Dark Light (Chapter 1)

image

Dark light

Author : Savrila Hwang

Cast  : 
– Park Jieun (OC)     
– Kai a.k.a Kim Jongin (Exo)   
– Byun Baekhyun (Exo)

Other Cast : 
– Stevy (OC)                
– V a.k.a Kim Taehyung (BTS)

Genre : Romance, school life,dark past,comedy

Rate   : Teen

Disclaimer : FF ini adalah FF pertamaku dan murni dari hasil ngelamunku(?) Selama beberapa bulan belakangan ini, cast FF ini semua punya eommanya masing masing.

Summary : “semua orang memiliki masa lalu,tapi bagaimana jika masa lalu itu berubah menjadi masa kini??.Semua bermula dari masa lalu”

previously read : Intro and Talk || Prolog

.

.

.

-Suara langkah kaki seseorang menggema di gedung yang sebenarnya ramai namun tampak sepi itu.
Jieun berjalan sepanjang koridor dengan sangat pelan.

“Aku akan berjalan seperti ini ,selalu seperti ini sampai dua tahun ke depan,tanpa ada seorang pun di sisi ku” kata nya sambil masang senyum kirinya dan mempercepat langkahnya.-

.

.

.

Tok tok tok

“Jieunaa… kau sudah bagun sayang?? jieunnaa??”

Eomma jieun pun trus mengetok ngetok pintu kamar jieun lebih tepatnya menggedor, namun tidak ada jawaban sama sekali dari jieun.

“Jieun eomma masuk nee??”

Clek

Pintu kamar jieun pun terbuka namun tak terlihat sosok jieun sama sekali”Omo jieun!!, eodigayoo??!! apa kamu di kamar mandi?? eodigayoo??”
Kata eomma jieun panik dan sedikit menggunakan nada tingginya.

Ia sangat kaget karena jieun tidak ada di kamarnya, dia baru saja pulng dari supermarket tapi jieun sudah tidak ada,apa dia sudah berangkat, tapi kenapa jieun tidak memberi tahunya?!.

“Eomma eodigayo?? aku ingin berangkat ” terdengar suara jieun dari luar sana ternyata ia sudah siap dan akan berangkat kesekolahnya

“Eohh kamu disini, eomma mencari mu di kamar mu ternyata kamu disni,.kamu tidak ingin sarapan dulu?? ” oceh eomma jung saat ia sampai di ruang tamu

“Hehe,aniya eomma ,sekolah ku sekarang masuk jam 7 jadi aku harus segera berangkat ” ucap jieun yang di awali dengan tawa canggung

“Ahh baik lah, karna ini hari pertama mu apa kamu ,ingin di antar ??”

“a..aniya ,aku bisa sendiri ”

“ahh.. baiklah kalau begitu ,berhati hati lah”

“Ne…” ucap jieun di barengi dengan menunduk hormat pada eommanyaJieun pun akhirnya berangkat di antar oleh supir pribadinya, di ujung pagar tak lupa eomma jieun melambai lambaikan tanganya dengan senyum yang merekah di bibir manis ibu muda itu, namun hanya di balas dengan senyuman simple oleh jieun.

Menyedihkan …”Padahal sudah 1 thn lebih ia tinggal dengan ku tapi tetap saja ia berbicara canggung” ucap eomma jung dengan ekspresi cemberutnya yang sangat imut

“ahh sudahlah dia jauh lebih baik dari pada dulu, bahkan dia bisa memanggil ku eomma dengan tulus nya ,ahhh senang nya” eomma jieun pun masuk kedalam rumahnya sambil tersenyum.riang dan bersenandung.

3 siswa laki laki dengan coolnyaberjalan menyusuri koridor utama sekolah mereka-entah kanapa salah satu dari mereka terlihat cute*dilemparpatuamabekkiXD

Siapa lagi kalau bukan kai, baekhyun dan V siswa terkeren dan terkaya di sekolah ini. Mereka selalu berjalan di iringi sanjungan dari para siswi di sana.

