget. Dengan segera Minyha menoleh kebelakang dan betapa terkejutnya dengan yang di lihatnya. Ternyata yang di belakangnya adalah orang yang di tunggunya tadi sore. Orang yang membuatnya menunggu sendirian selama satu jam. Dan orang yang membuatnya kesal serta marah. Dan orang yang membuat moodnya hancur.

“Baekhyun?!”

Gadis itu menyebut nama kekasihnya. Ya orang yang di tunggu tadi adalah kekasihnya. Lelaki berdarah asli Busan yang sekarang menetap di Seoul karena bisnis orang tuanya. Baekhyun tersenyum lembut kepada Minyha.

“Maaf” Baekhyun berkata sambil berjalan ke depan menuju kursi yang di duduki gadisnya itu.

Baekhyun segera memeluk Minyha. Dia memeluk Minyha dengan erat.  Menjalarkan kehangatan bagi gadisnya itu. Minyha tak membalas pelukan Baekhyun. Tangannya masih menggantung di bawah.

“Tadi saat aku ingin menemuimu pulang sekolah, namun tiba-tiba eomma menelfonku dan memberitahuku bahwa ada janji mendadak dengan keluarga besar.”

Baekhyun tetap memeluk Minyha. Dia ingin berlama-lama dengan posisi ini. Gadisnya ini  seperti candu bagi Baekhyun. Dia terasa sangat rindu kepada gadisnya ini. Padahal tadi siang saat di sekolah Baekhyun juga menghabiskan waktu bersama Minyha saat istirahat.

Sekedar info, mereka berbeda kelas dan mereka juga berbeda jurusan. Minyha di IPA sedangkan Baekhyun di Matematika. Ini membuat mereka bisa bertemu saat istirahat saja. Itupun kalau Baekhyun tak sibuk.

Minyha juga sangat suka posisi seperti ini. Baginya tubuh Baekhyun lah yah bisa menghangatkan tubuhnya. Dia sangat menikmati seperti ini. Saat seperti ini juga Minyha tak ingin melepas pelukan Baekhyun.

NAMUN…

Minyha seketika ingat, dia masih kesal dan tentunya marah dengan lelaki di hadapannya ini. Dia tak boleh terbuai hanya dengan pelukan.

”Lepaskan!” Minyha berucap dingin. Dia meronta untuk lepas dari pelukan Baekhyun.

Baekhyun sedikit kecewa. Padahal dia ingin masih berlama-lama memeluk gadisnya itu.

“Kenapa kau bisa tahu aku di sini? Dan kenapa kau membatalkan janji setelah hampir satu jam aku menunggumu? Kau tak tahu aku sendirian menunggumu. Yakin bahwa sore ini kita bisa ke toko buku dan jalan-jalan bersama. Tetapi mengapa kau membatalkanya?! YAK BAEKHYUN!!”

Minyha berbicara dengan satu tarikan nafas. Terlihat kilatan amarah di matanya.

“Kenapa kau tadi aku telefon tak di angkat? Apa kau lupa lagi tidak membawa ponselmu?” Bukanya menjawab pertanyaan gadisnya, Baekhyun malah balik bertanya.

Baekhyun tampak santai menghadapi kekasihnya yang sedang marah-marah.

“Baekhyun, jangan mengubah topik pembicaraan!” Minyha berucap penuh penekanan. Dia menatap tajam kekasihnya.

“Aku sudah menjawabnya tadi. Apa kau sudah selesai memarahiku? Kau tahu kepalaku sakit mendengarnya.”

Lagi, Baekhyun tampak santai menghadapi kekasihnya yang sedah marah. Dia menuju kursi  yang tadi di duduki Minyha.

Minyha menatap kaget. Bola mata yang melebar, mulut terbuka dengan bentuk O dan tak lupa tangannya yang menutup mulutnya yang berbentuk bulat atau O itu.

Minyha POV

APA?! Dia berkata apa?! Dia… Diaa.. Oh my god!! Bagaimana bisa Baekhyun merubah sikap dengan secepat itu? Berkata seperti itu setelah tadi meminta maaf dan memelukku? Sial!

Dengan emosiku yang memuncak, aku pergi dengan jalan tergesa-gesa. Berjalan dengan menghentakkan keras-keras sepatuku di tanah. Aku tak terima dengan perkataanya tadi.

Apa kau sudah selesai memarahiku? Kau tahu kepalaku sakit mendengarnya.

Kenapa kalimat itu terus bergentayangan di kepalakku sih? Kenapa tidak bisa dihilangkan? Seolah-olah sudah tertempel permanen di kepalaku. Sungguh aku benci dengan ini.

Oke, Baek cukup dengan hari ini. Aku lelah.

