STUPID LOVERS (PIMPLE) by noonapark

tumblr_ngxk70enil1sqy4rjo7_r1_400

¶ Author : noonapark | Title : STUPID LOVERS (PIMPLE) | Cast : Park Chanyeol and YOU/OC | Genre : Romance—Comedy | Ratting : G | Lenght : Ficlet (>1000 w) ¶

Previous : DON’T READ THIS! » PLEASE READ THIS! » GOOD MORNING DARLING! » LEARN TO BE PERVERT » T – SHIRT » TRAP » REVENGE » WHO??!! » JEALOUS TO THE MAX

***

.

.

Eunsoo pasti memiliki alasan tertentu mengapa jam satu malam seperti saat ini, gadis itu berlari kecil menuju rumah Chanyeol. Membangunkan Ibu Chanyeol, menunjukkan senyuman dipaksakan kemudian berjalan cepat menuju kamar Chanyeol, memaksa pria itu bangun lalu membawa Chanyeol—yang dalam keadaan setengah tidur—ke rumahnya, ke kamarnya.

“Eunsoo-ya, aku ingin tidur.”Chanyeol meracau tidak jelas.

Ketika Eunsoo menyuruhya untuk duduk di atas tempat tidur, pria itu justru merebahkan tubuhnya dan menarik selimut hingga batas pinggang.

“Chanyeol!”Eunsoo berseru tertahan, menarik paksa tangan Chanyeol dan memaksa pria itu duduk di hadapannya. “Ya! Tunggu sebentar.”

“Ah! Kenapa?”Chanyeol mendengus, membalas tatapan Eunsoo dengan mata setengah terbuka.

“Kau tahu?”Eunsoo tiba-tiba mendekatkan wajahnya pada Chanyeol, memandang pria itu dengan tatapan serius. “Tadi.. aku bermimpi sangat aneh.”

Kedua alis Chanyeol bertaut. “Eung? Bermimpi? Mimpi apa?”

“Jerawatmu meledak!”Eunsoo melotot. “Kau dengar? Jerawatmu meledak. BOOM!”Eunsoo bahkan sampai menggerakkan kedua tangannya, meyakinkan Chanyeol bahwa mimpinya benar-benar terasa nyata. “Itu sangat menyeramkan. Ck!”

“Arrghh!”Chanyeol mengerang, berniat merebahkan tubuh namun Eunsoo menahan tubuhnya.

“Ya! Tunggu Chanyeol.”

“Tapi aku ingin tidur Eunsoo. Aku ingin tidur!”rengek Chanyeol.

Eunsoo bersikukuh mendudukkan Chanyeol di hadapannya. Gadis itu kemudian turun dari kasur, mengambil pembersih wajah dan kapas dari atas meja rias, lalu membawanya ke hadapan Chanyeol.

“Setelah aku membersihkan wajahmu, hm?”

“Tapi—“

“Diam!”

Chanyeol akhirnya menurut. Diam. Memperhatikan Eunsoo yang mulai sibuk menuangkan krim pembersih wajah di atas telapak tangannya.

“Chanyeol-ah.”Eunsoo mendekatkan tangannya pada wajah Chanyeol. “Kemari.”

Chanyeol mengerjap pelan. Dengan mata yang masih setengah terbuka, pria itu tiba-tiba menyunggingkan senyuman lebar.

“Aku ingin tidur di sini.”Chanyeol menepuk pangkuan Eunsoo, kemudian merebahkan tubuh dan meletakkan kepalanya di atas pangkuan Eunsoo. Menutup mata setelah itu. “Kau bahkan memimpikan jerawatku. Hihi!”

