Dark Light (Chapter 3)

image

Dark light

Author : Savrila hwang

Cast  :
– Park Jieun (OC)     
– Kai a.k.a Kim Jongin (Exo)   
– Byun Baekhyun (Exo)

Other Cast :
– Stevy (OC)                
– V a.k.a Kim Taehyung (BTS)

Genre : Romance, school life,dark past,comedy

Rate   : Teen

Disclaimer : FF ini adalah FF pertamaku dan murni dari hasil ngelamunku(?) Selama beberapa bulan belakangan ini, cast FF ini semua punya eommanya masing masing.

Quote : “semua orang memiliki masa lalu,tapi bagaimana jika masa lalu itu berubah menjadi masa kini??.Semua bermula dari masa lalu”

read : Intro and Talk || Prolog || Chapter 1 || Chapter 2

.
.
.

“Ja..jadi ka..kau park jieun anak dari direktur park?? ”

.
.
.

tangan violine berhasil mendarat dipipi mulus jieun, jieun pun kaget hingga matanya ingin keluar.mereka tersenyum puas melihat jieun seperti itu. jieun ingin sekali membalasnya ,namun

Plakk..

Stevy datang dan menampar violine cukup keras dan langsung menarik jieun keluar dari gedung baru.

Sekarang keadaan berbalik violine lah yang kaget hingga matanya mau keluar sambil memegang pipinya yang sakit, kedua temannya pun juga langsung panik.

“Lihat pembalasanku nanti !! Babo!!!”

“Mian Violine tapi bukannya stevy sangat pintar sampai ia mendapat peringkat 1 di sekolah ?”

“Yak kalian ini!!”

‘Oh jadi dia yang bernama stevy ‘ lanjut violine dalam hati dengan senyum kirinya.

Chapter 3

Flashback

“Baekhyuniii, apa apartement mu ini tidak memiliki penghangat ruangan, aku kedinginan….” kata minyeong

“Tentu saja ada,jangan membuat V cemburu”

semua orang di apartement baekhyun sibuk dengan kegiantan mereka masing-masing ,dari Kai,V dan minyong yang bermain kartu, baekhyun dan ahra yang sibuk belajar sampai violine yang sedang berjuang membuka screen lock hp V.

V tidak pernah meminjamkan hpnya ke sembarangan orang , namun kali ini violine berhasil meminjam hp V secara diam diam ,namun sialnya violine tidak tau apa sandi screen locknya.

“Ahhhkk, baiklah aku menyerah!! ” teriak violine membuat semua orang disana memandang violine aneh.

“V ahh beritahu aku kata sandi hp mu ini” ucap violine dengan nada sok serius

Namun V membalas acuh “Tidak akan “

“Itu mudah “ucap baekhyun remeh

“Beritahu aku?!! “

“mati kau baekhyunn!!”

“Sseuttt..”

“baekhyun…”

“Seuttaehyung ”

Setelah tragedi saut menyaut barusan baekhyun langsung berlari menghindar dari pukulan maut V yang pasti akan mendarat di badannya.

Sedangkan 3 wanita di sana hanya bingung memikirkan apa maksud dari sandi itu.

“Seu..tae..hyung ” eja violine dan tara… terbukalah screen lock hp V membuat para wanita itu bingung.

“Aku kira sandinya tentang ku ” ucap minyong cemberut.

Violine masih mencari cari apa yang V rahasiakan dan tak sengaja violine melihat not calender di widget hp V dan di sana tertera ‘stevy day’.

Belum selesai violine berpikir, namun V sudah mengambil hpnya dari tangan violine.

“Aku paling benci seseorang yang menganggu privasi ku” ucap V ketus.

Namun itu tidak violine dengarkan ia hanya sedang berfikir ‘siapa itu stevy?’

Flashback end

Stevy terus menarik tangan jieun hingga mereka sampai di gedung sekolah lama dan sampai di koridor stevy langsung mengecek keadaan jieun ,dan jieun hanya pasrah ia masih kaget dengan pristiwa tadi.