Nal annaehaejwo

Yeah geudaega salgo inneun gose nado hamkke deryeogajwo

DEG

Oh, sesangui kkeuchirado dwittaragal teni

Budi nae siyaeseo beoseonaji marajwo achimi wado sarajiji marajwo oh

Kkumeul kkuneun georeum geudaen namanui areumdaun nabi

( Bawalah aku

Ketempat kau berada, bawa aku bersamamu

Meski itu diujung dunia, aku akan terus mengikutimu

Jangan kau pergi dari pandanganku, meski pagi datang menyapa

Cara mu melangkah adalah caraku bermimpi, hanya dirimu kupu – kupu cantik

EXO K – Dont Go )

Lagu itu? Suara itu? Baekhyun?

Kakiku berhenti, tubuhku terasa beku. Sangat susah sekali digerakkan apalagi melanjutkan berjalan. Baekhyun menyanyikan lagu itu?! Lagu yang tadi sempat kuputar, lagu yang sangat ku idam-idamkan seseorang menyanyikannya. Bagaimana ini?

Aku tetap diam. Tak bergerak sama sekali. Masih terkejut dengan semua ini.

Baekhyun terlambat mengabariku, Baekhyun tiba-tiba datang menghampiriku, Baekhyun acuh saat kemarahanku meledak dan sekarang dia menyanyi lagu kesukaanku?! Ada apa ini?

Tap.. Tap.. Tap..

Suara langkah kaki mendekat. Aku tak tahu pasti siapa. Namun semakin dekat-dekat, aku menciun bau parfumnya. Ini bau parfum yang dipakai Baekhyun. Ya aku hafal dengan bau parfumnya. Ternyata dia mendekatiku.

GREP.

Baekhyun memelukku dari belakang. Aku tak mengerti atas semua perlakuan Baekhyun. Sungguh ini membingungkan.

Tangannya merangkuh di pingangku dan meletakkan dagunya di bahuku. Rasa nyaman dan hangat kembali menjalar ditubuhku. Kupejamkan mataku menikamti semua ini. Pikiranku menjadi tenang tak semarah tadi.

Aku tak tahu kenapa hanya dengan perlakuan manis dari Baekhyun  bisa membuat kekesalan dan amarahku reda. Sekalipun dia sangat menyebalkan. Aku sungguh mudah terbuai dengannya.

“Maafkan aku. Aku tahu perkataanku tadi menyakiti hatimu.” Akhirnya kau mengerti juga Baek dengan perlakuanmu, batinku.

“Aku tadi hanya kelelahan dari pertemuan keluarga. Aku membutuhkanmu untuk menenangkan diriku, makanya aku mencarimu.” Ada jeda sejenak sebelum Baekhyun melanjutkannya dan aku diam tak menimpali perkataanya.

“Saat aku menemukanmu disini, sungguh aku senang sekali. Aku ingin mengajakmu jalan-jaln. Namun kau malah memarahiku bertubu-tubi saat aku menghampirimu.” Aku masih diam.

“Kau jangan marah-marah lagi. Itu bisa membuatmu tua mendadak. Aku tak ingin mempunyai kekasih dengan wajah tua seperti nenek-nenek”  suara lembut terdengar dari mulut Baekhyun.

“AWW! YAK!”

Dia mencubit pipiku setelah perkataanya selesai. Dengan segera aku membalikkan tubuhku menghadapnya.

“Yak, sakit Baek!”

Dia malah tertawa melihatku cemberut. Aku sungguh senang melihatnya tertawa.

“Hahaha, Minyhaku sayang. Jangan cemberut seperti itu. Akukan sudah bilang itu membuatmu akan terlihat tua”

“Kau tadi bilang marah bukan cemberut Baek dan cemberut itu bukan marah” Aku tetap menampakkan wajah cemberutku padanya.

“Itu sama saja sayang. Oh ya bagaimana tadi suaraku? Baguskan?” Oh ya aku lupa dengan suara Baekhyun, yang tadi menyanyi. Jujur tadi suaranya snagat indah. Membuatku sangat kagum padanya. Aku sangat suka suka suaranya Baekhyun. Ciri khas suara serak-serak basah.

“Tidak. Tadi suramu sangat jelek.” Aku tak akan berkata jujur. Aku akan mengerjainya.

”Wekkkk!” Kujurkan lidahku.

“Suara Baekhyun jelek” Lagi, aku mngejek Baekhyun.

“YAK!”

Hahaha dia marah dan mulai ingin mencekikku. Aku lari menghindarinya. Sebenaranya dia bukan ingin mencekikku. Itu hanya definisiku saja.

Dia tetap mengejarku. Tetapi aku lihai dalam menghindarinya dan akhirnya kami bekejar-kejaran di dekat Sungai Han.