“Kau pikir ini saatnya untuk bangga?”desis Eunsoo, mengambil sedikit krim lalu mengoleskannya ke wajah Chanyeol. Ke pipi kanan Chanyeol yang memang ada beberapa bintik jerawat di sana. “Kau seharusnya merawat wajahmu. Lihatlah. Ck! Jerawat ini sudah tumbuh beberapa hari dan tidak hilang dari wajahmu. Bagaimana jika ini benar-benar meledak?”gerutu Eunsoo. Tangannya masih sibuk mengolesi krim ke seluruh wajah Chanyeol sementara pria itu masih menutup mata, disertai sisa-sisa senyuman di wajah.

“Akh!!”Chanyeol memekik tertahan, membuka mata ketika merasakan Eunsoo memencet jerawatnya. “Eunsoo kenapa kau memencetnya? Kau pikir tidak sakit?”omelnya.

Eunsoo hanya terkekeh pelan. “Hihi. Itu menggemaskan.”

Chanyeol langsung cemberut, sementara Eunsoo mengambil kapas lalu membersihkan sisa-sisa krim di wajah Chanyeol. Setelah selesai, Eunsoo mendudukkan tubuh Chanyeol, hingga kini mereka duduk saling berhadapan.

“Sudah selesai. Cepat pulang. Kau harus rajin membersihkan wajahmu setelah ini. Kau mengerti?”

Chanyeol tiba-tiba menunjukkan senyuman gummy, mendekat. “Aku tidak mengerti.”gumamnya, lalu memeluk Eunsoo dan mendorong Eunsoo dengan tubuhnya.

“Ya!”

Tubuh mereka ambruk, dengan Eunsoo yang terlentang sementara Chanyeol menindih di atasnya.

“Chanyeol!”Eunsoo mendesis geram ketika Chanyeol mengunci pergerakan tubuhnya. Menahan kedua tangan Eunsoo di sisi kepala lalu mendekatkan wajah mereka. “Chanyeol lepas.”

“Tidak.”Chanyeol menggeleng dengan imut—menurutnya. “Oya, apa jika aku berjerawat kau yang akan selalu membersihkannya?”tanya Chanyeol, lalu nyengir. “Kalau begitu biarkan saja jerawatku tumbuh. Dengan begitu aku bisa… akh!”Chanyeol tersenyum gemas, Ia bahkan menggesek-gesekkan kakinya di permukaan kasur sebelum melanjutkan. “Apa aku boleh menginap di rumahmu malam ini?”

“Apa?!”Eunsoo mendelik. “Kau gila?! Cepat pulang!”

Chanyeol cemberut. “Kenapa kau marah? Ck! Kalau begitu…”tiba-tiba mengulum senyum sembari mendekatkan pipinya di depan bibir Eunsoo. “Cium aku. Aku yakin jerawatku akan segera sembuh jika kau menciumnya.”

“Aku tidak mau!”seru Eunsoo, terdengar seperti rengekan. “Bagaimana jika jerawatmu menular di wajahku? Aku tidak mau berjerawat.” Gerutunya kesal.

Sejenak, Chanyeol menatap Eunsoo dengan tatapan setengah kesal. Menahan tangan Eunsoo semakin erat, lalu menempelkan paksa pipinya pada bibir Eunsoo.

“Eump—“Eunsoo mengerang tertahan, menutup mata rapat-rapat sementara Chanyeol menunjukkan senyum penuh kemenangan.

Puas menempelkan pipi—beserta jerawatnya—di bibir Eunsoo, Chanyeol kemudian mengangkat wajah, menutup mata sebelum akhirnya mempertemukan bibir mereka.

Mencium Eunsoo lamat-lamat.

Chanyeol memisahkan bibir mereka setelah beberapa saat. Membuka mata, lalu menyunggingkan senyuman hangat. Merasa bahagia saat Eunsoo turut membuka mata hingga kini pandangan mereka saling bertemu.

“Terima kasih sayang. Kau memang bisa di andalkan.”gumam Chanyeol, memberikan kecupan hangat di pipi Eunsoo—cukup lama, kemudian kembali mengangkat wajah. “Selamat malam.”