Termasuk hari ini.”Anyeong kai-ahh… ” ucap seseorang yang saat ini menemplok(?) di bahu kai.dan di balas deheman oleh kai namun bukan sekedar deheman tangan kai pun bergerak merangkul bahu perempuan itu.

Tentu saja pemandangan itu membuat hati para siswi disana hancur namun itu sudah biasa karna wanita yang dirangkul kai tadi adalah Violine lee.

Siswi yang wajahnya sangat sangat cantik ala belasteran, dan hartanya yang berlimpah ,ia di nobatkan sebagai ratu di sekolah mereka . Ia bisa mendapat kan apa saja yang ia mau dengan uangnya .

“Yaaakk… ajeossi buka pagar nya aku ingin masuk” ucap seorang siswi yang sedang marah marah sambil memgguncang guncangkan pagar sekolahnya itu yang lebih tepatnya mengamuk.

“Mau menggunakan kata kata apa pun kau tidak bisa masuk, apa kau tidak lihat jam??!!, sekarang sudah jam 7 lewat 5 bell sudah di bunyikan dari 5menit yang lalu..” balas ajeossi itu dengan tak kalah ketusnya dengan siswi tadi.

“Yaaa… akukan hanya terlambat 5menit ,benarkan 5menit ,bukan kah itu hanya sebentar hanya 300 detik,apa ajeossi tega bila aku ketinggalan pelajaran guru jung??eummm??” kata siswi itu lagi ,sekarang dengan nada yang sangat lembut dan memasang muka imut nya .

“Tetap tidak bisa, kan aku sudah bilang dengan cara apa pun juga tetap tidak bisa ” namun sang penjaga itu tetap tidak mengijinkan siswi itu masukSiswi itu pun kesal dan kembali menjadi maniak dan kembali mengoncang goncang pagar itu lagi”Ahhh jinjaa…. OPEN THIS FENCE….. RIGHT-namun teriakan maut(?) siswi itu tertunda karna jieun datang mengawkwardkan suasana.

“Permisi… maaf menggangu saat saat genting kalian, tapi aku park jieun siswa baru di sekolah ini ingin masuk, apakah bisa??”Penjaga itu pun langsung ikut menunduk (karna jieun juga menunduk) dan langsung membukakan pager nya untuk jieun.

“n..ne tentu saja “siswi itu pun hanya bisa mengagakan mulutnya melihat dengan gampangnya jieun bisa masuk kesekolah padahal ia juga terlambat.

“Yaaakkk park.. park siapa tadi namanya ,ahhh ya park jieun-ssi, yaaa akuu Stevyy, S-T-E-V-Y. Aku sudah lama di sekolahh inii, yyaaa kenapa kau tidak membawa ku MASUUKKK YAAKK..”
stevy pun hanya berteriak-teriak percuma,kepada punggung jieun, namun jieun sama sekali tidak membalikan badannya .

“Dan kau ajeossi ,kenapa kau sangat baik padanya??!!hhaaa?!!” Ucap stevy dengan tatapan mautnya.

“Dia kan baru masuk pertama kali nya di sekolah ini, bagaimana dengan kau?? kau sudah lama kan?? harusnya kau tau kalau sekolah ini masuk jam 7 pagi ”

“Haahhh… baiklah ,lalu kapan aku bisa masuk??”

“Setelah bell istirah berbunyi ”

“MWO???!!”

Mungkin siapa saja yang melihat stevy sekarang,sudah mengira stevy pasien rumah sakit jiwa yang kabur, rambutnya acak acakan seperti singa ,jepit pitanya yang seharusnya menempel cantik di atas kepalanya sekarang telah bergelayut di rambutnya, belum lagi ekspresi ekspresi aneh yang di keluarkannya sejak tadi ,itu menambah ke cocokannya menjadi penghuni rumah sakit jiwa.

