[Series] New Years Eve

1661773_1561126560803161_8453736328453384696_n

 

[New Years Eve]

New Year’s Eve

Aomi Present

Starring cast by Baekhyun and OC

Romance | Ficlet | PG – 17

Disclaimer : This story is purely of my mind and the cast are belong to God!

“If you not hear me… i will give you the punishment…”

WARNING! TYPO EVERYWHERE

.

.

.

Previous Story :

Gift | Kismis

Ruangan apartemen ini begitu bersih dengan tanpa debu sedikitpun menempel pada benda – benda disana. Seseorang tengah mondar – mandir dari satu ruang ke ruang lain dengan terburu – buru. Baekhyun, laki – laki itu tampak seperti orang gila dengan penampilannya yang sungguh berantakan karena seharian ini ia telah membersihkan apartemen miliknya, padahal apartemennya termasuk bersih dan rapi, hanya saja Sang kekasih akan berkunjung kemari dan menikmati malam tahun disini membuat Baekhyun harus membuat apartemen miliknya ini terlihat benar – benar sempurna.

Baekhyun melirik arloji yang melingkar di tangan kirinya. Waktu menunjukkan pukul 8 malam. Baekhyun meletakkan beberapa snack di atas meja di ruang tengah, lelaki itu pun mendudukkan dirinya di atas sofa.

“Kenapa dia belum datang?” gumam Baekhyun pada dirinya sendiri. Baekhyun lalu mengeluarkan ponsel miliknya dan bermaksud akan menelpon kekasihnya, Han Senda.

Ting Tong…

Terdengar bunyi sebuah bel, dengan segera Baekhyun bangkit dan membukakan pintu apartemennya tersebut. Pandangan Baekhyun berubah menjadi berbinar – binar.

“Seharusnya kau memberitahuku apa kata sandinya, aku kan bisa membukanya sendiri,” ucap Senda setelah masuk ke dalam apartemen Baekhyun. Senda melihat ke bagian dalam dari apartemen itu, ‘Bersih dan rapi,’ batinnya.

“Lihat, apartemenku bersih bukan?” ucap Baekhyun dengan tersenyum senang. Senda menoleh ke arah Baekhyun dan tersenyum.

“Sempurna, kau pasti lelah karena menyiapkan ini semua, hingga penampilanmu sungguh berantakan. Apa kau sudah mandi?” tanya Senda, gadis itu merapikan rambut coklat milik Baekhyun dengan jari – jarinya yang lentik.

“Sudah, apa aku bau?” tanya Baekhyun hati – hati. Senda hanya menatap Baekhyun, “Tidak,” jawabnya singkat.

Senda kemudian berjalan ke arah sofa di ruang tengah. Ia kemudian mendudukkan dirinya disana dengan di ikuti oleh Baekhyun.

“Apa rencanamu malam tahun baru ini?” tanya Senda. Baekhyun terlihat berpikir.

“Ayo kita nonton film! Ku lihat jadwal tayang di televisi akan ada film In Time, kau tahu itu kan?” ucap Baekhyun semangat.

“Ya, aku melihat iklan nya di televisi. Kau tahu, pemeran laki – lakinya tampan. Ahh… sayang aku tidak tahu namanya..” ucap Senda dengan menampilkan raut kecewa karena tidak mengetahui nama artis pemeran film In Time itu.

“Baekhyun yang mendengarnya seketika berubah masam, ia kesal dengan gadis itu. Beraninya dia mengucapkan laki – laki lain tampan di depan kekasihnya sendiri! Benar – benar!

“Tidak jadi, lebih baik aku tidur saja!” Baekhyun benar – benar kesal. Laki – laki itu mulai beranjak dari sofa dan pergi. Senda bingung dengan tingkah laku Baekhyun, “Ada apa dengannya? Dia tadi mengajakku untuk menonton film. Kenapa sekarang dia malah ingin tidur? Dasar labil!” omel Senda.

Gadis itu lalu mengambil remote televisi dan menyalakannya. Dia mencari – cari channel yang menayangkan film tentang seorang laki – laki miskin yang hanya mempunyai waktu hidup singkat yang bertemu dengan gadis kaya yang memiliki hidup abadi. Senda cukup tertarik dengan film itu dari membaca cerita singkat di internet.

Waktu sungguh berharga, sang laki – laki hanyalah orang miskin, dan orang miskin hanya memiliki waktu untuk hidup hanya sampai umur 25 tahun. Sedangkan bagi orang – orang kaya dan bangsawan, mereka memiliki hidup abadi.