Eunsoo mengerjap pelan, masih menunjukkan ekspressi kosong ketika Chanyeol mulai bangkit dari atas tubuhnya. Setelah itu Chanyeol turun dari tempat tidur, berjalan menuju pintu sembari menguap lebar, lalu keluar.

Meninggalkan Eunsoo yang masih terlentang di atas tempat tidurnya.

Setelah suasana hening sempat menyelimuti selama beberapa saat, Eunsoo tiba-tiba tersenyum. Menarik guling dan memeluknya erat-erat, lalu tidur.

.

.

.

.

.

.

.

.

Eunsoo bangun lebih awal pagi ini. Sinar matahari bahkan belum menyinari jendela kamarnya. Dengan mata yang masih setengah tertutup, Eunsoo turun dari tempat tidur. Berjalan gontai seperti zombi yang tengah kelaparan saat menuju kamar mandi. Lalu sosoknya hilang dibalik pintu.

Eunsoo berdiri di depan washtafel, di depan cermin. Dengan rambut yang acak-acakan, gadis itu terdiam, sesekali menguap lebar sembari memperhatikan pantulan dirinya di cermin yang masih terlihat samar.

Eunsoo menghidupkan kran washtafel, berniat menunduk namun maniknya lebih dulu menyadari sesuatu.

Sesuatu di wajahnya yang membuat Eunsoo kini terdiam. Sebuah bintik kemerahan.

“O-oh?”Eunsoo mendekatkan wajahnya pada cermin. Bola matanya tiba-tiba membulat saat sebuah bintik kemerahan di pipinya terlihat semakin jelas. Eunsoo menyentuhnya. Merabanya. “A-apa ini?”

Hm, selamat pagi jerawat?

.

.

.

.

.

Eunsoo yakin jerawat tidak menular. Tidak menular ‘kan? Seseorang tolong katakan pada Eunsoo apakah jerawat menular atau tidak.

“Chanyeol…”Eunsoo menunjukkan wajah seolah ingin menangis. “CHANYEOLLL!!!”

.

.

.

.

.

.

.

.

Pintu kamar Chanyeol dibuka dengan paksa. Eunsoo pelakunya. Menimbulkan bunyi brak cukup kuat membuat sang empunya kamar langsung terbangun dari tidur, lalu mendongak dan tersenyum ketika mendapati Eunsoo kini berdiri di ambang pintu.

“Chanyeol!”pekik Eunsoo.

Chanyeol tersenyum lebar dengan mata setengah tertutup. “Selamat pagi sayang.”

Eunsoo menutup pintu dengan kasar. Lalu berjalan cepat mendekati Chanyeol dan berdiri di sisi tempat tidur.

“Chanyeol kau lihat ini?! Lihat!!”Eunsoo menunjuk jerawat di pipi kanannya. “Aku berjerawat!”ucapnya seolah ingin menangis, terdengar frustasi. Oh, kasihan.

Mata Chanyeol langsung terbuka sempurna. Pria itu bahkan langsung bangkit, duduk dan menatap Eunsoo dengan tatapan tak percaya.

“Benarkah?”

Eunsoo berniat mengangguk, tapi lebih dulu terkejut saat Chanyeol tiba-tiba meraih ponsel di meja nakas. Chanyeol menggeser layar kunci, menghadapkan ponselnya di depan wajah Eunsoo lalu tersenyum lebar.

“Satu. Dua. Tiga.”

Crik.

Eunsoo mengerjap pelan. “Cha..Chanyeol.”

Senyum Chanyeol semakin mengembang. “Kau berjerawat. Aku berjerawat. Bukankah kita akan menjadi pasangan yang sangat cocok? Haha!”dengan sisa-sisa tawa, Chanyeol memperhatikan gambar Eunsoo di ponselnya. “Oya, apa kita harus mengambil foto berdua? Seperti couple Eunsoo, ayo kemari. Duduk di sampingku.”

“……”

“Eunsoo?”

.

.

.

.

.

.

.

.

.

“Chanyeoollll!!!!”