Suara langkah kaki seseorang menggema di gedung yang sebenarnya ramai namun tampak sepi itu.Jieun berjalan sepanjang koridor dengan sangat pelan.

“Aku akan berjalan seperti ini ,selalu seperti ini sampai dua tahun ke depan,tanpa ada seorang pun di sisi ku” ucap jieun sambil memasang senyum kirinya dan mempercepat jalannya.

“Nama saya Park Jieun semoga kita bisa saling membantu dalam pelajaran, saya mohon bantuannya ” ucap gadis itu dengan hormat dan di akhiri dengan menundukan badannya 90°

“Baiklah… silahkan duduk di sebelah V”

Melihat wajah jieun yang sedikit kebingungan, V pun langsung menggakat tangannya.

Dan jieun bergegas duduk disamping V.Tanpa di sadari ,kai diam diam terus melihat ke arah V, atau lebih tepatnya melihat jieun.

“Persetanan kau anak baru, kau kira diri mu hebat, kau kira ayah mu pemilik sekolah ini HAH!!!”

Mendengar ocehan stevy seluruh orang dikantin memperhatikannya belum lagi penampilan stevy yang agak tidak beres, dan ia bahkan masih membawa tas, mereka semua berbisik bisik tentang stevy, lagi pula siapa yang tidak kenal stevy, siswi yang juara satu dari 300 siswa yang ada di sekolah sekarang ia sedang memaki maki seseorang ketika mengantri makan di kantin. Mereka mengira apa stevy sudah gila karna terlalu banyak belajar?.

“aisshh jinja.. semua orang memperhatikanku gara gara si anak sialan itu.. ahjuma berikan aku sandwich dan salat sayuran ”

“Apa kau ingin mencoba kabur?”

“Ahjumaa…kenapa kau menuduh ku yang tidak tidak”

“kenapa kau menbawa tas?? ”

“Omona.. aku belum menaruh tas.ahjuma pali aku sedang buru buru”setelah mendapat apa yang iya perasan ,ia pun langsung bergegas mencari bangku untuk makan.

“Dia pringkat satu dari 300 murid?apa otaknya tertinggal dirumah?”

“Saekkiyaa… kenapa aku sial sekali hari ini. Apa tidak ada bangku yang kosong? ahh itu kan si bocah sialan itu… aku harus mengurus ini”Stevy berjalan menuju meja yang ia maksud, setibanya ia di meja itu ia langsung mengebrak meja nya dengan nampan makanan yang ia bawa.

Seleruh pandangan tertuju pada meja stevy dan jieun.namun hanya jieun lah yang tidak kaget dengan gertakan stevy dan itu sangat membuat stevy malu dan akhir nya stevy memilih menjaga image nya lagi dan duduk dengan tenang.

“Ya…. park jieun-ssi apa aku punya salah pada mu sehingga kau selalu mempermalukan ku??” Tanya stevy dengan nada pelan .

“Anii…”

“lalu kenapa kau seperti itu!! ” stevy kembali menaikan nada bicaranya, dan lagi lagi lagi menjadi perhatian orang orang yang ada di kantin.

Sadar akan perilakunya yang sangat memalukan itu iya pun berdehem dan membenarkan duduk nya lagi lagi mencoba menjadi tenang.

“Baiklah kau tak salah memang aku yang salah karna aku sudah kurang sopan pada mu.emm aku.. minta maaf..”jieun pun hanya mengangguk tanda memaafkan ,lagi pula menurut jieun stevy tidak salah apa apa.

“aku jadi tidak enak sudah marah marah pada mu, padahal kita belum berkenalan .perkenalkan stevy imnida “jieun pun agak tersentak mendengar nama stevy, apa ia memakai nama samaran? bahkan ia tidak menyebutkan marganya, sebenarnya ini sekolah atau club malam-_-

Stevy pun mengulukan tangan untuk bersalaman namun hanya di balas deheman oleh jieun.stevy langsung menarik tangannya.’kenapa orang ini sangat susah di jadikan teman apa dia juga penghuni kelas A yang individual seperti ku’ pikir stevy.