Aku sungguh senang dengan ini. Bisa mengejek Baekhyun dan menghabiskan waktuku bersamanya. Yah walaupun dedominanasi dengan pertengkaran kecil. Senang bisa tertawa bersama-sama seperti ini dengannya.

END

Hai kenalin aku Skyoung9094, author baru disini. Semoga aku dan para readers disini bisa berkawan dengan baik.

Advertisements

30 responses to “Our Moment

    • Wuahh so sweet ya? Gak ada. Ini cuma oneshoot. Maaf ya. Tapi kalau aku mood buat ngelanjutin ini pasti ada lanjutannya kok.
      Terima kasih sudah membaca:)

  1. gue kapan kaya gitu sama Jongin T__T wahahaha
    lari-larian di sungai han waahhhhhh so sweet tp harus berantem dulu. Padahal tadi Baekhyun udh minta maaf, Min Yha gengsi ya? wkkw

    keep writing!^^

  2. ciyeeee..yang romantis romsntisan

    emang yang romantis pantes banget bersanding(?) sama tuh lagu don’t go..siiipp author 🙂 I’m waiting your on other ff 😉

    LOVE LOVE Park Yeol ❤

    • Mereka mah ppasangan romantis. Lucu semunya. Tapi sebenarnya si Minyha sukanya malah peterpan, aku yg suka don’t gonya, hihi:D
      Terima kasih sudah membaca:)

  3. Hahaha…mereka lucu><….pengen punya pacar kayak baekhyun/ngarep..wkwk..btw,salam kenal dan selamat berfanfic ria/apa ini..heheh…keep writingg

  4. sweet banget >.<
    mau dong dinyanyiin sama bebeb baekhyun jugaa 😦 huaaa
    ff nya bagus thor! 😉 keep writing ya!

    • Mau dinyanyiin ya? Ya udah request di website exo-l aja, hihi. Woahh bagus ya fanficnya? Terima kasih 😀 Ya always keep writing^^
      Terima kasih juga sudah membaca:)

  5. Ahahah minhyanya lucu kalau lagi ngambek baekhyun so sweet banget membujuk minhya dengan bernyanyi ahaaa.
    So sweetnya apalagi baekhyun bias aku .

    • Hai salma, km salah nulis. Harusnya Minyha, bukan Minhya ya:)
      Baekhyun suaranya bagus sih jadi dia ngebujuk pake suaranya.
      Bias kamu ya? Aduh pas banget dong.
      Terima kasih sudah membaca:)

  6. so sweet bangettt thor, aakk berasa jadi minyha huaaa…. author tau aja aku lagi suka bgt lagu don’t go, gr” liat fancam nya baekhyun yg di luxion, ughh cara dia nari butterflies nya yaampun aku aja sampe gak bisa napas sendiri thor *lebay* apa lagi tadi akuu bayangin dia meluk dari belakang, nyanyiin lagu don’t go disungai han buat aku. bayangin doang, cuma bisa bayangin hahaha.. berharap ada sequel nya karna pasti aku kangen moment sweet mereka..
    fightingg ya thor^^

    • Aduh mereka mah sweet couple, hihi:) Woah kamu lagi suka lagu don’t go? Jadiin list favoritte song gih, bagus itu lagu.

      Oh my god, kamu udah nonton fancamnya exoluxion ya? Gimana, mereka bagus gak? Aku belum bisa nonton ya soalnya sekarang aku lagi di tingkat akhir dan mau UN, huhu-.-

      Ih gak papa bayangin gitu. Aku juga sering bayangin kok. Bayangin jadi sehun’s gf hahaha #Aduh Kalau km terus bayangin juga ntar malem bakal terkabul kok, hihi:)

      Aduh kok pada minta sequel sih? Ini cuma sampai disini doang, huhu. Sedih ya? Tapi ntar kalau mood bagus + ada ide ngalir gitu pasti aku lanjutin deh:)

      Fighting juga ya^^ Terima kasih sudah membaca dan kamu komentator yg komentar terpanjang disini. Makacih^^

  7. Pertengkaran kecil yg biasa di alami tiap pasangan.. Tp cara Baek ngerayu Minyha bikin hati meleleh #lebayModeOn Jangankan Minyha sbg pacarnya.. Cwek2 yg dengar Baek nyanyi itu jg bakal tersepona tuh.. >∆<

    • Aku memang terinspirasi dengan pertengkaran kecil yg biasa dialami tipa pasnagn, hihi~~ Haduh bukan cuma Minyha aja yg meleleh, authornya juga kok. Authornya juga terpesona dengan suaranya Baek:)
      Terima kasih sudah membaca:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s