Film itupun dimulai, dan Will Salas sebagai tokoh utama pria itu tengah dikejar – kejar oleh Time Keepers karena memiliki waktu yang diberikan secara Cuma – Cuma oleh seorang lelaki untuk dirinya agar dapat hidup abadi.

Senda tengah menikmati acara televisi itu dengan semangat, namun tiba – tiba listrik di apartemen Baekhyun mati. Senda terkejut, ia segera berlari keluar jendela untuk melihat apakah hanya apartemen Baekhyun yang mati atau satu komplek apartemen?

“Hah… semua gedung mati lampu. Sialan, padahal acara filmnya bagus dan sedang puncak konfliknya,” rutuk Senda dengan kesal. Namun tiba – tiba, Senda teringat akan sesuatu.

“Astaga, Baekhyun!!!” Senda sadar akan sesuatu, dengan segera gadis itu melenggang pergi untuk mencari dimana Baekhyun.

“Baekhyun…Baekhyun…” panggilnya ke seluruh ruangan. Senda kemudian mencari laki – laki itu di kamarnya.

Gelap, kamar itu gelap. Senda hanya bisa melihat seberkas cahaya bulan yang masuk ke dalam jendela kamar Baekhyun yang terbuka.

“Baek…” lirih Senda memanggil Baekhyun. Senda berjalan dengan pelan sembari merentangkan ke dua tangannya untuk membantunya tidak menabrak dinding atau meja.

Tiba – tiba, sebuah tangan menyentuh pundak Senda hingga membuat pemiliknya terkejut.

“Baek-,“ belum sempat menyelesaikan perkataannya, Baekhyun ambruk, dengan segera Senda menahannya dengan memeluknya. Senda terkejut, tubuh Baekhyun bergetar. Senda ingat, bahwa Baekhyun sangat takut dengan gelap, jika sudah seperti ini, mental Baekhyun akan sedikit terganggu.

“Baekhyun, tenanglah, ada aku disini,” ucap Senda lembut dengan mengelus pelan punggung Baekhyun. Baekhyun hanya diam, namun tubuhnya masih bergetar. Seketika kenangan tentang masa kecilnya kembali teringat di dalam pikirannya yang membuatnya begitu takut akan kegelapan.

“Tidak apa-apa, ini sudah malam, sebaiknya kita tidur,” ajak Senda. Gadis itu berusaha menuntun tubuh kaku Baekhyun yang masih bergetar ke atas tempat tidur. Dengan susah payah akhirnya ia berhasil membaringkan Baekhyun di atas kasur ukuran besar itu dan menyelimutinya.

“Huh… kenapa disaat malam tahun baru seperti ini kenapa mati lampu sih,” gerutu Senda. Senda kemudian melirik jam tangan miliknya, waktu menunjukkan pukul setengah sebelas malam. Dilihatnya Baekhyun yang tengah tertidur itu masih dengan tubuhnya yang bergetar memeluk selimut yang menghangatkannya.

Senda kemudian berbalik dan ingin menghabiskan malam gelap ini di atap ataupun di balkon apattemen Baekhyun, di saat seperti ini sangat menyenangkan menikmati kembang api yang mempercantik gelapnya malam.

“Kumohon…..jangan… pergi..” lirih Baekhyun pelan masih dengan memejamkan kedua matanya.

Senda berbalik menatap Baekhyun, tak lama, kedua mata Baekhyun terbuka dan menatap Senda, walaupun Senda tak tahu jika Baekhyun tengah menatapnya karena suasana yang gelap.

“Aku takut… aku takut jika dia akan mendatangiku disaat gelap seperti ini..”

Senda mengernyitkan dahinya pelan. ‘Dia’ siapa maksudnya? Pikir Senda, namun mengingat Ibu Baekhyun pernah bercerita padanya jika Baekhyun memiliki kenangan pahit saat ia masih kecil membuat Senda mengira-ngira jika ‘Dia’ yang dimaksud Baekhyun berhubungan dengan masa kecilnya itu.

“Hahaha…. hey Baekhyun, tak ada hantu di dunia ini. Kau mengerti?’ ejek Senda, entah kenapa kata-kata itu meluncur saja dari mulutnya. Baekhyun kemudian menarik tangan Senda yang masih terjangkau olehnya, “Bukan hantu… hanya saja sesuatu yang lain… yang membuatku takut.”

“Memang siapa ‘dia’ yang kau maksud?” Baekhyun menarik tangan Senda hingga gadis itu terjatuh ke atas kasur milik Baekhyun, Baekhyun lalu memeluk gadis itu dengan erat.