Eunsoo merampas bantal.

.

.

.

.

.

Bugh.

.

.

.

.

“Akh!”

“…………”

“Ya! Kenapa kau pergi? Eunsoo! Kau belum memberikan morning kiss—Eunsoo. Oh? Okay, aku akan mengejarmu! Aku akan mengejarmu!”

.

.

.

.

.

.

.

.

.

*fin*

191 responses to “STUPID LOVERS (PIMPLE) by noonapark

  1. Aigoooo~ jerawat aja bisa jd romance scene…. Hahhaha…. Ckckckck sampe jam 1 pagi bangunin tetangga Sebelah (eomma-nya chanyeol) cm utk ngebersihin jerawat yeollie??!! Ckckck hahhahaaha

    Btw, mang jerawat nular yaa~ ?? (¬˛¬)…

  2. Tetep ya mereka berdua ini. Tetep aneh hahaha itu emaknya chanyeol gk heran apa eunsoo dtg tengah malam ke rumah chanyeol?????

  3. aaa… >_<
    so sweet… sampe jerawat pun bisa jadi romantis…

    keep writing kaka..

  4. Chanyeol aneh dah, kalo org jerawatan biasanya mati”an buat dihilangin…nah ini..jerawatan mlah senengnya minta ampun 😒

  5. aku baru tau ternyata jerawat nular juga yett ahh si chanyeol nakal banget deh
    suka ngrjain eunsooXD

  6. Pelis jerawat menular. Hahahhahaha
    Tanggapan chanyeol bener2 ya. Eh tp mereka segitu bebasnya masuk keluar kamar masing2 mainnya dikamar mulu ihhh org tua mereka msh menganggap mereka polos gak tau aja klo ceyeee bener bener POLOS

  7. ya ampun… dr jerawat z bisa jd sbuah crta… romantis lg…
    diawal aq agk bingung… kirain tc ada apa ? eh taunya cm gara2 jerawat… Eunsoo lebay dc… tp manis, Eunsoo prhatian bgt sm Yeoll bhkn smpe k hal kecil sklipun… psangn ini mkin sweet z jd nya…

  8. keren banget eon , hal kecil mengenai jerawat aja bisa eon kembangkan jadi ff yg daebak banget , ckckkck couple kocak yaah ini , kekanak2an sikap merwka tapi lucu , seru kalo pacaran kaya gitu , pokoknya daebak deh buat authornyaa. Saranghae

  9. Hihi baru tau gue jerawat bisa nular, eunsoo ada-ada aja 😀 chanyeol lebih absurd 😀

  10. Wkwkwk ini seriusan tema yang anti-mainstream banget buat aku XD aku sempet bingung waktu eunsoo tetiba bahas jerawat, dan aku mikir2 lagi aku kira itu judulnya ‘dimple’ wkwkwk ternyata pimple yaaaa astagaaaa sesuatu deh ceritanyaaa XD aku yang bacanya aja ngakak waktu eunsoo bilang kalau dia mimpi jerawatnya chanyeol meledak WKWKWKW XD NGAKAK SUMPAH
    Lanjut bacaaa~~
    Fighting!!

    Smooch ! ❤

  11. barutau jerawat bisa nular XD haha ada-ada aja memang ini couple. gemes banget. lagian eunsoo mimpinya aneh banget, masa iya jerawat meledak haha

  12. hahahahaha, hal sepele aja bisa jadi seheboh ituu..pasangan kocak ini tuh bener2 bikin iri yaa, hadooohhh

  13. Hahaha… Couplan jerawat aj bangga.. Dasar Chanyeol. Emang beneran ya ditempelin gt bisa menular jerawatnya? Hmmm… Karena bakterinya nempel paling ya? Hehe

  14. Ha ha. Lucu bgt…jerawat aja di ributin ampe segitunya. Bahkan Eun soo rela bangunin Chanyeol tengah malam hanya untuk membersihkan wajah Chanyeol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s