“Baiklah sekarang kita Berteman,kau boleh berbicara informal kepadaku”walaupun stevy sudah mencoba untuk ramah tapi tetap saja jieun memasang muka datarnya.

Stevy mengira jieun benar benar anak kelas A karna sifatnya yang menyendiri, stevy malah merasa saingannya bertambah karna itu membuat stevy tidak nyaman, hal hal semacam ini lah yang membuat anak anak di kelas A tidak mau membuka dirinya satu sama lain, mereka menganggap semua adalah saingan.

Stevy pun mulai gelisah dan mencoba untuk pergi,namun belum sampai stevy berdiri jieunpun mulai membuka obrolan dan membuat stevy tak enak hati untuk meninggalkan jieun.

“Apa kau memberi tahu padaku nama asli mu?”

“Yaakk.. tentu saja ,kenapa semua orang mengira aku menggunakan nama samaran lah nama panggilan lah, stevy itu nama asliku!! dan tercatat di akta kelahiran ku, memang sih di sekolah ini di perboleh kan mengganti nama asal bisa membayar mahal, tapi aku bukan orang yang seperti itu!! Ahh mianhaeyo aku berapi api lagi”Jieun yang mendengar curahan hati stevy pun langsung mengambil kesimpulan kalau stevy itu seseorang yang gampang meledak kalau marah, dan jieun menyadari satu hal bahwa di sekolah ini bisa mengganti nama asal bisa membayar jieun benar benar berpikir sekolah ini mirip club malam-,-

jieun pun mengangguk angguk paham dan ia sudah selesai menghabis kan makannya, tapi bahkan stevy blum menyentuh makannya sedikit pun namun jieun tetap ingin pergi, namun stevy menahan tangan jieun untuk tetap tinggal.entah mengapa baru beberapa menit stevy mengenal jieun namun ia sudah mengeluarkan segala sikapnya yang jelas jelas tidak pernah di lihat teman sekelasnya, em.. bahkan stevy tidak mengangap mereka teman.

“Tetaplah tiggal sampai sandwich dan salad ku habis ..Ucap stevy dengan nada sendu jieun pun mulai menatap stevy dan stevy meneruskan kalimatnya

“Bahkan walau pun kau di kelas A, aku akan menjadikanmu teman pertama ku “Jieun pun sedikit terkejut tentang fakta stevy tidak punya teman,sifatnya yang sangat bawel dan mudah akrab, bukankan dia bilang dia sudah lama di sekolah ini ,namun ia tidak punya teman.

Jieun sempat berperang dengan pikirannya sendiri ia sebenarnya tidak ingin memiliki teman di sekolah ini, baginya semua teman sama saja, namun melihat stevy yang sepertinya sangat sedih membuat hati jieun tergerak dan memilih duduk kembali menemani stevy.

“Gomawoyo” stevy tersenyum dan langsung melahap makanannya dengan cepat sepertinya ia sangat kelaparan.

Jieun tetap dengan ekspresi datarnya ia mengklarifikasi bahwa ia sebenarnya ada di kelas C.

Stevy langsung mengangkat wajah berbinarnya dan terus bertanya ‘jinja’ ‘jinjayo’ berulang ulang dengan heboh nya lalu ia bertepuk tangan.

Melihat ulah stevy, jieun sedikit tersenyum namun ia kaget sendiri ,kenapa ia bisa tersenyum.jieun bersyukur stevy tidak melihatnya.