“Gwenchanayo??”

jieun mengangguk.ini kali ke2 dalam hidupnya ia di siksa sperti tadi, ketika violine menamparnya sekelebat pengalaman buruk itu langsung melintas di pikiran jieun dan membuat jieun shock dan tak bisa berbuat apa apa, sekujur tubuhnya seketika kaku saat itu.

“Jinjayo??ayo kita,makan kau terlihat pucat”

Lagi lgi jieun hanya bisa ikut ketika stevy menarik tangannya.

“Jadi kapan kalian akan menepati janji kalian, ehm.. ? ”

“janji apa?? ” sahut baekhyun

“Soal anak baru..”

“heyy aku tidak ikut ikutan” protes V

Baru saja kai bersiap menjitak V namun baekhyun menjawab iya siap ia akan mencobanya besok dan membuat skenariio. Dan V selamatt darii kai .. namun tidak dari baekhyun.

“Akhirnya aku akan menanyakan latar.. kenapa kau berhenti?”

“Aku lelah babo, apa harus pake skenario segala, kau ini ingin berteman dengan seseorang atau ingin syuting?!”

“ahhkk jinja.. kau tau kan bagaimana susahnya anak di kelas A untuk berteman ,ahhkk aku bingung” ucap baekhyun sambli mengacak acak rambutnya frustasi .

“Lalu knpa kau terima suruhan kai?”

“Aku .. hanya ingin berteman dengan orang baru, tapi itu sulit sekali”

“Hahh kau ini, apa semur hidupmu ada di kelas A, waktu kau kecil kau bukan orang yang seperti ini ”

Baekhyun tidak menjawab dan berbaring di sofa apartementnya, V pun memakai jaketnya bersiap untuk pulang.

Ketika V berjalan menuju pintu baekhyun bertannya “bagaimana hubunganmu dengan minyong?”

“Sepulang sekolah aku akan kerumahmu ,jadi kita akan pulang bersama ne?”

“Pulang bersama?”

“Emm emm ,kau bisa menaiki mobilku atau aku yang menumpang di mobil mu ”

“Ohh kau saja yang naik mobil ku”

“baiklahh” stevy sangat senang karna ia akan kerumah temannya, karna sudah 1 thn lebih ia bersekolah tapi ia tidak punya teman apa lagi sampai main ke rumah teman.

Tiba tiba stevy memeluk jieun, membuat jieun kaget dan bingung,jieun hanya diam sampai stevy melepas pelukannya.

“apa aku salah memeluk temanku?”

jieun hanya diam namun stevy tetap membalasnya dengan senyum,namun moment indah bagi stevy itu berlalu begitu saja .

Violine,minyong dan ahra datang, dengan tepuk tangan garing dari violine.
“Wahh persahabatan yang indah.. sayangnya persahabatan kalian itu berurusan dengan kami? ”

“apa mau mu “jawab jieun dengan datar
“Hhaha.. Tentu saja menggagu kalian ” ucap violine dengn tawa remeh.

Stevy bertannya pada jieun ,apa jieun punya masalah namun belum jieun menjawab minyong sudah menyerobot dan berkata tentu saja ada.

“Aku tidak bicara padamu!!”

Sketika 3 wanita itu mengaga kaget. Baru saja jieun ingin menjawab minyong dan ahra sudah menyeret stevy dan jieun ke kamar mandi.

Mereka mendorong stevy dan jieun kedalam hingga keduanya tersungkur di lantai dingin kamar mandi.

Violine buru buru menutup pintu kamar mandi itu dan menguncinya . Mereka bertiga tertawa puas diluar sana.

Di dalam stevy terus mengguncang guncang pintu sambil membunyikan sumpah serapahnya.namun tak ada gunannya karna mereka ber3 sudah pergi dari sana.

Di sisi lain jieun masih saja terduduk di lantai ,pandangannya kosong ,lagi lagi ia di perlakukan seperti ini namun ia tidak bisa membalasnya lagi, traumanya seakan membuat tubuhnya kaku setiap ia di perlakukan kasar.

“Mianhae”kata kata itu begitu saja meluncur dari mulut jieun dan berhasil membuat stevy menghentikan aksinya dan ketika stevy menoleh ke arah jieun, jeun kembali mengulang kata katanya.