“Kau tidak perlu tahu… itu …. hanyalah masa lalu… kumohon temani aku. Aku… merasa takut,” lirih Baekhyun. Lelaki itu kemudian membenamkan kepalanya di leher Senda.

Gadis itu hanya diam, ia kemudian balas memeluk Baekhyun dengan memberikan rasa kenyamanan pada perasaan Baekhyun. Senda tersenyum, semakin lama, tubuh Baekhyun mulai tenang dan tidak bergetar lagi.

.

.

.

.

Syu~

Syu~

Suara kembang api yang diluncurkan ke langit membuat seseorang terusik dari tidurnya. Senda mengerjap-ngerjapkan ke dua matanya yang terasa berat. Ia lalu melirik ke jam tangannya yang jarumnya dapat memancarkan cahaya ketika gelap.

“Jam 12 malam…” lenguhnya pelan. Tak sengaja, ke dua mata Senda melihat bunga api yang terbentang di langit malam di balik jendela kamar yang tak tertutup. Hal itu membuat ke dua matanya membuka dengan jelas karena takjub dengan kembang api itu.

“Sungguh… indah.” Senda tak pernah melihat kembang api sebanyak itu diluncurkan ke atas langit malam. Langit benar-benar menakjubkan, apalagi dia juga mendengar sayu-sayu suara terompet dan teriakan kebahagiaan dari orang – orang yang merayakan malam tahun baru itu.

Senda melihat Baekhyun yang tengah tertidur lelap di kasurnya, Senda kemudian bangkit ingin sekali ke arah jendela dan melihat taburan kembang api itu.

Hap

“Kau mau kemana?” suara itu seketika membuat Senda terkejut, ia melihat Baekhyun yang masih memejamkan matanya, namun salah satu tangannya menahan tangan kanan Senda.

“Aku hanya ingin melihat kembang api. Tidurlah..”

“Jarak dari kasur ini ke jendela adalah 20 langkah. Setiap langkah kau akan menuju ke jendela hukumanmu adalah menciumku. Jika 20 langkah, kau berarti harus menciumku 20 kali,” ucapan Baekhyun tersebut seketika membuat Senda membulatkan matanya. Dilihatnya Baekhyun menyeringai masih dengan mata tertutup.

“Apa-apaan kau ini. Buka matamu. Listrik masih belum menyala, kau hanya akan mati kutu bukan jika aku meninggalkanmu?” ejek Senda.

Mendengar tuturan Senda yang sangat tidak mengenakkan di telinganya, dengan tiba-tiba Baekhyun bangkit dan menghadap tepat di depan wajah Senda. Ke dua tangan Baekhyun ia gunakan untuk memegang ke dua lengan Senda. Tatapan Baekhyun berbeda dari biasanya, Senda belum pernah melihat tatapan itu. Semakin lama Baekhyun mendekatkan wajahnya pada wajah Senda.

“Entahlah… kenapa sekarang, bagiku kegelapan itu tak ada artinya bagiku hmm?” ucap Baekhyun dengan nada berat, yang membuat Senda merinding mendengarnya.

“Heh.. minggirlah, tidakkah kau mau membiarkanku untuk menikmati kembang api? Syukur jika kau sudah tidak takut gelap, tapi-hmph..”

Dengan cepat Baekhyun membungakm mulut Senda dengan menciumnya, melumatnya pelan hingga gadis itu bisa diam, tak lama Baekhyun pun melepaskannya.

“If you not hear me… i will give you the punishment…” ucap Baekhyun pelan.

“Dan aku sudah mengucapkannya, ditambah…. ini adalah apartemenku dan ini adalah kamarku. Aku bahkan bisa melakukan apapun yang kuinginkan disini, tak terkecuali kau yang merupakan seorang gadis disini!”

Seketika Senda terdiam mendengarnya, gadis itu terdiam kaku mendengar perkataan Baekhyun yang…. mengerikan, pikiran kotor itu menghantui pikirannya.

Baekhyun tersenyum kecil melihat Senda yang reaksinya seperti itu, padahal dirinya sendiri hanya bercanda mengatakan hal itu. Baekhyun memanglah sudah dewasa dan ia mungkin bisa saja melakukannya, lagipula Senda adalah kekasihnya bukan?