“Jieuni hehe apa aku boleh memanggil mu jieunni”jieun pun mengganguk

“Bangai mana kalau pulang bersama ku jika kau pulng duluan tunggu lah di depan kelas ku dan aku akan melaku kan sebaliknya ,hanya sampai depan pagar tapi aku ingin merasakan punya teman

“Jieun hanya diam..Diam berarti ia” jawab stevy dengan antusias ia selalu begitu.

bel sekolah berbunyi mendakan selsainya jam peljaran hari ini.suasana di kelas C seketika menjadi riuh, siswa siswa berlari keluar dari kelas, dan di sana hanya stevy lah yang duduk tenang ,ia sedang berfikir benar benar berteman atau tidak dengan Stevy.

Ia masih duduk terdiam di bangkunnya, V sempat bertanya apa ia akan pulang namun jieun berkata ia akan pulng nanti.Kai terus saja memandangi jieun yang hanya diam, V juga mengajak kai untuk pulng dan yang V dapatkan adalah jawaban yang sama dengan jieu, V menatap kedua orang itu aneh dan langsung muncul angapan di kepala V kalau kai menyukai jieun, V tersenyum karna itu ia langsung meninggalkan mereka dan menghampiri baekhyun di pintu .

Dan tinggallah mereka berdua di dalam ruangan itu. Jieun belum menyadari kehadiran kai, dan kai masih belum berhenti memandangi jieun.

‘Apa dia.. benar benar dia… atau sodara kembarnya atau ia adiknya.. ‘kai terus bergelut dengan pikirannya tentang jieun.

Dan akhirnya jieun berdiri untuk pulang dan menyadari kehadiran kai, ia sangat kaget sampai ia tersentak kebelakang.

Kaipun meminta maaf pada jieun,namun jieun langsung lari meninggalkan kai sendiri di kelas .

“Apaa.. benar perempuan itu…. ”

-TBC-

Hai hai…
Aku balik lagi…
Ga lama kan ya hehehe
Mianhae kalo jelek maklum aku juga masih belajar.

Jangan lupa tinggalkan jejak 🙂

Sampai ketemu di next chapter byee…

-New Cast-

Violine Lee

image

Memiliki banyak orang yang suka padanya itu sudah biasa baginya, tentu saja karna kecantikannya dan kekayaannya.

©Savrila Hwang

59 responses to “Dark Light (Chapter 1)

  1. Eumm, kenapa jieun bersikap kyak gtu? Siapa yg dimaksd kai? Seseorang dimasa lalu itu? Mereka punya hubungan? Hhem, semuanya akn terjawab seiring berjalany waktu 😀
    Keep writing thor!
    Hehe, stevy nya ekspresif banget didpan jieun 🙂

  2. sebenarnya agak bingung pas baca prolognya , kok gak ada yang nyambung gituu . tapii waktu baca intro + talknya aaah diriku mulai mengerti sama jalan ceritanya . haha
    penasaran sama kejadian masa lalu mereka , kenapa jieun gak tinggal sama ortu kandung nya , kemana jimin? dan kenapa kai bisaa kenal sama jieun . kira-kira itulah pertanyaan yang ada di kepalaku saat ini . haaha !!
    chap 2 ditunggu ^,^

  3. Apa mungkin kai memikirkan seseorang dimasa lalunya yang mirip dengan jieun.
    Bagaimana kalau violine kai merasa tertarik pada jieun.
    Next chapternya ya thor

  4. Pingback: Dark Light (Chapter 2) | SAY - Korean Fanfiction·

  5. Pingback: Dark Light (Chapter 3) | SAY - Korean Fanfiction·

  6. Pingback: Dark Light (Chapter 4) | SAY - Korean Fanfiction·

  7. Pingback: Dark Light (Chapter 5) | SAY - Korean Fanfiction·

  8. Pingback: Dark Light (Chapter 6) | SAY - Korean Fanfiction·

  9. Pingback: Dark Light (Chapter 5) | SAY - Korean Fanfiction·

  10. Pingback: Dark Light (Chapter 7) | SAY - Korean Fanfiction·

  11. Pingback: Dark Light (Chapter 8) | SAY - Korean Fanfiction·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s