“Mianhaeyo”

“Untuk apa?”

“aku sudah membawamu sejauh ini, aku pikir kau harus berhenti”

stevy pun berjalan mendekati jieun yang terduduk di lantai, stevy pun juga ikut duduk dan memegang pipi jieun .

“Sampai kapan pun aku tidak akan berhenti .Aku yang memulai maka aku tidak akan berhenti ,apapun resikonya aku tetap akan bersama mu.”

Jieun tepaku mendengar kata kata stevy ,jieun berfikir pasti kedepannya ia akan banyak menyusahkan stevy.

“Gumaweoyo ”

Stevy pun membalasnya dengan senyuman ,dan tak lupa iya menngulurkan tangannya pada jieun dan mereka pun menunggu seseorang membuka pintu kamar mandi itu.

2Orang siswi hendak memakai kamar mandi di lantai dasar .salah satu dari mereka pun memutar berkali kali knop pintu tersebut namun tidak bisa terbuka.

“Siapapun itu tolong kami!!”
 
2Siswi itu kaget dan salah seorang dari mereka langsung berlari dan mencari cleaning servis di sana .dan mereka segera mengeluarkan jieun dan stevy dari kamar mandi itu.

Stevy dan jieun menunduk hormat pada ajeossi cleaning servis dan kedua siswi itu. kedua siswi itu sedikit kikuk melihat 2kakak kelas mereka apa lagi stevy adalah orang yang juara satu di sekolah ini. Dan mereka tadi berbicara Informal. mereka pikir hanya anak kelas 7 yang memakai kamar mandi lantai dasar.

“Atas bantuannya Gamsahamnida ajeossi, yeo ahrin-ssi, dan moon johee-ssi ” ucap stevy melihat nama di dada kiri 2 siswa tersebut.

“Kenapa kalian bisa terkunci didalam sana, saya tidak melihat kerusakan pada kuncinya, apa kalian di kunci oleh seseorang?”

Baru saja stevy ingin menjelaskan ke jadian sesungguhnya namun jieun sudah menyelak dan mengatakan ini adalah urusan pribadi, ajeossi itu pun memaklumi dan menasihati mereka untuk lebih berhati hati lagi.

Ketika menuju kekelas ,kedua siswi yang menolong stevy dan jieun tadi, bergosip soal orang terpintar di sekolah yang di kunci di kamar mandi tak lupa mereka menulis artikel di forum sekolahnya yang berjudul “si nomor 1,stevy dan seorang anak baru di kunci di kamar mandi ,karna memiliki masalah dengan murid lain. “dan mereka berdua tertawa cekikikan.

“Kalau ada yang mencari pembunuh bayaran untuk membunuh sekki itu aku pasti akan melakukannya ” ucap stevy sambil menusuk nusuk sandwichnya sampai buyar.

“Kalau kau tidak mau memakannya biar aku yang membuangnya ”

Setelah lebih dari seminggu mengenal stevy ,jieun mulai mau berbicara pada stevy,bahkan jieun sudah bisa mengoceh.

Stevy hanya mendelik kearah jieun dan langsung memakan sandwichnya ganas.

“Anyeong stevy..  dan anyeong.. ahh siapa nama mu?” tiba tiba saja baekhyun datang dan menegur stevy dan jieun, sudah 1 tahun lebih stevy bersekolah di sini tapi sepertinya ini baru kali ke 3 baekhyun menegurnya.

Stevy dan jieun hanya melongo bingung melihat baekhyun yang tiba tiba menugur mereka, stevy sampai sampai menjatuh kan sandwich nya yg sudah ia gigit.

Beakhyun yang sudah mengulurkan tangannya pada jieun ,jadi salah tingkah melihat ekspresi kedua orang di depannya ini.

Baekhyun akhirnya menarik kembali tangannya,”mianhae.. aku sok akrab ya ahh stevy-ahh jangan sekaku itu pada ku” ucap baekhyun sambil menyenggol bahu stevy yang duduk di sisinya.