Hanya saja, Baekhyun selalu sadar, jika ia melakukannya itu berarti dia akan memasukkan Senda ke dalam neraka. Hidup gadis yang yang sangat berharga baginya itu akan sengsara karenanya. Baekhyun tidak ingin hal itu terjadi pada Senda, karena Senda memiliki cita-cita yang tinggi yang belum ia raih, yaitu ingin sekali dia menjadi seorang dokter.

“Sudahlah… aku hanya bercanda. Kalau begitu ayo kita lihat kembang api itu. Yah… ini masih jam 12 malam bukan… uhm.. lebih sedikit. Ayo.”

Baekhyun bangkit dari kasurnya dan berjalan ke arah jendela. Melihat serentetan kembang api yang sangat indah itu, “Bukankah kau ingin melihatnya. Ini indah, kau akan kecewa jika tidak melihatnya,” ajak Baekhyun.

Dengan kondisi yang masih terdiam kaku, Senda pun meoleh menatap Baekhyun, lelaki itu tersenyum lembut padanya, yang membuat Senda ikut tersenyum. Ia melihat wajah leki – laki itu bersinar diterpa cahaya bulan, menambah kesan kehangatan pada lelaki itu.

“Tunggu..” Senda kemudian melangkah dan berdiri disamping Baekhyun untuk melihat indahnya langit malam. Sulit diakui oleh Senda, Baekhyun lelaki yang sangat peduli padanya, walaupun kadang, laki-laki itu memiliki sisi dewasa yang begitu liar. Namun sisi hangatnya jauh lebih dominan. Dan Senda percaya, jika Baekhyun tidak akan menghancurkan hidupnya, bahkan Baekhyun lah orang yang selalu ada untuk nya ketika ia sedang membutuhkan orang lain disaat keluarganya sibuk dengan urusan bisnisnya.

“Langit ini indah… seperti kegelapan hatiku yang di sinari oleh cahaya yang indah, yaitu dirimu.”

.

.

.

.

The End.
Hi, teman-teman… masih ingatkah kalian denganku? Udah 2 bulan ini aku menghilang tanpa jejak. Maaf kan aku T_T dan untuk pembuka, aku bawakan FF lama yang baru kuselesaikan ini, karena kesibukan sekolah aku udah nggak bisa sering-sering luangin waktu untuk nglanjutin FF. Jadi maaf jika bahasanya agak gimana atau kurang, mungkin ini efek karena udah lama nggak nulis FF.

Ok, sekian salam dariku. Sampai ketemu lain waktu.

10433214_1408128009477197_3961807186758924_n

Thanks

 

-Aomi-

32 responses to “[Series] New Years Eve

    • udah lama kok, aku hiatus sejak januari…
      bisa liat di aku ngepost FF disini sejak kapan di kotak kecil2 gmbr gravatar , namaku Aomi

      aku udh sejak nov-desember 2014

  1. Baek sensitif banget ya wkwk 😜 gak nyangka dia punya trauma sama kegelapan(?) padahal aku kira si oc yg bakalan ketakutan hihi 😁
    penasaran sama ‘dia’ yg ditakutin baek 😔
    ditunggu next series nya!! 😍

  2. Kyaaa Baekhyun-ah like it bgt hihih jadi ngebayangin penampilan kucel nya baekhyun wkwk, ditunggu karya lainnya^^

  3. Iya thor welcome back. Aku udah beberapa kali baca karyamu….
    Penasaran sama ‘dia’ yg dimaksud baekhyun…
    Next ceritanya ya

    • AAA!! ternyata ada yg masih ingat aku :’)
      makasih banyak 😀

      ah… itu akan aku bahas di next story nya. ditunggu ya 😉

  4. jadi penasaran sma kenangan buruknya baekhyun waktu kecil, sma pngen tau ‘dia’ yg dimaksud baekhyun itu siapa..
    keren keren, ditunggu next storynya 🙂

  5. akhirnya balik juga thoor dikira udh selesai aja abis yg kismiss 😀 seru seru thooor kalo jadi senda sih udh takut ‘-‘ lanjuut thor kalo masih adaa wakak

  6. Aa keren bgtt,baekhyun polos”pervrt .. Ah sukaaa ,ini ada kelanjutannya kan? Coba sampe mereka nikah *ngebayangin
    Yasudah keep writing ya thor^^

  7. penasaran aku sama’dia’ yang d maksut Baek
    masih d lanjut kan???
    d tunggu y…
    oya..ini juga ga kalah sweet deh..
    malem tahun baru liat kembang api gitu,,sama pacar..d balkon apartemen..
    tmbh sweet klo pelukan ato kiss??? wkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s