Bukannya suasana menjadi cair namun malah bertambah awkward, jieun berkomat kamit mengucapkan kata kata baekhyun tadi ‘stevy-ahh bagaimana bisa stevy-ahh ‘.

jieun tak habis pikir tentang ini bagaimana baekhyun bisa mengenal stevy bahkan bakhyun menyebut stevy ‘stevy-ahh ‘

Stevy masih shock dan belum berkata kata, melihat ekspresi stevy, jieun memutuskan kali ini ia yang akan bicara.

“Jieun,park jieun imnida, bagaimana bisa kau mengenal stevy?”kata jieun to the point.

“Ahh tentu saj-

“Ayo jieun kita kekelas aku akan mengerjakan tugas mu”

“jinja??”

Perkataan baekhyun di potong begitu saja oleh stevy, stevy langsung berjalan kekelas jieun di ikuti jieun di belakangnya.

Dan baekhyun hanya bisa terpaku bingung menatap punggung dua orang itu, kenapa stevy ikut ikut marah padanya?, menurut baekhyun ia tidak memiliki kesalahan pada stevy.

Peristiwa tadi cukup menyita perhatian murid lain yang ada di kantin, dan tidak sedikit dari mereka yang menggosipi jieun,stevy dan baekhyun.

‘Apakah sesulit itu berteman ?’
“Ahhkkk” baekhyun hanya bisa mengacak rambutnya frustasi.

Di balik meja baekhyun seorang siswi sedang mengetik gosip itu dan siap di post di forum sekolahnya.

“Siapa orang tadi?”

“bisa kau diam!! aku akan berhenti mengerjakan tugasmu kalau kau terus saja bertanya!! ”

“Ada apa dengan mu?!!”

Brakk.. “aku berhenti”

stevy memukul meja jieun membuat orang orang yang ada di kelas 11-C memandang ke arah mereka, lalu ia pergi dengan marah, jieunpun hanya menatap stevy aneh ,ia tak habis pikir kenapa stevy begitu kesal di tanya soal baekhyun ‘apa ia memiliki hubungan khusus dulu?’ .

Baru saja jieun akan mengejar stevy, namun bel sudah berbunyi ketika jieun masih di ambang pintu, jieun hanya bisa membalik bola matanya kesal.

Ketika ia duduk di bangkunya, jieun baru sadar kenapa ia jadi ingin tau dan ingin mengejar stevy ,jieun jadi bingung dan kesal sendiri.

Namun lagi lagi jieun tak bisa apa apa ,ia hanya bisa mengacak rambutnya frustasi “michoseo!!”

Setelah berdepat melawan dirinya sendiri jieun akhirnya memutuskan untuk menunggu stevy di depan kelasnya.

Ketika menunggu stevy keluar kelas ,jieun terus saja memukul kepalanya dan bolak balik bingung di depan pintu kelas stevy untung saja pintu kelas 11-A tertutup kalau tidak pasti ia sudah di bilang orang bodoh.

Di dalam stevy sudah melihat jieun, stevy terus saja memperlambat geraknya supaya jieun bosan menunggu.
‘Bukankah ia yang bilang ia tidak suka menunggu?’ Batin stevy.

Setelah murid di kelas stevy habis stevy baru berniat pulang ,ia juga sudah tidak melihat jieun di kaca.

Ketika stevy sampai di ambang pintu, sebuah tangan terulur menghalang jalannya.

“Mianhae.. ”

Jieun meminta maaf entah karna apa. Tentu saja stevy kaget, jieun bukanlah tipe orang yang suka meminta maaf, namun kali ini ia kembali meminta maaf pada stevy untuk yang kedua kalinnya.

“Utuk apa?”

“Emm… tidak ada” jieun menarik kembali tangannya,ia juga bingung knapa ia malah meminta maaf.

Stelah stevy pikirkan kenapa juga iya harus marah pada jieun yang tak tau apa apa.

Muka stevy yang suram pun tergantikan dengan seyum manisnya, stevy langsung saja memuluk jien.

“Kau ini lucu sekali, ayo kita kerumah mu”

Jieun mengangguk,mengiyakan.

“Aku kira rumah mu lebih besar dari ini”

“apa yang membuat mu berpikir begitu? ”
“kau memakai barang barang luar negri yang harganya lebih dari 1juta won kan?”

“Mwo??,bagaimana bisa kau.. terlalu yakin?” Jieun pun makin gugup, kenapa stevy bisa tahu tentang rumah nya bahkan harga barang yang ia pakai.

“Akukan hanya mengira ngira”

haahh.. jien bisa merasa lega, ia kira stevy tau siapa dia sebelumnya.

Stevy duduk di bangku ruang tamu rumah jieun, sambil menunggu jieun mengganti bajunya, eomma jieun pun membawakan nya segelas orange juice .

ringg.. riingg..

“Yeobseo… ahh ne aku akan menyambungkan padanya ”

“Nugu??”
Eomma jieun pun ikut menghapiri telfon itu.

“Park eun joon” dengan nada berbisik.

Stevy lansung tersedak mendengarnya, walaupun nada bicaranya berbisik stevy tetap mendegarnya.

Saat itu juga jieun keluar kamarnya.
“Jieun-ahh appa mu menelfon”

dan stevy yang sedang minum itu tambah tersedak lebih parah dari pada yang sebelumnya.

Jieun tidak bergeming hanya diam menuruni tangga.

“Jieunaa.. angkat lah ”

jieun pun mengambil telfon itu dan bukannya mengangkatnya jieun malah menaruh telfon itu dan telfon itupun putus.

“Kenapa kau tidak mengangkatnya?”kali ini appa jieun yang berbicara

“Shireo”

lalu jieun menghampiri stevy, kedua orang tuanya hanya bisa menghela nafas dan menggeleng.

“Kau mempuyai 2 ayah? ”
ternyata stevy masih bingung dengan silsilah keluarga jieun.

“aniyaa.. mereka bibi dan paman ku, tapi merekalah orangtua ku, wae??”

“Jadi sebenarnya kau..?anak dari yang menelfon tadi?”

Jieun hanya mengangguk santai ,namun tidak dengan stevy.

“Ja..jadi ka..kau park jieun anak dari direktur park?? Ucap stevy gugup dan tak yakin.

-TBC-

Helloww..
Lumayan ngaret dari biasanya, Mianhae But.. cause tihis day is my birthday so..
Aku mau post 2 Chapter hari ini yeayy..
*cieehebohsendiriXD

Next chapter akan aku post malam ini so sampai ketemu di Chapter depan
Byee. .

.
.
.

©SavrilaHwang

33 responses to “Dark Light (Chapter 3)

  1. msih agak bingung sie ama konfliknya,tpi tetep kereennn!!!!dtnggu next part ya cingu.keep writing and fighting!!!^.^

  2. Jieun punya trauma apa??
    Stevy kok kayak menghindar dari baek?
    Trus Jaena yg dulu ada di club itu Stevy??
    Aishh masih banyak rahasian yg belum kebuka
    Next!!

  3. Pingback: Dark Light (Chapter 4) | SAY - Korean Fanfiction·

  4. Ah gila blum slesai pnsaran sma kai yang knal jieun eh skrng di buat pnsran sma jieun .. Ortu jieun yg man sbnarnya .. 🙂 di tggulah next chap. Nya

  5. Pingback: Dark Light (Chapter 5) | SAY - Korean Fanfiction·

  6. Pingback: Dark Light (Chapter 6) | SAY - Korean Fanfiction·

  7. Pingback: Dark Light (Chapter 5) | SAY - Korean Fanfiction·

  8. Jieun itt anak orang kaya yh???trus kakanya jieun park jimin kmn kok gx ada????

    Keep fighting!

  9. Pingback: Dark Light (Chapter 7) | SAY - Korean Fanfiction·

  10. Pingback: Dark Light (Chapter 8) | SAY - Korean Fanfiction·

  11. Sebenarnya masih bingung, mungkin di chap selanjutnya rada ngerti kali ye? Ehm klo boleh kasih saran, bahasa.a di perbaiki lagi yaa, tetep Mangat lah thorr

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s